Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 121-140 of 5,134

Analytics

Sitti Hadra; Nabila Nabila; Dewi Suci; Firta Dewi; Ketrin Rinayanti Manullang

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Jaringan 5G, sebagai generasi kelima teknologi seluler, menyediakan kecepatan internet ultratinggi, latensi minimal, dan konektivitas superior dibandingkan pendahulunya. Penelitian ini bertujuan mengkaji evolusi, manfaat, serta hambatan implementasi 5G dalam berbagai domain kehidupan. Pendekatan metodologis yang diterapkan adalah studi pustaka (Library Research) dengan pengumpulan data dari literatur primer seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel peer-reviewed. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa 5G menghasilkan dampak transformasional positif pada pendidikan (VRlearning), kesehatan (telesurgery), industri (Industry4.0), transportasi (V2X), dan smart city ecosystems. Meski demikian, deployasi 5G terkendala oleh biaya infrastruktur masif, keterbatasan device ecosystem, serta vulnerabilitas keamanan siber. Rekomendasi: Diperlukan integrasi advanced security frameworks dan dukungan infrastruktur policy-driven untuk optimalisasi adopsi dan sustainability jaringan 5G.

Lay, Sergius; Waruwu, Clara Cici Ceriawati; Sihite, Dominkus Wardoyo; Baeha, Widia; Waruwu, Elvin Paska Juang +2 more

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2026 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini mengkaji makna kematian dan kehidupan kekal dalam iman Katolik berdasarkan perspektif teologi eskatologi dan Kristologi sesuai dengan ajaran dogma Gereja Katolik. Tujuan penelitian adalah menjelaskan pemahaman kematian menurut ajaran resmi Gereja Katolik, sebagaimana tertuang dalam Katekismus Gereja Katolik, dokumen Konsili Vatikan II, dan ensiklik kepausan, serta relevansinya bagi kehidupan pastoral umat pada masa kini. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka yang bersifat teologis-normatif dengan sumber utama Kitab Suci, dokumen Magisterium, dan literatur teologi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam iman Katolik, kematian dipahami sebagai peralihan menuju kehidupan kekal bersama Allah, bukan akhir dari eksistensi manusia. Wafat dan kebangkitan Yesus Kristus menjadi fondasi dogmatis harapan keselamatan umat beriman. Ajaran tentang pengadilan khusus, api penyucian, surga, dan neraka merupakan bagian integral dari iman Katolik yang memiliki implikasi pastoral yang kuat: memberikan penguatan iman, harapan, dan penghiburan bagi umat dalam menghadapi penderitaan dan kematian. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pemahaman teologis yang benar tentang kematian dan kehidupan kekal perlu terus diwartakan agar umat mampu menghayati hidup dalam iman, harapan, dan kasih.

Veranti

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana membawa perubahan penting dalam sistem peradilan pidana Indonesia, khususnya pada mekanisme pembuktian dan kewenangan penyidikan. Perubahan tersebut juga berdampak terhadap profesi yang berkaitan erat dengan dokumen hukum, termasuk notaris sebagai pejabat umum yang berwenang membuat akta otentik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi pemberlakuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 terhadap tanggung jawab pidana notaris dalam pembuatan akta otentik. Permasalahan yang dikaji meliputi bagaimana KUHAP Baru memengaruhi kedudukan notaris dalam proses pidana serta bagaimana pertanggungjawaban pidana notaris diterapkan terhadap akta otentik yang bermasalah. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui penafsiran hukum dan penalaran sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tidak membentuk delik baru bagi notaris, melainkan memperluas instrumen acara pidana melalui pengakuan informasi elektronik, dokumen elektronik, perluasan definisi saksi, dan mekanisme penyitaan modern. Akibatnya, notaris berpotensi lebih sering terlibat dalam proses penyidikan dan pembuktian pidana. Namun demikian, tanggung jawab pidana notaris tetap didasarkan pada terpenuhinya unsur tindak pidana dan kesalahan pribadi, bukan semata-mata karena akta otentik yang dibuat menjadi sengketa. Penelitian ini menawarkan model pengaturan yang seimbang antara akuntabilitas pidana, kepastian hukum, kerahasiaan jabatan, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kenotariatan.

