Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 101-120 of 171

Analytics

Ery Tri Januarsi; Agus Salim Burhanuddin

Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

To realize one of the visions of the International Maritime Organization (IMO), Indonesia and Australia have collaborated in this research. The close relationship between the two countries in the field of maritime security has encouraged maritime cooperation initiatives from Indonesia to Australia, which is based on awareness of its potential importance for Indonesia-Australia maritime security. This research uses qualitative methods, which aim to in-depth understanding of the problems discussed. Data collection was carried out through a literature study that examined various data sources relevant to the problem. This research is descriptive in nature, prioritizing analysis and in-depth understanding of the problems discussed. Bilateral cooperation between the two countries is directed towards their respective national interests, especially in the context of the International Maritime Organization (IMO). Through the "Joint Declaration on Maritime Cooperation Plan of Action" between Indonesia and Australia, comprehensive cooperation was built to address various maritime issues in the Indo-Pacific region, including the maritime borders of Indonesia and Australia as well as marine environmental problems. One of the important points in the Joint Declaration on Maritime Cooperation Plan of Action meeting was the commitment of the Indonesian and Australian Governments to develop an action plan to support the realization of goals, especially the issue of environmental pollution.

Sa'pang, Putri Dia Nina; Atika Puspita Marzaman

Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Japan and the Philippines are countries rich in history, culture, and natural wealth closely tied to the sea. Japan has engaged in maritime diplomacy with the Philippines in the realm of security. Maritime security cooperation between the two nations forms the foundation for collaboration in the management of marine resources, cultural exchanges, economics, and maritime security. The objective of this research is to examine the impacts that can result from Japan-Philippines cooperation on Japan's maritime security. This research employs a mixed-methodology to elucidate the scope and impacts stemming from Japan-Philippines cooperation on Japan's maritime security. The research findings demonstrate that the impact of Japan-Philippines cooperation on maritime security provides critical access and plays a vital role in strengthening regional security in the area. Success in achieving assured maritime security conditions has positive effects on Japan in various sectors, especially in the trade sector. This leads to an increase in trust and facilitates smooth trade activities in the maritime region due to guaranteed maritime security. This approach reflects Japan's commitment to being more proactive in upholding global maritime security and collaborating with its regional partners to achieve shared prosperity and peace in the region and the world.

Muhaimin; Novi Mubyarto; Khairiyani

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Besarnya potensi Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, menjadikan suatu keharusan untuk lebih di berdayakan menjadi semakin strategis sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas, penyediaan lapangan kerja yang lebih luas, dan peningkatan pendapatan bagi masyarakat miskin. Usaha mikro yang merupakan bagian dari usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kota Jambi perlu ditingkatkan serta dikembangkan karena menyumbang terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi permasalahan yang kemudian muncul antara lain disebabkan oleh masih rendahnya kualitas SDM pelaku industri, strategi pemasaran yang masih kurang dikuasai oleh pelaku usaha dan pendapatan didasarkan pada waktu atau lama usaha didirikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh minat dan persepsi pengusaha muda terhadap pengembangan UMKM di Kota Jambi. Menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji regresi berganda, Uji T, Uji F dan Uji  Koefisien Determinasi (R Square). Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial variabel minat dan persepsi pengusaha berpengaruh terhadap pengembangan Usaha Menengah dan Keatas di Kota Jambi. Secara simultan atau bersama-sama variabel minat dan persepsi pengusaha muda memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan UMKM di Kota Jambi.

Muh. Saifuddin; Rr. Hawik Ervina Indiworo; Ika Indriasari

Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan 2023 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The problem in this research is that employee performance decreases based on service production lead time and income targets that are not achieved from the specified targets. And the aim of this research is to analyze the influence of teamwork, empowerment and training on employee performance at PT. Nasmoco Kaligawe. The population of this research is all employees of PT. Nasmoco Kaligawe with a total of 110 employees. The sampling technique used is a saturated sampling technique, namely making the entire population into the sample. The type of data used is primary and secondary data using questionnaire and literature study data collection methods. The analytical methods used are validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression testing and hypothesis testing. The results obtained in this research are: teamwork has a significant influence on employee performance in a positive direction, meaning that if teamwork gets better, employee performance will increase. Empowerment has a significant influence on employee performance in a positive direction, meaning that if empowerment is implemented appropriately, employee performance will increase. Training has a significant influence on employee performance in a positive direction, meaning that if the training provided is better and more interesting for employees, then employee performance will increase. The Adjusted R Square value is 0.797, which shows that the influence of the variables teamwork, empowerment and training on the performance of PT Nasmoco Kaligawe employees is 79.7%. Meanwhile, the remaining 20.3% is influenced by other variables that were not observed in this research.  

Machsunah, Siti Untari; Akbar, Taufik; Syahputra, Erwin

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

This research is motivated by an agency operating in the hospitality sector, because in agencies human resources are very important in achieving success. The purpose of this research is to explain the influence of teamwork, work discipline, and work ethics on employee performance. The research method used is a quantitative method using questionnaires as data. This research uses a saturated sampling technique. The sample in this research was all PKWT employees, 47 employees of Lotus Garden Hotel Kediri. In this research, the results showed that teamwork partially had no significant effect on the performance of Lotus Garden Hotel Kediri employees, work discipline partially had a significant effect on the performance of Lotus Garden Hotel Kediri employees, and work ethics partially had an effect on the performance of Lotus Garden Hotel Kediri employees. Meanwhile, simultaneously these three variables have a significant effect on the performance of Lotus Garden Hotel Kediri employees.

Biki Zulfikri Rahmat; Trisna Wijaya; Dian Friantoro

jurnal ABDIMAS Indonesia 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kebiasaan masyarakat membayar zakat secara langsung semestinya dialihkan melalui Lembaga zakat, agar bisa menghindarkan dari ketergantungan penerima zakat. Pola penyaluran yang bersifat langsung dan individual, zakat hanya berperan sebagai sumbangan yang bersifat karitatif, pasif, tentatif atau tidak rutin dan penggunaan dananya terbatas untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek. Tetapi kalau dikelola oleh lembaga zakat, maka akan terjamin kepastian dan kedisiplinan membayar zakat dan menjaga perasaan rendah diri para mustahiq. Untuk memberdayakan dana zakat secara optimal, maka diperlukan sebuah lembaga pengelola zakat yang profesional, dan amanah. Sehingga menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat. Namun demikian, bahwa salah satu masalah ketidaktercapaian pengumpulan antara harapan potensi dana ZIS dengan realitas yang terjadi di Tasikmalaya adalah, kurangnya sosialisasi, jauhnya akses penyetoran dana ZIS ke Lembaga zakat, penyaluran secara langsung ke mustahik dan ada pula yang masih belum bisa membedakan antara zakat, infaq dan shadaqah. Hal ini pun terjadi di Arjasari Kecamatan Leuwisari Tasikmalaya. Maka solusinya pihak Yayasan Pesantren al Fathonah melakukan kerja sama dalam peningkatan pemahaman para jamaah dengan perguruan tinggi. Materi yang diberikan ialah tentang distribusi harta dalam Islam, perbedaan ZIS, zakat maal dan penghitungannya, lembaga pengelola zakat, dan manajemen ZIS.

