Publication Search

72,210 articles from 652 journals · 2,111 citations tracked

Showing 141-160 of 2,376

Analytics

Mega Nur Indah; Agustina Srirahayu; Wijiyanto, Wijiyanto

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Produksi perhiasan emas PT Gemopia Indonesia melibatkan proses bombing, yang membutuhkan keakuratan tinggi untuk memastikan kualitas produk.  Beberapa kelemahan sistem pencatatan yang masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel termasuk keterlambatan laporan, kurangnya keamanan data, dan kesalahan input yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan membangun sistem informasi bombing emas berbasis web yang akan mempercepat proses pencatatan, meningkatkan akurasi data, dan memperbaiki alur pelaporan.  Pengembangan sistem ini menggunakan metode Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan UML, pengembangan dengan framework Laravel dan database MySQL, dan pengujian dengan metode black box. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna, dengan fitur seperti perhitungan otomatis, hak akses pengguna bertingkat, verifikasi dan koreksi data produksi, dan pembuatan laporan dalam format PDF. Sistem mampu menerima input, memproses data , dan menghasilkan output yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi.Oleh karena itu, sistem ini dinyatakan layak untuk diimplementasikan secara penuh dalam rangka mendukung efisiensi dan transparansi pelaporan produksi di PT Gemopia Indonesia.

Ramadhan, Gilang Ramadhan; Dewi, Ratih Kusuma; Zuhairini, Ririn

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan wilayah dengan indeks risiko bencana sedang (119, 56) tahun 2022. Erupsi gunung berapi dapat menimbulkan kerusakan fisik dan korban jiwa yang tinggi, terutama jika penanganan darurat tidak dilakukan dengan cepat dan tepat. Salah satu keterampilan penting dalam situasi darurat adalah Resusitasi Jantung Paru (RJP), yang dapat menyelamatkan nyawa korban henti jantung sebelum bantuan medis tiba. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh simulasi bencana letusan gunung berapi terhadap keterampilan resusitasi jantung paru (RJP) siswa SMA Negeri 1 Cangkringan. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan one-group pretest-posttest design . Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Responden diberikan intervensi berupa simulasi bencana letusan gunung berapi dan pertolongan pertama pada korban henti jantung. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterampilan CPR berdasarkan pedoman American Heart Association (AHA) 2020. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon . Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan keterampilan RJP siswa secara signifikan setelah mengikuti simulasi, dengan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa simulasi bencana letusan gunung berapi efektif dalam meningkatkan keterampilan RJP siswa. Harapanya simulasi ini diterapkan secara sistematis dalam program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di sekolah.

Khafifaturrahmi; Setyowati, Anita; Muhaji

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Pemberian anestesi spinal menimbulkan efek samping mual muntah pasca operasi yang dapat menimbulkan kekurangan cairan.Terapi non farmakologi yang dapat digunakan ialah pemberian aromaterapi lemon. Aromaterapi lemon dapat menurunkan intensitas mual muntah pada pasien pasca operasi karena akan memberikan efek relaksasi pada pasien. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan one group pretest and posttest design. Sampel pada penelitian ini pasien pasca operasi dengan anestesi spinal yang mengalami mual muntah di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo berjumlah 30 responden.Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test.Hasil: Hasil uji statistik Nilai p-value 0.000<0,005 Ha diterima ada pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo. sebelum diberikan aromaterapi Mayoritas responden merasa mual saja sebanyak 21 (70%),setelah pemberian aromaterapi lemon mayoritas responden tidak merasa mual dan muntah sebanyak 26 (86,7%).Simpulan: Adanya pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo.Saran: peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan sampel yang lebih besar dan dapat mengendalikan faktor durasi pembedahan.