Adfan Majdi, Muhammad; Puspıta Bhakti, Nabila Hani; Azzahra Zakiya, Lyontin Azka; Muliono Redjosar, Slamet

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini membahas program UKPI Pengajaran yang dilaksanakan oleh UKPI UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, dampak, dan luaran dari program UKPI Pengajaran terhadap mahasiswa maupun siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program UKPI Pengajaran memberikan dampak positif terhadap siswa dalam meningkatkan motivasi, semangat belajar, kedisiplinan, serta keaktifan selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, program ini juga memberikan pengalaman dan wawasan kepada mahasiswa dalam bidang komunikasi, pengajaran, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Kehadiran siswa dalam kegiatan pengajaran mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa. Program UKPI Pengajaran merupakan bentuk implementasi pengabdian masyarakat yang tidak hanya membantu proses pendidikan di sekolah, tetapi juga mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan karakter siswa maupun siswa secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat lingkungan.

Selvia Junita Praja

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Decentralisation and democracy are two interrelated concepts in governance reform, particularly in improving the effectiveness of regional development. Decentralisation is often seen as an instrument to strengthen democracy by bringing the decision-making process closer to the people. This study aims to analyse the trend of research publications on decentralisation in Indonesia using a bibliometric analysis approach. The articles used in this study were obtained from Scopus data. From 472 articles found in the scopus database between 1999 and 2025. The selected articles were then managed using biblioshiny and Vosviewer software. The results show that publications related to decentralisation have fluctuated over the last 27 years. The article with the most citations entitled Decentralisation and Democracy in Indonesia: A Critique of Neo-Institutionalist Perspectives has 213 citations. Meanwhile, the highest affiliation shows that the University of Indonesia is the institution with a total of 25 publications. The mapping of articles based on the relationship between keywords (co-occurance) is formed into 8 clusters, each cluster describes topics that are often discussed in decentralisation-related literature such as Indonesia, decentralization, democracy, local government, governance approach, election, Asia and southeast Asia.

Anuz, Amany Ges; Mahmudiono, Trias

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study examines changes in nutritional knowledge, dietary patterns, nutrient intake, and food acculturation among first-year migrant and non-migrant students. A 5 months prospective cohort design was employed involving 32 students from the Faculty of Public Health, Universitas Airlangga. Students were randomly divided equally into migrant and non-migrant groups. Data were collected using questionnaires, food frequency questionnaires, 3×24-hour food recall, and analyzed using descriptive and inferential statistics. The findings indicated no significant differences or changes in nutritional knowledge between groups throughout the observation period (p > 0.05). However, dietary patterns varied, with migrant students showing increased consumption of practical and fast foods. Nutrient intake, particularly energy and protein, was initially lower among migrant students but improved significantly over time, reflecting adaptation to a new environment. Food acculturation was evident among migrant students, with a significant increase in scores during the study period (p = 0.007), indicating gradual adjustment to local eating habits. These results highlight the influence of environmental adaptation on students’ dietary behavior and emphasize the need for targeted nutrition interventions to promote healthy eating habits during the early university transition.

Sakdiah, Halimatus; Respati, Novita Weningtyas

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2026 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Penelitian ini menguji indikasi kecurangan pelaporan keuangan pada entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2024 dengan mengadopsi kerangka Fraud Heptagon. Target keuangan, frekuensi rapat komite audit, opini audit, masa jabatan serta rangkap jabatan direktur utama, pelatihan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), dan remunerasi dewan direksi digunakan sebagai proksi variabel penelitian. Melalui pendekatan kuantitatif asosiatif terhadap 45 sampel observasi dengan analisis regresi logistik, hasil empiris merepresentasikan bahwa seluruh variabel independen tersebut tidak memengaruhi kecurangan pelaporan keuangan. Temuan ini mengindikasikan adanya keterbatasan kapasitas eksplanatori model Heptagon ketika diterapkan pada konteks BUMN yang berkarakteristik kelembagaan, regulasi, dan pengelolaan publik yang spesifik. Hal ini menyebabkan hubungan kausal yang diasumsikan dalam konseptualisasi awal model tersebut tidak sepenuhnya terkonfirmasi secara empiris. Secara teoretis, hasil ini menekankan pentingnya memahami perilaku kecurangan secara kontekstual, sementara secara praktis, penelitian ini mendorong perlunya evaluasi terintegrasi antara indikator keuangan dan mekanisme tata kelola dalam upaya deteksi dini kecurangan pelaporan keuangan pada entitas negara.

