Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1621-1640 of 1,897

Analytics

Devi Riri Yuliyani; Amalia Nurul Azizah; Diyah Noviyanti

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Pada hakikatnya seorang pria juga berhak untuk mendapatkan pendidikan hingga perguruan tinggi, Akan berbeda apabila seorang pria tadi memiliki bakal ilmu yang mumpuni salah satunya dengan mengenyam pendidikan perguruan tinggi hingga memperoleh gelar sarjana. Hal tersebut berlandaskan bahwa seorang pria nantinya akan melahirkan generasi penerus bangsa yang nantinya akan dididik menjadi sosok yang bermanfaat bagi manusia. malalui sosialisasi ini tim pelaksana berharap bisa membangun pemikiran positif terkait pendidikan yang juga berhak didapatkan, bahkan hingga mendapatkan gelar sarjana. Bukan dilihat dari gelarnya, akan tetapi seseorang yang memiliki gelar sarjana apabila dalam prosesnya ia mengikuti dengan baik, maka melahirkan kemanfaatan yang nyata bahkan untuk kebaikan di masyarakat apabila di aplikasi dengan baik

Maryamin, Sofian; Mansur, Ely; Gunawan, Agus Hendra

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Pendayagunaan ZIS di BMH Denpasar Bali.2) Program rintisan sebar da’i membangun negeri di BMH Denpasar Bali. 3) Kendala yang dihadapi oleh BMH Denpasar Bali dalam pendayagunaan ZIS melalui program rintisan sebar da’i membangun negeri. Metode penelitian ini deskriptif-kualitatif. Informan 6 orang yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dalam pendayagunaan ZIS di Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Denpasar Bali memiliki 3 nilai, yaitu : pengalokasian, sasaran dan pendistribusian. Sedangkan untuk program sebar da’i membangun negeri memiliki 3 nilai yaitu : sosial, pendidikan dan dakwah. faktor penghambat dalam pendayagunaan ZIS melalui program rintisan sebar da’i adalah : perolehan dana ZIS yang menurun diakibatkan pandemi covid-19, kurangnya SDM baik yang ada di Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Denpasar Bali dan kurangnya SDM di pondok sebagai tenaga pendidik, lingkungan yang masih dimayoritasi masyarakat hindu sehingga proses pendidikan melalui program ini kurang maksimal, jauhnya dari pusat perkotaan sehingga mempersulit layanan kesehatan dan kurangnya sarana dan prasarana yang ada di pondok.

Rudjiono, Daniel; Rozikin, Khoirur; setiawan, nuris

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaruan dalam proses belajar mengajar, guru dituntut agar mampu menggunakan maupun membuat media pembelajaran yang lebih inovatif. SMP IT Cahaya Ummat Karangjati merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang dalam proses pembelajaran masih menggunakan metode konvensional. Hal ini menyebabakan siswa mengalami kebosanan dan kurang aktif dalam proses pembelajaran, sehingga perlu dibuatnya inovasi baru dalam hal media pembelajaran. Solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah sebuah media pembelajaran interaktif dengan metode Joyfull Learning. Metode Joyfull Learning adalah metode yang sangat baik di gunakan untuk melibatkan peserta didik dalam mempelajari materi yang telah disampaikan mengingat siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini dirancang untuk memberikan inovasi pembelajaran khususnya mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VII semester 2 SMP IT Cahaya Ummat Karangjati. Selain itu, dengan adanya media pembelajaran interaktif diharapkan peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan motivasi belajar sehingga membuat hasil belajar meningkat.

