Publication Search

73,099 articles from 688 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1741-1760 of 2,117

Analytics

Hasna Tunny; Windarti Rumaolat

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Abstrak Dalam melaksanakan pelayanan atau asuhan keperawatan, khususnya di Indonesia, perawat harus mendokumentasikan asuhan keperawatan sesuai standar profesi yang ditetapkan oleh organisasi profesi. Kebijakan terkait penggunaan standar dokumentasi keperawatan tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) RI Nomor HK.01.07/MENKES/425/2020 tentang standar profesi perawat, penyusunan diagnosis keperawatan ditulis atau disusun berdasarkan SDKI, SIKI dan SLKI. Menggunakan metode ceramah (sosialisasi), diskusi dan studi dokumentasi standar asuhan keperawatan berdasarkan referensi SDKI, SIKI dan SLKI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama 1 minggu. Hasilnya terjadi perubahan format pendokumentasuan nursing care planning (NCP), pendokumentasian mengalami peningkatan di ruang bedah mengalami peningkatan 23% dan ruang internal peningkatan sebesar 26,95% setelah penerapan standar asuhan keperatan berdasarkan panduan yang di susun dengan referensi SDKI, SIKI dan SLKI.    

Fitrian Maku; Sabirin B. Syukur; Abdul Wahab Pakaya

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Serah terima yang dilaksanakan dengan baik dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien, oleh karena itu perawat perlu melakukan komunikasi SBAR karena komunikasi tersebut dilakukan secara terstruktur dalam menyampaikan kondisi pasien. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan keefektifan komunikasi SBAR dalam Pelaksanaan Handover Di RSUD Dr.M.M Dunda Limboto. Desain penelitian kuantitatif dengan metode analisis deksriptif, subjek penelitian yang digunakan adalah 41 perawat di RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto dan menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh komunikasi SBAR saat handover dalam aspek situation mayoritas efektif sebanyak 38 responden (93%), aspek background mayoritas kurang efektif sebanyak 38 responden (93%), aspek assesment mayoritas efektif sebanyak 27 responden (66%) dan aspek recommendation mayoritas efektif sebanyak 35 responden (85%). Kesimpulan komunikasi SBAR dalam aspek situastion, assesement dan recommendation sudah efektif dilakukan perawat, sedangkan aspek bacground kurang efektif dilakukan perawat.

Bukhori Andri Ardiyanto; Ahmad Saifudin Mutaqi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia merupakan bencana yang tidak pernah diduga sebelumnya dan kita juga tahu bahwa pandemi juga membawa dampak besar bagi beberapa sektor baik kesehatan, sosial, politik dan tak terkecuali perekonomian. Kondisi perekonomian masyarakat sekarang ini menuntut tiap orang untuk “bertahan hidup” dengan kondisi seadanya. Sejalan dengan itu, selama kondisi pandemi COVID-19 tidak hanya industri besar saja yang terpapar, namun juga termasuk para pelaku UMKM di Indonesia. Dimana kita tahu bahawasannya Indonesia yang didominasi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), perlu mendapat perhatian khusus karena kita mengetahui bahwa UMKM memegang peran strategis dalam pembangunan perekonomian nasional dan juga sangat erat kaitannya dalam penyerapan tenaga kerja. Namun kebijakan pemerintah seperti social distancing, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga berdampak kepada tersendatnya distribusi bahan baku dan produk UMKM. Di tengah pandemi COVID-19, ada saja peluang kerja yang bisa dimanfaatkan. Pola pikir yang eksploratif jadi kunci penting  di tengah krisis. Berlandaskan pada fenomena dan pemikiran yang ada, diperlukan adanya upaya untuk meningkatkan minat masyarakat pada UMKM untuk dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk membuka usaha baru di teangah-tengah krisis pandemi yang terjadi. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi COVID-19 terhadap eksistensi UMKM di Indonesia dan  bagaimana melihat adanya berbagai peluang usaha UMKM dan ekonomi kreatif di era New Normal ketikan pandemi COVID-19 berlangsung.

