Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 141-160 of 171

Analytics

Lutfia Rosidah; Siti Hajar; Zasiyah Auliyatulloh; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterbatasan buku bacaan sebagai implementasi penanaman nilai karakter dan belum adanya pengembangan buku cerita anak berbasis nilai karakter semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Anak usia Sekolah Dasar harusnya diberikan elective untuk menanamkan nilai karakter semangat kebangsaan dan cinta tanah air berupa buku cerita berbasis nilai karakter tersebut, dari pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini diharapkan mengembalikan nilai kebangsaan dan rasa cinta tanah air. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yaitu pendefinisian (Characterize), Perencanaan (Plan), Pengembangan (Create) dan penyebaran (Dessiminate)Berdasarkan hasil validasi ahli media mendapatkan persentase rata 93.5% dengan kriteria "Sangat Layak". Hasil validasi ahli bahasa mendapatkan persentase 78.5% dengan kriteria "Layak". Hasil validasi ahli materi mendapatkan persentase 82.25% dengan kriteria"Sangat Layak. Hasil respon penilaian pendidik mendapatkan hasil akhir dengan persentase 84% dengan kriteria "Sangat Layak".

Indah Hafizhah; Ikhwan Aldi Wardana; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Strategi yang dilakukan oleh guru dalam menentukan metode pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika salah satunya yaitu, dengan menggunakan metode quantum learning. Dengan metode ini guru dapat mencakup penanaman konsep matematika yang kreatif dan menyenangkan, sehingga proses pembelajaran yang dilakukan sangat bervariasi dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika menggunakan metode Quantum. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menyusun data yang terkumpul dari wawancara dengan reduksi data dan melakukan meta-analisis jurnal, melalui berbagai macam jurnal yang berhubungan dengan variabel penelitian dikumpulkan kemudian dikaji dan ditarik suatu kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika efektif jika menggunakan metode quantum learning dampaknya adalah adanya peningkatan belajar pada setiap siswa secara  garis besar, peningkatan yang terlihat adalah siswa lebih kritis, lebih berekspresi dan semangat ketika belajar, hal ini sangat berguna untuk meningkatkan psikomotorik pada anak. Namun, menurut narasumber metode ini penerapannya masih 90% untuk saat ini kendala yang dihadapi hanya alokasi waktu Karena di sekolah tersebut sangat terbatas dan membutuhkan waktu lebih lama agar anak dapat mengeksplorasi lebih banyak tentang konsep matematika yang diajarkan. Dan guru selalu berupaya untuk menggali informasi dan pengetahuan sebanyak-banyaknya agar dapat diterapkan dalam pembelajaran.

Puspita Ratri, Elisa; Najicha, Fatma Ulfatun

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Globalisasi terjadi secara menyeluruh di seluruh negara tak terkecuali di Indonesia. Globalisasi tentunya membawa tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia, namun dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam segala hal, hendaknya dapat menjadi benteng dalam mempertahankan jati diri bangsa dan eksistensinya. Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk membahas tentang pentingnya Pancasila dalam menanamkan jiwa nasionalisme generasi muda di era globalisasi. Apabila semangat nasionalisme sudah tertanam dalam benak dan jiwa generasi muda sejak dini, maka hal tersebut akan membuat mereka lebih tangguh terhadap berbagai dampak negatif serta pergantian moral yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengulas dan membahas artikel-artikel penelitian sebelumnya mengenai bagaimana pentingnya Pancasila sebagai upaya untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme setiap warga negara, khususnya generasi muda. Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman dan pengimplementasian Pancasila mempunyai peran yang strategis dalam membangkitkan jiwa nasionalisme terhadap generasi muda di tengah-tengah era globalisasi. Kata Kunci: Globalisasi, Pancasila, Nasionalisme, Generasi Muda

