Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 20

Analytics

Fauzi, Anis; Islami, Azzn Alam

Eksistensi guru profesional Pendidikan Agama Islam akan jauh dari apa yang dicita-citakan menjamurnya madrasah-madrasah yang rendah mutunya memberikan suatu isyarat bahwa guru Pendidikan Agama Islam profesional hanyalah sebuah wacana yang belum terealisasi secara merata.Guru Pendidikan Agama Islam di Banten harus berkualitas. Tombak terdepan dalam mendidik siswa adalah guru, maka dipundak para gurulah perubahan bangsa ini diamanatkan. Kesuksesan Revitalisasi Pendidikan Agama tergantung kepada kualitas para gurunya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif Deskriptif, dengan analisis inferensial (pemaparan), sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif (perhitungan). Dalam pendekatan kuantitatif metode yang digunakan adalah menggunakan hitungan statistik. Metode kuantitatif yang digunakan juga metode kuantitatif inferensial, karena menunjukkan adanya hubungan antara antara variabel. Dalam penelitian ini penulis menentukan populasi sekaligus sebagai sampel ialah guru Pendidikan Agama Islam SMA/SMK Provinsi Banten yang telah mengikuti Diklat di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten yang berjumlah 135 guru Pendidikan Agama Islam. Hasil analisis inferensial, pengaruh Diklat terhadap kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam di Provinsi Banten sebesar 20,25% sedangkan sisanya sebesar 79,75% dipengaruhi oleh variabel lain yang dapat diteliti lebih lanjut.

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Second language acquisition in English subject at STAI Denpasar Bali is passed by students as a compulsory subject. Tthe number of students from two study programs, namely Syariah Economics and Islamic Religious Education as samples to determine the acquisition of second language through mentalistic theory with behaviorime and naturalistic approaches based on Islamic views. English as a second language for students is a difficult subject for some students because they rarely or never apply it in their daily activity. Students who are able to apply to the English learning in process, because they remember and often apply it in their environment. The potential that students have is different, because every human being has a fitrah of birth according to his talents and potential.   AbstrakPemerolehan bahasa kedua dalam mata kuliah bahasa Inggris di STAI Denpasar Bali dilalui oleh mahasiswa sebagai mata kuliah wajib. Dengan jumlah mahasiswa dari dua program studi yaitu Ekonomi Syariah dan Pendidikan Agama Islam sebagai sample untuk mengetahui pemerolehan bahasa kedua melalui teori mentalistik dengan pendekatan behaviorime dan naturalistik berdasarkan pandangan Islam. Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua bagi mahasiswa, merupakan mata kuliah yang sulit bagi sebagian mahasiswa karena mereka jarang atau tidak pernah menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa yang mampu dalam mengaplikasikan pada proses perkuliahan bahasa Inggris, karena mereka masing mengingat dan sering menerapkan di lingkungan mereka. Potensi yang dimiliki mahasiswa berbeda, karena setiap manusia memiliki fitrah sejak lahir sesuai dengan bakat dan potensi diri.

budi, santoso; Rahmat, Doris

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Dalam Praktiknya pada masyrakat masih banyak kelirub dalam pembagian waris sehingga dapat memunculkan konflik di antara masyrakat. dalam masyarakat manapun agama yang dianut cenderung berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupannya sehingga wajar jika hukum Islam sulit dinafikan eksistensinya di kalangan masyarakat Jawa. Oleh karena itu , bagi suku Jawa berjalannya pluralisme hukum antara hukum Islam dan adat sulit dihindari, bahkan pluralisme ini sudah merupakan hal yang diyakini secara umum (taken for granted). Dalam kaitan ini, Sudaryanto menyatakan bahwa dualisme sulit dihindari karena dalam kenyataannya sebelum mengenal ajaran Islam, masyarakat yang saat ini menganut agama Islam sudah terbiasa diatur dengan norma hukum adat.2 Dengan demikian, tarik menarik atau pengaruh-mempengaruhi antara hukum Islam dan adat dalam bidang kewarisan juga sulit dielakkan dalam kehidupan masyarakat Jawa.  Untuk mengetahui bagaimana dalil-dalil mengenai hukum waris islam, maka kita harus merujuknya pertama kali dari apa yang disampaikan melalui Al-Quran

Tropianus Mau; Daniel Marciano Kapoh

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Pentingnya Kepribadian Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mendisiplinkan Peserta Didik di SMP Kristen Setia Bhakti Empaong Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dukumen dilapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru.