Vinsensius Tamelab; Mericiana Yulita Fin Tae; Yohanes Arman; Yustinus Pedo

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

The issue of state borders is not only related to state borders but includes land borders, sea borders and air borders which related to economic problems which have an impact on cross-border illegal trade. One of the national borders that has been attracting attention is the border between Indonesia and East Timor. The problem so far has been the increase in illegal trade, particularly the smuggling of fuel oil (BBM). Considering that the problems that occur in the border area are quite complex, it is necessary to have cooperation between the Indonesian National Armed Forces and the East Timor Defense Force to tackle illegal trade that occurs in the Indonesian border area of Timor Leste. Law No. 4 of 2015, is one of the legal instruments that regulates cooperative relations between Indonesia and the Democratic Republic of Timor Leste, especially in the field of defense and security. The implementation of Law No. 4 of 2015 is by entering into an agreement to form a Joint Border Committee (JBC) institution between Indonesia and East Timor. Forms of cooperation from this committee consists of solid line of communication and coordination between the security forces of the two countries, carrying out joint patrols, improving facilities and infrastructure, efforts to strengthen the integrity of each country, building synergies with local governments in border areas, building cooperation in an effort to help reduce illicit business activities and border crossers through the narrow road which has a positive impact on the national stability of the two countries.

Fitri Handayani

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Aktifitas kegiatan pendidikan dapat efektif apabila individu dan kelompok kerja lainnya dapat menciptakan hubungan kerja saling mendukung satu sama lain, berupaya untuk tidak menciptakan perbedaan yang akhirnya akan menjadi sebuah konflik. Untuk menciptakan suasana madrasah menjadi kondusif, diperlukan suatu strategi dalam mengelola konflik. Implementasi manajemen konflik ternyata mampu menciptakan hubungan kerja yang harmoni dengan adanya saling menghargai perbedaan, mau menerima masukan untuk kebaikan, saling menghargai dan menjaga satu sama lain, serta membangun komunikasi saling terbuka dengan penuh keikhlasan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan manajement konflik menuju madrasah yang efektif. hasil penelitian tentang manajemen konflik menuju madrasah efektif Konflik sebenarnya sesuatu yang alamiah, yang dalam batas waktu tertentu dapat bernilai positif terhadap perkembangan madrasah, tetapi harus dikelola dengan baik dan hati-hati, sebab jika melewati batas dapat menimbulkan akibat yang fatal. Dengan demikian manajemen konflik merupakan serangkaian aksi dan reaksi antara pelaku maupun pihak luar dalam suatu konflik. Implementasi manajemen konflik dalam pendidikan dilakukan dengan beberapa pendekatan. Konflik tidak merubah falsafah manajemen. Sebenarnya konflik diperlukan dan merupakan langkah strategis dalam pengembangan organisasi ke arah yang lebih baik. Orang-orang dalam organisasi memerlukan tindakan yang tegas selama terjadi konflik.

Riska Ristiana; Uus MD Fadli

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pentingnya kepemimpinan terletak dalam kemampuannya untuk membentuk budaya kerja yang positif, membangun tim yang solid dan merangsang inovasi dan motivasi, melalui proses mempengaruhi dan memfasilitasi, seorang pemimpin dapat menciptakan lingkungan yang memungkinkan individu dan kelompok mencapai performa terbaik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan di PT. Gokko Mirai Indonesia. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatf dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi dengan Presiden direktur dan Direktur. Tempat Penelitian di PT. Gokko Mirai Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan di PT. Gokko Mirai Indonesia cenderung mengarah ke gaya kepemimpinan Partisipatif dan Musyawarah. Gaya kepemimpinan yang Partisipatif ini diperlukan ketika karyawan mengemukakan pendapatnya sehingga pemimpin dan bawahan bekerja sama penuh dalam team. Dan gaya kepemimpinan musyawarah dengan kebersamaan dan kekeluargaan serta dalam pengambilan keputusan mengikuti prosedur, pengumpulan data, Analisa data dan pengambilan keputusan.

Maria Silvana M. Carcia; Yustina Olivia Da Silva

Jurnal Projemen UNIPA 2023 Universitas Nusa Nipa Maumere

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka baik secara parsial maupun secara simultan. Populasi dari penelitian ini adalah pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka sebanyak 57 orang. Sampel pada penelitian ini menggunakan sampling (sensus), dimana total keseluruhan populasi akan dijadikan sampel. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sebesar 57 orang (100% dari populasi). Penelitian ini dilakukan secara sensus atau sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui quissioner dan analisis menggunakan metode deskriptif dan statistik inferensial yaitu regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji F dan uji t. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa variabel kinerja pegawai, disiplin                                             kerja dan motivasi dikatagorikan sangat baik. Hasil statistik uji F menunjukan bahwa secara bersama-sama (simultan) semua variabel bebas yang terdiri dari variabel disiplin kerja (X1) dan variabel motivasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil statistik uji t menunjukan bahwa secara parsial variabel disiplin kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan variable Motivasi (X2) secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil analisis Determinasi menunjukan kedua variabel bebas dalam penelitian ini mampu menjelaskan terhadap naik turunnya kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka sebesar 70.7%, sedangkan sisanya sebesar 29.3% dijelaskan oleh variable-variabel lain yang tidak diikutsertakan dalam model penelitian ini.

Tania Stivani Pangestu; Edy Soesanto

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Menghadapi tantangan dan peluang di pasar ini, Indonesia telah mengadopsi berbagai strategi. Fokus utama strategi ini termasuk peningkatan produksi domestik, diversifikasi energi, peningkatan infrastruktur migas, dan kerja sama regional dan internasional. Meskipun telah dilakukan upaya yang signifikan, masih terdapat tantangan yang perlu diatasi, seperti peningkatan efisiensi produksi, mengurangi ketergantungan pada impor migas, peningkatan daya saing global, dan menghadapi perubahan kebijakan. Dalam rangka menghadapi tantangan ini, rekomendasi termasuk peningkatan investasi, perbaikan kebijakan energi, penguatan regulasi perdagangan, dan pengembangan kapasitas pengelolaan sumber daya migas. jurnal ini memberikan wawasan bagi pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan strategi yang efektif untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar ekspor migas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

