Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1641-1660 of 1,674

Analytics

Sulatri, Sulastri; Zuliarso, Eri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Web crawler, juga sering dikenal sebagai Web Spider atau Web Robot adalah salah satu komponenpenting dalam sebuah mesin pencari modern. Fungsi utama Web crawler adalah untuk melakukanpenjelajahan dan pengambilan halaman-halaman Web yang ada di Internet. Pada tulisan ini akan disajikanujicoba perbandingan algoritma penelusuran program crawler menggunakan Breadth First Search danbanyaknya backlink (Backlink Count). Pengujian berdasarkan situs www.dmoz.org dan dir.yahoo.com.

Sasongko, Jati; Santoso, Dwi Budi

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Short Message Service atau yang lebih dikenal dengan SMS saat ini sudah banyak digunakanoleh masyarakat sebagai alat komunikasi. Kelebihan dari SMS adalah biayanya yang murah, cepat, danlangsung pada tujuan. Mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga orang lanjut usia hampirsemuanya memanfaatkan teknologi SMS ini. Awalnya SMS hanya digunakan untuk berkomunikasi antarpersonal saja. Tetapi kini seiring perkembangan jaman, penggunaan SMS semakin berkembang. Misalnyauntuk polling suatu audisi, mengakses nilai kuliah, mengirim kritik & saran kepada media massa untukkemudian dipublikasikan dan banyak lagi penggunaan lainnya. Untuk dapat melakukan hal-hal tersebut,tentu saja diperlukan dukungan dari software & hardware yang memadai. Mungkin banyak orang yangberanggapan bahwa untuk membuat suatu aplikasi SMS itu dibutuhkan software & hardware yang rumitdan mahal. Padahal dapat dibuat dengan mudah & biaya yang terjangkau. Untuk membuat aplikasi SMSyang sederhana “hanya” membutuhkan Ponsel NOKIA 6110 atau 5110, kabel data 5 in 1, komputer yangmemiliki port COM dan dilengkapi Visual Basic 6. Mobile FBUS 1.5 ActiveX adalah Freeware ActiveXControl yang digunakan untuk membuat aplikasi yang berhubungan dengan Ponsel. Contoh aplikasi yangdapat dibuat adalah pengirim & penerima SMS, memanipulasi logo operator, mengakses Phonebook danlain-lain. Mobile FBUS 1.5 ActiveX dapat digunakan pada Ponsel GSM NOKIA yaitu NOKIA 51xx / 61xxdan 3210.

Wibisono, Setyawan

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Penggunaan akses internet dengan metoda dial up pada suatu perusahaan internet sering dibatasi oleh anggaran dana yang  sudah ditetapkan. Dengan demikian diperlukan  suatu kontrol dalam membatasi pemakaian  pulsa  internet  agar  tidak  melebihi  anggaran  yang  sudah  ditetapkan. Maka  diperlukan  suatu program  aplikasi  untuk mengontrol  akses  internet  secara  dial  up.  Pengembangan  aplikasi menggunakan software development Visual Basic 6.0 dengan database Microsoft Access dan memanfaatkan script Win32 Internet API  (WinInet API)  pada  file wininet.dll  yang  sudah  tersedia  pada Operating  System Windows 98/2000/XP. Script Win32 Internet API merupakan salah satu bagian dari funsi – fungsi internal windows yang disebut dengan API (Application Programmer Interface). API berfungsi sebagai interface / jembatan antara windows dengan programmer. Fungsi ­ fungsi API dapat diakses oleh programmer melalui file ­ file library API untuk diaplikasikan pada suatu program. Fungsi aplikasi adalah untuk mengontrol penggunaan internet  berdasarkan  pada  pemakaian  pulsa  /  waktu.  Secara  umum  aplikasi  juga  dapat  digunakan  oleh pengguna internet dengan sistem sambungan dial up.

