Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 121-140 of 234

Analytics

Saptaning Ruju Paminto; Brisha Putri Sovani; Adrysh Rojabulakbar; Muhammad Deva Setiawan; Muhammad Ricky Sholeh +1 more

Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Protecting Sustainable Food Agricultural Land as an effort to prevent conversion of wetlands and protect farmers' rights is difficult. However, the real effort is to establish strict regulations. In some contexts, there are still several weaknesses in the policies taken by the government in protecting land. Moreover, in its implementation, potential conflicts of interest between regional governments who base their reasons on regional autonomy and the central government who want to protect food agricultural land could occur.  

Widowati; Hariyanto , Susilo; Wasiq Hidayat, Jafron; Triyana, Eka

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2024 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Kelurahan Rowosari merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan TembalangKota Semarang yang mempunyai potensi untuk mengembangkan pertanian sistem hidroponik. Tujuan pengabdian masyarakat  ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya tanaman hidroponik sehingga dapat diterapkan untuk memenuhi kebutuhan sayuran  rumah tangga. Selain itu, juga untuk memperkenalkan tanaman hidroponik sebagai tanaman yang sehat, praktis dalam perawatan, optimasi pemanfaatan lahan kosong/pekarangan sebagai sumber pangan menuju ketahanan pangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian di Kelurahan Rowosari adalah melalui metode ceramah, diskusi, pelatihan instalasi sistem  hidroponik dan praktek budidaya hidroponik. Di akhir kegiatan dilakukan monitoring dan evaluasi.

Doly H. Tiagas; Fabio W.M. Latuheru

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

This study aims to identify and map critical land in Bolaang Mongodow Regency using Geographic Information System (GIS) technology. Critical land in question is an area that has experienced a decline in soil and environmental quality due to human activities. The methodology used includes collecting field data, processing data using GIS software, and analysis to produce a map of critical land. The results of this study are expected to provide useful information for land management and rehabilitation in the area.

Elsa Amanda Putri; Olif Aulia; Nabila Dwi Isa Melandari; Jessica Mayddy Amanda; Amanda Dian Rahmawati

Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman 2024 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

17 August 1945, University Surabaya has expanded its limited green space and educated students and the community about plant development without planting material, or it is referred to as contemporary farming by using the rooftop area on the third level of the Engineering Building (Q) for hydroponic plant cultivation. Using the PDCA (Plan, Do, Check, Action) method, one may improve the productivity of plants in hydroponic farming. The NFT (Nutrient Film Technique) system, which consists of three pipes stacked in parallel places, is used in the design of the hydroponic growing system. Rockwool, flannel cloth, plastic cups, nutrients, and a pH or TDS (Total Dissolved Solid) measuring device are among the equipment and supplies utilized. Choosing plants that can be used on small amounts of land are.    

Alben Abimayu; Erlin Kurniati

Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman 2024 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

This research aims to analyze the impact of conversion of agricultural land to industry on food crop production in Cilegon. The research method used is qualitative by conducting case studies and field data analysis. The results of this research provide an in-depth understanding of the consequences of land conversion on food crop production in the area. It is hoped that these findings can provide input for sustainable management of agricultural and industrial land. So that farmers experience sustainable prosperity.

Putri, Sherly Andita; Rozi, Ahmad Fatkhur; Setyabudi, Yanuar

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Perkembangan permukiman di Kabupaten Buleleng, Bali, mempengaruhi kualitas air dan proses infiltrasi tanah. Dengan luas wilayah 1365,88 km² dan populasi 664 ribu jiwa, perubahan penggunaan lahan, khususnya pertumbuhan permukiman baru, menurunkan tingkat infiltrasi tanah sehingga dapat menimbulkan berkurangnya daerah resapan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi daerah resapan air di Kabupaten Buleleng dengan pendekatan Sistem Informasi Geografi (SIG) dan dengan menggunakan aplikasi ArcGis versi 10.2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menentukan lokasi persebaran resapan air di Kabupaten Buleleng dari proses skoring dan tumpang susun peta-peta tematik (overlay) dengan menggunakan lima parameter yang mempengaruhi resapan air suatu wilayah, yaitu jenis tanah, curah hujan, kemiringan lereng, geology, dan penggunaan lahan. Dari Hasil pembobotan (skoring) tersebut diperoleh lima kelas kriteria kondisi resapan air yaitu kondisi mulai sangat kritis sebesar 43,241 kondisi buruk sebesar 37,241, kondisi agak buruk sebesar 31,241, kondisi baik sebesar 24,241, dan kondisi agak baik sebesar 15,24.  