Gulo, Didi Kristina; Olis Olis

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

 Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan pendidikan dasar anak usia dini antara 3-6 tahun berlandaskan pada Ulangan 6:6-9 di PAUD Kristen Agape Sentani.  Pendidikan anak usia dini merupakan tahap pendidikan yang sangat fundamental dalam membentuk dasar perkembangan kognitif, sosial-emosional, moral, dan spiritual anak. Penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengasuhan positif dan minimnya pembentukan nilai moral sejak usia dini dapat meningkatkan risiko munculnya perilaku menyimpang, kesulitan pengendalian emosi, serta masalah penyesuaian sosial pada masa remaja dan dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan pengumpulan data melalui penelusuran pustaka yang relevan. Penerapan prinsip nilai Ulangan 6:6-9 dalam pendidikan anak usia dini dilakukan dengan mengintegrasikan Firman Tuhan yang harus diajarkan berulang-ulang secara konsisten dalam seluruh aktivitas pembelajaran. Prinsip ulangan 6:6-9 menunjukkan bahwa pendidikan iman harus hadir dalam setiap rutinitas sehingga anak dapat mencerminkan iman dalam lingkungan sekolah yang menciptakan suasana kelas penuh kasih, aman, dan menyenangkan. Ketika prinsip-prinsip ini diimplementasikan secara konsisten melalui kurikulum, metode pembelajaran, lingkungan belajar, dan kemitraan dengan orang tua, PAUD Kristen Kasih Agape Sentani akan mampu mewujudkan visinya dalam membentuk generasi yang mengenal dan mengasihi Tuhan sejak usia dini.

Khotimah, Anis; Dian Setianingrum, Pramukti; Dwi Kusumaningrum, Istika; Kumalasari, Vita

jurnal ABDIMAS Indonesia 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang semakin meningkat, tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada remaja. Berdasarkan data Riskesdas (2018), Prevalensi DM berdasarkan pemeriksaan gula darah naik dari 6.9% menjadi 8.5%.Di Jawa Tengan, 64.709 dari 647.093 jiwa terdiagnosis DM pada 2022. Di Kecamatan Cawas, data Puskesmas Cawas I tahun 2024 menunjukkan terdapat 1.076 kasus DM. dan gejala pre-Diabetes mulai muncul pada kalangan remaja akibat gaya hidup konsumtif, kurangnya aktivitas fisik, serta pola makan yang tidak sehat. Tujuan: Agar siswa-siswi mengetahui tentang pentingnya pencegahan diabetes melitus sejak dini. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan. Sasaran : Siswa-siswi Kelas XII SMA negeri 1 Cawas Klaten. Hasil: Pada Siswa-siswi Kelas XII SMA Negeri 1 Cawas menunjukkan pengetahuan yang meningkat setelah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan dini diabetes melitus pada remaja. Terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi  kesehatan tentang pencegahan dini diabetes melitus pada remaja.

Sitinjak, Roslin Ratna Sari

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fondasi teologis pernikahan Kristen melalui lensa kovenan (covenant). Di tengah pergeseran paradigma pernikahan yang cenderung dipandang sebagai kontrak sosial yang rapuh, artikel ini menawarkan revitalisasi konsep Berit (Ibrani), Hesed (Ibrani), dan Agape (Yunani) sebagai pilar utama ketahanan keluarga. Menggunakan metode studi pustaka dan analisis leksikal, hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kovenan mentransformasi relasi suami istri dari sekadar koeksistensi menjadi persekutuan yang berorientasi pada penatalayanan (stewardship) iman.

Kristiawan, Ragil

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan menganalisis gema intertekstual antara Lukas 1:49 dan Kejadian 17:1, khususnya melalui penggunaan gelar ὁ δυνατός (ho dynatos) yang mengacu pada El-Shaddai. Kajian ini berargumen bahwa kemunculan kembali gelar ini bukanlah kebetulan, melainkan strategi teologis Lukas yang disengaja untuk menghubungkan kehamilan supranatural Maria dengan janji keturunan Abraham. Metode yang digunakan adalah analisis tekstual-kritikal, historis-semantik, dan intertekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gema ini beroperasi pada tiga tingkat: (1) menegaskan kontinuitas identitas Allah yang setia pada perjanjian-Nya; (2) membangun paralel naratif yang ketat antara kelahiran Ishak dan Yesus; serta (3) mentransformasikan makna Inkarnasi sebagai penggenapan definitif janji El-Shaddai. Implikasi teologisnya adalah bahwa Yesus dipahami sebagai keturunan yang dijanjikan, dan kelahiran-Nya menandai dimulainya era baru umat perjanjian yang universal. Dengan demikian, Lukas 1:49 berfungsi sebagai kunci hermeneutis yang menghubungkan misi Yesus secara tak terpisahkan dengan rencana keselamatan Allah sejak perjanjian dengan Abraham.

