Publication Search

67,429 articles from 569 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1181-1200 of 1,264

Analytics

Cindy Sriwahyuni Sihombing; Friska Elisabet Tampubolon; Yuli Arta Simbolon; Bonatua Lumbansiantar; Joi Pasaribu +1 more

Adulthood is experiencing many problems that must be faced, especially in middle adulthood. Middle adulthood can be said to start at 35-60 years old. The median age is filled with various responsibilities and roles that consume time and energy. This period is also a period that spans the problems of daily life faced. This period was eventually marked by physical and mental changes, especially in spirituality. The method used in this paper is qualitative, using a literature approach. A literature study is carried out by examining various sources regarding the topics discussed. Researchers use various study sources such as textbooks, scientific journals and scientific internet sources.

Cindy Sriwahyuni Sihombing; Friska Elisabet Tampubolon; Yuli Arta Simbolon; Bonatua Lumbansiantar; Joi Pasaribu +1 more

Adulthood is experiencing many problems that must be faced, especially in middle adulthood. Middle adulthood can be said to start at 35-60 years old. The median age is filled with various responsibilities and roles that consume time and energy. This period is also a period that spans the problems of daily life faced. This period was eventually marked by physical and mental changes, especially in spirituality. The method used in this paper is qualitative, using a literature approach. A literature study is carried out by examining various sources regarding the topics discussed. Researchers use various study sources such as textbooks, scientific journals and scientific internet sources.

Gilang Achmad Marzuki; Agung Setyawan

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak merupakan anugerah sekaligus amanah yang telah dititipkan kepada orang tua yang akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat nanti. Kewajiban utama orang tua adalah memberikan pendidikan tidak hanya ilmu pengetahuan tetapi juga ilmu agama. Perkembangan yang terjadi pada anak usia dini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: faktor keluarga, sekolah, dan lingkungan. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk memaparkan peran penting orang tua dalam mendidik anaknya. Hasil dari penelitian ini adalah keluarga merupakan tempat pendidikan pertama bagi anak, pendidikan di lingkungan keluarga merupakan pendidikan yang paling dasar bagi anak untuk membentuk kecerdasan, karakter atau kepribadian, serta bekal untuk memasuki masyarakat nantinya. Oleh karena itu, orang tua diharapkan dapat membagi waktu untuk anaknya agar tidak ada anak yang menyimpang dari ajaran agama dan norma serta aturan masyarakat. Karena dengan pengawasan dan pendidikan yang baik oleh orang tua akan membentuk karakter dan kepribadian yang baik begitu pula sebaliknya.

Kholid Romadhoni; Ach. Mus’if

This research is based on the economic context that occurs in the people of Bangkalan City in the development of Branding with Islamic terms. This study aims to analyze the opinions of religious leaders in the city of Bangkalan regarding Islamic branding, which still has a question mark regarding its urgency and existence among the people of the city of Bangkalan, especially. The researcher uses qualitative methods, namely research methods that focus on collecting data through observations of around Bangkalan City regarding several local brands that use Islamic Branding and on the other hand also focuses on conducting interviews and documentation to collect data about the views of Bangkalan religious leaders regarding Islamic Branding and Islamic Branding. existence in Bangkalan city to several religious figures in Bangkalan city. From the results of the study, the researcher stated and concluded that the views of religious leaders in Bangkalan city were divided into three groups. There are those who are aware of and acknowledge the existence of Islamic Branding in Bangkalan city, secondly there are those who are aware of but acknowledge the existence of Islamic Branding in Bangkalan city, third are not aware of and do not acknowledge the existence of Islamic Branding in Bangkalan city.