Azzahra Aurelia Salsabiela

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Motivasi belajar merupakan dorongan yang berasal dari internal maupun eksternal diri seseorang. Motivasi belajar menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan mahasiswa. Tetapi, rendahnya motivasi belajar masih menjadi kendala utama, yang disebabkan oleh kurangnya minat terhadap media pembelajaran yang digunakan. E-pocket book menjadi salah satu solusi alternatif karena bersifat praktis, mudah diakses, dan memuat materi pembelajaran secara ringkas namun padat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adakah efektivitas pemberian E-pocket book anestesi untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa pra-klinik. Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dengan desain one group pretest and posttest. Populasi dalam penelitian ini ialah mahasiswa D4 Keperawatan Anestesiologi Angkatan 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yaitu berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner motivasi belajar. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil yang didapatkan ialah sebelum diberikan E-pocket book anestesi sebagian besar responden berada pada tingkat motivasi yang sedang dengan presentase 50% dan sesudah diberikan sebagian besar responden berada pada tingkt motivasi belajar yang tinggi dengan presentase 86.7% . Hasil uji Wilcoxon nilai p-value 0,001 maka nilai p-value <0,05.

Maharani, Amelia; Sifana Nur Laila; Farahustina Ardhianshih; Fadia Nur Amalia; Khalimatus Sa’diyah +2 more

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini di latarbelakangi oleh anak berkebutuhan khusus “Slow Learner” bisa mendapatkan pendidikan yang layak dengan pendidikan Inklusi khususnya di Pembelajran sehari-harinya. Jadi, tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai implementasi pembelajaran pada Anak Berkebutuhan Khusus “Slow Learner” di SD Ngaliyan 05 dan identifikasi kendalanya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif . Peneliti memanfaatkan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam mencari perolehan data yang valid untuk menunjang kebutuhan penelitian. Teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi data merupakan teknik analisis data yang digunakan peneliti. Selanjutnya menggunakan triangulasi dalam menentukan keabsahan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pembelajaran pada Anak Berkebutuhan Khusus “Slow Learner” di SD Ngaliyan 05 dilakukan melalui 3 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Sedangkan faktor yang memberikan kelancaran dan penghambat terbagi menjadi dua hal, yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan.

Nur Azizah; Mariska Dwi Amanda; Mufarrihul Hazin

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Metode pendekatan DMAIC dapat membantu pengelola lembaga pendidikan terkhususnya kepala sekolah sebagai pemimpin untuk mengembangkan sekolah lebih lanjut. Metode DMAIC adalah sebuah pendekatan melalui pengendalian dan perbaikan pada kualitas dengan beberapa tahapan yang dimulai dari pengidentifikasian masalah sampai dengan tahap akhirnya yaitu melakukan pengendalian dan pemberian usulan untuk melakukan perbaikan. Peneliti melakukan observasi menggunakan metode penelitian kualititatif untuk menjawab masalah penelitian data. Metode ini biasanya terdiri dari narasi yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan penelitian literatur. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi Total Quality Management (TQM) dengan metodologi DMAIC pada perbaikan secara berkelanjutan di SMK Negeri 1 Surabaya. Continuous improvment dalam TQM melalui pendeketan DMAIC pada lembaga pendidikan di SMK Negeri 1 Surabaya telah dilaksanakan dengan baik, dengan berdasar pada ISO dan selalu memprioritaskan permsalahan yang berhubungan siswa. Dalam mengidentifikasi masalah yang terjadi, sekolah telah menggunakan data yang akurat dengan survey dari pihak pihak yang dilibatkan baik eksternal maupun internal. Pengontrolan implementasi dari solusi permasalahan juga dilakukan secara baik yaitu secara berjalan tidak menunggu evaluasi pada akhir pelaksanaan.

nikus, Domi; Muljono, Muljono; Himawan, Heribertus

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

K- means termasuk kedalam algoritma partisi yang memiliki tujuan untuk membagi data kedalam jumlah  klaster yang ditentukan, hasil dari algoritma K means tergantung pada pemilihan pusat klater awal  namun permasalahan yang sering terjadi jika pada pemilihan centroid awal yang masih dilakukan secara acak jauh dari solusi maka kemungkinan hasil dari pengelompokan tersebut kurang tepat. Untuk mengatasi masalah tersebut akan menggunakan tahapan preprocessing berupa normalisasi minmax untuk mengatasi skala pengukuran berbeda pada dataset, setelah itu menggunakan algoritma PSO dalam pemilihan centroid awal untuk algoritma K- means, dalam penelitian ini juga dibandingkan pemilihan centroid dengan 3 cara yang pertama sesuai dengan acak, kedua sesuai standar pemerintah untuk nilai kualitas air minum yang tingi, menengah dan rendah kemudian yang ketiga dengan metode yang diusulkan algortima PSO dan kemudian akan diuji dengan Index Davies Bouldin. Hasil pengujian berupa tersebut metode K-means dengan pemilihan centroid awal acak dengan nilai 0,208856082, metode K-means dengan pemilihan centroid sesuai dengan standar pemerintah tentang kondisi SAM  sebesar 0,280077, dan terakhir metode pemilihan yang terbaik adalah dengan menggunakan normalisasi minmax K-means PSO dengan nilai 0,177796. Sehingga pengujian data PAMSIMAS menggunakan normalisasi minmax k-means PSO yang didapat bahwa metode tersebut lebih optimal

