Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1821-1840 of 1,872

Analytics

Aniroh, Anifatin; Mansur, Ely; Agrosamdhyo, Raden

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

ABSTRAKPerilaku seseorang dalam memutuskan untuk memilih produk dalam pembiayaan multijasa di setiap lembaga keuangan pasti dipengaruhi oleh rasionalitas ekonomi yakni bagi hasil, fasilitas, pelayanan, kemudahan, kenyamanan dan keamanan transaksi. Karena sebagai indentitas dan juga sebagai langkah untuk menarik nasabah yang pada pencapaiannya yaiu kepercayaan nasabah. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Apakah proses pemberian pembiayaan dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Fajar Sejahtera Bali? (2) Apakah preferensi dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? (3) Apakah proses pemberian pembiayaan dan preferensi dapat berpengaruhterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh proses pemberian pembiayaan terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (2) pengaruh preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (3) pengaruh proses pemberian pembiayaan dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptifdengan sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Populasi penelitian yaitu, nasabah pembiayaan multijasa PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali dengan teknik pengumpulan data melalui angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah ujiregresi linier berganda, uji parsial, uji simultan dan uji determinan dengan menggunakan SPSS (Statistical Package For Social Seince) versi 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji regresi linier berganda dengan persamaan Y = 5,719 + 0.134X1 + 0,634X2 + e hasil koefisien korelasi secara terpisah diperoleh X1 5C sebesar 0,134 dengan nilai signifikan 0,037 < 0,05 sedangkan variabel X2 preferensi sebesar 0,634 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengan secara simultan 30,761 dengan signifikan 0,00 besarnya nilai koefisien determinasi tersebut menunjukan adanya pengaruh antara 5C dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa di PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali baik secara parsial atau terpisah maupun secara simultan.   ABSTRACTA person's behavior in deciding to choose a product for multi-service financing at any financial institution is definitely influenced by economic rationality, namely profit sharing, facilities, services, convenience, convenience and security of transactions. Because as an identity and also as a step to attract customers whose achievements are customer trust. The formulation of the research problems are (1) whether the process of providing financing can affect the trust of multi-service financing customers in PT. Fajar Sejahtera Bali Sharia People's Financing Bank? (2) Can preferences affect customer trust in multi-service financing? (3) Can the process of providing financing and preferences affect customer trust in multi-service financing? The purpose of this study was to determine (1) theeffect of the process of providing financing on customer trust in multi-service financing (2) the effect of preference on customer trust in multi-service financing (3) the effect of the process of providing financing and preferences on customer trust in multi-service financing. This research method is a descriptive quantitative approach with data sources used in the form of primary and secondary data. The study population, namely, multi-service financing customers of PT. Sharia People's Financing Bank (BPRS) Fajar Sejahtera Bali with data collection techniques through questionnaires / questionnaires and documentation. The data analysis technique used is multiple linear regression test, partial test, simultaneous test and determinant test using SPSS (Statistical Package for SocialSeince) version 24. Based on the results of the calculation of multiple linear regression with the equation Y = 5.719 + 0.134X1 + 0.634X2 + e, the results of the correlation coefficient are separately obtained by X1 5C of 0.134 with a significant value of 0.037 <0.05 while the variable X2 preference is 0.634 with a significant value of 0.000 <0 , 05 with 30.761 simultaneously with a significant 0.00 of the value of the coefficient of determination shows the influence between 5C and preferences on customer trust in multi-service financing in PT. Sharia People's Financing Bank (BPRS) Fajar Sejahtera Bali either partially or separately or simultaneously.

Bahrullah, Bahrullah; Kurniawati, Kurniawati; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

