Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 101-120 of 197

Analytics

Novariza Yasmin; Lia Rosmala Schiffer

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep arsitektur berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kenyamanan pengguna pada bangunan Tanatap Coffee di Bekasi. Dalam perkembangan arsitektur modern, keberlanjutan telah menjadi fokus penting untuk mengurangi dampak negatif lingkungan, sekaligus menciptakan ruang yang efisien dan nyaman bagi penggunanya. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, melibatkan observasi langsung pada elemen-elemen arsitektur yang diterapkan, seperti pemanfaatan energi alami, material ramah lingkungan, dan efisiensi tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanatap Coffee telah memanfaatkan beberapa prinsip arsitektur berkelanjutan, seperti ventilasi silang, pencahayaan alami, dan pemilihan vegetasi yang mendukung kenyamanan termal. Selain itu, pemanfaatan material daur ulang serta desain terbuka pada fasad bangunan turut mendukung pengalaman ruang yang nyaman bagi pengguna.

Bambang Setyohadi Kuswarna Putra

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian dengan pendekatan inovatif melalui integrasi permodelan 3D dan analisa semiotika untuk dokumentasi dan pelestarian heritage industri gula di Jawa Tengah. Tema Konservasi menjadi hal penting karena pada dasarnya kehadiran Pabrik Gula di era kolonial tidak hanya sekedar memiliki nilai historis dan arsitektur saja, namun merupakan simbol identitas budaya lokal yang terancam kerusakan fisik dan kurangnya pendekatan pelestarian yang holistik. Penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif ini dilakukan melalui pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara semi terstruktur, dan pemodelan digital dengan perangkat lunak Autodesk Revit. Analisis tematik digunakan untuk memahami terhadap nilai-nilai semantik, sedang analisis visual untuk evaluasi elemen arsitektural pada model 3D. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan melalui pemodelan 3D dapat merepresentasikan elemen arsitektural pabrik : struktur atap, dinding, dan ornamen khas kolonial, dengan tingkat akurasi yang tinggi. Sedangkan melalui analisisi semiotika dapat diidentifikasi terhadap tiga hal utama, yaitu budaya, sejarah, dan identitas, yang melekat pada arsitektur industri tersebut. Dalam hal ini menekankan arti pentingnya nilai-nilai semantik pada pelestarian dan konservasi bangunan. Penelitian ini berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan metoda pelestarian bangunan heritage di Indonesia. Hasil dari penelitian dapat diadaptasi guna mendukung kebijakan konservasi dan pendidikan. Penelitian lanjutan dengan mengeksplorasi teknologi yang terjangkau dan melibatkan komunitas sangat disarankan, guna memastikan keberlanjutan pelestarian heritage dimasa depan.

Benaja, Semuel; Suharto, Daniel; Lontoh, Julien

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini meneliti peran pemuridan gereja dalam mendorong pertumbuhan dan kedewasaan rohani jemaat, dengan menggunakan Gereja Gerakan Pentakosta Immanuel Bogor sebagai studi kasus. Gereja dipanggil untuk berfungsi sebagai sekolah rohani, memperlengkapi jemaat untuk menerapkan iman mereka dalam kehidupan sehari-hari dan bertumbuh dalam karakter yang selaras dengan ajaran Kristen. Meskipun telah melakukan ibadah rutin dan berbagai kegiatan pastoral, jemaat sering kali tidak mengalami pertumbuhan rohani yang signifikan, yang disebabkan oleh kurangnya fokus pada program pemuridan yang terstruktur.Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif yang didasarkan pada prinsip-prinsip alkitabiah, penelitian ini mengungkapkan korelasi yang signifikan antara upaya pemuridan dan pertumbuhan rohani jemaat. Temuan-temuan menyoroti bahwa materi pemuridan yang sistematis dan relevan secara kontekstual secara efektif meningkatkan pertumbuhan rohani. Lebih lanjut, Efesus 4:11-16 menggarisbawahi pentingnya memperlengkapi jemaat untuk pelayanan, mencapai kesatuan dalam iman, dan menjadi dewasa di dalam Kristus.Studi ini menekankan perlunya pemuridan strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan jemaat, yang mencakup anak-anak, remaja, wanita, dan orang dewasa. Penelitian ini menyerukan pergeseran prioritas gereja dari infrastruktur fisik ke pendidikan rohani para anggota. Selain memberikan wawasan yang berharga, penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan rohani dalam konteks gereja yang berbeda, untuk memastikan keberlanjutan dampak pemuridan.

