Publication Search

79,575 articles from 739 journals · 2,111 citations tracked

Showing 14501-14520 of 14,534

Analytics

Rejeki, Rara Sri Artati; Utomo, Agus Prasetyo

Dinamik 2012 Universitas Stikubank

Persaingan bisnis distro di kota semarang semakin ketat. Smith adalah salah satu distro yang baru berdiri sejak tahun 2010 di Semarang. Mekanisme sistem penjualan pada distro smith sekarang masih menggunakan sistem konvensional, dimana konsumen harus datang langsung ke distro. Dengan adanya Aplikasi E-commerce pada Distro Smith Semarang diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk melakukan pembelian produk tanpa harus datang ke tempatnya, serta memperluas pemasaran dan meningkatkan costumer loyality. Distro ini dikembangkan dengan SDLC (System Development Life Cycle) dan software yang digunakan untuk merancang dan mendesain Aplikasi E-commerce yaitu bahasa pemrograman PHP, text editor Macromedia Dreamweaver 8, Database MySQL dan Adobe Photoshop CS4. Aplikasi ini juga dapat menghasilkan informasi produk yang dijual, serta menyajikan laporan-laporan yang ditujukan kepada pimpinan (manajer) diantaranya: laporan produk, laporan member, laporan order, dan laporan penjualan.

Sukur, Muji; Saefurrohman, Saefurrohman; Wibisono, Setyawan

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

This research made for applying adaptive tutoring system for programming languages learning.Adaptive tutoring system that developed have ability to present learning material, providing quiz problem,test problem and pretest. System has ability to present learning material accords ably student materialmastery. Material representation bases prerequisite material probability that accounted by bayes'stheorem, meanwhile student material mastery is accounted bases time that is utilized to study material,assess quiz that is reached and student test point. Developed system gets web basis to be able to beaccessed by a lot of student on one time and learning get at call been done. In this research is concludedthat adaptive tutoring system can help student does navigation learning material, recommending learningaim and presents learning material thread.

Jananto, Arief

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Academic data increases every year in line with the increase of students. Abundant data store is alsoan abundance of information. Data mining technology is a tool for extracting information on largedatabases and has been widely used in many domains. Predicting student performance (study evaluation) isan activity to determine a future state based on existing data. Data in the field of academic research hasbeen done with various methods and algorithms, but the use of algorithm SLIQ (Supervised Learning InQuest) has not been done.SLIQ is an algorithm developed by the IBM's Quest project team in 1996 for mining large datasets.SLIQ algorithm classify and predict the students performance, beginning with the data cleaning, conductedelection training and testing data. By calculating gini index of each attribute and then selecting thesmallest gini index data table is split according to the criteria until find the same class. From the results ofthe calculation process can produce a set of rules that can be used to predict student performance.From the experiment it can be concluded that the algorithm SLIQ with decision tree technique canbe used as an alternative in designing a system datamining applications. Tests conducted system showedthat the constructed model can be used to predict the performance of new students. The resulting accuracyof the model system in fact has a lower score than the accuracy of other applications that are used as acomparison of Tanagra. Advantages of the proposed system is in its design does not need complexcalculations in obtaining the gini index attributes.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Kebutuhan media pembelajaran yang efektif  dan efisien tidak lagi hanya mengandalkan mediakonvensional seperti harus datang langsung ke tempat kelas mendengarkan guru dan menulis di papan tulis.Perkembangan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dapat mendukung systempembelajaran dengan system jarak jauh, baik yang dilakukan dengan menggunakan pembacaan arsipdokumen yang disimpan pada sebuah server jaringan atau web, maupun dilakukan dengan interaksilangsung (live-streaming) melalui jaringan on-line.Dalam perkembangannya pembelajaran live-streaming tidak hanya dapat dilakukan denganmenggunakan seperti model teleconference yang harus ada kesepakatan koneksi terlebih dahulu(handshaking connection). Model lain yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan CCTV live-streaming berbasis web dengan open source. Model ini akan lebih efisien dibanding dengan modelteleconference karena tanpa harus melakukan handshaking connection terlebih dahulu. Sehingga semuabrowser akan dianggap sebagai client, yang dapat mengakses secara langsung pada proses pembelajaranon-line live-streaming maupun dengan model dokumen multimedia melalui web. Hasil dari penelitian iniadalah alternatif model pembelajaran on-line yang bersifat live-streaming dengan memanfaatkan mediaweb server dengan sistem open source.