Rahmat Ismail; Windi Astuti; Dora Susetyaningdyah

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Peraturan Menteri Kesehatan Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, menetapkan bahwa semua tenaga kefarmasian dalam melaksanakan tugas profesinya di puskesmas agar mengacu pada standar tersebut. Standar Pelayanan Kefarmasian ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian, menjamin kepastian hukum bagi tenaga kefarmasian, dan melindungi pasien dan masyarakat dari penggunaan obat yang tidak rasional dalam rangka keselamatan pasien. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis standar pelayanan kefarmasian di puskesmas wawonasa kota manado yang mengacu pada Standar Pelayanan Kefarmasian di puskesmas menurut peraturan menteri kesehatan No 74 Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara kepada apoteker penanggung jawab apotek di puskesmas wawonasa dan dilakukan analisis menggunakan metode Conteks, Input, Proses, dan Produk (CIPP). Dalam penelitian ini Standar I adalah pengelolaan perbekalan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai, dan standar II adalah pelayanan farmasi klinis. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa standar I dan II, masing-masing memiliki ketentuan yang belum terlaksana, untuk standar I ketentuan yang terlaksana sebesar 80% dan untuk standar II ketentuan yang terlaksana sebesar 72,72%, sehingga dapat dikategorikan bahwa pelaksanaan ketentuan untuk Standar I dan II oleh Puskesmas Wawonasa Kota Manado termasuk kategori sedang.  

Sukmawati, Yuli Intan; Agrosamdhyo, Raden; Kurniawati, Kurniawati

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Penelitian ini dilatarbelakangi sebuah fenomena program penanggulangan kemiskinan di Balimenggunakan dana zakat secara produktif dengan pemberdayaan usaha ekonomi mustahik. Rumusanmasalah yaitu: 1) bagaimana penyaluran zakat produktif pada Baznas Provinsi Bali? 2) bagaimanaefektivitas zakat produktif pada Baznas Provinsi Bali? 3) bagaimana kendala yang dihadapi sertasolusi yang dilakukan dalam proses penyaluran zakat produktif pada Baznas Provinsi Bali?. Tujuanpenelitian yaitu: 1) untuk mengetahui bagaimana penyaluran zakat produktif pada Baznas ProvinsiBali. 2) untuk mengetahui bagaimana efektivitas program zakat produktif pada Baznas Provinsi Bali.3) untuk mengetahui kendala yang dihadapi juga solusi yang dilakukan dalam proses penyaluran zakatproduktif pada Baznas Provinsi Bali. Metodologi penelitian yang digunakan penelitian kualitatifmenggunakan triangulasi. Informan dalam penelitian ini para mustahik yang menerima bantuan modalusaha. Teknik pengumpulan data: 1.Wawancara, dan 2. Dokumentasi. Teknik analisis data: 1. Reduksidata, 2.Paparan data, dan 3. Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian: 1) proses pelaksanaan zakatproduktif pada Baznas Provinsi Bali yaitu memberikan bantuan alat dan modal usaha, tahappelaksanaan: pengajuan, survei lapangan, pemberian modal usaha, monitoring, dan evaluasi. 2) daripengukur efektivitas sudah terpenuhi, yaitu produksi, efisiensi, kepuasan, keadaptasian dankelangsungan hidup. Namun belum efektif karena dari analisis data yang ada hanya 5 mustahik yangaktif dari total 13 mustahik. 3) kendala pelaksanaan program zakat produktif Bali Makmur setelahdiberikan modal usaha, diberikan bimbingan dan juga dibina mereka pergi atau tutup, solusi yangharus dihadapi yaitu harus lebih selektif dalam proses memilih mustahik dan juga dalam proses survei.

Nabillah, Nabillah; Kurniawati, Kurniawati; Kusjuniati, Kusjuniati

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Permasalahan kemiskinan ini menjadi salah satu hal utama yang masih menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah untuk menanganinya dari dulu hingga saat ini masih terus menerus dilakukan dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Islam memiliki peran yang besar tehadap pengentasan kemiskinan. Untuk menanggulangi kemiskinan Islam memberikan solusi melalui zakat, infaq, dan sedekah. Fokus penelitian ini: 1) Bagaimana proses pendayagunaan ZIS untuk mengentaskan kemiskinan dengan program bantuan modal usaha di Baznas Kota Denpasar?, 2) Bagaimana cara mengoptimalkan program bantuan modal usaha di Baznas Kota Denpasar untuk mengentaskan kemiskinan dengan pendayagunaan ZIS?.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) untuk mengetahui proses pendayagunaan ZIS untuk mengentaskan kemiskinan dengan program bantuan modal usaha di Baznas Kota Denpasar, 2) untuk mengetahui cara mengoptimalkan program bantuan modal usaha di Baznas Kota Denpasar untuk mengentaskan kemiskinan dengan pendayagunaan ZIS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pendekatan dan jenis penelitian, penentuan informan, jenis, sumber dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi, serta keabsahan data, dan teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Proses pendayagunaan zakat, infaq dan sedekah yaitu berupa pemberian modal usaha kepada mustahiq dan didukung dengan pemberian modal tambahan serta proses survey yang tepat pada sasaran, 2) cara mengoptimalkan program bantuan modal usaha yaitu dengan dengan pemanfaatan dana ZIS kemudian memberikan pelatihan dan pembinaan berupa edukasi kepada mustahiq dengan didukung oleh sumber daya manusia yang baik.

