Publication Search

67,742 articles from 584 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1421-1440 of 1,753

Analytics

Sari, Febby Intan; Slamet, Agus; Kanetro, Bayu

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Bubur instan merupakan bubur yang telah mengalami proses pengolahan lebih lanjut sehingga dalam penyajiannya tidak diperlukan proses pemasakan. Penyajian bubur instan dapat dilakukan hanya dengan menambahkan air panas. Pemanfaatan beras merah, labu kuning dan kacang tunggak sebagai bahan baku pembuatan bubur instan merupakan alternatif diversifikasi pangan instan yang mempunyai sifat fisik, kimia yang memenuhi syarat dan disukai panelis. Rancangan penelitian menggunakan  pola faktorial 2 faktor dengan 2 kali ulangan. Faktor pertama adalah rasio beras merah, labu kuning dan kacang tunggak dengan perbandingan 1:1:1, 1:2:1, dan 1:3:1. Faktor kedua adalah suhu pengeringan sebanyak 3 taraf yaitu 130°C, 140°C, dan 150°C. Bubur instan yang dihasilkan  dilakukan uji fisik, tingkat kesukaan dan analisis kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ada pengaruh rasio beras merah, labu kuning, dan kacang tunggak serta suhu pengeringan terhadap sifat fisik, kimia dan tingkat kesukaan bubur instan, yaitu penurunan rendemen, penurunan densitas kamba dan penurunan intensitas warna. Bubur instan yang paling disukai panelis adalah bubur instan dengan rasio beras merah, labu kuning, dan kacang tunggak 1:2:1 serta suhu pengeringan 140°C yang memiliki kadar air 5,69%, kadar abu 2,34%, kadar protein 14,48%, kadar lemak 4,17%, aktivitas antioksidan 26,46% RSA, total fenol 11,52 mg EAG/g dan kadar beta karoten 127,5 µg/g.

Abdul Haris Muchtar; Asri Pertiwi; Muhammad Adzandra Kostrada; Hani Ismalia; Istifachatus Salamah +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses interaksi belajar mengajar yang dilakukan oleh SMA Perguruan Cikini masih terbilang sangat tradisional dan belum memanfaatkan teknologi dengan cukup baik. Learning Management System atau LMS. Dengan adanya LMS untuk SMA Perguruan Cikini siswa dan guru serta administrasi sekolah bisa melakukan proses belajar mengajar dan menyampaikan informasi kepada seluruh warga sekolah. Selain itu proses belajar mengajar pun juga terbilang efektif karena guru bisa langsung memberikan materi secara langsung dan siswa bisa mendownload materi tersebut secara langsung di dalam website LMS tersebut Pada tahap program yang dilaksanakan dalam pembuatan serta pengembangan dari LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini yaitu Observasi lokasi sekolah untuk memudahkan tim pengembang dalam melakukan interaksi dan sistem kerja yang efisien, Lalu menganalisa kebutuhan, hambatan, serta permasalahan yang terjadi pada SMA Perguruan Cikini dalam proses belajar dan mengajarnyaProgram pembuatan LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini adalah untuk meningkatkan kualitas dari pembelajaran serta interaksi antara guru dan siswa di SMA Perguruan Cikini. Di Dalam Program ini team pengembang berusaha memaksimalkan LMS untuk bisa dipakai dengan baik serta menjadi sistem andalan dan sistem percontohan untuk sekolah sekolah lain yang ada di jakarta ini, Khususnya sekolah SMA Perguruan Cikini lain yang bisa memakai sistem ini dengan menyesuaikan teknologi sistem yang sudah ada didalam LMS tersebut. Untuk jangka waktu pendek pihak SMA Perguruan Cikini akan memasukkan seluruh database Siswa & Guru yang akan dimasukkan kedalam sistem tersebut. Pihak sekolah akan mulai memasukkan satu persatu data data informasi murid yang saat ini masih menjadi penyimpanan data secara tradisional mulai ingin melakukan migrasi data secara modern untuk dimasukkan kedalam LMS Perguruan Cikini yang sudah dibuat ini. Selain itu pun juga nantinya guru akan mulai menyimpan seluruh materi yang akan disediakan untuk bisa diakses oleh seluruh siswa yang akan melihat materi dari SMA Perguruan Cikini tersebut.    

