Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1701-1720 of 1,725

Analytics

Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Tata kelola TI atau IT (Information Technology) Governance merupakan struktur hubungan dan proses untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi untuk mencapai tujuannya dengan menambahkan nilai ketika menyeimbangkan risiko dibandingkan dengan TI dan prosesnya. Dalam penelitian ini dihasilkan suatu rekomendasi IT Governance yang merupakan pengembangan dari IT Governance yang sudah dilaksanakan oleh Institusi saat ini, namun saat ini proses IT Governance belum dilakukan secara menyeluruh. Rekomendasi IT Governance ini dibuat guna meningkatkan kinerja TI layanan akademik yang ada di UNISBANK, dimana aktivitas layanan akademik tersebut menjadi tanggung jawab kerja suatu biro yang bernama BAAK dan pengadaan dan pengelolaan TI yang ada  menjadi tanggung jawab suatu divisi yaitu P2ICT. Perancangan IT Governance dalam penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT (Control Objective For Information and Related Technology) versi 4.0, Dalam penelitian ini hanya dibahas 2 domain dari 4 domain yang ada di COBIT dengan pembahasan dibatasi pada tingkat control process saja, tidak membahas aktivitas-aktivitas yang terdapat di setiap control process. Domain yang dipilih dalam penelitian ini untuk dibuatkan rekomendasi pengelolaan TI adalah domain Deliver and Support (DS), Monitor and Evaluate (ME). Dari pemetaan model maturity tersebut diperoleh bahwa tingkat maturity untuk DS mendidik dan melatih users berada pada level maturity 4 (diatur), sementara untuk DS mengelola data berada pada tingkat maturity 3 (ditetapkan), Domain untuk Monitor dan evaluasi kinerja TI berada tingkat maturity 3 (ditetapkan). Berdasarkan pemetaan maturity tersebut dirancang rekomendasi IT Governance untuk masing-masing control process agar tingkat maturity dari masing-masing control process tersebut bisa lebih baik. Berdasarkan visi, misi, tantangan masa depan, dan tingginya harapan manajemen UNISBANK terhadap proses IT COBIT, dapat disimpulkan untuk dapat mendukung pencapaian tujuan UNISBANK setidaknya tingkat maturity pengelolaan IT yang dilakukan harus berada pada tingkat 4 – diatur (managed) dimana proses di monitor dan diukur manggunakan indikator tertentu.

Ardhianto, Eka

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Penggunaan komputer tidak hanya terbatas digunakan sebagai perangkat pengganti mesin ketik saja, namun telah banyak dikembangkan aplikasi yang dapat membantu penyelesaian pekerjaan manusia. Dalam hal pengolahan data meter listrik penggunaan perangkat komputer sebagai sarana pengolahan data catatan meter pelanggan listrik hingga saat ini terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan mengembangkan pengolahan data meter listrik dengan berbasis pengolahan pada citra foto meter listrik. Selain sebagai bukti fisik, f oto yang diambil juga digunakan untuk penghitungan jumlah pemakaian KWh listrik pelanggan. Permasalahan yang muncul adalah dengan jumlah pengguna listrik yang tidak hanya sedikit maka proses entri data penggunaan KWh listrik kedalam aplikasi membutuhkan waktu lama dan terkadang terdapat kekeliruan angka yang diinputkan karena proses entri data memerlukan kejelian mata untuk melihat angka pada foto meter listrik. Dari permasalahan yang ada, maka dibutuhkan suatu perangkat aplikiasi yang mampu melakukan segmentasi secara otomatis untuk membantu menentukan lokasi angka angka meter listrik pada foto. Penelitian ini melakukan pensegmentasian lokasi angka meter listrik untuk membantu petugas entri dalam melakukan proses input data angka pemakaian listrik. Penggunaan algoritma dirancang untuk mendapatkan lokasi angka dengan menggunakan fungsi regionprops pada lingkungan MATLAB. Hasil akhir yang didapatkan adalah sebesar 47% dari sample yang diambil ternyata dapat menemukan lokasi angka meter dengan baik.

