Publication Search

80,088 articles from 771 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1421-1440 of 1,477

Analytics

Tira Nur Fitria

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study reviews micro-learning including its use, benefits, and limitation. This study is library research. The analysis shows that microlearning can be delivered through video, application, gamification, infographics, and social media. Numerous studies demonstrate the benefits of microlearning that lessons can be delivered in a short amount of time. It can be accessed anytime and anywhere. Microlearning is flexible to accommodate different learning styles and can be customized to students’ needs. With short material, students can choose which material is needed, desired, and relevant. Microlearning help increases students’ retention rates and comprehension levels. If the material is broken down into smaller parts, it is easier for students to remember lessons, and easier for teachers to update content and to know learning outcomes. However, the limitations are that microlearning is not suitable for complex and complicated material, and requires detailed explanation. The learning method is dependent on the learning objectives. If the material is in small parts, it can prevent students from understanding the material in-depth. Educators are required to produce their learning content. However, not all educators have the capacity and time to prepare content. Microlearning strategies are related to the individual qualities of learners, the propensity of teachers to utilize digital technology, and external circumstances such as the availability of learning resources.

Hutabarat, Yoshua Christian; Darmastuti, Rini

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui bagaimana mahasiswa UKSW mempersepsikan iklan YouTube Top-4E-Commerce di Indonesia serta untuk mengetahui 4 iklan terbaik manakah yang memiliki nilai persepsi paling tinggi. Strategi dan jenis penelitan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tokopedia merupakan iklan yang memiliki persepsi terbaik, disusul oleh Shopee, Lazada, dan Bukalapak. Iklan e-commercedi YouTube memunculkan persepsi positif yang ditunjukkan dengan mayoritas responden pernah melakukan transaksi menggunakan e-commercedan yang paling dominan melalui Tokopedia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kehadiran YouTube dalam periode yang sedang berlangsung seharusnya berubah menjadi panggung berbasis video yang dapat memperkenalkan semua informasi yang dibutuhkan kliennya dan harus lebih dinamis dalam menangkal dan mencegah segala bentuk kesalahan.

Hajidah Fildzahun Nadhilah Kusnadi

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Carangwulung village located in Wonosalam sub-district, Jombang district has the potential of abundant natural resources from plantation products ranging from bananas, durian, salak, to coffee. The large number of products produced in the Segunung Traditional Village is an interesting addition for implementers to focus on increasing promotions and marketing activities that can be carried out independently by the Segunung Traditional Village. The facilities owned by the Segunung Traditional Village ranging from coffee plantations, coffee shops, and springs should be able to make economic potential and tourism education potential that can be offered and make Segunung Traditional Village into a village that has independence in terms of the creative economy. However, the potential possessed by this Traditional Village is still not a tourism product that is well packaged and attractive for tourists who visit in a sustainable manner. This is partly due to the fact that activities have not been documented, village products are not properly published and are not published in an interesting way. Dusun Segunung has several social media options, but partners feel that creative content ideas are very difficult to grow. Starting from how photos, videos of creative products and designs can be managed properly and produced sustainably. The method of implementing community service is in the form of consultation, socialization and assistance on digital marketing strategies, especially in the form of creative videos and social media management. The socialization and mentoring covered material and practice on videography and video editing techniques using simple technology, smartphones. Through this activity, partners are expected to be able to optimize social media in promoting the potential of their villages, events and business products in order to reach a wider market so that business development and progress can ultimately increase the income of the Segunung Traditional Village.

