Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1241-1260 of 1,791

Analytics

Bambang Tutuko; Hari Setijo Pudjiharjo; Budiono Joko Nugroho; Tara Bima Santosa

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Dalam kegiatan proyek konstruksi hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu mutu (quality) dan waktu (time). Sebuah proyek konstruksi terdiri dari lingkup pekerjaan yang spesifik, terjadwal dari performa hasil proyek yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mutu dan waktu pada pelaksanaan lingkup pekerjaan proyek konstruksi bangunan Gedung, untuk mengetahui seberapa besar faktor-faktor tersebut terhadap kinerja waktu pelaksanaan proyek konstruksi. Metedologi penelitian menggunakan metode kuantitatif. Data diperoleh melalui survey dengan cara pengambilan kuesioner. Responden adalah perusahaan BUMN dan Swasta di Kota Surabaya sebanyak 45 sampel. Data dianalisis dengan bantuan perhitungan metode statistik deskriptif, yaitu menganalisa data-data dari kuesioner untuk menentukan mean kemudian menghitung nilai Indeks Kepentingan Relatif (IKR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu dan waktu menentukan interval sangat berpengaruh, berpengaruh, kurang berpengaruh dan tidak berpengaruh dalam pelaksanaan lingkup pekerjaan bangunan Gedung tinggi di Kota Surabaya.

Kustiana Dewi

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Urgensi dari proses pendidikan adalah terbentuknya manusia yang berkarakter. Pembentukan karakter tersebut dimulai sedini mungkin. Dalam menanamkan nilai karakter pada anak merupakan sarana paling penting dalam pilar pendidikan terhadap upaya pembinaan dedikasi positif bagi anak dalam menghormati tatanan hidup seperti etika dan tingkah laku. Implementasi pendidikan karakter terhadap anak usia dini dapat dilakukan dengan 9 pilar karakter melalui pembiasaan dan keteladanan yang difokuskan pada karakter pilar dua yaitu karakter kemandirian. Sebagaimana kita ketahui bahwa pada pendidikan anak usia dini sering kita jumpai beberapa anak yang belum mandiri misalnya, anak makan masih disuapi, enggan mengambil minum sendiri, sekolah minta ditunggui memakai dan melepas sepatu dengan bantuan guru/orang tua dan membiarkan peralatan belajarnya tergeletak disembarang tempat. Guru perlu menerapkan pendidikan karakter kemandirian pada peserta didik melalui kegiatan pembiasaan dan keteladanan yang tertuang dalam RPPH (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian). Guru membiasakan perilaku kemandirian pada peserta didik melalui aktivitas rutin dan berulang-ulang. Perubahan yang nampak pada peserta didik setelah menerapkan pilar dua melalui pembiasaan yakni peserta didik menjadi lebih mandiri seperti makan dan minum sendiri, berani bersekolah sendiri tanpa ditunggui, bisa memakai dan melepas sepatu sendiri serta mampu merapikan peralatan belajarnya secara mandiri.

Wahdaniar; Ade Irma; Miladiarsi

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Pada tanggal 7 Desember 2022 telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan cara pembuatan Kombucha. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mayarakat Desa Moncongloe Bulu’ kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros tentang manafaat Kombucha dalam peningkatan fungsi fisiologi tubuh.Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu memberikan solusi dan pengetahuan khususnya di bidang kesehatan mengenai manfaat Kombucha. Peserta dalam program pengabdian ini sangat antusias dalam menerima dan melaksanakan tahapan yang dipaparkan. Peserta pada pengabdian ini adalah pegawai kantor desa, ibu PKK, KadeR Desa dan Mahasiswa KKN. Tahapan-tahapan yang dilaksanakan pada program pengabdian ini telah membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Moncongloe Bulu’  khususnya di Kacematan Moncongloe mengenai proses pembuatan Kombucha dan mengetahui manfaat kesehatan yang di hasilkan dalam mengkomsumi dan menggunakan Kombucha.