Dadan Ramdhan; Anggar Riskinanto; Gian Bisyahri Ramadhan; Anisah Mardhiyyah; Muhammad Rafi Thoriq +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sejak pandemi melanda pada awal tahun 2020, berbagai sektor perekonomian merasakan dampaknya. Dengan total 64,19 juta pelaku UMKM, sektor ini menempati 99,92% dari seluruh sektor usaha yang ada. Berdasarkan survei dari Katadata Insight Center yang dilakukan pada 206 pelaku UMKM di Jabodetabek, hanya 5,9% yang mengalami pertumbuhan positif. Sementara 82,9% lainnya merasakan dampak negatif berupa penurunan omzet.Output yang ditargetkan setelah adanya program Digitalisasi Marketing pada UMKM ini adalah meningkatkan insight serta awareness owner terhadap potensi jangka panjang dari pengaruh digitalisasi pada UMKM Cheese MeDengan adanya program Digitalisasi Marketing telah tercapai beberapa platform digital yang sudah bisa dioperasikan untuk kelangsung penjualan produk dalam UMKM Cheese Me yaitu Instagram, Grabfood, dan Tokopedia. Adapun packaging yang berubah dengan tujuan peningkatan produk yang ada. Selain itu, program ini juga memberikan beberapa ilmu dan strategi baru terhadap owner. Platform digital yang sudah tersedia nantinya akan tetap di monitoring oleh tim dan diawasi oleh ketua tim agar kualitasnya terus meningkat kedepannya.Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan proses penjualan dari segi teknis dan profit melalui digitalisasi marketing. Bermodalkan dengan pengetahuan tim tentang dunia digital, kami membuat beberapa platform online yang akan membantu dimulai dari proses marketing sampai proses penjualan secara online. Indikator keberhasilan jalannya program ini nanti akan dilihat dari perbedaan penjualan sebelum dan sesudah adanya program ini, serta peningkatan follower secara berkala, yang artinya masyarakat mulai lebih aware dengan adanya UMKM Cheese Me.    

Raihanah Raihanah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The background of this research is that there are teachers who rarely use lesson plans in the learning process. Having a priori beliefs about how to teach is good enough that it does not develop the various skills that are important to be mastered and used in class. This study aims to analyze teacher awareness of lesson plans in the learning process at MI Miftahul Alim Habau which includes: analysis of teacher awareness of lesson plans and professionalism, teacher understanding in preparing lesson plans, and implementation of the learning process. This study used a quantitative survey method by collecting data by filling out a questionnaire/questionnaire and using a non-test instrument. The object of research is teachers who teach at MI Miftahul Alim Habau. The results of the study indicate that there is a positive relationship between teacher awareness of lesson plans in the learning process. From the data generated it is also stated that there is a need to increase awareness of using lesson plans in the learning process which is prepared in advance with other learning tools before teaching activities begin. The ability to compile and develop lesson plans is only close to a good correlation value.

Dyah Palupiningtyas; Hani Krisnawati

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Community service activities that have been carried out by STIEPARI Semarang in collaboration with the Bancak District Government, Semarang Regency with the target of village officials are in the form of lectures with visual media. With this form of activity, it is more about providing knowledge and information to participants. The success of this activity is measured by the enthusiasm of the participants during the training. In this activity a lot of interaction in question and answer from participants and presenters. Participants felt happy with this activity. This is because so far there has never been any activity from the academic community that has entered the Bancak District, Semarang Regency, so that participants gain understanding and knowledge about the preparation of village fund financial reports. The follow-up of this activity is that the participants want in the future there will be assistance activities in preparing village fund financial reports.

