Publication Search

72,841 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1841-1860 of 2,118

Analytics

Husni Zelika; Hasim As’ari

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru melakukan berbagai inisiatif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Penelitian ini mendeskripsikan implementasi dari program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan metodologi penelitian kualitatif menggunakan teori Korten tentang implementasi yaitu kesesuaian antara program dengan dengan kelompok sasaran, kesesuaian antara program dengan organisasi pelaksana dan kesesuaian antara krlompok sasaran dengan organisasi pelaksana. Adapun Teknik yang digunakan untuk memilih informan adalah dengan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan model interaktif dari Miles dan Huberman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di Kota Pekanbaru. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Implementasi Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota dalam pelaksanaannya belum maksimal. Kemudian terdapat faktor penghambat dalam implementasi program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yaitu minimnya pengetahuan masyarakat tentang program PBI Jaminan Kesehatan, kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat, dan kinerja organisasi pelaksana yang kurang optimal.

Safanny Putri; Huwaydi Azzam Yusuf; Khansa Adristi; Adjrina Dawina Putri; Novita Dwi Istanti

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Pengelolaan obat merupakan serangkaian kegiatan yang meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan, dan juga pelaporan suatu obat yang berperan aktif bagi masyarakat agar terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas. Penyalahgunaan obat ataupun kesalahan dalam penyimpanan, pendistribusian, maupun pelaporan obat sering kali terjadi sehingga disusunlah Peraturan BPOM Nomor 4 Tahun 2018. Pengelolaan obat juga dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya kasus pemberian obat kedaluwarsa kepada pasien. Penulisan ini bertujuan untuk membahas studi kasus mengenai pemberian obat kedaluwarsa pada pasien, dampak dari obat kedaluwarsa, sanksi dan perlindungan hukum pada pemberian obat kedaluwarsa, serta pedoman pengelolaan obat kedaluwarsa. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian yuridis normatif dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum, serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil pembahasan, didapatkan bahwa pengelolaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan sangat dibutuhkan untuk meminimalisasi terjadinya hal-hal buruk seperti obat kedaluwarsa yang dapat berdampak negatif kepada pasien. Oleh karena itu, diharapkan para tenaga kesehatan dapat meningkatkan kehati-hatian dalam pemberian obat kepada pasien. Selain itu, masyarakat juga perlu untuk lebih berhati-hati lagi dengan mengecek kembali keamanan obat-obatan yang akan dikonsumsi.

Maya Cobalt Angio Septianingtyas; Danny Putri Sulistyaningrum; Juliana Dwi Puspita Widiati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang paling banyak terjadi pada lansia karena mengalami penurunan fungsi fisiologis akibat proses degeneratif. Faktor risiko hipertensi yang dapat diubah salah satunya yaitu obesitas. Penyebab kejadian hipertensi pada lansia dengan obesitas yaitu asupan natriumnya yang tinggi. Pengobatan non farmakologis merupakan hal penting, seperti memaksimalkan kepatuhan dalam memodifikasi gaya hidup  dengan diit rendah garam. Kepatuhan dalam menjalankan diit rendah garam dipengaruhi oleh self efficacy dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self efficacy dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan diit rendah garam penderita hipertensi lansia dengan obesitas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif dilakukan di Puskesmas Manyaran Semarang. Sampel dipilih menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 107 responden. Uji statistik menggunakan uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan self efficacy dengan kepatuhan diit rendah garam penderita hipertensi lansia dengan obesitas dengan arah korelasi positif dan berkekuatan sedang (p value=0,001; r=0,537) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diit rendah garam penderita hipertensi lansia dengan obesitas dengan arah korelasi positif dan berkekuatan sedang (p value=0,001; r=0,579). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah diharapkan perawat dapat meningkatkan self efficacy dengan memberikan penguat positif dan motivasi serta kalimat-kalimat positif pada lansia hipertensi agar yakin dapat mematuhi diit rendah garam dan perawat juga dapat membentuk  kelompok pendukung (Support Group) yang terdiri dari keluarga yang memiliki lansia hipertensi, sehingga diharapkan antar anggota kelompok dapat berbagi informasi terkait bagaimana memberikan dukungan keluarga yang baik seperti menyediakan menu makanan khusus diit rendah garam kepada  lansia hipertensi di rumah untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

Dina Rahmawati; Inna Solihati Embrik; Zahrah Maulidia Septimar

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Saat menuju dewasa, yaitu usia 10 sampai 19 tahun (WHO, 2018). Banyak hal yang dapat mempengaruhi sikap dan perilaku remaja sehingga akan berakibat terhadap kesehatan reproduksi. Seperti menjelang menstruasi. Gejala yang timbul adalah rasa tidak nyaman yang terjadi pada waktu singkat,mulai dari beberapa jam sampai beberapa hari, dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Gangguan yang sering terjadi menjelang menstruasi yakni premenstruasi sindrome (PMS) (Suparman, Pertiwi dalam Isramilda & Purwati, 2020). Tujuan umum pada penelitian ini yaitu agar dapat mengetahui hubungan antara aktivitas fisik pada remaja putri. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan korelatif antar variabel (Sugiyono, 2012). Karakteristik responden pada penelitian ini yang dapat disajikan terdiri dari umur responden, jenis kelamin responden. Karakteristik merupakan ciri atau tanda khas yang melekat pada diri responden dalam hal ini remaja putri.

Linda Elfianora Harahap; Parningotan Simanjuntak; Enjelina Sihotang

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kualitas pelayanan dapat diukur dengan membandingkan persepsi antara pelayanan yang diharapkan dengan pelayanan yang diterima dan dirasakan oleh pasien. Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan pasien setelah membandingkan dengan harapannya. Seorang pasien jika merasa puas dengan nilai yang diberikan oleh produk atau jasa maka sangat besar kemungkinannya untuk menjadi pelanggan dalam waktu yang lama. Kualitas pelayanan imunsasi yang kurang optimal tentunya akan membuat sia-sia sumber daya yang telah dikeluarkan seperti biaya operasional, vaksin, logistik, tenaga, dan waktu. Bahkan yang paling memprihatinkan untuk kita semua adalah kegagalan imunisasi akan mengancam terjadinya kesakitan, kecacatan, atau kematian pada anak diakibatkan PD3I (Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi) karenanya untuk mendukung pelayananimunsasi diperlukan peningkatan kualitas sumber daya tenaga yang handal). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pelayanan Imunisasi Dasar Dengan Kepuasan Ibu Bayi Di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Mandailing Natal Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi adalah semua ibu balita di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Penyabungan Timur Mandailing Natal yaitu sebanyak 171 Orang dengan sampel 64 orang menggunakan metode simple random sampling pada bulan April- Juni 2022. Analisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik Chi Square diperoleh hubungan pengetahuan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,019. Hubungan antara Tangibles, Realibility, Responsivenes, Assurance, Eempaty dengan kepuasan ibu bayi dengan pelayanan imunisasi dasar dengan masing masing variable nilai p=0,000. Terdapat Hubungan Pelayanan Imunisasi Dasar Dengan Kepuasan Ibu Bayi Di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Mandailing Natal Tahun 2022. Diharapkan dapat tenaga kesehatan tetap menjaga dan mempertahankan kualitas layanan imunisasi dasar agar ibu bayi tetap merasa puas atas layanan yang diberikan dan tentu akan tetap kembali membawa bayinya untuk imunisasi.