Asni Asni; Saenom Saenom; Henni Somantik

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen pada Anak Di kalangan Wanita Pekerja Di Dusun Bongo Kasuil. PAK pada anak adalah proses untuk mengajarkan kebenaran firman Tuhan dalam pribadi anak-anak, untuk lebih mengenal akan anugerah Tuhan dalam kehidupan mereka dan menjadi lebih baik dalam karakternya.

Martina Martina; Simai Simai; Felipus Nubatonis

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membangun Sumber Daya Manusia di Gereja Kristen Setia Indonesia Jemaat “Moria” Empaong. Sumber daya manusia merupakan potensi yang terdapat pada manusia dan perlu untuk dikembangkan dan dilatih agar dapat dimanfaatkan. Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen bukan hanya sebagai tenaga pengajar  tetapi Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen seharusnya bisa mendidik manusia menjadi manusia yang berpotensi.

Rasna Rasna; Eliantri Putralin; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen pada Anak Di kalangan Wanita Pekerja Di Dusun Bongo Kasuil. PAK pada anak adalah proses untuk mengajarkan kebenaran firman Tuhan dalam pribadi anak-anak, untuk lebih mengenal akan anugerah Tuhan dalam kehidupan mereka dan menjadi lebih baik dalam karakternya.

Rossi Maria; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penggunaan media video terhadap minat siswa kelas V dalam proses pembelajaran pendidikan agama Katolik. Media video adalah salah satu alat bantu guru, yang dapat menjembatani guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dengan menampilkan materi pembelajaran PAK yang dikemas kedalam bentuk video dan video yang sudah ada kaitannnya dengan materi pembelajaran PAK. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode observasi dan metode tes.  Populasi  pada  penelitian  ini  adalah  siswa-siswi  kelas  V  Katolik  Santo Yohanes Don Bosco Palangkaraya dan siswa-siswi kelas V.A V.B dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, angket dan hasil belajar siswa kelas V.A dan V.B. Setelah data diperoleh,  kemudian  data  diuji  dengan  uji  t  atau  uji  beda  untuk  mengetahui apakah hasil observasi dan hasil belajar siswa yang sudah diperoleh benar-benar valid dan reliable sehingga dapat digunakan untuk analisis selanjutnya. Dari hasil uji hipotesis observasi dan hasil belajar siswa dibuktikan bahwa ada terdapat pengaruh dari penerapan media video terhadap minat belajar siswa SD Katolik Santo Don Bosco Palangka Raya. Hasil penelitian dengan analisis data observasi menunjukan bahwa dari data yang telah dianalisis pada tahap sebelumnya menggunakan rumus uji t atau uji beda, hasil observasi adalah sebesar 4,438. Hasil tersebut lebih besar dari 2,919. Maka Ha diterima dan dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan media video terhadap minat belajar siswa SD Katolik St Don Bosco Palangka Raya. Dari data yang telah dianalisis pada tahap sebelumnya menggunakan rumus uji t atau uji beda, hasil tes adalah sebesar 3,214. Hasil tersebut lebih besar dari 2,919. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima dan dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan media video terhadap minat belajar siswa SD Katolik St Don Bosco Palangka Raya.  