The downturn in the economy due to the Covid-19 pandemic has made it difficult for people to meet their daily needs. Therefore, as a non-structural institution, BAZNAS Bali Province is always required to provide optimal services to mustahik in particular. This research focuses on examining: (1) How to collect BAZNAS in serving Muzakki during the Covid-19 pandemic at BAZNAS, Bali Province. (2) How was the distribution of BAZNAS in serving Mustahik during the Covid-19 pandemic at BAZNAS, Bali Province. (3) How to Empower BAZNAS in Serving Mustahics during the Covid-19 Pandemic at BAZNAS, Bali Province. The objectives of this study are (1) to determine the collection of BANAS in serving Muzakki during the Covid-19 pandemic at BAZNAS, Bali Province. (2) To find out the distribution of BAZNAS in serving Mustahik during the Covid-19 pandemic at BAZNAS, Bali Province. (3) Knowing the Empowerment of BAZNAS in Serving Mustahics during the Covid-19 Pandemic at BAZNAS, Bali Province. This type of research is descriptive qualitative. Informants were selected using purposive sampling technique. Techniques to obtain valid and accurate data, namely; interviews, observation, and documentation. Data validity includes; power of observation and triangulation. Data analysis techniques include; data reduction, data presentation and decision making.The results showed that (1) the collection of BAZNAS in serving Mustahik during the Covid-19 pandemic includes; (a) education (by involving donors during distribution), (b) promotion (through print media, social media, and electronic media), accountability (through audits by public accountants, and syar'i audits), (2) distribution carried out by BAZNAS Bali Province, namely (a) traditional consumptive distribution, (b) creative consumptive distribution, (c) traditional productive distribution, and (d) creative productive distribution. (3) Empowerment carried out by BAZNAS Bali Province, namely (a) developing, (empowering mustahik), (b) self-empowering, (protecting, defending, and looking after the weak through Universal Service).

widarno, bambang; Kurniawanto, Hudi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Koperasi perlu menerapkan akuntabilitas secara tertib dan berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip koperasi dan pembukuan yang baik agar mendapat kepercayaan dari Anggota. Akuntabilitas meliputi aspek: organisasi dan manajemen, usaha dan pelayanan kepada anggota, dan keuangan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan Tim Pengabdian Universitas Slamet Riyadi bertujuan untuk membekali Anggota dan Pengelola Koperasi Maju Utama. Jumlah peserta 18 orang dilaksanakan pada Sabtu, 5 Oktober 2019 bertempat di Komplek Masjid H. Inoe, Potrojayan RT 02 RW 06 Serengan, Surakarta. Acara yang berlangsung mulai jam 19.30 – 21.30 WIB, dibuka oleh Ketua Pengurus, acara sosialisasi dengan metode pembelajaran berupa ceramah, diskusi, studi kasus atau Problem Based Learning. Peserta diberi soal pre test dan post test sebagai bahan evaluasi. Hasil pretest dan posttest menunjukkan terdapat peningkatan nilai (skor) dari rata-rata 4,22 menjadi 8,06 sehingga dapat dikatakan bahwa dari yang sebelumnya kurang paham menjadi paham perkoperasian. Peserta cukup antusias, hal ini terlihat dari jumlah peserta yang merespon penjelasan narasumber ada sebanyak 5 orang. Materi sosialisasi pertama oleh Dr. Hudi Kurniawanto, SE, MM. tentang prinsip perkoperasian, dan kedua workshop tentang Pembukuan Koperasi oleh Bambang Widarno, SE., MM..

Ema Hidayati; Sumarwanto; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Tingkat kesibukan yang tinggi dan problematika kehidupan sehari-hari membuat wanita menjadi merasa tertekan yang berujung menjadi stress. Keadaan yang seperti itu yang membuat mereka perlu melakukan kegiatan yang dapat membuat santai, segar dan siap untuk kembali melakukan kegiatan sehari-hari. Hal yang umumnya dilakukan antara lain beristirahat, berolahraga, mencari hiburan seperti berkumpul dengan teman-teman terdekat, dan melakukan perawatan diri, sehingga hasil akhirnya mereka menjadi prima, cantik, dan bugar serta siap kembali pada kesibukan aktifitasnya sehari-hari. Perancangan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita di Semarang yang dapat mewadahi kebutuhan sebagai gaya hidup wanita zaman modern menyediakan pelayanan berupa perawatan tubuh, kecantikan dan kebugaran untuk mendapatkan kesehatan yang menyeluruh bagi tubuh, pikiran, dan jiwa dengan memperhatikan tingkat privasi yang tinggi. Konsep arsitektur yang dipergunakan Perancangan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita adalah bangunan yang direncanakan menggunakan konsep arsitektur modern dengan menampilkan bentuk bangunan yang sederhana sesuai dengan fungsi bangunan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Iga Kristy Cahyasari; Sumarwanto; Rizka Tri Arinta

