Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1681-1700 of 2,073

Analytics

Sri Mulyani; Syafwan Rozy

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Cultural changes will continue to develop in every era, with the emergence of new technologies, one of which is social media. Social media aims to provide convenience in terms of communicating so that it has an impact on its users, both positive and negative. One of the most widely used applications from other social media is the Tik Tok application where each user can make various videos and interact via private chat. The app, launched in September 2016, shows how important its influence on culture is. Where tick tock has become the most widely used social media, one of which is among students. The purpose of this study was to find out the factors that cause changes in the culture of communication and how changes in the culture of communication in the use of social media tick tok by IAIN Bukittinggi students who live in Al Maizy's boarding house, Gurun Aua Nagari Kubang Putiah.

Bantang Bantang

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Kompetensi profesional harus dimiliki oleh setiap guru sebagai pengajar agar mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan optimal. Fakta di lapangan ditemukan bahwa masih ada guru yang belum menguasai materi pembelajaran dengan baik. Selain itu, guru kurang menerapkan metode/model/strategi pembelajaran yang variatif. Guru kurang memanfaatkan media pembelajaran. Oleh karena itu, berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan peneliti di lapangan, maka peneliti sebagai Kepala Madrasah ingin melakukan suatu penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi akademik sebagai upaya meningkatkan kompetensi profesionalisme guru di MTs Muhammadiyah Limbung Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2022-2023. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kompetensi profesionalisme guru terhadap daya serap kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 70,05%; 77,84%; dan 86,56%. Sedangkan peningkatan kompetensi profesionalisme guru terhadap ketuntasan kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 40,00%; 60,00%; dan 86,67%. Dan peningkatan kompetensi profesionalisme guru terhadap daya serap individu pada siklus I, II, dan III sebanyak 6 guru, 9 guru, dan 13 guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi profesionalisme guru. Selain itu juga, pembinaan supervisi pembelajaran ini juga efektif dalam meningkatkan kompetensi profesionalisme guru.    

Kasmawati Kasmawati

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Salah satu kemampuan guru yang harus dilakukan penilaian secara berkala oleh Kepala Madrasah sebagai supervisor yaitu, menilai hasil pembelajaran upaya meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugasnya. Permasalahan yang ditemukan di lapangan bahwa guru hanya melakukan penilaian pada aspek kognitif saja tanpa melakukan penilaian pada aspek afektif dan psikomotorik, masih ada guru yang tidak membuat analisis hasil belajar siswa, dan masih banyak guru yang tidak membuat dan melaksanakan program remedial. Permasalahan tersebut mendorong peneliti sebagai Kepala Madrasah untuk melakukan penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi akademik Kepala Madrasah sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa MTs Darul Muttaqin Bungasunggu Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2022-2023. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kemampuan guru pada siklus I, II, dan III, yaitu sebesar 68,63%, 77,88%, dan 86,88%. Sedangkan ketuntasan individu pada siklus I, II, dan III sebesar 25%, 50%, 100%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi akademik Kepala Madrasah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa. Selain itu juga, kegiatan supervisi akademik ini juga efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa.    

Weny Septiani; Amril Amir

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perancangan model E-LKPD berbasis discovery learning, bagaimana mengembangkan E-LKPD berbasis discovery learning, dan menganalisis kelayakan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi untuk dikembangkan SMA Negeri 1 Sarolangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi pengembangan 4D (Define, Design, Developmet, Disseminate) dengan modifikasi, tanpa tahap disseminate (penyebaran). Langkah penelitian dan pengembangan tersebut yaitu Identifikasi dan analisis masalah, perancangan, pengembangan, dan validasi produk. Instrument penelitian berupa lembar wawancara guru, angket analisis kebutuhan siswa, lembar validasi ahli materi, ahli media yang dianalisis menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) telah dirancang E-LKPD berbasis discovery learning dengan pengembangan pada aspek materi teks negosiasi, (2) setelah dilakukan perancangan maka selanjutnya dikembangkan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi melalui palatform liveworksheets, (3) kelayakan pengembangan E-LKPD berbasis discovery learning  yang dinilai oleh ahli materi berada pada kategori sangat valid (91,2%) atau dinyatakan layak untuk digunakan dan menurut ahli media E-LKPD yang dikembangkan berada dalam kategori valid (87,5%) atau dinyatakan layak digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis discovery learning dapat digunakan dalam proses pembelajaran di SMA