MALLAWI, M. NATSIR; NATSIR, NURASIA; MAPPISABBI, A.M. FADLI; Azis, Abdul

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan sebagai gambaran sikap kepemimpinan, motivasi, dan kinerja Dosen STIA YAPPI  Makassar, sikap kepemimpinan,dan motivasi secara simultan terhadap kinerja Dosen STIA YAPPI  Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Dosen STIA YAPPI Makassar,Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi atau 10 orang, Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Ukuran sampel tersebut sesuai dengan pendapat Roscoe (dalam Sugiyono,2008:74) yang menyatakan bahwa ukuran sampel dengan melakukan analisis multivariate (korelasi atau regresi ganda) maka jumlah anggota sampel minimal 10 kali dari jumlah variabel yang diteliti baik variabel independen maupun devenden (10x4=40). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kepemimpinan Pada Dosen STIA YAPPI Makassar berada pada kategori cukup baik, berarti pimpinan telah memiliki tingkat pengetahuan, perasaan dan kecenderungan bertindak dalam hal menyukai tantangan, memprakarsai visi bersama, memungkinkan orang lain bertindak dan membuat model pemecahan serta pemberian semangat. Budaya organisasi berada pada kategori cukup kondusif berarti pimpinan Pada Dosen STIA YAPPI Makassar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya berpedoman pada norma-norma, nilai-nilai dan asumsi-asumsi yang berlaku sehingga tercipta kondisi yang cukup kondusif. Motivasi berada pada kategori cukup tinggi berarti karyawan telah memiliki pikiran yang inovatif,kreatif, banyak gagasan,visioner dan menerima kritikan serta tindakan yang berani mengambil resiko,bertanggungjawab,bekerja keras dan sistematis. Sikap kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya jika sikap seseorang positif tentang kepemimpinan, maka ia memiliki kecenderungan kinerja yang tinggi. Jadi semakin baik sikap kepemimpinan maka semakin baik pula kinerja karyawan, Motivasi berprengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Jadi semakin tinggi motivasi karyawan maka semakin baik pula kinerja karyawan,Secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sikap kepemimpinan, motivasi terhadap kinerja karyawan.Tingkat pengetahuan,perasaan dan kecenderungan bertindak yang baik dari karyawan.

Galuh Wicaksono; Antonius Denny Firmanto

Pembinaan calon imam merupakan bagian penting untuk menyiapkan tenaga pastoral yang mampu memimpin sebuah paroki. Lima aspek pembinaan: kepribadian, intelektual, komunitas, pastoral, komunitas menjadi bagian utama dalam proses formasi. Berbagai bentuk pembinaan dibuat guna mencetek para pemimpin yang baik. Saat ini dunia yang sedang manghadapi wabah virus corona juga mempengaruhi proses pembinaan calon imam. Merujuk pada dokumen gereja mengenai pembinaan calon imam Optatam Totius yang mengatakan bahwa pembinaan calon imam adalah bagian penting bagi Gereja. Fokus penulisan yaitu meneliti proses pembinaan selama masa pandemi. Tujuan dari tulisan ini adalah memahami proses pembinaan seminari dalam masa pandemi. Permasalahan yang hendak diangkat yaitu: mengapa formasi calon imam itu perlu dalam Gereja Katolik? Mengapa fenomena pandemi covid-19 ini perlu didalami dalam konteks pembinaan seminari? Mengapa pandemi covid-19 di Seminari Tinggi San Giovanni XXIII perlu diteliti? Metodologi penulisan menggunakan analisis deskriptif-naratif dengan menelaah pembinaan seminari selama pandemi. Temuan dari penulisan ini adalah pembinaan di seminari Giovanni selama pandemi mengalami keterbatasan. Keterbatasan ini tidak menciutkan semangat untuk terus memformat para calon imam.

Galuh Wicaksono; Antonius Denny Firmanto

Pembinaan calon imam merupakan bagian penting untuk menyiapkan tenaga pastoral yang mampu memimpin sebuah paroki. Lima aspek pembinaan: kepribadian, intelektual, komunitas, pastoral, komunitas menjadi bagian utama dalam proses formasi. Berbagai bentuk pembinaan dibuat guna mencetek para pemimpin yang baik. Saat ini dunia yang sedang manghadapi wabah virus corona juga mempengaruhi proses pembinaan calon imam. Merujuk pada dokumen gereja mengenai pembinaan calon imam Optatam Totius yang mengatakan bahwa pembinaan calon imam adalah bagian penting bagi Gereja. Fokus penulisan yaitu meneliti proses pembinaan selama masa pandemi. Tujuan dari tulisan ini adalah memahami proses pembinaan seminari dalam masa pandemi. Permasalahan yang hendak diangkat yaitu: mengapa formasi calon imam itu perlu dalam Gereja Katolik? Mengapa fenomena pandemi covid-19 ini perlu didalami dalam konteks pembinaan seminari? Mengapa pandemi covid-19 di Seminari Tinggi San Giovanni XXIII perlu diteliti? Metodologi penulisan menggunakan analisis deskriptif-naratif dengan menelaah pembinaan seminari selama pandemi. Temuan dari penulisan ini adalah pembinaan di seminari Giovanni selama pandemi mengalami keterbatasan. Keterbatasan ini tidak menciutkan semangat untuk terus memformat para calon imam.