Nurul Aina Tarigan; Sri Listiana Izar

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dan nilai budaya yang terdapat dalam pedah-pedah pada pernikahan adat suku Karo dengan kajian semantik. Sumber data penelitian ini adalah  video pernikahan adat suku Karo yang telah didokumentasikan ke dalam sebuah DVD yang diambil dari desa Lau Kersik, kecamatan Gunung Sitember, kabupaten  Dairi.  Data dari penelitian ini adalah makna dan nilai budaya pedah-pedah yang diutarakan atau disampaikan oleh pihak Kalimbubu, Senina ataupun Anak Beru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah dokumentasi video pedah-pedah yang disampaikan Kalimbubu, senina dan Anak Beru.  Teknik analisis data penelitian ini menggunakan tenik reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan terdapat makna konotatif dan makna denotatif dalam pedah-pedah pada pernikahan adat suku Karo. Dan juga terdapat nilai budaya  dalam pedah-pedah pada pernikahan adat suku Karo yang terdiri dari nilai budaya komitmen, nilai budaya religi, nilai budaya kerukunan dan penyelesaian konflik, nilai kesopansantunan, nilai budaya pendidikan, dan nilai budaya kerja keras.

N. Hula, Ibnu Rawandhy; Helingo, Adimawati

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The study aims to analyze the content of the Gorontalo Dikili manuscript and its relevance to messages and values ​​of kindness. This research is library research with a descriptive qualitative approach.  Primary data were collected and identified through documents in the form of manuscripts and written with APG script, totalling 10 main themes and containing 297 couplets. Secondary data in the form of video recordings The data is processed following the stages of philological analysis by reading the manuscript, identification, editing, and interpretation. The interpretation technique is done by directed content analysis. The results of this study indicate that the manuscript in Gorontalo contains messages and values of kindness that can be used as lessons and examples in following the sunnah of the Prophet. The values ​​of goodness include:  The value of spiritual education is related to patience and independence as an orphan. Moral values, in the form of fair behaviour in acting and behaving. Cultural values ​​are related to the recommendation of circumcision which is useful for maintaining genital hygiene for men, maintaining the respectfulness of women to avoid disgraceful attitudes and traits, and tolerant behaviour toward adherents of other religions. Social value is found in the sincere attitude of giving and willing to share, and always giving benefits to others. This research has implications for information about the contents of the dikili manuscript which has not been revealed, so the celebration of the prophet's birthday by re-reading the prophet's life history text needs to be preserved. 

La Aba; Abdul Kadir Ismail; Nur wahidah thayib pido; Feriyanto Adolof

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Perkembangan teknologi yang begitu cepat dan massive saat ini tidak dapat dihindari lagi. Setiap lini kehidupan saat ini tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan berbagai jenis teknologi bahkan cenderung terjadi kecanduan oleh berbagai latar penggunanya. Integrasi teknologi yang dahulu diprediksi merusak sistem pendidikan oleh beberapa kalangan, justru hari ini menjadi tandem sejati yang turut dimanfaatkan oleh pelaku pendidikan itu sendiri. Sumber belajar dalam konteks penelitian ini adalah segala informasi belajar yang berkaitan dengan kajian kebahasaan dan atau pendidikan bahasa Inggris dalam pengertian yang lebih spesifik. Sumber belajar menurut Manoharan (2018) adalah para pengajar itu sendiri dan materi ajar baik berupa buku teks pelajaran atau sumber bacaan lainnya. Sumber belajar adalah segala hal yang bisa memberikan informasi mengenai proses belajar dan mengajar. Jenis penelitian ini adalah Research and Development atau R&D. Menurut Sugiyono, “R&D” sebagai penelitian yang menghasilkan produk pada akhir penelitianya dan kemudian menguji tingkat keefektifan produk tersebut. Penelitian dan pengembangan mengacu pada tahap penyelidikan serta eksperimen untuk dapat menciptakan sebuah produk baru atau untuk memperbaiki produk yang sudah ada sebelumnya, sehingga menjadi produk baru dan lebih unggul. Pembelajaranmenggunakan bahan ajar e-modul interaktif berbasis Flip Pdf Professional dilakukan pada jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI). Penelitian ini menggambarkan proses pembuatan e-modul menggunakan Flip Profesional PDF. Flip pdf professional adalah media interaktif yang dapat dengan mudah menambahkan berbagai jenis tipe media animatif ke dalam flipbook. Hanya dengan drag, drop atau klik, kita dapat menyisipkan video youtube, hyperlink, teks animatif, gambar, audio dan flash ke dalam flipbook