Savitri, Indah Erwina; Kusjuniati, Kusjuniati; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Strategi model kencleng dalam meningkatkan jumlah munfiq di Baznas Kota Denpasar. 2) Kendala yang dihadapi Baznas Kota Denpasar dalam melaksanakan strategi model kencleng untuk meningkatkan jumlah munfiq. Metodepenelitian ini deskriptif-kualitatif. Informan 12 orang yang dipilih secara purposive.Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, strategi model kencleng yang dilakukan Baznas Kota Denpasar berasaskan agama, amanah dan kemanfaatan, dapat meningkatkan jumlah munfiq yang meliputi agama dan kemanusiaan. Faktor penghambat yaitu : kurangnya SDM dalam mengelola kencleng sehingga terjadi tumpang tindih pekerjaan, kurangnya antusiasme dan semangat dalam mensosialisasikan program kencleng, kurangnya fasilitas yang memadai termasuk pengadaan kaleng kencleng, kurangnya kesadaran masyarakat akan wajib bersedekah jika seseorang telah dikatakan mampu, kurangnya kepercayaan UPZ, kurangnya pemahaman orang tua mengenai maksud dan tujuan program kencleng, adanya badan amil lain selain Baznas Kota Denpasar sehingga jumlah munfiq mengalami peningkatan yang kurang maksimal, Pandemi Covid-19 sehingga menghambat proses sosialisasi, pendistribusian dan pengumpulan kencleng.

Euis Kusumarini; Andi Aslindah

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Alat  Permainan  Edukatif  (APE)  diharapkan  agar  proses  pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan sehingga anak betah,tidak merasa bosan dan fokus dalam belajar. Walaupun telah diketahui bahwa Alat Permainan Edukatif (APE) sangat menunjang bagi terlaksananya proses belajar yang efektif namun perlu mengkreatifitaskan lebih banyak variasi di sekolah dalam menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) secara maksimal dalam proses pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan  minat  belajar  anak, pengabdi akan menerapkan suatu tindakan dalam bentuk penggunaan media Alat Permainan Edukatif (APE) disiapkan oleh guru sesuai dengan kebutuhan pokok bahasan yang akan diajarkan pada anak dan didapat dengan mudah bisa gunakan bahan dari tersedia dibeli, barang bekas ataupun dalam bentuk kreatifitas lain yang bisa dibentuk, dibuat, digunakan dan dimanfaatkan terutama guru memiliki keahlian  keterampilan untuk hal tersebut perlu membekali diri dari sosialisai, pelatihan dan seminar  untuk belajar lagi dan memuntut hal baru dari ilmu pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil dari sosialisai tersebut adalah berjalan dengan lancar dan tercapainya salah satu cara pilihan  untuk  dapat  membantu  dan  saling memberikan kebermanfaatan bersama dalam kemajuan dibidang pendidikan anak usia TK terutama usia 5 sampai 6 tahun dalam memotivasi mereka selain guru, peserta didik juga pihak lain yang berkepentingan dalam memajukan dunia pendidikan agar anak anak yang merupakan bagian dari nantinya sebagai penerus bangsa merupakan anak anak yang cerdas selain kognitifnya, keterampilannya juga prilaku serta wawasan dan pengembangan dirinya yang dimiliki berguna dan bermanfaat kelak nantiya baik bagi dirinya orang lain lingkungan dan negara tentunya.  