Meti Novia; Hesti Indah Sari

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Artikel ini membahas analisis struktural tokoh Hanif dalam novel Meraih Bintang karya Muhammad Afrilianto yang memiliki kepribadian luar biasa berkat didikan orang tuanya. Novel ini terinspirasi dari kehidupan masa lalu pengarang, dan Novel ini mengusung konsep realis yakni dengan mendeskripsikan nama tempat dengan jelas pada saat proses konflik. Artikel ini bertujuan mengkaji Novel Meraih Bintang dengan menggunakan pendekatan Ekspresif dan Pendekatan Objektif. Aspek Kepribadian tokoh Hanif dimaknai dari berbagai sikap yang diekspresikan Hanif dalam bersosialisasi dengan teman, kerabat dan orang tua dalam sudut pandang sastra. Hal ini bisa menjadikan teladan dan motivasi bagi semua orang dalam balutan karya sastra.

Bagaskara Yulianto, Rama; Mustofa, Akhmad; Suhartatik, Nanik

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Penelitian ini menggunakan bahan baku dami nangka. Dami nangka merupakan bagian terbesar kedua setelah daging buah yang jumlahnya cukup banyak. Namun pada saat buah matang, dami sering kali dibuang karena rasanya yang tidak manis. Teh memiliki kandungan senyawa polifenol yang cukup tinggi, seperti flavonoid, fenol dan antioksidan. Minuman beralkohol yang digabungkan dengan teh dapat membantu mengurangi efek negatif terhadap kesehatan seperti berkurangnya antioksidan dalam darah, meningkatnya berat badan, dan timbulnya penyakit sirosis hati. Manfaat penambahan gula pada proses fermentasi bertujuan untuk memperoleh kadar alkohol yang lebih tinggi, tetapi bila kadar gula terlalu tinggi aktivitas khamir dapat terhambat. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan pengaruh kadar gula dan jenis teh agar dihasilkan minuman alkohol yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan menentukan minuman alkohol yang disukai panelis. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor pertama yaitu penambahan gula 75, 125, dan 175 gram. Faktor kedua yaitu penambahan jenis teh hitam, teh hijau, teh oolong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula dan teh berpengaruh nyata terhadap sifat kimia pada minuman beralkohol dami nangka. Formulasi minuman beralkohol dami nangka yang tinggi antioksidan adalah penambahan gula 75 gram dan teh hijau dengan aktivitas antioksidan paling tinggi yaitu 85.90%.

Irna Juita; Elfindri Elfindri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi  pemanfaatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) oleh Penderita Hipertensi di Puskesmas Agam Barat Kabupaten Agam. Penelitian ini mengunakan metode penelitian (mixed methods)/Metode pengumpulan data kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah Populasi dalam penelitian sebanyak 728 orang Puskesmas maninjau dan Puskesmas Lubuk Basung 320 orang menggunakan Purposive sampling. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara, telaah dokumen dan observasi pada informan dan penelitian kuantitatif menggunanakan Analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan, pengetahuan, kemudahan akses dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posbindu PTM oleh penderita hipertensi. Faktor yang yang paling berpengaruh adalah kemudahan akses. Input SDM sudah cukup dan untuk dari segi kualitas perlu dilakukan pelatihan, pembinaan, Dana sudah cukup dari BOK dan Nagari. Tempat sarana dan prasana yang kurang, proses pelaksanaan Pelaksanaan skrining PTM sudah maksimal seperti penyuluhan, pemeriksaan labor dan ditindak lanjuti jika ada masalah yang ditemukan saat pelaksanaa. Output PTM yang baik dan berkelanjutan belum mencapai target sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal, hal ini terlihat masih adanya masyarakat usia 15-59 tahun belum terskrining dengan baik. advokasi dan koordinasi kepada camat dan wali Nagari untuk membentuk Masyarakat dan Kampung Peduli Hipertensi, ambilance desa, peningkatan promosi kesehatan.