Yosena Yosena; Fransiskus Janu Hamu; Paulina Maria; Titi Christiana

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui militansi iman umat Katolik di Stasi Santa Katarina Olung Muro dalam kehidupan menggereja dan untuk menemukan akar permasalahan mengenai umat yang kurang militan dan kurang terlibat aktif dalam kehidupan menggereja. Penelitian ini diangkat berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan, bahwa umat kurang semangat dan kurang terlibat aktif dalam kehidupan menggereja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2021 di Stasi Santa Katarina Olung Muro Paroki Santo Klemens Puruk Cahu. Informan berjumlah 10 orang yang terdiri dari 1 Ketua umat dan 9 umat. Teknik analisis data menggunakan teori Milles dan Huberman yang terdiri dari 3 tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa militansi iman umat Katolik di Stasi Santa Katarina Olung Muro sangat kurang karena kurangnya katekese, pembinaan dan pendampingan dari tenaga pastoral (katekis). Harapan yang diperoleh dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan militansi iman umat Katolik dalam kehidupan menggereja yaitu diadakannya pendampingan, pembinaan dan katekese dari tenaga pastoral khususnya kepada umat Katolik di Stasi Santa Katarina Olung Muro.

Salsabila, Ajeng Tiara Putri; Shafia Khalisan, Anisa anindya

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Bandung dijuluki sebagai kota pendidikan, karena di dalamnya terdapat 90 perguruan tinggi. Pancasila merupakan landasan dalam berbagai pelaksanaan hukum maupun bermasyarakat bagi warga negara. Sila ke-3 yaitu ‘Persatuan Indonesia’ merupakan salah satu kunci dalam membangun bangsa karena tanpa adanya persatuan dan kesatuan suatu bangsa akan mudah goyah baik itu melalui ancaman dalam maupun luar negeri. Salah satu bentuk persatuan dan kesatuan adalah toleransi. Generasi muda sebagai agen perubahan bangsa diharapkan mampu memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa, berada di barisan paling depan untuk mencegah paham-paham yang bertentangan dengan nilai pancasila. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui perbedaan yang dirasakan serta tanggapannya, dan pengaruh perbedaan tersebut dalam mengimplementasikan nilai - nilai persatuan dan kesatuan di lingkungan perguruan tinggi Bandung. Untuk memenuhi kebutuhan penelitian, dilakukan pengumpulan data dengan menyebarkan formulir ke objek penelitian terkait. Dari hasil yang didapat, mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dinilai sudah menanamkan toleransi dalam dirinya sebagai bentuk dari semangat persatuan dan kesatuan.

suargana, lisnawati; Anggraeni Dewi, Dinie

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Bangsa Indonesia selaku negara yang tidak dapat menjauhi tantangan globalisasi, namun dengan berpegang pada Pancasila selaku panduannya, prinsip Indonesia hendaknya bisa mempertahankan jati diri serta eksistensinya. Riset ini berisi tentang apabila memelihara semangat nasionalisme dalam benak generasi muda semenjak masa anak- anak akan membuat mereka lebih tangguh terhadap pengaruh negatif serta pergantian moral yang menjadi- jadi di masa globalisasi. Jadi, dengan memantapkan moralitas serta etika lewat pembelajaran Pancasila, generasi muda Indonesia bakal lebih siap buat hadapi globalisasi serta mempertahankan fakta diri Indonesia dikala yang bersamaan. Nilai kebudayaan yang jadi ciri bangsa Indonesia, semacam gotong royong, silahturahmi, ramah tamah dalam warga jadi keistimewaan dasar yang bisa menjadikan masing- masing orang warga Indonesia untuk mencintai serta melestarikan kebudayaan bangsa sendiri. Tetapi ciri masyarakat Indonesia yang diketahui selaku masyarakat yang ramah serta sopan santun disaat ini mulai pudar semenjak masuknya budaya asing ke Indonesia yang tidak bisa dipilih dengan baik oleh warga Indonesia. Hingga, dalam Mengenai ini pemerintah mempunyai peranan berarti buat mempertahankan nilai- nilai kebudayaan Indonesia dalam kehidupan masyarakatnya. ABSTRACT Indonesia as a country that cannot resist the challenges of globalization, but by adhering to the pancasila as its guidelines, its principles should be able to defend itself and existence. The research is about keeping a nationalistic spirit in the minds of youth since childhood will make them more resilient to the negative influences and the demoralizations of globalization. So, by reinforcing morality and ethics through pancasila study, the Indonesian younger generation will be better equipped to face globalization and maintain Indonesian fact at the same time. The cultural value of the Indonesian people, such as cooperation, silahturahmi, isa basic privilege that can make indonesians love and preserve their own culture. But the Indonesian people known as a friendly and civilised society have begun to wane since the influx of foreign cultures into Indonesia that Indonesia has not been able to choose well. Until then, governments have a meaningful role to maintain Indonesian cultural values in their societies

