Publication Search

67,429 articles from 569 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Neni Randan, Salti; Srima Ayurein, Nisa; Andarias Allo, Dewi

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Pernikahan telah dirancang oleh Allah sendiri dengan tujuan kebaikan manusia. Dalam keluarga Kristen, pernikahan adalah sesuatu yang sangat penting. Hal ini telah diamanatkan Allah kepada manusia sejak semula “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi …” (Kejadian 1:28). Pernikahan dianugerahkan agar suami dan istri dapat saling meneguhkan, dengan hidup bersama dengan setia dalam kekurangan dan kelimpahan, dalam suka dan duka. Pasangan suami-istri dapat saling mengenal dalam kasih, dan melalui kesenangan persatuan tubuh dapat meneguhkan persatuan hati dan hidupnya. Karena pernikahan adalah salah satu mandat dari Allah, manusia patut menjaga kekudusan pernikahan. Dengan demikian, kehidupan pernikahan akan menjadi harmonis dengan dasar Takut akan Allah. Namun, telah banyak pernikahan Kristen yang berujung pada perceraian. Pandangan tentang berkat yang terkait dengan pernikahan alkitabiah semakin susut. Padahal, pernikahan merupakan suatu perjanjian sakral. Karena itu, menjadi permasalahan dalam tulisan ini ialah bagaimana teologi Paulus mengenai pernikahan ditinjau dari kitab 1 Korintus 7. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif, melalui studi kepustakaan dengan tujuan bahwa pasangan suami-istri mengerti makna, tujuan, dan dasar yang menjadi keteguhan sebuah pernikahan yakni teladan kasih Kristus, yang sekaligus menjadi hasil dari pembahasan ini.

Ardianto silalahi; Damayanti Nababan

A topic that is often discussed but lacks understanding of the meaning of maturity, there is some spiritual maturity which is expressed in the teachings of Christians, that spiritual maturity is needed by Christians so that their lives really demonstrate the character of Christ. Spiritually mature believers will have firm faith in the midst of the onslaught of misleading teaching influences and amidst the various storms of life. Believers who experience spiritual maturity will have the desire to serve God faithfully so that many souls are brought to Christ. Therefore, the role of the Bible is very much needed in distinguishing true maturity from a Christian spiritual point of view.

Ardianto silalahi; Damayanti Nababan

A topic that is often discussed but lacks understanding of the meaning of maturity, there is some spiritual maturity which is expressed in the teachings of Christians, that spiritual maturity is needed by Christians so that their lives really demonstrate the character of Christ. Spiritually mature believers will have firm faith in the midst of the onslaught of misleading teaching influences and amidst the various storms of life. Believers who experience spiritual maturity will have the desire to serve God faithfully so that many souls are brought to Christ. Therefore, the role of the Bible is very much needed in distinguishing true maturity from a Christian spiritual point of view.

