SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

49,117 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Aminatu Rokmah; Najwa Dewi Oka; Mario Mario; Olitia Pran Kuncoro Tarigan; Da’i Muhamad Rizkan +1 more

Student Scientific Creativity Journal 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine the implementation of quality standard-based health laboratory management at UPTD LABKESDA Kota Serang. The focus of the study includes planning, implementation, supervision, and evaluation of quality standards in health laboratory services. This research employed a qualitative method with an observational study approach. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation involving parties engaged in laboratory management. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that health laboratory management at UPTD LABKESDA Kota Serang has implemented quality standards in various aspects of service, including administrative management, quality control of examinations, management of facilities and infrastructure, and improvement of laboratory personnel competencies. However, several obstacles were still identified, such as limited human resources, supporting facilities that are not yet optimal, and the need for periodic supervision and evaluation improvements. The implementation of quality standard-based management is considered capable of improving the effectiveness of laboratory services and maintaining public trust in health examination results. Based on the findings, it can be concluded that the implementation of quality standard-based health laboratory management at UPTD LABKESDA Kota Serang has been carried out fairly w, although further improvements and developments are still needed to optimize the quality of laboratory services.

Dumar, Bergita; Wahyuni, Ida; Astarina Prajayanti, Ni Made Dwi; Yahya Fujianti, Mery Eka; Mulyani, Sri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikososial anak. Tingginya kejadian bullying, baik secara fisik, verbal, maupun digital, menyebabkan siswa merasa tidak aman, mengalami kecemasan, serta penurunan interaksi sosial dan prestasi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta upaya pencegahannya. Metode  pengabdian  yang  dilakukan  berupa  pemberian  penyuluhan  kesehatan menggunakan participatory  action  research (PAR)  dengan  tema “Edukasi Kesehatan Tentang Bullying Pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli“. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara mencegah bullying, serta meningkatnya sikap empati dan keberanian untuk melaporkan kejadian bullying. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulannya, kegiatan edukasi melalui pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terkait bullying, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.

Sihombing, Lisbet N.; Thesalonika, Emelda

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pembelajaran di Sekolah Dasar saat ini masih didominasi metode konvensional berpusat pada guru yang kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Kondisi ini menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kreatif siswa sebagai kompetensi abad ke-21. Selain itu, mitra guru menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman terhadap konsep Contextual Teaching and Learning (CTL), kurangnya variasi strategi, serta ketiadaan perangkat pembelajaran sistematis. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mensosialisasikan model CTL guna meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran inovatif. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep, pendampingan penyusunan Modul Ajar, praktik simulasi kelas, serta evaluasi bersama pihak sekolah. Target luaran meliputi peningkatan pemahaman guru, tersedianya Modul Ajar berbasis CTL yang aplikatif, dan publikasi artikel ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat. Sosialisasi model CTL menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kapasitas profesional guru untuk menciptakan suasana belajar yang bermakna. Implementasi CTL diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menstimulasi potensi berpikir kreatif siswa secara optimal guna menghadapi tantangan perkembangan zaman. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan bagi pengembangan kompetensi pendidik dan peserta didik di sekolah dasar mitra secara luas serta berkelanjutan melalui integrasi kolaborasi akademik yang kuat.

Triyanto Agung Praptono Wibowo; Rina Arum Prastyanti; Zaenal Mustofa

Pemuliaan Keadilan 2026 Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

The growing number of alleged medical malpractice cases in Indonesia, particularly physicians’ misdiagnosis resulting in patient death, underscores the need for stronger legal certainty and accountability in healthcare services. Physicians are professionally obligated to conduct diagnosis and medical treatment in accordance with professional standards, service standards, and standard operating procedures; however, negligence may occur and lead to severe harm. This study aims to analyze the legal provisions governing physicians’ liability for misdiagnosis causing patient death and to examine the forms of legal responsibility that may be imposed. The research applies a normative juridical method using a case approach and literature review, relying on primary legal materials such as the Indonesian Civil Code, the Criminal Code, the Medical Practice Law, the Hospital Law, and Law Number 17 of 2023 on Health, supported by secondary and tertiary sources. The findings indicate that physicians may be held liable under civil, criminal, and administrative law if the essential elements of medical negligence are proven, namely duty of care, breach of duty, harm (including death), and a causal relationship between the misdiagnosis and the fatal outcome. Moreover, liability may extend to hospitals under the doctrines of vicarious liability, hospital liability, and strict liability. This study implies the importance of strengthening professional competence, reinforcing disciplinary mechanisms, and ensuring balanced legal protection for both patients and healthcare professionals within Indonesia’s health law framework.

Sri Wahyuningsih Nugraheni; Nopita Cahyaningrum

International Journal of Health and Medicine 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

The implementation of the Health Workload Analysis (ABK Kes) method reveals both strengths and weaknesses, particularly regarding the suboptimal execution of core tasks such as filing and distributing medical records. This study aims to compare the workload of health human resources (SDMK) between primary and advanced healthcare facilities—specifically Banyudono 1 Public Health Center and Indriati Boyolali Hospital—both of which have implemented hybrid medical record systems. Using primary data collected through interviews and observations and analyzed via the ABK Kes method, the results indicate a need for 10 additional staff members in the Casemix Unit at Indriati Boyolali Hospital and 2 additional medical record practitioners at Banyudono 1 Public Health Center. The Available Working Time (WKT) at the Public Health Center was set at 75,000 based on the Minister of PAN-RB Regulation No. 1 of 2020, whereas the Hospital used real-time calculations. While the Public Health Center aligns its policies with Ministry of Health Regulation No. 19 of 2020, the Hospital adjusts its staffing needs based on the ABK Kes results. Given that this method focuses primarily on quantity, future research and development (R&D) should integrate Lean Thinking for process analysis, ABK Kes for capacity, Queueing Theory for dynamic analysis, and NASA-TLX for psychological evaluation to provide a more holistic assessment of staffing needs.