Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 121-140 of 171

Analytics

Vindy Febi Kinara; Ika Indriasari; Rita Meiriyanti

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh disiplin kerja, kompetensi dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai BPKPAD Kabupaten Demak. Populasi penelitian ini adalah seluruh Pegawai BPKPAD Kabupaten Demak. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 85 orang responden. Di dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, yaitu teknik seluruh jumlah populasi dijadikan sampel. Kemudian metode pengumpulan data melalui kuosioner dan analisa data menggunakan SPSS 21 yang meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji R2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas, yaitu disiplin kerja, kompetensi dan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) secara parsial maupun stimultan (bersama-sama). Berdasarkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,794 atau 79,4%. Yang artinya bahwa keberadaan variable independent (kepemimpinan, disiplin kerja dan kompetensi) kepada kinerja pegawai mumpunyai pengaruh sebesar 79,4% sedangkan sisanya yaitu 20,6% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak digunakan peneliti di dalam penelitian ini.

Mike Elly Anitasari; Widiyatmoko Widiyatmoko; Rifqi Naufal Kholis; Ansita Diah Septiani; Eva Widya Cendani +7 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Desa Pekutan khususnya di wilayah dusun 1,2,3 belum menggiat kegiatan bank sampah yang digunakan untuk mengelola sampah sehingga sampah dapat dimanfaatkan menjadi barang yang sedikit berguna dan bisa ditukar dengan nilai rupiah. Sehingga masyarakat harus bisa menyesuaikan dan memanfaatkan limbah ataupun barang yang sudah tidak terpakai khususnya yaitu limbah sampah organik maupun sampah non organik. Untuk Program kerja yang kedua yaitu pengadaan servis kunjung yang bekerja sama dengan astra honda purworejo. Permasalahan yang ada di Desa Pekutan, hanya terdapat sedikit bengkel sehingga warga sekitar kurang memperhatikan kondisi motor. Dengan adanya permasalahan tersebut kelompok KKN-T 36 memfasilitasi servis kunjung dengan harga yang terjangkau sehingga warga Desa Pekutan dapat memanfaatkan adanya acara tersebut. Program Kerja ketiga yaitu video profil. Teknologi informasi menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. Media yang paling efektif adalah melalui video profil Desa Pekutan, diharapkan informasi yang diperoleh semakin lengkap. Video ini berupa video profil desa meliputi informasi geografis, mata pencaharian warga desa pekutan serta keadaan yang ada disekitar desa Pekutan.

Kameda Delen

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) sebagai tulang punggung pariwisata di Bali. Bali adalah salah satu destinasi wisata paling populer di dunia, menyumbang 43% dari total kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada tahun 2016. MICE merupakan sektor penting bagi pariwisata karena dapat meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif, menggunakan data dari tinjauan pustaka dan wawancara dengan stakeholder industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bali memiliki potensi untuk menjadi destinasi MICE utama di Indonesia. Untuk meningkatkan potensi MICE di Bali, pemerintah dan stakeholder industri perlu bekerja sama untuk mengatasi hambatan tersebut dan mengembangkan strategi untuk mempromosikan Bali sebagai destinasi MICE.

M. Taufik Trimanda; Nahar Maganda Saragih

Manajemen Kreatif Jurnal (MAKREJU) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam melakukan kegiatan di lapangan oleh karyawan PT. Aluminium Hijau, ketidaksesuaian pekerjaan sering terjadi. Kesenjangan ini dapat berupa keterlambatan waktu dalam bekerja karena masih adanya pegawai yang belum maksimal dalam bekerja. Maka dengan demikian perusahaan harus melakukan pengawasan terhadap seluruh karyawan agar kinerja dapat maksimal dan sesuai dengan target sebelumnya. Jumlah sampel yang diambil dari PT. Green Aluminium sebanyak 50 orang, dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Model yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda dan diolah menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan pada PT. Aluminium Hijau. Namun hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa motivasi tidak berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan PT. Aluminium Hijau. Sedangkan berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelatihan kerja dan motivasi secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Dan dapat diketahui bahwa Adjusted R Square sebesar 0,761 yang dapat disebut dengan koefisien determinasi yang dalam hal ini berarti 76,1% kinerja karyawan dapat diperoleh dan dijelaskan oleh pelatihan kerja dan motivasi. Sedangkan sisanya 100% - 76,1% = 23,9% dijelaskan oleh faktor atau variabel lain di luar model, seperti disiplin kerja, insentif, lingkungan kerja dan lain-lain.