Awik Septyani; Agus Zaenul Fitri

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengorganisasian, penyampaian dan pengelolaan  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan studi multi situs. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: 1). wawancara, (2). observasi, (3). dokumentasi. Data yang terkumpul melalui ketiga teknik tersebut dianalisis dari situs tunggal dan analisis lintas kasus. Pada saat pengumpulan data, data yang telah diperoleh diuji dengan menggunakan metode triangulasi dan ketekunan pengamatan dan keabsahan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa   1) Strategi pengorganisasian  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   dilakukan dengan     a)  Strategi pengorganisasian  mikro dilakukan dengan metode pengorganisasian isi pembelajaran pada   Perencanaan penerapan metode blended learning meliputi perencanaan materi pembelajaran, memilih model pembelajaran yang tepat, pembuatan kelompok belajar dan perencanaan penataan kelas. b) Strategi pengorganisasian makro pembelajaran blended learning dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dilakukan dengan  membuat RPP, Promes,  Prota, silabus dan perencanaan-perencanaan lain. 2) Strategi   penyampaian   blended learning    dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek yang dilakukan secara daring dan luring. a) Strategi   penyampaian    secara daring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilaksanakan dengan  guru menyampaikannya dengan menggunakan aplikasi model, dimana saat kegiatan berlangsung menggunakan aplikasi model. b) Strategi   penyampaian    secara luring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilakukan dengan   menggunakan metode diskusi dan metode ceramah, serta dengan menggunakan alat bantu pembelajaran berupa LCD, video animasi, dan sumber belajar berupa buku paket ataupun LKS,   3) Strategi pengelolaan blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek dilakukan   guru   dengan membuat catatan-catatan yang berisi tentang nilai-nilai dari keseharian siswa dan ada juga catatan yang diambil dari ulangan-ulangan siswa itu sendiri, penjadualan penggunaan strategi pembelajaran, pembuatan catatan kemajuan belajar siswa, pengelolaan motivasional  dan kontrol belajar.

Astri Puspa Dewi; Meli Merlina

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Sarkasme dalam media sosial merupakan ejekan atau cemoohan yang dituangkan baik secara tulisan, foto ataupun video. Penggunaan bahasa sarkasme di media sosial ini mencerminkan bahwa sebagian masyarakat Indonesia  merupakan penutur bahasa yang berbudaya kurang baik, tidak berkarakter baik dan tidak menjungjung tinggi etika kesantunan dalam berbahasa. Jika hal tersebut dibiarkan maka akan memberikan pengaruh yang lebih luas dan menjadikan budaya baru sehingga memudarkan karakter asli bangsa Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis penggunaan Bahasa sarkasme pada media sosial twitter yang bertujuan untuk mendeskripsikan komentar netijen pada akun media sosial @AREAJULID yang mengandung Bahasa sarkasme. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik catat dengan cara mencatat dan membaca komentar yang mengandung bahasa sarkasme. Sumber data pada penelitian ini adalah komentar netijen  dalam akun twitter. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan bahasa sarkasme di media sosial twitter sangat tinggi, sehingga menyebabkan pelanggaran prinsip kesopanan dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Syah, Firdiyan; Tentua, Meilani Nonsi; Saputra, Nurirwan