Ardi Anggara; Paulina Maria; Timotius Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dominasi pola asuh, kendala yang dihadapi, dan cara yang dilakukan oleh orang tua dalam mengembangkan iman anak di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Permasalahan yang terjadi pada anak yang diduga karena lemahnya pola asuh orang tua. Hal-hal kecil tentang agama yang tidak secara benar ditanamkan oleh orang tua melalui pola asuh dapat menimbulkan permasalahan yang besar di kemudian hari. Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tempat pelaksanaan penelitian dilaksanakan di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah.   dengan jumlah informan ada 13 orang yang terdiri dari pastor Paroki, Katekis, guru sekami, orang tua dan anak. Penelitian ini mengunakan teknik analisis data menggunakan model interaktif analisis data kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil  penelitian  ini  menyimpulkan  bahwa  di  Paroki  St.  Petrus  dan     Ampah Khususnya di Stasi Wuran, Kalamus dan Tampa lebih banyak umat yang menerapkan pola asuh permisif. Kendala yang dihadapi oleh umat di Paroki St. Petrus dan  Ampah tua  untuk mengembangkan  iman  anak  yaitu  kurangnya  daya  tarik  anak  terhadap kegiatan  iman,  pengetahuan  iman  orang tua  yang masih  kurang,  orang tua  yang kurang   aktif   dalam   kegiatan   iman   dan   pekerjaan   orang   tua.   Faktor-faktor permasalahan tersebut diatasi dengan memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan gereja, memberikan pemahaman dan pengetahuan agama Katolik pada orang tua dan memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas orang tua dan anak. Kontribusi pola asuh orang tua yang permissive membuka peluang bagi para pekerja   pastoral   dan   gereja   untuk   memberikan   cara-cara   yang   baik   bagi perkembangan iman anak-anak ditengah minimnya pengetahuan, kesibukan dan kurangnya dukungan orang tua.

Wiwit Aris Pranata; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Timotius Tote Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Dalam  penulisan  skripsi  ini,  penulis  membahas  tentang  penanaman karakter melalui pendidikan agama Katolik di sekolah dasar. Penulisan skripsi ini melihat  pentingnya  pendidikan  agama  Katolik  untuk  menanamkan  karakter kepada siswa. Penulis melihat bahwa kurangnya penanaman nilai karakter di sekolah sehingga banyak siswa yang kurang sopan dan tidak menghargai guru dan siswa lainnya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi pustaka yang menelaah tentang teori-teori nilai-nilai karakter dan pendidikan agama Katolik. Pendidikan Agama Katolik merupakan pendidikan yang dapat membuat siswa  semakin  mengenal  imannya.  Pendidikan  Agama  Katolik  sangat  efektif untuk penanaman nilai karakter karena inti dari pendidikan Agama Katolik adalah penanaman nilai-nilai yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter. Penanaman nilai karakter melalui pendidikan agama Katolik sangan efektif, karena dalam pendidikan Agama Katolik memuat nilai-nilai karakter yang ditanamkan kepada siswa.

Maria Marlina Dewi; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  peran  Pendidikan  Agama  Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean. Kepribadian yang buruk tidak hanya pada orang dewasa akan tetapi telah menjalar pada generasi muda. tingkat kematangan dan pengaruh lingkungan yang dialami serta merosotnya nilai- nilai moral dalam kehidupan masyarakat seperti tindak kekerasan, meningkatnya perilaku merusak diri, rendahnya rasa hormat kepada orang tua, rendahnya rasa tanggung jawab individu,  ketidakjujuran,  rasa  ketidakpedulian,   kurang  bersyukur,   dan   kebenciaan terhadap sesama juga marak terjadi di sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan  mengunakan  teknik  wawancara  dan  dokumentasi  dengan  9  informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif model Miles dan Huberman yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data display (penyajian data), dan Conclusion/Verification (penarikan kesimpulan). Hasil peneititan ini menunjukkan bahwa peran Pendidikan Agama Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean sudah cukup baik. Dengan adanya pembelajaran Pendidikikan Agama Katolik membimbing dan membantu memperbaiki kepribadian peserta didik menjadi lebih baik. Pendidikan Agama Katolik menjadi pedoman dan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian peserta didik dan mengembangkan kepribadian peserta didik dengan menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran dan tanggung jawab, peduli, saling menghormati, dan saling menghargai satu sama lain.