Savitri, Indah Erwina; Kusjuniati, Kusjuniati; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Strategi model kencleng dalam meningkatkan jumlah munfiq di Baznas Kota Denpasar. 2) Kendala yang dihadapi Baznas Kota Denpasar dalam melaksanakan strategi model kencleng untuk meningkatkan jumlah munfiq. Metodepenelitian ini deskriptif-kualitatif. Informan 12 orang yang dipilih secara purposive.Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, strategi model kencleng yang dilakukan Baznas Kota Denpasar berasaskan agama, amanah dan kemanfaatan, dapat meningkatkan jumlah munfiq yang meliputi agama dan kemanusiaan. Faktor penghambat yaitu : kurangnya SDM dalam mengelola kencleng sehingga terjadi tumpang tindih pekerjaan, kurangnya antusiasme dan semangat dalam mensosialisasikan program kencleng, kurangnya fasilitas yang memadai termasuk pengadaan kaleng kencleng, kurangnya kesadaran masyarakat akan wajib bersedekah jika seseorang telah dikatakan mampu, kurangnya kepercayaan UPZ, kurangnya pemahaman orang tua mengenai maksud dan tujuan program kencleng, adanya badan amil lain selain Baznas Kota Denpasar sehingga jumlah munfiq mengalami peningkatan yang kurang maksimal, Pandemi Covid-19 sehingga menghambat proses sosialisasi, pendistribusian dan pengumpulan kencleng.

Dellis Dellis; Ina Martha

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam memotivasi Peserta Didik agar memiliki semangat belajar di SMA Negeri 2 Mandor. Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dukumen dilapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru.

Arifin, Bustanul; Qosim, Achmad; Hidayat, Tauhid

Jurnal Faidatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Dalam suasana kelas yang menyenangkan dan efektif tentunya akan berpengaruh terhadap semangat dan keaktifan siswa dalam belajar di kelas. Dan hal ini tentunya tidak hanya guru sebagai pengelola kelas yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi menyenangkan dan efektif, akan tetapi perlu adanya peran dari kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas. Fokus penelitian adalah: 1) Bagaimana peran supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar tahun pelajaran 2020/2021 ?, 2) Apa hambatan dan solusi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas MI Tawakkal Denpasar tahun pelajaran 2020/2021? Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: 1) Peran supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar Tahun Pelajaran 2020/2021, dan 2) Hambatan dan solusi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yakni dengan metode penyajian, penafsiran data terhadap faktor-faktor di lapangan. Untuk memperoleh data yang valid dan akurat, penulis menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu: wawancara, data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah telah menerapkan beberapa program tentang pengembangan manajemen kelas diantaranya yaitu di setiap sudut ruangan kelas memiliki perpustakaan kecil untuk meningkatkan minat baca siswa. Kemudian disetiap tahun pelajaran baru kepala madrasah mengadakan rapat kerja guru untuk membahas fungsi guru dan juga pembagian kelas, yang nantinya setiap guru ditugaskan untuk mengembangkan manajemen kelas. Dan di setiap awal semester terdapat lomba antar kelas, jadi akan diseleksi mana kelas yang menarik dan menyenangkan di antara kelas bawah yaitu kelas 1, 2, 3 dan kelas atas yaitu 4, 5, 6 yang nantinya pemenangnya akan diberikan reward oleh kepala madrasah. Dengan dilaksanakannya penelitian ini diharapkan peran supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan manajemen kelas di MI Tawakkal Denpasar semakin optimal, dan kendala-kendala yang dihadapi segera dapat diatasi.