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The Covid-19 pandemic has forced the government to enforce a physical distancing policy which is the basis for implementing learning from home. This is also something that must be applied to students at SLB Negeri 2 Bantul. The use of information technology that applies suddenly, not infrequently, makes educators and students surprised and limping in its implementation. However, the learning process must continue so that teachers at SLB Negeri 2 Bantul are challenged to create a learning media that students with special needs can understand. The limited knowledge of teachers at SLB Negeri 2 Bantul in making learning media causes the need for training and mentoring of learning media. One of the technological developments that we can use for making learning media is an application for video editing. This application can help to make videos to improve the quality and effectiveness of learning. Application users are expected to support the activities of SLB Negeri 2 Bantul to participate in competitions and promotions as routine activities that must be done every year. The two needs of these teachers are what make them collaborate to implement training programs based on the required classes. The implementation uses the Classical method and Practices using video recording applications and equipment. Community service will be carried out at SLB Negeri 2 Bantul to support improving skills in using software from basic to advanced levels. The result of this training is that the participants can make their own video creations so that they are eligible to be included in competitions and make video advertisements more professional.

Sulastri; Heni Purwaningsih; Nurul Fajriyah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan Pre Eksperimental design dengan pendekatan One Group Pretest Posttest, Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu melahirkan spontan dan primipara yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar sebanyak 15 responden Prosedur pengambilan sampel  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  non-probability dengan Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. 