Mas’odi Mas’odi; Ika Devy Pramudiana; Sri Roekminiati; Nihayatus Sholichah

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to explore the sustainability of Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) as a viable housing solution for Low-Income Communities (MBR) in Surabaya. The study adopts a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews with residents, management representatives, and local government officials, as well as through field observations. Data analysis was conducted based on the indicators of the Adequate Housing Framework by UN-Habitat, which include secure tenure, affordability, habitability, accessibility, location, and the availability of basic services. The findings reveal that Rusunami is capable of providing affordable housing for MBR with a permanent ownership system, despite facing major challenges such as administrative barriers and low financial literacy. The program has proven to contribute to improving the quality of life of residents and reducing socio-economic inequalities. To ensure long-term sustainability, strategic measures are needed, such as simplifying administrative procedures and enhancing the financial literacy of the community. Development recommendations include improving the administrative system to ensure the program can be accessed by a larger number of MBR optimally.

Dhian Andanarini Minar Savitri; Sugiharti Sugiharti; Emi Wardati; Tri Sumiyanti; Shofiyana Shofiyana

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana 2025 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Pekasiran Village, Batur District, Banjarnegara Regency, Central Java, have begun to experience an increase in both the number of MSMEs and the types of businesses they carry out. This increase in the number has not been followed by the implementation of permits that must be carried out by business actors. The majority of MSMEs engaged in the food sector have indeed taken care of permits such as PIRT, however, there are still many who have not done so. This licensing socialization was provided while also assisting MSME actors to take care of permits such as making NIB (Business Identification Number), and also taking care of Halal certification. The results of the community service show that MSME actors are open to the importance of taking care of permits for their businesses. The licensing assistance process still needs to be carried out continuously and support from the local government is also needed.

Ernes Septina Azizi

Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aimed to enhance sustainability awareness through eco-friendly creativity by introducing bamboo weaving training to elementary school students at SDN 3 Karangkobar. The training integrated cultural heritage with practical skills, emphasizing environmental conservation. The program involved sixth-grade students in hands-on activities, teaching them to transform bamboo into functional crafts. Findings revealed high enthusiasm from both students and teachers, highlighting the program's potential to foster creativity, entrepreneurial spirit, and environmental responsibility. The training also underscored the importance of utilizing local resources and preserving traditional crafts. Despite challenges such as limited materials and facilities, this initiative demonstrated the feasibility of embedding sustainability principles in education. Recommendations include curriculum adjustments to integrate local wisdom-based art education and increased support for creative, environment-focused learning methods.

Melisa Aprilia Soelo; Uswatun Hasanah; Steci Veronika Tedengki; Laura Lawrensa Taruangi; Nesya Ester Njaya

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kue lapis merupakan jajanan tradisional Indonesia yang memiliki tekstur kenyal dan rasa manis, umumnya terbuat dari tepung beras dan tepung sagu. Namun, untuk mengurangi ketergantungan pada tepung beras serta meningkatkan nilai gizi produk pangan, penelitian ini mengembangkan inovasi kue lapis dengan kombinasi kacang hijau dan jagung manis. Kacang hijau sebagai sumber protein nabati dan jagung manis yang kaya akan karbohidrat dan vitamin dipilih untuk memberikan manfaat gizi yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kue lapis yang tidak hanya enak tetapi juga bergizi, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi. Metode pembuatan kue lapis ini melibatkan pencampuran tepung beras, tepung tapioka, santan, serta bahan tambahan berupa kacang hijau dan jagung manis yang telah diproses. Proses pembuatan dilakukan secara bertahap, dengan pengukusan setiap lapisan secara bergantian untuk memastikan tekstur yang kenyal dan matang sempurna. Hasilnya, kue lapis ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal dengan rasa manis alami dari jagung dan kacang hijau, serta kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kue lapis tradisional. Kacang hijau dan jagung manis memberikan kontribusi signifikan terhadap kandungan protein, serat, serta vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Inovasi ini tidak hanya menawarkan alternatif pangan yang lebih sehat, tetapi juga dapat mendorong konsumsi pangan lokal yang bernilai gizi tinggi. Selain itu, produk ini memiliki potensi untuk dipasarkan sebagai jajanan pasar yang mendukung keberlanjutan petani lokal. Kombinasi kacang hijau dan jagung manis dapat menjadi pilihan yang lebih bergizi dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam industri pangan tradisional.