Wismarini, Th. Dwiati; Ningsih, Dewi Handayani Untari

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Sistem Drainase Perkotaan merupakan salah satu komponen prasarana perkotaan yang sangat eratkaitannya dengan penataan ruang. Bencana banjir yang sering melanda sebagian besar wilayah dan kota diIndonesia disebabkan oleh kesemrawutan penataan ruang. Analisa ini bisa dilakukan denganmemanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografi dan ketersediaan data dijital untuk kawasan regionalatau skala global yang dihasilkan dari scanning peta wilayah, foto udara atau citra yang dihasilkan darisatelit, profil saluran drainase dan bangunan-bangunan drainase yang diperlukan sebelum perencanaanfasilitas drainase. Analisa pada System Drainase untuk mengetahui daerah yang tergenang danpengaruhnya pada tataguna lahan, sarana dan prasarana serta pada pemukiman penduduk.Denganmemanfaatkan prototipe sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan  dengan alat bantu SistemInformasi Geografi secara optimal akan mempercepat pengambilan keputusan dalam upayapenanggulangan banjir yang terprogram dan terencana .

Carwoto, Carwoto

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Genetic Algorithm is a kind of search algorithm based on the mechanics of natural selection and genetics. This algorithm can  search  for a global optimum  solution using multiple path and  treat  integer problem naturally. This paper presents application of Genetic Algorithm for determining the size, location, type, and number of capacitors to be placed on radial distribution system. The objective is to minimize the peak power losses and energy losses in the distribution system considering the capacitor cost. The algorithm was implemented in Delphi programming language and tested for a realistic physically­existing feeder to show its feasibility and capabilities.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Banyak  organisasi  yang memanfaatkan  perangkat  teknologi  informasi  berbasis  jaringan  baik local maupun  global  untuk mendukung  tujuan pengembangan  organisasinya. Namun  banyak  yang  tanpa disadari mengimplementasikan  sistem  jaringan  computer  tersebut  tanpa  dibarengi  dan  diimbangi  dengan sistem keamanan yang memadai sesuai dengan standar keamanan yang berlaku. Hal itu dikarenakan karena banyak  yang  tidak  menggunakan  prinsip­prinsip  pengamanan  sesuai  standar,  dan  dalam mengimplementasikan tidak melalui tahap siklus hidup keamanan informasi. Untuk mengatasi kendala itu, maka  dari  itu  sebuah  organisasi  harus  memiliki  patokan  atau  standar  baku  untuk  menerapkan  sistem keamanan  sesuai  dengan  prinsip  standar  seperti  yang  dikeluarkan  oleh NIST.  Selain  itu  sangat  penting sekali  diperlukan  komitmen  implementasi  keamanan,  dengan  cara  menerapkan  sesuai  siklus  hidup keamanan informasi oleh para user, system engineer, spesialis IT, manajer program dan petugas keamanan informasi.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Untuk  dapat menyimpan  sebuah  berkas  yang  besar  kedalam media  penyimpanan  yang  lebih kecil maka harus dipecah terlebih dahulu menjadi berkas yang kecil­kecil. Untuk  alasan inilah akan dibuat suatu program pemecah program berkas gambar dengan ektensi BMP  yang biasanya mempunyai ukuran yang relative besar. Tujuan dari penelitian adalah membuat program aplikasi pemecah file gambar dengan mengimplementasikan algoritma clipping. Proses ini digunakan untuk membantu proses pemecahan berkas BMP,  terutama  yang mempunyai  kapasitas  melebihi media  penyimpanan  seperti  disket  sehingga  dapat digandakan  ke media  tersebut. Masalah  dari  penelitian  ini  adalah  bagaimana membuat  program  aplikasi pemecah  file  gambar  dengan  mengimplementasikan  algoritma  clipping.  Metode  pengembangan  sistem yang digunakan adalah SDLC (Systems Development Life Cycle) yang  merupakan metodologi klasik yang digunakan  untuk mengembangkan, memelihara,  dan menggunakan  sistem  informasi.  Proses  pemecahan gambar  akan    menghasilkan  kualitas  gambar  seperti  pada  keadaan  sebelum  terjadi  pemecahan  tanpa mengalami  kerusakan  pada  gambar.  a)  Pemecahan  gambar  dapat  dilakukan  pada  gambar  berwarna  dan grayscale dengan bit per pixel maksimal 24, di atas itu program tidak mendukung. b) Pemecahan tersebut hanya dapat dilakukan dengan membagi gambar secara horisontal atau hanya terjadi pada tinggi gambar.