Mutia Putri Kalu; Rosmin Ilham; Andi Nur Aina Sudirman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kasus hipertensi paling banyak terjadi pada usia lansia karena proses penuaan yang mengakibatkan perubahan terhadap sistem kardiovaskuler sehingga terjadi penurunan kemampuan lansia dalam memenuhi aktivitasnya dan perawatannya secara mandiri sehingga diperlukan tugas keluarga sebagai sumber perawatan lansia. Tugas keluarga merawat lansia di bidang kesehatan terdiri atas lima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tugas perawatan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study, populasi lansia sebanyak 74 lansia, jumlah sampel 43 orang menggunakan teknik sampling secara purposive sampling dan analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh responden yang tugas perawatannya kurang mayoritas mengalami hipertensi sebanyak 14 responden (32,6%), tetapi ada 1 responden (2,3%) yang tidak mengalami hipertensi dan responden yang tugas perawatannya baik mayoritas tidak mengalami hipertensi sebanyak 26 responden (60,5%), namun ada 2 responden (4,7%) yang mengalami hipertensi. Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p-value 0,000 α <0.05). Kesimpulan ada hubungan tugas perawatan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga.

Salsabila, Nadia; Fauzi, Ahmad

Dinamik 2023 Universitas Stikubank

Puskesmas merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang sudah memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada saat ini di bidang kesehatan. Kemajuan teknologi yang membawa manfaat sangat beragam untuk bidang kesehatan ini salah satunya digunakan pada rangkaian administrasi untuk mendaftar di puskesmas. Diantara seluruh kategori yang terdapat pada pelayanan rawat jalan, Caten merupakan kategori yang menghabiskan waktu cukup banyak. Selain itu, pengunjung dengan kategori Caten lupa membawa berkas dan datang terlalu siang, membuat mereka menunda pembuatan sertifikatnya. Sebagai wujud pemanfaatan teknologi yang ada, maka perlu adanya suatu sistem informasi yang dapat melengkapi kekurangan tersebut agar proses yang dilalui calon pengantin lebih mudah selain itu dapat mempermudah petugas puskesmas dalam mengarsipkan data para calon pengantin. Setelah melakukan wawancara, observasi, dan kajian literasi, maka terciptalah beberapa ide yang menjadi dasar dalam membuat perancangan sistem informasi sercaten (Sertifikat Calon Pengantin). Perancangan  aplikasi berbasis web ini dapat menyimpan berkas-berkas registrasi, memuat informasi seputar pemeriksaan kesehatan apa saja yang akan dilalui, pukul berapa saja para calon pengantin dianjurkan datang, dan beberapa manfaat lainnya yang dapat membantu para calon pengantin.

Lianti Tui; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsudin

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

BPJS sangat bermanfaat bagi masyarakat salah satunya sebagai pelayanan kesehatan medis di fasilitas kesehatan. Pelayanan kesehatan yang disediakan oleh rumah sakit salah satunya pelayanan rawat jalan. Pelayanan rawat jalan menjadi salah satu pelayanan yang mendapat penilaian secara instan dari pasien, sehingga kepuasan pasien akan langsung dirasakan saat itu juga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan rawat jalan. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif untuk mengetahui gambaran 5 dimensi yaitu responsivines, reliability, assurance, tangible, dan empathy. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan 100 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian yang didapatkan ini menunjukkan nilai kepuasan baik dengan jumlah responden 89 dan Kepuasan cukup dengan jumlah 11 responden dari 100 sampel yang ditentukan. Hasil penelitian pada 5 dimensi yaitu tangible terdapat 93 responden berkepuasan baik dan 7 responden berkepuasan cukup, pada reliability terdapat 92 responden berkepuasan baik dan 8 responden berkepuasan cukup, pada ketanggapan terdapat 91 responden berkepuasan baik dan 9 responden yang berkepuasan cukup, pada asuransi jaminan terdapat 96 responden berkepuasan baik dan 4 responden berkepuasan cukup, pada empaty terdapat 94 responden berkepuasan baik dan 6 responden berkepuasan cukup. Kesimpulannya kepuasan baik ini didapatkan dari pelayanan baik dan maksimal yang telah diberikan oleh para tenaga keshatan sehingga pasien BPJS merasa puas terhadap pelayanan yang ada.    

Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya; Belawati Hadju

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pulmonary tuberculosis is an infectious disease that can be prevented and cured, but takes a long time so whether treatment is successful or not is influenced by the support of families and health workers. The purpose of this research was to determine the relationship between family support and health workers with medication adherence in pulmonary TB patients. This study used quantitative methods with a cross-sectional approach, Sampling using accidental sampling technique with a total sample of 34 people.. Data collection using questionnaire sheets and data analysis using univariate and bivariate analysis with chi-square test. The results of the study obtained good family support for the majority of compliance by 52.94% and poor family support by the majority of non-compliance by 29.4%, as well as the support of health workers in the majority of compliance by 59.94% and no support of health workers in the majority of non-compliance by 23.53%, the results of the chi-square statistical test obtained there was a relationship of family support (p-value=0.000) and health worker support (p-value= 0.004) with adherence to taking medications. It can be concluded that pulmonary TB patients who receive support from family and health workers can affect the patient's compliance in taking medications.  