Melisa Aprilia Soelo; Uswatun Hasanah; Steci Veronika Tedengki; Laura Lawrensa Taruangi; Nesya Ester Njaya

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kue lapis merupakan jajanan tradisional Indonesia yang memiliki tekstur kenyal dan rasa manis, umumnya terbuat dari tepung beras dan tepung sagu. Namun, untuk mengurangi ketergantungan pada tepung beras serta meningkatkan nilai gizi produk pangan, penelitian ini mengembangkan inovasi kue lapis dengan kombinasi kacang hijau dan jagung manis. Kacang hijau sebagai sumber protein nabati dan jagung manis yang kaya akan karbohidrat dan vitamin dipilih untuk memberikan manfaat gizi yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kue lapis yang tidak hanya enak tetapi juga bergizi, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi. Metode pembuatan kue lapis ini melibatkan pencampuran tepung beras, tepung tapioka, santan, serta bahan tambahan berupa kacang hijau dan jagung manis yang telah diproses. Proses pembuatan dilakukan secara bertahap, dengan pengukusan setiap lapisan secara bergantian untuk memastikan tekstur yang kenyal dan matang sempurna. Hasilnya, kue lapis ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal dengan rasa manis alami dari jagung dan kacang hijau, serta kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kue lapis tradisional. Kacang hijau dan jagung manis memberikan kontribusi signifikan terhadap kandungan protein, serat, serta vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Inovasi ini tidak hanya menawarkan alternatif pangan yang lebih sehat, tetapi juga dapat mendorong konsumsi pangan lokal yang bernilai gizi tinggi. Selain itu, produk ini memiliki potensi untuk dipasarkan sebagai jajanan pasar yang mendukung keberlanjutan petani lokal. Kombinasi kacang hijau dan jagung manis dapat menjadi pilihan yang lebih bergizi dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam industri pangan tradisional.

Fidar Kristiana Zai; Natalia Kristiani Lase

Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman 2025 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Agricultural microbiology plays an important role in supporting the sustainability of the agricultural sector, contributing to global food security. Microorganisms, such as bacteria, fungi and algae, have various roles in increasing soil fertility, controlling plant pathogens and supporting biodiversity. This research aims to explore the role of microbiology in supporting environmentally friendly and sustainable agriculture. Through observations of various applications of microorganisms in agriculture, it was found that microorganisms can function as biopesticides, biofertilizers and organic waste processors. The research results show that microorganisms are able to optimize agricultural yields, improve soil health, and reduce dependence on synthetic chemicals.

Al Anshari; Jaharuddin Jaharuddin

Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The application of Islamic moral values ​​in entrepreneurship, especially the principles of justice, has a significant impact on the sustainability and blessing of the business. This research identifies various important aspects of implementing the principles of justice, including increasing customer loyalty, strengthening business relationships, and creating social harmony. Although there are challenges in implementation, such as market pressures and intense competition, business ethics education and regulatory support can help Muslim entrepreneurs to adhere to Islamic moral principles. The research results show that the application of Islamic morals not only provides economic benefits, but also creates positive social and spiritual impacts, thereby ensuring sustainability and blessings in the long term.

Edy Soesanto; Arya Raihan; Setya Angga

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The energy transition era initiated by the Indonesian government through strategic policies such as the National Energy Plan (Rencana Umum Energi Nasional or RUEN) and the 2060 Net Zero Emission target has significantly impacted the sustainability of the oil and gas (O&G) industry. These policies encourage the industry to adopt low-carbon technologies, diversify energy portfolios, and enhance operational efficiency. Major oil and gas companies such as Pertamina and MedcoEnergi have started transforming their operations by investing in renewable energy projects such as bioenergy, solar power, and hydrogen initiatives. Carbon capture and storage (CCS) technology has also emerged as a key solution to reduce emissions from O&G operations.However, this transition faces significant challenges, including high investment requirements, regulatory uncertainty, and competition from renewable energy. Despite these obstacles, government policies have proven effective in driving innovation and accelerating the integration of the oil and gas industry into a low- carbon economy[1]. This article aims to analyze the impact of government policies on the sustainability of Indonesia's oil and gas industry and provide insights into the strategic role of the sector in supporting the national energy transition..

