Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 121-140 of 207

Analytics

Kamaluddin Kamaluddin; Muhammad Taufiq; Haeril Haeril

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Bima dalam menanggulangi kemiskinan masyarakat pesisir. Pemilihan daerah pesisir sebagai obyek dari pengentasan kemiskinan adalah karena karakteristik lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya yang unik dengan sumber daya alam yang melimpah namun masih banyak masyarakat pesisir yang hidup serba kekurangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini berada di Dinas Pariwisata, Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial Kabupaten Bima, lokasi tersebut sangat strategis dalam melihat studi kasus dan permasalahan yang terjadi. Subyek penelitian ini dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data terdiri atas observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menjawab berbagai permasalahan di dalam pengentasan kemiskinan nampaknya tidak bisa hanya menggunakan pendekatan satu solusi. Begitu juga untuk kemiskinan masyarakat pesisir di Kabupaten Bima yang memiliki kehidupan kompleks baik secara struktural, kultural maupun natural. Pendekatan secara struktural yaitu lebih ke arah teknis, di mana penyediaan sarana prasarana serta alat produksi yang mendukung dan memperlancar kegiatan produksi masyarakat pesisir. Kemudian pendekatan yang dilakukan secara kultural yaitu memberikan pengetahuan, informasi dan ketrampilan kepada masyarakat pesisir agar terbuka wawasannya sehingga bisa meningkatkan kualitas diri dan lebih berdaya. Selain itu juga perlunya pengembangan kelembagaan dalam bentuk misalnya kelompok nelayan secara permanen sebagai sarana untuk saling berbagi pengalaman, informasi, kerjasama dalam berlayar hingga proses produksi. Yang terakhir pendekatan pengentasan kemiskinan disebabkan karena natural yang terkait dengan alam akibat gangguan iklim dan cuaca dapat di atasi dengan memberikan alternatif-alternatif pekerjaan yang dapat dilakukan selama musim tidak dapat diandalkan untuk berlayar.

Burhan Sesa; Kodrat R

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

           Salah satu strategi percepatan dan pemerataan  pembangunan sebagaimana yang tertuang dalam Nawacita ketiga, ditekankan  membangun Indonesia yang dimulai dari Pingggiran Desa untuk  memperkuat daerah 3 T (Terluar, Tertinggal dan Terdepan) dalam memperkuat bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembangunan infrastruktur desa merupakan aktivitas kegiatan pembangunan yang dilaksanakan ditingkat desa, yang meliputi beberapa aspek yang menunjang percepatan proses kehidupan masyarakat harmonis yang dilaksanakan secara terpadu dengan mengembangkan swadaya gotong royong masyarakat. Pembiayaan Alokasi Dana Desa, melaui pendekatan kearifan local, dalam mendukung percepatan seperti pembangunan jalan tani, embung desa, irigasi desa, sanitasi, jalan desa  dll. Ketersediaan dan akses pemanfaatan terhadap sarana prasarana Infrastruktur perdesaan yang masih sangat terbatas dan ditambah masih rendahnya kualitas tingkat pelayanan yang dapat dinikmati seperti jalan, irigasi, listrik, air minum, telematika, fasilitas pendidikan, kesehatan, Desa sebagai ujung tombak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  diberikan kewenangan dan sumber dana yang memadai agar dapat mengelola potensi yang dimilikinya guna meningkatkan pendapatan  dan kesejahtaraan masyarakat.                         Pembangunan Infrastuktur khususnya jalan, jembatan, merupakan wadah transformasi  layanan public untuk mengakselerasi dan  memudahkan kelancaran arus barang dan jasa, membuka lapangan usaha dan lapangan kerja  seta membuka kesempatan /peluang masyarakat yang berdomisili dilembah pegunungan nan jauh dari akses jalan .untuk mengangkut dan memasarkan hasil produksi pertanian, perkebunan, hanya  menggunakan transportasi seadanya, seperti sepeda, dan  motor (ojek) untuk angkutan pedesaan berupa pete pete /roda empat belum seluruhnya tersedia/ terjangkau, sarana jalan dapat dilalui karena kondisi berlubang dan berlumpur.                Pembangunan Infrastruktur merupakan katalisator dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pengelolaan sumberdaya sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang dibutuhkan untuk dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan dasar manusia baik itu kebutuhan sosial maupun kebutuhan ekonomi.