Hartati, Sri; Zuliarso, Eri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Telah dikembangkan sebuah aplikasi pengolah bahasa alami untuk melakukan query basisdataXML. Data yang tersimpan dalam basisdata XML berupa bibliografi koleksi perpustakaan.  Bahasa alamiyang diproses untuk query merupakan bahasa Indonesia sehari-hari yang mengikuti pola kalimat tertentusesuai dengan tata bahasa Indonesia.Query basisdata XML dilakukan setelah aplikasi ini menerima masukan berupa kalimat bahasaIndonesia yang sederhana. Kalimat ini mengikuti pola aturan produksi yang telah ditetapkan dan mengikutitatabahasa Indonesia.   Setelah proses penginputan kalimat bahasa alami selesai, dilakukan proses analisisleksikal, sintaks, parsing, dan  semantiks untuk verifikasi bahasa alami yang masuk. Hasil yang benar akanditerjemahkan menjadi XQuery sebagai suatu perintah untuk melakukan query pada basisdata XML.Perintah ini kemudian akan diproses untuk menghasilkan keluaran hasil operasi query tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pengolahan bahasa alami melakukan query padabasisdata XML dengan benar, dan memberi kemudahan bagi user untuk melakukan operasi pencarianinformasi bibliografi.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Untuk  dapat menyimpan  sebuah  berkas  yang  besar  kedalam media  penyimpanan  yang  lebih kecil maka harus dipecah terlebih dahulu menjadi berkas yang kecil­kecil. Untuk  alasan inilah akan dibuat suatu program pemecah program berkas gambar dengan ektensi BMP  yang biasanya mempunyai ukuran yang relative besar. Tujuan dari penelitian adalah membuat program aplikasi pemecah file gambar dengan mengimplementasikan algoritma clipping. Proses ini digunakan untuk membantu proses pemecahan berkas BMP,  terutama  yang mempunyai  kapasitas  melebihi media  penyimpanan  seperti  disket  sehingga  dapat digandakan  ke media  tersebut. Masalah  dari  penelitian  ini  adalah  bagaimana membuat  program  aplikasi pemecah  file  gambar  dengan  mengimplementasikan  algoritma  clipping.  Metode  pengembangan  sistem yang digunakan adalah SDLC (Systems Development Life Cycle) yang  merupakan metodologi klasik yang digunakan  untuk mengembangkan, memelihara,  dan menggunakan  sistem  informasi.  Proses  pemecahan gambar  akan    menghasilkan  kualitas  gambar  seperti  pada  keadaan  sebelum  terjadi  pemecahan  tanpa mengalami  kerusakan  pada  gambar.  a)  Pemecahan  gambar  dapat  dilakukan  pada  gambar  berwarna  dan grayscale dengan bit per pixel maksimal 24, di atas itu program tidak mendukung. b) Pemecahan tersebut hanya dapat dilakukan dengan membagi gambar secara horisontal atau hanya terjadi pada tinggi gambar.

Migunani, Migunani

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Prinsip­prinsip metodologi perancangan perangkat lunak menjadi basis proses rekayasa aplikasi bisnis  telah  banyak  di  terapkan. Dimana  sebuah metodologi merupakan  kerangka  pijakan  utama  dalam perancangan perangkat lunak profesional untuk menghasilkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis sebuah organisasi. Tahapan­tahapan dalam membangun sebuah perangkat lunak akan sangat berguna untuk memastikan apakah elemen­elemen proyek pengembangan perangkat lunak telah dikelola dengan baik dan benar. Microsoft Solution Framework  (MSF)  sebagai metodologi  alternatif perancangan  perangkat  lunak menggabungkan  dua  metodologi  yang  berbeda  menjadi  satu  kesatuan  yang  utuh  untuk  menghasilkan sebuah  solusi  perangkat  lunak  yang  lebih  dinamis  dengan  mengadopsi  kelebihan  dari  masing­masing metodologi.  Kedua  metodologi  tersebut  adalah  Waterfall  dan  Spiral.  Metodologi  Waterfall menggambarkan  sebuah  model  proses  yang  statis  dengan  tahapan­tahapan  berlapis  yang menggunakan sebuah milestone sebagai  transisi pada  setiap  tahap perancangan,  sementara metodologi Spiral  (iterative) menerapkan  model  proses  secara  sirkular  tanpa  adanya  cekpoint  atau  milestone.  Namun  kelebihan metodologi spiral adalah mengenai kebutuhan pengembangan secara keberlanjutan dan adanya keterlibatan pemakai dalam pembangunan perangkat  lunak sehingga perangkat  lunak akan selalu berkembang dengan versi dan fitur yang lebih baru.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

