Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 101-120 of 156

Analytics

Misi Astuti Waruruwu; Moses Wibowo

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Menjadi hamba Tuhan adalah kesempatan sempurna yang tidak dimiliki semua orang. Hamba Tuhan adalah orang yang setia dan mengaku di hadapan Tuhan bahwa dia untuk Tuhan. Hamba Tuhan harus memiliki dasar iman dalam pelayanan, terlatih untuk mengajar dan menguasai diri dalam memberitakan Firman Tuhan. Hal ini menunjukkan bahwa hamba-hamba Tuhan mampu melatih dan memimpin domba-domba-Nya seperti yang dilakukan Yesus Kristus sebagai Gembala yang Baik dari domba-domba-Nya. Dalam surat ini, Paulus mengingatkan Timotius agar para hamba Tuhan tidak lagi mengajar di zaman sekarang, karena banyak sekali nabi palsu yang mengaku sebagai utusan Tuhan. Hasil penelitian ini menggambarkan kompetensi hamba Tuhan dalam menjalankan pelayanannya

Risnayanti Risnayanti; Yane Henderina Keluanan

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Dalam proses pembelajaran, guru PAK memiliki peran yang sangat penting untuk mendidik anak-anank dalam menanamkan nilai-nilai moral yang sangat baik serta mendidik anak menjadi anak yang taat beriman Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berdasarkan pengamatan peneliti pada anak usia 7-12, bahwa  guru mempunyai peran  penting dalam memfasilitasi peserta didik dalam proses penanaman nilai  karakter  religius dilingkungan sekolah. Tujuannya adalah untuk mengetahui peran guru PAK dalam mengembangkan moral peserta didik SD. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode study literatur research atau studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai jurnal yang memiliki kaitan atau hubungan dengan peran orangtua dan guru dalam mengembangkan moral peserta didik sekolah dasar di era revolusi industri 4.0. Metode studi kepustakaan menurut Sugiyono (2018) adalah suatu metode yang mana mengumpulkan kajian teori dan referensi yang bersumber dari literatur literatur ilmiah. Kesimpulan: yaitu guru PAK perlu mensosialisasikan dan membudayakan lingkungan sekolah dalam menegakkan nilai-nilai akhlak dan moral yang benar melalui contoh dan teladan yang baik. Selain itu dalam pengembangan dan penanaman moral pada peserta didik perlu dilakukan control dan bimbingan, pengawasan, evaluasi dan tindak lanjut dari perilaku moral anak tersebut.

Yus Oktofianus Fanggi

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Dan Kejadian 12:1-9 memberikan penjelasan Panggilan Abraham adalah dasar dan penopang bangsa Israel dalam posisinya sebagai bangsa dan sebagai gereja. bersama Atas panggilan Abraham, bangsa dan gereja dapat bersatu dan seragam Artikel ini berfokus khusus pada sejarah satu orang, yaitu Abraham dan keturunannya. Tuhan tidak kehancuran ciptaannya. Tetapi Dia mulai bekerja dengan satu Umat ​​pilihan-Nya dan umat yang Dia pilih untuk direformasi Di dalam dunia.[1] Kejadian 12:1-9 menjelaskan panggilan Abraham untuk meninggalkan tanah nenek moyangnya dan pergi ke tanah yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya. Di sana Tuhan melindungi dan memberkatinya. Kejadian 12:1-3 adalah berita panggilan Abraham dan janji Tuhan yang akan diterima Abraham. Kejadian 12:4-9 adalah jawaban atau respon Abraham terhadap panggilan Tuhan. Metode yang digunakan untuk menghimpun data bagi penulisan ini didasarkan pada penelitian perpustakaan dan metode deskriptif. Pada teks Kejadian 12 ini pemanggilan Allah kepada Abraham secara tiba tiba. Pemanggilan itu datang kepada Abraham tanpa petunjuk mengenai waktu, tempat, juga tidak ada keterangan lengkap tentang Abraham selain hanya silsilah singkat dan data keluarga dari ayat-ayat sebelumnya.   [1] Sandy Lane West, Handbook to the Bible (Bandung: Kalam Hidup, 2015), 144.