Riska Salsabilla Putri; Christian Wiradendi Wolor; Maulana Amirul Adha

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai pengelolaan sarana prasarana kantor pada salah satu perusahaan. Pengelolaan sarana dan prasarana kantor perlu dilakukan dengan baik dan berkala agar peralatan, perlengkapan, dan ruang kantor tetap dalam keadaan baik dan siap pakai sehingga kegiatan bekerja dapat berjalan dengan lancar. Penelitian ini menunjukkan permasalahan yang terjadi seperti peralatan dan perlengkapan kantor yang tidak disimpan dan dirawat dengan baik serta tidak dilakukan pengecekan secara berkala. Terlebih lagi, ruang penyimpanan peralatan kantor kurang terawat dan minim penerangan serta terdapat kebocoran pada ruang arsip. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan literatur terdahulu.

Fauzia Nasution; Asamida Asamida; Ivo Liza Miranda; Robiyatul Adawiyah; Andini Darmayanti Purba

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Riset ini dilaksanakan“ di MAN 2 Model Medan dengan memakai analisis hasil observasi dengan fasilitas serta prasarana lemabaga satuan pedidikan bersumber pada Permendiknas. Tujuan riset ini melakukan observasi serta analisis dalam program layanan tutorial konseling yang diberikan guru Tutorial Konseling cocok dengan kebutuhan sekolah dengan penindakan permasalahan sebagian antara lain melakukan tutorial, membuat statment individu, membuat statment orang, siswa serta mediasi. Penilaian yang dicoba dilaksanakan tiap 2 pekan sekali, namun pengawasan dilaksanakan tiap hari biar hasilnya lebih optimal. Penilaian yang dicoba yakni dengan membuat angket berbentuk persoalan buat siswa, Dalam program layanan tutorial konseling yang diberikan guru Tutorial Konseling cocok dengan kebutuhan sekolah dengan penindakan permasalahan sebagian antara lain melakukan tutorial, membuat statment individu, membuat statment orang, siswa serta mediasi. Guru BK di MAN 2 MODEL MEDAN memakai RPL buat jadi panduan dalam” melakukan program layanan.

Neni Lusianah; Ade Irma Purnamasari; Bani Nurhakim

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Akomodasi merupakan orientasi sosial yang bermakna keutuhan sosial demi menjauhi serta mendamaikan kegentingan, pertikaian yang saling berkaitan. Seumpama bentuk kegiatan akomodasi yang bermanfaat mempersiapkan perlengkapan guna melengkapi keperluan. provinsi jawa barat terdapat tempat wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan nusantara dan mancanegara oleh sebab itu pengunjung menggunakan fasilitas akomodasi yang tersedia di setiap daerah, wisatawan nusantara ramai menginap di villa sedangkan wisatawan mancanegara lebih memilih hotel berbintang. Penelitian ini memfokuskan bagaimana pengelompokan wisatawan daerah wisata akomodasi dan jenis wisatawan terbanyak yang ramai berkunjung menggunakan algoritma k-means, analisis ini memakai metode Knowledge Discovery in Database (KDD). Teknik pengumpulan data atau pengumpulan data bersumber dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Dengan tujuan kiranya menjadi pengetahuan untuk wisatawan serta mampu mempublikasikan wisata di media sosial dan diharapkan akan lebih meningkat jumlah wisatawan yang berkunjung dan meningkatnya pembangunan sarana dan prasarana di setiap daerah akomodas.Hasil dari penelitian ini bahwa daerah akomodasi yang ramai dikunjungi adalah Kota Bandung dengan jenis wisatawan yang datang yaitu pengunjung  dalam negeri (Nusantara).