Wibisono, Setyawan

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Penggunaan akses internet dengan metoda dial up pada suatu perusahaan internet sering dibatasi oleh anggaran dana yang  sudah ditetapkan. Dengan demikian diperlukan  suatu kontrol dalam membatasi pemakaian  pulsa  internet  agar  tidak  melebihi  anggaran  yang  sudah  ditetapkan. Maka  diperlukan  suatu program  aplikasi  untuk mengontrol  akses  internet  secara  dial  up.  Pengembangan  aplikasi menggunakan software development Visual Basic 6.0 dengan database Microsoft Access dan memanfaatkan script Win32 Internet API  (WinInet API)  pada  file wininet.dll  yang  sudah  tersedia  pada Operating  System Windows 98/2000/XP. Script Win32 Internet API merupakan salah satu bagian dari funsi – fungsi internal windows yang disebut dengan API (Application Programmer Interface). API berfungsi sebagai interface / jembatan antara windows dengan programmer. Fungsi ­ fungsi API dapat diakses oleh programmer melalui file ­ file library API untuk diaplikasikan pada suatu program. Fungsi aplikasi adalah untuk mengontrol penggunaan internet  berdasarkan  pada  pemakaian  pulsa  /  waktu.  Secara  umum  aplikasi  juga  dapat  digunakan  oleh pengguna internet dengan sistem sambungan dial up.

Yulianton, Heribertus

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Kemajuan dalam bidang kecerdasan buatan, khususnya teori multi-agen, memberi harapan baikpada pemodelan proses perencanaan strategis. Pada domain ini, kemampuan mengajukan agen kognitifnyata yang bekerja untuk menyelesaikan masalah memungkinkan pemrosesan masalah yang lebihkompleks dan tidak terstruktur. Artikel ini menjelaskan kerangka umum untuk membangun distributedstrategic decision support system (DSDSS) yang menggabungkan kemajuan dalam pembuatan keputusanterdistribusi dan kecerdasan buatan terdistribusi. Dilanjutkan dengan penjelasan sistem kooperatif danterdistribusi dengan dua fitur khusus: campur tangan pemakai sebagai agen manusia dalam formulasijawaban, dan pengetahuan strategis serta pengetahuan domain terdistribusi pada agen-agen yangberkomunikasi lewat blackboard dan penyampaian pesan

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

E-commerce merupakan salah satu alternatif pemasaran. E-commerce mengandalkan internetuntuk mempublikasikan produk dan jasa suatu perusahaan. Dengan E-commerce diharapkan lebih banyakpelanggan yang akan membeli produk dan jasa yang disediakan. E-commerce terbukti sangat ampuh untukmemasarkan produk dan jasa. Sebut saja E-Bay, salah satu toko serba ada yang menyediakan hampir segalamacam barang yang dapat di beli secara on-line. Di dalam negeri juga ada toko seperti bhinneka,glodokshop, fastncheap, dll. Indonesiaairsoft sendiri merupakan perusahaan perorangan yangmengkhususkan diri pada penjualan mainan airsoftgun. Perusahaan ini beroperasi di semarang denganwilayah pemasaran seluruh wilayah indonesia. Dengan demikian penggunaan E-commerce sangatmembantu pada proses jual beli pada perusahaan ini. Sebelum implementasi diperlukan inventarisasikebutuhan sistem  untuk implementasi OS-Commerce kemudian dilakukan Implementasi OS-Commerceuntuk situs indonesiaairsoft.com dengan modifikasi sesuai kebutuhan penjualan mainan airsoftgun. MetodePengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Waterfall. Kesimpulan yangdidapatkan yaitu OS-Commerce dapat diimplementasikan dengan baik dan berjalan seperti ang diharapkanpada permasalahan di toko mainan indonesiaairsoft. Perubahan minor dilakukan pada script tampilanhalaman utama