Ardani, Monica Novia; Sugiharto, Agung

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Ikan nila merupakan ikan air tawar yang dibudidayakan masyarakat indonesia. Ikan nila mengandung protein, lemak, dan kalsium.Kandungan asam amino pada gelatin tulang ikan nila cukup lengkap sehingga sangat diperlukan oleh tubuh serta berpotensi sebagai sumber bahan pangan .Salah satunya dapat dimanfaatkan untuk pembuatan sirup yang menggunakan gelatin dari tulang ikan nila. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi asam klorida dan waktu perendaman yang optimal untuk pembuatan gelatin yang ditambahkan pada sirup. Sirup yang dihasilkan diarapkan dapat memenuhi standar mutu SNI dan disukai oleh konsumen. Metode yang digunakan yaitu metode ekstraksi dengan tahapan sebagai berikut: tahap persiapan bahan baku, degreasing, pembuatan larutan, demineralisasi, ekstraksi, pengeringan dan pengaplikasian pada sirup nanas. Pada proses degreasing dilakukan perendaman tulang ikan nila selama 1 jam yang bertujuan untuk membersikan tulang ikan nila. Selanjutnya tahap demineralisasi, sebanyak 20 gram bahan baku direndam dengan larutan konsentrasi asam klorida 1%, 3% dan 5% dengan waktu (10, 12, dan 24) jam sampai terbentuk Ossein (tulang lunak). Pada proses ekstraksi menggunakan hotplate dengan suhu 60oC selama 4 jam setelah itu disaring dengan kertas saring. Lalu untuk proses selanjutnya pengeringan menggunakan oven dengan suhu 60oC selama 12 jam hingga benar-benar kering. Lalu pengaplikasian gelatin tulang ikan nila dengan sirup. Analisa pada gelatin tulang ikan nila terdiri dari rendemen, derajat keasaman (pH) dan viskositas. Berdasarkan hasil penelitiannya diperoleh bahwa rendemen tertinggi pada konsentrasi 1% dengan waktu 24 jam yaitu sebesar 4,41 %. Sedangkan hasil penelitian gelatin sebagai pengental sirup sesuai dengan mutu SNI, pada konsentrasi HCL 1% dan waktu 24 jam didapatkan pH 3.8 dan viskositas 5.0149 Cp.

Ahmad Jainuri

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Material cor semen dengan konstruksi tetap sifatnya dan memiliki bentuk yang sangat masif serta memberikan kesan visual yang sangat berat bahkan secara keseluruhan tidak memberikan karakteristik yang sesuai untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang tampak di kawasan taman kota adalah spesifikasi yang terdapat pada bangku taman khusus untuk anak-anak di kota surabaya. Tak jarang, bangku yang diperuntukan untuk anak-anak justru banyak digunakan oleh orang dewasa. Alhasil, banyak bangku yang bisa dikatakan keluar dari tujuan dan sasaran awal pembuatannya. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah observasi lapangan yang didukung oleh beberapa data yang akan dianalisis untuk menilai dan memberikan beberapa paparan dari segi aspek konstruksi yang dijabarkan secara deskriptif. Disusul dengan metode pendekatan estetis yaitu pendekatan khusus yang menekankan pada aspek seni rupa dan desain dalam kaitannya dengan daya tarik aspek estetika dengan memberikan kesimpulan yang dapat dijadikan acuan dalam proses pembuatan bangku taman khususnya untuk anak-anak di masa depan, dan diharapkan mampu memberikan jawaban atas kesederhanaan bentuk dan kelemahan bahan yang terkandung dalam proses pembuatan kursi taman khusus untuk anak-anak secara efektif dan efisien yang berdampak pada biaya produksi.    

Sulastri; Heni Purwaningsih; Nurul Fajriyah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan Pre Eksperimental design dengan pendekatan One Group Pretest Posttest, Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu melahirkan spontan dan primipara yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar sebanyak 15 responden Prosedur pengambilan sampel  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  non-probability dengan Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. 

Cut Mutiya Bunsal; Rizal Arsyad

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Tumbuh kembang anak merupakan suatu proses yang kontinyu, dimulai sejak kandungan sampai anak tumbuh dewasa. Kualitas anak yang baik dapat dicapai dengan memastikan bahwa proses tumbuh kembang anak juga baik. Pemantauan pertumbuhan, perkembangan, dan gangguan tumbuh kembang anak merupakan acuan bagi tenaga kesehatan yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan dasar/primer. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada kader kesehatan di desa Palaes yang berjumlah 6 orang dengan kegiatan pemberian materi tentang DDTK dan dilakukan simulasi deteksi dini tumbuh kembang anak. Adapun keberadaan kader kesehatan dapat menunjang kinerja puskesmas dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang anak. Pemberdayaan dilakukan kepada kader kesehatan yang ada agar kinerja dapat deteksi dini tumbuh kembang anak dapat maksimal dilakukan dipelayanan posyandu dengan keterlibatan yang dilakukan langsung oleh kader kesehatan desa.