Herbi Kriswanto; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra; Greget Widhiati

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Dalam penulisan skripsi ini, penulis membahas tentang pentingnya penggunaan media audio visual dalam menciptakan semangat belajar anak sekami. Penulis melihat bahwa banyak anak sekami  yang tidak bersemangat dalam mengikuti kegiatan sekami karena mereka merasa bosan dan tidak tertarik dengan apa yang dilihat, didengar, dan dilakukan selama proses kegiatan berlangsung. Teristimewa anak-anak  sekami  yang  berada  di  stasi-stasi  yang  terpencil  atau  jarang  ada kegiatan SEKAMI. Hal ini terlihat dari jumlah keaktifan anak sekami yang kurang aktif. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi pustaka yang menelaah tentang teori-teori media, teori audio visual, teori semangat belajar dan SEKAMI. Penelitian ini juga memberikan usulan program yang dapat digunakan oleh para Pembina sekami dalam pembinaan menggunkan media audio visual. Media merupakan alat bantu yang dapat digunakan seorang Pembina SEKAMI untuk menyampaikan materi pembinaan untuk anak SEKAMI. Media yang efektif dalam pembinaan iman ialah media audio visual. Media audio visual merupakan media yang memadukan unsur gambar dan suara. Penggunaan media audio visual dalam kegiatan SEKAMI dapat membantu anak SEKAMI untuk lebih mengenal peristiwa-peristiwa masa lampau dan dapat meningkatkan semangat belajar anak SEKAMI

Agustinus Jimi Baga; Fransiskus Janu Hamu; Timotius Tote Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa penting peran para katekis dalam berkatekese tentang ibadat sabda di Paroki Ampah, sebagai sarana yang dapat membantu  umat  untuk memiliki pengetahuan yang cukup tentang agama Katolik di Paroki Santo  Petrus  dan  Paulus  Ampah.  Melalui studi  ini  diharapkan  agar  para ketekis semakin semangat dan aktif dalam membantu umat untuk mengembangkan pengetahuan iman mereka. Hasil yang didapat melalui penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis, ditemukan bahwa  Katekis  yang berada  di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah, memberikan   katekese   tentang ibadat sabda kepada umat. Melalui penelitian ini, penulis juga melihat bahwa  katekis yang berada di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah menggunakan menggunakan metode.

Sepen Kristian; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Skripsi ini berjudul Peran Musik Liturgi dalam Meningkatkan Partisipasi Kaum Muda Katolik dalam Perayaan Ekaristi. Penulis mengangkat judul ini berdasarkan pengamatan  penulis  bahwa kaum  muda Katolik  kurang berminat  atau  kurang bersemangat dalam mengikuti perayaan Ekaristi. Hal ini nampak dari kurangnya partisipasi mereka dalam mengikuti perayaan Ekaristi tersebut. Penyebab salah satunya ialah bahwa perayaan Ekaristi yang mereka ikuti kurang begitu hidup dan kurang menciptakan keindahan serta kemeriahan dalam suatu perayaan tersebut. Sementara kaum muda Katolik adalah generasi yang penuh dengan semangat dan dipenuhi dengan kreativitas yang tinggi. Maka dari itu, untuk menciptakan perayaan Ekaristi yang hidup dan penuh keindahan serta mampu menarik kaum muda Katolik untuk aktif berpartisipasi dalam perayaan Ekaristi perlu adanya musik liturgi. Karena dengan adanya musik liturgi ini akan menyentuh perasaan bagi pemain dan siapapun yang mendengarkannya.