Listiyono, Hersatoto; ., Sunardi; Khristianto, Teguh

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Decision support system of credit giving is a computer-based information system that can be used as a tool for manager of the credit department to decide received  whether or not the loan application that submitted by customers. In the decision support system of credit giving uses principles of assessment called the 5 C. The 5 C are character, capacity, capital, collateral,  dan condition. Principles of  the 5 C will be taken for credit giving consideration. While preference for the weighting of criteria using Analytical Hierarchy Process. Overall, the existing process on the decision support system  of  credit giving is manager assigned the criteria, sub criteria, sub-sub criteria and the score. Then manager give preference of criteria to generate criteria weights. The data has been inputted by manager is used by staff of credit department  to perform the assessment so that can be produced a credit decision is received or rejected.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Ubuntu merupakan salah satu varian atau distro linux yang beredar saat ini. Ubuntu merupakan distro linux yang paling banyak dikembangkan untuk menjadi distro distro turunan sepertiLinux Mint, Klikit Linux, Kubuntu dan lain-lain. Banyak distro linux yang dibuat untuk aplikasi yang umum (general Aplication), artinya distro tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan yang umum.Sementara distro linux yang dikhususkan untuk aplikasi game (Game Centre) sangat dibutuhkan. Kebutuhan ini dikarenakan banyak game centre yang kesulitan mencari distro yang cocok ketika operating system migrasi dari windows ke linux. Pada pembahasan ini akan dipaparkan bagaimana merancang sebuah distro linux baru yang dikhususkan untuk aplikasi game tersebut. Distro Ubuntu adalah dasar dari rancang bangun distro ini. Tujuan dari perancangan distro linux baru ini adalah supaya operating syatem linux dapat mendukung aplikasi game, baik game linux maupun game yang berjalan di sistem operasi windows. Dengan demikian pemakai dapat menggunakan sistem operasi linux tanpa khawatir palikasi game kesayangannya tidak dapat dijalankan. Dengan distro Ubuntu sebagai dasar dari distro ini, makainstalasi distro ini tidak menyulitkan pemakai. Kompabilitas dan stabilitasnya juga tidak diabaikan dalam perancangan distro ini. Distro baaru ini dinamakan “Semutireng 1.0” yang berbasis ubuntu, yang diolah dengan bantuan program remastersys distro Ubuntu. Didalam distro ini dilengkapi pula aplikasi Cedega,CrossOver dan Wine yang dignakan untuk menjalankan aplikasi game yang berbasis Windows. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah distro linux baru berbasis Ubuntu 7.04 yang telah memiliki emulator Cedega, CrossOver dan Wine. Dengan menggunakan distro ini maka pemakai dapat menginstal dan menjalankanaplikasi game baik yang berbasis linux maupun yang berbasis Windows.

Murti, Hari

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemakaian perangkat teknologi informasi atau komputer pada UKM bukan tanpa resiko, apalagi jika perangkat tersebut terpasang dalam basis jaringan dan internet. Operasi pemanfaatan teknologi informasi pada UKM dimungkinkan terdapat perbedaan dibanding dengan bisnis dengan skala besar (enterprise). Perbedaan pendekatan penerapan TI dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh UKM. Namun keamanan komputer memiliki standar yang harus dipenuhi untuk menjamin keamanannya. Data atau informasi dianggap aman jika memenuhi persyaratan berupa kerahasiaan (confidentiality), integrasi (integraty), dan Otentikasi (othentication). Persyaratan tersebut merupakan bagian dari aspek keamanan yang harus dipenuhi. Model pengendalian resiko dan pembebasan dari bahaya ancaman keamanan terhadap sumber daya informasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pencegahan (preventive) dan penyembuahan atau perbaikan (recovery/corrective). Model pengendalian tersebut harus dapat diimplementasikan oleh UKM baik pada bagian front-office maupun back-office. Upaya perlindungan terhadap perangkat teknologi ionformasi harus dimulai dari atasan (top manjemen). Tanpa danya kemauan dari top manajemen maka tidak mungkin system keamanan dapat diimplementasikan. Top manajemen pada UKM dapat memutuskan prioritas manajemen atau manfaat keamanan sistem informasi. Setiap ukuran keamanan yang dirancang manajer usaha kecil dan menengah untuk menjaga keamanan komputer dan sistem informasi UKM harus diterapkan system keamanan secara yang komprehensif terhadap semua system yang berpotensi terhadap hilangnya keamanan computer. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk pengendalian keamanan berupa pengendalian dan proteksi, melakukan  monitoring dan auditing, serta selalu memahami masalah-masalah yang muncul terhadap ancaman dan serangan. Kata kunci : UKM, implementasi, keamanan, dan pengendalian

Mariana, Novita

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Sistem Informasi Eksekutif / Executif Information System (EIS) didefinisikan sebagai suatu sistem informasi berbasis komputer yang dirancang untuk menyediakan eksekutif dengan informasi internaldan eksternal yang mudah diakses dan relevan dengan kegiatan-kegiatan manajemen mereka. Penerapan EIS di perusahaa diharapkan mampu membantu pekerjaan manajer dalam mengambil keputusan yang tepat. Untuk itu perlu di lakukan pengukuran kesuksesan terhadap suatu Sistem Informasi Eksekutif / Executif Information System (EIS).