Dwitya Agustina; Erza Sofian; Miftahul Jannah; Chance Ginaya Bancar; Farrez Al Hakim +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus mengenai dampak ekonomi dari Pandemi Covid-19 terkait regulasi pemerintah berupa pembatasan aktivitas membuat banyak performa di berbagai sektor bisnis menurun, terutama bagi perusahaan besar atau korporasi. banyak pelaku UMKM yang kesulitan untuk memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi ini baik bagi “pemain” lama maupun yang baru terjun ke dunia wirausaha sejak pandemi Covid-19 ini. Proses pengabdian masyarakat meliputi kegiatan tahap FGD, tahap survey, tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi. Terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini dimana dengan diberlakukannya pembatasan aktivitas fisik diluar rumah dan mengakibatkan banyak dari pendapatan yang dilakukan oleh bisnis secara konvensional menurun dan mendorong mereka untuk beralih tempat berjualan ke ranah dunia maya dikarenakan meningkatnya aktivitas pengguna media sosial. UMKM yang berada di Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2021 hingga sampai saat ini.   Kata Kunci:

Amalia Nuruul Azizah; Febri isnawati; Fitri Rahmawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak sekali minuman yang beredar dikalanganmasyarakat. Salah satunya minuman yang menawarkan khasiat kesehatan bagi tubuh. Di indonesia banyak minuman kesehatan yang sudah biasa dikonsumsi, salah satunya minuman jahe. Hanya saja karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu yang lama sehingga minuman ini tergeser oleh minuman lain yang lebih praktis, selain itu juga minuman jahe kurang memiliki daya tarik terhadap anak muda yang lebih memilih minuman yang kekinian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan suatu inovasi dengan membuat minuman herbal instan dengan menggunakan bahan baku jahe yang dilakukan pelatihan juga kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah menikmati khasiat dari minuman jahe tersebut dan dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan penghasilan terutama untuk ibu-ibu. Dalam kegiatan pelatihan ditemukan suatu temuan bahwa masyarakat sangat membutuhkan kegiatan yang mampu memberdayakakan ibu-ibu sehingga mamu menambah penghasilan keluarga. Selain itu ditemukan data bahwa setelah minuman jahe dikemas secara instan peminat minuman tersebut bertambah dari kalangan masyarakat muda hingga tua.

Sujoko Winanto; Dadan Ramdhan; Muhammad Alfriandra Hedza Ramadhan; Niken Chaerunisa; Fadel Hafidh Isman +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program Pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus mengenai industri sektor pertanian maupun perkebunan seringkali diarahkan untuk mendorong sektor industri lainnya untuk menyediakan bahan baku. Dan hal ini menjadi kelemahan dalam meningkatkan lapangan usaha industri yang seharusnya dapat lebih menguntungkan banyak pihak. Selain itu, penggunaan internet menjadi salah satu media yang tidak tertinggal dalam meningkatkan produktivitas dan interaktif dengan target pasar dalam lapangan usaha sebuah industri. Kami berfokus pada usaha dalam mengoptimalkan hubungan antara sektor perkebunan dengan sektor industri agar bahan baku mentah hasil perkebunan dapat memiliki nilai tambah produk dan dapat menciptakan sumber daya manusia yang produktif. Berjalannya program ini, hasil yang telah tercapai sampai dengan 12 Juni 2021 yaitu, produksi 3 varian sambal (Sambal Bawang, Sambal Bajak, dan Chili Oil) yang di-packing dengan botol 150ml. Proses program ini dalam memproduksi sambal ‘Nyambel Neh’ sudah hampir mencapai tahap penjualan yang diharapkan mampu memberikan dampak dari segi ekonomi Padepokan Siti Dhumillah, Bogor.    