Fakhrudin, Fakhrudin

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah: untuk menganalisis pengaruh awareness & ownership; terhadap proses safety management ; pengaruh cascading communication terhadap awareness & ownership; pengaruh cascading communication terhadap proses safety management; pengaruh cascading communication terhadap proses safety management; pengaruh culture value implementation terhadap proses safety management . Sampel yang digunakan adalah 287 responden, yang merupakan bagian dari dari total populasi yang berjumlah 1009  responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara disproportionate stratified random sampling (acak bertingkat tidak proporsional) karena terdapat tiga area kerja yaitu Dumai, Sungai Pakning, dan Pangkalan Brandan. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan kemudian diolah secara parsial menggunakan SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan terdapat pengaruh positif signifikan antara awareness & ownership terhadap proses safety management, cascading communication berpengaruh positif signifikan terhadap awareness & ownership; pengaruh positif signifikan cascading communication terhadap proses safety management; pengaruh positif signifikan antara cascading communication terhadap proses safety management; pengaruh positif signifikan culture value implementation terhadap proses safety management.

Eka Ristin Tarigan; Adriana Bangun; Putri Nadila; Nureliani Amni; Tiara Surena Br Sitepu +1 more

VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 2025 STIKES Columbia Asia Medan

Di Indonesia, menurut data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BBKBN) 2015, menunjukkan 51 % remaja di Jabotabek telah melakukan seks di luar nikah telah dilakukan sejumlah remaja usia sekolah. Dan semua sampel penelitian menunjukkan 85 % remaja melakukan mastrubasi sebagai rutinitas kesehariannya. Hal i i juga menunjukkan bahwa pendidikan seks di sekolah, di terima baik hanya 7 % dan 93 % masih menganggap hal ini tabu untuk membicarakan tentang sex buat anak – anak mereka.Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan data primer tujuannya untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri terhadap sex education pada 40 remaja putri di SMP Etislandia Medan Periode Maret – April 2020. Dengan menggunakan 20 pertanyaan hasil penelitian didapat 40 responden bahwa responden dengan kategori baik sebanyak 10 orang ( 25 % ), pengetahuan cukup 18 orang ( 45 % ), berpengetahuan kurang 8 orang ( 20 % ) dan berpengetahuan buruk 4 ( 10 % ) .Disarankan pada remaja putri agar mencari informasi mengenai pengetahuan terhadap sex education kepada petugas agar lebih meningkatkan pelayanan kesehatan dan memberikan penyuluhan tentang sex education.  

Adriana Bangun; Sabarina Tarigan; Putri Nadila; Etha Tia Dwitha; Febrianty Napitupulu +1 more

VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 2025 STIKES Columbia Asia Medan