Weny Septiani; Amril Amir

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perancangan model E-LKPD berbasis discovery learning, bagaimana mengembangkan E-LKPD berbasis discovery learning, dan menganalisis kelayakan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi untuk dikembangkan SMA Negeri 1 Sarolangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi pengembangan 4D (Define, Design, Developmet, Disseminate) dengan modifikasi, tanpa tahap disseminate (penyebaran). Langkah penelitian dan pengembangan tersebut yaitu Identifikasi dan analisis masalah, perancangan, pengembangan, dan validasi produk. Instrument penelitian berupa lembar wawancara guru, angket analisis kebutuhan siswa, lembar validasi ahli materi, ahli media yang dianalisis menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) telah dirancang E-LKPD berbasis discovery learning dengan pengembangan pada aspek materi teks negosiasi, (2) setelah dilakukan perancangan maka selanjutnya dikembangkan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi melalui palatform liveworksheets, (3) kelayakan pengembangan E-LKPD berbasis discovery learning  yang dinilai oleh ahli materi berada pada kategori sangat valid (91,2%) atau dinyatakan layak untuk digunakan dan menurut ahli media E-LKPD yang dikembangkan berada dalam kategori valid (87,5%) atau dinyatakan layak digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis discovery learning dapat digunakan dalam proses pembelajaran di SMA

Cici Puspa; Pendi Hasibuan; IswantirM; Arman Husni

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di Ponpes Darussalam Pinagar. Berdasarkan observasi yang telah penulis lakukan bahwa guru Al-Qur’an Hadits sebelum menerapkan metode Wahdah dan Kitabah siswa banyak kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an dengan alasan tidak ada waktu untuk menghafal bahkan ada siswa yang memang belum bisa membaca Al-Qur’an, sehingga saat pembelajaran ada beberapa siswa yang memang tidak masuk karna takut pada hafalan, sedangkan pada saat guru menyampaikan materi mereka sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing seperti, tidur dikelas, meribut serta ada yang membaca novel dikelas sehingga tidak tercapailah hasil dari pembelajaran. Tujuan penelitian ini agar penulis dapat mengetahui bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits  di Ponpes Darussalam Pinagar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (file research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi di lapangan secara sistematis. Penelitian ini menggambarkan bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits  di Ponpes Darussalam Pinagar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Yang menjadi informan pada penelitian ini adalah guru Al-Qur’an Hadits sebagai informan kunci, siswa dan waka kurikulum sebagai informan pendukung. Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan, penulis dapat menggambarkan bahwa guru Al-Qur’an Hadits telah menerapkan metode Wahdah dan Kitabah sesuai dengan langkah-langkahnya. Guru Al-Qur’an Hadits mengacu pada langkah-langkah yang ditemukan oleh Wiwi Alawiyah Wahid dan Muhammad Fadhly Ilyas. Metode Wahdah dimulai dari menghafal satu persatu terhadap ayat-ayat yang hendak dihafalnya dan di ulang-ulang sebanyak 3-5 kali ketika siswa merasa sudah hafal ayat maka dilanjutkan dengan metode Kitabah yaitu menulis ayat yang dihafal ke dalam buku catatan tanpa melihat teks. Pada proses pembelajaran anak-anak sudah menampakkan hasil dalam proses pembelajaran dan tercapailah tujuan pembelajaran tersebut.

Dwi Putriana Naibaho

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang berorientasi kepada kebutuhan belajar peserta didik. Arti dari diferensiasi adalah proses belajar mengajar untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik dalam memahami materi pembelajaran berdasarkan karakteristik, kemampuan, minat, gaya belajar, dan kekuatan mereka sehingga sukses dalam proses pembelajarannya. Guru diharapkan mampu menanggapi atau merespon kebutuhan belajar tiap peserta didik, menciptakan lingkungan belajar, manajemen kelas yang efektif, dan penilaian berkelanjutan sesuai dengan profil belajar mereka. Dalam pembelajaran berdiferensiasi terdapat empat aspek yang dapat dikendalikan oleh guru yaitu konten, proses, produk, dan lingkungan atau iklim pembelajaran di kelas. Guru dapat mengkategorikan kebutuhan belajar peserta didik berdasarkan tiga aspek yaitu kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik. Peserta didik akan menunjukkan kinerja yang lebih baik apabila penugasan yang diberikan guru sesuai dengan keterampilan dan pemahaman yang mereka miliki sebelumnya dan memicu keingintahuan atau hasrat dalam diri mereka serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk bekerja dengan cara yang mereka sukai.

