Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 1,760 citations tracked

Showing 161-180 of 209

Analytics

Savitri, Intan; Munawwarah, Tarisa; Kholizah, Nur Alfiana; Sani, Dinda Aulia; Hanifah, Fathia +1 more

Lembaga pendidikan adalah wadah bagi seluruh masyarakat untuk mengolah cara berfikir dan mendapatkan ilmu-ilmu baru. Kompetensi pengajar di dalamnya, menjadi suatu tolak ukur terhadap pencapaian suatu lembaga pendidikan islam, begitu pula terhadap peran kepemimpinan di suatu lembaga pendidikan islam tersebut. Dalam hal ini, peran kepemimpinan menjadi komponen yang sangat penting. Bagaimana cara seorang pemimpin mengambil keputusan, cara mempengaruhi orang lain untuk melakukan satu visi, misi dan juga mengkoordinir untuk melakukan kerjasama dan kolaborasi untuk tujuan pendidikan. Untuk itu kami melakukan penelitian yang dilakukan dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di MIS Nurul Fadhilah. Peran kepemimpinan lah yang menjadi komponen utama dalam menggerakkan seluruh unsur di dalam lembaga pendidikan, maka dari itu para ahali mengatakan kategori untuk menjadi seorang pemimpin yang bisa memecahkan masalah, pandai berkomunikasi serta tanggap dalam mengambil keputusan yang diperlukan sesuai keadaan.

Nursopha, Nisa; Yusup, Moch.

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Yayasan Al-Muqowamah Tasikmalaya adalah salah satu badan hukum yang mengelola lembaga pendidikan dan bimbingan. Lembaga tersebut antara lain Pondok Pesantresn, Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMKIT), dan Kantor Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIH).  Salah satu kegiatan terkait pengelolaan aset di Yayasan Al-Muqowamah adalah inventarisasi aset. Kegiatan -inventarisasi aset di Yayasan Al-Muqowamah masih dilakukan secara manual yaitu dengan mencatat pada buku, sehingga terdapat masalah yang ditemukan dalam pelaksanaan inventarisasi aset di yayasan ini seperti  data dan informasi aset tidak tersedia secara realtime, terdapat ketidaksesuaian informasi mengenai kondisi dan jumlah aset yang telah dilakukan pendataan, oleh karena itu diperlukan analisis mengenai kebutuhan sistem informasi menggunakan model Unified Theory Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendefinisikan masalah mengenai kebutuhan sistem informasi, menganalisis kebutuhan sistem informasi, dan mengetahui sistem informasi yang dapat direkomendasikan terhadap Yayasan Al-Muqowamah Tasikmalaya untuk pelaksanaan inventarisasi aset.  Metode analisis yang digunakan adalah metode kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan data mengenai kebutuhan sistem informasi untuk pelaksanaan inventarisasi aset di Yayasan Al-Muqowamah berdasarkan. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan untuk melakukan perancangan sistem informasi untuk pelaksanaan inventarisasi aset berbasis web.

Ananda, Yassynta Aulia; Setyowati, Tri

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Yayasan Misbahunnur adalah lembaga pendidikan yang terdapat di Kota Cimahi, yang mengelola 4 bidang, yakni madrasah tsanawiyah, madrasah aliyah, madrasah qur’aniyah, dan majelis ta’lim. Dalam kegiatan operasionalnya, didapati masalah yang berkaitan dengan sistem yang digunakan seperti informasi mengenai aset tidak lengkap, catatan aset tidak sesuai dengan kondisi eksisting aset, sistem tidak terhubung dengan jaringan, serta layanan yang diberikan sistem tidak dapat memenuhi kebutuhan pengguna, sehingga sehingga diperlukan evaluasi pada kinerja sistem menggunakan model Information Systems Success Measurement. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengevaluasi kinerja sistem informasi inventarisasi aset. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian studi kasus ini yakni wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan yakni teknik deskriptif dengan reduksi data, penyajian data dan pembuatan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem informasi yang digunakan tidak fleksibel dan tidak terintegrasi, informasi yang dihasilkan sistem tidak relevan, tidak akurat, tidak berlaku, sistem belum memiliki menu yang lengkap, membutuhkan durasi yang lama untuk menampilkan informasi, kepuasan pengguna rendah dan manfaat yang dirasakan belum optimal. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan untuk melakukan perancangan tracking system menggunakan teknologi RFID untuk sistem informasi inventarisasi aset berbasis web.