Nur Bila Ramadiyah Wartabone; Sri Wahyuni; Helly Katuuk

Jurnal Kesehatan Amanah 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

      Perkembaangan teknologi saat ini semakin memberikan kemudahan dan manfaat bagi setiap orang, salah satunya adalah game online. Dikalangan remaja game online sangat digandrungi, karena game online menjadi media hiburan diwaktu luang, biasanya para remaja akan menghabiskan waktu sekitar 3 hingga 4 jam. (Amanda, 2016). Saat ini, gadget telah menjadi bagian dari kehidupan remaja yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain digunakan sebgai alat komunikasi, gadget lebih sering digunakan untuk kegiatan online, salah satunya bermain game online. Jika dibiarkan maka generasi yang tumbuh akan cenderung menjadi generasi yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap teknologi. Baik itu tv, computer atau smartphone. Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan mereka yang memiliki ketergantungan terhadap Alkohol. Paparan layar smartphone atau computer secara berlebih dapat menstimulus pelepasan hormon dopamine yang berlebih dimana hal ini sangat berperan dalam pembentukan perilaku  ketergantungan maupun kecanduan.( Marcella A, 2012)       Seorang remaja yang sudah kecanduan game online, bisa dipastikan waktu mereka banyak dihabiskan untuk bermain game sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan hal lain. Hal tersebut jika dibiarkan  seiring waktu bisa mempengaruhi kepribadiaan serta perilaku remaja. Seorang remaja yang kecanduaan dapat melakukan apapun agar bisa bermain game, diantaranya mereka dapat mencuri, bolos sekolah, malas mengerjakan tugas sekolah, hanya untuk dapat bermain sepuasnya. Sikap tersebut membuat mayoritas orang tua khawatir akan perkembangan remaja kedepannya, dikarenan oleh sikap cuek akan pendidikan,  kesehatan, ataupun kehidupan sosial. Remaja yang telah kecanduan akan tidak memperdulikan lingkungan sekitar, baik itu menyangkut diri sendiri, keluarga, ataupun orang lain. (Rahmat,2013:33) Pada awal 2018, World Health Organization memasukkan kecanduan bermain game ke dalam draft "kamus penyakit" yang mengkategorikan bermain game sebagai penyakit mental. Kini draft tersebut telah disahkan dan kecanduan bermain game resmi menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia. Internet Gaming disorder adalah pola perilaku yang tidak dapat mengendalikan keinginan untuk bermain game online yang berimbas kepada terganggunya aktivitas. Kondisi ini sudah digolongkan  kedalam klasifikasi penyakit internasional keluaran terbaru (ICD-11). Video Games dan online game semakin digandrungi oleh setiap kalangan seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin mendukung kegiatan ini. Tanpa kenal batasan usia, game disukai oleh berbagai kalangan, baik anak-anak remaja, maupun orang dewasa. WHO memasukkan kecanduan game sebagai salah satu kategori penyakit paling umum yang terjadi di dunia. WHO menyebut kecanduan bermain game sebagai " Gaming Disorder" yang memperlihatkan perilaku menyimpang dari para penderitanya. Gaming disorder oleh WHO digambarkan sebagai perilaku bermain game yang tidak dapat dikendalikan (gigih dan berulang), sehingga mengesampingkan aktivitas lainnya. Gaming Disorder ini juga diartikan sebagai perilaku yang tidak terkontrol, di mana seseorang  kesulitan hingga tidak mampu untuk berhenti bermain game meskipun hal tersebut bisa berdampak negatif terhadap kehidupan juga kesehatan. World Health Organization menyebutkan beberapa contoh kasus yang menguatkan  keyakinan mereka bahwa kecanduan game merupakan perilaku yang menyimpang dan termasuk dalam gangguan mental. Beberapa kasus itu di antaranya adalah dua remaja bunuh diri setelah pemerintah India melarang masyarakatnya bermain game PUBG, gadis berusia sembilan tahun yang harus dikirim ke rehabilitasi setelah menghabiskan 10 jam untuk bermain Fortnite dan 200 kasus perceraian yang disebabkan oleh bermain game. Tak hanya itu, sebuah laporan dari Nikkei pun mengatakan bahwa di Jepang, ada sebanyak 930.000 siswa sekolah yang terkena dampak kecanduan bermain game. Angka ini mengalami kenaikan sebanyak dua kali lipat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.(Kompas.com, 2019)       Decision Lab dan Mobile Marketing Association yang melakukan studi terkait game di Indonesia memaparkan bahwa jumlah gamer mobile di Tanah Air mencapai 60 juta. Dan jumlah ini diperkirakan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Decision Lab dan Mobile Marketing Association yang melakukan studi terkait game  di Indonesia menyebutkan, jumlah gamer mobile di Indonesia pada tahun 2019 telah  mencapai angka 60 juta. Diperkirakan, jumlah tersebut akan bertambah menjadi 100 juta pada akhir tahun 2020.       Hal tersebut disebabkan distribusi game yang kini tersedia dalam berbagai Platform (PC, Smartphone, Console). Dengan demikian, berbagai game dapat diakses secara mudah oleh para gamer. Bermain game bahkan telah menjadi aktivitas yang rutin dilakukan oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Hasil studi bahkan menunjukkan, mayoritas aktivitas yang dilakukan masyarakat melalui smartphone yaitu bermain game (25%). Mereka rata-rata bermain game dengan durasi 53 menit. Aktivitas lainnya yang dilakukan pengguna smartphone yaitu social media (17%), streaming video (12%), browsing internet (10%), hingga online shop (7%).       Faktor motivasi merupakan dorongan bagi seseorang untuk terus bermain game online. Menurut King dkk, dorongan seseorang bermain game secara berlebih terdiri dari 3 hal yakni dorongan untuk mendapat keuntungan secara finansial (wealth), dorongan agar memperoleh prestasi (achievement), dan dorongan karena rasa tidak pernah cukup (inadequacy) (King, Herd, & Delfabbro, 2018). Seiring perkembangan game, banyak pengaruh yang dapat dirasakan oleh para gamer. Adapun pengaruh yang terjadi bagi para gamer yaitu semakin tingginya resiko bahkan sampai terjadinya kasus kecanduan dalam bermain game. Munculnya game dengan berbagai Genre telah lama disinyalir dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap perkembangan kepribadian remaja. Remaja yang gemar bermain game cenderung berprilaku kompulsif, agresif, tidak peduli pada lingkungan sosial sekitarnya. Selain itu dapat juga timbul masalah psikologis, berupa depresi, kurangnya rasa percaya diri, tingkat stress yang  tinggi, muncul kecemasan secara berlebihan hingga terlibat tindakan kejahatan. Pada tingkat yang fatal, hal ini dapat membahayakan nyawa. Pernah ada kasus remaja yang bunuh diri hanya karena koneksi internetnya diputus. berdasarkan wawancara terbuka yang dilakukan penuls  terhadap sejumlah mahasiswa semester 4   STIKES Muhammadiyah Manado yang bermain game online diperoleh hasil bahwa mereka yang memilih untuk tidak belajar menjelang ujian demi menuntaskan permainan yang dirasa menggantung bila ditinggalkan, begitu juga dengan teman mereka yang merupakan sesama pemain game online. Terdapat juga mahasiswa yang tidak mengerjakan tugas perkuliahannya atau mengerjakan di akhir batas pengumpulan karena terlalu asyik bermain game online. Masih dari wawancara yang sama, diperoleh informasi bahwa mereka dan teman-temannya yang bermain game online memilih tidur larut malam bahkan tidur pagi hari hanya untuk bermain game. Hal ini dikarenakan kondisi jaringan provider yang mereka gunakan atau beberapa misi pada game online yang mereka mainkan akan lebih mudah diselesaikan pada saat malam atau dini hari. Sehingga menyebabkan mereka terlambat masuk  atau tertidur di kelas. Tentunya hal ini memberikan dampak terhadap nilai akademis yang nantinya mereka peroleh. Terbukti dari wawancara yang dilakukan, diperoleh bahwa nilai akademis cenderung turun setelah mahasiswa bermain game online secara berlebih. Berdasarkan beberapa pernyataan tersebut, disimpulkan bahwa terdapat mahasiswa STIKES Muhamadiyah Manado yang bermain game online dan tidak melaksanakan tugasnya sebagai seorang Mahasiswa.       Karena internet gaming disorder merupakan suatu kondisi kelainan yang baru ditetapkan, tahapan perawatannya belum dapat dijelaskan secara jelas. Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan dalam meencegah  hal ini yakni Attention switching, Dissuasion, Education, Parental monitoring, Resource restriction. Dalam hal edukasi yang mengacu pada pengetahuan atau fokus upaya pendidikan yang bertujuan pada kognisi seseorang (Xu et al., 2012). Sebagai lawan dari dissuasion yang merupakan upaya aktif melawan pada ranah kognitif seseorang, edukasi sebagian besar ditujukan untuk membangun dasar kognitif yang baik serta bisa dikelola secara mandiri (Xu et al., 2012). Artinya, individu harus aktif dalam memastikan dirinya terhindar dari kecanduan game online (misalnya, dengan membaca artikel atau melihat tayangan berita