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Salah satu kegiatan bisnis yang sangat banyak adalah bisnis di bidang jasa perlengkapan pernikahan. Maraknya bisnis  dibidang pernikahan dapat di lihat dari semakin banyaknya pelaksanaan pernikahan di berbagai Gedung-gedung pertemuan. Namun beragam gedung  pertemuan  tersebut  tidak  ada  yang  memiliki  yang  fungsi  utama  sebagai tempat untuk melangsungkan pesta pernikahan. Seperti kita tahu bahwa di dalam pernikahan akan sangat banyak hal yang perlu dipersiapkan , mulai dari souvenir, undangan, tempat resepsi, gaun pengantin, catering dan sebagainya. Bahwa  di  kota Semarang sendiri masih  belum ada tempat pada ruang kota  yang menjadi pusat pelayanan jasa pernikahan yang di dalamnya menyediakan informasi yang lengkap dan tepat untuk para calon pengantin seputar persiapan pernikahan sampai terselenggaranya acara pernikahan. Selain daripada itu informasi-informasi seputar pernikahan  yang masih tersebar dan belum terorganisir dengan rapi, serta masih bersifat  tradisional  sehingga  para  calon  pengantin  harus  mengunjungi  beberapa tempat untuk mendapatkan informasi tertentu. Penggunaan konsep Arsitektur Kontermporer pada desain untuk menampilkan citra bangunan sehingga penggunaan konsep tersebut memiliki fungsi dari bangunan Wedding Center dapat dicapai melalui citra visual dari bangunan dan dapat menjadi landmark pada lingkungan. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Indra Kertati; Adhi Nur Setyo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kualitas pelayanan publik menekankan tiga hal yaitu berlandaskan pada nilai-nilai bersama, preferensi individu sebagai modal sosial, dan menjadi jembatan antara keinginan individu dan sosial sebagai tujuan sosial kolektif. Oleh karena itu peran besar dari penyedia layanan untuk menyediakan sistem, prosedur, mekanisme, sumberdaya manusia dan sarana prasarana untuk menjamin kualitas layanan yang terbuka, mudah, murah dan berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 pada Kementerian Agama di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, menganalisis kualitas pelayanan publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan mendiskripsikan faktor - faktor yang mendukung dan menghambat implementasi. Hasil penelitian menunjukkan capaian implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 terdapat 21 indikator yang sudah tercapai sesuai standar pelayanan dan ada 7 indikator yang belum tercapai. Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada PTSP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah mendapatkan kategori sangat baik. Beberapa hal yang perlu ditingkatkan dari beberapa unsur   pelayanan   antara   lain   unsur   maklumat   pelayanan,   penanganan   pengaduan masyarakat, kemudahan mencapai/jangkauan dari tempat tinggal dan waktu penyelesaian. Faktor-faktor yang mendukung dalam implementasi KMA adalah standar pelayanan penyelenggaraan, sebagian besar sudah memenuhi standar pelayanan pada KMA sedangkan yang menghambat adalah belum dibuatnya petunjuk pelaksanaan pelayanan, standar operasional prosedur, struktur organisasi, visi misi dan motto layanan serta penyediaan sarana bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

Momen Amalia; Nursapriani Nursapriani

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Meningkatnya status sosial dalam masyarakat pada saat ini mempengaruhi tuntutan masyarakat akan kualitas pelayanan penyedia jasa kesehatan. Hal ini menuntut para penyedia jasa pelayanan kesehatan selalu meningkatkan kualitas pelayanannya untuk lebih baik lagi. Bagi penyedia jasa kesehatan bukanlah hal yang mudah untuk dapat memberikan pelayanan serta kualitas pelayanan yang baik karena pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa kesehatan secara langsung dirasakan oleh pasien sehingga bila terdapat sedikit kelalaian dalam menangani pasiennya dapat berdampak buruk bagi pasien dan bagi penyedia jasa kesehatan itu sendiri Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap loyalitas pasien rawat inap di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja kota Bulukumba tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 pasien rawat inap yang telah menjalani perawatan selama lebih dari 24 jam serta pasien dalam kondisi sadar dan dapat melakukan komunikasi dengan baik. Berdasarkan hasil uji Chi-quare pada semua kategori di peroleh nilai P= 0,001 dengan menunjukkan p < 0,05 yang berarti ada pengaruh antara Tangible, reliabilitas, ketanggapan, jaminan dan empati terhadap loyalitas pasien. Dengan demikian, maka H? diterima dan Ho di tolak yang berarti ada pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap Loyalitas Pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Epi Dusra

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2020 Universitas Muhamadiyah Manado