Purwaningsih, Siti Syamsiyah; H, Kunlestiowati.; Yuningsih, Nani; Sardjito Sardjito

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Manajemen pembelajaran merupakan suatu pengaturan proses belajar mengajar untuk terciptanya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. Proses belajar dapat berjalan sempurna dengan melalui pengelolaan kelas yang baik karena pengelolaan kelas yang baik sangat menentukan kualitas kegiatan belajar mengajar. Ketika kualitas belajar dan mengajar baik, maka tujuan pembelajaran yang ingin dicapai juga akan berjalan dengan baik. Itulah mengapa seorang guru harus memiliki kemampuan manajemen kelas yang baik. Pos Paud Kenanga 12 merupakan salah satu lembaga Pendidikan Anak Usia Dini yang terlatak di Kelurahan Pasir kaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi Propinsi Jawa Barat, Jumlah guru, dengan sarana dan Prasana yang sangat terbatas. Oleh karenanya diperlukan pendampingan dalam pengelolaan proses belajar mengajar  harapannya hasil belajar siswa sesuai dengan harapan yang tercantum dalam kurukulum PAUD. Pos Paud ini memiliki dua kelompok Belajar. Hasil pendampingan dan analisis tim pengabdian penerapan manajemen pembelajaran anak usia dini dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di Pos Paud Kenanga 12 ,  hasil belajar peserta didik yang mencapai enam kelompok A sebanyak 75 % dan kelompok  B yaitu 87,5 % .

Ahmad Zainuri; Yunita Yunita; Ibrahim Ibrahim; Ani Marlia; Mohammad Harist Al Agam +1 more

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas Kurikulum Pendidikan Muadalah Ula di Ponpes Darunur Al-Musthafa Palembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen dan implementasi Kurikulum Muadalah Tingat Ula. Jenis penelitian adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara langsung dengan pengurus dan juga pimpinan pondok beserta para asatidz pondok pesantren, serta dilakukan penggalian data melalui dokumentasi terkait kurikulum yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Darunnur Almusthafa sudah menerapkan kurikulum Muadalah Ula dengan baik, kurikulum ini merupakan kurikulum penyetaraan dan telah ditetapkan sebagai lembaga yang setara dengan lembaga pendidikan formal lainnya oleh Kementerian Agama. Ini penting dilaksanakan oleh lembaga agar santri memiliki pengakuan dalam proses pendidikan dan ketika santri keluar dari Pondok Pesantren bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan ada pengakuan yang jelas.  

Widi Wijayanto; Rohmatul Hidayah; Titik Munawwarah

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Pesantren sebagai lembaga keagamaan mendapat momentum dalam sistem pendidikan nasional dengan UU No. tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. sistem pendidikan nasional pendidikan agama masih diatur  dengan peraturan pemerintah no. 55/2007 tentang pendidikan agama dan pendidikan agama. Salah satu pesantren yang masih berdiri di usia 180 tahun pada tahun 2019 adalah Pesantren Zainul Hasan Genggong  di Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem nilai falsafah hidup pondok pesantren dan juga prinsip pendidikan pondok pesantren Genggomg. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah  hasil penelitian penting sebelumnya.

Salman Hasan; Rofiatul Hasanah; Siti Wasifatul Jannah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Lembaga pendidikan pertama yang lahir dalam sejarah kehidupan bangsa Indonesia adalah pesantren. Awal mula pesantren muncul dan berkembang pada masa Walisongo di Jawa, ketika Sunan Ampel mendirikan sebuah padepokan di Ampel Surabaya dan menjadikannya sebagai pusat pendidikan. Pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional berbasis agama Islam yang dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia saat itu. Pesantren kemudian berkembang tidak hanya khusus untuk pendidikan agama, tetapi juga pendidikan umum, bahkan tokoh-tokoh dari pesantren pun turut serta memerangi penjajah guna mewujudkan nasionalisme. Pendidikan merupakan modal utama bagi setiap bangsa untuk membuka pintu ilmu pengetahuan guna meningkatkan kualitas hidup. Secara historis, pesantren tentunya telah memenuhi tugas luhur pendidikan yang melahirkan para intelektual Islam di Indonesia hingga saat ini. Pesantren juga dapat diharapkan menjadi lembaga yang mampu melahirkan santri sebagai pelaku utama pembangunan bangsa dengan memadukan beberapa muatan pembelajaran seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, nilai, dan lingkungan dalam proses pembangunan individu masyarakat. Peranan pesantren dalam pendidikan yakni pesantren harus memerankan diri sebagai pengawal dan pelestari nilai-nilai agama. Pesantren sebagai lembaga pendidikan, tentu juga dituntut untuk memerankan diri sebagai pembaru pemahaman keagamaan dan sebagai lembaga pendidikan keagamaan dan pendidikan sosial-kemasyarakatan, pesantren juga dapat mengemban peranan, tugas, misi, dan fungsinya sebagai inspiratory, motivator, dan dinamistor pelaksanaan pembangunan pada tingkat lokal dan regional di daerahnya masing-masing.