Eniyati, Sri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Dalam menentukan penerimaan beasiswa, banyak sekali kriteria-kriteria yang harus dimiliki oleh individu sebagai syarat dalam mendapatkan beasiswa. Masing-masing sekolah pasti memiliki kriteria-kriteria untuk menentukan siapa yang akan terpilih untuk menerima beasiswa. Pembagian beasiswa dilakukan oleh beberapa lembaga untuk membantu seseorang yang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studinya. Untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternative terbaik bedasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu siswa terbaik.

Astuti, Rif’ah Dwi

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This study analyzes the effect of receive, tariffs and quality perceptions of the learning process and service to increase interest. The formulation of the questions examined in this study were 1). What impact will influence the perception of market acceptance for graduates of interest in selecting majors AN? 2). What impact do perceptions influence the rates of interest specified AN AN chose? and 3). What impact will influence the perception of the quality of the learning process and service in the AN of interests to choose majors AN? Furthermore, variables and indicators of research is also based on previous research.A model has been developed and three hypotheses have been formulated to address this research problem. The sampling technique was purposive sampling and quota sampling. Respondents from this study amounted to 100 respondents, where respondents were students of the Department AN Semarang State Polytechnic. Data analysis tool used is Structural Equation Modelling (SEM) in AMOS 16.0.The results of this study data analysis shows the model and research results were well received, and further research is proving the influence of perception on the market acceptance of graduates AN interest in the Department of the AN is positive an  significant. Effect of tariff AN Perception of interest in the Department of the AN is not significant. Then the influence of the effectiveness of advertising on consumer buying behavior is positive and significant. And the influence of the learning process and service quality in the AN of interest in the Department is positive and significant.

Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Proses awal yang banyak dilakukan dalam image processing adalah mengubah citra berwarna menjadi citra gray-scale, hal ini digunakan untuk menyederhanakan model citra. Citra berwarna terdiri dari 3 layer matrik yaitu R-layer, G-layer dan B-layer. Sehingga untuk melakukan proses-proses selanjutnya tetap diperhatikan tiga layer di  atas. Bila setiap proses perhitungan dilakukan menggunakan tiga layer, berarti dilakukan tiga perhitungan yang sama. Sehingga konsep itu diubah dengan mengubah 3 layer di atas menjadi 1 layer matrik gray-scale dan hasilnya adalah citra gray-scale.

Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi untuk membedakannya berdasarkan dari kartu mahasiswanya. Apabila kartu mahasiswa dalam masa studi tersebut mengalami kerusakan atau kehilangan maka mahasiswa tersebut wajib mengurus untuk mendapatkan kembali kartu mahasiswanya. Hanya saja apabila terjadi kerusakan atau kehilangan yang jumlahnya sedikit dan dalam waktu yang tidak bersamaan akan mengakibatkan proses pembuatan kartu mahasiswa tidak lagi efektif dan efisien. Sehingga didapat permasalahan bagaimana merancang program untuk mencetak kartu mahasiswa berteknologi radio frequency sebagai identitas mahasiswa dan dapat digunakan sebagai identifikasi dalam sistem informasi yang terintegrasi? Solusinya dengan merancang dan membangun suatu program aplikasi yang dapat untuk mencetak kartu mahasiswa berteknologi radio frequency. Kartu tersebut sebagai identitas mahasiswa dan juga dapat digunakan sebagai identifikasi melalui media inputan dalam sistem informasi yang terintegrasi dengan menggunakan teknologi radio frequency.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Media komputer sebagai alat bantu penyampaian informasi juga diharapkan siswa, khususnya siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama agar mereka tidak merasa bosan dengan mata pelajaranyang disampaikan oleh tenaga pengajar khususnya mata pelajaran Elektronika, dimana selama ini mata pelajaran Elektronika dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan karena hanya berisi materi teori yang sangat banyak sehingga membuat siswa kurang tertarik untuk mempelajari dan mendalami mata pelajaran Elektronika. Dengan adanya kendala - kendala tersebut diatas maka diperlukan suatu alat bantu yang akan mempermudah dalam proses belajar komponen dasar elektronika yang mampu merangsang siswa untuk belajar mandiri yang juga dilengkapi oleh soal-soal evaluasi sehingga kemampuan dari siswa dapat diketahui atau dipantau. Oleh karena itu perlu dibuat adanya suatu visualisasi yang ditampilkan lebih menarik sehingga siswa tidak merasa jenuh terhadap mata pelajaran elektronika. Aplikasi yang dibangun meggunakan aplikasi Borland delphi 6.0 sebagai bahasa pemrograman. Aplikasi akan memuat tampilan visual yang informatif tentang materi komponen elektronika dasar berdasarkan kurikulum yang ada. Menggunakan metode prototype, pembuatan model dari perangkat lunak yang memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai potensial tentang cara sistem akan berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Dihasilkan aplikasi visual yang interaktif tentang komponen elektronika. Mudah pemakaiannya tetapi adakelemahan dengan ketergantungan atas komponen BDE delphi. Komponen BDE harus terinstall terlebih dahulu sebelum aplikasi di jalankan