Erwin Simon Paulus Olak Wuwur

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan program nasional dari pemerintah dengan tujuan untuk pemetaan mutu pendidikan sekolah dasar dan menengah yang ada di seluruh Indonesia. Dengan adanya perubahan ini banyak guru dan siswa membutuhkan waktu untuk penyesuaian dengan menggunakan metode baru yakni menggunakan komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapan guru dan siswa dalam menghadapi Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di daerah 3T. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah siswa dan guru tingkat gugus yang terdiri dari empat sekolah di daerah yang tergolong 3T. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesiapan asesemen nasional berbasis computer (ANBK) di daerah 3T ialah bahwa belum sepenuhnya siap. Hal itu terlihat dari 1), guru sebagai pendamping belum siap karena sebagaian guru tidak mampu mengoperasikan computer, 2) kesiapan mental siswa dalam mengikuti ANBK karena hal baru berhadapan dengan komupter, 3) keterbatasan sarana dan prasarana computer sebagai penunjang terlaksananya ANBK.

Deritno Deritno; Yane Henderina Keluanan

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Dalam proses pembelajaran, guru memiliki peran yang sangat penting untuk mengembangkan kemampuan literasi membaca menulis pada nara didiknya. Pada bagian ini guru dituntut untuk membuat nara didiknya dapat membaca dan menulis dengan baik, akan tetapi kebanyakan siswa yang menganggap renda bahkan tidak membudidayakan hal tersebut yang di lakukan oleg guru. Selain itu, kemampuan literasi baca tulis siswa di SDTK Pniel masih tergolong rendah. Dalam Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif.  Menurut Sugiyono Penelitian kualitatif adalah suatu jenis penelitian yang alami. Literasi baca tulis sangat di perlukan  untuk mengembangkan keterampilan berdasarkan 4 kompetensi dalam pendidikan. Literasi baca tulis merupakan bagian keterampilan yang paling penting di miliki siswa untuk memperoleh keterampilan lainnya. Setiap siswa harus mampuh mengembangkan keterampilanya. Kesimpulan : Literasi baca tulis memiliki kedudukan, fungsi, dan peran sangat mendasar dan utama. Dengan demikian  literasi ini tidak hanya mendasari makna keseluruhan jenis literasi yang ada sekarang, tetapi juga menjadi tiang pokok dan landasan penguasaan kemampuan literasi lainnya.

Sintawati, Susi; Jailani, M. Syahran; Arifullah

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Media video animasi merupakan gabungan audio dan visual yang dapat menarik perhatian peserta didik dan mampu memahami objek secara detail. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media video animasi terhadap motivasi pada mata pelajaran fikih. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif, subjek penelitian adalah guru dan siswa dengan jumlah populasi 1 orang guru dan 36 siswa. Teknik pengumpulan data tes, observasi dan dokumentasi, teknik analisa data menggunakan rumus rata-rata dan uji T. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengaruh media video animasi pada mata pelajaran fikih dengan rata-rata akhir 4,4 dengan kategori sangat baik karena berada pada interval 4,0 – 5,0, motivasi belajar siswa dengan rata-rata akhir  3,73 dengan kategori baik karena berada pada interval 3,0 – 4,0, hasil belajar siswa dengan rata-rata akhir 87,2 dengan kategori baik karena berada pada interval 80 – 89, berdasarkan uji yang menggunakan uji T diperoleh hasil thitung sebesar  35,96 dikonsultasikan dengan ttabel dengan taraf signifikan 1/2 α = 0,025 dan didapatkan ttabel sebesar 2.040, karena thitung berada didaerah penolakan maka penelitian ini H0 ditolak dan Ha diterima