Nurul Aini; Rahmadina Putri Siregar; Raju Mahendra; Arel Damaris; Surya Kelana Putra

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar bahasa Inggris dan strategi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Data penelitian diambil dari buku fonologi, dokumen, dan literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menemukan bahwa ada dua poin yang dikembangkan dalam penelitian ini. Bahan ajar disusun dengan mencakup semua materi yang diajarkan dan juga dibuat sesuai dengan KKNI yang berorientasi. Pembahasan kasus-kasus lokal mengenai hambatan pengucapan bunyi bahasa Inggris oleh masyarakat Indonesia juga dimasukkan dalam bahan ajar sebagai bentuk pembelajaran pemecahan masalah. Strategi pembelajaran yang dikembangkan dalam mata kuliah ini adalah implementasi metode blended learning. Metode ini difokuskan pada proses kegiatan pembelajaran dan pada tugas. Metode ini dipilih agar mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi yang ada saat ini dan mempertajam literasi digitalnya. Kesimpulannya, bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian ini berorientasi pada KKNI dan strategi pembelajaran menggunakan blended learning.

Ayu Andira; Andis Febrian

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Pengembangan Perekonomian Masyarakat Pasca Gempa di Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan metodologi menyelidiki suatu fenomena alam dan masalah manusia. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer digunakan sebagai data utama dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara kepada masyarakat, Wali nagari, Camat, dan DPRD, untuk data sekunder digunakan senagai data pembantu dalam penelitian in melalui dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi perekonomian masyarakat sebelum dan pasca gempa sangat menurun diakibatkan habisnya sebagian lahan masyarakt oleh gempa disertai banjir. Strategi Pengembangan Perekonomian Masyarakat Pasca Gempa di Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman belum sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah..  Adapun hambatan dalam pengembangan perekonomian yang dilakukan pemerintah yaitu rendahnya sumber daya manusia.

Suhairi; Putri Gusniati; Putri Sepfiani; Laila Fitria; Melsa Siagian

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pasar internasional menjadi tempat yang sesuai bagi pemilik usaha untuk menambah ekspansi wilayah sehingga meningkatkan pendapatan serta volume penjualan. Proses masuk pasar luar negeri tentu harus memiliki penelaah dan stratefgi yang tepat khususnya pada aspek pemasaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran bagi UMKM The Bloom Andaliman Artisan Tea dalam memasuki pasar global. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM The Bloom Andaliman Artisan Tea memanfaatkan peluang kebutuhan pasar global pada produk rempah tradisional dan UMKM The Bloom Andaliman Artisan Tea mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat dan pemerintah. Selain itu, tahapan strategi pemasaran yang dilakukan dengan menentukan sebuah keputusan manajemen ketika melakansakan kegiatan ekspor, menentukan jenis komditi pasar, menentukan segmen pasar, menentukan strategi operasional, melakukan analisis terlebih dahulu pada negara tujuan dan mampu menafisirkan proyeksi peta pemasaran di negara tujuan.  

Rahmi Anggun Pratiwi; Alfi Rahmi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak full day school terhadap konsetrasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Pariaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dimana peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara. Dilihat siswa tidak efektif dalam menyusaikann dirinya sendiri pada jam tambahan selama full day. Salah satunya kekurangan sekolah sepanjang hari ini siswa banyak kelelahan. Sekolah yang melaksanakan program full day school berdampak pada siswa yaitu kelelahan secara fisik, kelelahan mental, dan kelelahan emosional. Siswa juga merasa jenuh dan bosan, jenuh dalam belajar dan timbul rasa bosan dan lelah mengakibatkan kurangnya konsetrasi belajar siswa saat proses pembelajaran berlangsung. Siswa yang biasanya sekolah pulang siang sekarang pulang sore, di tambah lagi tugas atau pr yang diberikan guru mata pelajaran yang terlalu berlebihan hal ini berdampak tidak mampu siswa berkonsetrasi dan mudah lupa. Awal berlangsungnya program full day scool di sekolah banyak siswa yang mengeluh, lelah, beberapa minggu dilaksanakan full day school banyak sekali siswa yang tidak hadir dengan alasan sakit dan ada juga yang absen tanpa keterangan, setiap kelas pasti ada yang tidak hadir setiap harinya diatas lima orang. Jadi kesimpulan bawah full day school berdampak pada konsetrasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Pariaman.