Yenita Ekasari; Reflis Reflis; Satria Putra Utama; Dwi Maryani; Essy Anesta Asdami +1 more

Flora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Reducing the area of agricultural areas, especially paddy fields into palm oil plantations in the use of space in Mukomuko Regency, has raised concerns about the impact of these changes, namely the decline in rice productivity, which if allowed to drag on could lead to food insecurity due to the decreasing number of functional paddy fields. into oil palm plantations, especially in areas that are designated as agropolitan in the Mukomuko Regency spatial planning. Time and Place of Research: Research was conducted from October to November 2023 in Muko-Muko Regency, Bengkulu Province. To find out the strategy for managing land conversion, SWOT analysis is used. The results of the research show that the position of controlling the conversion of wetland agricultural land is in quadrant I, namely the position with an aggressive strategy (S-O). In this case the recommended strategy is to utilize strengths to take advantage of existing opportunities. Alternative strategies that can be implemented by policy makers, in this case the Mukomuko district government, to prevent the conversion of rice land to oil palm are clear regulations and establishing clear rice field zones in spatial plans, improving government policies in the farming sector, improving institutions in the farming sector, empowerment and socialization regarding land conversion regulations and improving agricultural facilities and infrastructure

Abdurrahman Abdurrahman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2024 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Previously known as Alalak's hometown,  it is now divided into two villages, namely South Alalak village and  North Alalak village, located in North Banjarmasin District from 1970 to 2000. This area was famous  as a center for the wood processing industry for building materials, but is now starting to be abandoned. dim because wood is also rare. Wooden materials were replaced with concrete beams, steel and metal rafters. Alalak Village looks very shabby, the houses are built  mostly from irregular wood. However, there is something interesting in the Alalak River village which is visited by every  local/regional, national and international holiday tourist. They wanted to witness the Floating Market activity as a rare custom in the form of  buying and selling activities where sellers and buyers use boats or in the banjo term called catamarans.  This empty  village needs to be managed by building a riverside buffer area in the form of a long embankment with a width of 8.0 meters to 12.0 meters. The embankment material is planted with trees according to its purpose as protection  from wind, waves and sunlight. The length of the embankment as a Buffer Zone for  this building was built in  stages in accordance with  the budget set by  the Banjarmasin City River and Drainage Department  . Thinking about  the need to organize dense residential and slum areas on the banks of this river from literature, videos about Buffer Zones in earthquake and tsunami prone areas in Japan which implement these zones as places of effort to withstand very large tsunami waves.

Deddy Rahmat Saputra; Vanessa Gaffar; Amung Ma'mun

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Mengamati kehidupan manusia, khususnya kehidupan suku anak dalam dari lahir hingga terlibat dalam kehidupan, sangat menarik karena suku anak dalam hidup di lingkungan alam mereka. Kondisi ini sangat berbeda dengan yang ada, apalagi di kota. Studi ini melihat latar belakang suku anak, jenis aktivitas motorik, dan faktor pendukung dan penghambat. Penelitian dilaksanakan di pemukiman suku anak dalam, tepatnya di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun Jambi. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan. Model Spradley digunakan untuk menganalisis data kualitatif. Prilaku dan aktivitas gerak suku anak dalam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sangat berbeda dengan masyarakat umum. Orang tua atau kelompok mengajari motorik atau gerak bawaan mereka lebih banyak daripada yang mereka lakukan sendiri. Ini karena kebutuhan hidup dan kelangsungan hidup kelompok dipengaruhi. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Suku anak dalam yang ada di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam merupakan keturunan dari tiga daerah yaitu Kerajaan  Pagaruyung (Minang Kabau); (2) Aktivitas motorik suku anak dalam meliputi bermain, berjalan, berlari, melompat, memanah, menembak dan memanjat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya; (3) Hal-hal yang mengganggu perkembangan motoriknya, seperti pembukaan lahan yang tidak bertanggung jawab, komunikasi sosial yang tidak efektif dan kurangnya perhatian pemerintah (4) Suku anak dalam terus memegang adat istiadat dan kepercayaan mereka.

Sri Rahayuningsih; Dyah Rini Prihastuty

Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Nowadays, there is a lot of participation of women in various fields, and the results are quite amazing. It turns out that women also have hidden abilities that can still be explored apart from cooking. So on this occasion we will provide training to PKK mothers in Sidoarjo Park, namely by holding fish farming training, simple bookkeeping and financial management assistance. Our community service team aims to motivate PKK mothers to earn additional income by utilizing empty land. The community service team also aims to make PKK mothers smart in managing business finances. The description above is the aim of our community service team to help Mrs. PKK progress in managing the business, so that it can generate additional income.