Nurlatifa Nurlatifa; Hamna Vonny Lasanuddin; Andi Nuraina Sudirman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Menua pada lanjut usia adalah suatu proses dimana setiap Manusia akan mengalami kemunduran baik fingsional dan struktur tubuh. Hipertensi  atau  yang  dikenal  dengan  tekanan  darah  tinggi  merupakan  salah  satu penyakit    tidak    menular    yang    berupa    gangguan    pada   sistem   sirkulasi. Aktivitas  fisik  merupakan  pergerakan  anggota  tubuh  yang  dapat  menyebabkan pengeluaran tenaga untuk pemeliharaan kesehatan fisik dan     mental,     serta mempertahankan  kualitas  hidup  agar  tetap  sehat  dan  bugar  sepanjang  hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup Pada Lansia. Desain penelitian menggunakan descriptif correlation dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 50 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Aktivitas Fisik tertinggi yaitu Tinggi dengan jumlah 18 responden (36,6%), Aktivitas Fisik Sedang 17 responden dengan (34,0%), dan Aktivitas Fisik rendah 10 responden dengan (30,0%).. Sedangkan Kualitas Hidup tertinggi yaitu Baik dengan jumlah 18 responden (36,6%), Sedang 17 responden dengan (34,0%), Buruk denga jumlah 15 responden (30,0%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,002 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup pada lansia. Sehingga di anjurkan bagi lansia untuk bisa meningkatkan aktivitas fisik agar kualitas hidup lansia cenderung akan meningkat.  

Marlin Muksin; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsuddin

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat. Tujuan penelitiian untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi rendam kaki air hangat jahe terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode penelitian kuantitatif menggunakan Quasi eskperimental pre-post test. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 30 responden terbagi atas 2 kelompok yaitu intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum pada kelompok intervensi sistolik 154.67 mmHg, diastolik 96.67 mmHg, dan sesudah rata-rata tekanan darah sistolik 124.67 mmHg dan diastolik 82.00 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah pada kelompok kontrol sistolik 143.33 mmHg, diastolik 98.00 mmHg dan sesudah sistolik 140.00 mmHg, diastolik 96.00 mmHg. Hasil uji statistik di dapatkan bahwa nilai p pada kelompok intervensi yaitu 0,000 (<0,05), sedangkan pada pada kelompok kontrol nilai p yaitu 0.096 (>0.05) terdapat pengaruh yang signifikan penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi. Dapat disimpulkan bahwa air hangat jahe mengandung minyak atsiri dan dapat menstimulus sirkulasi darah, terdapat senyawa gingerol yang berfungsi untuk memperlebar pembuluh darah dan melancarkan peredaran darah juga merangsang saraf yang ada pada kaki untuk mengaktifkan syaraf parasimpatis, sehingga menyebabkan perubahan pada tekanan darah. Sehingga diharapkan terapi rendam kaki air hangat jahe dilakukan pasien hipertensi sehingga terjadi penurunan tekanan darah.    

Febriani Hinur; Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Gagal ginjal kronik merupakan penyakit terjadi setelah berbagai macam penyakit merusak ginjal sampai pada titik keduanya tidak mampu menjalankan fungsinya mempertahankan homeostatis, penyakit ini dapat ditangani dengan melakukan hemodialisa namun salah satu masalah besar yang berkonstribusi pada kegagalan hemodialisa adalah masalah penolakan pasien karena minimnya pengetahuan pasien tentang hemodialisa. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien gagal ginjal kronik tentang hemodialisis. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang, tehnik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan pasien berada pada kategori cukup sebanyak 14 orang, pengetahuan baik sebanyak 13 orang dan pengetahuan kurang sebanyak 11 orang. Sehingga disimpulkan pengetahuan pasien gagal ginjal kronik tentang hemodialisis terbanyak yaitu kategori cukup sebanyak 14 orang atau 36,8%. Saran diharapkan kepada pasien dan masyarakat luas agar sering mencari tahu informasi tentang kesehatan terutama penyakit gagal ginjal kronik sebab penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang tumbuh dengan cepat.  