Irne Wida Desiyanti; Mutmainnah Mutmainnah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, angka  cakupan  ASI  di indonesia  mencapai 43% dibanding (SDKI) tahun 2012. Berdasarkan hasil survey pada tanggal 16-17 Februari 2020, di Desa Watutumou Kecamatan Maumbi Kabupaten Minahasa Utara didapatkan salah satu masalah prioritas yang terjadi adalah masih kurangnya pemberian ASI pada bayi dan balita yang disebakan karena kurangnya produksi ASI. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih perawatan payudara untuk meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui, sehingga dapat tercapai peningkatan gizi bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah kuliah umum (pemaparan), sharing atau talk show dengan media proyektor, serta memberikan peragaan bagaimana cara melakukan perawatan payudara, menyajikan materi dengan bahasa sesederhana mungkin agar dapat diterima dengan mudah oleh peserta. Kegiatan pelatihan perawatan payudara pada ibu nifas dan menyusui sebagai media peningkatan produksi ASI adalah kegiatan berjalan tertib dan teratur sesuai dengan harapan dapat melancarkan produksi ASI, sehingga proses pemberian ASI berjalan lancar sampai 2 tahun.

Ria Angelina Jessica Rotinsulu; Faradilla Miftah Suranata

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

      Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik pada tingkat 140 mmHg atau lebih tinggi  dan diastolik pada tingkat 90 mmHg atau lebih yang didasarkan pada hasil nilai tiga kali pengukuran atau lebih pada waktu yang berkala (LeMone,     et al., 2016).  Hipertensi diketahui sebagai penyakit dengan tekanan darah tinggi yang banyak diderita oleh lanjut usia (lansia), sehingga pemantauan tekanan darah perlu dilakukan.  Posbindu  adalah wadah pelayanan kepada lansia  di masyarakat yang proses pementukan dan pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat   teruatam sebagai kader kesehatan yang dibentuk oleh tenaga kesehatan.  Permasalahan yang ditemukan di Desa Watudambo II yaitu kader kesehatan belum mengetahui bagaimana cara melakukan pengukuran tekanan darah. Berangkat dari permasalaha itu, pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Watudambo dengan tujuan untuk memberdayakan kader kesehatan dengan melakukan pelatihan    pengukuran tekanan darah yang bertujuan agar kader kesehatan dapat dengan mandiri melakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter aneroid dan stetoskop. Peserta dalam pelatihan ini yaitu 20 orang kader kesehatan di Desa Watudambo II.  Hasil  dari pelatihan yang dilakukan  adalah kader kesehatan telah memahami pengendalian dan pencegahan serta mengetahui langkah-langkah pengukuran tekanan darah.

Irne Wida Desiyanti; Adhe Lisna Gayuh Sasiwi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Trend penggunaan susu formula sebagai pengganti Air Susu Ibu (ASI) di Indonesia bahkan dunia tidak dapat terelakkan dengan berbagai klaim yang diberikan produk susu formula yang beredar di pasaran. Susu formula pada dasarnya mengandung nutrisi utama yang dibutuhkan bayi diantaranya protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Penggunaan susu formula disarankan untuk bayi hanya jika terdapat permasalahan medis baik pada ibu atau pada bayi, sehingga ASI memang lebih direkomendasikan untuk diberikan pada bayi untuk memenuhi kebutuhan nutrisiyang mendukung pertumbuhannya. Oleh karenanya pemberian ASI eksklusif perlu digalakkan dan perlu diberi edukasi, baik untuk ibu menyusui, ibu hamil, calon ibu, bahkan remaja. Menanamkan pendidikan sejak dini ada baiknya untuk mencegah kesalahpahaman mengenai nutrisi terbaik untuk anak-anak kita di masa mendatang. Trend terbaru untuk membantu melancarkan produksi ASI adalah dengan menggunakan essential oil baik dengan cara dihirup maupun secara topikal. Essential oil atau minyak esensial merupakan minyak esensial yang diperoleh dari tanaman atau bagian tanaman melalui proses destilasi, bertujuan untuk membantu mengatasi masalah terkait kesehatan.