DJUANDA, MARSHANDA; RIZKI HAMDANI

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2023 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rekonsiliasi laporan keuangan periode triwulan III tahun 2022 pembaruan single database berbasis Aplikasi SAKTI Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Subjek pada penelitian adalah Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan memiliki objek penelitian rekonsiliasi laporan keuangan periode triwulan III tahun 2022 pasca penerapan single database Aplikasi SAKTI. Metode dilakukan dengan wawancara dan pengumpulan dokumen melalui jenis penelitian deskriptif kualitatif dalam mendeskripsikan suatu peristiwa atau kejadian tertentu hingga mendapatkan data menggunakan teknik analisis data ineraktif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan tentang proses rekonsiliasi laporan keuangan triwulan III 2022 berbasis Aplikasi SAKTI Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang merupakan proses penyandingan data yang berperan dalam memastikan kesesuaian dan kebenaran data transaksi terutama dalam penyusunan laporan keuangan yang dapat mengklasifikasi terjadinya perbedaan antara data satuan kerja dengan data Kantor Pelayanan Kebendaharaan Negara dari sumber yang sama untuk membentuk data yang andal dan akuntabel. Proses rekonsiliasi saat ini dilakukan pembaruan secara otomatis dengan penerapan single database pada Aplikasi SAKTI. Berdasarkan hasil wawancara dengan bidang analis pengelolaan keuangan, operator sakti modul bendahara dan pelaporan, verifikator keuangan masih ditemukan kendala seperti pada proses migrasi saldo awal ke sakti banyak belum terselesaikan yang menjadikan belum input setoran oleh beberapa satker sehingga adanya selisih rekon internal, persediaan yang belum teregister, data inventaris yang belum terselesaikan dan juga diakibatkan dari kelalaian SDM di lingkup internal itu sendiri, sehingga seringkali terjadinya selisih pada transaksi saat periode rekonsiliasi berlangsung.ABSTRACT This study aims to evaluate the reconciliation of financial statements for the third quarter of 2022 by updating a single database based on the SAKTI Application, Ministry of Trade of the Republic of Indonesia. The subject of the research is the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia and has the research object of reconciliation of financial statements for the third quarter of 2022 after the implementation of the SAKTI Application single database. The method was carried out by interviewing and collecting documents through qualitative descriptive research types in describing an event or certain events to obtain data using interactive data analysis techniques with a qualitative approach. The results of the research show the reconciliation process for the third quarter of 2022 financial reports based on the SAKTI Application of the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia, which is a data matching process that plays a role in ensuring the suitability and correctness of transaction data, especially in the preparation of financial reports which can classify discrepancies between work unit data and service office data. State Treasury from the same source to form reliable and accountable data. The reconciliation process is currently being updated automatically by implementing a single database in the SAKTI Application. Based on the results of interviews with financial management analysts, sacred operators, treasurer and reporting modules, financial verifiers still found problems such as the initial balance migration process to Sakti, many of which had not been resolved, which resulted in the input of deposits not being made by several work units, resulting in differences in internal accounts, inventories that had not been registered, inventory data that has not been completed and also results from HR negligence in the internal scope itself, so that discrepancies often occur in transactions during the reconciliation period.  

Rodja, Zakiyah; Nuraini Salsabila; Nindia Monita Br Ginting; Vinsensia Carolin Purba

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Pendidikan tidak hanya tentang penguasaan pengetahuan akademik, melainkan juga pembentukan kepribadian yang kuat pada siswa. Oleh karena itu, manajemen pendidikan yang berbasis sosiologi pendidikan sangatlah penting untuk memperkuat karakter siswa secara menyeluruh. Peneliti menggunakan metode studi pustaka untuk mempelajari peran sosiologi pendidikan dalam membentuk karakter siswa melalui manajemen pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan dan menampilkan bahan bacaan yang relevan mengenai fungsi sosiologi pendidikan dalam meningkatkan karakter siswa melalui manajemen pendidikan. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa manajemen pendidikan berbasis sosiologi pendidikan dapat membantu membentuk karakter siswa dengan bantuan pranata sosial dalam menanamkan nilai-nilai tertentu pada peserta didik. Selain itu, integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum menjadi sangat penting. Setiap mata pelajaran harus memasukkan pembelajaran tentang integritas, tanggung jawab, kerja sama, dan toleransi agar karakter siswa dapat diperkuat secara menyeluruh.