VoIP seperti halnya aplikasi real­time lainnya menuntut jaminan layanan minimum yang harus dipenuhi,  jaringan  berbasis    IP  biasa  /  jaringan  internet  saat  ini  tidak mampu memberikan  jaminan  itu karena  sifatnya  yang  hanya  memberikan  Best­effort  Service.  Masalah  pokok  kualitas  VoIP  yang  jelek sebenarnya  tergantung pada kestabilan bandwith bagi  traffic VoIP dan  sensitifitasnya  terhadap degradasi performansi  jaringan seperti delay,  jitter dan packet  loss.(Shu Tao  ; et al  ,2005). Permasalahan mengenai kualitas VoIP yang jelek di atas dihadapi pula oleh PT.Aplikanusa Lintasarta, keterbatasan bandwidth akses yang  dimiliki  pelanggan  telah menjadi masalah  utama  kualitas VoIP  pada  saat  ini,  upgrade  bandwidth jaringan  akses  tidak menjadi  referensi  solusi.  Proses  pembahasan  ini meliputi  :  analisa  jaringan  akses, pengukuran utilisasi bandwidth jaringan akses, analisa traffic data dan uji korelasi perubahan setting codec dan  payload  pada  perangkat VoIP  terhadap  konsumsi  bandwidth. Hasil  ini  adalah  sebuah model  sistem pengujian perangkat VoIP gateway dalam hal pengujian konsumsi bandwidth VoIP dan  referensi  standar setting codec dan payload yang paling efesien dalam konsumsi bandwidth.

Ardhianto, Eka

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Penggunaan komputer tidak hanya terbatas digunakan sebagai perangkat pengganti mesin ketik saja, namun telah banyak dikembangkan aplikasi yang dapat membantu penyelesaian pekerjaan manusia. Dalam hal pengolahan data meter listrik penggunaan perangkat komputer sebagai sarana pengolahan data catatan meter pelanggan listrik hingga saat ini terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan mengembangkan pengolahan data meter listrik dengan berbasis pengolahan pada citra foto meter listrik. Selain sebagai bukti fisik, f oto yang diambil juga digunakan untuk penghitungan jumlah pemakaian KWh listrik pelanggan. Permasalahan yang muncul adalah dengan jumlah pengguna listrik yang tidak hanya sedikit maka proses entri data penggunaan KWh listrik kedalam aplikasi membutuhkan waktu lama dan terkadang terdapat kekeliruan angka yang diinputkan karena proses entri data memerlukan kejelian mata untuk melihat angka pada foto meter listrik. Dari permasalahan yang ada, maka dibutuhkan suatu perangkat aplikiasi yang mampu melakukan segmentasi secara otomatis untuk membantu menentukan lokasi angka angka meter listrik pada foto. Penelitian ini melakukan pensegmentasian lokasi angka meter listrik untuk membantu petugas entri dalam melakukan proses input data angka pemakaian listrik. Penggunaan algoritma dirancang untuk mendapatkan lokasi angka dengan menggunakan fungsi regionprops pada lingkungan MATLAB. Hasil akhir yang didapatkan adalah sebesar 47% dari sample yang diambil ternyata dapat menemukan lokasi angka meter dengan baik.