Zuhri, Nur Muttaqien; Santoso, Wahyu Imam; Widyatama, Hedy Ilham; Mustofa, Sayid Labib

Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia 2024 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Berkurangnya lahan yang tersedia untuk budidaya tanaman adalah salah satu ciri khas daerah perkotaan. Lahan pekarangan sebagian besar kurang dimanfaatkan, terutama untuk menanam sayuran. Lahan pekarangan milik warga di Kelurahan Mijen yang terletak di pusat Kota Semarang ini dapat dimanfaatkan meskipun ukurannya kecil. Memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya sayuran merupakan tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Februari 2024 di Kelurahan Mijen, dengan sasaran utama kelompok mualaf, kaum dhuafa, dan penyandang disabilitas. Empat puluh tiga orang berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian ini, meliputi mahasiswa, dosen, kaum dhuafa, Lazizmu Kota Semarang, kelompok mualaf, dan kelompok difabel. Terdapat sejumlah aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan tersebut, seperti membuat media tanam untuk menanam sayuran. Sebanyak 69,2% dari hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta kegiatan mengetahui cara mengatur dan memelihara lahan tanam, dan 100% dari data menunjukkan bahwa peserta mengetahui cara membuat media tanam. Peserta kegiatan menyatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat, dengan 71,3% mengharapkan bahwa program tersebut akan ditingkatkan dan berkelanjutan.

Ainur Rofiq, Aiko Rainaning Putri; Farida Murti

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Gedung Olah Raga Ken Arok Kota Malang merupakan fasilitas olahraga dengan klasifikasi tipe A yang melayani tingkat daerah atau provinsi dengan kapasitas penonton mencapai 5000 jiwa. GOR ini sering digunakan pada berbagai acara baik acara olahraga maupun acara non olahraga. Namun beberapa sarana dan prasarana yang ada di GOR ini masih belum memadai seperti pada sirkulasi, pencahayaan, serta pendinginan pada bangunan. Selain itu lahan parkir pada tapak juga tidak bisa memenuhi kebutuhan ruang parkir dan memiliki sirkulasi yang kurang efektif. Sehingga redesain dengan pendekatan ecotech perlu dilakukan pada bangunan tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Arsitektur ecotech merupakan prinsip arsitektur yang mengikuti perkembangan teknologi serta meperhatikan faktor lingkungan dan iklim. Prinsip arsitektur ecotech yang diterapkan meliputi penataan tapak, pemilihan struktur, konsep pencahayaan alami, konsep sirkulasi antar ruangan, serta bentuk bangunan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisa data, penyajian data, kemudian melakukan pembahasan serta menarik kesimpumpulan. Berdasarkan hasil penelitan didapatkan bahwa arsitektur ecotech dapat diterapkan pada redesain GOR Ken Arok dengan baik karena prinsip desain ini dapat diterapkan di segala aspek baik pada penataan tapak, bentuk bangunan, hingga sirkulasi bangunan. Selain itu karena arsitektur ecotech memehatikan lingkungan maka dapat menjadikan GOR Ken Arok menjadi fasilitas olahraga yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Kata kunci: Gedung Olahraga, Ecotech, GOR Ken Arok

Tetty Melina Lubis; Tiarsen Buaton; Arief Fahmi Lubis; Parluhutan Sagala

Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This article discusses the importance of law enforcement in accelerating the security of IKN (State Capital) land to minimize potential conflicts in the Central Government Core Area (IPP). Effective law enforcement can help prevent conflicts and ensure national security. This article explores the role of law enforcement in securing IKN land and how this can contribute to national security.

Asnawi, Saryulis

Dinamik 2024 Universitas Stikubank

Pengembangan kawasan industri di Jawa Barat perlu pembangunan yang memperhatikan kesesuaian lahan agar tidak memberikan masalah bagi lingkungan dan keberlanjutan ekologi. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis kesesuaian lahan untuk pengembangan kawasan industri dengan melihat Satuan Kemampuan Lahan (SKL). Hasil evaluasi SKL menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat bagian utara memiliki tingkat kesesuaian lahan yang paling baik untuk pengembangan kawasan industri untuk jenis SKL bencana alam, erosi, pembuangan limbah, morfologi, kestabilan pondasi, kestabilan lereng, dan kemudahan pengembangan. Sementara itu, hasil analisis kesesuaian kawasan industri menunjukkan bahwa 33,31% dari total luas wilayah Provinsi Jawa Barat sesuai untuk pengembangan kawasan industri dengan sebaran spasial di bagian utara Provinsi Jawa Barat, 61,99% kurang sesuai, dan 1,70% masuk dalam kategori tidak sesuai. Perbandingan hasil analisis kesesuaian lahan dengan RTRW Jawa Barat juga menunjukkan rencana industri di utara pulau masuk dalam kategori sesuai untuk pengembangan industri, sedangkan rencana industri di tengah dan selatan pulau masuk dalam kategori kurang sesuai.