Putri Yuliana; Muh Riswandi Palawa

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah dinilai sangat mendukung untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Dapat dibuktikan UMKM menjadi salah satu program pemerintah yang memperkokoh perekonomian. UMKM Zahra merupakan usaha mikro kecil menengah yang menawarkan produk berupa keripik pisang, terletak di Desa Kotarindau kecamatan Dolo kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisa dan mengidentifikasi masalah serta memberikan solusi atas apa yang dihadapi pada UMKM Zahra kemudian menyusun strategi dalam pengembangan pemasaran UMKM keripik Zahra, sebagai salah satu sektor unggulan dalam membantu peningkatan perekonomian UMKM Zahra. Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian menganalisis berdasarkan SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari UMKM Zahra. Hasil penelitian ini mengetahui bahwa terdapat permasalahan pada UMKM Zahra Desa Kotarindau seperti minimnya promosi dari UMKM Zahra serta tidak adanya pemasaran pada sosial media berupa marketplace facebook dan instagram pada UMKM tersebut sehingga pengembangan pemasarannya belum terlaksana dengan baik. Sedangkan solusi yang tepat yaitu dengan menggunakan strategi WO strategi yang memanfaatkan peluang dengan mengurangi kelemahan yang ada. Kegiatan MBKM ini menghasilkan pemasaran door to door, pemasaran melalui maerketplace facebook dan akun Instagram, logo serta pembaharuan sarana dan prasarana UMKM Zahra.  

Daud Agripa Lamma; Nofrida Banik; Melki PulingTang

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

penelitian tugas di kecamatan lembur. Menanamkan konsp dasar penjumlahan dan pengurangan pecahandi kelas 4 siswa SD INPRES Alemba dilaksanakan dengan tujun untuk mengetahui sejau mana pengetahuan siswa tentang pecahan, apakah penyebutnya sama atau penyebutnya berbeda. Kegiatan ini menawarkan penanamn konsep dasar perkalian sebgai acuan dalam memahami pecahan. Dalam tugas ini ditemukan adanya peningkatan pemahaman matematika siswa kususnya pecahan pada pecahan sederhana, sedangkan pada pecahan yang penyebutnya tida sama perlu ditekankan pada siswa untuk belajar lebih giat. Faktor penyebap kesulitan dalam menyelesaikan pecahan berdasarkan hasil wawancara dengan walikelas 4 secara umum meliputi minat dan motifasi, faktor guru, faktor lingkungan, sarana prasarana, dan perluhnya kedisiplinan dalam kegiatan belajar mengajar, sebagian siswa 4 SD INPRES Alemba masih kesulitan dalam menghafl perkalian 1-10. Hal ini menyulitkan siswa. Hal ini menyulikan mereka pada bagian menyamakan pecahan dan penyebut berbeda. Peneliti menawarkan guru dalam bidang studi yang mereka butuhkan perkuat dasar-dasar sebelumnya membhas materi pecahan. PKM penanaman konsep dasar penjumlahan dan pengurangan pecahan pada siswa-siswi kelas 4   SD INPRES Alemba dilakukan dengan tujuan mencaritahu sejauh mana pengetahuan  siswa-siswi terhadap materi pecahan baik yang penyebutnya sama atau pun yang penyebutnya berbeda. Kegiatan ini menawarkan penanaman konsep dasar perkalian sebagai acuan dalam memahami pecahan. Dalam tugas ini didapati bahwa ada peningkatan pemahaman siswa-sisw iterhadap materi matematika khususnya pecahan dalam pecahan sederhana sementara dalam pecahan yang penyebutnya tidak  sama  perlu dilakukan penekanan kepada siswa-siswi untuk lebih giat belajar lagi. Faktor penyebab kesulitan dalam menyelesaikan soal pecahan sederhana berdasarkan hasil wawancara dengan guru wali kelas IV secara umum meliputi minat dan motivasi, faktor guru, faktor lingkungan, faktor sarana prasarana,  dan perlu adanya kedisiplinan pada saat kegiatan belajar mengajar. Para siswa-siswi kelas IV SD INPRES Alemba sebagian masih sulit menghafal perkalian dari 1 sampai perkalian 10.Hal ini menyulitkan siswa-siswi. Hal ini membuat merekasulit pada bagian menyamakan ‘ pecahan yang penyebutnya berbeda’ Peneliti menawarkan ke guru bidang studi agar perlu adanya penguatan  dasar perkalian sebelum membahas materi pecahan.