Kholid Romadhoni; Ach. Mus’if

This research is based on the economic context that occurs in the people of Bangkalan City in the development of Branding with Islamic terms. This study aims to analyze the opinions of religious leaders in the city of Bangkalan regarding Islamic branding, which still has a question mark regarding its urgency and existence among the people of the city of Bangkalan, especially. The researcher uses qualitative methods, namely research methods that focus on collecting data through observations of around Bangkalan City regarding several local brands that use Islamic Branding and on the other hand also focuses on conducting interviews and documentation to collect data about the views of Bangkalan religious leaders regarding Islamic Branding and Islamic Branding. existence in Bangkalan city to several religious figures in Bangkalan city. From the results of the study, the researcher stated and concluded that the views of religious leaders in Bangkalan city were divided into three groups. There are those who are aware of and acknowledge the existence of Islamic Branding in Bangkalan city, secondly there are those who are aware of but acknowledge the existence of Islamic Branding in Bangkalan city, third are not aware of and do not acknowledge the existence of Islamic Branding in Bangkalan city.

Puput Novita Sari; Yayat Suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

This study aims to explain the implementation of the demonstration method in learning Islamic religious education at SMA Negeri North Tambun. This research uses a descriptive qualitative approach. Methods of data collection using non-participant observation methods, semi-structured interviews and documentation. The subjects of this study were the principal, Islamic education teachers and class XII IPA students. The data validity was done by using data triangulation technique and source triangulation technique. Data analysis includes data collection (data collection), data reduction (data reduction), data display (data presentation) and conclusion drawing / verification. The result of this research is that in teaching Islamic Education the teacher uses the demonstration method by applying three stages, namely preparation, implementation and evaluation of learning. Preparation for learning the teacher prepares learning tools, formulates goals to be achieved, prepares the necessary tools or media and estimates the time that will be used in learning. The supporting factors are the presence of professional teachers, media, adequate facilities and infrastructure, making it easier for students to understand what is being learned..

Muhammad Resky; M. Syakhil Afkar R; Catur Febri Nusahid; Lusiana Lusiana; Yayat Suharyat

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The religious, cultural, and ethnic diversity of Indonesia is well-known. Differences in understanding, nationality, and religion are frequently the primary causes of existing difficulties, to name just a few. This study sought to ascertain the relationship between eighth-grade students at SMP Royal Wells Middle School's knowledge and understanding of Islam and the Pancasila ideals. This study used a quantitative research method using a correlational approach. Understanding of Pancasila values is variable Y in this study, while Islamic religious knowledge is variable X. The population of this study consisted of 20 students, and the method of data collection used in it was distributing a questionnaire to eighth-graders at Royal Wells Middle School. The findings revealed a moderate link between Pancasila ideals and knowledge and understanding of Islam. Students can thus use the information on religious values and Pancasila both in the context of the classroom and in the community.  

Rahula Hananuraga

Jenis penelitian ini adalah kualitatif melalui penelitian kepustakaan. Tulisan ini mengkaji tentang peran pendidikan agama Buddha terhadap motivasi dan disiplin belajar siswa. Pendidikan agama Buddha berorientasi dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan berkebhinnekaan global yang berlandaskan pada nilai-nilai agama Buddha serta nilai-nilai Pancasila yang terintegrasi dalam ajaran moralitas, meditasi, dan kebijaksanaan. Motivasi belajar peserta didik dalam agama Buddha dapat dilihat dari enam karakter (cerita) yakni Ragacarita, Dasacarita, Mahacarita, Vitakkacarita, Saddhacarita, dan Budhicarita. Dimana enam karakter tersebut terdapat dalam perilaku seorang individu yang mengalami keadaan batin pada dunia. Disiplin berkaitan dengan tata tertib, aturan, atau norma dalam kehidupan bersama (yang melibatkan orang banyak). Disiplin (aturan moral) untuk mengendalikan diri (samvara), pengendalian bertujuan untuk tidak menyesal (avipattisara), tidak menyesal bertujuan memperoleh kegembiraan (pamuja), kegembiraan bertujuan memiliki kegiuran (piti), kegiuran akan memperoleh ketenangan (pasadhi) sehingga dengan ketenangan akan memperoleh kegembiraan (sukha).