Adi Rahmanto; Aprila Niravita; Muhammad Adymas Hikal Fikri; Harry Nugroho

Mahkamah : Jurnal Riset Ilmu Hukum 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

The sustainability of the agribusiness sector is very dependent on the certainty of land rights, which is the main asset for business actors in this sector. Land registration is an important instrument in providing legal certainty for land ownership, which can ultimately encourage stable and sustainable agribusiness development. This article discusses the role of land registration in protecting ownership rights for agribusiness actors in Indonesia and analyzes the role of government policies, such as the Complete Systematic Land Registration Program (PTSL), in speeding up the land certification process. With legal certainty obtained through land certificates, agribusiness actors can avoid agrarian conflicts, gain access to financing, and run businesses more safely and in a planned manner. Apart from that, land registration policies also have the potential to support regional economic development, reduce agrarian conflicts, and encourage sustainable management of land resources. However, implementing this policy still faces challenges, including bureaucratic obstacles and low public understanding. Therefore, the government's role in improving policies and overcoming existing obstacles is very necessary to create an inclusive, competitive and sustainable agribusiness sector in Indonesia.  

Rizky Dwi Sulistyo Rahayu; Shofia Permata Kasinta; Amalia Indah Savitri; Fuadatul Mukhoyimah

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2024 CV. Aksara Global Akademia

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) merupakan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2024, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan KKN-T bertema pariwisata, salah satu kelompok yang terlibat adalah kelompok Malang 8, yang bertempat di Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan memberikan mahasiswa pengalaman praktis dalam pengelolaan dan pengembangan desa wisata.  Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi potensi pariwisata desa. Sebagai penyangga Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Desa Wringinanom memiliki potensi wisata berbasis alam dan budaya yang beragam. Program kerja kelompok Malang 8 difokuskan pada optimalisasi potensi tersebut melalui pemasangan biopori, papan informasi, papan penunjuk arah, papan nama fasilitas, penghijauan, spot foto, workshop clay, jalan santai, dan program pendamping lainnya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN-T UNESA memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan Desa Wringinanom sebagai destinasi wisata unggulan. Diharapkan program ini dapat mendorong keberlanjutan pariwisata desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Moh Hamzah; Ririn Filda Yanti Ningsih; Usasilah Faria Z.A; Milin Umroatul Ummah; Laily Fitriya

This research explores the challenges and opportunities faced by Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in implementing information technology (IT) and digitalization. Through a qualitative approach with in-depth interviews with MSME owners and managers in various sectors, the results show that MSMEs experience a number of obstacles such as limited financial resources, lack of technological knowledge, and inadequate infrastructure. However, the use of IT can increase efficiency, productivity and market access for MSMEs. External support such as technology training and subsidies from the government are important factors in overcoming this challenge. This research concludes that digital transformation is the key to increasing the competitiveness of MSMEs in the ever-growing digital era. It is hoped that the recommendations will help MSME owners and policy makers formulate strategies to support IT adoption effectively.

Lilis Sartika Gulo; Nofianti Zebua; Julfan Solala Zebua; Diferman Gulo; Natalia Kristiani Lase

Mikroba : Jurnal Ilmu Tanaman, Sains Dan Teknologi Pertanian 2024 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

This research aims to explore the optimization of land clearing techniques in supporting agricultural sustainability in Dahana Tabaloho Village, Gunungsitoli District, North Sumatra. This research involved students of the University of Nias Agrotechnology Study Program who applied land clearing techniques which included weed removal, soil loosening, drainage and bed making. The methods used in this study were direct observation, interviews, and measurement of soil parameters before and after the application of the techniques. The results showed that the combination of traditional and modern techniques in land management can improve tillage efficiency and environmental sustainability. The use of cultivators for soil loosening is proven to speed up the process, but still requires organic fertilizer to maintain the quality of the soil structure. Good drainage is effective in managing excess water and ensuring water availability during the dry season. In addition, making beds with proper direction supports optimal plant growth. The 15% increase in organic matter content and the stability of soil pH to remain neutral are indicators of the success of the applied techniques. Overall, this study provides evidence that proper land management can support sustainable agricultural productivity in the tropics.

