Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 18621-18640 of 19,097

Analytics

Arya Shanda Anwar; Astari Wulandari; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Dunia pendidikan yang ada di Indonesia seiring perkembangan zaman mengalami berbagai perubahan dari waktu ke waktu, sehingga hal ini merubah pola pikir masyarakatnya untuk berubah menjadi lebih modern. Sebuah pendidikan sendiri juga tidak lepas dari pentingnya tempat atau infrastruktur yang mendukungnya, yaitu sebuah bangunan tempat belajar bagi para siswanya. Suatu Universitas sebaiknya memiliki sebuah gedung auditorium sendiri guna berfungsi  sebagai  pusat  kegiatan  yang  melibatkan  banyak  orang,  seperti  kegiatan seminar, kegiatan wisuda, dan pertunjukan dari mahasiswa. Gedung Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Semarang ini berfungsi untuk mewadahi aktifitas terkait kegiatan para civitas akademika yang melibatkan banyak orang dengan jumlah yang besar. Konsep  bangunan  auditorium  khususnya  adalah  bangunan  yang diharapkan mampu menampung segala kegiatan dan aktifitas acara-acara penting dan kemudian dapat diapreasikan sesuai dengan karakter dari kampus UNTAG sendiri.Pemilihan ragam arsitektur untuk bangunan Gedung Auditorium Univesitas 17 Agustus 1945 Semarang ini menggunakan penerapan arsitektur modern. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Winarti, Puji

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar mahasiswa PGSD UNDARIS dalam perkuliahan konsep dasar IPA Fisika secara daring, faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut. Subjek penelitian adalah 16 mahasiswa PGSD UNDARIS semester genap tahun akademik 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada tahap identifikasi kesulitan belajar mahasiswa menunjukkan bahwa rata-rata kesulitan belajar mahasiswa untuk seluruh indikator capaian adalah sebesar 60,90 %. Jika di lihat dari karakteristik indikator capaian yang mahasiswa memiliki tingkat kesulitan dengan prosentasi tinggi adalah capaian indikator yang membutuhkan percobaan/ pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Kemudian faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar konsep dasar IPA Fisika yang dialami mahasiswa PGSD Undaris adalah faktor internal berupa faktor motivasi dari dalam diri mahasiswa serta faktor eksternal yaitu suasana rumah yang kurang mendukung, faktor ekonomi keluarga, faktor penyajian perkuliahan oleh dosen,faktor ketersediaan sarana dan prasarana penunjang serta karakteristik materi perkuliahan. Selanjutnya upaya dosen untuk mengatasi kesulitan mahasiswa adalah membangkitkan motivasi mahasiswa dengan penyajian perkuliahan yang dinilai menarik dan mengganti bahan dan alat praktikum dengan alat dan bahan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar mahasiswa.

Melindawati, Silfi

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini didasarkan rendahnya hasil belajar siswa di pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri 30 Kubu Dalam kota Padang. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui signifikansi pengaruh hasil belajar siswa dalam IPS dengan menggunakan model  Teams Games Tournament (TGT) kelas V SD Negeri 30 Kubu Dalam Kota Padang. Penelitian ini eksperimen, yaitu Quasi Exsperimental Design. Dengan rancangan Posttest Only Design. Tahapan dalam penelitian ini adalah persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Dan teknik analisis data yang penulis lakukan adalah uji Normalitas, uji Homogenitas, dan uji Hipotesis. Hasil penelitian ini terlihat pada kelas eksperimen dengan rata-rata nilai yaitu 66,03 sedangkan pada kelas kontrol dengan rata-rata nilai yaitu 59,83. Dengan Hasil uji hipotesis yang diperoleh  yaitu  thitung = 2,010 dan tTabel = 1.671 dengan db= 59 (n1+n2-2= 30+31-2=59) dimana thitung > tTabel  (12,85 > 2,010)  sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa: “hasil belajar IPS siswa dengan menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) lebih baik dari pada hasil belajar IPS siswa dengan menggunakan model pembelajaran  konvensional di kelas V SD Negeri 30 Kubu Dalam kota Padang”.