Rahula Hananuraga

Jenis penelitian ini adalah kualitatif melalui penelitian kepustakaan. Tulisan ini mengkaji tentang peran pendidikan agama Buddha terhadap motivasi dan disiplin belajar siswa. Pendidikan agama Buddha berorientasi dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan berkebhinnekaan global yang berlandaskan pada nilai-nilai agama Buddha serta nilai-nilai Pancasila yang terintegrasi dalam ajaran moralitas, meditasi, dan kebijaksanaan. Motivasi belajar peserta didik dalam agama Buddha dapat dilihat dari enam karakter (cerita) yakni Ragacarita, Dasacarita, Mahacarita, Vitakkacarita, Saddhacarita, dan Budhicarita. Dimana enam karakter tersebut terdapat dalam perilaku seorang individu yang mengalami keadaan batin pada dunia. Disiplin berkaitan dengan tata tertib, aturan, atau norma dalam kehidupan bersama (yang melibatkan orang banyak). Disiplin (aturan moral) untuk mengendalikan diri (samvara), pengendalian bertujuan untuk tidak menyesal (avipattisara), tidak menyesal bertujuan memperoleh kegembiraan (pamuja), kegembiraan bertujuan memiliki kegiuran (piti), kegiuran akan memperoleh ketenangan (pasadhi) sehingga dengan ketenangan akan memperoleh kegembiraan (sukha).

Azzam Kautsar; Yayat Suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

The purpose of this study is to overcome the problem of learning that is not optimal in class XI students of SMA 1 Tambun Utara, and the lack of attractiveness in PAI lessons because the method used is too monotonous so that it makes students feel bored quickly, there are problems in the use of learning media that make student learning outcomes not good. In the case of SMA 1 Tambun Utara, the delivery of material by the teacher in the learning media uses the lecture method, where the teacher is more active in speaking and students tend to be silent to listen, thus making students unable to master the material well. To overcome it all, researchers suggest using new media such as demonstrations, as a way to increase students' interest in learning. The Demonstration Method is a medium that has elements of demonstration. This study is intended to answer the problem "Whether the use of demonstration methods in PAI subjects can improve student learning outcomes at SMA 1 Tambun Utara", these problems are discussed through classroom action research carried out through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Research data obtained through classroom observation and documentation of the results of actions carried out data from effective teachers, with this research it will be known that there will be an increase or decrease in student learning outcomes after the implementation of the demonstration method in PAI subjects at SMA 1 Tambun Utara.

Tiarma Fitri Malau; Lydia Nivea Indah Permatasari Silaban; Seventina Sibagariang; Enjelina; Putri Amelia Siahaan +2 more

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembinaan Warga Gereja yang Marturia atau bersaksi, Gereja sebagai tubuh Kristus dan tanda iman serta ketundukannya kepada Tuhan, gereja harus bersaksi, terutama dengan mewartakan anugerah, kebenaran, dan keadilan Tuhan kepada masyarakat dalam segala situasi dan tantangan, serta tentang anugerah Tuhan kepada seluruh ciptaan Nya. Bersaksi yang dimaksud adalah membuktikan kasih setianya kepada Kristus yang rela mati dikayu salib, bangkit, dan naik ke surga, supaya manusia kiranya mendapatkan hidup yang kekal dari Tuhan. Tulisan ini bertujuan untuk menggabungkan gereja yang Marturia dengan Pendidikan Agama Kristen (PAK), dimana PAK adalah pendidikan yang berpusat pada Tuhan Yesus Kristus dan Alkitab sebagai dasar atau titik acuan. PAK berperan untuk bersaksi kepada masyarakat dengan mendasarkan Alkitab dan Pendidikan Agama Kristen memberikan pengajaran yang sifatnya mendidik serta memberikan bimbingan kepada warga Gereja. Tulisan ini menggunakan metode  kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Dengan mencari berbagai sumber-sumber yang terkait dengan topik yang dibahas. Peneliti menggunakan berbagai sumber-sumber data baik berupa buku teks, jurnal ilmiah serta artikel ilmiah yang diambil dari sumber internet. Melalui tulisan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dalam gereja, dan dapat mengatasi tantangan-tantangan Pembinaan Warga Gereja yang Marturia, terutama di zaman modern ini melalui gereja dan Tenaga PAK, supaya jemaat dan peserta didik terbimbing atas Terimplikasinya pembinaan warga gereja terhadap PAK, sehingga warga jemaat dan peserta didik mendapatkan nilai-nilai kehidupan yang daripada kesaksian hidup Kristus dengan melaksanakan tugas dan panggilan gereja terutama dengan Marturia atau Bersaksi.