Ayu Puspitasari, Davita Dyah; Novita, Anggie; Faristiana, Andhita Risko

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

STRATEGI DAKWAH BIL HAL BERBAGI SAYUR GRATIS OLEH PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI WINONGO DI KABUPATEN MAGETAN JAWA TIMUR Anggie Novita, Davita Dyah Ayu Puspitasari, Andhita Risko Faristiana Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo Email : anggienovita8523@gmail.com, ayup1178@gmail.com, andhitarisko@iainponorogo.ac.id   ABSTRAK Sesuai dengan pergeseran sosial selama periode reformasi saat ini, di mana pidato lisan kadang-kadang berjumlah sedikit lebih dari hiasan bibir lipstik karena tidak ada bukti nyata, Oleh karena itu, dakwah perlu dilakukan dengan contoh positif untuk mendukung proses reformasi. Dakwah bil Hal merupakan jalan yang baik karena dakwah bil-hal mencakup semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan manusia, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan material, fisik, dan ekonomi. Seperti kegiatan berbagi sayur gratis oleh perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Winongo. Teknik pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang memungkinkan untuk produksi data deskriptif selanjutnya dalam bentuk kata-kata dan tulisan serta perilaku yang ditemukan melalui pengamatan subjek penelitian. Peneliti menggunakan strategi ini karena tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan penyebab di balik penyelenggaraan acara berbagi sayuran gratis. Menurut pemaparan pembahasan penelitian di atas dapat diperoleh kesimpulan dengan adanya kegiatan berbagi sayur gratis di Magetan Desa Duyung Takeran, adapun pelaksana dari kegiatan tersebut yaitu organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo di Desa Duyung. Tujuan diadakanya kegiatan tersebut adalah semata-mata karena munculnya rasa kepedulian kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 dengan membantu sedikit kebutungan ekonomi berupa bahan pangan yang berlanjut hingga tahun 2023.   ABSTRACT In keeping with the social shifts during the current reform period, where oral speech sometimes amounted to little more than lipstick lipstick decoration because there was no concrete evidence, therefore, da'wah needs to be done with positive examples to support the reform process. Da'wah bil Hal is a good way because da'wah bil-hal covers all matters related to human needs, especially those related to material, physical, and economic needs. Such as free vegetable sharing activities by the Persaudaraan Setia Hati Winongo pencak silat college. The technique of qualitative approach is used in the study, which allows for the subsequent production of descriptive data in the form of words and writing as well as behaviors found through the observation of the research subject. Researchers used this strategy because the purpose of the study was to determine the cause behind organizing free vegetable sharing events. According to the presentation of the research discussion above, conclusions can be obtained with the free vegetable sharing activity in Magetan, Takeran Duyung Village, as for the implementer of the activity, namely the Persaudaraan Setia Hati Winongo organization in Duyung Village. The purpose of holding this activity is solely because of the emergence of a sense of concern for the community during the Covid-19 pandemic in 2020 by helping a little economic struggle in the form of food which continues until 2023.   PENDAHULUAN Islam merupakan agama yang diturunkan Allah SWT kepada nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam sebagai nabi dan rasul terakhir untuk dijadikan pedoman bagi seluruh manusia hingga akhir zaman (H. A.Kadir Sobur : 2013). Dimana agama Islam menugaskan umatnya untuk menyebarluaskan dan mensiarkan Islam kepada seluruh umat atau biasa disebut dengan agama dakwah. Islam tidak hanya menugaskan melainkan juga mengajak agar umatnya mampu menerima sekaligus melaksanakan ajaran-ajaran yang ada di dalam Islam, maka dari itu perlunya metode dakwah bil-hal yang tepat seperti tolong-menolong antar masyarakat dikarenakan manusia merupakan makhluk sosial yang artinya tidak bisa untuk hidup sendiri tanpa adanya bantuan orang lain. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:   وَاِذْ اَخَذْنَا مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ لَا تَعْبُدُوْنَ اِلَّا اللّٰهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَقُوْلُوْا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَّاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَۗ  ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْكُمْ وَاَنْتُمْ مُّعْرِضُوْنَ   (Ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari Bani Israil, “Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuatbaiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Selain itu, bertutur katalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah shalat, dan tunaikanlah zakat.” Akan tetapi, kamu berpaling (mengingkarinya), kecuali sebagian kecil darimu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang. Al-Baqarah  [2]:83 Strategi dakwah merupakan suatu proses yang mengatur, mengarahkan, serta menentukan cara dan upaya apa yang dapat menghadapi sasaran dakwah pada situasi ataupun kondisi tertentu agar bisa menjadi tujuan dan sasaran dakwah yang tercapai secara maksimal (Syamsul Munir Amin;2008:165). Bentuk nyata strategi dakwah yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam saat di Madinah yaitu dengan membangun masjid sebagai pusat kegiatan dakwah, melakukan perjanjian dengan kaum Yahudi Madinah yang mana berisikan tentang memperkuat posisi kaum muslimin dari gangguan penduduk asli, Yahudi maupun bangsa Arab. Selanjutnya mempersaudarakan kaum Muhajirin dan anshor yang mana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menganjurkan kepada kaum Muhajirin dan Anshar untuk saling bersaudara dan menentang keras akan adanya kesukuan, bentuk strategi dakwah yang dibangun oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang terakhir yakni membangun ekonomi rakyat dengan mendirikan pasar di mana pasar ini dijadikan untuk sarana berdakwah yang pada umumnya pasar adalah tempat ramai para masyarakat atau kaum berkumpul untuk mencari kebutuhan atau keperluan. Dakwah adalah upaya untuk mengubah perspektif orang dari yang buruk ke yang baik. Dari kufur ke iman, dari kemiskinan ke kekayaan, dari perpecahan ke persatuan, dan dari kemaksiatan menuju ketaatan untuk menerima rahmat Tuhan (M.Qoddaruddin A. : 2019). Dakwah lebih menekankan pada inisiatif untuk meningkatkan motivasi daripada mempromosikan penghindaran tindakan yang dilarang oleh keyakinan agama. Perbuatan larangan suatu tindakan adalah tindakan hukum spasial. Dakwah dalam konteks sekarang bukan merupakan tindakan hukum, meskipun faktanya diakui bahwa dakwah dan hukum dapat hidup berdampingan. Tujuan dakwah adalah untuk membuat Islam dikenal orang-orang pada tingkat individu dan sosial untuk membuat kasih sayang Islam dikenal oleh semua makhluk hidup sebagai "Rahmat Lil'alamen" (Pimay, 2005: 35-38). Agar kesinambungan ajaran Islam dan penganutnya dari generasi ke generasi tetap terjaga, dakwah dapat menjaga nilai-nilai Islam di kalangan umat Islam dari satu generasi ke generasi berikutnya. Fungsi dakwah lainnya adalah fungsi korektif, yang melibatkan meluruskan nilai-nilai yang bengkok, menghentikan kejahatan, dan menyelamatkan manusia dari kegelapan spiritual (Sayyid Quthub :1991). Metode dalam menyampaikan dakwah Islam dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu lisan, tulisan, dan perbuatan.  Pendekatan  bil lisan adalah dakwah yang berfokus pada kemapuan lisan. Pendekatan bil-risalah adalah dakwah melalui tulisan seperti buku, brosur, atau media elektronik. Selanjutnya dakwah dengan metode bil-hal yaitu dakwah yang berfokus pada aksi atau kreativitas perilaku da’i secara luas (perbuatan nyata). Da'wah bil hal juga dikenal sebagai dakwah bil Qudwah, yang mengacu pada dakwah yang sebenarnya melalui penggunaan Akhlaq Karimah. Menurut Buya Hamka, yang menyatakan bahwa "Akhlaq adalah sebagai alat dakwah, yaitu etika pikiran yang dapat dilihat orang, bukan dalam ucapan tulisan yang manis dan menarik tetapi dengan etika yang baik. luhur," ini sesuai dengan pernyataan (Suisyanto : 2002) Efek globalisasi di dunia dakwah adalah pengalaman yang sangat dirasakan karena kita memahami pentingnya. Semua Muslim memiliki tanggung jawab untuk melakukannya, terutama mereka yang memiliki pengetahuan tentang Islam. Sampai sekarang, lebih banyak dakwah telah dilakukan dengan menggunakan strategi lisan yang mencakup lebih banyak elemen kognitif. Sesuai dengan pergeseran sosial selama periode reformasi saat ini, di mana pidato lisan kadang-kadang berjumlah sedikit lebih dari hiasan bibir lipstik karena tidak ada bukti nyata, Oleh karena itu, dakwah perlu dilakukan dengan contoh positif untuk mendukung proses reformasi. Sangat penting bagi dakwah untuk memainkan peran positif menyiratkan bahwa fokus pada sikap perilaku afektif ditempatkan pada amal nyata serta aspek lisan, lebih tulus, dan kurang mendalam. Ini menunjukkan bahwa seruan hadir. Dakwah lisan juga diimbangi dengan sedekah konkret yang dapat diamati secara empiris dan dapat digunakan untuk memobilisasi kesadaran tujuan dakwah. Untuk melakukan itu, seseorang harus mempertimbangkan bagaimana gaya dakwah bil-hal dapat mengatasi masalah ini. Menurut Manual Dakwah (Harun, 10-14), dakwah bil-hal mencakup semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan manusia, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan material, fisik, dan ekonomi. Ini menempatkan fokus yang lebih besar pada pertumbuhan pribadi dan kesejahteraan masyarakat untuk meningkatkan standar hidup Anda sesuai dengan doktrin Islam. Pengembangan kegiatan dakwah dapat berupa: 1) kegiatan transmigrasi, 2) pelaksanaan pendidikan masyarakat, 3) kegiatan koperasi, 4) perbaikan gizi masyarakat, 5) pelaksanaan usaha kesehatan masyarakat, seperti rumah sakit, 6) penciptaan