Afrine, Afrine; Qosim, Achmad; Libriyanti, Yuyun

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan kebutuhan yang diperlukan suatu organisasi untuk mencapai efektifitas dan efisiensi kerja khususnya dalam era perkembangan teknologi modern saat ini. Pengelolaan SIM yang tepat merupakan salah satu hal penting dalam mempertahankan bahkan mengembangkan sebuah lembaga pendidikan. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian di MI Insan Mulia Badung Bali yang memiliki siswa yang prestasi belajarnya cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan informasi di MI Insan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020, dan implementasi dalam pelayanan pendidikan di MI Insan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Implementasi SIM dalam meningkatkan pelayanan pendidikan di MI Insan Mulia Badung Bali telah terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: 1) Pelaksanaan SIM di MI Insan Mulia telah berjalan sesuai dengan pedoman yang ada, 2) Pelayanan pendidikan di MI Inan Mulia mempunya dua bentuk pelayanan yaitu pelayanan pokok (layanan kurikulum, layanan kesiswaan, layanan humas, layanan sarana prasarana) dan pelayanan bantu (layanan perpustakaan, layanan informasi, layanan Kesehatan dan keamanan), 3) Impelentasi SIM di MI Insan Mulia sudah berjalan dengan baik dan mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh kementrian agama, sehingga dapat meningkatkan pelayanan pendidikan.

Fatmawati; Siti Nur Khasanah; Narti; Hylenarti Hertyana

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pandemi Covid-19 belum juga bisa dikatakan berakhir, namun kehidupan harus terus berjalan. Dengan diberlakukannya new normal, kita mulai melakukan aktifitas di luar rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah, sejak mewabahnya Covid-19, guna menghindari terjadinya penularan, sebagian besar aktivitas dilakukan melalui daring (online). Salah satu cara mencegah penyebaran Covid-19 ini adalah dengan adanya pembatasan-pembatasan dalam melakukan kegiatan. Pembatasan yang ada tentunya memiliki dampak yang cukup besar, salah satunya yaitu pendidikan. Permasalahan itu muncul dan memaksa semua masyarakat untuk dapat berinovasi dan memanfaatkan teknologi yang ada terutama teknologi informasi dan komunikasi (TIK). TIK menjadi gaya hidup dan juga kebutuhan utama dalam mempermudah pelaksanaan kegiatan. Melalui pengabdian masyarakat ini dilakukan pelatihan dengan menggunakan Aplikasi Canva dalam pembuatan desain grafis kegiatan.. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar generasi muda dilokasi mitra dapat memahami dan mampu menggunakan aplikasi canva dengan baik dan benar.  

Y.A. Triana Ohoiwutun; Samuel Saut Martua Samosir; Chosya Sheila Aprilliana Arimbhi

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan asas kepentingan terbaik bagi anak dalam kebijakan reformulasi berhubungan dengan anak korban tindak perkosaan, serta mengevaluasi perluasan bentuk tindak pidana kejahatan persetubuhan terhadap anak yang dapat dilakukan aborsi ditinjau asas kepentingan terbaik bagi anak. Metode penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan yakni pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Analisis bahan hukum menggunakan metode berfikir deduktif serta melakukan studi kepustakaan dengan cara meneliti bahan pustaka. Penelitian ini berkesimpulan (1) Dibutuhkan 2 alat bukti sebagai bukti dari adanya perkosaan, sehingga hal tersebut memberikan ruang penguatan dari segi hukum disamping adanya konseling yang dtentukan sebagai syarat diperbolehkannya aborsi; (2) supaya asas kepentingan terbaik bagi anak dapat diterapkan terhadap anak korban tindak pidana yang akan melakukan aborsi, di dalam UU Kesehatan harus segera direformulasi yang mengatur mengenai kualifikasi tentang anak korban peresetubuhan yang dapat dilakukan aborsi tidak hanya korban perkosaan saja, hal ini bertujuan agar apa yang menjadi tujuan pemerintah untuk menjaga dan melindungi hak-hak anak.    

