Salsabillah, Agnes Aulia; Zunaedi, Rosly; Yuliyanik
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, kebugaran fisik, serta produktivitas. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian anemia adalah pola makan. Mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Widyagama Malang. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 24 siswi. Pengumpulan data pola makan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) yang telah dimodifikasi, sedangkan kadar hemoglobin diukur menggunakan alat Easy Touch. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Sebagian besar responden memiliki pola makan sehat sebanyak 13 responden (54,2%), pola makan kurang sehat sebanyak 9 responden (37,5%), dan pola makan tidak sehat sebanyak 2 responden (8,3%). Sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin normal sebanyak 20 responden (83,3%), sedangkan 4 responden (16,7%) memiliki kadar hemoglobin tinggi. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,051 dengan nilai p-value sebesar 0,812 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Widyagama Malang. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Widyagama Malang.