Wiyono, Bambang Dibyo; Purwoko, Budi; Winingsih, Evi

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar matakuliah Manajemen Bimbingan dan Konseling berorientasi higher order thinking skills (HOTS) yang memenuhi kriteria akseptabilitas yakni aspek kegunaan, ketepatan, dan kelayakan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Dick Carey & Carey dengan sembilan tahapan yaitu: 1) mengidentifikasi kebutuhan untuk menentukan tujuan pembelajaran umum, 2) melakukan analisis pembelajaran, 3) melakukan analisis pebelajar dan konteks, 4) merumuskan tujuan pembelajaran khusus, 5) mengembangkan instrumen penilaian, 6) mengembangkan strategi pembelajaran, 7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran, 8) mendesain dan melakukan evaluasi formatif, 9) merevisi pembelajaran. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket penilaian akseptabilitas dan dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil pengembangan divalidasi oleh ahli isi, ahli media dan uji coba. Uji coba tersebut meliputi: 1) uji coba perorangan, 2) uji coba kelompok kecil, 3) uji coba lapangan. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar matakuliah Manajemen Bimbingan dan Konseling memenuhi kriteria sangat baik dan memperoleh alternatif keputusan dipakai.

Supena, Asep; Iskandar, Rossi

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana layanan pendidikan inklusi anak berkebutuhan khsuus tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan Anak tunarungu memiliki hambatan dalam pendengaran akibatnya tunarungu kesulitan dalam berbicara. Anak tunarungu memaksimalkan indera penglihatannya sebagai jalan penyempurna dari kurangnya indera pendengaran. Mereka memiliki gerakan mata yang cepat, agak beringas. Sisa pendengaran anak tuna rungu dapat dilatih dengan latihan Bina Persepsi Bunyi dan Irama, anak tuna rungu juga dapat melatih otot-otot berbicaranya sehingga dapat berkomunikasi seperti anak normal lainnya. Pengembangan komunikasi persepsi bunyi dan irama merupakan program khusus yang dilakukan sekolah SLBN Ciamis untuk melatih kemampuan anak tunarungu di sekolah. Namun pada saat pandemic covid-19 orang tua menjadi pendamping khusus sekaligus sebagai guru selama dirumah untuk melatih berbicara anaknya menggunakan bahasa sehari hari selain dibantu melalui alat bantu mendengar yang dipandu oleh guru nya. 

Kayubi Kayubi; Hasim Asyari; Indra Ruswadi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Patients who are going for sectio caesarea, face uncomfortable feelings including anxiety, this is related to concerns about the threat to their lives, therefore, family support is very important to reduce anxiety, because it can increase the spirit of life and reduce patient anxiety and strengthen commitment to undergoing treatment. The purpose of the study was to understand the relationship between family support and anxiety levels of preoperative sectio caesarea patients at the MA Sentot Patrol Hospital, Indramayu. This study uses a quantitative research design with non-experimental methods and a descriptive approach. The population in this study were all patients who underwent sectio caesarea surgery as many as 42 patients and the sample used a total sampling technique, where the entire population was taken as a sample. The results of the study: 59.5% of families supported preoperative sectio caesarea patients, 31% of preoperative sectio caesarea patients experienced mild anxiety and 23.8% experienced severe anxiety, based on the chi square statistical test obtained p value 0.000 < (0.05) . Conclusion: there is a relationship between family support and anxiety levels of preoperative sectio caesarea patients at the MA Sentot Patrol Hospital, Indramayu Regency. Suggestion: for nurses, considering that there is a relationship between family support and the patient's level of anxiety, they should provide nursing interventions, especially for preoperative sectio caesarea patients, involving the family, so that the impact of the patient is calm in facing the sectio caesarea operation.