Indra Kertati; Adhi Nur Setyo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kualitas pelayanan publik menekankan tiga hal yaitu berlandaskan pada nilai-nilai bersama, preferensi individu sebagai modal sosial, dan menjadi jembatan antara keinginan individu dan sosial sebagai tujuan sosial kolektif. Oleh karena itu peran besar dari penyedia layanan untuk menyediakan sistem, prosedur, mekanisme, sumberdaya manusia dan sarana prasarana untuk menjamin kualitas layanan yang terbuka, mudah, murah dan berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 pada Kementerian Agama di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, menganalisis kualitas pelayanan publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan mendiskripsikan faktor - faktor yang mendukung dan menghambat implementasi. Hasil penelitian menunjukkan capaian implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 terdapat 21 indikator yang sudah tercapai sesuai standar pelayanan dan ada 7 indikator yang belum tercapai. Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada PTSP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah mendapatkan kategori sangat baik. Beberapa hal yang perlu ditingkatkan dari beberapa unsur   pelayanan   antara   lain   unsur   maklumat   pelayanan,   penanganan   pengaduan masyarakat, kemudahan mencapai/jangkauan dari tempat tinggal dan waktu penyelesaian. Faktor-faktor yang mendukung dalam implementasi KMA adalah standar pelayanan penyelenggaraan, sebagian besar sudah memenuhi standar pelayanan pada KMA sedangkan yang menghambat adalah belum dibuatnya petunjuk pelaksanaan pelayanan, standar operasional prosedur, struktur organisasi, visi misi dan motto layanan serta penyediaan sarana bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2020 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Penelitian ini membahas orang muda dapat menjadi pioneer dalam dialog interreligius. Hal ini dapat menjadi dialog interreligius yang khas. Fokus penelitian ialah relasi antara Orang Muda Katolik (OMK) dengan teman-teman Muslimnya. OMK terpanggil untuk dialog ini karena penduduk Indonesia mayoritas Muslim. Saat ini media sosial banyak memberitakan isu intoleransi yang menimbulkan prasangka diantara agama dan dapat membahayakan keberagaman Indonesia. Sejarah mencatat bahwa gerakan para pemuda Bangsa Indonesia dalam keragamannya dapat bersatu dan peduli pada persatuan bangsa. Peristiwa seperti Sumpah Pemuda tahun 1928 dan Gerekan Reformasi tahun 1998 menjadi kepedulian pemuda Indonesia yang cukup signifikan. Tujuan dari penelitian ini ialah menelusuri cara pandang iman Kristen untuk relasi OMK dalam dialog interreligius. Anjuran Apostolik Christus Vivit dapat meneguhkan pertemanan OMK dengan cara pandang inklusif dalam dialog interreligius. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi berdasarkan pengalaman berpastoral dengan anak muda. Penelitian ini memberikan sumbangan sederhana pada tingkat akar rumput masyarakat yaitu dialog interreligius orang muda. Temuan penelitian ini ialah OMK memandang teman Muslimnya bukan semata-mata sebagai teman tetapi sebagai saudara, menurut pemikiran Kristin-awanama dari Karl Rahner.

Rusmayani, Rusmayani

Penelitian evaluatif ini bertujuan untuk mengetahui validitas, reliabilitas, daya beda, dan taraf kesukaran pada soal Penilaian Akhir Semester Genap dengan bentuk soal pilihan ganda pada mata pelajaran PAI Kelas VII Semester Genap di SMP Bintang Persada Tabanan-Bali Tahun Pelajaran 2018-2019. Objeknya adalah 40 butir soal bentuk pilihan ganda yang dibuat oleh guru MGMP PAI di Kabupaten Tabanan. Jumlah responden 39 siswa, data didapatkan melalui dokumentasi hasil tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis campuran, yakni menyajikan data dalam bentuk numerik selanjutnya diinterpretasikan ke dalam kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian diperoleh, bahwa: 1) Dari 40 butir soal, terdapat 15 butir soal yang drop, dan 25 butir soal valid, 2) Nilai koefisien reliabilitas sebesar 0.855 dengan kategori sangat tinggi, 3) Terdapat 11 butir kategori sedang dan 14 butir soal kategori mudah, hal ini menunjukkan bahwa soal buatan guru terbukti belum memenuhi syarat taraf kesukaran butir soal yang proporsional, 4) Terdapat 8 butir soal memiliki indeks daya beda > 0.20 dengan kategori sedang, dan 17 butir soal memiliki indeks daya beda < 0.20 dengan kategori lemah, sehingga dari 25 butir soal, sebagian besar butir tersebut belum mampu membedakan antara siswa yang berada pada kelompok atas dengan siswa yang berada pada kelompok bawah.