Utomo, Agus Prasetyo

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Teknologi informasi dewasa ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi organisasi perusahaan untuk membantu aktivitas-aktivitas yang ada di dalam perusahaan. Banyak cara yang bisa dilakukanperusahaan untuk menerapkan teknologi informasi yaitu, membeli, membangun sendiri, atau menyerahkan ke pihak lain untuk pengembangannya. Penerapan teknologi informasi melalui pengolahan data secara elektronis (Electronic Data Processing/EDP) mau tidak mau akan memberikan dampak terhadap prosesauditing dan sekaligus proses pengendalian intern perusahaan. Untuk memastikan bahwa pengendalian intern dalam proses pengolahan data secara elektronik (electronic data processing/EDP) telah dilakukan dengan baik dan benar maka perusahaan harus menjalankan fungsi audit terhadat sistem tersebut. Fungsiaudit dilakukan oleh seorang Auditor, baik itu Auditor internal maupun Auditor eksternal. Di dalam melakukan kegiatan audit, seorang auditor sudah memiliki standard kerja sendiri, dengan harapan seorang auditor mampu bertindak secara independent dan dapat dipercaya. Hasil audit dari auditor dapat dimanfaatkan perusahaan sebagai bahan untuk melakukan perbaikan sistem dan efektifitas terhadap pengendalian internal.

Februariyanti, Herny

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Salah satu kunci keberhasilan pengaman sistem informasi adalah adanya visi dan komitmen dari pimpinan top manajemen. Upaya atau inisiatif pengamanan akan percuma tanpa hal ini. Dengan tidak adanya komitmen dari top manajemen, berdampak kepada investasi pengamanan data. Selain itu keberhasilan juga ditentukan seperti proses desain, implementasi, konfigurasi, dan pemakaian. Untuk itu diperlukan standar dan manajemen yang memadai agar kemanan dapat dilakukan secara memadai pula.Standar kompetensi dapat dilakukan sesuai dengan TKTI jika menggunakan standar Nasional. Standar kompetensi tidak berarti hanya kemampuan menyelesaikan suatu tugas, tetapi dilandasi pula bagaimana serta mengapa tugas itu dikerjakan. Selain itu standar ISO yang merupakan standar internasional dapatditerapkan yaitu menggunakan ISO 17799 dan ISO 27000 serta turunannya. Manajemen operasi keamanan harus memenuhi beberapa hal penting yaitu kontrol dan proteksi, monitoring dan auditing, serta pemahaman tentang threat dan vulnerabilitas.