Meri Syafitri; Alfi Rahmi

Sekolah pada hakikatnya mempunyai perasaan yang cukup penting dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku dan berakhlak karimah. Sekolah juga mempunyai peranan penting untuk memberikan pemahaman dan benteng pertahanan agar terhindar dari jeratan negative perkembangan arus globalisasi. Seks bebas itu sifatnya negative karena melanggar norma yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hasil yang dilakukan peneliti melihat perkembangan siswa terhadap lingkungan disekolah dan peneliti melakukan kegiatan sudah sebanyak beberapa kali dalam kondisi lingkungan serta proses pembelajaran hasil yang didapat siswa semangkin hari semangkin baik dan mulai terjaga yang namanya jauh dari penyimpangan seks bebas dan peningkatan terhadap siswa semangkin terjaga namun yang belum bisa di perbaiki tentang sikap dan etika siswa di SMA SWASTA TUNAS BANGSA. Tujuan dari kegiatan tersebut agar peneliti mengetahui bagaimana perkembangan siswa apakah mereka tahu penyimpangan itu sangat bahaya untuk mereka maka dari itu peneliti mengambil lokasi tersebut untuk dijadikan penelitian. Kata kunci :sikap siswa penyimpangan seks bebas, lingkungan sekolah

Kurnia Fauza Sepriana; Fadhilla Yusri

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Pengasuh merupakan orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus untuk mendidik, membimbing, membina, mengarahkan, menilai, dan mengevaluasi anak asuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh panti asuhan aisyiyah dalam membina moral anak asuh, untuk mengetahui hambatan yang di hadapi dalam pembinaan di panti asuhan aisyiyah dan cara mengatasi hambatan yang terjadi dalam membina moral anak asuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Responden berjumlah enam orang, diantaranya pimpinan panti asuhan aisyiyah, satu pengasuh, dan empat anak asuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara khusus pengasuh serta pimpinan telah berperan dalam proses memberikan pembinaannya melalui membimbing dan membina anak asuh dengan metode ceramah, nasehat serta reward dan sanksi. Hambatan yang di alami yaitu anak asuh tidak mengikuti peraturan, pengasuh kesulitan menghadapi anak asuh yang berbeda sifatnya dan lama dalam beradaptasi dengan lingkungan panti. Cara mengatasi hambatan yang terjadi yaitu bersikap tegas dan sabar dalam menghadapi anak asuh kemudian memberikan konseling dengan cara menanamkan nilai keagamaan kepada anak asuh.      

Sahnia Uli Silitonga; Liza Efriyanti; Yopie Chairawan

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Ice breaking merupakan salah satu teknik yang dapat dilakukan pendidik dalam proses pembelajaran. ice breaking sendiri merupakan permainan atau kegiatan yang nantinya dapat berfungsu sebagai pengubah suasana keheningan dalam proses pembelajaran, yang mana ice breaking sendiri nantinya dapat bersifat spontan atau tanpa persiapan dalam memecahkan kebekuan dalam suatu proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini sendiri nantinya yaitu untuk melihat apakah ice breaking berpengaruh atau tidak terhadap hasil belajar TIK siswa di MTsN Al Wasliyah. Penelitian ini sendiri merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dibatasi pada siswa kelas 7 dengan sampel sebanyak 29 orang pada siswa kelas 7.1 dengan teknik total sampling, Teknik pengumpulan datanya yaitu dokumentasi dan observasi. Sedangkan teknik analisis datanya yaitu analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini sendiri yaitu terdapat pengaruh ice breaking terhadap hasil belajar TIK siswa, yang mana hasil belajar TIK siswa sendiri meningkat atau lebih tinggi setelah menggunakan teknik ice breaking.

Cici Marshela; Linda Yarni

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi SMA N 1 Harau yang merupakan salah satu sekolah terfavorit di Kecamatan Harau. Salah satu yang tampak oleh peneliti permasalahan di SMA N 1 Harau yaitu permasalahan media sosial. Media sosial ini sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa. Pada permasalahan ini tidak bisa siswa disalahkan dengan sepenuhnya karena pada zaman sekarang belajar banyak menggunakan Handphone atau media sosial. Ketidaksesuaian prestasi belajar siswa dengan gaya belajar seringkali disebabkan oleh media sosial. Hal itu tentu terjadi karena gaya belajar anak yang tidak sesuai dengan dirinya dan juga kurangnya pengawasan terhadap anak. Media sosial merupakan suatu perangkat alat komunikasi yang digunakan untuk berkomunikasi melalui jaringan data internet. Media sosial sangat berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Selain pengaruh negative pada prestasi belajar, media sosial ini juga bisa membantu siswa dalam proses pembelajaran. Prestasi merupakan hasil dari belajar yang telah dicapai selama proses pembelajaran. Prestasi belajar dapat dihasilkan atau ditunjukkan melalui angka dan juga berupa hasil-hasil belajar siswa selama proses pembelajaran. Peran orang tua dalam prestasi belajar sangat diharapkan untuk membantu siswa dalam menggunakan media sosial.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prestasi belajar, media sosial, dampak negatif dan dampak positif, dan peran guru di sekolah terhadap dampak penggunaan media sosial.