Flavianus Riantiarno; Israil Yuan Umbu Wanda; Serli Kause; Maria Intania Vanesa Asury; Obed Buni Pona +3 more

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Mental health problems are a matter of concern. Mental health problems in adolescents is one of them. Teenagers must be mentally healthy. In recent years, adolescent mental health has become a growing concern. There is an increasing prevalence of mental health problems in adolescents. One of the prevention efforts is prevention by educating adolescents about mental health. This activity aims to increase the knowledge of high school youth (SMA) about mental health. This activity was carried out by lecturers and students of STIKes Maranatha Kupang. Schools that become partners are schools that are willing to provide health education to their students. This activity was carried out in four senior high schools (SMA) in Kupang City. The results show that there is a good increase in students' knowledge about mental health. It is hoped that with this activity, youth will know about mental health and be able to prevent students from experiencing mental health problems

Ahmad Dyan Kurniawan

Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Kondisi pandemi COVID-19 tahun selama kurang lebih 2 tahun menjadi pembelajaran bagi Indonesia khususnya di bidang kesehatan. Problematika di bidang kesehatan semakin terlihat jelas di era pandemi COVID-19 ini. Suhu tubuh normal berkisar antar 36,5⁰C - 37,5⁰C dan bila melebihi 38,5⁰C maka ada indikasi terinfeksi covid-19 yang kemudian akan diarahkan untuk isolasi baik mandiri atau di tempat yang telah disediakan. Tujuan adanya ruang isolasi adalah untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular yang bisa mewabah. Ruang isolasi adalah ruangan khusus, orang-orang yang bisa masuk ke ruangan ini juga sangat terbatas. Mengingat di ruang isolasi tidak bisa sembarangan keluar masuk, untuk itu dikembangkanlah sistem monitoring yang mampu memantau beberapa parameter yang dibutuhkan agar ruangan tersebut memenuhi standar operasional prosedur. Salah satunya adalah pengelolaan tata udara yang harus dijaga yaitu suhu ruangan dan kelembapan ruangan. Udara dalam ruangan dan kontaminan dalam ruangan minimal 6x pertukaran udara perjam dengan suhu ruangan 24 - 26 C dan kelembaban relatif 40 - 60%. Berdasarkan permasalahan diatas penulis ingin menerapkan Fuzzy logic metode Mamdani pada sistem monitoring suhu dan kelembapan ruangan pasien isolasi Covid-19 berabsis IOT ( Internet of Things ). Hal ini tentunya sangat membantu berbagai pihak mulai perorangan, hingga lembaga kesehatan utamanya rumah sakit umum. Dari pengujian metode Fuzzy Logic tersebut diambil 10 data yang dibandingkan nilainya dengan Matlab, dapat dihasilkan rata-rata error output PWM sebesar 0.1%. Bedasarkan pengujian metode black box yang dilakukan dapat diketahui tampilan sistem sesuai dengan tampilan yang diharapkan, dengan persentase kesesuaian 100%. Untuk pengujian fungsional dapat diketahui tampilan website dapat berfungsi dengan baik pada browser Opera, Chrome, dan juga Microsoft Edge.

Anas Fadli Wijaya; Rian Anggia Destiawan; Ahdiah Imroatul Muflihah

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kematian tertinggi akibat penyakit tidak menular yang disebabkan oleh penyakit terkait metainflamasi terutama untuk penyakit diabetes melitus, hipertensi dan jantung koroner. Kontributor utama terjadinya penyakit tidak menular terkait metainflamasi adalah pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan pola makan dengan konsumsi lemak dan glukosa berlebih, aktivitas fisik yang kurang, stres, dan pencemaran lingkungan. Masyarakat dengan resiko tinggi tentunya memerlukan skrining dini dan pengetahuan yang memadai tentang penyakit terkait metainflamasi. Skrining dan peningkatan pengetahuan tersebut dapat dilakukan oleh tenaga laboratorium dengan pemeriksaan laboratorium dan penyuluhan kesehatan. Tujuan pengabdian masayarakat ini adalah untuk skrining dini serta peningkatan pengetahuan untuk mencegah penyakit terkait meta-inflamasi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksaanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan dilakukan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dan kolestrol total serta edukasi terkait penyakit meta-inflamasi. Hasil pengabdian masyarakat, masyarakat telah memperoleh status kesehatan melalui pemeriksaan laboratorium serta pengetahuan yang baik tentang penyakit meta-inflamasi.

Mei Winda Siagian

Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Fetal Doppler adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi detak jantung janin dalam kandungan. Alat ini banyak digunakan di klinik bersalin ataupun untuk para ibu yang ingin mendengar suara detak jantung bayi di dalam kandungannya. Dengan alat ini perkembangan janin dalam kandungannya dapat terpantau sehingga kesehatan janin dalam kadungan tetap sehat. Rangkaian detektor mini Doppler telah berhasil dirancang dengan hasil keluaran yang diharapkan yaitu dapat mendetaksi frekuensi 2 sampai 3 hz. Sehingga rangkaian ini dapat di realisasikan untuk detektor mini doppler.