Rif’atul husnah; Tharikah Naqsyabandiyah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Jurnal ini mengulas tentang Ahlu As-Sunnah Wal Jama’ah Sebagai Doktrin Dan Faham Pesantren Zainul Hasan Genggong bertujuan untuk menggambarkan ahlu sunnah  wal jama’ah sebagai doktring faham dalam pondok pesantren zainul hasan genggong. Pesantren Zainul Hasan Genggong adalah salah satu lembaga pendidikan islam tertua di Indonesia. Berdirinya lembaga ini sebelum Indonesia merdeka,yaitu tepatnya pada tahun 1839,yang didirikan oleh kyai zainal abidin. Pesantren zainul hasan dikenal barokahnya dan kewaliannya. Pondok pesantren Zainul Hasan berkembang dengan begitu cepat, tidak sekedar ilmu agama yang diajarkan. Pesantren Zainul Hasan Genggong  dikenal sebagai suatu  lembaga pendidikan yang dibangun dan dikembangkan dengan lanndasan pandangan filosofis tentang berbagai aspek agama, moralitas, ilmu pengetahuan, lingkungan dan lain sebagainya, berkembang secara  continue  dalam pertumbuhan, kesinambungan, perubahan dan pembaharuan. Ciri khas pesantren yang menjadi sasaran berkembangnya dari sebuah pesantren yang dilakukan puslitbang pendidikan agama dan keagamaan yang dilakukan secara individu ataupun dilakukan lembaga lain. Dengan dikuatkan oleh SATLOGI SANTRI yang berarti Sopan santun, Ajeg Istiqomah, Nasehat, Taqwallah, Ridollah,Ikhlas lillahi ta'ala. Pesantren Zainul Hasan Genggong menganut faham Ahlu As- sunnah wal jama’ah yang mana mengikuti jejak sang maha guru KH. Hasan Sepoh Genggong.  

Muvid, Muhamad Basyrul

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengkaji tentang konsep pemerataan pembangunan pendidikan nasional. Mengingat, hal tersebut bisa dijadikan alternatif dalam memajukan, membenahi mutu dan kualitas pendidikan nasional. Metode penelitian yang digunakan menggunakan studi kepustakaan, di mana sumber primernya ialah berbagai buku, jurnal, dokumen, dan link-link internet yang sesuai dengan topik kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan nasional merupakan hal yang primer (hulu) yang perlu dibenahi dan digalakkan demi kemajuan pendidikan secara merata, mengingat masih banyak ketimpangan antar sekolah satu dengan lainnya, belum lagi antara sekolah umum dengan madrasah, antara swasta dengan negeri. Untuk itu, pemerintah perlu menyelesaikan problem mendasar ini. Pemerataan pembangunan pendidikan Nasional diharapkan bisa menjadi solusi, sehingga lembaga pendidikan di Indonesia bisa sederjat, sama, dan bisa bersaing secara seimbang.