Dian Ambarisiwi; Slamet Riyono; Rahmat Purwanto

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan dan implikasi yang dihasilkan terkait penerapan reformasi birokrasi kinerja pelayanan publik pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang.  Reformasi  birokrasi  diharapkan  dapat  menjadi  mementum  untuk menuju birokrasi yang baik dengan cara memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat, dengan meningkatkan sarana dan prasaran serta kualitas sumber daya manusia. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang berkomitmen untuk mengoptimalkan layanan publik yang terkait dengan tugas dan fungsi yang diemban yaitu dalam pelayanan penerbitan Dokumen Perjalanan Republik Indonesia, pelayanan Izin Tinggal bagi WNA dan pengawasan serta penindakan Keimigrasian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa reformasi birokrasi yang diimplementasikan pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang telah berjalan dengan baik. Hal ini terlihat pada reformasi pelayanan publik yang dilakukan yaitu peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana, disamping itu pula juga dilaksanakan pembinaan pola pikir dan pola perilaku pada sektor sumber daya manusia agar berorientasi pada optimalisasi pelayanan publik sehingga hal tersebut memberikan implikasi positif pada pelayanan kepada masyarakat sebagaimana yang diamanatkan dalam core values Kementerian Hukum dan HAM yaitu untuk menjadi birokrasi kelas dunia.

Amalina Farhana; Ahmad Saifudin Mutaqi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pembangunan desa adalah upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar, mengembangkan sarana dan prasarana desa, mengembangkan potensi ekonomi desa, dan mengentaskan kemiskinan dengan memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan hidup secara berkelanjutan. Desa Wukirsari merupakan desa yang terletak di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Fokus Pemerintah Desa Wukirsari, di mana strategi pembangunan lebih diarahkan pada infrastruktur dan pembangunan ekonomi di sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan UMKM untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode studi literatur untuk mencari hasil penelitian terdahulu melalui jurnal padamedia elektronik. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan dan menganalisis sektor-sektor ekonomi potensial sebagai dan penunjang pertumbuhan ekonomi Desa Wukirsari. Peningkatan ekonomi di desa wukirsari tidak terlapas dari peran pemerintah daerah, pendirian koperasi dan promosi menjadi prioritas utama guna meningkatkan perekonomian masyarakat di desa wukirsari yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Untuk sektor pertanian, peternakan dan perikanan dibutuhkan pemasaran yang luas guna meningkatkan harga jual komoditas. Untuk sektor wisata, desa wukirsari memiliki wisata alam yang cukup baik sehingga dibutuhkan peran pemerintah berupa pengenalan dan pemasaran ke daerah-daerah lain.

Afrine, Afrine; Qosim, Achmad; Libriyanti, Yuyun

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan kebutuhan yang diperlukan suatu organisasi untuk mencapai efektifitas dan efisiensi kerja khususnya dalam era perkembangan teknologi modern saat ini. Pengelolaan SIM yang tepat merupakan salah satu hal penting dalam mempertahankan bahkan mengembangkan sebuah lembaga pendidikan. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian di MI Insan Mulia Badung Bali yang memiliki siswa yang prestasi belajarnya cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan informasi di MI Insan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020, dan implementasi dalam pelayanan pendidikan di MI Insan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Implementasi SIM dalam meningkatkan pelayanan pendidikan di MI Insan Mulia Badung Bali telah terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: 1) Pelaksanaan SIM di MI Insan Mulia telah berjalan sesuai dengan pedoman yang ada, 2) Pelayanan pendidikan di MI Inan Mulia mempunya dua bentuk pelayanan yaitu pelayanan pokok (layanan kurikulum, layanan kesiswaan, layanan humas, layanan sarana prasarana) dan pelayanan bantu (layanan perpustakaan, layanan informasi, layanan Kesehatan dan keamanan), 3) Impelentasi SIM di MI Insan Mulia sudah berjalan dengan baik dan mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh kementrian agama, sehingga dapat meningkatkan pelayanan pendidikan.