Beriaman Ndruru

Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Sesuai perintah ajaran kristiani sebagai seorang hamba Tuhan tentang teguran dan nasehat apa yang salah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Berdasarkan tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.  Paulus tidak dapat menangani hal itu terus menerus, karena ia harus melanjutkan perjalanan ke Makedonia. Maka ia meninggalkan pembantunya, Timotius, di Efesus untuk mengamankan situasi di situ. Timotius mendapat tugas untuk menasehatkan yaitu bertindak dengan tegas terhadap penyeleweng-penyeleweng di bidang pengajaran. Nasehat adalah kata kerja yang memiliki arti tindakan memanggil seseorang untuk menghibur atau untuk mendamaikan. Rasul Paulus mengajarkan kepada Timotius untuk menegor dan menasehati jemaat yang dilayaninya dengan pengajaran dan penuh kesabaran. Dalam penulisan artikel ini menggunakan metode peneletian kualitatif dengan menggunakan literatur. Berdasarkan pemaparannya, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan Timotius ini sangatlah baik untuk dapat digali, mulai sejak ia dibawah  naugan kepemimpinan Paulus hingga dia diangkat menjadi pemimpin. Tentu dalam hal ini, masih banyak hal yang bisa kita temukan dalam sifat-sifat atau ciri-ciri kepemimpinan Timotius yang tersurat yang ada dalam Alkitab dalam membangun jemaat di Efesus.

Doni A

Jurnal DIKMAS 2023 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Kelurahan Barong Tongko merupakan salah satu tempat yang berada di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kelurahan ini walaupun dikatakan sudah maju, namun masih banyak masyarakat yang tidak mau datang beribadah di gereja dan tidak mau ikut kegiatan-kegiatan rohani lainnya. Oleh sebab itu penulis bersyukur dengan adanya pelayanan  pengabdian kepada masyarakat, penulis bisa melayani mereka secara jasmani dan rohani, yang bedasarkan kasih Kristus. Penulis bersyukur juga karena masyarakat di kelurahan Barong Tongko mau dibimbing dan mau dilayani untuk mendekatkan diri mereka kepada Tuhan Yesus Kristus. Memang segala sesuatu maslah tidak ada yang tidak bisa diselesaikan bersama Tuhan Yesus, asalkan kita mau melakukan, berusaha dan berdoa.

Misi Astuti Waruwu

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat bimbingan bagi siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu membaca buku-buku, makalah atau artikel, majalah, jurnal, web (internet yan). Tujuan penelitian bimbingan Rohani bagi anak-anak ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang bagaimana pengajaran Rohani yang lebih melekat dalam pengenalan akan kasih Tuhan dan juga ajaran- ajaran yang benar didalam Alkitab. Didalam dunia pendidikan kurang lebih 25% penyamapain materi tentang Alkitab (pendidika agama kristen), karena kenapa? Dari jadwal yang telah di sediakan maka senin-sabtu belajar agama hanya 1 kali  dalam seminggu. Dalam hal itu saya berinisiatif untuk mengadakan yang namaya pembinaan Rohani yang di ikuti oleh seluruh siswa/siswi yang beragama Kristen, dengan tujuan saya menyampaikan materi tersebut adalah agar mereka selalu ingat dan bisa memami yang namanya pengajar dalam Alkitab.

Arju Arju; Abad jaya zega

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dalam agama kekristenan, musik merupakan satu hal yang penting dan mendasar dalam sebuah gereja. Pada bagian ini umat Tuhan dituntut memuji Tuhan dengan menggunakan alat music sebab melalui musik dapat mengantarkan umat erat bersekutu dan intim dengan Tuhan dalam Roh dan kebenaran. Musik membuat umat merasakan sentuhan yang lembut dari Tuhan. Namun, kenyataanya  Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK SETIA di Indonesia) belum memahami pentingnya musik gereja.  Dengan demikian, sekolah Kristen perlu melihat ini sebagai tantangan sekaligus upaya menumbuhkan kerinduan, keinginan, semangat dan antusias mempelajari musik gereja serta meninjaunya dalam Perjanjian Lama terlebih pada kitab Mazmur. Dengan hal ini, penulis menggunakan metode yang peneliti kualitatif. Kesimpuln : setelah hasil diketahui dari atas bahwa manfaat musik gereja dalam pembelajaran SMTK Setia se-Indonesia perlu dikembangan dan diperhatikan. Karna di dalam kegiatan kerohanian maupun Kegiatan berupa mengembangan potensi musik yang dimiliki dan dirasakan oleh SMTK Setia.