Nurul Amaliah Afrida; Luqman Hakim Habibulloh

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Konsep negara kesejahteraan adalah suatu konsep dimana negara berperan penuh dalam proses menuju kemakmuran, kesejahteraan, dan kemaslahatan bagi setiap warga negara dengan mengutamakan upaya-upaya yang mendukung terselenggaranya jaminan pemenuhan hak-hak serta pendukung bagi pelaksanaan kewajiban bagi setiap orang dalam suatu negara berdasarkan aturan. -peraturan yang telah disetujui dan diresmikan oleh Pemerintah. Negara yang menganut konsep kesejahteraan mendambakan kehidupan yang sejahtera dengan menggunakan tanggung jawab penuh untuk memenuhi, melindungi dan mengutamakan kepentingan warganya dengan memberikan hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan. Tindakan tersebut dapat dilaksanakan dengan memberikan berbagai pelayanan publik, pendampingan, pencegahan dan perlindungan terhadap pelanggaran sosial yang sering terjadi di lingkungan negara. Untuk mewujudkan negara yang berbasis Welfare State dengan menata kembali pola kehidupan masyarakat, diperlukan beberapa syarat, yaitu: (1). Warga negara; (2). Demokrasi penuh; (3). sistem hubungan industrial dengan aliran modern; (4). Perluasan hak atas Pendidikan. Oleh karena itu, pemenuhan keempat syarat tersebut harus selalu ditinjau ulang agar implementasi kebijakan pemerintah di berbagai bidang dapat berjalan secara melembaga. Sebagai negara yang menganut Konsep Welfare State, Indonesia tentunya menggunakan kekuasaan negara untuk menerapkan berbagai aturan yang dibuat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan mendorong peran pemerintah dan lembaga negara untuk menjaga dan menjamin hak-hak masyarakat secara lebih menyeluruh sehingga tercipta pemberdayaan manusia untuk mendukung konsep Welfare State.

Siti Robiah Adawiyah; Mujiyanto, Mujiyanto; Wanto, Wanto; Kuni Munawaroh; Avifah Faricha Nisa +7 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Desa Karangluhur yang cangkupan wilayahnya membentang dari arah timur dimulai dari Dusun Krakal Tamanan sampai wilayah barat. Karena letaknya yang strategis, dan hanya berjarak 1 km dari pasar kertek yang berada di Desa Karangluhur diantaranya Puskesmas 1 Kertek, koramil kertek, dan juga beberapa lembaga keuangan. Selain itu juga ada lembaga pendidikan formal yaitu SMP Negeri 1 Kertek. Selain itu juga ada tempat pendidikan dasar formal dan non formal seperti SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Karangluhur serta MI Maarif Karangluhur yang berlokasi di Dusun Marong. Selain itu juga letak geografis dengan penyebaran penduduk yang terbilang merata, tersebar di empat dusun dengan mata pencaharian sebagian besar adalah petani atau buruh tani. Potensi lain yang ada di Karangluhur yaitu potensi sumber daya manusia (SDM) dengan dibuktikan banyaknya para wirausaha atau usahawan yang menekuni bidang usaha dalam segala hal. Upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur-jalur komunikasi sebagai media berbagai informasi, dengan menggunakan Penelitian Community Based Participatory Research (CBPR), yaitu penelitian dengan pola kolaborasi antara komunitas dengan dunia pendidikan tinggi yang berorientasi aksi dengan service learning untuk mendukung gerakan sosial demi terwujudnya keadilan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan kesadaran pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta keindahan lingkungan terkhusus masyarakat Dusun Marong, Desa Karangluhur, Kecamatan Kertek.  

Nikmatul Ula; Kamiliyatun Laila; Nanang Qosim

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses pembaruan pemikiran islam dicapai melalui kontak yang luas dengan negara-negara timur tengah yang menjadi pusat-pusat islam proses transformasi ini dilakukan oleh individu dan kelompok masyarakat yang ingin memperjuangkan identitas dan prinsip ajaran islam dalam kehidupan masyarakat indonesia.Hal ini terlihat tidak hanya ada tataran reformis pendidikan, tetapi juga dalam lingkup reformasi muhammadiyah yang lebih luas di berbagai bidang, seperti panti asuhan, rumah sakit, bank pengkredutan rakyat, dan merintis berdirinya baitul mal wa at – tamlil sebagai ciri masyarakat modern. Penciptaan Asosiasi Ilmuwan Gerakan Islam Indonesia (ICMI) adalah bentuk respon terhadap keterasingan masyarakat dan politik negara warga kelas menengah.Kesimpulan dari organisasi Muhammadiyah sebagaimana dalam AD/ART ialah menegakan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Rinawati Zailani; Choirun Nisa; Eko Sri Suhartini

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan guru PAUD terhadap etos kerja guru PAUD di desa Tegalrejo Gunung Kidul. Untuk memenuhi sumber daya manusia yang berkulitas, dibutuhkan etos kerja dari setiap sumber daya manusia yang terlibat dalam suatu organisasi termasuk dalam suatu lembaga pendidikan. Kesejahteraan merupakan suatu bentuk usaha yang digunakan oleh perusahaan dalam rangka meningkatkan  semangat kerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik sampling jenuh, dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 14 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linierdengan menggunakan program SPSS (Statiscal Product and Service Solution). Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kesejahteraan guru PAUD berpengaruh positif dan  signifikan terhadap etos kerja guru PAUD dengan nilai signifikansi 0,005 < 0,05. Temuan dari penelitian ini yaitu pemimpin dalam suatu organisasi atau lembaga berperan besar dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui kekuasaan yang dimiliki dengan memberikan kompensasi atau penghargaan terhadap pegawainya.    