jawandi, ahmad; Eko Adi Putro; Wuri Kusuma Ramadhanis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Keluarga menjadi unit sosial terkecil yang ada dalam sebuah masyarakat. Proses sosialisasi pertama kali dilakukan dalam keluarga. Mendidik anak bermuara dari mengenal anak dan cara memperlakukan anak sesuai kebutuhannya dan perkembangannya. Oleh sebab itu keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sedini mungkin. Kendala utama yang dialami KPM PKH Wonosegoro berupa tingkat pemahaman orang tua yang belum sepenuhnya sadar akan penting nya peran keluarga dalam pembentukan karakter pada anak. Sebagian besar orang tua beranggapan bahwa yang memiliki kewajiban menanamkan pendidikan karakter hanya Sekolah, sehingga seringkali menyalahkan Sekolah jika anak nya nakal. Solusi yang digunakan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah melakukan workshop pelatihan peran keluarga dalam membentuk karakter melalui metode modeling. Modeling merupakan salah satu pendekatan yang mudah digunakan orang tua dalam membentuk karakter anak, dimana orang tua sebagai model/suri tauladan yang akan menjadi contoh bagi anak dalam mengenal dan membentuk karakternya.

Hartini, Sri; Suryanti, Hera Heru Sri; Utami, Ferisa Prasetyaning; Wiharko, Triyarsi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Adanya covid-19 mengubah strategi pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka di sekolah berubah menjadi program pembelajaran secara daring. Tugas orang tua di masa pandemi ini memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan belajar kepada anak. Orang tua akan berperan seperti halnya guru disekolah untuk mengontrol dan mengawasi anak dalam proses pembelajaran dirumah. Kondisi orang tua di SDN Kestalan No.5 Surakarta memiliki kendala terkait strategi efektif untuk melakukan pendampingan belajar bagi anak dirumah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan Individual Learning-Centered (ILC). Pendekatan ini berfokusi pada aktivitas belajar anak yang memahami keunikan dan potensi anak dalam belajar. Metode yang dapat digunakan pada pendekatan ini adalah sharing information, experience based dan problem-solving based. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah orang tua telah memahami cara untuk melakukan pendampingan pembelajaran secara efektif ditinjau dari gaya belajar anak, kedekatan emosi anak, pemahaman kemampuan dan potensi anak dan komunikasi efektif.Kata kunci:Pendampingan belajar, invidividual learning centered

sidik; Nailin Nikhlis, Nailin Nikhlis

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2021 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Sistem persediaan merupakan salah satu fungsi manajerial yang sangat penting, karena mayoritas perusahaan melibatkan investasi besar pada aspek ini, demikian juga bagi PT Terboyo  yang banyak menggunakan persediaan dalam bidang perencanaan dan pengendalian produksinya. Metode Period Order Quantitymerupakan metode yang dapat membantu proses pengendalian persediaan bahan baku. Metode ini menggunakan pendekatan pada konsep jumlah pemesanan ekonomis yang dipakai pada setiap periode  yang bersifat permintaan diskrit atau beragam. Perhitungan metode period order quantity (POQ) menggunakan dasar pemesanan ekonomis yang nantinya akan digunakan sebagai data pendukung untuk menghitung interval pemesanan yang optimal. Sehingga perusahaan dapat mengurangi beban biaya yang dikeluarkan dalam melakukan pemesanan. Dilihat dari masalah tersebut , maka penulis perlu mendesain ulang atas sistem informasi stok barang dengan menggunakan sistem yang berbasis komputer, yaitu program Microsoft Visual Basic. Desain sistem menggunakan Qlient-Server yang terdiri atas desain input, desain sistem dan prosedur , serta desain output. Sistem baru ini diharapkan mampu mengatasi kelemahan sistem informasi yang digunakan sebelumnya..