Hendra Agung Saputra Samaloisa

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Tulisan ini mendeskripsikan mengenai signifikansi etika guru Pendidikan agama Kristen terhadap pertumbuhan karakter bagi peserta didik dengan menggunakan pendekatan literature. Pentingnya etika bagi guru pendidikan Agama Kristen bukan hanya sekedar mengajarkan tentang pengetahuan, keterampilan, terhadap peserta didik, melainkan mengajarkan tentang bagaimana peserta didik mempunyai karakter yang meonjol dengan iman  kepada sang Juruslamat yaitu Yesus Kristus. Maka dari pada itu untuk menghidupi dan mewujudkan karakter peserta didik guru Pendidikan Agama Kristen terlebih dahulu memahami tentang pengajaran yang hidup di dalam kekristenan yang sesungguhnya di dalam Tuhan.

Linus Syah Putra Gulo; Yeremia Hia

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Di dalam Perjanjian Baru, kitab Ibrani adalah salah-satu kitab yang banyak mengutip teks Perjanjian Lama dan menyinggung tentang iman. Bahkan kitab ini sendiri yang mendefenisikan iman. Para penulis Perjanjian Baru lebih cenderung menggunakan versi Ibrani teks masoretik teks, dengan berbaga metode penafsiran tradisi Yahudi kuno. Metode penafsiran, misalnya: historis, preteris, furutis, idealis. Penulisan artikel ini dilakukan dengan metode kualitaif yang, bentukanya eksegeis. Eksegesis adalah metode untuk menemukan dan memahami pesan dari sang penulis. untuk memahami penggunaan Perjanjian Lama di alam Perjanjian Baru, khususnya tentang teks-teks yang berbicara tentang Eskatologi atau kedatangan Tuhan yang kedua kali. Dari berbagi persepektif masih banyak yag harus digali, mulai daris sisi soteriologinya dan eskatologinya. Tujuan penulisan artikel ini, untuk menjelaskan makna penggunaan kutipan Perjanjian Lama di dalam Perjanjian Baru oleh si penulis dan kaitan-nya dengan iman yang tekun dalam menantikan kedatangan Kristus yang kedua kali. Penulis menggambarkan penggunaaan Perjanjian Lama oleh penulis di dalam ayat 10:37-38, kemudian, Penulis akan menguraikan korelasinya dengan iman yang tekun terhadap orang Kristen masa kini dalam hal menantikan kedatangan Kristus yag kedua kalinya.

Emanuel Kristinus Ndruru

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Kualitas kepemimpinan Yosua telah teruji oleh karena Yosua pernah menjadi asisten Musa selama 40 tahun, sehingga banyak belajar dari seniornya. Walaupun Yosua banyak belajar dari Musa tetapi panggilan dan pilihan Tuhan kepada Yosua untuk menjadi seorang pemimpin sangatlah nyata. Karena itu, pemimpin masa kini layak untuk mengimitasi para pemimpin sukses dalam Alkitab termasuk tokoh Yosua. Pemilihan menjadi seorang pemimpin harus sesuai dengan kehendak Tuhan bukan melihat elok parasnya. Tujuan penulisan artikel ini, dimulai dengan menghubungkan tujuan mendasar dari kepemimpinan dengan mengimitasi kepemimpinan yang berkualitas berdasarkan kitab Yosua. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, sehingga dapat mengeksplorasi permasalahan, mengumpulkan, dan menganalisis data. Hasil penelitian ini ialah pemimpin masa kini apabila mengimitasi kepemimpinan Yosua, maka akan semakin memiliki kapabilitas dalam memimpin suatu lembaga atau organisasi yang dipimpinnya. Kesimpulan: kepemimpinan Yosua sangatla baik untuk digali ketika di bawah pimpinan Musa hingga dia diangkat menjadi pemimpin atas umat Israel.