Wismarini, Th.Dwiati; Ningsih, Dewi Handayani Untari

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Perhitungan debit air dilakukan untuk mengetahui laju aliran puncak pada Sistem Drainase . Metode yang digunakan untuk memperkirakan laju aliran puncak (debit banjir) adalah metode Rasional, dimana metode ini umum dipakai karena sangat simpel dan mudah penggunaannya, namun penggunaannya terbatas untuk DAS-DAS dengan ukuran kecil, yaitu kurang dari 300 ha. Analisis  intensitas seragam dan merata di seluruh DAS selama paling sedikit sama dengan waktu konsentrasi (tc) DAS.  Beberapa metode untuk memperkirakan laju aliran puncak (debit banjir) , lebih banyak ditentukan oleh ketersediaan data. Data yang digunakan sebagai indikator menentukan wilayah yang berpotensi rawan banjir berdasarkan indikator, Debit Air DAS, Curah Hujan, Topografi,dan  penggunaan lahan. Analisa pada sistem drainase untuk menentukan wilayah yang berpotensi banjir dengan memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Geografi.

Murti, Hari; Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut  dalam retina mata yang mengalami kelemahan atau kerusakan permanen dan tidak mampu merespon warna dengan semestinya. Buta warna  merupakan kelainan genetik atau bawaan yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya,  kebutaan warna juga dapat disebabkan seseorang mengkonsumsi obat dalam periode waktu tertentu karena penyakit yang dideritanya. Penglihatan warna sangat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari dari seseorang, menjadikan masalah dan bahkan mungkin  bisa menjadikan seseorang akan merasa tersiksa dan frustasi dengan keadaan ini, misal pada anak-anak dimana tidak dapat memilih warna spidol atau crayon yang tepat, seseorang tidak dapat memadu padan warna baju yang cocok, seorang ibu yang tidak bisa mengetahui kapan daging benar-benar matang, seseorang tidak mengerti tanda lalu-lintas dan masih banyak lagi fakta-fakta tentang buta warna. Menurut dokter spesialis mata bahwa tidak ada cara untuk mengobati buta warna karena bawaan, karena buta warna bukan suatu penyakit melainkan gangguan penglihatan pada seseorang. Penyandang buta warna tetap mengenal warna tetapi warna yang sesuai dengan persepsi sendiri. Sedangkan penderita kebutaan warna yang disebabkan akibat samping dari mengkonsumsi obat maka kebutaan warna yang disandangnya dapat disembuhkan.

Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi untuk membedakannya berdasarkan dari kartu mahasiswanya. Apabila kartu mahasiswa dalam masa studi tersebut mengalami kerusakan atau kehilangan maka mahasiswa tersebut wajib mengurus untuk mendapatkan kembali kartu mahasiswanya. Hanya saja apabila terjadi kerusakan atau kehilangan yang jumlahnya sedikit dan dalam waktu yang tidak bersamaan akan mengakibatkan proses pembuatan kartu mahasiswa tidak lagi efektif dan efisien. Sehingga didapat permasalahan bagaimana merancang program untuk mencetak kartu mahasiswa berteknologi radio frequency sebagai identitas mahasiswa dan dapat digunakan sebagai identifikasi dalam sistem informasi yang terintegrasi? Solusinya dengan merancang dan membangun suatu program aplikasi yang dapat untuk mencetak kartu mahasiswa berteknologi radio frequency. Kartu tersebut sebagai identitas mahasiswa dan juga dapat digunakan sebagai identifikasi melalui media inputan dalam sistem informasi yang terintegrasi dengan menggunakan teknologi radio frequency.

Sulastri, .; Zuliarso, Eri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Cara menyikapi suatu penyakit saat ini sangat berubah. Masyarakat saat ini mengharapkan semua perawatan, bahkan atas kelainan yang paling berat pun, harus berhasil. Sementara itu, masyarakat saat ini juga semakin mandiri. Pada umumnya masyarakat sadar bahwa berbagai sakit ringan biasa, seperti pilek atau diare, tidak memerlukan bantuan ahli kesehatan atau pengobatan yang rumit. Masalah bagi masyarakat yang tidak terlatih secara medis adalah bahwa keluhan semacam sakit kepala atau batuk dapat merupakan petunjuk awal adanya sakit yang serius. Sejauh mana seseorang cukup aman untuk mengatasi sendiri sebuah masalah? Kapan mereka harus menelepon dokter atau meminta bantuan layanan kesehatan? Kapan mereka harus membawa si sakit ke unit gawat darurat sebuah rumah sakit? Dengan meluasnya teknologi piranti  mobile di masyarakat, maka mendorong pemanfaatan teknologi informasi tersebut untuk membantu dalam bidang kesehatan. Khususnya sebagai alat bantu untuk menyampaikan informasi dan mendiagnosa gejala penyakit yang diderita bayi. Hal ini akan membantu para orang tua dalam melakukan pencegahan dan pengobatan pada bayi mereka yang sakit.