Sasongko, Jati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Mahasiswa sebuah perguruan tinggi diberikan identitas sendiri untuk membedakan dengan mahasiswa perguruan tinggi yang lain. Untuk membedakan mahasiswa dari sebuah perguruan tinggiberdasarkan dari kartu mahasiswanya. Banyaknya mahasiswa yang aktif akan mempengaruhi jumlah kartu identitas yang dibagikan kepada mahasiswa. Mahasiswa akan menggunakan kartu mahasiswa tersebut selama masa studi belum selesai. Apabila kartu mahasiswa dalam masa studi tersebut mengalami kerusakan atau kehilangan maka mahasiswa tersebut wajib mengurus untuk mendapatkan kembali kartu mahasiswanya. Hanya aja apabila terjadi kerusakan atau kehilangan yang jumlahnya sangat sedikit dan waktu yang tidak bersamaan akan mengakibatkan proses pembuatan kartu mahasiswa tidak lagi efektif dan efisien. Dengan kondisi tersebut sangat tepat apabila sebuah perguruan tinggi mempunyai system pencetak kartu sendiri. Adanya system tersebut proses pembuatan kartu yang sangat random dalam masalah jumlah dan waktu dapat teratasi. Model yang ideal untuk membuat aplikasi pencetak kartu mahasiswa menggunakan aplikasi berbasis pada database sistem. Dengan model tersebut apabila sering terjadi proses pengurusan kartu dapat dengan mudah dan cepat dilakukan. Perumusan masalah yang didapatkan bagaimana merancang program untuk mencetak kartu mahasiswa dengan menggunakan barcode sebagai identifikasi kartu mahasiswa? karena masing-masing mahasiswa akan mendapatkan satu kartu mahasiswa.Program aplikasi yang di bangun ini menggunakan bahasa pemrograman Delphi dan SQL Server sebagai sistem basis datanya. Program aplikasi ini dapat digunakan menambah, mengedit, menghapus dan mencari data mahasiswa. Kartu mahasiswa di cetak menggunakan Quick Report. Tujuan yang dapat dicapai adalah menghasilkan suatu program aplikasi yang dapat untuk mencetak kartu mahasiswa dengan ada gambar foto mahasiswa dan barcode sebagai identifikasi kartu.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Ubuntu merupakan salah satu varian atau distro linux yang beredar saat ini. Ubuntu merupakan distro linux yang paling banyak dikembangkan untuk menjadi distro distro turunan sepertiLinux Mint, Klikit Linux, Kubuntu dan lain-lain. Banyak distro linux yang dibuat untuk aplikasi yang umum (general Aplication), artinya distro tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan yang umum.Sementara distro linux yang dikhususkan untuk aplikasi game (Game Centre) sangat dibutuhkan. Kebutuhan ini dikarenakan banyak game centre yang kesulitan mencari distro yang cocok ketika operating system migrasi dari windows ke linux. Pada pembahasan ini akan dipaparkan bagaimana merancang sebuah distro linux baru yang dikhususkan untuk aplikasi game tersebut. Distro Ubuntu adalah dasar dari rancang bangun distro ini. Tujuan dari perancangan distro linux baru ini adalah supaya operating syatem linux dapat mendukung aplikasi game, baik game linux maupun game yang berjalan di sistem operasi windows. Dengan demikian pemakai dapat menggunakan sistem operasi linux tanpa khawatir palikasi game kesayangannya tidak dapat dijalankan. Dengan distro Ubuntu sebagai dasar dari distro ini, makainstalasi distro ini tidak menyulitkan pemakai. Kompabilitas dan stabilitasnya juga tidak diabaikan dalam perancangan distro ini. Distro baaru ini dinamakan “Semutireng 1.0” yang berbasis ubuntu, yang diolah dengan bantuan program remastersys distro Ubuntu. Didalam distro ini dilengkapi pula aplikasi Cedega,CrossOver dan Wine yang dignakan untuk menjalankan aplikasi game yang berbasis Windows. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah distro linux baru berbasis Ubuntu 7.04 yang telah memiliki emulator Cedega, CrossOver dan Wine. Dengan menggunakan distro ini maka pemakai dapat menginstal dan menjalankanaplikasi game baik yang berbasis linux maupun yang berbasis Windows.