Milhaq, M.; Qosim, Ahmad; Ismail, Syarof Nursyah

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Dalam setiap lembaga pendidikan, diperlukan sebuah manajemen yang memprioritaskan pendidikan karakter siswa, manajemen tersebut bisa dilakukan di luar jam sekolah. Sebagaimana di SMK Bina Madina Denpasar, mempraktekkan manajemen ekstrakurikuler seni Islami yang bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai karakter siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa melalui manajemen ekstrakurikuler seni Islami di SMK Bina Madina Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020, 2) Apa faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa melalui manajemen ekstrakurikuler seni Islami di SMK Bina Madina Denpasar tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Narasumber dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, guru agama, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan: 1) Pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa dilakukan dengan praktik pengajian, diskusi sesama anggota, wejangan/nasehat. Terkonsep dalam tiga pilar; Moral Knowing, Moral Loving, dan Moral Doing. 2) Faktor pendukung pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa adalah, peran aktif para pendidik dan didukung oleh kepala sekolah, serta sarana prasarana yang memadai. 2) faktor penghambatnya adalah, siswa tidak istikamah dalam menerapkan akhlak mulia, kemampuan siswa terbatas, waktu yang kurang tepat, dan jarak sekolah dengan rumah siswa terbilang jauh.

Syauqi, Mochammad; Novena, Novena; Imam, Imam

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Penerapan manajemen dalam meningkatkan kualitas pendidik di madrasah merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi pendidik agar bisa meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Penelitian ini diselenggarakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Azhar Kuta-Badung Tahun Pelajaran 2020/2021. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui Penerapan Manajemen Berbasis Madrasah di MI Al Azhar Kuta tahun pelajaran 2020/2021, 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam Penerapan Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) di MI Al Azhar Kuta tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan latar belakang MI Al-Azhar Kuta-Badung. Pengumpulan data informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru-guru. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) Proses penerapan manajemen berbasis madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Al-Azhar Kuta Badung, yang memberikan keleluasaan kepada madrasah dan masyarakat untuk memanfaatkan sumber-sumber pendidikan dalam kegiatan proses pembelajaran di madrasah, terlaksana berdasarkan program-program yang ditetapkan, dengan melibatkan semua komponen yang mempunyai kepentingan, 2) Faktor pendukung ialah faktor internal yang terdiri dari kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik, fasilitas sarana dan prasarana pendidikan dan faktor eksternal yang terdiri dari lingkungan madrasah, orang tua peserta didik, komite sekolah/madrasah, masyarakat, dunia usaha dan pemerintah. Kedua faktor tersebut dapat menunjang pelaksanaan penerapan Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) di MI Al-Azhar Kuta Badung apabila dikoordinasikan dengan baik, dan dapat pula menjadi penghambat apabila tidak terakomodir dengan baik.

Sihabuddin; Khoirul Muttaqin; Meli Syafitri

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

SDN 3 Metro adalah lembaga pendidikan formal di kota Metro yang menjadi lokasi pada penelitian yang berokus pada penerapan metode demonstrasi pada gerak Tari Bunggong Jeumpa. Penelitian ini mengakomodir dua temuan utama. Pertama, bahwa metode demonstrasi pada pembelajaran Tari Bungong Jeumpa dapat menumbuhkan keterampilan siswa. Hal ini tidak terlepas dari peran pendidik  yang terus memberikan motivasi dan pujian sehingga berdampak pada siswa yang semakin semangat untuk mengikuti peroses pembelajaran. Kedua, terdapat faktor-faktor pendukung dan penghambat pada proses pembelajaran Tari Bungong Jeumpa melalui metode demonstrasi yakni, faktor guru, siswa, sarana prasarana dan lingkungan.

Hidayati Nur Qolbi; Khairul Amri

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Pemerintah Provinsi Riau membuat Peraturan Gubernur Riau mengenai bantuan keuangan khusus yang diberikan kepada suatu instansi atau lembaga tertentu untuk percepatan pertumbuhan ekonomi. Salah satu lembaga yang dapat memperkuat percepatan pertumbuhan ekonomi yaitu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas bantuan keuangan khusus pada Badan Usaha Milik Desa Bina Karya Desa Muara bahan dan faktor-faktor pada Badan Usaha Milik Desa di Desa Muara Bahan Kecamatan Singingi Hilir. Terdapat fenomena yang terjadi yaitu pertama rendahnya kemampuan memahami dan menjalankan program bantuan keuangan untuk kemajuan badan usaha milik desa, kedua badan usaha milik desa bina karya satu-satunya badan usaha milik desa berkembang di kecamatan singingi hilir. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu Budiani dalam Khadafi dan Mutiarin (2017) dengan beberapa variabel pengukuran efektivitas dapat dilihat dari ketetapan sasaran, sosialisasi program, pencapaian tujuan program, serta pemantauan program. Penelitian ini menggunakan metode  penelitian deskriptif kualitatif,teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Riau dapat meningkatkan pendapatan asli desa serta memajukan Badan Usaha Milik Desa, kedua faktor pendukung efektifnya yaitu peran pemerintah desa, partisipasi masyarakat dan sarana prasarana.    

