Afianto, Irvan; Asparian; Aswin, Budi; Rini, Willia Novita Eka
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada sektor pertanian masih sering diabaikan, khususnya oleh Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Anak Dalam (SAD) yang memiliki keterbatasan literasi dan akses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi video edukasi Safety Farming terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik K3 pada petani Suku Anak Dalam di Desa Bukit Suban. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif pre-experimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 45 responden petani laki-laki yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner wawancara terpimpin dan lembar observasi. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan pada rata-rata skor pengetahuan responden dari 4,93 menjadi 8,82 (p=0,000). Rata-rata skor sikap mengalami peningkatan dari 37,78 menjadi 47,80 (p=0,000), serta rata-rata skor praktik meningkat tajam dari 5,02 menjadi 9,27 (p=0,000) pasca-intervensi.Video edukasi Safety Farming terbukti sangat efektif secara statistik sebagai media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan kognitif, sikap kehati-hatian, dan praktik K3 secara nyata pada petani KAT Suku Anak Dalam yang memiliki tingkat literasi rendah.