Rikardus Jehaut

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Artikel ini bertujuan untuk menegaskan kembali ajaran Gereja menyangkut kewajiban bapa pengakuan untuk menjaga rahasia pengakuan. Pertama-tama diuraikan secara singkat bagaimana hal ini berkembang dalam sejarah, khususnya kanon 21 dari Konsili Lateran IV (1215) dan Kodeks 1917. Pengetahuan tentang sejarah penting karena membantu kita memahami bagaimana tema ini berkembang dan menjadi dasar hukum Kodeks 1983. Kemudian dibahas tentang ketentuan normatif kan. 889, § 1 yang berbicara tentang rahasia pengakuan dan kewajiban bapa pengakuan menjaga rahasia tersebut. Rahasia pengakuan tidak dapat diganggu gugat karena merupakan unsur esensial dari sakramen  tobat dan merupakan bagian dari hukum ilahi. Bapa pengakuan yang terbukti melanggar kewajiban ini akan dikenai sanksi ekskomunikasi otomatis atau hukuman lain yang diputuskan oleh otoritas gereja yang berwenang. Tantangan memang tidak ringan dewasa ini, khususnya di tempat di mana imam dipaksa untuk membuka rahasia pengakuan dalam kasus-kasus tertentu. Pemaksaan seperti ini harus dilawan karena merupakan pelanggaran terhadap kebebasan gereja dan kebebasan beragama. Perlawanan seperti ini merupakan sebuah keharusan, bila perlu sampai menumpahkan darah sekalipun.

Madalena Marseli

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Salah satu dari beberapa tema yang dibahas oleh Santo Paulus dalam surat-suratnya kepada berbagai jemaat yaitu mengenai kesatuan antara Kristus dan Gereja. Apa dasar dari hubungan kesatuan antara Kristus dan Gereja menurut Santo Paulus? Bagaimana Kristus dan Gereja tidak dapat dipisahkan? Mengapa Kristus menghendaki relasi yang utuh dengan Gereja-Nya? Artikel ini akan mencoba melihat dari berbagai perspektif: teologis, soteriologis dan eklesiologis dari tulisan Santo Paulus mengenai Gereja. Selain itu, akan dibahas pula sikap yang tepat untuk mencintai Kristus dan Gereja-Nya, serta sikap Gereja dalam menghadapi tantangan pada zaman ini dengan adanya penyebaran yang semakin meningkat dan luas dari pandemi covid-19.

Yustiana Dwirainaningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Data yang diambil dalam penelitian ini yaitu, menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan kepada responden untuk mencari data yang berhubungan dengan penelitian ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah purposive sampling Karena jumlah populasi yang terbatas yaitu sebanyak 98 responden, maka dalam penelitian ini semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Jadi dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 98 responden. Berdasarkan hasil uji validitas pada penelitian ini seluruh variabel yang meliputi variabel kepercayaan pada atasan (X1), gaya kepemimpinan islam (X2), kinerja SDM (Y1) dan lingkungan kerja (Y2) dinyatakan valid karena nilai Sig(2-tailed) < Alpha 0.005. Hasil pengujian hipotesa 1 mendapatkan bahwa variabel kepercayaan pada atasan ternyata memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM. Bila melihat nilai sig variabel gaya kepemimpinan Islam mempunyai nilai sebesar 0.001 < 0.05 Yang ini berarti bahwa variabel gaya kepemimpinan islam berpengaruh terhadap kinerja SDM. Dari Tabel Anova diketahui bahwa nilai sig sebesar 0,000 lebih kecil dari Alpa (0,05). Dari Tabel  Coefficients  diketahui bahwa t hitung untuk kepercayaan pada atasan adalah sebesar   3,623.   Dengan tingkat kesalahan   α= 0,05   dan n=98   diperoleh nilai t Tabel sebesar 1,660, maka berdasarkan hasil perhitungan ternyata t hitung > t Tabel maka Ho ditolak. Dengan demikian hipotesis nol (Ho) ditolak . Ditolaknya hipotesis nol menunjukkan bahwa pada tingkat keyakinan 95% terdapat pengaruh antara kepercayaan pada atasan terhadap gaya kepemimpinan.

Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Covid-19 tidak menghentikan langkah langkah warga Kota Semarang dalam memilih calon pemimpin mereka dimasa yang akan datang. Meskipun banyak ahli yang menyangsikan pelaksanaan pilkada, bahkan beberapa kajian sebelumnya diprediksi akan menimbulkan kegaduhan, dianggap tidak demokratis dan mengorbankan kesehatan, namun asumsi itu patah dengan melihat angka partisipasi dalam pilkada yang menigkat dibandingkan pilkada sebelumnya. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020 tentang Tahapan- Tahapan Pencoblosan dan Pemungutan Suara dengan Menerapkan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020 telah memberikan solusi menjawab banyak kekawatiran  akan  meluasnya  penyebaran  covid-19  ini.  Pertanyaan  mendasar dalam penelitian ini adalah bagaiamana tingkat partispasi warga dalam pilkada di tengah pandemic covid-19. Tujuannya untuk mengekplorasi tingkat partisipasi masyarakat dan factor yang mendukung atau menghambatnya. Hasilnya menakjubkan. Seacra nasional tingkat partisipasi mencapai 76,13 persen, Provinsi Jawa Tengah mencapai 74,34 dan Kota Semarang 68, 62 persen. Beberapa factor yang mempengaruhi tingkat partisipasi ini adalah kesadaran masyarakat yang semakin baik, penyelenggaraan pilkada yang menjamin aman dan jauh dari peneluranan, serta partispasi pemilih pemula yang muali bergerak untuk memajukan daerahnya.

Mohammad Debby Rizani; Teguh Imam Rahayu; Indra Permana

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah   yang   ditimbulkan   dengan   budidaya   ikan   lele   adalah      bagaimana mengatasi limbah lele yang semakin meresahkan masyarakat dan membuat kotor lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat secara umum dan menjadi pemicu timbulnya banjir sebagai akibat pembuangan limbah yang dialirkan di saluran air yang menimbulkan sedimentasi. Tujuannya adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan sanitasi saluran air yang  dilakukan oleh Pemerintah Desa Wonosari. Upaya yang dilakukan pemerintah desa untuk menanggulangi dan mungurai permasalahan yang ada, maka diterbitkanlah Peraturan Kepala Desa Wonosari Nomor 3 tentang Sanitasi Saluran Air, untuk mengatasi permasalahan- permasalahan yang ada. Berdasarkan pembahasan   dapat disimpulkan bahwa Implementasi Peraturan Desa Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Sanitasi saluran air Di Desa Wonosari belum berjalan dengan baik dan optimal, yang dapat diamati dengan fenomena Sumber daya, masyarakat pelaku usaha belum sepenuhnya memahami  sanitasi  dan  terutama  pihak  pemerintah  desa  belum  banyak  yang mendapat pelatihan pengolahan limbah, Anggaran juga minim. Karakteristik pelaksana, masih kurangnya kesadaran pada warga yang terkait dalam pembentukan Perkades. Sikap   pelaksana, kekurangsiapan pelaksana dalam memberikan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya sanitasi lingkungan, khususnya pembudidaya. Komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, dilihat  dari  aspek  sikap  (disposition)  dalam  variabel  ini  masih  terkait  dengan adanya  kelompok  kepentingan  yang  pro  dan  kontra  terhadap  peraturan  kepala desa ini. Lingkungan ekonomi, sosial dan politik, peraturan kepala desa tentang sanitasi saluran air perlu mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat, sebagai lingkungan ekonomi produktif dengan nuansa ramah lingkungan.