Meri Syafitri; Alfi Rahmi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Sekolah pada hakikatnya mempunyai perasaan yang cukup penting dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku dan berakhlak karimah. Sekolah juga mempunyai peranan penting untuk memberikan pemahaman dan benteng pertahanan agar terhindar dari jeratan negative perkembangan arus globalisasi. Setiap orang juga memilki persepsi dan perilaku ketika interaksi dengan suatu objek tertentu dan mental kita juga ikut menentuka kecendrungan seseorang. Sekolah ini cukup menarik untuk diteliti karena masalah yang peneliti angkat tentang sikap dan perilaku siswa terdapat terdapat disekolah ini. Seperti berkelahi merokok pacaran, tetapi masih banyak pula siswa yang berkelakuan baik. melalui penelitian ini bermaksud untuk mengetahui apa factor yang mempengaruhi sikap dan perilaku siswa serta apa saja upaya mengatasinya. Sikap terbentuk melalui hasil belajar dari interaksi dan pengalaman seseorang dan bukan factor bawaan ( factor intren) seseorang. Sikap terbentuk oleh adanya interaksi social tang dialami oleh individu. Pada intinya seks bebas tersebut bisa terjadi nya karena lemahnya kontrol dari perilaku seks bebas tersebut dan juga lemahnya control yang berada di masyarakat setempat karena ada pergeseran nilai dan noorma yang ada dimasyarakat sekitar. Seks bebas itu sifatnya negative karena melanggar norma yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hasil yang dilakukan peneliti melihat perkembangan siswa terhadap lingkungan disekolah dan peneliti melakukan kegiatan sudah sebanyak beberapa kali dalam kondisi lingkungan serta proses pembelajaran hasil yang didapat siswa semangkin hari   semangkin baik dan mulai terjaga yang namanya jauh dari penyimpangan seks bebas dan peningkatan terhadap siswa semangkin terjaga namun yang belum bisa di perbaiki tentang sikap dan etika siswa di SMA SWASTA TUNAS BANGSA. Tujuan dari kegiatan tersebut agar peneliti mengetahui bagaimana perkembangan siswa apakah mereka tahu penyimpangan itu sangat bahaya untuk mereka maka dari itu peneliti mengambil lokasi tersebut untuk dijadikan penelitian.

Afrina Afrina; Linda Yarni

Peran guru BK saat ini sangat diperlukan dalam membina karakter siswa baik dari dalam maupun dari luar pembelajaran setelah pendemi covid 19 ini. Untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada siswa didalamnya terdapat komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, serta tindakan untuk melakukan nilai-nilai tersebut. Karakter siswa merupakan ciri khas suatu perilaku yang nampak dari diri seseorang, dari karakter tersebut dapat dilihat performa yang nampak seperti dalam belajar, berbuat, berkarya, atau sejenisnya.  Karakter merupakan bentuk kepribadian yang melekat pada diri seseorang. Karakter bisa dibentuk dan diperkuat melalui proses pendidikan yang dapat dilakukan dilingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat sekitar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran guru BK dalam membina karakter siswa setelah pandemi covid 19 di MTsN 1 Pasaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan data didapat melalui observasi dan wawancara. Lokasi penelitian ini bertempat di MTsN 1 Pasaman. Dengan penelitian ini dapat diketahui peran guru BK dalam membina karakter siswa adalah dengan memberikan nasehat, memberikan contoh yang baik kepada siswa dan bekerja sama dengan guru-guru dan staf lain untuk saling membantu.