lapangan kerja, 7) pelaksanaan panti asuhan, dan 8) peningkatan pemanfaatan media komunikasi dan seni budaya. Untuk mencapai hasil yang diinginkan, Nabi Muhammad (saw) menggunakan dakwah bil hal di bidang amal. Dakwah menunjukan akan adanya organisasi dakwah untuk menjalankan fardhu kifayah disebut dakwah dan juga pelaksanaan dakwah perorangan terhadap hubungan dan juga kriteria disebut tabligh. Perlunya memiliki sikap berbagi antar sesama merupakan salah satu perilaku yang sangat baik diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Yang mana dapat membangun kesadaran pada masyarakat untuk berbagi pada sesama untuk bisa membantu walaupun hal tersebut tidak mudah untuk dijalankan, dilihat dari masih sedikit yang memiliki kesadaran untuk berbagi pada sesama manusia. Dalam hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi yang ada di Indonesia yang mana perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya berbagi dengan sesama, salah satu organisasi yang berperan dalam konsentrasi berbagi yaitu perguruan Persaudaraan Setia Hati Winongo dalam program berbagi sayur gratis. Kegiatan berbagi sayur gratis ini berawal dari mewabahnya virus Covid-19. Organisai PSHW di Desa Duyung ini termotivasi untuk mengadakan kegiatan berbagi sayur gratis karena melihat kondisi masyarakat yang terkena dampak dari virus Covid-19 dengan maksud membantu sedikit kebutuhan pangan masyarakat. Berdasarkan latar belakang di atas maka akan muncul masalah di mana peran perguruan Persaudaraan Setia Hati Winongo di kabupaten Magetan dalam menerapkan nilai-nilai dakwah bil hal melalui program berbagi sayur gratis. Dalam hal ini penulis melakukan penelitian lebih lanjut terhadap program berbagi sayur gratis dengan judul: “Strategi Dakwah Bil Hal berbagi sayur gratis oleh perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Winongo di Kabupaten Magetan Jawa Timur”. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur Indonesia. Alasan memilih tempat ini dengan pertimbangan bahwa peneliti tertarik dengan program kegiatan berbagi sayur gratis oleh organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo. Waktu penelitian dilaksanakan pada 28 Mei 2023. Teknik pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang memungkinkan untuk produksi data deskriptif selanjutnya dalam bentuk kata-kata dan tulisan serta perilaku yang ditemukan melalui pengamatan subjek penelitian (Sugiyono, 2017). Peneliti menggunakan strategi ini karena tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan penyebab di balik penyelenggaraan acara berbagi sayuran gratis. Berbeda dengan penelitian kuantitatif, temuan penelitian kualitatif dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, studi kasus, dan metode lain daripada dengan prosedur statistik atau jenis perhitungan lainnya. penelitian kualitatif semacam ini disebut fenomenologi kualitatif, sebuah atau metode yang menekankan filsafat untuk menyelidiki pengalaman peserta penelitian. Fenomenologi diartikan sebagai cara berpikir yang menggunakan tahapan-tahapan yang dilakukan secara rasional, kritis, dan tidak didasarkan pada spekulasi bias belaka untuk menghasilkan informasi baru atau mengembangkan pengetahuan yang ada. Data dapat dikumpulkan dengan dua cara: melalui metode pengumpulan data primer, dan melalui data sekunder. Data primer merupakan sumber data penelitian yang diterima langsung dari sumber asal, tanpa menggunakan perantara, menurut Nur Indrianto dan Bambang Supomo (2013: 142). Organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo, yang menawarkan acara berbagi sayuran gratis, dihubungi untuk penelitian pengumpulan data utama proyek menggunakan metodologi wawancara langsung. Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diterima peneliti secara tidak langsung melalui perantara (diperoleh dan didokumentasikan oleh pihak lain), menurut Nur Indrianto dan Bambang Supomo (2013-143). Untuk memeriksa laporan, tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau literatur. Literatur dan buku domuken yang relevan dengan penelitian ini dan dapat mendukung penelitian ini merupakan contoh sumber data sekunder yang memiliki sifat pendukung bagi proses penelitian dan memenuhi kebutuhan data primer.   HASIL DAN PEMBAHASAN Apa Itu Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW)? Pada tahun 1903 Ki Ngabehi Soerodwirdjo mendirikan perguruan pencak silat yang diberi nama Sedulur Tunggal Kecer atau STK yang bertempat diDesa Tambak Gringsing, Kota Surabaya. setelah itu pada tahun 1966 berdirilah Perguruan Setia Hati Winongo yang didirikan oleh Bapak Raden Djimat Hendro Soewarno yang merupakan murid kesayangan dari Ki Ngabehi Soerodwirdjo. Persaudaraan Setia Hati Winongo berada di Desa Duyung, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, nama persaudaraan pencak silat tersebuut diambil dari nama Desa letak didirikannya. Awal berdiri perguruan pencak silat ini diajarkan pelajaran pencak silat yang berasal dari para pendekar terkenal pada zaman Ki Ngabehi Soerodwordjo, Sasaran utama perguruan ini pada saat itu merupakan generasi-generasi muda. Dalam mencari generasi baru pada saat itu Persaudaraan Setia Hati Winongo menamai dengan “Tunas Muda”, yang memiliki arti “Setia hati yang akan bersinar Kembali” dimana Gerakan tunas muda tersebut pertama kali populer dan digunakan pada berdirinya Persaudaraan Setia Hati Winongo, yang mana diharapkan generasi muda dapat menjadi penerus yang berguna bagi kepentingan bangsa dan negara. Pada saat penerimaan anggota baru Tunas Muda Winongo harus diadakannya pengesahan terlebih dahulu dengan adanya pengesahan maka akan resmi menjadi warga atau anggota baru. Tidak hanya itu ilmu-ilmu setia hati hanya boleh diketahui oleh warga yang telah diresmikan dan dilarang bagi warganya untuk mengajarkan kepada selain warga. Adanya pelajaran tingkat lanjut mau diikuti atau tidak itu tergantung kesadaran dari warga dari Setia Hati winongo tersebut, karena dalam mengikuti peruguruan ini tidak ada unsur paksaan. Persaudaraan Setia Hati Winongo selain berada di Madiun, tidak pernah membuka cabang perguruan pencak silat dimanapun, kalaupun ada kemungkinan itu hanya dijadikan tempat berlatih ataupun juga kunjungan silaturahmi. Seseorang yang ingin bergabung pada perguruan ini baik dari luar madiun atau bahkan mancanegara tetap saja saat pengesahan dilakukan dimadiun, karena sebagai pusat awal berdirinya perguruan setia hati winongo. Hal tersebuut dilakukan agar tetap menjaga kemurnian aliran setia hati winongo dan karena hal ini juga yang mana menjadikan ikatan persaudaraan dalam perguruan ini sangat kuat antara satu warga dengan yang lain. Ajaran dasar mengeai kesetia hatian yang sangat erat dalam Persaudaraan Setia Hati Winongo, anggota yang baru masuk harus segera disahkan sebagai Warga agar ikatan emosional dan fisik yang bersangkutan dengan perguruan tidak terlepas, dari adanya ini menjadikan momen-momen yang mengikat solidaritas atau dapat menumbuhkan rasa kekompakan dengan seiring berjalannya proses pengesahan sehari semalam yang mana dapat membentuk kuatnya ikatan persaudaraan dan kesetiaan. Persaudaraan setia hati yang mana memiliki arti “satu rasa, satu jiwa, untuk saudara”, maka selain mengamalkan seni bela diri menggabungkan antara bela diri dengan peragakan seni tarinya, dalam Persaudaraan Setia Hati Winongo. Para peneliti telah menemukan bahwa mayoritas penganut Winongo Setia Hati mengikuti Persaudaraan Pencak Silat, lebih menyukai kekerabatan antara penganut Winongo Setia Hati daripada praktik seni bela diri, dengan tujuan menjalin ikatan persahabatan yang kuat untuk mencapai tingkat fanatisme yang sangat tinggi antara penganutnya dan Persaudaraan Hati Setia Winongo itu sendiri,  serta membangun harga diri untuk selalu dihormati dan disegani dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan Berbagi Sayur Gratis Perguruan Setia Hati Winongo di Kabupaten Magetan Jawa Timur Pada saat adanya pandemic Covid-19 banyaknya masyarakat yang kesulitan sebab tidak diperbolehkannya keluar untuk beraktivitas yang mengakibatkan kondisi ekonomi mereka terpuruk. Pentingnya memiliki rasa peduli terhadap sesama untuk bisa saling membantu satu dengan yang lain. Menurut Hurlock (1980) Seseorang yang tindakannya bermanfaat bagi orang lain akan merasa sangat berarti di lingkungan mereka dan memiliki konsep diri yang positif atau ke atas. Namun, konsep diri seseorang akan condong negatif atau turun jika mereka percaya bahwa apa yang mereka kontribusikan kepada lingkungan mereka tidak ada artinya. Ketika orang terhubung dengan cara yang bermanfaat satu sama lain, mereka dapat memperoleh pengalaman yang mengubah cara mereka memandang diri mereka sendiri. Adanya pandemic Covid-19 yang mana dapat menumbuhkan rasa keperdulian antar sesama karena mengupayakan agar dampak yang terjadi tidak parah. Sepertinya halnya yang dilakukan oleh Persaudaraan Setia Hati Winongo dikabupaten Magetan Jawa Timur. Yang mana tercetuskannya ide ini karena atas kesadaran sikap tolong menolong pada diri mereka masing-masing, dan mereka juga melihat pada daerah-daerah sekitar yang menerapkan hal ini lalu dimusyawarahkan dan dapat terealisasikan pada tahun 2020 yang mana masih berjalan hingga tahun 2023. Dalam kegiatan ini tidak adanya maksud ataupun tujuan lain selain ingin membantu masyarakat sekitar karena dampak dari pandemic covid-19 ini. Sebelum adanya pandemic Covid-19 Persaudaraan Setia Hati Winongo ini juga memiliki kegiatan-kegiatan lain seperti membersikan masjid yang ada dilingkungan sekitar, memotong rumput yang mana dapat bermanfaat juga untuk lingkungan sekitar. Untuk anggota dari kegiatan ini yang kebanyakan dari anak sekolah yang lama kelamaan mulai berkurang karena berjalannya waktu anak sekolah mulai mengikuti KBM. Awal dimulainya kegiatan ini menggunakan uang kas dari Persaudaraan Setia Hati Winongo dan juga keikhlasan dari setiap anggota, lalu seiring berjalannya waktu jalan untuk mencari donator, setelah itu banyak donator yang tau dan ikut berpartisipasi mulai dari sayuran atau bahan pangan dan ada juga yang menitipkan uang untuk dibelanjakan sayur, tidak sampai disitu saja jika ada kekurangan itu akan ada sumbangan seikhlasnya bagi para anggota. Untuk sayur yang dibagikan sendiri berupa bahan mentah yang awalnya hanya dibudget lima ribu rupiah perkantong lama kelamaan bisa bertambah karena banyaknya donator yang datang. Pada umumnya setiap kegiatan memang ada struktur kepanitiaan, akan tetapi untuk kegiatan ini karena berniat ikhlas dari hati ntuk menolong sesame jadi semua bertanggung jawab mengetuai diri sendiri dalam kegiatan ini. Beradasarkan wawancara yang penulis lakukan bahwa peminat dari sayur gratis ini hanya warga sekitar yang jumlahnya juga sudah lumayan banyak, misalkan ada pengendara yang melitas jika memang minat memang dipersilahkan walaupn bukan warga sekitar. Dikarenakan kegiatan ini memang dengan tujuan membantu sesama, tidak ada pengecualian untuk penerima dipersilahkan. Para anggota pun tidak hanya meletakkan satuyuran lalu pergi tetapi juga menawarkan agar semua bisa habis dan tidak mubazir. Kegiatan ini dilakukan pada jum’at pagi, yang mana tidak ada waktu pasti kapan jam pelaksanaan karena jika semua sudah selesai disiapkan maka para warga pun sudah antri.             