Daniatul Qoyyimah; Alisa Qutrun Nada; Umar Mansyur

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Konflik adalah bentuk perlisihan alamiah yang terjadi antara individu maupun kelompok karena mempunyai perbedaan baik sikap, kepercayaan, nilai-nilai, maupun kebutuhan. Konflik tidak harus selalu diartikan sebagai penghancur atau usaha untuk menghancurkan suatu lembaga pendidikan. Adanya konflik di sebuah lembaga pendidikan tentunya tidak dapat dihindari karena konflik diakibatkan karena banyak faktor atau keadaan. Konflik tidak selalu berakibat buruk, tetapi juga bisa berdampak positif, selama dikelola dengan baik. Disinilah kepala madrasah sangat  dibutuhkan untuk mengelola konflik di suatu sekolah yang dipimpinnya. Kepala Sekolah tentunya harus membuat atau menyiapkan strategi agar nantinya permasalahan yang timbul di sekolah tersebut dapat dikendalikan dengan baik dan maksimal. Hal itu sesuai dengan tugas dan fungsi kepala madrasah sebagai penengah, sehingga nantinya konflik tersebut tidak menjadi penghambat madrasah untuk mencapai misi dan tujuannya.

Moh. Fery Fauzi; Irma Anindiati; Auqi Lu’lu In Nada; Hosita Laili Rahma; Muhammad Lukman Arifianto +2 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Akreditasi sekolah menjadi suatu hal yang urgen bagi SMP Darul Faqih Indonesia apalagi setelah 3 tahun berdiri. Hasil akreditasi yang baik bisa memunculkan legacy dan citra baik seiring dengan peningkatan standar dan kualitas pembelajaran Tujuan kegiatan ini adalah untuk pelatihan dan pendampingan penyusunan borang akreditasi standar mutu proses pembelajaran.kepada mitra dalam menghadapi akreditasi perdana. Metode kegiatan ini dilaksanakan dalam 5 fase, yaitu: observasi persiapan penyusunan borang standar mutu proses pembelajaran; pemetaan, review, dan analisis SWOT potensi yang ada; pendampingan terhadap mitra dalam penyusunan borang akreditasi; pendampingan visitasi dan asesmen lapangan akreditasi sekolah; dan workshop peningkatan standar mutu proses pembelajaran pasca visitasi lapangan. Hasil pengabdian ini adalah SMP Darul Faqih Indonesia mampu meraih akreditasi perdana dengan predikat A (Unggul) dengan nilai 93. Dampak dari hasil akreditasi ini adalah kepercayaan masyarakat meningkat kepada potensi lembaga pendidikan baru yang meraih akreditasi unggul.  

Hafid Aminudin; Masrokhan Iskhaq; Robingun Suyud El Syam

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Kepala madrasah merupakan ujung tombak kepemimpinan pada sebuah Madrasah yang dituntut bisa membawa madrasah menjadi lebih maju dan berkualitas. Maka perlu parameter untuk bisa meningkatkan kualitas kinerjanya. Penilaian kinerja kepala madrasah MA Takhassus Al-Qur’an merupakan proses pengumpulan, pengelolaan, analisis, dan interpretasi data kualitas kepala madrasah dalam melaksanakan tugasnya. Kegiatan ini untuk mengevaluasi tugas kepala madrasah berdasar tugas utama: perencanaan; pelaksanaan; pengawasan; evaluasi; dan pelaporan. Penilaian kinerja kepala madrasah mencakup usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan, dan hasil kinerja kepala madrasah.Kegiatan penilaian dilakukan dengan wawancara setiap koordinator komponen madrasah terkait ndikator kerja pada madrasah,  atas bukti otentik kualitas kinerja yang disampaikan kepada tim penilai. Dari hasil penilaian dan evaluasi merekomendasikan kepada kepala madarasah saran pengembangan yang selanjutnya dijadikan titik tolak peningkatan kualitas lembaga pendidikan.