Mesi Dewi Wanti; Salmi Wati; Muhiddinur Kamal; Afrinaldi Afrinaldi

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif, siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5 sampai 6 orang satu kelompok dengan memperhatikan keheterogenan kelompok, berkerjasama positif dan setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari masalah tertentu dari materi yang diberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1 SMK Negeri 1 Koto Baru serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan observasi langsung ke sekolah dengan cara melihat langkah-langkah model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1, wawancara dengan guru PAI dan siswa kelas XI Multi 1 serta  dokumentasi seperti RPP. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa langkah-langkah pengembangan yang diterapkan kurang sesuai dengan teori yang telah dijabarkan oleh Rusman seperti guru membagi kelompok dengan cara berhitung yang membuat kelompok kurang heterogen yang mana salah satu ciri khas kooperatif adalah kelompok yang berbentuk heterogen, lalu di dalam kelompok ada yang beranggota 6 orang yang disebab kan oleh kondisi atau jumlah siswa yang berlebih. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, setelah persentasi guru mengevaluasi dengan memberikan tugas latihan secara individu dan selesai mengerjakan latihan guru memberikan penjelasan materi yang masih diragukan lalu guru menutup pembelajaran. Selain itu ditemukan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw, faktor penghambat yaitu saat penempatan kelompok membutuh kan lebih banyak waktu, siswa kurang serius dalam berdiskusi sehingga membuat anggota kelompok lain terganggu, dan ada juga siswa kurang percaya diri saat berdiskusi. Faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw yaitu memicu siswa lebih aktif serta bebas mengemukakan pendapat saat diskusi, meningkatkan daya ingat siswa, meningkatkan hasil belajar, membuat siswa lebih percaya diri, dan meningkatkan keterampilan kerja sama dalam kelompok saat berdiskusi.

Eko Supria; Wedra Aprison

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menggerogoki nilai kemanusiaan peserta didik seperti kejujuran, tolerasi, kerja sama, saling menghormati dan menghargai antar sesama mulai memudar, hal ini akan mengancam eksistensi keberagamaan dan integritas suatu bangsa. Diantara beberapa kenyataan yang ditemui dilapangan, yaitu ketika guru masuk kedalam kelas peserta didik tidak memperhatikan guru yang sedang berada didalam kelas, guru mengucapkan salam ada sebagian peserta didik tidak menjawab salam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang datanya diperoleh dari observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan diterapkan melalui Model ekstrakurikuler (Suplemen) yaitu melalui kegiatan tambahan yang berorientasi pada pembinaan karakter peserta didik. Beberapa nilai-nilai pendidikan karakter yaitu religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli social, tanggung jawab. Dan menjadi faktor yang mempengaruhi dalam penerapan pendidikan karakter yaitu faktor kebiasaan, faktor keturunan, faktor lingkungan, dan faktor kekeluargaan.

Dawy Ihsanudin; Suci Putri Lestari; Arga Sutrisna

Jurnal Visi Manajemen 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

 Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dan menganalisis Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Fasilitas Kerja Terhadap Disiplin Kerja (Survei Pada Karyawan Mayasi Kota Tasikmalaya). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kausalitas melalui full sampling. Dengan sampel penelitian 33 orang Karyawan Mayasi Kota Tasikmalaya. Data yang digunakan adalah menggunakan data primer. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dengan menggunakan SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa Lingkungan Kerja memiliki klasifikasi penilaian sangat baik, Fasilitas Kerja memiliki klasifikasi penilaian sangat baik sedangkan Disiplin Kerja memiliki klasifikasi Sangat Baik pada Karyawan Mayasi Kota Tasikmalaya. Secara bersama-sama Lingkungan Kerja Dan Fasilitas Kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Disiplin Kerja pada Karyawan Mayasi Kota Tasikmalaya. Secara parsial Lingkungan Kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap Disiplin Kerja pada Karyawan Mayasi Kota Tasikmalaya. Secara parsial Fasilitas Kerja berpengaruh signifikan terhadap Disiplin Kerja pada Karyawan Mayasi Kota Tasikmalaya.