Sudarsono, Sudarsono

Kurikulum sebagai salah satu bagian terpenting dalam pendidikan, harus dipersiapkan dan dilaksanakan dengan baik, sehingga akan mencapai hasil yang memuaskan sesuai dengan harapan semua pihak. Kurikulum di sini tidak dimaksudkan dalam pengertian sempit, yaitu kumpulan mata pelajaran/bahan ajar yang harus dipelajari oleh siswa/santri. Akan tetapi, kurikulum dalam pengertian yang luas, yaitu pengalaman belajar yang direncanakan untuk mencapati tujuan pendidikan. Atau sebagaimana kurikulum yang diartikan oleh Nana Syaodih Sukmadinata sebagai rancangan pendidikan yang merangkum semua pengalaman belajar yang disediakan bagi siswa di sekolah. Dari kekhasan kurikulum ini menunjukkan bahwa berbagai tuntutan yang harus ada dalam kurikulum pendidikan agama Islam. Tuntutan ini terus berkembang sesuai dengan tantangan zaman yang sedang dihadapi. Tuntutan zaman Islam sekarang lebih kompleks. Dalam mengembangkan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, MA Al-Ma’ruf melaksanakan pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam didasarkan pada kurikulum Dinas Pendidikan yang dipadukan dengan kurikulum YPI Al-Ma’ruf. Dengan adanya pengembangan kurikulum tersebut, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Meliputi, sumber daya kurikulum (baik berupa sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun pendanaan), kesiapan organisasi, kesiapan siswa, dan kepercayaan serta dukungan masyarakat terhadap kurikulum yang dikembangkan.

Basir, Basri; Musfirah, Ria; Rahayu, Andini

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan PSAK Nomor 109 dalam pengelolaan zakat profesi di Kementerian Agama Kab.Barru.Jenis penelitian yang di gunakan Pada penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian tersebut digunakan untuk mengkaji dan menganalisa lebih mendalam tentang penerapan PSAK Nomor 109  dalam pengelolaan zakat profesi di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Barru. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dikementrian Agama di kabupaten Barru telah menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Badan Amil Zakat yang menghimpun dana zakat, infak dan sedekah secara nasional dengan sangat baik dan maksimal sebagaimana yang diatur oleh Undang-undang No.23 Tahun 2011. Peneliti telah manganalisa Laporan Keunagan Baznas Kabupaten Barru tahun 2016, BAZNAS Kabupaten Barru belum menyusun laporan keuangannya sesuai dengan Akuntansi Zakat, Infak/Sedekah yaitu PSA