Shohibul Hidayah; Rahmat Fadillah; Shidiq Abdul Basith; Yusuf Surya Fadillah; Komarudin, Komarudin +1 more

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam berkomunikasi diperlukan adanya interaksi. Interaksi merupakan sebuah bentuk timbal balik antar makhluk sosial untuk mengetahui pesan yang disampaikan. Berinteraksi tidak hanya saling berbicara saja melainkan bagaimana bisa menerapkannya dikehidupan sehari-hari. Didalam islam, setiap perilaku atau perbuatan harus berlandaskan dengan tauhid, sehingga akan tercipta suatu hubungan interaksi sosial yang baik dan bermoral sesuai dengan ajaran-ajaran islam. Interaksi bukan berarti dapat dilakukan dalam menyampaikan perkataan saja, tapi bagaimana bisa kita terapkan dalam kehidupan. Interaksi tidak akan terjadi apabila tanpa adanya pemicu atau sebab terjadinya interaksi sosial itu sendiri. Dalam berinteraksi tidak ada batasan baik itu suku, ras, agama, dan lain sebagainya. Karena pada dasarnya semua akan saling bernteraksi dan saling membutuhkan. Terlebih lagi berinteraksi bisa dengan menggunakan media sosial, tergantung bagaimana cara kita bisa memanfaatkan media sosial itu dengan sabaik-baiknya. Media sosial bisa menjadi bermanfaat apabila dipergunakan dengan baik dan tetap memperhatikan aturan-aturan yang ada sesuai dengan ajaran islam, namun media sosial juga bisa menjadi penghancur apabila tidak dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Media sosial bisa kita gunakan untuk berinteraksi dari jarak jauh seperti menghubugi kerabat yang ada di kampung atau berinteraksi dengan orang-orang baru untuk menambah koneksi dan lain sebagainya.  

Marthen Mau

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Kompetensi guru pendidikan agama Kristen dalam membimbing kepribadian peserta didik sangat dibutuhkan pada setiap satuan pendidikan termasuk SMK Negeri 1 Parindu. Di SMK Negeri 1 Parindu telah memiliki empat jurusan yakni jurusan TKR, TKJ, TSM, dan DPIB. Fokus penelitian ialah peserta didik TKR dan TKJ. Di SMK Negeri 1 Parindu pada setiap tahun pelajaran selalu diadakan kegiatan bimbingan non-akademik selain akademik. Kegiatan bimbingan akademik dan non-akademik bertujuan untuk membimbing peserta didik agar mengetahui masing-masing kompetensi peserta didik dan tidak terlibat dalam kegiatan yang merusak kehidupan masa depan mereka. Metodologi penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan wawancara, observasi, dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil yang didapatkan ialah peserta didik SMK Negeri 1 Parindu telah memiliki kompetensi sesuai jurusannya, di bidang non-akademik, dan perubahan karakter, moral, emosional, sosial maupun spiritual yang semakin baik.

Muhamamd Ikhsan Ramadhan; Cindy Sri Fuji Lestari; Muhammad Pandu Dewan Daru Tunas Mahardika; Dicky Marojahan Manurung; Yayat Suharyat

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Politik dalam Islam adalah sesuatu yang mengacu pada konsep dalam ajaran Islam. Cara pemerintahan periode Nabi muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin, mencontohkan praktik politik didalam Islam. Etika politik tampaknya sudah usang di masa sekarang. Etika politik sudah hilang dan tidak ada lagi. Fakta ini menunjukkan bahwa politik adalah arena atau kontes dalam perebutan kekuasaan dan kepentingan individu, ada kecenderungan umum dan pembenaran dari berbagai pendekatan untuk mencapai satu tujuan yang diinginkan. Salah satu strategi untuk mempertahankan dan menegakkan ajaran Islam adalah melalui gerakan massa politik, yaitu politik Islam. Dalam arti luas, politik dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung oleh agama Islam. Politik dalam Islam bertujuan untuk memajukan seluruh umat, khususnya Muslim di dunia. Faktanya, Islam telah membentuk kehidupan sosial bagi manusia. Kita tidak dapat terus memperjuangkan hak-hak Muslim di masyarakat saat ini tanpa berpolitik. Dapat dikatakan bahwa politik dalam agama Islam adalah salah satu cara untuk mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan konteks dan keadaan yang sudah ada. Politik tanpa Islam akan mengakibatkan terbentuknya umat Islam yang tidak memiliki kebebasan untuk mengamalkan syariat Islam.