Nasrul Nasrul

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Implementasi Model-Model Pembelajaran  Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Padaelo, Kabupaten Barru, yakni menemukan model model pembelajaran   akidah Akhlak untuk menjawab tantangan zaman yang terus mengalami perubahan dan perkembangan Masalah pendidikan adalah perkara yang sangat krusial pada kehidupan, karena pendidikan saling terkait dengan kehidupan. Pendidikan seutuhnya diperlukan dalam berbangsa dan bernegara karena kemajuan pendidikan menentukan kemajuan negara. Karena pentingnya pendidikan , sehingga telah diatur dalam Pasal 31 (1) Undang-Undang Dasar yang menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan” arah pendidikan nasional pada undang-undang tersebut agar membentik peserta didik bisa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cerdas,kreatif.

Robingun Suyud El Syam; Muhtar Sofwan Hidayat; Nanang Sudiyono

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini merupakan riset lapangan yang mensintesis ekologi spiritual kemudian merepresentasikan optimasi pendidikan Islam melalui pohon beringin depan kampus Universitas Sains Al-Qur’an. Tulisan ini merupakan temuan riset lapangan dengan setting fenomenologi, hasil riset menunjukkan: bahwa pohon beringin depan kampus merupakan jenis ficus benjamina yang sering dimanfaatkan oleh dosen maupun mahasiswa sebagai tempat berteduh dari teriknya matahari ataupun dari hujan gerimis. Ia hidup sebagai bagian dari mahkluk Tuhan yang perlu direfleksi dalam bingkai keharmonisan alam. Kata kunci pendidikan adalah keberlangsungan, dan pendidikan Islam telah memberi pedoman, dimana Nabi Sulaiman telah meneledankan bagaimana membangun harmonisasi alam, demikian pula Rasulullah Saw, maka sudah seharusnya kita menjaga alam disekitar sehingga terjagalah ekosistem demi keberlangsungan generasi berikutnya. Implikasi penelitian terhadap kesadaran menjaga lingkungan ekologis kampus.

Muhammad Arifandi; Fitriya Putri; Sofyan Salmanan

Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan Keperawatan 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kebutuhan spiritual adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Kebutuhan spiritual menunjukkan iman dalam pendekatan, harapan dan keyakinan kepada Tuhan dan kebutuhan untuk melatih agama yang di anut, yang harus dihargai dan dimaafkan oleh Tuhan yang sepenuhnya di katakan dan harus di pertahankan oleh individu secara konsisten untuk mendapatkan bantuan, kedamaian, keamanan, kekuatan, penghiburan dan pemulihan (Hardianto, 2017)

Della Tri Utami; Fadhilla Yusri

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang dari penelitian ini yaitu bagaimana orang tua asuh membina disiplin dan moral anak-anak di panti asuhan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan disiplin dan moral anak panti asuhan dengan peran orang tua asuh di dalam panti asuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pembinaan disiplin dan moral anak dengan memberikan kasih sayang kepada anak panti, memberikan nasehat kepada anak untuk selalu menghormati dan menyayangi sesama, anak diajarkan untuk bertanggung jawab dengan tugasnya di dalam panti asuhan Aisyiyah putri daerah Kota Payakumbuh. Orang tua asuh juga menyekolahkan anak-anak asuh dari tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA). Upaya memberikan motivasi kepada anak, memberikan pendidikan keagamaan di dalam panti agar anak bisa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menuntun anak untuk rajin belajar baik baik di sekolah maupun di dalam panti asuhan. Dengan adanya pembinaan yang dilakukan oleh orang tua asuh di dalam panti asuhan Aisyiyah putri daerah Kota Payakumbuh dapat memberikan dampak yang baik untuk anak-anak asuh panti asuhan karena mereka sebagai pendorong yang  menuntun anak kepada hal-hal yang baik serta orang tua asuh harus mampu memberi contoh dan perilaku yang baik, agar anak-anak panti asuhan dapat meniru kebaikan ari orang tua asuh.