Nugroho, Setiyo Adi; Hadi, Andik Prakasa; Rudjiono, Rudjiono; Zainudin, Ahmad

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

The advances in mobile technology have created a new learning method known as mobile learning technology or mobile learning. This method utilizes the use of smartphones which have become part of the daily life of people of all ages and levels of education. in this mobile learning ,android platform is selected. The reason for choosing android is that it is the most popular mobile OS. This learning is designed to run on Android with the aim that it can be used easily and can be run at any time as long as you carry an Android cellphone and there is an internet connection. This application is addressed to the Persatuan pemuda sandya karya mandiri desa reksosari kec suruh kabupaten Semarang, which is an activity of a youth group that is trying to develop and improve their video streaming channel . they need learning to improve their digital video processing skills to improve the quality of their video output. because this youth union consists of various ages and various educational backgrounds, the making of learning videos must be easy to operate, easy to display and does not require complicated equipment. The development of this application is based on usability which is the most important aspect of an application.

Jogatama Purhita, Edy; Silvi Rahmawati, Auliya; Hamdanu Budi Nurmana Slamet , Ayyub; Edy

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

The Boyolali Regional Library is a means of supporting public education organized by the Government of Boyolali Regency, Central Java. It is necessary to design promotional media and library information in order to increase public interest in coming and getting to know the complete library facilities. This research designs multimedia in the form of 2D digital motion graphic video as a promotional media for the Boyolali regional library. The method used is the Holistic Multimedia Development Model (HMDM) development model whose multimedia development stage considers the guiding aspects of multimedia quality. The results of the media expert and material expert validation test with a score of 85% and 90%, respectively. While in the user test, the positive response was 86%. So that the results of multimedia design are in the very good category and in line with expectations.