Rudiansah Sidik Permana; Ayi Najmul Hidayat

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Abstrak.  Penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan pembelajaran Kursus Manjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatakan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di LPK Yani 45 Soreang pada tahun 2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, Observasi dan studi dokumentasi . subjek peneliti yaitu Kepala Lembaga, Instruktur Penjahit dan Warga belajar. Penyusunan instrumen menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data mengunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasil penelitian berdasarkan wawancara 1).Perencanaan pembelajaran kursus menjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung. 2).Pelaksanaan pembelajaran kursus menjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung 3). Evaluasi pembelajaran kursus menjahit di LPK Yani 45 Soreang Kabupaten Bandung. berdasarkan temuan tersebut  proses pembelajaran Kursus Menjahit di LPK yani 45 Soreang melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dan mutu pendidikan di LPK Yani 45 Soreang lebih efektif dan efesien.  

Zenny Oktamia Rachman; Sonny Subroto Maheri; Beny Mahyudi Saputra

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Meningkatnya perkembangan  Pendidikan di Indonesia, membuat persaingan bisnis di bidang Pendidikan semakin ketat, Hal ini mengakibatkan semakin banyaknya peluang untuk mendirikan Lembaga Pendidikan sebagai wadah pembelajaran bagi setiap orang yang membutuhkan. Semakin banyak Lembaga Pendidikan yang berdiri menuntut manajemen lebih cerdik dalam menentukan strategi pemasaran agar dapat memenangkan persaingan yang dihadapi. Hal ini yang melatar belakangi dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi promosi pemasaran yang diterapkan oleh Kind English Course. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan menggunakan tiga Teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian yang sudah dilakukan penulis menunjukan bahwa strategi promosi pemasaran lembaga kursus Kind English Course adalah 1. Strategi pemasaran offline yaitu penyebaran brosur-brosur, pengajuan proposal ke lembaga-lembaga lain seperti sekolah dan dari mulut ke mulut (word of mouth). 2. Strategi pemasaran online yaitu dengan memanfaatkan media online yang ada seperti search engine yang meliputi google dan media sosial seperti instagram, facebook, Tik tok dan whatsapp. 3. Strategi pemasaran dengan word of mouth dan kualitas pelayanan dengan  membatasi jumlah murid dalam kelas di lembaga kursus Kind English Course dapat menambah konsumen di setiap tahunnnya.

Alsabarni AMD; Jeriah Jeriah; Rahmat Rahmat; Erfina Maharani; Elika Putri +1 more

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

     Pendidikan karakter dalam institusi pendidikan baik formal maupun non-formal diharapkan menjadi solusi dekadensi moral anak bangsa. Taman Pendidikan Al-Qur’an merupakan Lembaga yang dijadikan oleh kelompok yang berasal dari unsur masyarakat yang menjalankan pendidikan non-formal berbasis keagamaan Islam. Permasalahan yang diamati adalah bagaimana dampingan terhadap pembentukan karakter anak sejak dini, dan problematika dalam proses pengelolaan TPA/TPQ di kampung Sadong Juru Mudi. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah penguatan peran TPQ dalam Pendidikan karakter religius dan internalisasi pendidikan karakter religius. Metode yang digunakan adalah metode ABCD (aset-based comunnity development) yaitu sebuah paradigma dalam pengabdian masyarakat. Setelah diadakannya penyuluhan dari bapak kadis DBD, PP/PA mengenai dampingan dalam membentuk karakter anak sejak dini menuju bina keluarga balita menyampaikan kepada ustadzah TPA Istiqomah untuk terus menjalankan pengajian di TPA/TPQ Istiqomah dalam membangun generasi Islami pada anak desa Sadong Juru Mudi.

syafruddin; Sahur, Askariani

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) semakin lama semakin strategis dan bergerak mengikuti kebutuhan zaman. APIP  diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat menciptakan nilai tambah  ada produk atau layanan instansi pemerintah. APIP sebagai pengawas  intern pemerintah merupakan salah satu unsur manajemen pemerintah yang penting dalam rangka mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance) yang mengarah pada pemerintahan/birokrasi  yang bersih (clean government). Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 (pasal 24) pengawasan terhadap urusan pemerintahan di daerah dilaksanakan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) sesuai dengan fungsi dan kewenangannya. Aparat Pengawas Intern Pemerintah adalah Inspektorat Jenderal Departemen, Unit Pengawasan Lembaga Pemerintah Non Departemen, Inspektorat Provinsi, dan Inspektorat Kabupaten/Kota.