Quality of service not yet optimal because many basic health facilities do not meet the standards of service readiness and the absence of standard health service guidelines. Puskesmas, which are first-level health facilities, are at the forefront of efforts to reduce inequalities in health development in all regions. The purpose of this study was to describe the quality of health services for outpatients at the Lateri Public Health Center in Ambon City in 2020. This type of research is a quantitative study using a descriptive design with a sample of 137 respondents by using accidental sampling. The instruments used were questionnaires and writing instruments. The data analysis used was univariate analysis. Research resultIt is known that the tangibles variable (evidence / form) the respondent answered did not support more with it, the number of respondents was 69 people (50.4%). Reliability (Reliability), respondents answered more not according to amounting to 69 (50.4%). For the responsiveness variable (responsiveness), respondents answered responsiveness amounted to 83 people (60.6%), good Assurance (Assurance) amounted to 95 people (69.3%) while the empathy variable (empathy) who answered was 97 people (70.8 %).It is concluded that almost all of the dimensions of service quality found in this study are good.

Fitriani, Eka Suci; Agrosamdhyo, Raden; Mansur, Ely

Dalam membantu masyarakat yang terdampak akibat dari pandemi wabah Covid-19, Baznas melakukan operasi pengelolaan ZIS dengan strategi penghimpunan dan penyaluran ZIS dalam bentuk program penyaluran Sembako untuk masyarakat yang terdampak langsung pandemi Covid-19. Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui Strategi Penghimpunan ZIS Dan Penyaluran ZIS Dalam Program Sebar Sembako Pada Masa Pandemi Covid-19 di Baznas Provinsi Bali. Metode penelitian ini dengan kualitatif deskriptif. Informan 10 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi serta kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi penghimpunan ZIS oleh Baznas meliputi Sosialisasi kepada Instansi pemerintah tingkat I, lembaga keuangan, dan majelis ta’lim, mengirimkan laporan pertanggung jawaban keuangan, mempromosikan program melalui tiga media yaitu media cetak, media sosial, dan media elektronik, memberi pelayanan pembayaran ZIS dengan cara pembayaran langsung, jemput zakat, membentuk UPZ di lembaga pemrintahan dan swasta, membuka rekening di beberapa Bank, scan barcode dan menjalin hubungan yang baik dengan muzaki/donatur, (2) Strategi penyaluran ZIS meliputi kepatuhan terhadap ketentuan syariah dan sesuai dengan UU, mengikuti protokol penanganan Covid-19 dengan physical distancing, social distancing, dan penggunaan masker, pendekatan penyaluran antara push approach dan pull approach, memberikan surat tembusan kepada gugus tugas Covid-19.   ABSTRACTIn assisting the affected communities as a result of the Covid-19 pandemic, Baznas carried out ZIS management operations with a ZIS collection and distribution strategy in the form of a basic food distribution program for people directly affected by the Covid-19 pandemic. The purpose of this research is to find out the strategy of ZIS Collection and Distribution of ZIS in the Distribution of Grocery Programs during the Covid-19 Pandemic Period in the Bali Provincial Baznas. This research method uses descriptive qualitative method. 10 informants were selected using a purposive technique. Data collection through observation, interviews and documentation. While data analysis techniques use data reduction, data presentation, inference and verification as well as final conclusions. The results of the research show that: (1) ZIS collection strategies by Baznas include socialization to government level I institutions, financial institutions, and majelis ta ‟lim, sending financial accountability reports, promoting programs through three media namely print media, social media, and media electronic, providing ZIS payment services by direct payment, picking up zakat, forming UPZ in government and private institutions, opening accounts in several banks, scanning barcodes and establishing good relationships with muzaki / donors, (2) ZIS distribution strategies include compliance with regulations sharia and in accordance with the law, following the Covid-19 handling protocol with physical distancing, social distancing, and the use of masks, the distribution approach between push approach and pull approach, giving a copy to Covid-19 task force.