Tika Riyanto; Dadang Mashur

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Salah satu upaya pemanfaatan sumber daya lokal yang ada di Desa Rantau Langsat yang optimal adalah dengan mengembangkan pariwisata dengan konsep ekowisata dalam hal ini wisata yang dilakukan memiliki bagian yang tidak terpisa kan dengan upaya – upaya konservasi, pemberdayaan ekonomi local dan mendorong rasa peduli yang lebih tinggi terhadap kultur atau budaya. Hal tersebut yang mendasari perbedaan antara konsep ekowisata dengan model wisata konvensional yang telah ada sebelumnya. Tujuan diadakannya penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana strategi pengembangan yang dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Indargiri Hulu dalam mengembangkan ekowisata di Desa Rantau Langsat dan factor – factor apa saja yang mempengaruhi strategi pengembangan yang dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Indargiri Hulu dalam mengembangkan ekowisata di Desa Rantau Langsat. Penelitian ini berlokasi di Desa Rantau Langsat dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data nya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu membuktikan bahwa dalam mengembangan ekowisata di Desa Rantau Langsat masih memiliki banyak kendala, serta factor penghambat dalam mengembangkan ekowisata yaitu sumber daya (anggaran), sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta partisipasi masyarakat.  

Erwin Simon Paulus Olak Wuwur

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan program nasional dari pemerintah dengan tujuan untuk pemetaan mutu pendidikan sekolah dasar dan menengah yang ada di seluruh Indonesia. Dengan adanya perubahan ini banyak guru dan siswa membutuhkan waktu untuk penyesuaian dengan menggunakan metode baru yakni menggunakan komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapan guru dan siswa dalam menghadapi Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di daerah 3T. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah siswa dan guru tingkat gugus yang terdiri dari empat sekolah di daerah yang tergolong 3T. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesiapan asesemen nasional berbasis computer (ANBK) di daerah 3T ialah bahwa belum sepenuhnya siap. Hal itu terlihat dari 1), guru sebagai pendamping belum siap karena sebagaian guru tidak mampu mengoperasikan computer, 2) kesiapan mental siswa dalam mengikuti ANBK karena hal baru berhadapan dengan komupter, 3) keterbatasan sarana dan prasarana computer sebagai penunjang terlaksananya ANBK.

Novarianti Ramadhani; Zaifatur Ridha

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan penelitian menujukkan bahwa sarana pendidikan. Skripsi ini membahas tentang upaya orang tua dalam pembinaan ibadah shalat lima waktu pada siswa kelas VIII MTs Negeri 3 Langkat. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif . Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan proses pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data dan penyajian kesimpulan. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan pembinaan ibadah shalat lima waktu pada siswa di MTs Negeri 3 Langkat dilakukan secara berjamaah dan terabsensi, dengan maksud dan tujuan agar supaya siswa bisa melatih untuk melaksanakan kewajiban dan dapat menambahkan sifat sadar diri bahwa shalat adalah kebutuhan dirinya. Upaya yang dilakukan adalah pertama, pembinaan generasi (pembinaan kelas atas), kedua, mengadakan absensi setiap waktu shalat, ketiga, menerapkan sangsi hukuman bagi yang tidak shalat berjamaah, keempat, melengkapi sarana dan prasarana