Yuferlinus Waruwu

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Memasuki period digital dengan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat pesat, telah membawa perubahan yang signifikan dalam percepatan dan inovasi penyelenggaraan pendidikan diberbagai belahan dunia. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 tentang Kualifikasi dan Kompetensi Guru, bahwa  practitioner harus memiliki kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, fokus penelitian ini yakni pemanfaatan teknologi informasi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Kristen dalam pendidikan sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman dan langkah- langkah praktis pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di sekolah- sekolah. Tulisan ini memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatanan kepustakaan untuk menyajikan masalah, analisis dan pengumpulan data. Penelitian kualitatif mengacu pada makna, konsep, definisi, dan deskripsi terhadap sesuatu yang diteliti oleh peneliti atau penulis. practitioner pendidikan agama Kristen harus dapat berinovasi dengan teknologi informasi dan komunikasi agar  practitioner dapat mengerti dan memahami setiap perkem bangan dan kemajuan zaman yang akan lebih menuntut  practitioner untuk lebih kreatif. Sebagai kesimpulannya bahwa Guru PAK akan berupaya meningkatkan tanggung jawab lewat mengikuti pelatihan tahun ini dengan tujuan agar lebih mengetahui cara memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.

Rizki Ilman Mubaroqah; Iwit Prihatin; Muhamad Firdaus

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran aplikasi dompet pintar berbasis strategi saintifik learning untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis pada materi relasi dan fungsi  yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan model rancangan pengembangan 4D, yang dimodifikasi menjadi 3D, yaitu define (definisi), design (perancangan), development (pengembangan), tanpa menggunakan tahap keempat yaitu disseminate (penyebaran), karena hal ini merujuk kepada tujuan awal dari penelitian ini ialah untuk mengembangkan media yang valid, praktis dan efektif yang terdapat pada langkah  ketiga pengembangan  model ini yaitu development. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 8 Sengah Temila dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket, dan soal pre-test post test. Berdasarkan hasil penelitian yang pertama adalah validasi aplikasi dompet pintar berbasis strategi saintifik learning yaitu dengan nilai rata-rata dari ketiga ahli sebesar 85,416% dalam kriteria sangat valid dengan kategori sangat baik. Yang kedua adalah nilai kepraktisan, dilihat dari nilai angket yang diisi guru dam siswa diperoleh persentase sebesar 83,93% dengan kriteria sangat praktis. Selanjutnya keefektifan, dilihat dari nilai rata-rata siswa dengan merujuk pada skala likert. Artinya, terdapat peningkatan nilai hasil belajar siswa dalam kemampuan komunikasi matematis, sehingga aplikasi dompet pintar dikatogerikan efektif. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi dompet pintar berbasis strategi saintifik learning terhadap kemampuan komunikasi matematis pada materi relasi dan fungsi di SMPN 8 Sengah Temila tergolong valid, praktis, dan efektif untuk digunakan.    

Yakob Mailani; Mozes Lawalata

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Broken home families, which are characterized by the breakdown of parental relationships, can have a negative impact on children's development, including spiritual emptiness. In this context, the role of Christian religious teachers is important in filling the spiritual void of children from broken homes. This article aims to investigate the role of Christian religious teachers in filling the spiritual void of children from broken home families and the strategies that can be used to achieve this. In the introduction, the article explains the meaning of a broken home family and identifies its impact on the child's spiritual emptiness. Then, the article continues by discussing the role of Christian religious teachers in filling the spiritual void in children. Christian religious teachers not only serve as teachers, but also as a source of spiritual support and example for children. Furthermore, the article reviews strategies and approaches that can be used by Christian religious teachers in filling the spiritual void of children from broken home families. Relevant and interactive teaching methods, building emotional relationships with children, and efforts to cultivate spiritual awareness through reflection and meditation are some of the recommended strategies.Through case studies that include the real experiences of Christian religion teachers, this article provides inspiring examples illustrating how Christian religion teachers have succeeded in filling the spiritual void of children from broken homes and achieving effective results. In the implications and recommendations section, the article highlights the important role of Christian religious teachers in filling the spiritual void of children from broken home families and emphasizes the need for collaboration between teachers, families and communities in supporting children's spiritual development. In conclusion, this article concludes that the role of Christian religious teachers is very important in filling the spiritual void of children from broken home families. With the right approach, Christian religion teachers can provide the spiritual support children need, assisting them in acquiring a sense of meaning, identity, and spiritual well-being. This article provides useful insights and insights for educators, parents, and practitioners in Christian religious education that aim to support the spiritual development of children from broken home families.