Euis Kusumarini; Marton Musa

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Dalam rangka juga memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan mengikuti aturan kebaikan dari pemerintah pembelajaran daring sebagai solusi tetap berjalannya pelaksanaan pembelajaran.Pembelajaran daring dikatakan efektif untuk mengatasi pembelajaran yang memungkinan pengganti guru dan siswa berinteraksi dalam kelas dengan bentukkan online seperti WA, Google Meet, Zoom, Jitsu atau apapun  yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Pembelajaran daring dituntut siswa belajar mandiri dan motivasi diri sendiri untuk dapat mampu menyelesaikan tugas tanggung jawabnya pada sekolah untuk pelajaran.Maka perlu adanya tambahan dorongan lebih secara bertahapan guna menyelesaikan, mengurangi, dan tercapainya apa yang diharapkan oleh pihak bersama dalam menuntaskan program Wajib Belajar 12 Tahun. Tambahan dorongan itu adalah perlu dengan layanan tambahan berupa Bimbingan Belajar Daring pada Siswa tersebut yang dikelola secara terprogram sistematis, teratur, tertib aman dan lancar di keadaan pandemi Covid-19 ini. Terprogramya adalah dimana pengabdi pada pengabdian masyarakat kami dari anggota Panitia Pengabdian Masyarakat LPPM Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Berkeinginan telah melaksanakan  kegiatan tersebut. Laporan Pengabdian Pengabdian Kepada Masyarakat ini tercapainya tujuan adanya solusi pemecahan masalah: Bagaimana caranya untuk dapat cukup mampu meningkatkan kualitas pendidikan di masa Pandemi Covid 19 pada sekolah dasar terutama khususnya di SDN 010 Samarinda Utara.Dengan Bimbingan Belajar Daring ini  membantu siswa dan guru untuk dapat bekerjasama dalam tugas hak tanggung jawabnya  tercapai sesuai yang akan diinginkan dan diharapkan. Dalam telah mensolusikan pemecahan permasalahan serta menimbulkan semangat untuk upaya cukup besar masih tetap termotivasi minat belajar pembelajaran daring dengan segala kekurangan dan kelebihan pembelajaran daring yang telah diberlakukan selama masa pandemi Covid-19 ini terutama sekolah dasar terkhusus di SDN 010 Samarinda.

Alan Paulus; Paulina Maria; Timotius Tote Jelathu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran katekis dalam memberikan katekese kepada remaja mengenai dampak minuman keras di Stasi Santo Yakobus Penda Asam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi, penentuan topik, profil informan,wawancara dengan informan, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan  yang akan terjadi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tidak semua remaja memahami dampak minuman keras kepada diri sendiri dan Gereja. Anak remaja juga belum mengetahui apa yang terjadi sehingga minat dalam kegiatan Gereja kurang aktif, padahal anak remaja punya tanggung jawab sebagai penerus Gereja yang akan datang. Temuan lain dari penelitian ini adalah katekis kurang berperan memberikan kegiatan  katekese dalam  membangkitkan    semangat  anak  remaja dengan harapan dapat membantu remaja yang bermasalah agar semakin aktif. Semua pihak dapat mendukung dan  bekerja sama dengan  katekis atau petugas pastoral memberikan katekese untuk kehidupan Gereja di Stasi Santo Yakobus Penda Asam. Katekese hendaknya berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan demi mengatasi permasalahan yang ada pada anak remaja. Oleh sebab itu,  menjadi  tugas  para  katekis  supaya  mampu  membangkitkan  minat  dan semangat anak remaja bisa melakukan kegiatan positif.