Winarno, Edy

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Real-time video and image processing is used in a wide variety of applications from video surveillance and traffic management to medical imaging applications. This paper presents the implementation of an canny edge-detection using in realtime video from camera. The Canny algorithm uses an optimal edge detector based on a set of criteria which include finding the most edges by minimizing the error rate, marking edges as closely as possible to the actual edges to maximize localization, and marking edges only once when a single edge exists for minimal response.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Media komputer sebagai alat bantu penyampaian informasi juga diharapkan siswa, khususnya siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama agar mereka tidak merasa bosan dengan mata pelajaranyang disampaikan oleh tenaga pengajar khususnya mata pelajaran Elektronika, dimana selama ini mata pelajaran Elektronika dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan karena hanya berisi materi teori yang sangat banyak sehingga membuat siswa kurang tertarik untuk mempelajari dan mendalami mata pelajaran Elektronika. Dengan adanya kendala - kendala tersebut diatas maka diperlukan suatu alat bantu yang akan mempermudah dalam proses belajar komponen dasar elektronika yang mampu merangsang siswa untuk belajar mandiri yang juga dilengkapi oleh soal-soal evaluasi sehingga kemampuan dari siswa dapat diketahui atau dipantau. Oleh karena itu perlu dibuat adanya suatu visualisasi yang ditampilkan lebih menarik sehingga siswa tidak merasa jenuh terhadap mata pelajaran elektronika. Aplikasi yang dibangun meggunakan aplikasi Borland delphi 6.0 sebagai bahasa pemrograman. Aplikasi akan memuat tampilan visual yang informatif tentang materi komponen elektronika dasar berdasarkan kurikulum yang ada. Menggunakan metode prototype, pembuatan model dari perangkat lunak yang memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai potensial tentang cara sistem akan berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Dihasilkan aplikasi visual yang interaktif tentang komponen elektronika. Mudah pemakaiannya tetapi adakelemahan dengan ketergantungan atas komponen BDE delphi. Komponen BDE harus terinstall terlebih dahulu sebelum aplikasi di jalankan

Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Dalam pengoperasian sehari – hari sebuah warnet memerlukan suatu sistem billing yang berfungsi untuk menentukan besarnya pulsa pelanggan yang telah terpakai, perhitungannya didasarkanpada durasi waktu akses internet yang dilakukan oleh pelanggan. Pada warnet dengan sistem pembayaran biasa, pembayaran dilakukan ketika seseorang telah selesai mengakses internet. Pelanggan menuju operator dan membayar sesuai dengan lama waktu akses internet. Besarnya pembayaran yang dilakukan olehpengguna tercatat dalam database server yang terkoneksikan pada seluruh komputer klien yang digunakan untuk mengakses internet. Secara otomatis server akan melakukan perhitungan pulsa dan akan menghentikan akses internet bila pulsa telah habis. Jadi, operator tidak perlu menunggu sampai pelanggan selesai, baru kemudian memberikan tagihan.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Ubuntu merupakan salah satu varian atau distro linux yang beredar saat ini. Ubuntu merupakan distro linux yang paling banyak dikembangkan untuk menjadi distro distro turunan sepertiLinux Mint, Klikit Linux, Kubuntu dan lain-lain. Banyak distro linux yang dibuat untuk aplikasi yang umum (general Aplication), artinya distro tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan yang umum.Sementara distro linux yang dikhususkan untuk aplikasi game (Game Centre) sangat dibutuhkan. Kebutuhan ini dikarenakan banyak game centre yang kesulitan mencari distro yang cocok ketika operating system migrasi dari windows ke linux. Pada pembahasan ini akan dipaparkan bagaimana merancang sebuah distro linux baru yang dikhususkan untuk aplikasi game tersebut. Distro Ubuntu adalah dasar dari rancang bangun distro ini. Tujuan dari perancangan distro linux baru ini adalah supaya operating syatem linux dapat mendukung aplikasi game, baik game linux maupun game yang berjalan di sistem operasi windows. Dengan demikian pemakai dapat menggunakan sistem operasi linux tanpa khawatir palikasi game kesayangannya tidak dapat dijalankan. Dengan distro Ubuntu sebagai dasar dari distro ini, makainstalasi distro ini tidak menyulitkan pemakai. Kompabilitas dan stabilitasnya juga tidak diabaikan dalam perancangan distro ini. Distro baaru ini dinamakan “Semutireng 1.0” yang berbasis ubuntu, yang diolah dengan bantuan program remastersys distro Ubuntu. Didalam distro ini dilengkapi pula aplikasi Cedega,CrossOver dan Wine yang dignakan untuk menjalankan aplikasi game yang berbasis Windows. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah distro linux baru berbasis Ubuntu 7.04 yang telah memiliki emulator Cedega, CrossOver dan Wine. Dengan menggunakan distro ini maka pemakai dapat menginstal dan menjalankanaplikasi game baik yang berbasis linux maupun yang berbasis Windows.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Ubuntu merupakan salah satu varian atau distro linux yang beredar saat ini. Ubuntu merupakan distro linux yang paling banyak dikembangkan untuk menjadi distro distro turunan sepertiLinux Mint, Klikit Linux, Kubuntu dan lain-lain. Banyak distro linux yang dibuat untuk aplikasi yang umum (general Aplication), artinya distro tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan yang umum.Sementara distro linux yang dikhususkan untuk aplikasi game (Game Centre) sangat dibutuhkan. Kebutuhan ini dikarenakan banyak game centre yang kesulitan mencari distro yang cocok ketika operating system migrasi dari windows ke linux. Pada pembahasan ini akan dipaparkan bagaimana merancang sebuah distro linux baru yang dikhususkan untuk aplikasi game tersebut. Distro Ubuntu adalah dasar dari rancang bangun distro ini. Tujuan dari perancangan distro linux baru ini adalah supaya operating syatem linux dapat mendukung aplikasi game, baik game linux maupun game yang berjalan di sistem operasi windows. Dengan demikian pemakai dapat menggunakan sistem operasi linux tanpa khawatir palikasi game kesayangannya tidak dapat dijalankan. Dengan distro Ubuntu sebagai dasar dari distro ini, makainstalasi distro ini tidak menyulitkan pemakai. Kompabilitas dan stabilitasnya juga tidak diabaikan dalam perancangan distro ini. Distro baaru ini dinamakan “Semutireng 1.0” yang berbasis ubuntu, yang diolah dengan bantuan program remastersys distro Ubuntu. Didalam distro ini dilengkapi pula aplikasi Cedega,CrossOver dan Wine yang dignakan untuk menjalankan aplikasi game yang berbasis Windows. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah distro linux baru berbasis Ubuntu 7.04 yang telah memiliki emulator Cedega, CrossOver dan Wine. Dengan menggunakan distro ini maka pemakai dapat menginstal dan menjalankanaplikasi game baik yang berbasis linux maupun yang berbasis Windows.