Yusril Fauzi; Kusuma Agdhi Rahwana; Barin Barlian

Jurnal Visi Manajemen 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dan menganalisis Pengaruh Work Life balance dan Stress Kerja Terhadap Turnover Intention Karyawan Perusahaan Djuanda Poultry Shop Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kausalitas melalui pendekatan Survei. Dengan sampel penelitian 48 orang Karyawan Perusahaan Djuanda Poultry Shop Tasikmalaya. Data yang digunakan adalah menggunakan data primer. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dengan menggunakan SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa Work Life balance memiliki klasifikasi penilaian sangat baik, Stress Kerja memiliki klasifikasi penilaian sangat baik sedangkan Turnover Intention memiliki klasifikasi Sangat Baik pada Karyawan Perusahaan Djuanda Poultry Shop Tasikmalaya. Secara bersama-sama Work Life balance Dan Stress Kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Turnover Intention pada Karyawan Perusahaan Djuanda Poultry Shop Tasikmalaya. Secara parsial Work Life balance memiliki pengaruh signifikan terhadap Turnover Intention pada Karyawan Perusahaan Djuanda Poultry Shop Tasikmalaya. Secara parsial Stress Kerja berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention pada Karyawan Perusahaan Djuanda Poultry Shop Tasikmalaya.

Bunga Okta Maula Ikami; Yayat Suharyat

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini memiliki maksud untuk menerapkan model pembelajaran Jigsaw pada materi pelajaran PAI  kelas XII di SMAN 1 Tambun Utara. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif yang diambil dari subjek 35 siswa kelas XII melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persoalan siswa yang cenderung bosan saat belajar, kurang memiliki kepercayaan diri dan keberanian dalam menyampaikan materi pembelajaran ternyata menjadi penghambat dalam meningkatkan keaktifan belajar di kelas. Pemberian model pembelajaran Jigsaw menjadikan siswa untuk memiliki sikap kerja sama antar teman dengan saling menghargai satu sama lain dan tidak membeda-bedakan dan memberikan ruang untuk siswa berdiskusi mengenai materi atau pertanyaan yang menjadi tanggungjawabnya, menampilkan keberanian dan kepercayaan diri untuk mengungkapkan jawaban, sehingga mampu untuk meningkatkan keaktifan siswa saat belajar di kelas. Maka dari itu model pembelaajran Jigsaw bisa menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk diterapkan bagi guru PAI saat menjelaskan dan mempelajari pelajaran PAI.   

Cynthia Vanessa Djodjobo; Rut Gloria Anugrah; Langga Lagandhy

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Beberapa fenomena yang terjadi di dunia kerja menurut Data European Commision, World Bank dan Badan Pusat Statistik mengenai data distribusi jabatan manajer menurut jenis kelamin menunjukkan hasil yang sama yaitu persentase perempuan menduduki posisi manajerial lebih rendah dari laki-laki. Hal ini mengindikasikan keterbatasan peluang untuk mengembangkan karir di tempat kerja bagi pekerja perempuan. Berdasarkan data tersebut, diskriminasi gender berkorelasi dengan pengembangan karir yang selanjutnya menjadi salah satu faktor penentu kepuasan kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penerapan prinsip non-diskriminasi gender dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja di perusahaan penyedia layanan jalan tol (PT. Jasa Marga (Persero)). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi deskriptif dan klausul. Data yang diperoleh merupakan hasil pengisian kuesioner dari 45 sampel yang merupakan karyawan PT. Jasa Marga Kantor Regional Jakarta dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip non-diskriminasi gender tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja, pengembangan karir berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, penerapan prinsip non-diskriminasi gender dan pengembangan karir secara simultan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja.  Penelitian berikutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam bagaimana pengaruh dari sub variabel untuk variabel penerapan prinsip non-diskriminasi gender dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja.

Sonia Purba; Zuhrinal M Nawawi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan usaha mikro di kota medan dalam perspektif ekonomi islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis data kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwafaktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi ada tiga faktor, yaitu faktor penawaran, faktor permintaan dan faktor non ekonomi. Faktor penawaran meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal, kewirausahaan dan ilmu pengetahuan. Faktor permintaan disebabkan oleh permintaan terhadap penawaran. Sedangkan faktor non ekonomi meliputi kebudayaan suatu bangsa dalam menjalankan pertumbuhan ekonomi. Ekonomi dalam pandangan islam perlunya kerjasama setara dengan Ta’awun dan umat Islam diminta untuk saling bekerja sama dalam hubungannya dengan perbuatan baik dan memenuhi Ridho Allah