Hartoyo Soehari

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Motivasi dan moral individu kayawan sangat memengaruhi kualitas perilakunya. Dalam kehidupan organisasi, perilaku individu tersebut berperan dalam membentuk perilaku kelompok dan perilaku organisasi dalam upaya mencapai tujuan. Untuk mengambil langkah perbaikan organisasi, pimpinan perlu mengetahui tingkat kualitas moral dan motivasi kerja karyawannya. Untuk keperluan ini, Herzberg telah membuat alat ukurnya berupa  76 pernyataan sederhana yang mudah dijawab oleh pendapat karyawan, yaitu setuju atau tidak setuju pada semua pernyataan itu. Ke 76 pernyataan itu dibagi ke dalam 2 grup, 27 pernyataan terkait moral, dan 49 sisanya untuk motivasi. Hasil jawaban  diolah menjadi nilai angka prosentase, yang kemudian dialihan menjadi bentuk skala kualitas motivasi, yaitu sangat baik, baik, cukup, kuraang, dan tidak baik. Kualifikasi ini menjadi dasar bagi pimpinan untuk mengambil langkah perbaikan organisasi dalam mencapai sukses untuk kesejahteraan karyawan.

Aprih Santoso

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

The research objective is to examine the effect of social factors on intention and their impact on student behavior in utilization internet of library as an information media. The method used is the survey method by distributing questionnaires. The research data obtained is based on the perception student of Universitas Semarang students on the utilization internet of library carried out by the Universitas Semarang Library as a student information media, with 95 respondents. The research method uses validity test, reliability test, and classic assumption test, hypothesis test, multiple linear regression model (path analysis) with SPSS 23 program. The results of testing social factors directly and indirectly through the intention in using internet of library do not effect on student behavior in utilization internet of library carried out by Universitas Semarang students as their information media.

Zaenol Hasan; Ana Puspita

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2021 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

One of the businesses that is growing rapidly in Indonesia today is the multi-level marketing (MLM) business. MLM is a method of marketing goods or services from a system of selling goods directly through a marketing program in the form of more than one level, where business partners get sales commissions and sales bonuses from the sale of goods or services carried out by themselves and network members in their group. In general, this thesis discusses the multi-level marketing (MLM) business at PT.Melia Sehat Sejahtera in Jember district, with problems namely (1) how is the bonus system at PT.Melia Sehat Sejahtera in Jember district, (2) how is the review of Sharia Economic Law against the bonus system at PT. Melia Sehat Sejahtera in Jember district. This study uses a field research method with a descriptive approach which is useful for providing information, facts and data regarding the network bonus system at PT.Melia Sehat Sejahtera in Jember district. Then the data was analyzed using qualitative methods to uncover events, phenomena, facts and circumstances that actually occurred in the field. From this study it can be concluded that the bonus system at PT. Melia Sehat Sejahtera in Jember district has five types of bonuses, namely: sponsor bonuses, leadership bonuses, retail bonuses, retail group bonuses and unilevel bonuses. Meanwhile, according to Sharia Economic Law, the bonus system at PT. Melia Sehat Sejahtera in Jember district isThis can be done because it is in accordance with Islamic law.    