Ulina, Febriani; Setiawan, Yusak Agus

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam menerjemahkan konsep-konsep teologis yang abstrak agar sesuai dengan perkembangan kognitif peserta didik usia sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya penanaman iman sejak dini dalam keluarga sebagai ecclesia domestica, yang kemudian dilanjutkan secara sistematis dalam pendidikan formal. Namun, pada jenjang sekolah dasar, pembelajaran Pendidikan Agama Kristen menghadapi tantangan karena materi teologis yang bersifat abstrak tidak selalu selaras dengan kemampuan berpikir anak. Berdasarkan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, anak usia 7–12 tahun berada pada tahap operasional konkret, sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman nyata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan hermeneutika-pedagogis untuk menganalisis strategi pengajaran Yesus dalam Injil Markus 4:1–33. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yesus menerapkan strategi pembelajaran yang efektif melalui pengelolaan ruang belajar (spasial), penggunaan perumpamaan sebagai media naratif, serta pendekatan dialogis-partisipatif. Strategi ini memungkinkan terjadinya jembatan antara konsep abstrak Kerajaan Allah dengan realitas konkret kehidupan pendengar. Dengan demikian, integrasi antara pemahaman teks Alkitab dan pendekatan pedagogis yang sesuai dengan perkembangan kognitif menjadi kunci dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen perlu mengembangkan strategi kreatif dan kontekstual agar nilai-nilai iman tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

Hardianta, Rbg Widhi Nugraha Agus Gembong; Wijaya, Michelle

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini mengkaji kisah perjumpaan Yesus dengan pemuda kaya dalam Injil Matius 19:16–30, Injil Markus 10:17–31, dan Injil Lukas 18:18–30 dalam perspektif teologi perdamaian dan keadilan sosial. Latar belakang penelitian ini bertolak dari realitas ketimpangan sosial-ekonomi yang semakin meningkat di era modern, yang ditandai oleh kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin serta kemiskinan struktural yang terus berlangsung. Dalam konteks tersebut, kisah Yesus dan pemuda kaya dipahami tidak hanya sebagai ajaran moral mengenai keterikatan terhadap harta, tetapi juga sebagai kritik profetis terhadap struktur sosial-ekonomi yang tidak adil. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan hermeneutika kontekstual. Data primer diperoleh dari teks Alkitab dalam ketiga Injil Sinoptik, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan literatur teologi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep shalom dalam teologi perdamaian mencakup keadilan relasional, kesejahteraan sosial, dan solidaritas terhadap kaum marginal. Perintah Yesus kepada pemuda kaya untuk menjual hartanya dan membagikannya kepada orang miskin menunjukkan bahwa iman Kristen tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab sosial. Kekayaan dipahami sebagai stewardship yang harus digunakan demi kesejahteraan bersama. Penelitian ini menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk menjadi agen transformasi sosial melalui praksis keadilan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan perdamaian, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Indonesia yang plural dan masih menghadapi ketimpangan sosial-ekonomi.

Hartati, Ineke Juni; Efvah, Efvah

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pembinaan Rohani itu bisa dipakai dan diterapkan dalam Kelompok Sel. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan jenis data primer dan sekunder. Data primer dilakukan dengan wawancara dan observasi. Data sekunder dilakukan dengan studi dokumentasi. Narasumber penelitian berjumlah 20 orang dengan rentang usia 29 tahun sampai dengan 65 tahun dalam Kelompok Sel. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan rohani di kelompok sel telah membantu anggota untuk bertumbuh secara rohani dan menjaga stamina roh anggota. Selanjutnya, pembinaan rohani berdasarkan Kitab Kisah Para Rasul 4 : 23-31 dalam Kelompok Sel selanjutnya memunculkan nilai-nilai yang diajarkan dalam Kisah Para Rasul 4:23-31 sangat relevan untuk diterapkan dalam kelompok sel. Melalui kesatuan dalam doa, keberanian untuk bersaksi, mengandalkan Tuhan dalam setiap tantangan, berserah sepenuhnya kepada Tuhan, saling menguatkan, dan memiliki mental pemenang, kelompok sel menjadi tempat di mana setiap anggota dapat bertumbuh dalam iman, mengalami kuasa Tuhan, dan siap diutus untuk memberitakan Firman Tuhan kepada dunia. Sementara itu, pembinaan rohani dalam kelompok sel memberikan pengaruh signifikan terhadap keimanan dan tindakan anggota. Selain mendalami Firman Tuhan, kelompok sel mendorong penerapan ajaran dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hubungan antar sesama. Anggota diajarkan untuk mengampuni, mengasihi, dan menjaga hati, serta terbuka dalam memperbaiki hubungan yang rusak.