Indah Hafizhah; Ikhwan Aldi Wardana; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Strategi yang dilakukan oleh guru dalam menentukan metode pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika salah satunya yaitu, dengan menggunakan metode quantum learning. Dengan metode ini guru dapat mencakup penanaman konsep matematika yang kreatif dan menyenangkan, sehingga proses pembelajaran yang dilakukan sangat bervariasi dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika menggunakan metode Quantum. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menyusun data yang terkumpul dari wawancara dengan reduksi data dan melakukan meta-analisis jurnal, melalui berbagai macam jurnal yang berhubungan dengan variabel penelitian dikumpulkan kemudian dikaji dan ditarik suatu kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika efektif jika menggunakan metode quantum learning dampaknya adalah adanya peningkatan belajar pada setiap siswa secara  garis besar, peningkatan yang terlihat adalah siswa lebih kritis, lebih berekspresi dan semangat ketika belajar, hal ini sangat berguna untuk meningkatkan psikomotorik pada anak. Namun, menurut narasumber metode ini penerapannya masih 90% untuk saat ini kendala yang dihadapi hanya alokasi waktu Karena di sekolah tersebut sangat terbatas dan membutuhkan waktu lebih lama agar anak dapat mengeksplorasi lebih banyak tentang konsep matematika yang diajarkan. Dan guru selalu berupaya untuk menggali informasi dan pengetahuan sebanyak-banyaknya agar dapat diterapkan dalam pembelajaran.

Ramadhan Almadani; , Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Orang tua memiliki persepsi terhadap pembelajaran di masa Covid-19 oleh sebab itu munculnya internet pada pembelajaran membuat orang tua peserta didik mempunyai kekhawatiran tersendiri terhadap peranan internet dalam hasil belajar peserta didik. Maka dari itu pada penelitian di dalam jurnal ini peneliti mencoba menggali persepsi orang tua dengan metode wawancara dan pengumpulan data berupa dekripsi kualittatif dengan pendekatan induktif dan teknik analisa naratif. Persepsi yang didapat dengan adanya peran internet dalam hasil belajar peserta didik adalah bahwa banyak orang tua yang mengeluhkan hasil belajar peserta didik turun karena penyalahgunaan internet dan kurangnya pendampingan orang tua dalam proses belajar mengajar di rumah sebab banyak kendala yang di dapatkan dengan adanya penggunaan internet. Salah satu faktor kendala adalah tidak semua orang tua paham penggunaan internet, kurangnya kuota dan signal yang tidak memungkinkan sehingga banyak miscommunication antara pengajar dan peserta didik. Terlebih lagi banyak peserta didik yang malas untuk mengerjakan tugas rumah dan mengandalkan orang tua serta internet .

Annisa Alfath; Fara Nur Azizah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan suatu proses tranformasi ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan dalam menjalankan roda pendidikan memiliki peran yang penting untuk menentukan generasi berkualitas yang berakhlakul karimah. Berdasarkan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengenai kurikulum Merdeka belajar memiliki makna bahwa siswa berhak berfikir secara kreatif dalam mencari pengetahuan dari berbagai sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta sanggup bersaing dalam arus perkembangan globalisasi. Dalam rangka menyongsong program merdeka belajar, peningkatan mutu pendidikan terus diupayakan dengan adanya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan teknik analisis konten (content analysis) untuk menghasilkan data yang relavan.