Sasongko, Jati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Mahasiswa sebuah perguruan tinggi diberikan identitas sendiri untuk membedakan dengan mahasiswa perguruan tinggi yang lain. Untuk membedakan mahasiswa dari sebuah perguruan tinggiberdasarkan dari kartu mahasiswanya. Banyaknya mahasiswa yang aktif akan mempengaruhi jumlah kartu identitas yang dibagikan kepada mahasiswa. Mahasiswa akan menggunakan kartu mahasiswa tersebut selama masa studi belum selesai. Apabila kartu mahasiswa dalam masa studi tersebut mengalami kerusakan atau kehilangan maka mahasiswa tersebut wajib mengurus untuk mendapatkan kembali kartu mahasiswanya. Hanya aja apabila terjadi kerusakan atau kehilangan yang jumlahnya sangat sedikit dan waktu yang tidak bersamaan akan mengakibatkan proses pembuatan kartu mahasiswa tidak lagi efektif dan efisien. Dengan kondisi tersebut sangat tepat apabila sebuah perguruan tinggi mempunyai system pencetak kartu sendiri. Adanya system tersebut proses pembuatan kartu yang sangat random dalam masalah jumlah dan waktu dapat teratasi. Model yang ideal untuk membuat aplikasi pencetak kartu mahasiswa menggunakan aplikasi berbasis pada database sistem. Dengan model tersebut apabila sering terjadi proses pengurusan kartu dapat dengan mudah dan cepat dilakukan. Perumusan masalah yang didapatkan bagaimana merancang program untuk mencetak kartu mahasiswa dengan menggunakan barcode sebagai identifikasi kartu mahasiswa? karena masing-masing mahasiswa akan mendapatkan satu kartu mahasiswa.Program aplikasi yang di bangun ini menggunakan bahasa pemrograman Delphi dan SQL Server sebagai sistem basis datanya. Program aplikasi ini dapat digunakan menambah, mengedit, menghapus dan mencari data mahasiswa. Kartu mahasiswa di cetak menggunakan Quick Report. Tujuan yang dapat dicapai adalah menghasilkan suatu program aplikasi yang dapat untuk mencetak kartu mahasiswa dengan ada gambar foto mahasiswa dan barcode sebagai identifikasi kartu.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemakaian perangkat teknologi berbasis wireless pada saat ini sudah begitu banyak, baik digunakan untuk komunikasi suara maupun data. Karena teknologi wireless memanfaatkan frekwensitinggi untuk menghantarkan sebuah komunikasi, maka kerentanan terhadap keamanan juga lebih tinggi dibanding dengan teknologi komunikasi yang lainnya. Berbagai tindakan pengamanan dapat dilakukan melalui perangkat komunikasi yang digunakan oleh user maupun oleh operator yang memberikan layanan komunikasi. Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan. Secara garis besar, celah pada jaringan wireless terbentang di atas empat layer di mana keempat lapis (layer) tersebut sebenarnya merupakan proses dari terjadinya komunikasi data pada media wireless. Keempat lapis tersebut adalah lapis fisik, lapis jaringan, lapis user, dan lapis aplikasi. Model-model penanganan keamanan yang terjadi pada masing-masing lapis pada teknologi wireless tersebut dapat dilakukan antara lain yaitu dengan cara menyembunyikan SSID, memanfaatkan kunci WEP, WPA-PSK atau WPA2-PSK, implementasi fasilitas MAC filtering, pemasangan infrastruktur captive portal.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Masyarakat membutuhkan informasi mengenai bank yang dirasa masih kurang di semarang, baik berupa lokasi kantor maupun jenis produk pelayanan yang ditawarkan secara cepat dan akurat. SistemInformasi Geografis (SIG) mampu mengatasi permasalahan ini dengan cara pengguna memasukkan nama bank melalui input pencarian, kemudian sistem akan memberikan informasi yang diinginkan oleh pengguna. Sedangkan SIG berbasis web mampu memberikan informasi secara lengkap kepada nasabah dandapat diakses secara online oleh masyarakat melalui media internet. Penelitian ini merancang suatu aplikasi berbasis SIG yang dapat dijalankan dan diaplikasikan pada suatu web browser yang mampu memberikan informasi mengenai lokasi, jenis-jenis layanan produk jasa yang ditawarkan pada BCA wilayah Semarang.Penelitian ini dimulai dengan memperoleh data-data yaitu data primer dan data sekunder yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan SIG kemudian melakukan rancang bangun SIG danmengimplementasikannya pada suatu web secara keseluruhannya. Perencanaan kebutuhan SIG terdiri dari metode pengumpulan data, data spasial dan data non spasial/atribut. Data spasial berupa lokasi BCA yang ditunjukkan dengan peta kota Semarang dan layer-layer peta yang terdiri dari layer wilayah, layer jalan, layer lokasi dan sebagainya. Sedangkan data non spasial terdiri dari data lokasi dan produk jasa pada kantor BCA wilayah Semarang. Perancangan SIG berbasis web terdiri dari perancangan proses dan perancanganhalaman web. Perancangan proses yang memberikan gambaran mengenai bagaimana informasi dihasilkan, yang terdiri dari proses pembuatan peta, editing peta dan pembuatan database. Sedangkan perancangan halaman web memberikan gambaran mengenai bagaimana informasi akan ditampilkan. Implementasi aplikasi SIG ini memerlukan hardware, software dan brainware.