Halim Fadly; Dimas Muhammad Ikhraam; Agus Afandi

Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Optimalisasi aset lokal dalam pemberdayaan peternakan domba sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Desa Kabuaran, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Metode yang digunakan adalah pendekatan berbasis Asset-Based Community Development (ABCD aset lokal dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan peternakan domba berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar 35%, meningkatkan populasi domba hingga 40%, dan mengurangi angka kemiskinan sebesar 15%. Pengelolaan limbah ternak yang ramah lingkungan dan sinergi antarpeternak menciptakan model pemberdayaan yang berkelanjutan. Program ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan pekerjaan, dan keberlanjutan lingkungan

Silvia Rahmanisa; Solfema Solfema; Lili Dasa Putri

Minangkabau culture, which is known for the principle of "Syara' Basandi Adat, Syara' Basandi Kitabullah" has a rich culture, one of which is the traditional costume Baju Kurung Basiba. Apart from functioning to cover the body, this shirt also reflects the identity, honor and cultural values ​​of Minangkabau which are closely related to the Islamic religion. However, as time goes by and the influence of globalization, the use of Baju Kurung Basiba among the younger generation is increasingly fading. This article aims to explore the role and philosophical meaning of Baju Kurung in the social life of Minangkabau society as well as the challenges faced in preserving it in the modern era. Through literature searches, it was found that even though there are big challenges, such as the influence of global fashion trends and the declining interest of the younger generation, there are still opportunities to maintain the existence of Baju Kurung through design innovation and the use of social media, as a promotional tool.  Cultural education and social media play an important role in preserving this cultural heritage, so that Baju Kurung can continue to be loved and enjoyed by future generations.    

Aisyah Zahra Apriladianti; Chabib Musthofa

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Desa Burno in Lumajang has experienced a significant surge in cardamom cultivation in line with evolving agricultural trends. While initially boosting farmers' incomes, this production explosion has led to a drastic decline in cardamom prices in the market. This phenomenon is exacerbated by the dominance of middlemen who control pricing and marketing, making it difficult for farmers to obtain fair prices. This article explores the dynamics of the cardamom market in Desa Burno, including the impact of mass planting trends on prices and the limitations faced by farmers due to middlemen influence. Through qualitative analysis, market data, and structured interviews, this research uncovers the challenges faced by cardamom farmers and provides recommendations for fairer marketing strategies. Additionally, the FOMO (Fear of Missing Out) behavior among farmers has contributed to the increased cultivation of cardamom, further worsening the market situation. This study aims to provide deeper insights into the relationship between cardamom agriculture, middlemen dominance, and FOMO behavior, while offering solutions to enhance the welfare of farmers in Desa Burno.

Ema Aulina Silitonga; Yessy Febriani; Elfina Okto Posmaida Damanik; Purnama Yanti Purba

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kalkulasi biaya standar sebagai alat pengendalian manajerial pada usaha Penjahit Vina di Pematangsiantar. Biaya standar digunakan untuk mempermudah perencanaan, pengendalian, dan evaluasi kinerja keuangan, serta mendukung pengambilan keputusan strategis dalam operasional usaha. Penelitian ini mengelompokkan komponen biaya menjadi biaya tetap, seperti sewa tempat, gaji karyawan tetap, dan penyusutan alat, serta biaya variabel yang mencakup bahan baku, benang, dan aksesori produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan biaya standar membantu usaha dalam mengidentifikasi penyimpangan biaya aktual dari standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pemilik usaha dapat lebih efektif mengontrol biaya p2roduksi, meningkatkan efisiensi, dan menetapkan harga jual yang kompetitif. Kesimpulan ini memberikan rekomendasi praktis bagi usaha kecil di sektor konveksi untuk memanfaatkan biaya standar sebagai alat manajerial yang mendukung keberlanjutan bisnis.

Sus Shalawati; Ainur Rofiq Sofa

Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This article examines the role of the values of the Qur'an and Hadith in shaping a work ethic relevant to the challenges of the modern era. Using a multidimensional approach, this paper explores how the integration of Islamic teachings can strengthen professionalism, spirituality, innovation, social balance, and sustainability in the life of a Muslim in the workforce. The study focuses on the revitalization of fundamental Islamic values that emphasize the importance of hard work (Ijtihad), trustworthiness, integrity, and justice as the foundation of a productive work ethic. Additionally, this study highlights how these values can inspire innovation and strengthen the balance between worldly and spiritual life (dunya and akhirah) in an era characterized by rapid change and numerous challenges. By linking Islamic principles with the professional needs of the global context, this article offers a new perspective on the relevance of religious teachings in supporting individual and organizational success, while also fostering social harmony within modern Muslim societies.