Wirda Moliju; Weny Almoravid Dungga; Julius T. Mandjo

Jurnal Begawan Hukum (JBH) 2023 Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Ichsan Gorontalo

This research aims to find out what the Gorontalo City Government's policy is regarding the widespread development of housing through the process of converting agricultural land. This type of research is Empirical Research. The research results show that housing development and land conversion are very important issues in urban development. The conversion of agricultural land leads to a change in the use of productive agricultural land to use of land for the construction of housing and other infrastructure. The strategies for controlling land conversion are: Ratification of Spatial Planning Regulations as well as Incentives and Disincentives. Based on the information obtained, this form of land conversion control is also carried out by means of socialization and guidance, or if developers want to build then they will be invited. Apart from that, the factor that influences whether the conversion of agricultural land is permitted is that it must be in accordance with spatial planning. The government needs to have clear and detailed spatial planning to regulate land use effectively. Good spatial planning is the key to controlling agricultural land conversion.

Sugeng Eko Yuli Waluyo; Diky Irmawan; Efina Nur Ayunin; Amanda Dewi Muttho’siyah; Gustyo Dimas Alfatah +19 more

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

This community service article aims to utilize empty land, including rice fields, to explore and develop tourism potential in an effort to improve community welfare. Through direct outreach to village residents as well as intensive assistance regarding methods and strategies in efforts to make Mojogebang village a tourist village. What is done is starting from mapping to identify places that have potential tourist destinations, analyzing characteristics and problems, describing the development of community-based tourist villages, as well as analyzing supporting element systems. The recommendations we provide are as follows. Because Mojogebang village is mostly a rice field area, the most appropriate thing to implement there is culinary tourism in the rice fields, namely food stalls or restaurants or cafes with a backdrop and view of the green and yellow rice fields.

Hascaria Budi Prasetiyo; Abdul Rokhim; Adelya Rizki Asmedianti; Arif Wibisono; Arinda Bagus Wicaksono +20 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana 2023 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Tanjungan Village is a tourist village that has large potential land for farming. The problem that exists in this village is that land use is less than optimal for activities such as farming, so it is necessary to provide assistance to the community which aims to increase land use more effectively than before for planting various vegetable crops by the people of Tanjungan Village.

Wahyuni, Arinda; Ahmad Nadhil Edar; Gusti Hardiyanti Musda

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2023 UNIVERSITAS STEKOM

Jl. Boulevard and Jl. Pengayoman is a commercial area in Makassar City. Jl. Boulevard and Jl. Protection is quite strategic because it can be reached by all levels of society from various means of transportation. Various community activities such as walking, jogging, shopping, office activities, etc. have resulted in the increase in parking for visitors' vehicles in the area, covering the shoulders of the road and pedestrians. From the results of our previous research, it is clear that the cause of illegal parking that occurs in the commercial areas of Jalan Boulevard and Jalan Pengayoman is the limited parking space in each commercial building and the standard for calculating parking spaces in the commercial areas of Jalan Boulevard and Jalan Pengayoman. This is what causes the loss of user comfort and the change in pedestrian function to illegal parking in the Jl. Boulevard and Jl. Pengayoman is therefore an action that is contrary to Islamic Sharia which is haram because it is illegal, does not comply with local legal regulations and also harms other people. So, to restore the comfort and function of pedestrians in the commercial area of Jl. Boulevard and Jl. Pengayoman, we will carry out further research with the title "Planning Public Parking Areas in Commercial Areas on Jalan Boulevard and Jalan Pengayoman in Makassar City", where this research is to solve the problem of lack of parking spaces so that there is no more illegal parking in commercial areas on Jalan Boulevard and Jalan Protection of Makassar City. Data analysis uses qualitative and quantitative analysis which is used to explain the results of survey interviews with users and observations carried out on Jl. Boulevard and Jl. Pengayomanof Makassar City with the results of a literature review regarding parking spaces. This research is expected to provide a real picture to researchers as academics and the government as policy makers regarding public facilities built for the common good, as study material to determine policies that might be implemented to improve or add to these public facilities, and as a source a reference for writers who might carry out studies on urban planning.