Nurul Sugiarti Syam; Syamsuryanita Syamsuryanita; Nurul Ikawati

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Perkembangan merupakan perubahan yang terjadi pada diri individu dengan bertambahnya kemampuan dan fungsi tubuh dari yang sederhana ke yang lebih kompleks, sebagai hasil dari proses pematangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 3-6 Bulan di BPM Suriyanti, S.ST Makassar. Desain Penelitian ini adalah eksperimen metode Pre Test-Post Test Control Group Design, populasi penelitian ini berjumlah 100 bayi di BPM Suriyanti, S.ST Makassar dan sampel berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 orang (50%) yang mendapatkan pijat bayi, terdapat 14 bayi (93,3%) yang motorik kasanya meningkat dan 1 bayi (6,7 %) yang tidak meningkat. Sedangkan yang tidak di lakukan pijat bayi sebanyak 15 bayi (50%), terdapat 2 orang motorik kasarnya meningkat (13,3%) dan 13 bayi (86,7%) yang tidak meningkat. Dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan wilcokxon, menunjukkan bahwa setelah diuji wilcoxon nilai ? Value pretest-posttest dari kelompok perlakuan adalah 0,000 (<0,05), sedangkan nilai ? Value pretes-posttest pada kelompok kontrol 0.039 (<0,05). Sedangkan setelah diuji Mann whitney didapatkan hasil ? = 0,000 (<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ?<?, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. yang artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan motoric kasar pada bayi usia 3-6 bulan

Ariawati Susiandari

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Perpustakaan suatu tempat yang berisi kumpulan buku-buku maupun bukan buku (non book material) yang diorganisasi secara sistematis dalam suatu ruang sehingga dapat digunakan untuk membaca, mencari bahan pelajaran, hiburan dan dosen juga dapat menggunakan sebagai penunjang proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan perpustakaan terhadap prestasi belajar mahasiswa di D-III Kebidanan STIKes Fatimah Mamuju. Metode penelitian yang di gunakan adalah cross secsional study dengan jumlah populasi 232 Mahasiswa dan sampel 70 mahasiswa yang di ambil secara acidental. Dari hasil analisis univariat pada pemanfaatan perpustakaan mendapatkan hasil ya sebanyak 39 orang (55,7%) dan yang mendapatan hasil tidak sebanyak 31 orang (44,3%) sedangkan pada prestasi belajar yang mendapatkan hasil baik sebanyak 43 orang (61,4%) dan yang kurang dalam prestasi belajar sebanyak 27 orang (38,8%). Hasil penelitian dengan Uji korelasi produck moment test pada Variabel pemanfaatan perpustakaan di peroleh nilai p (0.000) artinya ada hubungan antara pemanfaatan perpustakaan dengan prestasi belajar mahasiswa D-III kebidanan STIKes Fatimah Mamuju tahun 2019. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di prodi D III Kebidanan STIKes Fatimah Mamuju terdapat hubungan antara pemanfaatan perpustakaan dengan prestasi belajar mahasiswa. Diharapkan kepada mahasiswa di prodi D III Kebidanan STIKes Fatimah Mamuju untuk memanfaatkan perpustakaan dengan sebaik-baiknya   sehingga lebih mudah untuk mencapai prestasi yang lebih baik.

Henry Yuliamir; Enik Rahayu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kartikajaya Village is part of the Wonosari village area, before it became its own village known as Bleder. At that time it was still in the form of forests and swamps and was often used for TNI war games, especially Soldiers of the VII Military Command (now Kodam IV Dipenogero). Kartikajaya Village means the village is Resetement (Prokiamad) which is inhabited by retired TNI AD. It is one of the efforts. Located approximately 9 km from Kendal City, and approximately 10 km from the City of Patebon. Transportation that can be used is angkudes no. 3 and gig by day, and motorcycle taxi at night. When it was first formed this village was a local transmigration site for veterans of the war for independence, so that almost part of the population was retired soldiers. Now, along with the development of the region, the population of Kartika Jaya Village has begun to be heterogeneous in terms of livelihoods, from farmers, fishermen, factory workers, to private employees and civil servants. This research is a qualitative research. The data used in this study were obtained from interviews with Kartika Jaya residents and consumers and the results of the performance were analyzed to obtain a corrective action plan. In general, this study concludes that Kartika Jaya serves the market segment for young people and modern productive age and has a development plan that focuses on consumers (Customer oriented) and the voice of consumers who are very satisfied and satisfied with the performance of the marketing business produced by Kartika Jaya tourism.