Menurut  WHO (World Health Organization), 8-9 % wanita akan mengalami kanker payudara. Kanker payudara dapat ditemukan pada tahap awal dengan cara deteksi dini Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan cermin dan dilakukan oleh wanita. Cara ini murah, aman, dapat di ulang dan sederhana, namun dalam kenyataaan baru sedikit wanita yang memakai cara ini yaitu 15-30%. Berdasarkan survey awal yang telah Penelitilakukan di SMA Etislandia Medan dari hasil Kuesioner yang diberikan kepada 30 orang Remaja putri dari kelas X dan XI didapatkan RemajaPutri yang mengetahui tentang SADARI (Periksa payudara sendiri) dan yang  sudah melakukan SADARI hanya 16 orang sedangkan yang belum melakukan SADARI sebanyak 14 orang. Hal ini disebabkan karena masih rendahnya kesadarandan rasa peduli wanita terhadap kesehatan payudaranya. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan data primer tujuannya untuk mengetahui Bagaimanakah Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang SADARI (Periksa payudara sendiri) pada 30 remajaputri di SMA Etislandia Medan PeriodeMaret-Juli 2022.Dengan menggunakan 20 pertanyaan hasil Penelitiandidapatkan 30 Responden bahwa responden dengan kategori baik sebanyak 16 orang (53,3%), pengetahuan cukup 4 orang (13,3%), dan berpengetahuan kurang sebanyak 10 orang (33,3 %).Disarankan pada Remaja Putri agar lebih memperluas pengetahuan tentang SADARI (Periksa payudara sendiri) dengan cara bertanya langsung kepada petugas kesehatan atau pun mencari informasi melalui media cetak, media elektronik baik televisi, radio atau internet.

Salsadilah, Nadya; Maharani, Dewi; Rahayu, Elly

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Bisnis adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan untuk menghasilkan, membeli, atau menjual barang atau jasa dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Bisnis dapat dilakukan oleh individu, kelompok, perusahaan besar, atau usaha kecil. Di suatu dunia bisnis, yang dimaksud dengan sistem informasi manajemen adalah piranti yang dipakai untuk mengatasi suatu proses, operasional, evaluasi, serta teknologi dan informasi. Usaha  bisnis  yang  bergerak  dalam  bidang  makanan  ringan  snack dijalankan  dengan  modal usaha  berskala  kecil  ialah  pelaku  bisnis  berskala  rumah  tangga  yang  mempunyai  kesempatan sangat  bagus  untuk  berkembang  dengan  pesat  dengan  keterbatasan  yang dimiliki  seperti  SDM, skill,  pengetahuan,  ketrampilan,  dan  pengelolaan  bidang  managementyang  seadanya Penelitian ini dilakukan di Teha Coffee Corner, sebuah kedai kopi yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol, Tebing Kisaran, Kec. Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara 21211. Kedai ini didirikan pada Maret 2021 oleh Thierry Henry, tepat di tengah masa pandemi COVID-19. Supply Chain Management (SCM) adalah pengintegrasian sumber bisnis yang kompeten dalam penyaluran barang, mencakup perencanaan dan pengelolaan aktivitas pengadaan dan logistik serta informasi terkait mulai dari tempat bahan baku sampai tempat konsumsi, termasuk koordinasi dan kolaborasi dengan jaringan mitra usaha (pemasok, manufaktur, retailer, distributor, pergudangan, transportasi dan konsumen) untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sebuah model rantai pasokan sederhana terdiri dari empat komponen yaitu supplier, produsen, gudang atau pusat distribusi dan pengguna akhir. Seiring dengan pertumbuhan bisnisnya, Teha Coffee Corner mulai menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pengelolaan stok bahan baku dan pencatatan transaksi. Saat ini, pencatatan masih dilakukan secara manual, baik dalam menghitung jumlah stok maupun dalam mencatat transaksi harian. Setiap akhir operasional atau saat closing, Dengan adopsi sistem E-SCM, aliran informasi dan data pembelian antara Teha Coffee Corner dan pemasok menjadi lebih efisien. Ini menghasilkan kejelasan dan ketepatan dalam transaksi pembelian, yang berkontribusi pada menghindari kesalahan dan mengurangi risiko keterlambatan dalam pengiriman toko.