Syafaruddin; randy; achmad

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Hakikatnya,  manusia  akan  memerlukan  fungsi  pengaturan  dalam  berbagai  aspek kehidupan,   termasuk   bermasyarakat   dan   bernegara.   Oleh   karenanya,   kehadiran pemerintahan  serta  pemerintah  menjadi  sesuatu  yang  urgen  bagi  proses  kehidupan manusia  termasuk  di  dalamnya  menyangkut  aspek  ketertiban  umum,  ketentraman masyarakat  yang  pada  kajian  selanjutnya,  merupakan  kebutuhan  dasar  hidup  yang harus  dipenuhi  terlebih  dahulu  sebelum  kebutuhan  dasar  lain  terpenuhi.  Aspek-aspek ini  kemudian  diatur  menjadi  kewenangan  Pemerintah  Daerah  yang  diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai perangkat yang ada di daerah. Di sisi lain, keterbukaan zaman dan percepatan di berbagai bidang membuat masyarakat yang  semakin  dinamis  dan  kritis  menginginkan  adanya  perbaikan  dan  peningkatan kualitas  pelayanan  terhadap  publik  termasuk  dalam  bidang  pemerintahan.  Satpol  PP dalam  kewenangannya  menyelenggarakan  tugas  dan  fungsi  yang  ada,  umumnya memiliki  citra  atau image yang  kurang  baik,  karena  selalu  diidentikan  dengan  aparat yang sewenang-wenang, arogan,  kasar, penindas, serta   sering dianggap lebih mengutamakan otot  dari pada otak ketika  melaksanakan  tugas  termasuk  kegiatan penertiban yang paling sering mengangkat citra dan kualitas Satpol PP ke publik.Oleh karenanya, dalam penelitian ini, didasarkan pada kajian konsep tentang betapa penting dan   strategisnya   fungsi   Satpol   PP   maka   perlu   juga   diimbangi   dengan   kualitas pelayanan  saat  bertugas,  secara  khusus  pada  penertiban  aset  pemerintah  daerah. Dengan metode penelitian kualitatif, didasarkan pada hasil wawancara, observasi dan dokumentasi di lapangan,  kualitas  dalam  penelitian  ini  didasarkan  pada  delapan  dimensi  kualitas menurut Garvin yaitu kinerja, fitur, keandalan, kesesuaian, daya tahan, service ability, estetika,dan persepsi kualitas, dan disimpulkan secara keseluruhan kualitas pelayanan Satpol PP (Provinsi   Sulawesi   selatan)   dalam   penertiban   aset   Pemerintah   Daerah Provinsi  Sul-sel sudah  cukup  baik  karena  sudah  sesuai  Standar  Operasional  Prosedur, namun  perlu  untuk  terus  dimaksimalkan  secara  kualitas  terlebih  yang  menyangkut beberapa  hal  dasar  di  antaranya  perihal  pengembangan  SDM  termasuk  standarisasi rekrutmen Satpol PP (dengan mayoritas Tenaga Harian Lepas/Honorer), Pelatihan dan Pendidikan, masalah kewenangan dalam pelaksanaan tugas, pengadaan sarana prasarana serta penganggaran yang masih perlu ditingkatkan.

Iik Suryati Azizah; Tini Utami; Sulida Erliyana

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Komunikasi pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan di KPRI Eko Proyo Kecamatan Tembarak, sedikit terhambat karena tingkat kualitas sumber daya manusia karyawan yang belum maksimalDari latar belakang tersebut, maka permasalahan yang muncul adalah: Bagaimana proses komunikasi pengawasan dalam rangka efektifitas kerja pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Eko proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung. Sedangkan tujuannya untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi pengawasan dalam rangka efektifitas kerja pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Eko proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung.  Berdasarkan perumiusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini, maka bentuk dan strategi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam rangka mencapai efektifitas organisasi sudah dilakukan langkah-langkah simultan  terhadap seluruh komponen organisasi KPRI Eko Proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung. Tingkat efektifitas organisasi harus dimulai dari efektivitas individu, efektivitas kelompok dan secara komulatif akan terwujud efektifitas organisasi. Dalam rangka mencapai efektifitas organisasi juga perlu memperhatikan perkembangan usaha di luar koperasi. Dengan demikian wujud persaingan dunia usaha juga harus menjadi pertimbangan dalam rangka mempersiapkan organisasi dalam mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan anggota.