Novianti, Delpi

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini berfokus pada kajian penggunaan teknologi artificial intelligence (AI) dalam kalangan akademik yang memiliki potensi untuk meningkatkan efesiensi proses pendidikan dan transformatif. Meskipun teknologi AI menawarkan berbagai peluang, pengintegrasian  teknologi ini dalam konteks pendidikan khususnya dalam kalangan akademik menimbulkan berbagai tantangan yang perlu diatasi  seperti ketergantungan pada AI, plagiasi, kecurangan, merosotnya cara berpikir kritis, kreativitas yang tidak berkembang, ketidakmampuan dalam mengatasi masalah dan krisis integritas. Dalam mengeksplorasi integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kalangan akademik, penelitian ini menggunakan metode library research. Metode ini memberikan landasan yang kuat bagi penulis untuk mendalami pemahaman tentang tantangan dari penggunaan AI dalam kalangan akademik dan penerapan reflektif sikap etis teologis terhadap penggunaan AI. Dari penelitian ini ditemukan bahwa penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam kalangan akademik sangat berpotensi untuk mengembangkan pengetahuan dan ilmu manusia untuk mendatangkan kemulian-Nya, jika disertai dengan sikap etis teologis yang selaras dengan mandat budaya Allah seperti bertanggungjawab, jujur, transparansi, dan AI sebagai alat. Implementasi sikap etis teologis dalam kalangan akademik dimulai dari sekolah Kristen, pendidikan tinggi Kristen, pengajar Kristen, pelajar Kristen dan orang percaya pada umumnya adalah cara mempermuliakan Allah dengan teknologi yang disertai dengan hikmat.

Lahagu, Marlista; Widagdo, Susmono

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2026 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa STIEPARI Semarang asal Nias. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan dari 100 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari populasi 134 mahasiswa aktif asal Nias menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan selama periode Januari hingga Februari 2026 melalui kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan gaya hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,582, yang menunjukkan bahwa 58,2% variasi pengelolaan keuangan mahasiswa dapat dijelaskan oleh literasi keuangan dan gaya hidup. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan literasi finansial yang diimbangi dengan pembentukan lingkungan yang mendukung gaya hidup produktif bagi mahasiswa perantau.

Kartolo, Seraphine; Adriel, Nicholas; Paskah, Timotius Rievaldo; Armando, Luis; Sagiyono, Andhika Permana +2 more

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

 Penelitian ini mengkaji peran media sosial dalam membentuk pemahaman keagamaan dan toleransi antarumat beragama di kalangan generasi muda Indonesia, yang semakin intens berinteraksi dengan wacana keagamaan melalui platform digital dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk mengakses pengetahuan agama, tetapi juga sebagai ruang interaksi lintas iman yang memungkinkan pertemuan berbagai perspektif. Namun, peluang tersebut berjalan beriringan dengan tantangan berupa misinformasi, konten provokatif, serta echo chamber berbasis algoritma yang berpotensi mendistorsi penafsiran ajaran agama dan memperkuat polarisasi. Penelitian ini berfokus pada dua permasalahan utama, yaitu bagaimana generasi muda menafsirkan pesan-pesan keagamaan yang ditemui di media sosial, serta faktor digital dan sosial apa saja yang memengaruhi apakah keterlibatan tersebut mendorong sikap toleran atau justru memicu kesalahpahaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam yang didukung oleh observasi awal untuk menggali pengalaman hidup pemuka agama dan generasi muda yang aktif dalam kegiatan keagamaan serta penggunaan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan keagamaan yang positif, kemampuan berpikir kritis, serta keteladanan figur agama dan publik berperan penting dalam memperkuat perspektif keagamaan yang moderat dan meningkatkan keterbukaan antariman. Sebaliknya, rendahnya literasi digital dan paparan informasi yang homogen berkontribusi terhadap kesalahpahaman serta terbatasnya dialog lintas agama. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis terpadu antara praktik digital generasi muda dan perspektif otoritas keagamaan, sehingga memberikan pemahaman kontekstual mengenai dinamika komunikasi keagamaan di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial dapat mendorong harmoni antarumat beragama dan pendalaman pemahaman agama apabila didukung oleh produksi konten yang etis dan literasi digital yang kuat.