Aniroh, Anifatin; Mansur, Ely; Agrosamdhyo, Raden

Perilaku seseorang dalam memutuskan untuk memilih produk dalam pembiayaan multijasa di setiap lembagakeuangan pasti dipengaruhi oleh rasionalitas ekonomi yakni bagi hasil, fasilitas, pelayanan, kemudahan,kenyamanan dan keamanan transaksi. Karena sebagai indentitas dan juga sebagai langkah untuk menarik nasabahyang pada pencapaiannya yaiu kepercayaan nasabah. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Apakah prosespemberian pembiayaan dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa pada PT. BankPembiayaan Rakyat Syariah Fajar Sejahtera Bali? (2) Apakah preferensi dapat berpengaruh terhadap kepercayaannasabah pembiayaan multijasa? (3) Apakah proses pemberian pembiayaan dan preferensi dapat berpengaruhterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruhproses pemberian pembiayaan terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (2) pengaruh preferensiterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (3) pengaruh proses pemberian pembiayaan dan preferensiterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptifdengan sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Populasi penelitian yaitu, nasabahpembiayaan multijasa PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali dengan teknikpengumpulan data melalui angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah ujiregresi linier berganda, uji parsial, uji simultan dan uji determinan dengan menggunakan SPSS (Statistical PackageFor Social Seince) versi 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji regresi linier berganda dengan persamaan Y = 5,719+ 0.134X1 + 0,634X2 + e hasil koefisien korelasi secara terpisah diperoleh X1 5C sebesar 0,134 dengan nilaisignifikan 0,037 < 0,05 sedangkan variabel X2 preferensi sebesar 0,634 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengansecara simultan 30,761 dengan signifikan 0,00 besarnya nilai koefisien determinasi tersebut menunjukan adanyapengaruh antara 5C dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa di PT. Bank PembiayaanRakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali baik secara parsial atau terpisah maupun secara simultan.

Mukrodin, Mukrodin; Sugiyamta, Sugiyamta

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

SMK.S Al Habibatain Bumiayu Brebes memiliki dua program  studi yaitu Jurusan Teknik Komputer Jaringan dan Teknik Sepeda Motor, selama ini aktifitas yang dilakukan di sekolah masih menggunakan pelayanan manual bahkan sekolah tersebut belum memiliki website termasuk dalam pendafataran mahasiswa baru dan penelusuran alumni. Hal ini membuat pelayanan menjadi lambat dan sulit untuk menelusuri para alumni yang sudah bekerja ataupun yang sedang kuliah. Dari persoalan yang ada  maka penulis berinisiatif melakukan penelitian untuk mengembangkan  sistem informasi sekolah dengan menerapkan metode waterfall untuk meningkatkan pelayanan yang selama ini masih terkendala. Metode waterfall adalah metode yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun sebuah aplikas, waterfall juga sering disebut dengan classical life cycle. Sehingga metode waterfall sangat cocok dalam membangun aplikasi yang baru dan juga dalam pengembangan aplikasi dengan tingkat resiko yang kecil serta waktu pengembangan yang relative cukup cepat. 

Margiyati Margiyati; Novita Wulan Sari; Andre Dwi Susilo; Hanifah Heppy Findiasari; Jihan Rifi Marwiriyanti +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Indonesia sedang mengalami transisi menuju struktur penduduk tua (ageing population)   sebagai   dampak       peningkatan   Usia   Harapan   Hidup   (UHH). Peningkatan jumlah lansia ini diikuti dengan peningkatan ragam penyakit degeneratif, seperti hipertensi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung koroner. Data Riskesdas tahun 2013 menunjukkan terjadi transisi epidemiologi dari penyakit menular ke peningkatan penyakit tidak menular (PTM) sehingga kaum lansia cenderung mempunyai penyakit yang multipatologis. Kementerian Kesehatan mencatat, angka sakit pada kaum lansia terhitung cukup besar, mencapai 25,05 persen pada 2014. Permasalahan meningkatnya populasi lansia memerlukan bentuk pelayanan kesehatan tersendiri salah satunya penyelenggaraan Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (posyandu lansia). Hasil pengkajian di Posyandu Lansia Sabar Narimo terdapat sekitar 100 lansia yang terdaftar di dusun Lempuyangan, namun karena  keterbatasan  kader  pelaksanaan  posyandu  hanya  sebatas  pengukuran tekanan darah dengan metode kunjungan rumah. Mayoritas kader tidak mengetahui pelayanan posyandu dengan sistem 5 meja. Beberapa lansia mengalami stroke karena   hipertensi   kronis   yang   baru   diketahui   saat   masuk   RS.   Intervensi keperawatan yang disusun untuk mengatasi masalah defisiensi kesehatan komunitas karena tingginya angka kejadian PTM pada lansia disertai kurang optimalnya program pelayanan kesehatan melalui posyandu lansia setempat adalah dilaksanakannya revitalisasi posyandu lansia sebagai upaya pengendalian PTM berbasis pemberdayaan masyarakat. Analisis fenomena tersebut menjadi latar belakang tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Puskesmas Bergas untuk melaksanakan kegiatan bertema, “Revitalisasi Kader Posyandu Lansia Sabar Narimo Sebagai Upaya Pengendalian PTM Pada Lansia Di Dusun Lempuyangan Desa Gebugan Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang”. Hasi kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu lansia dalam pelaksanaan pelayanan posyandu 5 meja.    

Barata SatriaWicaksono

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Healhty Lounge Rumah Sakit Telogorejo Semarang yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kompetensi waiter dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu di Healhty Lounge. Metode yang digunakan dalam penelitian dan metode penyajian datanya adalah kuantitatif dengan mengambil tempat penelitian di Rumah Sakit Telogorejo Semarang, adapun teknik pengumpulan data berupa Kuesioner, observasi, studi pustaka. Hasil analisis data menunjukkan bahwa untuk menciptakan kualitas pelayanan yang baik dibutuhkan waiter yang berkompeten dan operasional kerja sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak manajemen maupun kepuasan tamu. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regrensi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan namun sebelum dilakukan uji tersebut makan yang dilakukan pertama adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regrensi menunjuka bahwa peningkatan mutu hygiene dan sanitasi terhadap kepuasan konsumen. Maka hasil uji analisis regrensi berganda menunjukan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi (R2) sebesar 0,279. Hal ini menunjukan bahwa kompetensi dan kualitas pelayanan mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan tamu secara bersama-sama dengan kecepatan hubungan sebesar 27,9 %. Hal ini menunjukan bahwa untuk meningkatkan kepuasan tamu perlu adanya peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan yang baik.

Fanny Magdalena Sinaga

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, fasilitas, dan lokasi terhadap kepuasan tamu pada Villa Camp David Wonolopo Semarang. Populasi adalah tamu yang menginap di Villa Camp David Wonolopo Semarang dengan rata-rata 80 orang/bulan, dengan jumlah sampel sebesar 80 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sensus, yaitu 100% dari jumlah populasi tamu yang menginap di Villa Camp David Wonolopo Semarang dalam satu bulan. Analisis ini mencakup validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan F, dan analisis koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan (X1) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan tamu, fasilitas (X2) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan tamu, lokasi (X3) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan tamu. Berdasarkan Uji Regresi Berganda, dari ketiga nilai koefisien regresi variabel independen ( kualitas pelayanan, fasilitas , dan lokasi) yang paling berpengaruh terhadap variabel dependen (kepuasan tamu) adalah variabel lokasi yaitu sebesar 0,476.

Lestari Zaenab

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kinerja Pramusaji dapat mempengaruhi keberhasilan pelayanan di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang. Dalam hal ini penulis menguji pengaruh dari latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kinerja pramusaji di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil angket yang telah di isi oleh karyawan bagian pramusaji di instalasi gizi RSUP DR Kariadi semarang yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Metode analisis dalam penelitian ini yaitu ujivaliditas dan reabilitas data, uji regresi linier berganda serta uji hipotesis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) variabel latar belakang pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pramusaji di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang (2) variabel pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pramusaji di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang (3) variabel latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja berpengaruh secara bersasama terhadap variabel kinerja pramusaji di instalasi gizi RSUP DR Kariadi semarang (4) variabel pengalaman kerja paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pramusaji di instalasi gizi RSUP DR Kariadi Semarang.

Ainul Yaqin

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Museum Jawa Tengah Ranggawarsita yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan dan amenitas terhadap kepuasan pengunjung yang mana mengalami kondisi kurang baik fasilitas umum, sarana prasarana akomodasi yang memadai, serta tangible, reliability, responsiveness, assurance, serta emphaty yang mana dalam kondisi pelayanan yang diberikan oleh pelayanan oleh seorang pramuwisata masih kurang baik dalam meyakinkan wisatawan dalam melakukan kunjungan ulang pada daya tarik wisata.  Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 58 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan pengunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas.  Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang baik serta peningkatan sarana dan prasarana yang memadai terhadap kepuasan pengunjung. Maka hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi adjusted R2 square sebesar 0,636. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan amenitas mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan pengunjung secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 63,6%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan pengunjung pada Museum Jawa Tengah Ranggawarsita perlu adanya peningkatan kualitas pelayanan yang baik terhadap wisatawan, serta peningakatan sarana prasarana amenitas.