Zahra Nur Hanifa; Heni Purwaningsih

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Ibu primipara perlu diajarkan edukasi correct breastfeeding techniquessupaya dapat melaksanakan pemberian ASI dengan baik. Pelaksanaan pemberian ASI akan berpengaruh terhadap kecukupan ASI, karena isapan bayi sangat berpengaruh pada rangsangan produksi ASI selanjutnya. Mengetahui pengaruh edukasi correct breastfeeding techniques terhadap pelaksanaan pemberian ASI pada ibu post partum primipara di Kecamatan Ambarawa. : Desain penelitian ini  quasi eksperiment  dengan pendekatan case control dengan rancangan non equivalent control group dengan jumlah sampel 30 responden ibu primipara diambil dengan  metode Accidental Sampling. Alat ukur menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan T-test. Diperoleh nilai p-value sebesar 0.00<0.05 yang artinya ada pengaruh yang signifikan edukasi correct breastfeeding techniques terhadap pelaksanaan pemberian ASI pada ibu primiparaTenaga kesehatan perlu meningkatkan edukasi mengenai correct breastfeeding techniques pada ibu post

Dyta Anggraeny; Lisa Ardiningtyas; Rodela Agnesia Irot

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Masalah global terkait dengan gizi salah satunya yaitu anemia defisiensi besi. Anemia menjadi salah satu risiko terjadinya permasalahan gizi lainnya seperti stunting, berat badan lahir rendah dan saling terkait dengan pemberian ASI Eksklusif serta kejadian wasting. Anemia masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan dunia terutama di negara-negara berkembang, tidak terkecuali Indonesia. Perempuan berisiko lebih tinggi dibandingkan laki-laki mengalami anemia dikarenakan adanya siklus menstruasi. Masa remaja menjadi salah satu perhatian terkait permasalahan anemia dikarenakan masa tersebut menjadi pencetus untuk menghasilkan generasi selanjutnya. Letak geografis di daerah pesisir pantai juga bisa menjadi salah satu risiko terjadinya peningkatan kejadian anemia. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa pemeriksaan Hb pada remaja putri yang telah menstruasi, edukasi kepada seluruh remaja putri serta pembagian leaflet, dan pembagian kuesioner untuk mengetahui dampak dari pemberian edukasi. Sasaran kegiatan ini ditujukan kepada Remaja putri di SMP Negeri 9 Bitung. Hasil menunjukkan terdapat 5% yang mengalami anemia, hasil pre test (sebelum dilakukan edukasi) yaitu baik 14,28%, cukup 42,86% dan kurang 42,86% sedangkan hasil post test (sesudah edukasi) mengalami  peningkatan  menjadi  tingkat  pengetahuan  baik 57,14%, cukup 33,33% dan kurang 9,53%. Kesimpulan bahwa persentase anemia minim dan pemberian edukasi secara lisan dan pembagian leaflet kepada remaja putri di Kelurahan Mawali Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung berhasil.

Stefanus Gardino Setyo D; Yohanes Firmansyah; Putri Bennya Aisyah; Murni L Naibaho

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Coronavirus (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 . Data epidemiologi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, menyatakan terdapat 4265 orang dewasa dan anak dengan COVID-19 yang dirawat di 55 rumah sakit rujukan COVID-19 selama lima bulan pertama epidemi.Vaksin dianggap sebagai alat untuk pencegahan dari penyakit menular. Vaksinasi anak berkontribusi untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Efikasi vaksin dalam mencegah mortalitas pada anak membuat peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai gambaran cakupan vaksinasi COVID-19 pada pasien anak penderita COVID-19 terkonfirmasi di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih. Penelitian cross-sectional ini bertujuan untuk melihat proporsi penerima vaksin COVID-19 pada anak yang terkonfirmasi COVID-19. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih dengan mengambil data kasus anak COVID-19 dengan rentang usia 6-12 tahun. Berdasarkan hasil data yang didapatkan dari wilayah Kecamatan Cempaka Putih didapatkan bahwa Penelitian terdiri dari 366 responden dengan laki-laki 193 (52,7%) dan perempuan 173 (47,3%) serta rerata usia 9,52 (1,90) tahun. Tanda dan gejala COVID-19 umumnya adalah pilek (54,1%), batuk (57,4%),dan demam (44,2%), namun adapula yang datang tanpa gejala (38,5%). Jumlah anak terkonfirmasi COVID-19 yang belum menerima vaksinasi COVID-19 sebanyak 287 (78,4%) responden.