Septinus Hia

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Agama-agama yang ada di Indonesia memiliki kepercayaan masing-masing. Salah satunya agama Kristen yang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan yang telah menebus dan menyelamatkan manusia yang percaya kepada-Nya. Tetapi ada juga kelompok Kristen yang tidak sependapat dengan pandangan tersebut seperti Saksi Yehuwa. Pengikut Saksi Yehuwa tidak percaya dengan ajaran-ajaran yang diajarkan oleh Kristen pada umumnya. Saksi Yehuwa memiliki cara pandang tersendiri tentang Tuhan bagi mereka hanya ada satu Tuhan yaitu Yehuwa dan Yesus bukanlah Tuhan atau penebus dosa umat manusia melainkan Yesus hanya ciptaan dan hanya menebus dosa Adam saja. Saksi Yehuwa yang dipelopori oleh Charles Taze Russell (pendiri Saksi Yehuwa) mulanya bernama Siswa-Siswa Alkitab yang telah ada sejak tahun 1931. Tujuan penelitian ini ialah untuk menemukan Tuhan mana yang disembah oleh Saksi Yehuwa. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil yang ditemukan ialah umat Kristen menyembah kepada Tuhan Yesus sebagai Allah yang hidup sedangkan Saksi Yehuwa menyembah pada Allah yang menebus Adam pada masa PL. Kesimpulan: Tuhan yang benar dan hidup yang telah berinkarnasi di dalam Yesus Kristus; yang harus disembah oleh Saksi Yehuwa dan orang Kristen pada umumnya bahkan orang-orang non-Kristen.       

Netty Netty

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Konsep mengerjakan keselamatan itu sangatlah penting karena mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar itu berarti orang percaya lagi menghidupi iman, berjalan sebagai seorang pengikut Kristus, hidup sebagai seorang murid Kristus. Dan berbicara mengenai keselamatan, maka keselamatan merupakan inti berita injil. Karena keselamatan itu adalah anugerah Allah tanpa anugerah Allah maka manusia tidak akan mendapat keselamatan. Keselamatan mencakup seluruh aspek kehidupan kristiani, baik hubungan dengan Allah, maupun dalam hubungan dengan sesama manusia. Tujuan penelitian ini ialah setiap orang percaya harus mengerjakan keselamatan selama di dunia ini supaya mendapatkan kehidupan yang kekal. Peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian ini ialah mengerjakan keselamatan bukan kehendak orang percaya tetapi berdasarkan anugerah dan kehendak-Nya. Kesimpulan: keselamatan kekal mutlak dianugerahkan oleh Yesus Kristus kepada orang percaya yang terus-menerus setia melakukan perintah-Nya sampai mati. Mengerjakan keselamatan sebagai bukti cinta kasih orang percaya kepada Kristus Yesus. 

Hendrik Gomulya

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Sebagai seorang bapak rohani, yang tugasnya membantu jiwa-jiwa, harus memiliki syarat-syarat khusus, antara lain: dia harus sudah pernah memiliki bergulatan rohani dan pergulatan batin dan mampu menyelesaikannya, memiliki niat murni mencintai keselamatan jiwa-jiwa dan pengalaman penyangkalan diri yang kuat, mampu berdiskresio dengan baik, menjadi orangnya Tuhan, dan seorang pendoa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan metode survey yaitu metode pengumpulan data primer yang menggunakan pertanyaan tertulis. Data primer diperoleh dari jawaban responden terhadap item-item pertanyaan yang terdapat dalam kuisioner terkait dengan pengaruh Kepemimpinan bapak rohani yang berintegritas, murni hatinya, tulus hatinya, kualitas para pekerja dan loyalitas atau kesetiaan jemaat terhadap gereja lokal Sinar Holy Glory Church Makassar Variabel dependen (Y) dalam penelitian ini adalah Kepemimpinan bapak rohani. Sedangkan variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah Integritas, Kemurnian Hati, Ketulusan Hati, Kualitas para pekerja dan Loyalitas/ Kesetiaan. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa Loyalitas / Kesetiaan tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap Kepemimpinan Bapa Rohani Di Sinar Holy Glory Church Makassar. H1 diterima yang berarti variabel Integritas mempunyai pengaruh secara individual terhadap Kepemimpinan Bapak Rohani di Jemaat Sinar Holy Glory Church di Kota Makassar, H2 diterima yang berarti variabel Kemurnian Hati mempunyai pengaruh secara individual Kepemimpinan Bapak Rohani di Jemaat Sinar Holy Glory Church di Kota Makassar, H3 diterima yang berarti variabel Ketulusan Hati mempunyai pengaruh secara individual terhadap Kepemimpinan Bapak Rohani di Jemaat Sinar Holy Glory Church di Kota Makassar, H4 ditolak yang berarti variabel Kualitas tidak mempunyai pengaruh signifikan secara individual terhadap Kepemimpinan Bapak Rohani di Jemaat Sinar Holy Glory Church di Kota Makassar, H5 ditolak yang berarti variabel Loyalitas/Kesetiaan tidak mempunyai pengaruh signifikan secara individual terhadap Kepemimpinan Bapak Rohani di Jemaat Sinar Holy Glory Church di Kota Makassar.