Aditya Ari Nugroho; Munawar Noor; Charis Christiani

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Proses reformasi birokrasi yang dimulai dengan penyusunan Desain Besar (grand design) mengenai Reformasi Birokrasi 2010-2025 (Grand esign Administrative Reform 2010-2025) telah dituangkan ke dalam Peraturan Presiden No. 81 tahun 2010 dengan tujuan besarnya untuk menciptakan birokrasi berkelas dunia di tahun 2025. Reformasi birokrasi merupakan sebuah proses politik yang di desain untuk menyesuaikan hubungan antara birokrasi dan elemen-elemen lain dalam masyarakat, seperti masyarakat sipil dan swasta, maupun di dalam birokrasi itu sendiri. Dalam desain besar tersebut, Road Map reformasi telah dibagi ke dalam 3 (tiga) tahap setiap lima tahunan yang memuat sasaran-sasaran strategis. Tidak terasa Grand Design Reforrmasi Birokrasi tersebut telah memasuki pada tahap terakhir atau periode ketiga, pada periode terakhir ini sasaran yang ingin dicapai adalah peningkatan secara terus menerus kapasitas birokrasi sebagai kelanjutan dari reformasi birokrasi pada tahap II hingga akhirnya tujuan akhir untuk mewujudkan pemerintah kelas dunia. Namun banyak berpendapat bahwa pada Tahap I dan Tahap II dinilai belum ada dampak yang signifikan, apakah Reformasi Birokrasi di Indonesia bisa dikatakan “Jalan di Tempat”. Pada tahap ketiga iniKementerian PANRB mencanangan Reformasi Birokrasi Temtikdengan empat focus yaitu: 1. Pengentasan Kemiskinan; 2. Peningkatan Investasi; 3. Percepatan Prioritas Aktual Presiden; 4. Digitalisasi Administrasi Pemerintahan. Reformasi Birokrasi diharapkan menjawab keinginan dan amanat Bapak Presiden Joko Widodo untuk Reformasi Birokrasi yang berdampak pada masyarakat dan pembangunan.

Fitnantyo Bimawan

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika, prosedur kerja, kualitas penyedia barang dan jasa, dan informasi kebutuhan barang dan jasa terhadap fraud dalam proses pengadaan barang dan jasa perusahaan swasta di Semarang. Metode penelitian kuantitatif dengan penyebaran kuisoner. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan swasta di wilayah Semarang dengan jumlah sampel 45 orang yaitu seluruh karyawan bagian pembelian yang bekerja minimal 5 tahun. Teknik analisis yang dipakai adalah dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah Etika pengadaan barang dan jasa berpengaruh negatif signifikan terhadap fraud pengadaan barang dan jasa.. Prosedur kerja pengadaan barang dan jasa berpengaruh negatif terhadap fraud pengadaan barang dan jasa. Semakin tinggi tingkat prosedur kerja pengadaan barang dan jasa maka akan menurunkan fraud pengadaan barang dan jasa. Kualitas penyedia barang dan jasa berpengaruh negatif signifikan terhadap fraud pengadaan barang dan jasa. Mereka beranggapan semua hal yang terjadi dalam proses pemilihan supplier di luar kendali mereka, dan orang yang mengendalikan adalah atasan, sehingga penurunan kualitas penyedia barang dan jasa, akan meningkatkan fraud dalam pengadaan barang dan jasa. Informasi kebutuhan barang dan jasa berpengaruh negatif signifikan  terhadap fraud pengadaan barang dan jasa. Semakin banyak pihak yang terlibat maka akan menurunkan fraud pengadaan barang dan jasa. Hal ini akan memudahkan para pegawai bagian pembelian mendapat penilaian kinerja yang baik dari perusahaan

Nur Fauziah, Khaerun Nissa; Perwito; Kusumadiarti, Rini Suwartika

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2021 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

ABSTRACT With the rapid development of technology, the role of information systems is very important. One of the organizations that feel the benefits of an information system is government agencies. The process of deleting fixed assets is still using Microsoft Excel so its performance is still not effective. The problem that arises is when recording assets that will be deleted but the physical condition of the assets does not exist and another problem is that there are still many unrecorded assets for deletion so that employees have to look for asset data and become ineffective. This problem can be solved by designing an information system for the disposal of fixed assets using the waterfall and web-based model, the PHP programming language and MySQL as the database. The method used is the UML (Unified Modelling System) system modelling, namely Activity Diagrams and Use Case Diagram. The design of this information system aims to assist BPKAD employees in handling the asset write-off process and producing the required reports.   Abstrak Dengan adanya perkembangan teknologi yang pesat, peran sistem informasi menjadi sangat penting. Salah satu organisasi yang merasakan manfaat adanya sistem informasi yaitu instansi pemerintahan. Proses penghapusan pada aset tetap masih menggunakan Microsoft Excel sehingga kinerjanya masih belum efektif. Masalah yang muncul yaitu ketika pencatatan aset yang akan dilakukan penghapusan tetapi kondisi fisik asetnya tidak ada dan masalah lainnya yaitu masih banyak aset yang tidak tercatat untuk dilakukan penghapusan sehingga para pegawai harus mencari data aset tersebut dan menjadi tidak efektif. Masalah tersebut dapat diatasai dengan merancang sistem informasi penghapusan aset tetap dengan menggunakan model waterfall dan berbasis web, bahasa pemograman PHP dan MySQL sebagai databasenya. Metode yang digunakan  yaitu permodelan sistem UML (Unified Modelling Sistem) yaitu  Activity Diagram dan Use Case Diagram. Perancangan sistem informasi ini bertujuan untuk membantu pegawai BPKAD dalam menangani proses penghapusan aset dan menghasilkan laporan yang dibutuhkan.

Rachmawanto, Eko Hari; Hadi, Heru Pramono

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Di Indonesia jagung sering digunakan sebagai komoditas utama makanan pokok selain nasi. Tanaman jagung memiliki potensi terkena penyakit ataupun serangan hama kapan saja yang menyebabkan gagal panen. Penyakit yang dapat menyerang tanaman jagung bisa dilihat dari perubahan daun. Deteksi dini terhadap penyakit dapat mencegah penyakit menyebar lebih luas, salah satunya dengan perubahan yang terjadi pada daun jagung. Penelitian ini mencoba melakukan identifikasi daun yang tidak sehat dengan cara ekstraksi ciri dan warna pada citra untuk mendeteksi penyakit daun tanaman jagung yaitu hawar, bercak dan karat. Proses klasifikasi citra dilakukan melalui akusisi citra menjadi data latih dan uji, kemudian menghitung nilai hasil fitur ekstraksi warna dan ekstraksi ciri. GLCM (Gray-Level Cooccurrence Matrix) sebagai ekstraksi ciri dan HSV sebagai ekstraksi warna. KNN (K Nearest Neighbors) dengan jarak Euclidean untuk klasifikasi. Dari 160 data citra latih dan 40 citra uji menggunakan algoritma KNN-HSV-GLCM didapatkan hasil akurasi terbaik.yaitu 85% dengan menggunakan dengan nilai k adalah 3 dan jarak piksel 1 dan akurasi terendah dengan nilai k adalah 3 dan jarak piksel 3 sebesar 70%.

Kusumawati, Yupie; Mulyono, Ibnu Utomo Wahyu

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Kontaminasi bakteri patogen dalam produk makanan mahal bagi masyarakat dan industri. Metode tradisional untuk mendeteksi dan mengidentifikasi patogen bawaan makanan seperti Listeria monocytogenes biasanya memakan waktu 3-7 hari. Pada makalah ini, sistem klasifikasi dikembangkan untuk mengidentifikasi pengambilan citra bakteri menggunakan alat optical light scattering dan menghasilkan citra berbentuk grayscale. Algoritma klasifikasi yang diusulkan didasarkan pada Invariant Zernike Moment berbasis Support Vector Machine pada kernel Radial Chebyshev Moments yang dihitung dari dataset citra bakteri apda 4 genus yang digunakan sebagai dataset. Sebanyak 400 citra bakteri dengan 100 citra pada masing-masing jenis genus telah di uji dan menghasilkan akurasi pada proses indetifikasi dengan capaian sebesar 78,33% pada 5-fold Cross Validation.

Sigit Andi Prasetya Dinata; Lutfi Eskawati; Winda Warohmah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

This article dsiscusses the importance of parental assistance in the process of learning to read for grade 1 students at SD KARANGUNTUNG VILLAGE. Parental involvement at home plays a very important role in building a strong early literacy foundation for children. Through effective assistance, students will more easily understand reading learning material, improve their literacy skills, and increase their confidence in communicating. This research aims to understand the role of parents in supporting children's learning to read at home and to provide practical recommendations for parents in carrying out this role. The methods used in this article are literature studies and field observations which provide a real picture of the positive impact of parental assistance