Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Muhammad Alfian Muzakki; Kuntadi Wahyu Widadi; Mia Ayu Nadia

Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat 2023 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

There are parents disobey if their child has symptoms of myopia. If the eye examination is not conducted. This research aim to help parents identify the visual impairment disorders in children at SD N3 Bantul. The eye examination was carried out by using a subjective examination method. Based on the results, the data show 30 students in grades 5 A and B at SD N 03 Bantul have refractive errors. 6 students aged 11 years have myopia refractive error. 3 participants with a PD of 58mm were OD S -1.00 OS Plano with the dominant eye of the left eye. 5 participants with PD 58 showed an ODS of S-1.00. 5 participants including OD S-1.00 OS Plano. 5 participants namely ODS S -0.25 D PD 58. 3 participants namely OD S -0.50 OS Plano PD 58. 9 participants namely ODS S -0.50 D.

Daffa Fahreiza; Rani Himayani; Putu Ristyaning Ayu Sangging

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anisometropia merupakan gangguan penglihatan yang ditandai dengan perbedaan refraksi lensa sferis atau silinder antara mata kanan dan kiri lebih dari 1 dioptri. Prevalensi anisometropia pada populasi sebesar 2-4% dan kondisi ini lebih sering menjadi penyebab gangguan penglihatan unilateral pada orang dewasa di bawah 60 tahun. Berdasarkan penyebabnya, anisometropia dibagi menjadi dua yaitu anisometropia aksial dan anisometropia refraktif sedangkan berdasarkan kekuatan refraksi anisometropia dibagi menjadi dua yaitu anisometropia absolut dan anisometropia relatif. Deteksi dini anisometropia memberikan dokter kesempatan untuk mengintervensi lebih awal, mungkin memperlambat, bahkan mencegah perkembangan penyakit. Retinoskopi sikloplegik terbukti sebagai metode yang paling tepat dan akurat untuk penentuan kesalahan refraksi selama pemeriksaan mata secara komprehensif. Malnutrisi, pemakaian media komunikasi elektronik seperti telepon genggan dan televisi, sampai kelalaian orang tua memerhatikan anaknya merupakan beberapa faktor risiko kelainan refraksi. Hampir seluruh anisometropia dapat menyebabkan kelainan ambliopia. Perawatan konvensional dengan kacamata, lensa penambalan, atau atropin 1% efektif pemakaiannya pada mata dalam mencegah memburuknya kasus ambliopia anisometropik. Artikel ini menggunakan metode literature review dari berbagai rujukan jurnal nasional dan internasional dengan kata kunci pencarian berikut: anisometropia, etiologi, klasifikasi, dan komplikasi.