Abdul Gani Jamora Nasution; Wahyu Azhari; Khairina Janani; Shafa Azzahra Nurzal

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Graphic novel is one of many communication mediums with a combination of visual and verbal that mutually reinforces one another. This work remains a novel but uses the style of storytelling like a comic, using many illustrations. Graphic novels tell their stories from the beginning to the end, therefore graphic novels tend to be longer than comics. The content or quality of the story is different; graphic novel features a story with a more detailed content so that reading it requires serious concentration to think and understand what the creator is trying to convey.The graphic novel of Wali Songo's da'wah story, created by Gerdi Wirata Kusuma in 2015, presents nine Wali Songo stories, which are then selected into two stories to be studied, namely Sunan Kudus and Sunan Kalijaga. The graphic novel discusses the brief history of Wali Songo's life, including Wali Songo's propagation method in spreading the teachings of Islam.This research uses qualitative content analysis method, with Scott McCloud's comic theory, namely using comic element in the forms of image selection, selection of flow, and choices of words, moments, and frames. This identification is divided into two aspects; visual and verbal. Visual in the form of sequences of images, point of view, and graphics. Verbal in the form of narrative text that resides in column panels or word bubbles.The result of this research indicates that visual and verbal use are interrelated, such as the use of shots related to narration, the use of narration to mention information that can not be conveyed visually or visual expressions that can not be described verbally. This visual and verbal combination that mutually reinforces one another shows that this graphic novel is able to show the story of the history of Wali Songo's method in spreading teachings of Islam through assimilation of education and cultural arts with symbolic visual observations. The graphic novel of Wali Songo's da'wah story tries to show its history visually and verbally that is easy to understand and is able to become a part of medium of education.    

Putri Amanati; Yayat Suharyat

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan islam adalah Pendidikan yang dalam pelaksanaannya berdasarkan ajaran islam. Karena ajaran islam berdasarkan Al Qur’an, as sunnah, pendapat ulama, maka Pendidikan islampun berpacu pada Al Qur’an, as Sunnah, dan pendapat ulama. Dengan demikian perbedaan Pendidikan islam dengan Pendidikan lainnya ditentukan oleh adanya dasar ajaran islam tersebut.para guru dipandang sebagai faktor yang sangat menentukan berlangsungnya kegiatan Pendidikan dan pengajaran. Nana Saodik misalnya, mengatakan bahwa tanpa adanya kurikulum, ruang kelas dan lainnya, kegiatan Pendidikan akan tetap berjalan apabila ada guru yang bertugas sebagai pendidik dan pengajar. Seorang guru dalam pandangan Al Qur’an berperan sebagai ulama yang mendalam ilmunya baik agama maupun umum serta menggunakan dan mengajarkan ilmunya, itu untuk kemaslakhatan umat, mengajak umat bertakwa sehingga ia menjadi pewaris Nabi.    

Sutiana Sutiana; Haya Haya; Mundzir Mundzir

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research aims to describe the influence of the implementation of Creative Problem Solving learning on PAI learning outcomes. This research is a quasi-experiment with a research design using a posttest only control group design. The research population was 401 grade V students at PAKEM District Elementary School. The sample consisted of 120 students who were divided into two experimental classes and two control classes using group random sampling technique. The instrument used is the PAI learning outcomes questionnaire. Data analysis was carried out using ANOVA. The results of this research show that: a) there is a difference in social studies learning outcomes between students who take part in Creative Problem Solving learning and students who take part in conventional learning with a Fhit value of 22.284 > Ftab (3.93), b) there is an influence between the application of creative problem solving learning and multicultural attitudes towards PAI learning outcomes with a Fhit value of 66.428 < Ftab (3.97).