Alawiyah, Pileria; Nasyah, Maharani; Sunardi, Rudy; Laela, Neng Linda Badratul

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kebakaran masih menjadi masalah serius dengan dampak besar, baik secara materi maupun korban jiwa. Deteksi yang lambat dan alarm konvensional yang tidak responsif menjadi penyebab utama tingginya tingkat kerusakan. Penelitian ini mengusulkan sistem deteksi kebakaran berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan multi-sensor dengan platform IFTTT (If This, Then That). Sistem ini menggabungkan sensor asap (MQ5, MQ9), suhu (DHT22), dan api, dengan NodeMCU ESP8266 sebagai pusat kendali, serta mengirim notifikasi real-time melalui WhatsApp. Tujuannya adalah meningkatkan akurasi deteksi dan mengurangi alarm palsu. Pengujian dilakukan dengan membandingkan sistem konvensional dan sistem IoT pada berbagai skenario kebakaran. Hasil menunjukkan bahwa sistem IoT memiliki keunggulan dalam kecepatan notifikasi (kurang dari 10 detik) dan kemampuan menyampaikan lokasi secara akurat. Meskipun memerlukan biaya awal lebih tinggi, efektivitas sistem ini dalam meningkatkan respons darurat menjadikannya solusi yang layak. Sistem ini cocok diterapkan di rumah, kantor, maupun fasilitas industri, serta memiliki potensi besar dalam pengembangan sistem keselamatan kebakaran yang lebih adaptif dan efisien di masa depan

Pangesti, Mey Tri Widya; Ardianto, Brian; Pungkasanti, Prind Triajeng

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Provinsi Jawa Tengah memiliki tingkat ketimpangan yang cukup tinggi, terutama di perkotaan. Data BPS Semester 2 Tahun 2024 menunjukkan rasio ketimpangan di perkotaan sebesar 0.392 dan di pedesaan 0.364, yang disebabkan oleh pembangunan wilayah yang belum merata. Pemerataan pembangunan menjadi fokus utama dalam RPJMN 2025–2045 menuju Indonesia Emas 2045, dengan "Pembangunan Kewilayahan" sebagai agenda ke-6 dari 8 agenda pembangunan, dengan tujuan untuk mewujudkan pemerataan dan keadilan pembangunan. Jawa Tengah memiliki 35 kabupaten/kota dengan tantangan pembangunan yang beragam. Untuk mencapai keadilan pembangunan, daerah tertinggal perlu diprioritaskan. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi daerah prioritas pembangunan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Entropy untuk pembobotan kriteria dan TOPSIS (Technique for Order by Similarity to Ideal Solution)  untuk penentuan prioritas. Kriteria yang digunakan meliputi aspek pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, seperti Umur Harapan Hidup (UHH), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Pengeluaran per Kapita, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Persentase Penduduk Miskin, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), serta Gini Ratio (rasio ketimpangan ). Hasil analisis menunjukkan bahwa Kabupaten Pemalang, Wonosobo, dan Banjarnegara merupakan daerah prioritas pembangunan. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi pemangku kebijakan untuk mendukung pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan.

Rachma, Hetta; Irfan, Muhammad Nur; Hidayati, Nurtriana; Cholil, Saifur Rohman

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kemiskinan merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Tingginya jumlah penduduk miskin di beberapa wilayah, seperti di Provinsi Jawa Tengah, mencerminkan kompleksitas permasalahan yang dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, tingkat kemiskinan, dan pembangunan ekonomi. Provinsi Jawa Tengah, dengan populasi besar, memiliki tingkat kemiskinan yang signifikan, sehingga memerlukan intervensi strategi untuk mengoptimalkan penyaluran program pembangunan. Untuk mendukung pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan kemiskinan secara efektif dan efisien, diperlukan sistem pendukung keputusan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang sistem pendukung keputusan berbasis TOPSIS yang efisien dan mampu memberikan rekomendasi terbaik berdasarkan beberapa kriteria utama: jumlah penduduk, Tingkat pengangguran, upah minimum, PDRB, dan jumlah penduduk miskin. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kota Semarang memiliki tingkat kemiskinan terendah dengan nilai preferensi tertinggi (0,686725), sedangkan Kabupaten Brebes memiliki tingkat kemiskinan tertinggi dengan nilai preferensi terendah (0,154773). Validasi metode TOPSIS yang diterapkan dalam sistem ini mencapai tingkat akurasi sebesar 77,17% yang menunjukkan bahwa hasil pemeringkatan konsisten dengan keselarasan signifikan antara hasil sistem dan kondisi riil. Dengan demikian, sistem pendukung keputusan ini memberikan kontribusi nyata dalam mengklasifikasi wilayah berdasarkan tingkat kemiskinan, sehingga dapat menjadi alat bantu strategi dalam perencanaan program Pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Rino Andreas; Adimas Maditra Permana; Priyanto Priyanto

Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan artikel ini untuk mengelaborasi peningkatan literasi informasi pustakawan, guru, dan pegiat literasi melalui Bimbingan Teknis yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari melibatkan narasumber dari berbagai institusi seperti D3-Komunikasi Terapan UNS, D3-Perpustakaan UNS, UPT Perpustakaan UNS, UMUKA, dan Kominfo, serta difokuskan pada materi kebutuhan informasi, penelusuran, evaluasi, analisis, sintesis, dan diseminasi informasi, yang sejajar dengan capaian literasi sebagaimana digariskan dalam literatur pelatihan literasi informasi.  Metode yang digunakan adalah program pelatihan interaktif terpadu, terdiri dari ceramah, studi kasus, simulasi praktik, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Tiap narasumber memberikan sesi spesifik sesuai keahlian. Evaluasi dilakukan melalui pre‑test dan post‑test, observasi partisipatif, serta refleksi individu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi literasi informasi para peserta: rata‑rata skor post‑test naik dibanding pre‑test; peserta melaporkan peningkatan kemampuan merumuskan kebutuhan informasi, memilih sumber yang relevan, mengevaluasi kredibilitas, melakukan analisis dan sintesis, serta menyebarkan informasi secara sistematis. Selain itu, partisipasi aktif dan sangat tingginya antusiasme peserta mencerminkan keberhasilan metode interaktif. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa pelatihan literasi informasi efektif meningkatkan kemampuan praktis pustakawan dan tenaga perpustakaan. Secara keseluruhan, Bimtek ini efektif meningkatkan literasi informasi secara sistematis, dan direkomendasikan sebagai model pelatihan berkelanjutan untuk penguatan layanan perpustakaan daerah.

Nur Oktavia, Bella; Sutoyo, Sutoyo; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini: 1) Untuk menganalisis game edukasi "KARISMA" dalam pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024 / 2025. 2)  Untuk mendeskripsikan persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta dalam penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran pada tahun ajaran  tahun ajaran 2024 / 2025. Bentuk  penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini melibatkan guru PPKn kelas VIII dan siswa kelas VIII. Sumber data yang digunakan sumber primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Uji keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik deskripsif kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Game edukasi "KARISMA" memiliki kontribusi positif terhadap pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024/2025. Game ini dirancang untuk menerapkan nilai-nilai karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. 2)  Persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta terhadap penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran cenderung positif. Persepsi siswa pada game ini sebagai media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Game "KARISMA" tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam belajar. Kata Kunci : Persepsi, Game Edukasi, “KARISMA”     The objectives of this study were: 1) To analyze the educational game "KARISMA" in the developing Merdeka Belajar characters in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. 2) To describe the perceptions of class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the use of the educational game "KARISMA" in the 2024/2025 academic year. This research method is qualitative descriptive. The subjects of this study were civics teachers in grade and students in grade VIII. The data sources used are primary sources and secondary data sources. Data collection techniques used were through observation, interviews, documentation. Data validity testing was carried out using source triangulation and methods triangulation. The data in this study were analyzed using qualitative descriptive techniques with an interactive analysis model. The results of this study  could be e concluded: 1) The educational game "KARISMA" has a positive contribution to the development of the Merdeka Belajar character in students in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. This game is designed to apply  character values ​​in accordance with the Profil Pelajar Pancasila which was in accordance  with the principles of the Merdeka Belajar Curriculum. 2) The perception of students in class VIII towards the use of the educational game "KARISMA" in tended to be positive. The Students' perceptions of this game as an innovative, interesting, and relevant learning media to students' needs. The "KARISMA" game not only improves students' understanding of the learning material, but also motivates them to be more active, creative, and independent in learning. Keywords: Perception, Educational Game, "KARISMA"

Yovita Irawati; Elen Puspitasari

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis apakah peran Satuan Pengawas Internal (SPI) dan penerapan internal control memiliki pengaruh terhadap pencapaian good university governance (GUG) pada salah satu perguruan tinggi negeri di kota Semarang dengan jumlah responden sebanyak 50 orang yang terdiri dari manajer dan supervisor di masing- masing unit serta seluruh auditor SPI di perguruan tinggi. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji kualitas data dan uji hipotesis dengan SPSS 27. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Satuan Pengawas Internal tidak memiliki pengaruh terhadap GUG. Dukungan manajemen, jumlah auditor SPI, dan besarnya ruang lingkup perguruan tinggi bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi peran SPI terhadap pencapaian GUG. Sedangkan untuk internal control memiliki pengaruh dalam pencapaian good university governance yang artinya semakin kuat pengendalian internal pada perguruan tinggi, maka penerapan prinsip-prinsip GUG juga semakin baik.