Jananto, Arief

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Informasi sebagai keluaran(output) sebuah system informasi akan sangat bernilai guna tinggi jika memenuhi tiga hal kualitas yaitu relevan, akurat dan tepat waktu. Untuk mencapai kualitas tersebut dan menyesuaikan dengan tuntutan jaman yang serba cepat maka akses informasi yang cepat menjadi faktor utama yang harus dipenuhi. Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang dihadapi, dicatat dalam suatu media penyimpanan. Sebagai bahan baku dari informasi, maka kecepatan akses informasi sama dengan kecepatan akses data tersebut. Semakin cepat dan mudah akses terhadap data maka penyajian informasi sebagai kebutuhan dari manajemen untuk mengambil keputusan juga dapat ditingkatkan.Kecepatan akses data dapat ditingkatkan dengan banyak cara, selain dari sisi perangkat kerasnya (hardware) dapat juga dilakukan dari sisi perangkat lunaknya (software) lebih khusus pada programaplikasinya. Teknologi Optimasi Query Rushmore sebagai salah satu teknologi untuk meningkatkan kecepatan akses data dapat dijadikan alternative pemecahan masalah kinerja sebuah aplikasi khususnya berhubungan dengan sebuah basis data.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Laboratorium bahasa yang masih menggunakan teknologi analog, mengandalkan media pita kaset untuk memutar suara. Walaupun media ini punya kelebihan di investasinya yang murah, tetapi padapenggunaan jangka panjang media ini menjadi jauh lebih mahal dari pada teknologi digital. Kaset akan turun kualitas suaranya setiap kali dimainkan, dan lama kelamaan kaset akan hilang data suaranya. Pada Laboratorium bahasa berteknologi digital semua materi audio video yang tersimpan, disimpan dalam format digital. Laboratorium ini menggunakan PC sebagai Konsole pengendali (Master Kontrol). PC lebih mudah, murah didapat dan banyak aplikasi multimedia pendukung. Selain menggunakan PC, Laboratorium bahasa berteknologi digital juga menggunakan peralatan berbasis komputer (embeded system) yang lebihkecil dan ringkas.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Sistim informasi spatial (GIS) sekarang sudah mulai digunakan pada berbagai bidang dengan tujuan untuk  memecahkan masalah yang ada. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk memanagemen data supaya lebih  efektif dalam mendukung pengambilan keputusan secara optimum. Dalam hal ini, Address-Based Information System (AIS) adalah suatu hal penting bagi pemerintahan / negara untuk menyediakan beberapa layanan yang berharga kepada masyarakat. Sebab system ini dapat menghubungkan antara layer data geospatial yang merupakan  dasar suatu wilayah dengan data geospatial yang dapat secara langsung menunjukkan suatu lokasi objek tertentu. Sehingga, AIS dapat menghemat waktu maupun biaya pada institusi dan pemerintah untuk menentukan dan mencari suatu data alamat yang ada. Hubungan antara peta digital dan database alamat yang saling berhubungan merupakan komponen yang utama dari AIS. Pekerjaan awal yang harus dipersiapkan adalah penomoran alamat dan identifikasi dari sebuah alamat. Penggunaan layer peta seperti bangunan, jalan, dan wilayah daratan serta data-data yang menghubungkan antara layer itu dengan alamat harus ditunjukkan didalam AIS. Address Base Information System sangat penting untuk pencarian keruangan (query) dan analisys keruangan (analysis spatial). Sebab sistem ini adalah berbasis Peta (map-based), dan dapat digunakan secara efektif di segala bidang, seperti menganalisa keadaan darurat, pencarian lokasi tertentu, penentuan pajak hak milik, penentuan jarak terpendek dan lain sebagainya. Dalam penulisan ini, disajikan tentang bagaimana mendisain dan mengimplementasi suatu Address Base Information System (AIS).