Fadlian Lontoh; Andre Sengkey; Mattew Amurizisiwa LDK Duha; Ribka Finka Rini

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Kompetensi guru sangat berpengaruh dan memberikan kontribusi dalam peningkatan hasil belajar. Penelitian ini menyatakan kepada setiap guru pendidikan agama Kristen, tentang kompetensi guru PAK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Dalam penelitian ini di sebabkan banyaknya guru pendidikan agama Kristen tidak menguasai semua kompetensi sebagai guru pendidik, sehingga proses pembelajaran sulit untuk berjalan dengan sempurna dan hal ini sangat berpengaruh bagi prestasi belajar siswa sebagai hasil pembelajaran. Berdasarkan latar belakang diatas, maka penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan pertama, apa yang melatarbelakangi guru PAK tidak menguasai semua kompetensi dalam mengajar dan dampaknya bagi prestasi belajar siswa. Kedua, bagaimana kajian teori tentang kompetensi guru PAK dan prestasi belajar siswa. Ketiga, bagaimana kompetensi guru PAK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Ketiga apa yang menjadi implementasinya bagi pendidikan agama Kristen.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif murni literature pustaka, dengan mencari pengertian yang mendalam tentang, suatu gejala, fakta, realita, masalah, serta peristiwa yang dapat dipahami dan senantiasa memperhatikan kesesuaian antara teknik yang digunakan dengan alur pemikiran umum serta gagasan teoritis dengan melakukan kajian pustaka atau menggunakan pendekatan pustaka (library research).Adapun hasil penelitian ini adalah guru PAK mampu menguasai kelima kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik karena kompetensi guru PAK sangat mempengaruhi peningkatan prestasi belajar siswa, sebab guru mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar dalam membimbing, mendidik, mengarahkan peserta didik baik dalam bidang intelektual maupun dan bidang spiritual siswa. Guru PAK memahami panggilannya sebagai Pembina Rohani bagi siswa dan penunjang prestasi belajar.

Sartini Sartini

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian, dengan menggunakan  metode penelitian survei, observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru. Penelitian ini membahas tentang Strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membimbing Karakter Peserta Didik Kelas 1-3 usia 6-8 tahun di Sekolah Dasar Swasta GPPIK Anik Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Strategi sangat penting untuk digunakan saat membimbing peserta didik.

Chaerul Huda; Loekman Mohammadi; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Di beberapa kota besar Indonesia, sudah banyak beberapa bangunan sekolah maupun universitas yang berbasis keagamaan, termasuk beberapa wilayah yang memiliki sebuah bahkan beberapa bangunan pesantren. Kabupaten Pekalongan yang memiliki total penduduk berjumlah 880.092 jiwa dengan kepadatan mencapai 1.053 jiwa per kilo meter persegi yang mayoritas penduduknya beragama islam. Hal itu terbukti dengan adanya slogan bahwa Pekalongan adalah Kota Santri. Mengingat betapa pentingya pembangunan sebuah pesantren di Pekalongan dengan berbagai keterampilan yang ada di Pekalongan, sudah seharusnya jika Pekalongan memiliki sebuah pesantren modern yang tidak hanya berbasis keagamaan, namun juga keterampilan membatik. Bangunan Pondok Pesantren Modern Berbasis Ketrampilan Membatik di Kabupaten Pekalongan merupakan sebuah bangunan fasilitas pendidikan yang dirancang untuk mewadahi kegiatan edukasi (pendidikan) yang tidak hanya berkaitan dengan ilmu sosial dan agama namun juga edukasi mengenai ketrampilan membatik. Konsep perancangan dari bangunan ini adalah menciptakan bangunan yang representatif sebagai tempat untuk belajar dan mendapat pengetahuan akan ilmu sosial dan agama serta bekal ketrampilan membatik. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Rini Werdiningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lembaga Pendidikan sebagai sarana yang mampu mengasah dan mengarahkan potensi anak sebagai bekal kehidupan di masyarakat kelak. Persepsi yang terbangun selama ini adalah bahwa tanggungjawab proses pendidikan masih dibebankan pada institusi pendidikan saja. Keterlibatan masyarakat dalam perwujudan dan penyelenggaraan pendidikan seringkali diabaikan. Padahal, dalam hal penyelenggaraan pendidikan, masyarakat memiliki hak dan tanggungjawab untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat ( Community based education) berdasarkan kekhasan agama, sosial, budaya, aspirasi, dan potensi masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh dan untuk masyarakat Fokus penelitian ini adalah mengkaji Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang mengacu pada fenomenologis. Penentuan subyek penelitian dipilih berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu antara lain partisipasi bentuk sukarela, pengambilan keputusan, pemikiran dan pembiayaan