Sasongko, Jati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Mahasiswa sebuah perguruan tinggi diberikan identitas sendiri untuk membedakan dengan mahasiswa perguruan tinggi yang lain. Untuk membedakan mahasiswa dari sebuah perguruan tinggiberdasarkan dari kartu mahasiswanya. Banyaknya mahasiswa yang aktif akan mempengaruhi jumlah kartu identitas yang dibagikan kepada mahasiswa. Mahasiswa akan menggunakan kartu mahasiswa tersebut selama masa studi belum selesai. Apabila kartu mahasiswa dalam masa studi tersebut mengalami kerusakan atau kehilangan maka mahasiswa tersebut wajib mengurus untuk mendapatkan kembali kartu mahasiswanya. Hanya aja apabila terjadi kerusakan atau kehilangan yang jumlahnya sangat sedikit dan waktu yang tidak bersamaan akan mengakibatkan proses pembuatan kartu mahasiswa tidak lagi efektif dan efisien. Dengan kondisi tersebut sangat tepat apabila sebuah perguruan tinggi mempunyai system pencetak kartu sendiri. Adanya system tersebut proses pembuatan kartu yang sangat random dalam masalah jumlah dan waktu dapat teratasi. Model yang ideal untuk membuat aplikasi pencetak kartu mahasiswa menggunakan aplikasi berbasis pada database sistem. Dengan model tersebut apabila sering terjadi proses pengurusan kartu dapat dengan mudah dan cepat dilakukan. Perumusan masalah yang didapatkan bagaimana merancang program untuk mencetak kartu mahasiswa dengan menggunakan barcode sebagai identifikasi kartu mahasiswa? karena masing-masing mahasiswa akan mendapatkan satu kartu mahasiswa.Program aplikasi yang di bangun ini menggunakan bahasa pemrograman Delphi dan SQL Server sebagai sistem basis datanya. Program aplikasi ini dapat digunakan menambah, mengedit, menghapus dan mencari data mahasiswa. Kartu mahasiswa di cetak menggunakan Quick Report. Tujuan yang dapat dicapai adalah menghasilkan suatu program aplikasi yang dapat untuk mencetak kartu mahasiswa dengan ada gambar foto mahasiswa dan barcode sebagai identifikasi kartu.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemakaian perangkat teknologi berbasis wireless pada saat ini sudah begitu banyak, baik digunakan untuk komunikasi suara maupun data. Karena teknologi wireless memanfaatkan frekwensitinggi untuk menghantarkan sebuah komunikasi, maka kerentanan terhadap keamanan juga lebih tinggi dibanding dengan teknologi komunikasi yang lainnya. Berbagai tindakan pengamanan dapat dilakukan melalui perangkat komunikasi yang digunakan oleh user maupun oleh operator yang memberikan layanan komunikasi. Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan. Secara garis besar, celah pada jaringan wireless terbentang di atas empat layer di mana keempat lapis (layer) tersebut sebenarnya merupakan proses dari terjadinya komunikasi data pada media wireless. Keempat lapis tersebut adalah lapis fisik, lapis jaringan, lapis user, dan lapis aplikasi. Model-model penanganan keamanan yang terjadi pada masing-masing lapis pada teknologi wireless tersebut dapat dilakukan antara lain yaitu dengan cara menyembunyikan SSID, memanfaatkan kunci WEP, WPA-PSK atau WPA2-PSK, implementasi fasilitas MAC filtering, pemasangan infrastruktur captive portal.

Jananto, Arief

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Informasi sebagai keluaran(output) sebuah system informasi akan sangat bernilai guna tinggi jika memenuhi tiga hal kualitas yaitu relevan, akurat dan tepat waktu. Untuk mencapai kualitas tersebut dan menyesuaikan dengan tuntutan jaman yang serba cepat maka akses informasi yang cepat menjadi faktor utama yang harus dipenuhi. Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang dihadapi, dicatat dalam suatu media penyimpanan. Sebagai bahan baku dari informasi, maka kecepatan akses informasi sama dengan kecepatan akses data tersebut. Semakin cepat dan mudah akses terhadap data maka penyajian informasi sebagai kebutuhan dari manajemen untuk mengambil keputusan juga dapat ditingkatkan.Kecepatan akses data dapat ditingkatkan dengan banyak cara, selain dari sisi perangkat kerasnya (hardware) dapat juga dilakukan dari sisi perangkat lunaknya (software) lebih khusus pada programaplikasinya. Teknologi Optimasi Query Rushmore sebagai salah satu teknologi untuk meningkatkan kecepatan akses data dapat dijadikan alternative pemecahan masalah kinerja sebuah aplikasi khususnya berhubungan dengan sebuah basis data.