Prihatmoko, Setiyo; Prihatmoko, Setiyo; Sumaryanto, Sumaryanto; Herlansyah, Langga Jaya

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

This research is motivated by the problem of lack of motivation and attention of students in following the teaching and learning process in the classroom because teaching and learning activities still use conventional methods. This makes students have difficulty in understanding the material being studied so that basic competencies and KKM are not achieved. This study uses the Research and Development (RnD) product development method, using 6 out of 10 research stages, namely potential and problems, data collection, product design, design validation, design improvement and product testing. In this study, researchers used multimedia with the Mind Map method as an interesting learning medium by using a computer that can display text, images, video, and audio so that the learning process is more enjoyable for students. The results of this study are multimedia-based learning media using the Mind Map method. The validity value of media experts is 3.6 which is declared feasible, while the validity value of material experts is 3.8 which is declared feasible, and increases students' understanding and interest as users from 61% initially to increase to 86.11%.

Onnie Lumintang; Salahudin Salahudin

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Training on making learning videos for teachers in Jayapura City High School aims to improve teachers' ability to teach students with visual kinesthetic learning type. The research used a qualitative approach and hands-on training method. The results show that the use of videos as learning media can increase student interest and understanding, as well as provide a more interactive learning experience. Ultimately, this training is expected to contribute to the quality of education in the Jayapura City area.

Andriani Andriani; Ati Rosmiati

This study aims to determine the improvement of poetry reading skills through audio visual media. By Class X Students of SMA Negeri 1 Lawe Month of the 2021/2022 Academic Year. Based on the results of the research and discussion that have been described in the previous chapter, it can be concluded that there is an increase in reading skills of Ws.Rendra's poems from the sun by using Audio Visual Media by class X students of SMA Negeri 1 Lawe Bulan in the 2021/2022 academic year. It can be proven from the average score of the initial test of students' poetry reading skills is 70.91 with a standard deviation of 3.66 and an increase in the value of the final test results with an average value of 79.32 with a standard deviation of 5.33. Based on the data from the results of the students' initial and final tests and if it is associated with the Indonesian KKM score for SMA of 75, the students' ability to read the poem "Sajak Matahari" can be said to be good after audio-visual media in the form of youtube videos are performed. In addition, at a value of > 12.63 > 1.720, therefore from the results of testing the hypothesis above, it can be concluded that there is an increase in Poetry Reading Skills through Audio Visual Media. By Class X Students of SMA Negeri 1 Lawe Month of the 2021/2022 Academic Year.

Prasetio, Fransiscus Bryan; Wellem, Theophilus

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Android-based applications have been widely used to do daily activities such as online shopping, playing games, video streaming, and watching sports matches. One of the most commonly used applications is applications that assist people for flight or train ticket reservations, hotel bookings, and other recreation purposes. Some tourism companies in Indonesia also develop Android-based applications to provide information and services for their business. Nevertheless, with many tourism destinations in Indonesia, not all tourist attractions have services through Android-based applications published on the Google Play Store. This study aims to design and implement Android-based applications for tourism information services in two tourist attractions as the case study, namely Tay Kak Sie Temple in Semarang City and Beach tourism in Bangka Island, to help tourists obtaining information about both tourist attractions. Both applications are implemented using Compro Mobile App Builder. The testing results using the black box method demonstrate that the implementation of the two applications can run according to the specified specifications.

Widya Ervianta; Lilik Sigit Wibisono; Fitratun Najizah; Auliya Rahma Putri; Panji Satria Wiguna

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The elderly are an age group that is prone to falls. The purpose of this service is to detect the risk of falling in the elderly and provide assistance in balance training as an effort to prevent the risk of falling in the elderly. Falls occur due to unintentional loss of balance resulting in failure of postural stability, or unexpected and sudden changes resulting in a position landing on the floor. Associated risk factors include current health status (living in the community, nursing home, hospital, frail or active state), diseases suffered (diabetes, hip fracture, stroke) and general changes related to aging (decreased balance, coordination, muscle strength, visual impairment, etc.). The output targets to be achieved are in the form of publications in accredited national journals and copyright for videos of community service activities. The method used is a fall risk detection examination using. Elderly gymnastics is a series of regular, directed, and planned movements carried out with the intention of improving the functional abilities of the body. Reporting from the Panti Rapih Hospital page, this activity is carried out regularly and with movements that are not too heavy.

Agus Bahrudin; Wahyu Wirasati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Dalam rangka   mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, maka   keterlibatan perempuan menjadi   syarat mutlak . Peran perempuan dalam pembangunan telah diakomodir dalam berbagai peraturan berkaitan keterlibatannya yang sangat diperlukan bagi keberhasilan pembangunan diantaranya melalui program kampung KB. Peran perempuan dalam implementasi program Kampung KB di Desa Bumiayu dapat dilihat dari 4 aspek yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi . Peran perempuan dalam menyampaikan informasi dan menerapkan program kepada masyarakat dilakukan melalui sarana media sosial sebagai penyampaian informasi dimana setiap kegiatan yang dilakukan kelompok kerja Kampung KB disampaikan dalam bentuk foto ataupun video. Disamping itu  juga  memiliki SDM perempuan pelaksana handal yang terwadahi dalam kepengusan Pokja Kampung KB COE (Central Of Excellence) Bumi Sejahtera periode tahun 2021- 2025 dengan  SK Nomor 411.3/23/2021.  Disposisi  dan struktur  birokrasi    diwujudkan berupa  dukungan  dan  komitmen semua  pihak  dimana pelaksanakan tugas dilakukan  sesuai dengan tupoksi dan pembidangan kegiatan yang dijalankan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang ada, Adapun  faktor  penghambat  yang  dihadapi  perempuan  dalam  pelaksanaan  program adalah  sulitnya merubah paradigma masyarakat mengenai KB, anggapan banyak anak banyak rezeki, dan kurangnya pendanaan terhadap program KB   Sedangkan faktor pendukung adalah kesadaran yang kuat dari masyarakat   untuk lepas dari stigma kemiskinan

Supriyadi, Supriyadi; Dewi, Novita; Maemunah, Neni; Endra Cita , Errick; Ma’sum, Zuhdi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

The implementation of community service aims to increase the knowledge and skills of participants in processing rhizomes into a fresh and healthy drink, rhizome types are believed to have benefits and efficacy to help improve health. Improving the knowledge and skills of participants can be done by providing training through demonstrations and mentoring by giving participants the opportunity to try making fresh and healthy drinks made from rhizomes. The implementation of this community service activity was attended by PKK members in Sidorejo Village, Jabung District, Malang Regency with a total of 31 participants. This activity takes place for 2 days, starting from 04 to 05 September 2021 at the DEWISRI Tourist Location (Desa Wisata Sidorejo Indah). The first day of community service activities; participants were given a pre-test before the presentation of the material, the results of the pre-test showed that most of the participants' knowledge of making fresh and healthy drinks made from rhizomes was still lacking. Then after the pre-test presentation of the material and demonstration from the video. second day activities; participants were given a post-test and participants were given the opportunity to practice making fresh and healthy drinks made from rhizomes, in practice the participants were evaluated by the presenters with a check list sheet. Based on the results of the post-test and practice, it was shown that the knowledge, skills and abilities of the participants had increased. After the community service activities take place, it is hoped that participants can process rhizome ingredients into a fresh and healthy drink to increase family immunity, besides that participants can also produce these drinks and sell them.