Sidiq, RM; Siswanto, Agus Bambang; Suseno, Dhony Priyo; Mindiastiwi, Tigo

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi, perencanaan dan pengendalian merupakan fungsi yang paling pokok dalam mewujudkan keberhasilan proyek. Monitoring mutlak diperlukan dalam kontrak. Konsep nilai hasil adalah salah satu cara untuk mengetahui perkembangan proyek dengan membentuk tiga indikator, yaitu BCWS, BCWP, dan ACWP. Metode konsep nilai hasil adalah suatu metode yang digunakan untuk menghitung besarnya biaya menurut anggaran sesuai dengan pekerjaan yang telah diselesaikan atau dilaksanakan (Budgeted Cost Of Work Performed). Prosedur penelitian dimulai dengan melakukan, pengambilan data, melakukan wawancara langsung pada proyek, dan merangkum hasil pengumpulan data-data yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung perkiraan biaya (Cost) dan waktu (Time) yang diperoleh serta menghitung perkiraan besarnya biaya dan waktu yang diperlukan untuk penyelesaian pengerjaan proyek. Dari hasil perhitungan berdasarkan analisis metode nilai hasil minggu ke-32 pada proyek pembangunan fly over Purwosari Surakarta, nilai schedule variance (SV) sebesar Rp (– 2.732.903.392,47). Hasil ini menunjukan bahwa pelaksanaan terlambat - 2,872% dari jadwal rencana. Schedule Performance Index (SPI) 0,956, nilai ini menunjukan bahwa nilai SPI < 1, artinya penyelenggaraan proyek lebih lambat dari perencanaan. Cost Performance Indeks (CPI) = 1, dalam arti pengeluaran biaya yang dikeluarkan sama dengan biaya dari anggaran yang direncanakan. Diperkirakan waktu penyelesaian proyek ini (ECD) = 50,828 minggu, berarti cenderung mengalami penambahan waktu selama 0,8 minggu = 6 hari kerja, dimana penyelesaian pada perencanaan hanya memakan waktu selama 50 minggu.

A. Fitriadi Al Akbar

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh dari Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Angkatan Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten. Penelitian ini dilakukan pada periode tahun 2017 sampai 2020. PDRB diartikan sebagai jumlah seluruh nilai total barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh semua unit ekonomi di wilayah tertentu atau bisa juga diartikan sebagai nilai tambah total yang dihasilkan oleh semua unit usaha dalam suatu wilayah. Penanaman Modal Asing (PMA) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten dengan nilai koefisien sebesar 0.001388. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten dengan nilai koefisien sebesar 0.005665. Angkatan Kerja (AK) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten dengan nilai koefisien sebesar 0.006446. Variabel penelitian Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Angkatan Kerja secara bersama-sama berpengaruh dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Rendradi Suprihandoko; Atalatsany Febrian Surya Putra; Balqis Hanina Fajrin; Deviana Simarmata; Febriano Dos Santos +6 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Sampah rumah tangga yang tersebar di lingkungan sekitar dapat dikelolah dengan baik akan bermanfaat bagi kehidupan manusia maupun linkungan sekitarnya. Namun, bila tidak dikelola dengan baik sampah akan berdampak bagi kesehatan manusia dan merusakan lingkungan. Sehingga melihat permasalahan atas pengendalian jumlah sampah yang ada di kabupaten Bantul, sesuai dengan kegiatan KKN Tematik Universitas Janabadra tahun 2022 yang bekerja sama dengan program pemerintah kabupaten Bantul yaitu Bantul bersih sampah 2025 (Bantul Bersama), mahasiswa KKN kelompok R-22 yang mendapatkan amanah untuk mengabdi di kabupaten Bantul terutama di Padukuhan Prangwedanan, Kalurahan Potorono, Kecamatan Banguntapan, membuat program sesuai dengan tema KKN yaitu mengenai sampah. Maka kelompok R-22 memilih program yaitu pengelolaan sampah rumah tangga berbasis peningkatan nilai ekonimi berupa Bank Sampah dan Pembudidayaan Maggot. Tahapan realisasi program kerja yaitu sosialisasi  program kerja, membangun tempat pengelolaan sampah, mendirikan bank sampah dan membentuk pembudidayaan maggot black soldier fly (BSF). Hasil dari kegiatan budidaya maggot, warga Padukuhan Prangwedanan tidak membuang sampah organik secara sembarangan, melainkan mulai menyisihkan sampah organik dijadikan sebagai pakan maggot. Selain itu, warga Padukuhan Prangwedanan sangat antusias untuk ikut melakukan budidaya maggot karena adanya benefit mengenai pengurangan volume sampah dan profit karena hasil panen maggot dapat dijual dengan harga yang tinggi. Jadi, dari kegiatan peneran program kerja efektif untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi warga sekitar Padukuhan Prangwedanan.    