Samtono Samtono

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

. Menu makanan khas jawa ayam goreng sampai saat ini masih menjadi menu favorit untuk semua usia dan semua lapisan masyarakat jawa, ribuan orang setiap minggu merasakan ayam goreng di Bu Toha yang terletak di Desa Lopahit Tuntang Semarang. Saat ini pengembangan wisata kuliner merupakan jalur strategis penyangga ekonomi nasional lewat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian dilakukan dengan pendekatan diskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data, depth interview, swot analisis dan observasi baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap beberapa informan atau nara sumber yang terseleksi atau terpilih khususnya para karyawan, pelanggan, dan pemilik warung makan. Hasil penelitian yang diperoleh melalui Analisis SWOT dilakukan berdasarkan teknik EFAS dan IFAS, kemudian dihitung dengan perhitungan AFE dan IFE yaitu analisis faktor eksternal dan fakor internal menunjukkan para konsumen merasa puas akan pelayanan yang diberikan oleh warung makan ayam goreng “Bu Toha”. Posisi warung makan ayam goreng “Bu Toha”. berdasarkan diagram  kortesius SWOT berada di kwadran I, artinya kuat dan berpeluang. Rekomendasinya adalah strategi yang diberikan progresif. Dalam rangka meningkatkan omzet pendapatan usahanya maka dapat menambah varians atau jenis menu yang disajikan konsumen serta mengembangkan usahanya dengan membuka anak perusahaan.

M. Harry Mulya Zein; Sisca Septiani

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to examine the quality of public services in Pusakajaya District, Subang Regency, focusing on citizens' basic needs and civil rights. This study used qualitative and descriptive methods, with data collected through interviews and observations. Data analysis is done through data reduction, presentation, and conclusions. The results showed that the quality of service at the Pusakajaya sub-district office was not satisfactory, mainly due to limited physical infrastructure and service facilities, such as the absence of a comfortable waiting room, inadequate service room, and lack of air conditioning facilities. Despite these barriers, service processes generally conform to existing standards. Supporting factors for service quality are employee work motivation while inhibiting factors include employee shortages and inadequate infrastructure. This study suggests improvements in human resource management, acceleration of infrastructure development, and increased employee motivation as important steps to improve service quality. It is hoped that with this improvement, the quality of service in Pusakajaya District can meet the needs and expectations of the community more effectively.

Nur Qamariyah; Nursyamsiyah Nursyamsiyah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

The quality of health services shows the level of perfection of health services in creating a sense of satisfaction in patients.In this study, researchers used a purposive sampling type of research, namely sampling with special criteria, namely inclusion and exclusion criteria with a cross sectional approach, namely research that explores, analyzes and explains the relationship between the quality of health services and patient satisfaction at the Ridge Health Center. The data needed comes from filling out questionnaires by patients or families of patients seeking treatment at the Ridge Health Center.The sample in this study used 44 respondents who received treatment at the Ridge Health Center. And in this research, the instrument used was a questionnaire with a total of 40 questions.The results of this study show that there is a relationship between the quality of health services, reliability (0.038<0.05), assurance (0.000<0.05), tangibility (0.002<0.05), empathy (0.000<0.05), and responsiveness (0.000 <0.05) with patient satisfaction. The conclusion of this research is that there is a relationship between the quality of health services (reliability, assurance, tangibility, empathy and responsiveness) with patient satisfaction at the Ridge Community Health Center. The advice that researchers can give is that they can evaluate and improve management to improve the quality of service so that patient satisfaction is related to research results, namely the components of speed of administration, patient comfort as well as completeness of medical equipment and accuracy of information so that it is hoped that it can increase patient satisfaction.    

Arifandi Pelealu; Fitriya Pakaya; Sofyan Salama

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kecerdasan spiritual perawat sangat penting dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien, hal ini menjadi salah satu indicator kualitas pelayanan di sebuah Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional. Dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Jumlah sampel sebanyak 35 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual perawat berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 68,6% dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yaitu sebesar 68,6% dengan tingkat signifikan p=0,000 (p<0.05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan spiritual perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan spiritual perawat dalam memberikan pelayanan asuhan spiritual pada pasien dan memenuhi kebutuhan spiritual pasien.