Wibisono, Setyawan

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sistem informasi terintegrasi yang dapat mengakomodasikan kebutuhan – kebutuhan sistem informasi secara spesifik untuk departemen –departemen yang berbeda pada suatu perusahaan. ERP Terdiri dari bermacam – macam modul yang disediakan untuk berbagai kebutuhan dalam suatu perusahaan, dari modul untuk keuangan sampai modul untuk proses distribusi. Penggunaan ERP menjadikan semua sistem di dalam suatu perusahaan menjadi satu sistem yang terintegrasi dengan satu database, sehingga beberapa departemen menjadi lebih mudah dalam berbagi data, dan lebih mudah pula dalam melakukan komunikasi. Perangkat lunak ERP yang beredar di pasaran, tidak hanya dalam versi komersial saja, tetapi juga sudah tersedia dalam versi open source. Penerapan ERP dalam suatu perusahaan tidak harus dalam satu sistem yang utuh, tetapi dapatditerapkan dengan hanya menggunakan satu modul saja dulu sebagai pilot project. Jika penerapan satu modul dinilai berhasil, maka dapat menerapkan modul lain dengan referensi modul yang sudah berhasil. Proses bisnis yang berbeda antara satu perusahaan satu dengan perusahaan lain, memungkinan dilakukan kustomisasi ERP dalam penerapannya.

Handayani U.N, Dewi

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Computer-aided design (CAD) atau computer-aided design and drafting (CADD), merupakan satu bentuk otomatisasi yang membantu perancang untuk memperbaiki gambar, spesifikasi, dan elemen-elemen yang berhubungan dengan perancangan yang menggunakan efek grafik khusus dan perhitungan program-program komputer. Teknologi yang digunakan untuk bermacam produk dalam lingkungan dan arsitektur, elektronik, dan erodinamika (ilmu dinamika udara), teknik otomotif dan desain produk. Walaupun sistem CAD biasanya tidak selalu menggambar otomatis, biasanya meliputi pemodelan 3 dimensi dan model operasi simulasi komputer. Sistem CAD dijalankan melalui PC untuk desain dan pemodelan 2D serta proses drafting, kemudian dijalankan dan diintegrasikan dengan sistem CAM (Computer Aided Manufacture) yang disesuaikan dengan format mesin CNC (Computer Numeric Control) yang akan digunakan.

Sasongko, Jati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Kriptografi (cryptography) merupakan ilmu dan seni untuk menjaga pesan agar aman. (Cryptography is the art and science of keeping messages secure) “Crypto” berarti “secret” (rahasia) dan “graphy” berarti “writing” (tulisan). Para pelaku atau praktisi kriptografi disebut cryptographers. Sebuah algoritma kriptografik (cryptographic algorithm), disebut cipher, merupakan persamaan matematik yangdigunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi. Biasanya kedua persamaan matematik (untuk enkripsi dan dekripsi) tersebut memiliki hubungan matematis yang cukup erat. Enkripsi digunakan untuk menyandikan data-data atau informasi sehingga tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berhak. Dengan enkripsi data disandikan (encrypted) dengan menggunakan sebuah kunci (key). Untuk membuka (decrypt) data tersebut digunakan juga sebuah kunci yang sama dengan kunci untuk mengenkripsi (untuk kasus private key cryptography) atau dengan kunci yang berbeda (untuk kasus public key cryptography).