Gracia M. N. Otta

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

GEMBALA BANGSA ( Pengembangan Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Guru Sekolah Minggu ) merupakan sebuah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Letbaun, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai pengembangan pembelajaran kreatif dan inovatif guna meningkatkan minat belajar serta member pengalaman belajar bagi Guru Sekolah Minggu dan anak-anak Sekolah Minggu khususnya di wilayah pelayanan Klasis Semau Kabupaten Kupang – Nusa Tenggara Timur. Sebagai dasar pelaksanaan pengembangan pembelajaran, metode Total Physical Response (TPR) diaplikasikan melalui permainan dan lagu guna memperkaya kosa kata serta merespon dengan menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan latihan. Dalam kegiatan ini, permainan yang dilatih adalah Whisper-Race Game, Stations, River-Back Game, Take Game, dan Preposition Game. Seperti versi Indonesianya, Whisper-Race Game melatih keterampilan mendengarkan dan ketepatan dalam menyampaikan pesan. Stations adalah penamaan objek sekitar dan anak-anak Sekolah Minggu akan berlatih mencocokkan objek dengan nama yang ditentukan. Nama-nama disesuaikan dengan nama tokoh Alkitab versi bahasa Inggris. River-Back Game melatih keterampilan mendengarkan dan konsentrasi. Take Game juga melath keterapilan mendengarkan dan konsentrasi. Preposition Game dilatih sebagai bagian dari kegiatan ini karena anak-anak Sekolah Minggu juga merupakan pelajar pada Sekolah Menengah Pertama yang belajar materi ini di sekolah. Selain permainan, lagu-lagu Bahasa Inggris bertema Alkitabiah juga diajarkan seperti Deep and Wide (Panjang dan             Lebar), Good Is So Good (Allah itu Baik), Read Your Bible (Baca Kitab Suci Doa Tiap Hari) dan The B-I-B-L-E. Secara umum, dapat diterima dengan baik oleh para peserta Guru Sekolah Minggu. Diharapkan dapat membawa dampak positif di lingkungan belajar Sekolah Minggu. Kata kunci : pengabdian kepada masyarakat, sekolah minggu, respons fisik total

Tiarma Fitri Malau; Lydia Nivea Indah Permatasari Silaban; Seventina Sibagariang; Enjelina; Putri Amelia Siahaan +2 more

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembinaan Warga Gereja yang Marturia atau bersaksi, Gereja sebagai tubuh Kristus dan tanda iman serta ketundukannya kepada Tuhan, gereja harus bersaksi, terutama dengan mewartakan anugerah, kebenaran, dan keadilan Tuhan kepada masyarakat dalam segala situasi dan tantangan, serta tentang anugerah Tuhan kepada seluruh ciptaan Nya. Bersaksi yang dimaksud adalah membuktikan kasih setianya kepada Kristus yang rela mati dikayu salib, bangkit, dan naik ke surga, supaya manusia kiranya mendapatkan hidup yang kekal dari Tuhan. Tulisan ini bertujuan untuk menggabungkan gereja yang Marturia dengan Pendidikan Agama Kristen (PAK), dimana PAK adalah pendidikan yang berpusat pada Tuhan Yesus Kristus dan Alkitab sebagai dasar atau titik acuan. PAK berperan untuk bersaksi kepada masyarakat dengan mendasarkan Alkitab dan Pendidikan Agama Kristen memberikan pengajaran yang sifatnya mendidik serta memberikan bimbingan kepada warga Gereja. Tulisan ini menggunakan metode  kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Dengan mencari berbagai sumber-sumber yang terkait dengan topik yang dibahas. Peneliti menggunakan berbagai sumber-sumber data baik berupa buku teks, jurnal ilmiah serta artikel ilmiah yang diambil dari sumber internet. Melalui tulisan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dalam gereja, dan dapat mengatasi tantangan-tantangan Pembinaan Warga Gereja yang Marturia, terutama di zaman modern ini melalui gereja dan Tenaga PAK, supaya jemaat dan peserta didik terbimbing atas Terimplikasinya pembinaan warga gereja terhadap PAK, sehingga warga jemaat dan peserta didik mendapatkan nilai-nilai kehidupan yang daripada kesaksian hidup Kristus dengan melaksanakan tugas dan panggilan gereja terutama dengan Marturia atau Bersaksi.