Sumber : foto dari panitia                         Sumber: foto dari panitia Respon Masyarakat Terhadap Kegiatan Berbagi Sayur Gratis Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan kepada masyarakat Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Jawa Timur, banyak respon dari masyarakat. Disini penulis akan menyebutkan beberapa narasumber. Pertama, yaitu wawancara kepada ibu Yuli salah satu warga penerima sayur gratis. Menurut penuturan beliau dengan adanya kegiatan berbagi sayur gratis tersebut sangat membantu keadaan ekonomi keluarga beliau dalam hal pangan. (Wawancara, 5 Juni 2023). Kedua, wawancara kepada Ibu Siti selaku pemasok tahu pada kegiatan berbagi sayur gratis tersebut. Menurut penuturan beliau kegiatan tersebut membantu beliau dalam menyalurkan sedekah kepada masyarakat dalam bentuk uang maupun bahan pangan. Sedekah bukan di nilai seberapa banyak tetapi ke ikhlasan hati untuk membantu sesama. (Wawancara, 5 Juni 2023). Ketiga, wawancara kepada Bapak Agus selaku salah satu panitia yang mengadakan kegiatan berbagi sayur gratis. Menurut penuturan beliau, kegiatan tersebut pada dasarnya adalah membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dalam bidang pangan. Uang yang digunakan untuk menjalankan kegiatan ini awalnya dari kas organisasi, namu seiring berjalanya waktu bagi siapapun yang  ingin berbagi dengan ikhlas bisa ikut bersedekah. (Wawancara, 28 Mei 2023) Metode Dakwah Bil Hal Kata "dakwah" dikatakan berasal dari bahasa Arab "( )" (Shodiqin, 2011; Asror, 2018; Enjang, et al., 2009), yang berarti mengundang, memanggil, melayani, dan memanggil. Istilah "dakwah" juga digunakan dalam sumber-sumber lain untuk merujuk pada berbagai hal, termasuk: 1) propaganda dan penyiaran; 2) panggilan untuk merangkul, mengkaji, dan mengikuti ajaran Islam; dan 3) tumbuhnya agama di masyarakat. Irawan dan Suriadi (2019) menegaskan bahwa kata-kata lain, seperti tabligh, tabsyir indzhar, amar ma'ruf dan nahi munkar, mauidzoh hasanah, tarbiyah, ta'lim, wasyiyah, dan khotbah, juga dapat digunakan untuk memahami kata "dakwah". Tujuan dakwah, di sisi lain, adalah untuk meningkatkan status umat di semua bidang kehidupan dengan mengintegrasikan ajaran Islam ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kehidupan pribadi, keluarga, dan komunitas seseorang (Mulkan, 1993). Apabila terdapat interaksi antara berbagai faktor yang saling mempengaruhi seperti yang ditunjukkan pada pembahasan sebelumnya, antara lain: pesan dakwah, mad'u, lingkungan, lingkungan, dan sarana/media dakwah, maka tujuan dakwah dapat terwujud dengan tepat (Attabik, 2014; Maghfiroh, 2016). Fungsi dakwah sebagai media pembinaan dan pengembangan, menurut Asmuni Syukir dalam Asror (2018), dapat terwujudkan secara optimal jika semua unsur terpenuhi. Pembinaan dalam dakwah berarti mempertahankan dan menyempurnakan suatu hal yang telah ada sebelumnya, sedangkan pengembangan berarti mengadakan atau membaharui suatu hal yang belum ada sebelumnya. Secara harfiah, dakwah bil-hal mengacu pada penyebaran prinsip-prinsip Islam melalui perbuatan. Definisi dakwah bil-hal yang diberikan oleh Rasyid et al. dalam Sagir (2015) adalah upaya untuk mendorong orang dan kelompok untuk mengembangkan diri dan masyarakat dalam rangka mewujudkan tatanan dan kebutuhan sosial ekonomi yang lebih baik sesuai dengan tuntunan Islam tentang isu-isu sosial seperti kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan. Strategi dakwah bil-hal adalah cara untuk menyebarkan nilai-nilai agama melalui tindakan suri tauladan. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa si penerima dakwah tidak akan mengikuti jejak si da'i sebagai juru dakwah. Dengan demikian, tidak hanya penyebaran pengetahuan tetapi juga penyebaran nilai-nilai, yang dimaksudkan untuk menjadi dakwah efektif dan efisien bagi mereka yang menerimanya (Zakiyyah & Haqq, 2018). Strategi dakwah bil-hal adalah cara untuk menyebarkan nilai-nilai agama melalui tindakan suri tauladan. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa si penerima dakwah tidak akan mengikuti jejak si da'i sebagai juru dakwah. Dengan demikian, tidak hanya penyebaran pengetahuan tetapi juga penyebaran nilai-nilai, yang dimaksudkan untuk menjadi dakwah efektif dan efisien bagi mereka yang menerimanya (Zakiyyah & Haqq, 2018). Metode dakwah bil hal ini berkaitan dengan penelitian ini. Kegiatan berbagi sayur gratis di hari jumat yang diselenggarakan oleh organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo di Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk dari merealisasikan metode dakwah bil hal dalam bidang ekonomi. Berdasarkan penjelasan di atas bahwa awal mula kegiatan ini diadakan yaitu marak nya virus Covid-19 yang berdampak pada masyarakat salah satu nya ekonomi yang menurun. Berawal dari rasa peduli organisasi ini terhadap kondisi masyarakat yang tidak bisa bekerja maka kegiatan ini akhirnya didirikan dan berjalan hingga tahun 2023 dengan maksud bersedekah membantu masyarakat dalam hal kebutuhan pangan. Hal ini merupakan suatu bentuk terealisasikanya metode dakwah bil hal.   Kesimpulan Menurut pemaparan pembahasan penelitian di atas dapat diperoleh kesimpulan dengan adanya kegiatan berbagi sayur gratis di Magetan Desa Duyung Takeran, adapun pelaksana dari kegiatan tersebut yaitu organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo di Desa Duyung. Tujuan diadakanya kegiatan tersebut adalah semata-mata karena munculnya rasa kepedulian kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 dengan membantu sedikit kebutungan ekonomi berupa bahan pangan yang berlanjut hingga tahun 2023. Adapun uang untuk mengadakan kegiatan ini awalnya diambilkan dari uang kas anggota organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo. Namun, seiiring berjalanya waktu bagi siapapun yang berkenan untuk sedekah dipersilahkan. Kegiatan ini juga sudah mendaptkan beberapa sponsor/pemasok berupa sayuran, tahu, bahkan uang yang nantinya akan dibelikan sayur untuk dibagikan. Pelaksanaan berbagi sayur gratis ini yaitu satu minggu satu kali pada hari jumat. Dimulai kisaran pukul 6 sampai pukul 7 biasanya sudah habis. Dalam sehari sayur yang dibagikan yaitu 50 sampai 100 kantong. Setiap satu kantong sayur di budget 5000 rupiah. Kaitanya dalam hal berdakwah yaitu kegiatan tersebut masuk dalam kategori strategi dakwah bil hal atau dakwah dengan aksi langsung kepada masyarakat dalam bentuk membantu kebutuhan pangan. Hal ini bisa dijadikan suatu motivasi kepada kita semua, bahwa dalam berdakwah tidak hanya pemantapan dalam hal keimanan saja namun juga dalam bentuk dakwah bil hal yaitu dengan aksi terdahap kondisi masyarakat yang masih belum sejahtera di bidang ekonomi maupun di bidang pendidikan.       Daftar Pustaka   Abdullah, Muhammad Qadaruddin. Pengantar Ilmu Dakwah. Jakarta: Qiara Media, 2019.   Chosinawarotin, C., & Sudrajat, H. (2021, October). Sayur Berkah di Masa Pandemi. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung (Vol. 1, pp. 75-81).   Fadilah, A. (2011). Pengaruh penggunaan alat komunikasi handphone (hp) terhadap aktivitas belajar siswa SMP negeri 66 Jakarta Selatan.   A.Kadir Sobur, Tauhid Teologis, (Jakarta: Gaung Persada Press Group 2013), hlm. 5   Khaerunnisa, N. (2021, December). Efektivitas Dakwah Bil-Hal Melalui Gerakan Infaq Beras Bengkayang di Kecamatan Bengkayang. In Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication (Vol. 1, No. 1, pp. 28-31).   Kholis, N., Mudhofi, M., Hamid, N., & Aroyandin, E. N. (2021). Dakwah Bil-Hal Kiai sebagai Upaya Pemberdayaan Santri (Action Da'wah by the Kiai as an Effort to Empower Students). Jurnal Dakwah Risalah, 32(1), 112-129.   Mahanani, S. (2019). Efektivitas Kegiatan Jimpitan dalam Meningkatkan Kepedulian Sosial Masyarakat di Desa Karanglo Kidul Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo (Doctoral dissertation, IAIN PONOROGO).   Martanti, D. E., Hartono, N. R., & Sunarsasi, S. (2021). FENOMENOLOGI “SAYUR GANTUNG” MASYARAKAT BLITAR SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN DAMPAK EKONOMI DI TENGAH COVID-19. AKUNTABILITAS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Ekonomi, 14(1), 40-41.   Mulkan, AM, 1993; “Paradigma Intelektual Muslim”, Yogyakarta, Si Press   Putra, I. D. G. U., & Rustika, I. M. (2015). Hubungan antara perilaku menolong dengan konsep diri pada remaja akhir yang menjadi anggota tim bantuan medis janar duta fakultas kedokteran universitas udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 2(2), 198-205.   Shodiqin, Asep. (2011) Membingkai “Episteme” Ilmu Dakwah, Jurnal Ilmu Dakwah Vol.5  No 2   Sugiyono, F. X. (2017), Neraca pembayaran: Konsep, Metodologi dan Penerapan (Vol. 4). Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan (PPSK) Bank Indonesia.      