Anggraeni, Wahyu

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Layanan online payment pada electronic commerce digunakan untuk berbagai keperluan, yaitu untuk pembayaran tagihan telepon, pemesanan tiket pesawat terbang, dan lain-lain. Terdapat tiga entiti yang terlibat pada sistem yang menyediakan layanan online payment ini. Ketiga entiti ini adalah billing, payment gateway dan payment point. Pada penelitian ini akan dirancang dan dibuat suatu aplikasi yang berada pada billing untuk menjembatani proses transaksi keuangan antara payment point dengan basisdata billing pada penyedia jasa telepon dengan menggunakan standar keuangan ISO 8583. Standar ini digunakan untuk mengelola transaksi jaringan yang terdiri dari Sign On, Sign Off dan Echo Test. Transaksi keuangan yang dilakukan adalah transaksi tagihan telepon, pembayaran tagihan telepon dan pembatalanpembayaran tagihan telepon antara billing penyedia jasa telepon dengan institusi keuangan/collecting agent pada payment point. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi ini untuk menguji fungsionalitas komunikasi dan transaksi keuangan pembayaran tagihan telepon pada e-commerce. Pelanggan telepon melakukanpembayaran melalui collecting agent dan kemudian transaksi pembayaran tersebut dikirimkan ke billing penyedia jasa telepon.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemrograman socket merupakan pemrograman yang digunakan untuk melakukan komunikasi proses (process-to-process) dalam sebuah jaringan. Selain komunikasi proses, dalam sebuah jaringan komputer juga melakukan komunikasi host (host-to-host). Dalam pengujian pemrograman socket dapat dilakukan dengan menggunakan jenis  socket networking  sock_stream pada client ke server dengan menggunakan alamat proses (IP dan Port) pada komputer yang sama dengan direktori yang sama dan yang berbeda serta dengan komputer lain yang berbeda. Untuk pengujian, akan dibuat server dan client yang akan melakukan komunikasi proses. Pada server dan client, socket yang digunakan adalah AF_INET. Pada komunikasi proses di server, mula-mula dilakukan proses pembuatan socket dengan fungsi call socket(), kemudian server mengikat socket yang dibuat tadi dengan jaringan berdasarkan nomor local address dan port dengan fungsi call bind(). 

Handayani U.N, Dewi; Soelistijadi, R.; Sunardi, -

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Sistem Informasi Geografi (SIG) merupakan sistem informasi berbasis computer yang digunakan secara dijital untuk menggambarkan dan menganalisa ciri-ciri geografi yang digambarkan pada permukaan bumi dan kejadian-kejadiannya. Sistem Informasi Geografi menghasilkan aspek data spasial dan data non spasial. Data geografi yang sudah terkomputerisasi berperan penting menemukan perubahan bagaimana menggunakan dan mengetahui informasi tentang bumi. Karakteristik utama sistem informasi geografi adalah kemampuan menganalisis sistem seperti analisa statistik dan overlay yang disebut analisa spasial yaitu dengan menambahkan dimensi ‘ruang (space)’ atau geografi. Analisa Spasial dilakukan dengan mengoverlay dua peta yang kemudian menghasilkan peta baru hasil analisis. Proses Analisa Spasial meliputi kegiatan membuat buffer disekitar titik (point), garis (line) dan area (polygon), menganalisis peta dengan titik, garis dan area dengan proses overlay mengunakan metode intersection, union, identitas, hapus, dan klip. Analisa proximity merupakan analisa geografis yang berbasis pada jarak antar layer menggunakan metode Shortest Path Trace, yaitu menganalisis untuk menemukan jarak terpendek dari dua lokasi menggunakan metode Flood Trace, yaitu mengetahui posisi jarak sebuah titik pada arah yang sama dalam radius tertentu.

Sutanto, Felix Andreas; Eniyati, Sri

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Streaming Media Server memiliki peranan yang penting dalam penyebarluasan informasi yang berbentuk multimedia. Persiapan dalam membangun akan sangat mempengaruhi kinerjanya. Microsoft telah menyediakan fasilitas penunjang untuk menyebarkan multimedia dalam satu paket pada sistem operasi Windows Server 2003. Dengan demikian proses persiapan server akan lebih mudah karena tidak perlu mencari software lainnya. 

Supriyanto, Edy

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

             Testing software merupakan suau kegiatan yang dibahas pada hampir semua metode software engineering. Ada 3 kategori testing dalam hal ini, yaitu : testing input, testing output dan testing proses. Berbagai jenis testing tersebut dibahas dan diberikan contohnya pada pembahasan tulisan ini.