Muzaro’ah

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Setiap guru memiliki kesulitan dan pengalaman mengajar  yang berbeda-beda. Untuk  meningkatkan pemahaman  metode belajar mengajar dan dalam mengatasi kesulitan belajar mengajar, maka dibutuhkan program yang dapat mendukung pengembangan kemampuan guru. Penelitian best practice merupakan salah satu proses pembelajaran bagi para pendidik untuk meningkatkan kualitas diri. Sebab menjadi seorang guru bukanlah akhir dari proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan, menginformasikan, meyakinkan, dan menyampaikan kepada pembaca mengenai sesuatu informasi  berbagi best practice baik berupa fakta, pendapat,  pengalaman , dan peristiwa/cerita. Sasaran pada penelitian ini adalah guru SD Gugus  Ayodya Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Kegiatan penelitian ini  menggunakan metode  deskriptif kualitatif dengan intrumen penelitian berupa angket dan wawancara. Tahapan penelitian ini meliputi: pengumpulan data, Reduksi dan kategorisasi data, Penampilan data, dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisa dari instrument dihasilkan data bahwa motivasi dan keberhasilan guru dalam  kemampuan berbagi best practice sangat rendah. Jumlah  guru yang menjadi sasaran penelitian  keseluruhan berjumlah 37 orang. Guru yang pernah mengikuti pelatihan dalam  berbagi best practice di prosentasikan  hanya  5,4 % dan keberhasilan dalam menulis  karya sebagai laporan berbagi best practice berada pada angka 0 %. Kondisi ini terjadi karena   masih kurangnya  ilmu pengetahuan tentang pelaksanaan  berbagi best practice dan cara menulis laporan sebagai karya publikasi,  sarana dan prasarana yang belum memadai , waktu dan modal yang kurang mendukung. Hasil penelitian ini diharapkan berguna sebagai analisa awal kebutuhan pengembangan kompetensi guru, sehingga menciptakan guru-guru yang  kreatif , inovatif dan  dan produktif dalam  menciptakan  suasana  edukatif . dan dapat di rasakan kebermanfaatannya oleh dirinya sendiri maupun orang- orang yang ada di sekitarnya.

Wardoyo Wardoyo; Irvan Iswandi; Kartini Kartini

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pendidikan merupakan sarana utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sekolah sebagai lembaga pendidikan yang dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas atau mutu suatu sekolah. Orang tua semakin dituntut untuk memiliki animo dan strategi khusus dalam memilih sekolah bagi masa depan anak-anaknya. Sekarang ini begitu banyak orang tua yang termotivasi untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah berbasis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar animo dan faktor-faktor yang mempengaruhi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlotur Rijal Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa animo orang tua sangat tinggi untuk menyekolahkan anak di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlotur Rijal Kroya Indramayu. Hal ini karena; 1) Ingin anaknya memiliki pengetahuan agama, 2) MI Nahdlotur Rijal memiliki kualitas KBM yang baik. 3) Lokasi madrasah dekat tempat tinggal. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi diantaranya; 1) Animo masyarakat Desa Kroya, 2) Latar belakang pendidikan orangtua dan anak, 3) Lingkunga keluarga dan masyarakat Desa Kroya, 4) Sarana dan prasarana MI Nahdlotur Rijal.

Lina Anisa Putri; Jasmienti Jasmienti; Alimir Alimir; Darul Ilmi

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Latar belakang penelitian ini adalah kondisi kecerdasan spiritual siswa yang masih jauh dari nilai-nilai keislaman. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya peserta didik yang lalai dalam shalat dan sering mengundurkan waktu shalat, siswa yang tidak ikut serta dalam pelaksanaan shalat zhuhur berjamaah, siswa yang kurang pandai dalam baca tulis al-qur’an, siswa yang masih banyak berbicara kasar sesama teman serta siswa yang tidak amanah dalam menjalankan tugas yang diberikan kepada siswa. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskritif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan observasi langsung ke sekolah dengan cara melihat kreativitas guru Pendidikan Agama Islam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di kelas VII, wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam, Wakil Kurikulum dan Siswa kelas VII serta dokumentasi seperti RPP dan Absebsi Shalat Dhuha dan Shalat Zhuhur siswa kelas VII. Adapun analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data, kemudian melakukan penyeleksian kembali terhadap data yang ada, kemudian melakukan display data, verifikasi data dan mengklarifikasikan data yang telah didapat. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kreativitas yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam memiliki rasa ingin tahu terhadap siswa, mengajukan pertanyaan berbobot, memberikan gagasan dan usulan terhadap suatu masalah, mempunyai daya imajinasi, dan mengembangkan atau merinci suatu gagasan. Selain itu ditemukan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa, faktor penghambat yaitu siswa yang cepat terpengaruh terhadap lingkungan tempat bergaul dan juga kebiasaan siswa atau lingkungan sekitar. Faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa yaitu pihak keluarga, pihak sekolah, serta adanya sarana dan prasarana dan respon siswa yang begitu baik.