Arju Arju; Abad Jaya Zega

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Pendidikan anak adalah merupakan tanggungjawab penuh dari orang tua sejak anak tersebut terbentuk dalam kandungan ibunya.  Tanggung jawab ini merupakan tugasnya kepada Tuhan secara khusus maupun kepada masyarakat secara umum.  Demikian juga dalam Alkitab yang mengajarkan tugas dan tanggungjawab orangtua dalam mendidik anak-anak mereka dengan tujuan agar anak-anak mereka menjadi anak yang takut dan hormat kepada Tuhan.  Prinsip pendidikan kepada anak dalam perspektif iman Kristen dapat dilakukan dalam segala situasi dan kondisi sebagaimana tertulis dalam Firman Tuhan.  Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang tanggungjawab orangtua dalam mendidik anak berdasarkan Alkitab.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data-data dari berbagai sumber literatur sebagai referensi untuk mewujudkan tujuan tersebut di atas.  Berdasarkan penelitian ini maka diperoleh hasil bahwa orang tua memiliki tanggungjawab untuk mendidik anak-anak mereka, sebagai pengajar, pembimbing, teladan, dan pelindung. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa orangtua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak-anak mereka supaya menjadi anak yang takut dan hormat kepada Tuhan.  Sebagai saran bagi orangtua agar bertindak sebagai pengajar, pembimbing, teladan, dan  pelindung bagi anak-anak mereka.

Kapra Ade Hendri Yusta

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan keunikan suatu kebudayaan di Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di Manggarai. Masyarakat Manggarai memiliki ciri khas budaya yaitu tarian caci yang merupakan tarian adat asli Manggarai yang berkeunikan mulai dari gerak tari, properti, kostum hingga maknanya. Penelitian pada artikel ini menggunakan prosedur penelitian kualitatif sebagaimana kualitatif mengacu keteknik pengumpulan data berupa cerita, gambar, tulisan wawancara, cerita tanpa mengandung angka dan nilai yang bersifat matematik dan statistik.Tarian caci adalah tarian yang mempertunjukan uji ketangkasan dan keperkasaan antar laki laki dimana pada tarian ini harus berkebranian kuat dan berfisik kuat dalam arti mampu menahan gerakan tangkisan dari lawan tari.Caci dapat mengambarkan bahwa masyarakat Manggarai merupakan masyarakat yang berjiwa sosial tinggi dimana caci mempertunjukan sebagai rasa hormat terhadap sesama, alam serta sang pencipta semesta (Tuhan). Caci adalah tarian adat sebagai citra diri masyarakat manggarai yaitu Manggarai Tengah, Manggarai Barat dan Manggarai Timur dikatakan demikian karena tidak ada penelitian bahwa caci dimiliki oleh budaya lain melainkan caci hanya berada di tanah Manggarai. Kejantanan dan keberanian seorang laki laki dapat dilihat pada caci dengan sebagaimana apakah kuat menghadapi dalam uji ketangkasan caci. Gerakan uji ketangkasan caci bukan sekedar pukulaan biasa melainkan memukul dengan penuh kekuatan (Mberes) sambil melontarkan suara kejantanannya.

Kristina Anita Sari Laia; Mozes Lawalata

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Today’s church planting is no longer as expected as the early church. Where they do pioneering on the basis of truth. Church transfers occur due to the existence of a new church that facilitates the church which triggers people to move from the local church to another church. For this reason, this article aims to answer problems that ofthen occur in the church today. This research was written using qualitative  methods, as well as documents to support this writing. Based on the results of the study above, the Apostle Paul’s strategy in carrying out church planting was first, evangelizing to cities, secondly visiting synagogues, thirdly preaching around and fourthly in planting the apostle Paul’s church using his colleagues in church growth. The final conclusion of writing is that the Servant of God. Back to the early church that is based on the truth of God’s Word.