Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 141-146 of 146

Analytics

Yuli Fitrianto; Muhammad Khoiril Anaam

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

Augmented Reality (AR) and Virtual Reality (VR) which are one of the top ten strategic technology trends for 2019 and continue to be developed massively in this 2020, have been widely applied in various mobile applications by many companies in this industrial revolution era 4.0. AR can be applied to help the promotion for housing developers where users can see the 3-dimensional shape of the types of houses offered, while VR allows users to explore each part of the house in a virtual 3D. Pre-existing brochures are used as markers for this application to work, so that AR and VR applications can be a complement to promotional media. The design method used in this paper is Research and Development (RnD). Salespeople can offer types of houses to prospective customers without having to print multiple brochures, but with just one brochure and one android smartphone to present, so the promotion costs are more efficient.   Keywords: AR, VR, house.

Sri Yuwanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tulisan ini adalah hasil penelitian tentang perkembangan bentuk dan fungsi rumah rakyat guna menemukan makna rumah bagi penghuninya di masa kecepatan perkembangann informasi, komunikasi, teknologi, dan pengaruhnya pada bentuk dan fungsi atau manfaat runah sebagai tempat hidup. Pembahasaannya secara kualitatif dengan memanfaatkan studi dan konsep kebudayaan,dalam hal ini kulturalism, yang menunjukkan segi keseharian dari suatu kultur. Selain itu penelitian ini juga berusaha mempelajari realita budaya rakyat yang berkembang, untuk menunjukkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam upaya melestarikan nilai tradisional bangunan rumah tinggal,dan menemukan makna kearifan lokal yang dapat ditarik dari proses pembangunan perumahan rakyat di masa kini, yang dapat dimanfaatkan untuk merumuskan kebijakan bidang perumahan di masa datang. Pengambilan samplenya secara purposif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pemilik rumah yang diteliti,   dan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi kasus. Hasilnya adalah: tumbuhnya bentuk baru dan munculnya gaya-gaya hibrida yang lebih mendominasi perkembangan arsitektur rumah rakyat masa kini di perkotaan, fungsi ruang yang tidak biasa, dan perubahan nilai makna  tradisi rumah dari perlindungan menjadi wadah kegiatan, dari simbol capaian hidup dan martabat kehormatan keluarga menjadi simbol  kepemilikan aset dan fungsi penyimpanan.

SU, Setyaningsih; Wibowo, Edi; Susanti, Rina

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kelompok kerja PKK yang berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat yaitu Pokja III yang membidangi program pangan, sandang, perumahan dan tatalaksana rumah tangga.Pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Ngunut kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar dalam memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga diharapkan dapat menjadi alternatif peningkatan pendapatan keluarga Permasalahan yang dialami bahwa jumlah TOGA yang ditanam di pekarangan jumlahnya masih terbatas.Belum semua masyarakat mengetahui peluang usaha tanaman TOGA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan berwirausaha dengan memanfaatkan tanaman toga dan meningkatkan ketrampilan dalam pengolahan tanaman TOGA sehingga bisa menambah pendapatan keluarga. Metode yang di gunakan penyuluhan. Kegiatan ini memberikan manfaat ibu-ibu PKK Desa Ngunut yang semula belum pernah berwirausaha bisa mencoba untuk berwirausaha dan yang sudah berwirausaha bisa melakukan pengembangan usaha melalui diversifikasi produk aneka tanaman obat keluarga sehingga akan meningkatkan pendapatan keluarga.Kata kunci:tanaman obat keluarga, DesaNgunut, peluang usaha, diversifikasi produk,pendapatan

Saptantinah P, Dewi; Harimurti, Fadjar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Masalah sampah merupakan masalah yang sulit dicari solusinya., hal ini semakin bertambah apabila penduduk semakin padat. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu diatasi dengan memanfaatkan barang yang tidak terpakai tersebut menjadi produk yang dapat dimanfaatkan. Hal ini dapat dilakukan atas partisipasi masyarakat sekitar. Dari hasil kreatifitas tersebut dapat diwadahi dalam bank sampah, yang dapat menampung dan memilah sampah, kemudian dijual atau dibuat kreatifitas berbagai asesoris dan hasilnya dapat untuk meningkatkan pendapatan. Dengan demikian perlu dibentuk adanya bank sampah. Hal ini juga dilakukan di perumahan Joho baru Sukoharjo, yang mayoritas penduduk sekitar adalah perumahan. Dengan dibentuknya bank sampah maka dapat mengelola kegiatan tersebut. Dalam kegiatan pengabdian ini tim kami berusaha untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan pentingnya dibentuk bank sampah. Dalam kegiatan pengabdian ini juga tim kami memfasilitasi adanya peralatan berupa timbangan serta buku harian dan buku besar untuk mencatat transaksi dari hasil penjualan.Kata kunci : Peningkatan pendapatan, Bank Sampah

Alwi Suddin, Yohanes Djoko Suseno &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Masyarakat kita cenderung hudup dalam budaya bekerja yang cenderung mencari aman atau menghendaki adanya Social Harmony. Hal ini sangat bertentangan dengan budaya dari kewirausahaan yang mengandung nilai-nilai seperti pantang menyerah ,berani mengambil re4siko, krersatif dan inovatif (Debbie Liao and Philip Semen, 2004) Industri kecil perumahan seperti makanan, mainan, kerajinan batik ini suadah turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat Jejaring/ kelompok usaha kecil) di Sukowati Kabupaten Sragen.Metode pendekatan yang dilakukan untuk mengetahui permasalahan dari kelompok usaha kecil adalah dengan memberikan solusi nilai alternative meliputi: difokuskan bekal apa yang harus disiapkan peserta penyu;uhan/pendampingan tersebut benar-benar dilaksanakan, Mengadakan penyuluhan sistem pemasaran dan promosi serta solusi serta distribusi dan keuangannya.,memberikan solusi kepada peserta penyuluhan agar selalu mampu meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha yang professional. Rencana target dengan kondisi secara umum sebetulnya masih banyak potensi yang masih membutuhkan uluran tangan untuk meningkatkan keberadaan kelompok usaha kecil yang tergabung dalam kelompok menjadi pertimbangan kami supaya mampu mengelola usaha dengan baik dan menguntungkan. Capaian Target hasil dari program pengabdian pada masyarakat akan dimasukkan dalam jurnal Fakultas Ekonomi.Kata kunci: strategi pemasaran, jiwa kewirausahaan, usaha kecil.

DOYOHARJO, ANGGO

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAKSI   : Rumah merupakan kebutuhan yang mendasar bagi keluarga, namun sulit dipenuhi karena bunga KPR yang tinggi. Sehingga  diperlukan alternatif sumber pembiayaan perumahan yang murah melalui Sekuritisasi Aset, yaitu merubah piutang-piutang milik originator menjadi aset yang liquid dalam bentuk Efek Beragun Aset (EBA).  Kelembagaan yang dapat melakukan sekuritisasi aset yaitu Trust, Special Purpose Vehicle (SPV) dan Conduit. Kegiatan conduit membeli piutang-piutang KPR kemudian dilakukan sekuritisasi yang dijual kepada investor dalam bentuk Surat Utang ataupun Surat Partisipasi. Hasil sekuritisasi asset berupa EBA, maka bunganya lebih rendah daripada bunga bank. Hasil penjualan EBA diberikan kepada originator untuk disalurkan kembali dalam bentuk KPR baru. KATA KUNCI   : Kebutuhan Rumah, Sekuritisasi Aset