Peta Murni; M. Sahlan; Yostia Fatma; Zulfani Sesmiarni; Herlina Rasyid

Penelitian ini merupakan salah satu tugas pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab 3 di Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Setiap guru yang mengikuti program ini harus melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang digunakan untuk melakukan penelitian terhadap permasalahan dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan adanya perubahan proses pembelajaran pada masa pandemic ini, dimana pembelajaran dilakukan secara daring mengakibatkan berbagai  permasalahan dalam proses pelaksanaannya. Keterbatasan dalam proses  pembelajaran mengakibatkan hasil belajar peserta didik menurun sehingga banyak diantara peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil  belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilaksanakan secara Blended Learning (Singkron-Asingkron). Proses penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus yang sebelumnya melakukan tindakan pada tahap pra siklus, setiap siklusnya meliputi 4 tahap yaitu : 1) tahap  perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan penelitian terlihat adanya peningkatan pada hasil belajar peserta didik, ini terlihat dari hasil yang diperoleh peserta didik dari mengerjakan lembar kerja peserta didik. Persentase tingkat keberhasilan peserta didik mencapai nilai di atas atau sesuai KKM pada aspek pengetahuan di Siklus I adalah sebesar 75% dan pada siklus II adalah sebesar 88% dan pada siklus III 90 %, dapat dilihat peningkatan presentasi pada siklus I ke siklus II adalah sebesar 13%. Sedangkan untuk peningkatan hasil belajar pada aspek keterampilan dapat dilihat dari hasil  belajar pra siklus yaitu sebesar 78% dan pada siklus II adalah 100%, terjadi  peningkatan sebesar 22% untuk hasil belajar aspek keterampilan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berdasarkan hasil penelitian ternyata dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.  

Salim, Mukhamad Afif; Agus Bambang Siswanto; Hari Setijo Pudjihardjo

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Proyek Pembangunan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes merupakan salah satu proyek fenomenal pemerintah daerah Kabupeten Brebes tahun anggaran 2021, pembangunan ini merupakan tujuan dari pemerintah Kabupaten Brebes untuk merealisasikan penataan kantor pemerintahan yang layak dan terpusat dalam satu kawasan sehingga dapat dijalankanya pelayanan masyarakat secara maksimal. Bangunan gedung pemerintahan ini direncanakan memiliki enam lantai dengan jenis pondasi yang digunakan ialah pondasi tiang pancang spun pile. Dalam penelitian ini yang akan dilakukan adalah mengetahui perbandingan sistem metode kerja pemancangan antara Diesel hammer dengan Hydraulic static pile driver dalam pembangunan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus. Data berbentuk kuantitatif (angka), pembahasan disajikan dalam bentuk data dengan membandingkan dari segi waktu, biaya, dan serta mutu dari masing masing metode kerja. Pembahasan dan tahapan analisis yang dilakukan antara lain mulai dari pengumpulan data, membuat metode pekerjaan, menghitung waktu pelaksanaan dan rencana anggaran biaya, mengidentifikasi mutu pekerjaan dan menganalisa kelebihan dan kekurangan dari kedua metode. Dari analisis diketahui bahwa penggunaan metode pemancangan Hydraulic static pile driver (HSPD) memiliki efisiensi pada waktu pelaksanaan pekerjaan yang lebih cepat dan hasil mutu pelaksanaan yang lebih bagus, serta ramah bagi bangunan di lingkungan sekitar. Tetapi kekurangannya adalah biaya yang dikeluarkan lebih besar. Sedangkan kelebihan utama penggunaan metode pemancangan Diesel hammer adalah rencana anggaran biaya yang lebih kecil daripada metode HSPD, tetapi metode pemancangan Diesel hammer memiliki banyak kekurangan, yaitu lama dalam proses pekerjaan, kurangnya mutu dari hasil pemancangan, dan proses pelaksanaan pekerjaan kurang ramah bagi bangunan di lingkungan sekitar. Bedasarkan analisa perhitungan waktu dan biaya penggunaaan metode Diesel hammer memiliki total waktu pekerjaan selama 39 hari dengan memakan biaya sebesar Rp. 184.619.000,00. sedangkan penggunaaan metode HSPD memiliki total waktu pelaksanaan selama 18 hari, dan memakan biaya pekerjaan sebesar Rp. 160.661.000,00. sehingga terdapat efisiensi waktu kerja dan penggunaan biaya dari kedua metode pemancangan

Suci Rahmaida Sihombing; Riska Alfani; Sukriani Hasibuan; Abdul Halim Siregar; Wahyu Ningsih

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

Manajemen kinerja amat penting dan dibutuhkan dalam suatu organisasi baik dalam sektor publik maupun privat dalam upaya untuk pencapaian suatu tujuan. Kinerja Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah (OP3M) tidak akan lepas dari peran individu dalam melaksanakan tugas pekerjaannya sebagai motor penggerak jalannya organisasi. Dengan demikian kemajuan Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah (OP3M) tidak luput dari pengaruh kualitas pengurus yang memiliki prestasi kerja. Prestasi kerja pengurusmerupakan penampilan kerja seorang pengurus dan potensinya dalam upaya mengembangkan diri demi kepentinganpada Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah (OP3M).Manajemen kinerja pada Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah (OP3M)memegang peran sangat penting dalam suatu organisasi. Manajemen kinerja sering disamakan dengan evaluasi kinerja, padahal evaluasi kinerja merupakan bagian dari sistem manajemen kinerja. Manajemen kinerja adalah proses komunikasi yang berlangsung terus-menerus, yang dilaksanakan berdasarkan kemitraan, antara seorang karyawan dengan penyelia langsungnya.