Arnetta Riska Ratnasari; Johan Erwin Isharyanto

Notary Law Research 2023 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Adanya putusan pengadilan dari tingkat Pertama (Nomor 159/Pdt.G/Pn.Smr), Banding (Nomor 169/PDT/2018/PT.SMR), dan Kasasi (Nomor 1293 K/Pdt/2020) hingga saat ini belum ada eksekusi dari putusan tersebut yang harus dipenuhi oleh Para Tergugat. Pembangunan Stadion Palaran bertujuan untuk kepentingan umum namun hak normatif transmigran juga harus dipenuhi sesuai aturan hukum dengan mengingat tenggang waktu dan nilai kemanfaatan, keadilan, serta kepastian hukum. Perlu penyelesaian dari masalah tersebut yang berjudul: Penyelesaian Sengketa Pengadaan Tanah Untuk Transmigrasi (Studi Pada Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020). Permasalahan yaitu 1. Bagaimana proses pengadaan tanah untuk transmigrasi dalam Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020?. 2. Bagaimana dasar pertimbangan hakim terhadap sengketa pengadaan tanah untuk transmigrasi dalam Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020?. 3. Bagaimana pelaksanaan atau eksekusi penyelesaian sengketa pengadaan tanah untuk transmigrasi setelah Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020?. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian yang digunakan deskriptif analitis, pengumpulan data dengan melakukan penelitian kepustakaan dan studi dokumen, analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan tipe penelitian hukum normatif. Hasil Dari penelitian ini adalah  proses pengadaan tanah untuk transmigrasi dalam Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020 dimulai dari permohonan persetujuan atau izin hingga terbit Sertipikat Hak Milik transmigran. Dasar pertimbangan hakim terhadap sengketa pengadaan tanah untuk transmigrasi dalam Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020 yakni belum terpenuhinya hak Para Penggugat (Dwi Nurani dkk) yang masih menjadi tanggung jawab Para Tergugat sesuai dengan fakta yang ada. Pelaksanaan atau eksekusi penyelesaian sengketa pengadaan tanah untuk transmigrasi setelah Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020 hingga saat ini belum dilaksanakan terkendala tidak adanya lahan dan belum tersedianya uang ganti kerugian.

Sari, Ribut; Kartono, Sumudi; Sucipto, Sucipto

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2023 Politeknik Negeri FakFak

Laju pertumbuhan penduduk dan pembangunan yang pesat di suatu daerah dapat mengakibatkan perubahan fungsi penggunaan lahan, seperti perubahan lahan persawahan, kebun, lahan kosong bahkan rawa talah menjadi area permukiman dan perindustrian. Dampak dari perubahan penggunaan lahan tersebut adalah menurunnya daerah resapan, kerusakan pada jalan, banjir dan meningkatkan limpasan permukaan (Run Off). Perumahan Green Nirwana Residence Desa Timbang Kecamatan Ciganda Mekar Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat yang mempunyai luas lahan 30.767 m2. Di Kabupaten Kuningan hujan rata-rata sebesar 18,561 mm/per bulan. Perumahan ini berdiri sebanyak 211 buah rumah dan 1 buah Masjid yang dulunya adalah persawahan yang kemudian beralih fungsi menjadi perumahan. Limpasan permukaan yang terjadi sebesar 54,450 m3/detik, terjadi akibat dari penambahan atap rumah yang tidak menggunakan talang air, kondisi tanah yang tidak mampu lagi menyerap air hujan mengakibatkan kerusakan jalan dan genangan air pada jalan. Dengan limpasan permukaan yang cukup besar ini maka metode yang mudah untuk mengurangi limpasan permukaan tersebut dengan cara Pemanenan Air Hujan (PAH), yaitu air hujan yang jatuh pada luasan atap bangunan yang kemudian ditampung dengan tandon air. Air hujan yang dapat dipanen dengan luasan atap bangunan keseluruhan sebesar 11083 m2 dengan air hujan yang dapat dipanen sebesar 37,131 m3/detik. Dari hasil perhitungan limpasan permukaan yang terjadi sebesar 54,450 m3/detik dengan efisiensi yang di dapat dari Pemanenan Air Hujan (PAH) sebesar 37,131 m3/detik atau sebesar 68,193% dan volume air yang masih mengalir ke permukaan tanah sebesar 17,319 m3/detik atau sebesar 31,807%. Pemanenan Air Hujan (PAH) yang dapat dipanen dapat dimanfaatkan sebagai air bersih untuk rumah tangga dengan volume pemakaian air 80 liter/hari dan air wudu untuk masjid dengan  volume pemakaian air sebesar 300 liter/hari semuanya terpenuhi dengan durasi hujan 1500 detik/hari atau 25 menit.