Suwarti; Dyah Palupiningtyas

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Development of Village Potential in tourism in Patemon Village, Gunungpati District, Semarang, as well as the implementation of community service by several lecturers who have knowledge and skills about tourism. This activity was in the form of socialization about the Potential of Tourism Village based on Ekowista and Guide. The main objective of this activity is to help the people of Patemon Village, Gunungpati District, Semarang City, in order to develop the potential of their village for tourism activities. As well as providing benefits in the form of Training and Skills related to the Tourism Sector based on the Tourism Law Number 10 of 2009 in Chapter I article 1. The method used is Participatory Action Research (PAR) Analyzing the potential of Tourism Villages, in collaboration with UPRRID KKN Students, village potential based on maps, thus the principle of developing village potential as a tourist destination location through FGD of Village potential for the development of Leading Ecotourism. With the principle of making tour packages by practicing Guide training, this is the concept of Tourism Promotion and its marketing

Kurnianingsih kurnianingsih; Faradila Agista

Garina 2020 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Indonesia is an agricultural country that has great potential for the development of tropical fruits, horticultural crops and vegetables. Vegetables are important foods that are needed by the body because they contain nutrients needed by the body. However, some sweet potatoes that contain nutrients have not been adequately studied and utilized, including sweet potato (Ipomoea batatas L) from the Convulvulaceae family (Suparman, 2007). Sweet potato plants (Ipomoea batatas L) from 1968 until now have been widely produced, even Indonesia was the fourth largest country that produced sweet potato plants.The objectives of this study were: 1) Knowing the process of making purple sweet potato Gel candy; 2) Knowing consumer acceptance of purple sweet potato Gel candy products; 3) Knowing the nutritional content of purple sweet potato Gel candy. The methods used in this research include literary, documentation, experimental, organoleptic, hedonic and nutritional content methods. The resulting data is then processed and evaluated and then presented in tables and diagrams with in-depth explanations.The results showed that the best formula composition is found in code 472 The characteristics of the purple sweet potato gel candy produced are sweet and sour taste, candy aroma, solid chewy texture, light purple color. The panelists' acceptance of the making of purple sweet potato gel candy through the hedonic test results showed that the most favored by the Panelists were the product code 472 with a composition of 60 grams of sweet potato, 75 grams of gelatin, 75 grams of sugar, 1 gram of himalaya salt.

Hariyanti Hariyanti; Didik Hermawan

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The determination of cost of goods sold aims to determine the price of product sales by a company. Calculation of basic price in a company to reduce the number of losses in the company. Because often the company suffered losses due to the large cost of production does not match the product selling price. The background of this study is how the calculation of cost of goods sold on manufacturing companies and how to determine the method of selling prices of products in manufacturing companies. In collecting this research data using descriptive research with quantitative qualitative data analysis techniques. Data collection method used is method of documentation and interview method. The data collected in the form of production data, sales, raw materials and others. The method used in determining cost of goods sold is using the approach of calculation method of full costing and method of variable costing.The calculation of cost of goods sold is a method of determining the price of products that charge elements of different production costs between the method of full costing with variable costing. In 2013 - 2015 UD. Eternal Blessing using Full Costing method in getting the results of 2013 amounted to Rp. 280.573.00. Year 2014 of Rp. 236.789.00. Year 2015 of Rp. 350.931,00. Meanwhile, when using Variable Costing method in getting the results in 2013 of Rp. 233701.00. Year 2014 of Rp. 209.398.00. Year 2015 of Rp. 323.299,00. Thus in knowing that between using method of full costing with variable costing happened difference. This difference is because the full costing method imposes all production costs, whereas the variable costing method does not impose fixed overhead costs. Fixed overhead costs exclude production costs. From this research it can be concluded that UD. Kedungpring Lamongan Eternal Blessings experience ups and downs of total profits per year and this study proves that cost of goods sold should pay attention to cost issues affecting the sale price.