Julmiati Samoiri; Sandra Rosiana Tapilaha

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Christian religious education is an important aspect in the formation of character and the development of children. In this context, teacher creativity and the role of parents play a significant role in increasing children's interest in learning through Christian religious education. However, there are challenges in terms of a lack of understanding of the importance of creativity, a lack of creative teaching methods, and suboptimal involvement between teachers and parents. Therefore, this study aims to analyze the role of teacher and parent creativity in increasing children's interest in learning through Christian religious education. Through a qualitative approach and data analysis, this study identified existing problems and provided workable solutions. The results of the study show that a deep understanding of the importance of creativity, the use of creative teaching methods, and the active involvement of teachers and parents can encourage children's interest in learning in the context of Christian religious education. This study provides practical recommendations to enhance the role of teacher and parent creativity in strengthening children's interest in learning through Christian religious education, with the hope of improving the quality of Christian religious education that children receive.

Nadya Elsa Surbakti; Ahmad Zaki; Ahmad Fuadi

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan secara khusus yang ditemukan di lokasi penelitian yaitu di MTs. Negeri 1 Langkat bahwa siswa kelas VII-A bahwasanya guru bidang studi Al-Qur’an Hadits menggunakan model pembelajaran langsung seperti model ceramah dan pemberian tugas berbentuk soal latihan. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian berjumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis menggunakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan 3 (tiga) siklus. Hasil penelitian bahwa penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dalam meningkatkan Pemahaman siswa pada bidang studi Al-Qur’an Hadits bagi siswa Kelas VII MTs. Negeri 1 Langkat sudah terlaksana dengan baik dan terdapat peningkatan sejak awal pra Siklus yaitu jumlah siswa yang mendapatkan ketuntasan nilai rata-rata yaitu 56,55 siswa yang mendapatkan nilai tuntas pada bidang studi Al-Qur’an Hadits, pada Siklus I meningkat menjadi 63 siswa yang tuntas dalam kegiatan pembelajaran Al-Qur’an Hadits pada materi pemahaman. Pada Siklus II tingkat ketuntasan siswa dalam belajar Al-Qur’an Hadits yaitu 78,4 di Kelas VII MTs. Negeri 1 Langkat. Kemudian dianalisis dari Siklus III ketuntasan siswa mencapai 89,8. Dengan demikian, hipotesis penulis telah diuji kebenarannya dan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan fakta-fakta dilapangan yang diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, dokumentasi dan melalui hasil tes kemampuan pemahaman siswa pada siklus I, II dan siklus III.

Siti Fatimah; Ahmad Fuadi

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa pada Pelajaran Fiqih Kelas VII MTs Al Mu’min Dogang Kecamatan Gebang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah Siswa pada Pelajaran Fiqih Kelas VII MTs Al Mu’min Dogang Kecamatan Gebang yang berjumlah 40 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir siswa kelas VII VII MTs Al Mu’min Dogang meningkat setelah digunakannya model pembelajaran Problem Solving dalam pelajaran Fiqih dengan materi pokok Salat Jamak Qasar dan Salat dalam Keadaan Darurat. Peningkatan ini terbukti pada peningkatan kemampuan berpikir siswa dari perolehan Ketuntasan Klasikal siklus I sebesar 78.12 % dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 90.25%. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I skor sebesar 79 dan meningkat pada siklus II sebesar 98. Sedangkan aktivitas guru pada siklus I dan siklus II mencapai skor tertinggi sebesar 24.

Haerani Haerani

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Salah satu kemampuan guru yang harus dilakukan penilaian oleh Kepala Madrasah yaitu menilai hasil pembelajaran. Permasalahan yang ditemukan bahwa guru hanya melakukan penilaian pada aspek kognitif saja tanpa melakukan penilaian pada aspek afektif dan psikomotorik, masih adanya guru yang tidak membuat analisis hasil belajar siswa, dan masih banyak guru yang tidak membuat dan melaksanakan program remedial bagi siswa yang belum tuntas. Permasalahan tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan efektivitas supervisi akademik Kepala Madrasah sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa di MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2022-2023. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Hasil yang didapatkan selama melaksanakan penelitian yaitu terjadi peningkatan kemampuan guru pada siklus I, II, dan III sebesar 68,63%, 77,88%, dan 86,88%. Sedangkan ketuntasan individu pada siklus I, II, dan III sebesar 25%, 50%, 100%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa pembinaan melalui penerapan supervisi akademik Kepala Madrasah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa. Kegiatan supervisi akademik ini juga memiliki efektivitas dalam meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa.