Jahira Fajri Madani; Putri Andini Novianti; Rhaina Al Yasin; Marina Ery Setiyawati

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

untuk menciptakan kesejahteraan bangsa mewujudkan pembangunan berkelanjutan adalah salah satu caranya. Hal ini terdapat pada salah satu tujuan SDGs, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan. Banyak dari negara berkembang di dunia sedang berusaha dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi juga taraf hidup warganya, salah satunya adalah Indonesia. tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat efektivitas pekerja dengan peningkatan kesehatan masyarakat di Indonesia. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Literatur Review dengan mengkaji beberapa artikel penelitian yang pernah diterbitkan dan berkaitan dengan masalah penelitian yang sama. Berdasarkan 6 jurnal yang telah dianalisis terdapat persamaan bahwa dengan peningkatan kesehatan akan berpengaruh baik terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat efektivitas tenaga. hal ini dikarenakan efektivitas dan produktivitas bekerja menjadi faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi. Sehingga semakin baik derajat kesehatan seseorang akan mendorong tingkat produktivitas dan efektivitas dalam bekerja yang kemudian akan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi.

Rintauli Pasaribu; Yenni Sofiana Tambunan; Yusi Tri Utari Panggabean

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap semangat kerja pegawai pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kota Sibolga.  Yang menjadi hipotesis penelitian yaitu Lingkungan kerja dan budaya organisasi berpengaruh secara bersama-sama terhadap semangat kerja pegawai pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kota Sibolga. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jumlah populasi sebesar 108 dan sampel 52 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ditemukan Terdapat pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasisecara serempak berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai, dimana Fhitung (86,578) > Ftabel (3,18)   Terdapat pengaruh lingkungankerja terhadap semangat kerja pegawai, dimana nilai thitung 5,511 > nilai ttabel 2,008atau. Terdapat pengaruh budaya organisasi berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai, dimananilai thitung 2,780 > ttabel 2,008. Pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi mampu mempengaruhi semangat kerja pegawai Sebesar 77,9%. Diharapkan pimpinan dapat mengambil suatu keputusan yang tepat dalam memberi rasa aman dan nyaman untuk pegawai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, serta memberikan suatu kebijakan yang sesuai dengan tujuan organisasi dalam rangka penyelenggaraan birokrasi pemerintahan yang bersih terbebas dari penilaian negatif dari masyarakat.

Wahyu Mulya Wibowo; Wahidin, Wahidin; Muhammad Taufiq; Wahudin Diantoro

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Perkembangan teknologi di zaman sekarang yang sudah banyak menggunakan digitalisasi dapat membuat kemajuan pada banyak aspek terutama pada ketersediaan software gambar teknik yang dapat mendukung kegiatan pembuatan peta dan denah situasi. Aplikasi AutoCAD merupakan sebuah program yang biasa digunakan untuk tujuan tertentu dalam menggambar dan merancang dengan bantuan komputer dalam pembentukan model serta ukuran dua dan tiga dimensi atau lebih dikenali sebagai Computer Aided Drafting and Design Program (CAD). Selain adanya aplikasi untuk mempermudah pembuatan peta dan denah situasi ada juga yang namanya pemetaan yang merupakan suatu cara yang digunakan untuk mengenali kembali kondisi ruang yang sebenarnya dari suatu wilayah dan mendokumentasikan potensi sumber dayanya. Populasi pada kegiatan ini adalah perangkat desa dan pemuda karang taruna. Manfaat dari adanya pengabdian masyarakat yaitu melalui sosialisasi pembuatan peta atau denah situasi menggunakan AutoCAD. Hal ini sebagai bahan masukan bagi kantor balai desa untuk melakukan kerja sama dengan melibatkan masyarakat desa dan membuat masyarakat lebih mengenal program digitalisasi seperti pengenalan pada aplikasi AutoCAD. Adapun faktor penghambat ketika merealisasikan kegiatan Sosialisasi ini antara lain sulitnya mengatur jadwal peserta untuk melaksanakan sosialisasi. Keterbatasan media penyampaian materi dan sebagian besar peserta pelatihan tidak menggunakan laptop yang support sofware aplikasi.  