Asrifa Asrifa

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Permasalahan pokok penelitian ini adalah bagaimana upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMA Negeri 1 Siotapina. Penelitian ini bertujuan: (1). Mengetahui bagaimana upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik SMA Negeri 1 Siotapina, (2). Mengetahui factor-faktor yang mendukung dan penghambat upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik SMA Negeri 1 Siotapina. Penelitian ini adalah penelitian berbentuk deskriptif kualitatif yang menganalisa data secara mendalam tidak berdasarkan angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, interview, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik Analisa dapat melalui 3 tahap, yaitu: Data Reduction ( reduksi data), Data Display (penyajian data), dan Conclusion Drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMA Negeri 1 Siotapina adalah memberikan bimbingan khusus tentang pemaham kehidupan beragama, berkerja sama dengan guru BK untuk mengetahui asal-ususl siswa, memanggil kedua orang tua siswa, serta pemberian sanksi apabila masih melakukan kenakalan tersebut. 2).  Faktor-faktor yang mendukung upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMA Negeri 1 Siotapina adalah adanya kerjasama dengan wali kelas, lingkungan sekolah yang baik, dan adanya kebijakan sekolah. 3). factor-faktor yang menghambat adalah tindak lanjut yang kurang maksimal, latar belakang keluarga yang berbeda, pengaruh teknologi, dan kurangnya pengawasan orang tua terhadap kehidupan anak di masyarakat.