Haerani Haerani

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Guru mengalami kesulitan dalam memilih atau menentukan bahan ajar yang tepat. Kemampuan guru dalam pengembangan bahan ajar masih rendah. Bahan ajar yang disusun banyak yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Fenomena tersebut mendorong peneliti sebagai Kepala Madrasah untuk melakukan suatu penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan efektifitas supervisi Akademik Kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi profesionalisme guru mengembangkan bahan ajar di MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2020-2021. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kompetensi profesionalisme guru dalam mengembangkan bahan ajar dengan mencapai standar ideal. Pembinaan Kepala Madrasah melalui supervisi akademik dapat dilihat dari peningkatan kualitas bahan ajar pada aspek isi, penyajian, dan bahasa tiap siklusnya yaitu sebesar 68,00% pada siklus I, 77,50% pada siklus II, dan 84,80% pada siklus III. Ketuntasan kelompok sebesar 100%, yang berarti melebihi kriteria yang telah ditetapkan sebesar 85%. Berdasarkan hasil penelitian terjadi peningkatan kualitas bahan ajar pada aspek isi, penyajian, dan bahasa tiap siklusnya. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan pembinaan melalui supervisi akademik Kepala Madrasah berjalan dengan optimal dan efektif dapat meningkatkan kompetensi profesionalisme guru dalam pengembangan bahan ajar.

Dayanara Hazrati; Tiur Malasari Siregar

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) memperoleh E-LKPD yang valid dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan (2) Untuk memperoleh E-LKPD yang praktis dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan (3) memperoleh E-LKPD yang efektif dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan. Subjek penelitian ini adalah 1 orang guru dan 30 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 29 Medan dengan instrumen penelitian yang berupa lembar validasi RPP, lembar validasi materi dan media bahan ajar interaktif, serta angket respon guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunujukkan bahwa : (1) E-LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kevalidan berdasarkan penilaian validator materi dan media, dengan perolehan skor rata-rata berturut-turut 3,68 dan 3,76 yang mana keduanya memperoleh kategori sangat layak (SL). (2) Ditinjau dari aspek kepraktisan, E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan praktis berdasarkan hasil angket respon siswa dan guru. Dari hasil angket respon siswa diperoleh nilai kepraktisan produk yaitu sebesar 79,31% dan hasil angket respon guru memperoleh nilai kepraktisan sebesar 91,66%. Dikarenakan hasil angket respon siswa dan guru berada pada kategori rentang 76%-100%, maka E-LKPD dikategorikan sangat praktis (3) Ditinjau dari aspek keefektifan, E-LKPD dinyatakan efektif. Hal ini dilihat dari: (a) tercapainya ketuntasan belajar secara klasikal yaitu sebanyak 93% siswa yang mengikuti pembelajaran mencapai nilai 65, (b) tercapainya indikator/ketuntasan tujuan pembelajaran, dimana rata-rata ketuntasan belajar individual sebesar 86,30 dan (c) siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran

Sahnaz Hi. Ahmad; Said Hasan; Ade Haerullah

Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Managerial competence will determine the progress of an educational institution. If the principal's managerial competence is good, it will be able to improve teacher performance. This study aims to describe the relationship between principal managerial competency and teacher performance improvement. The method used in this study is to use a qualitative approach. This research was conducted at SLB Negeri Sasa Ternate City. The subjects in this study were school principals and teachers. Data collection techniques were carried out in natural settings (natural conditions), primary data sources, and data collection techniques involved participant observation, in-depth interviews and documentation. The results of this study indicate that the head of SLB Negeri Sasa Kota Ternate is able to optimize school resources, both teachers and staff, direct students to be role models and take full responsibility for school progress. Patience, caring, hardworking, punctual attitude. The principal tries to establish himself as a leader according to the expectations of the teachers and all parties. So that it can be said that the principal already has a management program to improve teacher performance. The performance of a good teacher does not just happen, there are many factors that affect the high and low performance of a teacher, including internal factors and external factors, internal factors depend on the skills of the teacher himself, while external factors influence a lot, one of which is the principal's leadership competence. . This shows that the managerial principal can provide a positive increase in teacher performance.