Adriana Madya Marampa; Elisabeth Pali; Isak Pasulu; Dina Ramba

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Kluwek merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh petani di Kelurahan Lion Tondok Iring Kecamatan Makale Utara. Kendala yang dihadapi oleh mitra yaitu pada proses pengemasan, produk masih belum dikemas dengan baik, sehingga produk yang dihasilkan tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama dan berakibat pada penurunan kualitas produk. Padahal desain kemasan merupakan salah satu faktor penentu konsumen dalam membeli produk dan berkaitan dengan daya simpan produk. Oleh sebab itu, tujuan tim pengabdi dalam kegiatan ini adalah memberikan solusi atas kendala yang dialami mitra dengan membuat desain kemasan yang menarik, yang diharapkan dapat meningkatkan daya beli konsumen yang berdampak pada peningkatan nilai tambah produk dan profitabilitas usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode instruksional dan dialog,  tahap kedua dilakukan pengemasan produk dengan desain kemasan yang menarik, Tahap ketiga dilakukan evaluasi hasil kegiatan . Hasil dari kegiatan pengabdian adalah terwujudnya desain kemasan untuk mitra harapannya omzet penjualan mitra semakin meningkat.

Ulvi Aulia; Liza Efriyanti; Azan Munardi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Media pembelajaran berbasis video tutorial adalah pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan teknologi dan disajikan dalam bentuk video. Pembelajaran dengan menggunakan video tutorial tentunya akan memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran dan guru juga akan mudah dalam menyampaikan materi pembelajaran. Namun  karena Kurangnya kompetensi pendidik maupun peserta didik dalam pengembangan dan penggunaan teknologi pembelajaran sehingga menjadi permasalahan dalam proses pembelajaran. Salah satu bentuk media pembelajaran yang dapat digunakan agar pembelajaran menarik dan tidak membosankan adalah dengan  memanfaatkan teknologi dimana menggunakan teknologi untuk membuat video pembelajaran yang lebih menarik perhatian siswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengunaan media pembelajaran berbasis video tutorial terhadap hasil belajar siswa. hasil belajar bimbingan TIK pokok bahasan microsoft word. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling area. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Alat pengumpulan data menggunakan metode, angket, observasi, tes, dan wawancara.

Nurul Laila; Rani Febriyanni; Syarifah, Syarifah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran secara edutainment di desain sebaik mungkin agar siswa mampu bertahan dalam pembelajaran tanpa rasa jenuh, walupaun sebenarnya butuh kerja ekstra dalam mewujudkan pembelajaran yang terbaik. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan metode Pembelajaran Berbasis Edutainmentdalam proses pembelajaran dapat meningkatkan upaya meningkatkan hasil belajar siswa setelah menerapkan Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment menjadi meningkat Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 71,5 dan ketuntasan klasikalnya mencapai 53.33%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik adalah 78,18 dan ketuntasan klasiknya mencapai 80%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 37.77% . Hal ini menunjukkan bahwa hasil siswa sudah memenuhi target, sehingga peneliti berkesimpulan bahwa tidak perlu dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya  

Faiza Maulida; Yeni Afrida

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kesalahan terbesar yang sering terjadi oleh siswa kelas XII ialah salah dalam memilih jurusan ke perguruan tinggi. Kesalahan ini membuat mereka tidak bersemangat menjalani proses perkuliahan yang sudah menjadi kewajiban mereka. Salah satu factor pemicu kesalahan pemilihan jurusan adalah karena mereka kurang atau tidak peka menyesuaikan jurusan yang tepat dengan kemampuan yang mereka miliki. Maka disinilah peran Guru BK apakah dapat melaksanakan layanan BK Komprehensif dengan tepat untuk membantu siswa dalam mengenali jurusan diperguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki siswa. Dalam penelitian ini akan melihat bagaimana Implementasi atau bentuk pelayanan BK komprehensif berjalan di MAN 2 Kota Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data Observasi, dengan teknik analisis reduksi data.