Suwandi; Riyadini Riyan Utami; Viola De Yusa; Vio Ananta

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

Gaya kepemimpinan merupakan suatu sikap pimpinan dalam melakukan pekerjaan didalam suatu perusahaan atau organisasi, gaya seorang pemimpin dalam memberikan contoh terhadap bawahhannya. Disiplin kerja merupakan suatu bagian terpenting dalam suatu perusaan terutama dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas kerja karyawan baik dalam team maupun dalam invidual begitupun dengan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan otokratis dan Disiplin kerja terhadap kinerja karyawan karyawan PT.Pegadaian (persero) cp kedaton Bandar Lampung. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Teknik sensus, dimana semua populasi dijadikan sampel, dimana jumlah populasi dalam penelitian pada karyawan PT.Pegadaian (persero) cp kedaton Bandar Lampung yaitu 37 karyawan. Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda yakni menggunakan uji t yakni uji parcial dan uji f yakni uji simultan atau uji secara bersam-sama. Hasil uji secara parcial dimana pariabek gaya kepeimpinan otrakatis berpengaruh terhadap kinerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja, namun hasil uji secara simultan ditemukan hasil adanya pengaruh secara bersama antara variabel gaya kepemimpinan otokratis dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan karyawan PT.Pegadaian (persero) cp kedaton Bandar Lampung.

Nur Azzira; Charles Charles; Iswantir Iswantir; Wedra Aprison

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang melakukan kegiatan masih ada sebagian siswa yang kurang menghargai gurunya, bertutur kata yang tidak baik kepada guru atau kepada orang yang lebih tua. Kemudian disaat bel masuk telah dibunyikan masih banyak dari siswa yang belum masuk ke ruangan kelas. Disaat jam istirahat sudah berakhir masih ada dari siswa yang berkeluyuran di luar kelas, jajan dan sibuk bermain dengan teman-temannya. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penulisan ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penulisan ini  yaitu informan kunci guru Pendidikan Agama Islam Mata Pelajaran Akidah Akhlak, dan informan pendukung adalah tiga orang siswa. Teknik analisis data yang penulis lakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kemudian teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi Data.Berdasarkan hasil penulisan dapat dipahami bahwa penerapan karakter disiplin di MTs TI Koto Tuo Kumpulan berupa mengerjakan tugas tidak secara individu, mereka mencontek, dalam bentuk pengumpulan tugas tepat waktu masih kurang. Sikap siswa di dalam kelas kurang baik, seperti siswa yang tidak memperhatikan saat guru mengajar di kelas, mereka menguap, mengantuk bahkan menganggu teman di sebelahnya,  keluar kelas, pergi ke kantin, ke luar gerbang, adanya siswa yang datang terlambat datang ke sekolah serta telat masuk ke dalam kelas, masih banyak siswa tidak mematuhi peraturan berpakaian seperti tidak memasukkan baju ke dalam celana, dan membuang sampah sembarangan. Faktor pendukung penerapan karakter disiplin di MTs TI Koto Tuo Kumpulan adalah kerja sama semua guru di MTs TI tersebut dalam menerapkan disiplin kepada siswa, faktor penghambatan dalam penerapan karakter disiplin siswa adalah perilaku siswa itu sendiri yang tidak mau mendengarkan dan menaati aturan-aturan yang telah ditetapkan di sekolah baik itu peraturan di dalam kelas maupun peraturan di lingkungan sekolah.

Reni Wulandari; Kemala Puji; Emi Suwarni

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menguji pengaruh motivasi kerja dan pengembangan karir berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Trijaya Tirta Dharma yang berjumlah 132 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan data primer yang diperoleh dengan cara menyebarkan sejumlah  pernyataan kepada responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS versi 22. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa motivasi kerja dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja secara simultan maupun parsial.  

Zerli Anita Dewi; Addiarrahman; Muhammad Subhan

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Pembangunan pedesaan yang dikerjakan haruslah sinkron dengan masalah yang dihadapi, serta partisipasi masyarakatnya dengan menggunakan sumber daya yang di perlukan untuk merancang dan membangun perekonomian yang dimiliki, serta memanfaatkan potensi ekonomi yang ada sehingga bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Fenomena yang ada pada desa jatimulyo kecamatan dendang kabupaten tanjung jabung timur yaitu masih banyak program kerja desa yang masih belum terealisasi. Sama sepeti dengan Desa – desa yang lain, Proses Pengelolaan Dana Desa pada Kantor Desa Jati Mulyo terdiri dari 3 Tahap Yaitu Perencanaan, Pelaksanaan dan Pelaporan/Pertanggungjawaban. Program desa yang masih belum terealisasi sebagaimana yang telah dijelaskan diatas, dikarenakan proses pegelolaan manajemen dana desa yang belum maksimal sehingga berdampak dalam proses perencanaan pembangunan desa. Manajemen Pengelolaan Dana Desa dari tahun 2018-2021 sudah menunjukan beberpa  peningkatan di banding dengan tahun sebelumnya akan tetapi masih saja ada program yang belum terealisai. Hal ini dibuktikan masih ada program pembangunan yang belum di laksanakan. Dalam proses pengelolaan Dana Desa pada kantor Desa Jati Mulyo terdir dari tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan/pertanggungjawaban. Tidak terealisasi nya program tersebut dikarenakan proses pengelolaan manajemen dana desa yang belum maksimal. Desa Jati Mulyo belum mencapai indicator diantaranya belum cukup baik akses masyarakat dalam kegiatan ekonomi, akses yang dimaksud ini adalah perkerasan jalan yang belum maksimal sehingga masyarakat masih kesulitan dalam mengeluarkan hasil bertani. Dalam tinjaun manajemen syariah terhadap pengelolaan Dana Desa sendiri bahwasannya pelaksanaan Dana Desa masih belum cukup memenuhi standar nilai-nilai dasar ekonomi islam, disini manajemen pengelolaan Dana Desa masih mengarah ke konvensional. Akan tetapi kalau dilihat dari sifat dari nilai syariah yang rabbani dimana pengawasan internal yang dilakukan dari hati nurani yang bergerak untuk menunjukkan ataupun mewujudkan sesuai tujuan, sudah dilakukan olehaparatur dan masyarakat dalam hal mengawasi pengelolaan Dana Desa baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Yadia Rahma; Dewi Anggraini

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Menambah pengetahuan dari berbagai sumber. Salah satunya dengan sastra. Karya sastra adalah suatu bentuk gagasan, emosi, atau masalah hidup yang dikemas oleh pengarangnya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data  penelitian ini adalah novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Data dalam survei ini berupa kalimat atau ucapan yang mengandung nilai sosial. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Studi kepustakaan dilakukan untuk memperoleh bahan dan informasi terkait penelitian seperti buku, artikel, dan dokumen lain yang berhubungan dengan penelitian. Teknik analisis data adalah dengan membaca dan mencatat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan nilai-nilai sosial yang terdapat pada novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori menyuguhkan suatu cerita yang inspiratif, menyentuh perasaan, dan memberikan nilai sosial. Nilai sosial yang terdapat daalam novel Laut Bercerita antara lain: 1) Kejujuran, 2) Kekeluargaan, 3) Tolong Menolong, 4) kerja sama, 5) Kepedulian