Jesica Pasaribu; Nurul Hasanah; Fifit Hidayuwati

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Di penghujung tahun 2019, wabah Covid-19 muncul. Di Indonesia, penyebaran Covid-19 pertama kali terjadi pada Maret 2020. Indonesia menjadi negara kedua dengan jumlah kematian akibat Covid-19 tertinggi di Asia, yakni menyentuh 139.682 orang. Kajian kebijakan publik tentang karantina kesehatan di tengah pandemi Covid-19 menjadi penting untuk dilakukan. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan tersebut, bagaimana implementasinya, dan efektivitas kebijakan tersebut selama implementasinya. Metode penelitian yang akan digunakan adalah penelitian kualitatif. Dimana penelitian ini akan menggunakan pendekatan studi kasus dan dianalisis secara deskriptif. Kajian menyimpulkan bahwa kebijakan karantina kesehatan terkait wabah penyakit menular diwujudkan melalui beberapa undang-undang dan keputusan kebijakan yaitu Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka percepatan penanganan penyebaran CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19), dan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat. Pelaksanaan karantina kesehatan yang berlaku meliputi pelaksanaan karantina kesehatan, karantina di pintu masuk negara, karantina di wilayah setempat, dan pembatasan kegiatan sosial berskala besar. Kinerja kebijakan yang dilakukan telah memenuhi urgensi kedaruratan kesehatan. Namun, masih ada tumpang tindih antara pendekatan.  

Wahyuningsih, Luh Gede Nita Sri; Mahardika, I Made Rai; Lestari, Ayu

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: The discipline of health protocols is one of the first steps for the revival of tourism in Bali, which during the pandemic period experienced very difficult phases for tourism activists as well as local, domestic and international tourists. Bali Rise is Bali's tag line to re-open itself to accept tourists from abroad, of course with a health protocol that has become an absolute price. Purpose: The purpose of this article review is to evaluate the application of health protocol discipline, especially in Bali. Method: the method used in this article review is to search for articles with the keywords health and tourism protocols. The inclusion criteria are literature on health protocols during a pandemic with a range of publication years from 2019 to 2021, while the exclusion criteria are review articles. The results of the literature search carried out deletion of double articles, screening of titles, abstracts, and full-text obtained 20 articles. Result: tourism activists in Bali have increased their attention to support the recovery of Bali tourism by participating in training and socialization of health protocols and even some tourist objects that make strict SOPs regarding the implementation of health protocols. Conclusion: tourism in Bali is ready to rise with the application of health protocol discipline

Supriyono, Supriyono; Erida, Fadila

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Penyakit hipertensi merupakan manifestasi gangguan keseimbangan hemodinamik sistem kardiovaskular yang mana patofsiologinya multifaktor yang cukup banyak mengganggu kesehatan masyarakat. Pada umumnya pasien tidak mengetahui bahwa menderita penyakit hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya, ini menyebabkan hipertensi merupakan suatu penyakit kronis yang disebut dengan silent killer. Salah satu yang dapat membantu dalam proses penegakkan diagnosa hipertensi dengan mengembangkan sebuah Rancangan Sistem Pakar Penegakan Diagnosa Penyakit Hipertensi, dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian Inferensi Forward Chaining, Metode Support Vector Machine (SVM). Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Tujuan dari penelitian ini memudahkan tenaga medis dan penderita dalam mengetahui gejala awal penegakan diagnosa hipertensi, agar segera bisa dilakukan penangan yang cepat dan akurat. Hasil dari penelitian model SVM linear terhadap 247 data pasien menunjukkan akurasi 85% pada proses training dan 91,89 % pada proses testing.  

Ade Rachmat Yudiyanto; Damayanty S; Ingka Kristina Pangaribuan

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Diaper rash is a complaint of red spots on the genitals and buttocks of babies wearing diapers caused by skin rubbing against diapers (Dwi Maryanti, et al, 2011). Diaper rash often occurs in the area around a baby's buttocks due to the use of diapers that are rarely changed, are too tight, or are used for too long. Usually the rash is not dangerous, but it can cause pain and cause anxiety in the baby and parents. According to a report by the Journal of Pediatrics, there were 54% of babies aged 1 month who experienced diaper rash after using "disposable diapers", which were first made by Victor Miller in 1950 under the name pampers and are popular throughout the world. At first, mothers hoped that their babies would be comfortable and stay dry.but in the end the baby experiences diaper rush (diaper rash) and the incidence of diaper rash in babies who use disposable diapers increases to 61% Diaper rash in Indonesia is a skin problem in infants and children. Diaper rash, according to Dr. Siti Aisah Boediarjo, Sp. KK, is a skin disorder in the form of red, inflamed patches. Sometimes accompanied by hard, scaly skin, nodules, even blisters and blisters, which cause itching and burning in babies, approximately 50% of babies and children who wear diapers have experienced a diaper rush. The method of implementing this activity is: providing education or counseling to mothers who have children and still use diapers, distributing leaflets and explaining the use of diapers so that diaper rash does not occur. This activity begins with the preparation of proposals and activity administration and continues with an assessment of the situation. In August 2021 activities were carried out at the Evie Kec Babalan Clinic, Langkat Regency

Imeldawati Situmorang; Sri Wahyuni; Siska Suci Triana Ginting; Yeni Rika; Intan Purnama Sari +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kecemasan pada ibu hamil dirasakan sejak trimester pertama, di mana kecemasan akibat dari adaptasi terhadap perubahan fisik tubuhnya, rahim yang mulai membesar, dan perubahan pada   payudara serta perubahan  psikologis. Kecemasan ini berlanjut pada trimester selanjutnya sampai pada trimester tiga sehingga diduga dapat menyebabkan kurang siap menghadapi persalinan nantinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu hamil dengan kesiapan mengadapi persalinan di UPT Puskesmas Prapat Janji  Kabupaten Asahan Tahun 2022. Jenis penelitian adalah analitk dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah suami berjumlah 62 orang dan sampel 56 orang ditentukan berdasarkan kriteria. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III lebih banyak sedang (73,2%), dan tingkat kecemasan ringan (12,%), sedangkan tingkat kecemasan berat (14,2%). Persiapan menghadapi persalinan lebih banyak siap menghadapi persalinan (76,8%) dan paling sedikit kurang siap (23,2%). Ada hubungan antara  tingkat kecemasan ibu hamil dengan persiapan menghadapi persalinan (p 0,004<0,05). Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi dan motivasi kepada suami khususnya ibu hamil tentang cara mengatasi kecemasan masa kehamilan untuk menghindari gangguan masa kehamilan dan persalinan.  

Tati Karyawati; Siti Fatimah; Maulia Arfin Hani; Melizza Shofarina

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Nursing mothers usually fail to breastfeed or stop breastfeeding early because they do not know breastfeeding techniques. This can cause interference in the breastfeeding process. To achieve successful breastfeeding requires knowledge of correct breastfeeding techniques by providing information in the form of breastfeeding techniques through health education. The aim of the research is to determine the relationship between health education on how to breastfeed and the breastfeeding practices of postpartum mothers in Tanggeran Village, Tonjong District, Brebes Regency in 2022. This type of research uses descriptive methods with a cross-sectional approach with a total of 25 postpartum mothers in Tanggeran Village, Tonjong District, Brebes Regency in 2022. Results: research using the chi Square statistical test, obtained a p-value = 0.003, which means it is smaller than the value α = 0.05. (OR 16.5; 95%; CI 2.246-121.228). there is a relationship between health education on how to breastfeed and the breastfeeding practices of postpartum mothers in Tanggeran Village, Tonjong District, Brebes Regency in 2022.  

Orry Adrianus Mokola

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Lebah merupakan insekta penghasil madu yang telah lama dikenal manusia. Sejak zaman purba manusia berburu sarang lebah di goa-goa, di lubang-lubang pohon dan tempat-tempat lain untuk diambil madunya. Lebah juga menghasilkan produk yang yang sangat dibutuhkan untuk dunia kesehatan yaitu royal jelly, pollen, malam (lilin) dan sebagainya. Selanjutnya manusia mulai membudidayakan dengan memakai gelodog kayu dan yang yang sangat dibutuhkan untuk dunia kesehatan yaitu royal jelly, popada saat ini dengan sistem stup. Sarang lebah adalah sel-sel yang terbentuk hexagonal yang terdiri dari prisma hexagonal dan limas hexagonal yang dibuat dari malam lebah dan campuran perekat (propolis) yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sarang lebah digunakan untuk meletakkan madu, tepung sari dan larva. Jumlah produksi madu ditentukan oleh banyaknya sel yang berisi madu. Untuk mengatahui jumlah produksinya, harus dilakukan perhitungan volume pembetuk sel yang dikalikan dengan jumlah sel yang berisi madu. Karena tidak semua sel berisi madu maka diperlukan deteksi sel mana saja yang berisi madu atau sel yang berisi selain madu. Banyak cara untuk mendeteksinya salah satunya menggunakan image processing. Dari hasil pengolahan Image processing maka akan diketahui jumlah sel yang berisi madu. Setelah diketahui jumlah selnya, tinggal dikalikan volume setiap sel maka akan diketahui hasil produksi madu dalam satuan milli liter (ml) untuk setiap sarang lebah.    

Annisa Nurhayati Hidayat; Dina Kholifah; Indah Nurfazriah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pendahuluan: Berdasarkan profil kesehatan provinsi Banten (2020), diketahui bahwa jumlah kasus baru HIV/AIDS pada tahun 2020 yaitu sebanyak sebanyak 448 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa di SMKN 1 Cirinten tahun 2022. Metode : Jenis penelitian ini kuantitatif korelasional, dengan menggunakan pendekatan cross sectional sampel penelitian diambil dengan menggunakan rumus slovin dengan jumlah populasi 96 dan sampel 78 siswa. Hasil : Hasil penelitian menggambarkan tingkat pengetahuan yang kurang sebanyak 44 (56,4%), sikap yang negatif sebanyak 42 (53,8%), perilaku yang kurang baik sebanyak 40 (51,3%), Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p = 0,032 dan Hubungan Sikap dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p = 0,043. Simpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa kelas XII di SMKN 1 Cirinten tahun 2022.    

Masliha Masliha

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kanker serviks merupakan kanker perempuan terbanyak kedua dengan jumlah kasus 36.633 (17,2%) di Indonesia. Diantara upaya pencegahan kanker serviks adalah dengan peningkatan pemahaman wanita usia produktif tentang kanker serviks beserta segala permasalahannya menggunakan media saintifik booklet. Metode penelitian menggunakan desain penelitian quasi-eksperiment dengan jenis rancangan penelitian“One Groups Pretest-Posttest Design” Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 52 responden wanita usia subur di Desa Losarang Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu dan analisa data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian: tingkat pengetahuan sebelum dilakukan intervensi sebanyak 26 orang (50%) termasuk kategori kurang dan sesudah dilakukan intervensi sebanyak 20 orang (38,4%) termasuk kategori baik. Uji Paired Samples Test, rata-rata perbedaan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi adalah sebesar 2,615. Artinya ada peningkatan pengetahuan sebesar 2,6 poin. Hasil perhitungan nilai “t” adalah sebesar 10.795 dengan p-value 0.000 (uji 2-arah). Hal ini berarti Ho ditolak. Kesimpulan: terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilakukan intervensi berupa pendidikan kesehatan dengan media Booklet Masayu Menampik di Desa Losarang Kecamatan Losarang Wilayah Kabupaten Indramayu. Saran: hendaknya dalam upaya pencegahan kanker serviks, tenaga Kesehatan dalam hal ini perawat memberikan penyuluhan Kesehatan dengan menggunakan booklet Masayu Menampik agar Wanita usia subur di Desa Losarang Kabupaten Indramayu meningkat pengetahuannya tentang kanker serviks dan pencegahannya.    

Evita Sari; Kofifah Indri Nurhayati; Muhammad Shamil Muwaffaq; Wahyu Tri Sudaryanto

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Low back pain merupakan salah satu gangguan musculoskeletal akibat dari ergonomi yang salah dan dapat didefinisikan sebagai nyeri yang terlokalisasi antara batas costae dan lipatan gluteus inferior yang berlangsung lebih dari sehari. Pada tahun 2018 di Indonesia, tenaga kesehatan pernah mendiagnosis sebanyak 11.9% kasus penyakit musculoskeletal  sedangkan  kasus  yang  terdiagnosis  menurut  gejala  yang  muncul  sebesar  24,7%. Persentase penderita LBP di Indonesia diperkirakan antara 7.6%-37% pada tahun 2018. Pada tahun yang sama didapatkan sekitar 26.74% penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun keatas dan bekerja yang mengeluh mengalami nyeri di  daerah  punggung  bawah.  Hal  ini  diakibatkan  karena  seiring  bertambahnya  usia  maka  kekuatan  otot  akan mengalami penurunan sehingga rentan mengalami gangguan kesehatan. Kami berinisiatif untuk memberikan penyuluhan terkait nyeri punggung bawah pada Mahasiswa yang berada di Universitas Muhammadiyah Surakarta khususnya pada program studi fisioterapi angkatan 2019 kelas praktek E dan juga kegiatan pengabdian ini di support dengan pemberian leaflet, pre-test, post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan penambahan wawasan responden terhadap nyeri punggung bawah baik gejala, faktor resiko, cara pencegahan serta penanganan secara mandiri maupun medis., agar kedepannya para lansia menambah pengetahuan perihal low back pain dan dapat menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit ini. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner pre- test dan post-test yang kami berikan, pengetahuan lansia tentang nyeri punggung bawah meningkat dari yang awalnya belum mengerti perbedaan nyeri lutut biasa dengan osteoarthritis menjadi paham, dan adanya peningkatan pengetahuan akan tanda dan gejala low back pain

Khamydah Nasution; Ninsah Mandala Putri Br Sembiring

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Imunisasi merupakan salah satu langkah bagi orang tua untuk menjamin kesehatan anaknya karena dapat melindungi anak-anak dari beberapa penyakit yang dapat mengakibatkan kecacatan bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesadaran ibu dengan kepatuhan jadwal imunisasi dasar pada bayi usia 0-9 di masa pandemi di Dusun III Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa tahun 2022. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian dengan survei analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah 43 orang. Teknik analisis data menggunakan uji Chi Square.  didapatkan hasil nilai p = 0,0021 (P > 0,05) hal ini berarti ada hubungan antara kesadaran ibu dengan kepatuhan jadwal imunisasi dasar pada bayi usia 0-9.    

Rafi’ah Rafi’ah; Iga Maliga; Ana Lestari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perawat selalu berhadapan langsung dengan bahaya sehingga risiko pekerjaannya sangatlah tinggi. Peran Perawat sangat di perlukan dalam suatu rumah sakit karena tenaga perawat sangatlah penting, yang berfokus pada menjaga, mengobati, memberi semangat, mengembalikan kesehatan yang optimal baik individu, keluarga dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko kesehatan dan keselamatan kerja pada perawat di rumah sakit. Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat di Rumah Sakit X yaitu Pada 26 Orang Perawat. Jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi (total sampling) yaitu berjumlah 26 orang. Penelitian ini menggunakan form isian identifikasi potensi bahaya yang disusun berdasarkan Job Description perawat. Hasil identifikasi risiko bahaya pada perawat bahaya yang teridentifikasi yang paling banyak dialami oleh perawat adalah bahaya Psikososial yaitu kelelahan kerja dan mengantuk (76,9%). Aktivitas mobilisasi dan perubahan posisi pasien risiko bahaya yang teridenfikasi pada responden adalah tangan tertimpa atau terjepit dan sakit punggung (69,2%). Risiko bahaya yang terindentifikasi untuk aktivitas pemasangan infus yaitu terkena cipratan atau cairan darah pasien dan tertusuk jarum (38,4%). Sehingga upaya pengendalian yang harus dilakukan yaitu dengan diberikan jam istirahat yang cukup, rotasi kerja, SOP kerja yang sesuai dan menyediaan APD yang sesuai dengan pekerjaan perawat agar terhindar dari kecekakaan kerja dan penyakit akibat kerja.  

Nur Fatimah Sam Pohan; Lasria Simamora; Edy Marjuang Purba

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Angka Kematian Ibu merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. Hal ini terkait dengan fase kehamilan, persalinan dan nifas pada ibu dan fase tumbuh kembang pada anak. Berdasarkan data profil kesehatan Kabupaten Deli Serdang tahun 2019 Cakupan K1 di Kabupaten Deli Serdang mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2018 menjadi 98,58% pada tahun 2019. Demikian juga dengan cakupan K4 yang menurun menjadi 93,04%. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Ibu Dengan Kunjungan Ante Natal Care Di wilayah kerja Puskesmas Galang Tahun 2021. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang bersifat observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM II yang berkunjung sebanyak 36 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan uji bivariat didapatkan pengetahuan mempunyai nilai p-value sebesar 0,005<0,05 demikian juga tentang karakteristik umur nilai p-value 0,036 dan paritas mempunyai nilai p-value 0,907 sedangkan karakteristik pendidikan mempunyai nilai p-value 0,036<0,05. Dari hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kunjungan antenatal care, karakteristik pendidikan mempunyai hubungan yang signifikan dengan kunjungan antenatal care di wilayah kerja puskesmas Galang tahun 2021. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan konseling/penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan dan meningkatkan mutu pelayanan terutama dalam pelayanan antenatal sehingga ibu dapat termotivasi dalam melakukan pemeriksaan kehamilan khususnya dimasa pandemi Covid-19.

Nourma Mahse; Nur Azizah; Eva Ratna

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Campak (Measles) dan Rubella (MR) adalah penyakit infeksi menular melaluisaluran napas yang disebabkan oleh virus Campak dan Rubella.  Puskesmas Jambur lak lak yang paling rendah cakupan imunisasi Measles, Rubella (MR) nya rendah yaitu 3,7%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi Measles, Rubella (MR) di Puskesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020. Jenis Penelitian merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara sebanyak 51 orang dengan teknik total sampling dengan menggunakan Teknik analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan dengan pemberian imunisasi MR pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara adalah umur (p=0,006) pendidikan (p=0,332), Sikap (p=0,014), sumber informasi (p=0,084). Variabel yang tidak memiliki hubungan dengan pemberian imunisasi MR pada balita di wilayah kerja Pusekesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020 adalah pendidikan (p=0,332) dan sumber informasi (p=0,084). Diharapkan kepada tenaga kesehatan Di Puskesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020 untuk memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan kepada masyarakat terutama keluarga yang memiliki anak usia 9 bulan – 15 tahun secara rutin tentang imunisasi Measles.

Nur Susilahayati; Lisa P U. Damanik; Juliana Munthe; Plora Sinaga

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang :  Saat ini status kesehatan ibu dan anak di Indonesia masih jauh dari yang diharapkan, ditandai dengan masih tingginya angka kematian bayi (AKB). Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 menunjukkan AKN sebesar 15 per 1.000 kelahiran hidup, AKB 24 per 1.000 kelahiran hidup, dan AKABA 32 per 1.000 kelahiran hidup. Pada masa neonatal (0-28 hari) terjadi perubahan yang sangat besar dari kehidupan di dalam rahim dan terjadi pematangan organ hampir pada semua sistem. Ikterus yang ditemukan pada bayi baru lahir dapat merupakan suatu gejala fisiologis (terdapat 25-50% neonatus cukup bulan dan lebih tinggi lagi pada neonatus kurang bulan). bayi yang mendapat ASI penyebab terjadinya ikterus berhubungan dengan proses pemberian minum ASI yang tidak adekuat dan buruknya pemasukan cairan yang menyebabkan tertundanya pengeluaran mekonium pada neonatus, hal tersebut akan meningkatkan sirkulasi enterohepatik Metode : Jenis penelitian yang  dilakukan adalah survei analitik. desain penelitian cross sectional.  Dengan menggunakanan analisa dara chi square. Hasil :  Hasil analisa statistik menggunakan uji chi-square menghasilkan nilai p value = 0,000. Sehingga didapatkan bahwa p < 0,05 Kesimpulan :  artinya Ha diterima atau terdapat hubungan antara pemberian ASI dengan kejadian ikterus pada bayi baru lahir 0-7 hari di Desa Baru Titi Besi Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang Tahun 2021.