Cici Ramita; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  bentuk komunikasi iman umat Katolik di Stasi St. Petrus Runggu Raya Paroki St. Petrus dan Paulus Ampah dalam menghidupi persekutuan. Studi ilmiah ini diharapkan dapat menjelaskan cara membangun komunikasi iman Gereja, baik tenaga pastoral, pengurus Gereja, maupun seluruh umat agar terwujud persekutuan yang kokoh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 10 orang berdasarkan jabatan dalam persekutuan, yaitu pastor paroki, pengurus Gereja, umat, dan orang muda. Proses penelitian melalui tiga tahap, yaitu pra- lapangan, pekerjaan lapangan, dan pasca lapangan. Hasil penelitian menyatakan bahwa persekutuan umat Katolik di Stasi Runggu Raya belum kokoh karena kurangnya kesadaran untuk membangun komunikasi iman. Indikator yang ditunjukkan adalah pengurus Gereja dan umat bersikap acuh tak acuh terhadap kepentingan Gereja, sedikit umat yang mau hadir dan terlibat dalam kegiatan persekutuan, lemahnya koordinasi antara petugas pastoral, sesama pengurus Gereja dan seluruh umat. Cara membentuk komunikasi iman umat Katolik di Stasi St. Petrus Runggu Raya agar terwujud persekutuan yang kokoh adalah melalui rapat koordinasi antara pengurus Gereja yang dibimbing oleh tenaga pastoral, membangun kerja sama antara pengurus dan seluruh umat, memiliki sikap terbuka dan kesadaran akan tanggung jawab setiap pribadi sebagai anggota persekutuan, saling melayani dan berpartisipasi dalam kegiatan menggereja.

Geofani Milthree Saragih

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menjelang akhir tahun 2019 yang lalu, muncul suatu peristilahan yang asing dikalangan teoritisi maupun praktisi hukum di Indonesia secara umum, yaitu Omnibus Law. Peristilahan tersebut mulai muncul sejak pidato yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam kesempatan pidato di sidang paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tanggal 20 Oktober 2021 dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024. Pada intinya, Presiden Jokowi mengajak kerja sama kepada DPR dalam rangka mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja dengan menggunakan metode Omnibus Law. Perkembangan dari penerapan penggunakan metode Omnibus Law ini menjadi polemik, karena tidak dikenal di dalam hukum positif Indonesia. Banyak desakan dari berbagai golongan untuk menolak pemberlakuan UU Cipta Kerja tersebut karena dianggap melanggar hak-hak asasi manusia. namun pada faktanya, undang-undang tersebut tetap berlaku. Beberapa waktu yang lalu, UU Cipta Kerja telah diputus inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVII/2020. Yang pada intinya putusan Mahkamah Konstitusi tersebut mengarahkan agar pemerintah memperbaiki UU Cipta Kerja selama dua tahun kedepan, dan akan otomatis tidak berlaku apabila dalam jangka waktu dua tahun tidak ada perubahan. Peneliti akan menganalisis, bagaimana paradigma yang digunakan oleh pemerintah dikaitkan dengan teori Jhon Austin yaitu positif analitis (analytical jurisprudence).

Kaligis, Gideon Bartolomeus; Yulianto, Sri

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Kinerja pegawai menjadi rangkuman dalam hal kualitas, kuantitas, jam kerja dan juga kerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan oleh instansi atau perusahaan, namun dalam Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara belum adanya metode untuk menentukan pengelompokkan kinerja pegawai. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan adanya pengelompokan kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara, sehingga bisa menentukan kinerja pegawai yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini dengan melakukan perbandingan metode-metode clustering untuk mendapatkan metode yang lebih baik dalam pengelompokkan cluster terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Metode pengelompokkan data kinerja pegawai yang dibuat menggunakan metode clustering k-means, k-medoids, x-means dengan menggunakan lima atribut, yaitu: orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, dan kerjasama, kemudian diolah dengan bantuan rapidminer, sehingga membagi data menjadi dua cluster yang dikategorikan sebagai nilai tinggi dan rendah. Pada tahap berikutnya mencari nilai davies bouldin index memakai bantuan rapidminer pada setiap metode yang dipakai untuk melakukan perbandingan serta menentukan metode yang lebih optimal dalam clustering. Hasil nilai yang diperoleh dari metode davies bouldin index di setiap algoritma, yaitu: k-means sebesar -0.377, k-medoids sebesar -0.930, dan x-means sebesar -0.497, maka algoritma terbaik untuk pengelompokkan data kinerja pegawai dalam penelitian ini adalah algoritma k-means, karena memiliki nilai DBI yang terkecil.