Ervia Pratiwi; Abid Ramadhan; Andika Rusli

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi prospek penerapan teknologi blockchain dalam pengelolaan Zakat di Indonesia untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pendistribusian dana Zakat. Pengelolaan zakat di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal transparansi dan akuntabilitas, yang dapat menurunkan kepercayaan Muzakki terhadap lembaga zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi pada Badan Pengumpul Zakat Kota Palopo untuk mengetahui potensi dan hambatan penerapan blockchain dalam sistem Zakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi blockchain mampu mencatat transaksi zakat secara permanen, tidak dapat diubah, serta memungkinkan Muzakki memantau penyaluran zakat kepada Mustahiq secara real time. Dengan sistem yang terdesentralisasi, blockchain dapat mengurangi risiko penyalahgunaan dana, meningkatkan efisiensi pengumpulan dan penyaluran Zakat, serta memastikan dana Zakat digunakan sesuai peruntukannya. Akan tetapi, pengenalan teknologi ini masih menghadapi banyak kendala. Ini termasuk infrastruktur teknologi yang terbatas, regulasi yang tidak mendukung, kurangnya literasi digital di kalangan penduduk, dan biaya implementasi yang relatif tinggi.

Widiastuti, Heni Delia Putri; Trisiana, Anita; Farida Sari, Ama

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Karakter dalam meningkatkan karakter tanggung jawab pada pembelajaran PPKn melalui Proyek P5 pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 18 Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn kelas 7 dan siswa kelas 7 di SMP Negeri 18 Surakarta. Dalam pengumpulan data, peneliti menerapkan beberapa teknik, yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk memastikan kevalidan data digunakan triangulasi, baik sumber maupun teknik. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Penguatan karakter tanggung jawab dalam pembelajaran PPKn melalui P5 dilakukan dengan tugas proyek kelompok karena mendorong siswa menyelesaikan tugasnya masing-masing. 2) hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, kurangya tanggung jawab siswa, rendahnya motivasi pribadi, dan pengaruh lingkungan. 3) solusinya, guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar kondusif, memberikan tugas menantang, umpan balik positif dan reward untuk memotivasi siswa agar lebih bertanggung jawab. Kata Kunci : Karakter Tanggung Jawab, Proyek Profil Pelajar Pancasila, Implementasi.

Regina Putri , A. Ananta; Antong; Sultan

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Financial Anxiety, literasi keuangan, dan Self-control mempengaruhi pengambilan keputusan keuangan di kalangan warga Kota Palopo.Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei online yang melibatkan 80 responden berusia 18-35 tahun, dengan gaji bulanan kurang dari 10 juta rupiah dan tingkat pendidikan minimal SMA. Untuk analisis data, regresi linier berganda digunakan untuk menilai peran setiap variabel dalam pengambilan keputusan keuangan Temuan menunjukkan bahwa Self-control dan literasi keuangan secara signifikan meningkatkan pengambilan keputusan keuangan sementara kecemasan keuangan tidak memiliki dampak yang signifikan. Hasil ini menekankan betapa pentingnya pengendalian diri dan literasi keuangan untuk meningkatkan standar pengambilan keputusan keuangan. Temuan ini menyoroti pentingnya literasi keuangan dan pengendalian diri dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan keuangan. Oleh karena itu, program untuk meningkatkan literasi keuangan dan pelatihan pengendalian diri direkomendasikan sebagai langkah strategis untuk mendukung pengambilan keputusan keuangan yang lebih bijaksana di masyarakat. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat memperluas ruang lingkup dan jumlah penelitian Responden juga memperhitungkan faktor-faktor tambahan yang dapat mempengaruhi hubungan antara kepedulian keuangan dan pengambilan keputusan keuangan, seperti tingkat pendapatan dan dukungan sosial.