Fadly, Ahmad; Mansur, Ely; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

ABSTRAKMotivasi merupakan proses mempengaruhi atau mendorong dari luar maupun dari dalam terhadap seseorang atau kelompok kerja agar mereka mau melaksanakan sesuatu yang telah ditetapkan. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepada karyawan. BRI Syariah KC Denpasar mempunyai strategi untuk bisa berbaur dengan masyarkat di Bali dengan memperkerjakan karyawan non muslim supaya nasabah yang non muslim bisa menerima BRI Syariah itu sendiri. Penelitian ini fokus tentang: 1. Bagaimana motivasi karyawan non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. Bagaimana kinerja karyawan non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui motivasi karyawan non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. Untuk mengetahui kinerja karyaman non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk kalimat, kata, atau gambar berdasarkan hasil pendekatan secara langsung melaui metode wawancara secara langsung atau secara online mengenai motivasi dan kinerja karyawan non muslim yang dipraktekan di BRI Syariah KC Denpasar. Wawancara ini dilakukan kepada para informan dalam hal ini adalah pemimpin perusahaann dan karyawan non muslim di BRI Syariah KC Denpasar. Hasil yang diperoleh: 1. Adanya dorongan dari luar untuk menumbuhkan semangat dalam bekerja yang diberikan oleh perusahaann seperti gaji yang sesuai, harapan yang terpenuhi dan bonus bagi karyawan yang berpestasi akan manambah semangat bekerja karyawan non muslim di BRI Syariah KC Denpasar dan menghasilkan karyawan yang memiliki kinerja lebih baik lagi. 2. Apabila Kinerja karyawan non muslim baik dalam bekerja maka tujuan BRI Syariah KC Denpasar akan terwujud yaitu menjadi perbankan yang rahmatal lil ‘alamin.   ABSTRACTMotivation is the process of influencing or encouraging from outside or from within a person or work group so that they are willing to carry out something that has been determined. Performance is the work result in quality and quantity achieved by an employee in carrying out his duties in accordance with the responsibilities assigned to the employee. BRI Syariah KC Denpasar has a strategy to be able to mingle with society in Bali by employing non-Muslim employees so that non-Muslim customers can accept BRI Syariah itself. This study focuses on: 1. How is the motivation of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. How is the performance of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. The objectives of this study are 1. To determine the motivation of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. To find out the performance of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. This type of research uses a qualitative approach in the form of sentences, words, or images based on the results of the direct approach through direct or online interviews regarding the motivation and performance of non-Muslim employees practiced at BRI Syariah KC Denpasar. These interviews were conducted with informants, in this case, company leaders and non-Muslim employees at BRI Syariah KC Denpasar. The results obtained: 1. The encouragement from outside to foster enthusiasm for work given by the company such as appropriate wages, fulfilled expectations and bonuses for high-performing employees will increase the enthusiasm for work of non-Muslim employees at BRI Syariah KC Denpasar and produce employees who have even better performance. 2. If the performance of non-Muslim employees is good at work, the goal of BRI Syariah KC Denpasar will be realized, namely to become a banking that is rahmatal lil 'alamin.

Mahardika, Muhammad Nadif; Trisiana, Anita; Widyastuti, Awalin; Juhaena, Jihan Sephiani; Kirani, Ristiara Mea Amanda

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Strategi pemerintah adalah suatu bentuk ketahanan nasional dalam mengupayakan berbagai kepentingan nasional. Masa pandemi ini semua makhluk hidup berjuang menghadapi virus berukuran kecil penyebab infeksi saluran untuk bernafas, hingga kini masyarakat resah melihat ratusan bahkan ribuan orang meninggal akibat terjangkit virus yang disebut corona. Tujuan studi ini adalah meneliti susunan strategi yang dibuat pemerintah dan partisipasi masyarakat yang patuh dalam memberantas wabah Covid-19 yang berbahaya dengan berbasis semangat bergotong royong. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif pengumpulan data pada keadaan atau kondisi alamiah dari sumber data secara mendalam. Hasil penelitian ini memberitahukan pentingnya  strategi penanganan yang baik antara pemerintah dengan masyarakat untuk bersatu memerangi Covid-19 sehingga mampu bersikap positif dalam menghadapi situasi sulit serta diharapkan jumlah kematian rendah bahkan virus ini akan segera teratasi dan menghilang dari bumi ini. Kata Kunci: Pemerintah, Masyarakat, Mengatasi, Covid-19, Gotong Royong Â

Nanggala, Agil

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan relevannya peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam menginternalisasikan nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Analisis data meliputi reduksi data, display data, verifikasi serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu: 1) sebagai Pendidikan Karakter, Pendidikan Kewarganegaraan sangat berkompeten dalam menginternalisasikan nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didik, karena struktur keilmuannya serta posisinya dalam kurikulum nasional Indonesia sangat mendukung, 2) sebagai Pendidikan Keadilan, Pendidikan Kewarganegaraan memiliki tujuan dalam membentuk individu yang memiliki semangat keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai moralitas untuk menjauhi perilaku koruptif, serta berpartisipasi dalam membantu negara untuk mewujudkan keadilan sosial, 3) tujuan Pendidikan Kewarganegaraan dalam menginternalisasikan nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didik, tentu akan lebih efektif dan menyenangkan apabila menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual, yang berfokus pada analisis kasus korupsi, sehingga peserta didik mampu mengetahui dan merefleksikan bahayanya praktik korupsi bagi keberlangsungan hidup bangsa Indonesia.