Suhartono Suhartono

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Sains bertujuan untuk menghasilkan sesuatu yang digunakan untuk kehidupan nyata dan memenuhi kebutuhan manusia. Proses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini merupakan hasil dari penemuan dan penelitian yang dilakukan manusia sebelumnya. Sebenarnya perkembangan tersebut diawali dengan rasa keingintahuan manusia yang sangat besar bahkan Paul Leady mengatakan “Man is curious  animals”. Sains dalam arti luas ada sebelum era modern dan dalam peradaban sejarah. Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana peranan dampak IPTEK terhadap iman Agama Kristem dikaji menurut pandangan alkitabiah. 2) untuk mengetahui dan menganalisis bentuk permasalahan yang dihadapi khususnya sejauh mana tanggungjawab orang Kristen dalam menghadapi IPTEK. Pada penelitian ini, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu Hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan IPTEK dalam pandangan Alkitab dapat ditemukan dalam Amsal 1:5, “baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan”.  Berdasarkan kutipan ayat ini maka dituntut untuk setiap pribadi orang percaya (sebutan lain bagi orang Krisen) menjadi bijak dalam mendengar lalu menjadi orang yang suka belajar (menambah ilmu). Sehingga kecanggihan gadget tidak disikapi dengan negatif namun dengan pertimbangan yang bijak. Tuhan menghendaki segala pekerjaan untuk kebutuhan dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Sebab Tuhan sendiri yang memberikan pengertian dan pengetahuan, keahlian, dalam berbagai pekerjaan kepada seseorang (Kel.35:31). Sebagai mitra Allah maka manusia diberi kemampuan untuk mengetahui namun tetap dalam rasa hormat dan tunduk terhadap otoritas Allah Sang Pencipta (Ams.1:7). Iman Kristen memberikan dasar kepada kita untuk menerima perkembangan IPTEK yang ada dalam iman Kristen yang menjadi dasar IPTEK adalah Tuhan.

Keke Teguh Manik; Gifson Manik; Ririn Simanjuntak; Meli Afriani N; Herdiana Boru Hombing

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dalam Alkitab, manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah atau disebut dengan Imago Dei. Allah menciptakan manusia dan memberi kuasa kepada manusia supaya merawat dan  menjaga seluruh ciptaan-Nya. Namun, kuasa yang diberikan Allah membuat manusia merasa berhak untuk melakukan apa saja terhadap ciptaan-Nya. Dan tidak sedikit juga manusia salah memahami konsep segambar dan serupa dengan Allah yang mengaitkannya dengan kedagingan. Berdasarkan tulisan  ini penulis akan membahas penciptaan manusia segambar dan serupa dengan Allah (Kejadian 1 : 26-28). Penulis bertujuan untuk memberi pemahaman konsep (Gambar dan Rupa) yang tidak sama dengan kedagingan dan pemahaman tentang kuasa yang diberikan Allah serta makna teologis dalam ayat tersebut.

Yahyo Yahyo

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Artikel ini mengkaji tentang konsep pernikahan yang digali dari Alkitab. Pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dipakai untuk mengkaji perihal konsep pernikahan dalam Alkitab. Pengumpulan data menggunakan studi literatur dalam menggali data perihal topik penelitian. Dari penggalian data di dapat bahwa Dalam kehidupan rohani tubuh kita adalah milik Allah tetapi dalam pernikahan adalah milik dari pasangan kita. Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa pernikahan memiliki kekuatan dalam kehidupan manusia untuk saling bersekutu sehingga tercipta; hubungan pernikahan yang dinamis, serta bersifat total Allah menghendaki agar suami isteri baik dalam kasih, dalam ketaatan, dalam memikul beban, serta pengabdian kepada Allah.

Septinus Hia

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Bisnis merupakan usaha yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Ada berbagai pandangan yang menyatakan bisnis itu kotor, pandangan ini merupakan pandangan yang salah karena bisnis pekerjaan yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia. Dari sudut pandangan reform menjelaskan bahwa berbisnis merupakan panggilan dari Allah. Pekerjaan yang dilakukan manusia baik dalam Gereja maupun di luar  merupakan perintah yang diberikan Tuhan. Dalam Alkitab tidak ada perintah atau larangan untuk berbisnis namun bisnis dapat dilakukan sesuai dengan prinsip Friman Tuhan. Orang percaya yang terlibat dalam praktik bisnis agar memahami bahwa bisnis itu anugerah dari Allah dan berbisnis merupakan panggilan dari Allah. Oleh karena itu, orang percaya seyogianya menggunakan bisnis.