Rizki Mahendra; Yayat suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan dari pengabdian  ini adalah untuk penelitian  mengatasi permasalahan yang di alami pada Siswa Kelas XI di SMA 1 Tambun Utara Kabupaten Bekasi dalam pembelajaran agama Islam, yakni dalam proses belajar mengajar, dalam hal ini pada saat peserta didik mengikuti pembelajaran pendidikan agama Islam, peserta didik kurang termotivasi dalam berpartisipasi untuk mengajukan pertanyaan, serta kurang aktifnya peserta didik dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pendidik karena penggunanan metode pemebelajaran yang monoton. Maka atas problematika tersebut peneliti yang sedang berkontribusi pada kegiatan PPL Kampus Universitas Islam “45” akhirnya tertarik untuk menawarkan penerapan metode kisah sebagai usaha untuk mengatasi permasalahan diatas. Penelitian ini di lakasanakan di SMA 1 Tambun Utara Kabupaten Bekasi Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada tanggal 05-20 September 2022. Yang menjadi objek kegiatan ini adalah peseta didik Kelas IX di SMA 1 Tambun Utara. Kemudian setelah di terapkannya metode kisah ini terjadi peningkatan motivasi belajar dalam diri anak..    

Muhammad Ari Saputra

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This research is entitled “Students' Perception On the Use of YouTube to Develop Their Vocabulary”. The objective of the research is to identify, classify and describe the ways English Students use YouTube to develop their Vocabulary. It is also to analyze and describe students' perception on using YouTube to develop their vocabulary. This research used descriptive quantitative method. The research collected the data using questionnaires and interviews. The sample was 30 students' from the 2022 batch of English Department Faculty of Humanities. Thirty students' responses were collected by online questionnaire with google-form and answers collected by online interview with Whatsapp. The collected data were quantitatively analyzed by percentage formula. Using theory Freeman and Anderson (2011: 250) and to analyze the university students' perception about the use of YouTube to develop their vocabulary base on the theory of Nelson-Smith (2008:32). The results showed that most of the respondents had positive responses about the use of YouTube to develop their vocabulary. Since YouTube can be used both as providing teaching resources and enhancing learning experience. Based on the findings, it can be concluded that University students have positive perceptions on the use of YouTube in the use of media YouTube is considered useful to students, English Department, Sam Ratulangi University Since YouTube can be used both as providing teaching resources and enhancing learning experience. Based on the findings, it can be concluded that University students have positive perceptions on the use of YouTube in the use of media YouTube is considered useful to students at Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal .

Lanang Aqsal Syahputra; Hasruddin Dute; Moh. Ali Mahmudi; Muh. Abdul Mukti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to obtain an overview of the application of the discussion method in Islamic Religious Education learning for class XI students at SMA Mandala Trikora Jayapura, and to determine the impact of the application of this method on students' learning enthusiasm. The discussion method is seen as one of the learning strategies that can encourage active involvement of students in the learning process, so it is expected to increase student participation, understanding, and learning motivation in following Islamic Religious Education learning in class. This study uses a qualitative approach with the researcher as the main instrument. The data sources in this study consist of primary data obtained from Islamic Religious Education teachers and class XI students of SMA Mandala Trikora Jayapura, as well as secondary data derived from various relevant references such as books, scientific journals, theses, and other supporting documents. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. The validity of the data is tested through credibility, transferability, dependability, and confirmability tests. Meanwhile, data analysis techniques are carried out through the stages of data reduction, data presentation (data display), and verification or drawing conclusions. The results of the study indicate that Islamic Religious Education learning at SMA Mandala Trikora Jayapura has implemented the discussion method as one of the learning strategies. This method is implemented through three stages: preparation, implementation, and evaluation. During the implementation stage, the teacher first provides an explanation to students, then randomly divides them into groups to discuss the material presented. The implementation of the discussion method has had positive impacts, including increased student engagement with peers and the teacher, increased self-confidence in expressing opinions, and improved speaking skills in front of peers. However, some challenges arise, such as some students being less active in thinking and discussing, resulting in passive participation in group activities.