Parluhutan, Teguh; Gultom, Antonius

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan merumuskan Model Tridarma Berbasis Panggilan Abraham sebagai paradigma transformasional bagi Perguruan Tinggi Teologi (PTT) di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari krisis identitas PTT yang sering terjebak dalam dikotomi antara tuntutan akademik dan panggilan gerejawi, sehingga Tridarma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat—kerap kehilangan orientasi teologis dan relevansi sosialnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka “Hermeneutika Filosofis-Kontekstual” yang mengintegrasikan studi filosofis dan critical case study pada STT Suwarnadwipa sebagai living prototype. Data penelitian diperoleh melalui analisis teks Kejadian 12:1–3, dokumen institusional, serta literatur teologis dan filsafat pendidikan. Analisis dilakukan melalui “Siklus Interpretasi Tiga Lapis” yang mencakup lapis eksplanatori, komparatif, dan konstruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panggilan Abraham mengandung tiga DNA utama, yaitu divine initiative, costly obedience, dan instrumental blessing, yang dapat menjadi fondasi filosofis-teologis bagi transformasi Tridarma PTT. Berdasarkan sintesis tersebut, penelitian ini menghasilkan tiga pilar utama model, yakni pendidikan sebagai Abrahamic Discipleship, penelitian sebagai Pro Deo et Ethne Inquiry, dan pengabdian masyarakat sebagai Shalom-Based Engagement. Implementasi model pada STT Suwarnadwipa menunjukkan bahwa paradigma Abrahamik mampu mengintegrasikan kesetiaan teologis dengan relevansi kontekstual secara operasional. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis melalui pengembangan kerangka “Teologi Dwipa Nusantara,” secara metodologis melalui pendekatan “Hermeneutika Filosofis-Kontekstual,” dan secara praktis melalui penyediaan model operasional yang dapat diadaptasi oleh PTT lain di Indonesia.

Nine Elissa Maharani; Dewi Puspito Sari; Fiqi Nurbaya

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Permasalahan sampah memerlukan penangan yang serius, karena jika sampah tidak dikelola dengan baik maka akan menyebabkan masalah estetika, pencemaran bahkan kesehatan penghuni lingkungan tersebut. Pengelolaan sampah di Pasar Telukan yang tak bisa lepas dari sampah hasil kegiatan perdagangan memerlukan penyelesaikan terutama dari pedagang itu sendiri dalam hal sikap dan perilakunya dalam mengelola sampah. Ketersediaan fasilitas sarana dan prasarana pembuangan sampah juga menjadi faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah di Pasar Telukan di Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner dalam pengambilan data pada 111 pedagang di Pasar Telukan Sukoharjo.  Teknik sampling dengan menggunakan simple random sampling dan metode analisa data menggunakan uji chi square.  Hasil penelitian ini terdapat hubungan pengetahuan terhadap perilaku pedagang dalam pengelolaan sampah, terdapat hubungan positif dan signifikan sikap terhadap perilaku pedagang dalam pengelolaan sampah, dan fasilitas sarana prasarana terhadap perilaku pedagang dalam pengelolaan sampah di Pasar Telukan Grogol Sukoharo menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan.

Fiqi Nurbaya; Dewi Puspito Sari; Nine Elissa Maharani; Nur Aini

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi prioritas di Indonesia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor lingkungan. Pengelolaan sampah rumah tangga yang tidak aman berpotensi meningkatkan risiko penyakit infeksi yang dapat mengganggu pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita di Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian berjumlah 72 balita yang terdiri dari 36 kasus (stunting) dan 36 kontrol (tidak stunting) dengan perbandingan 1:1. Data dikumpulkan melalui pengukuran status gizi berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur serta wawancara menggunakan kuesioner untuk menilai praktik pengelolaan sampah rumah tangga. Analisis data dilakukan secara bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel paparan dan kejadian stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga belum menerapkan pengelolaan sampah yang aman, dan terdapat hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu faktor lingkungan yang berpotensi berkontribusi terhadap kejadian stunting. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis lingkungan untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa.