Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1001-1020 of 1,347

Analytics

Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo; Rahmat Abdul Azis

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada anak usia prasekolah, apabila anak mengalami kecemasan tinggi saat dirawat di rumah sakit kemungkinan anak akan mengalami disfungsi perkembangan, maka dari itu perlu adanya penanganan untuk mengatasi kecemasan yaitu dengan terapi bermain mewarnai. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi bermain mewarnai terhadap tingkat kecemasan efek hospitalisasi pada usia pra sekolah di ruang perawatan anak RSUD Tani dan Nelayan Boalemo. Jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian dengan metode Pra-Eksperimental. Populasi anak usia pra sekolah yang di rawat di ruang perawatan anak RSUD Tani dan nelayan Boalemo 48 orang anak. Sampel berjumlah 16 orang dengan cara Non Probability Sampling dengan jenis Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Zung-Self Rating Anxiety Scale (ZSAS) dan SOP terapi bermain mewarnai. Uji statistik menggunakan paired t-test. Hasil yang diperoleh rata-rata tingkat kecemasan sebelum 6.13 dan sesudah 3.25, serta nilai signifikan yaitu 0.000 (<α0.05). Disimpulkan, adanya pengaruh terapi bermain mewarnai terhadap tingkat kecemasan efek hospitalisasi pada usia pra sekolah di ruang perawatan anak RSUD Tani dan Nelayan Boalemo.

Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo; Fanie Isradianty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penyakit bronkopneumonia pada anak terus meningkat setiap tahun, peningkatan kasus penyakit ini terjadi disebabkan oleh faktor orang tua baik pengetahuan dan perilaku orang tua, pengetahuan dan perilaku orang tua yang kurang cenderung mengakibatkan anak berulang kali mengalami bronkopneumonia. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku orang tua terhadap penyakit bronkopneumonia pada anak di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo. Desain penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi anak yang mengalami brokopeumonia sejumlah 102 orang. Sampel berjumlah 30 orang dengan teknik accidental sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Uji statistik menggunakan chi-square. Hasil yang diperoleh ada hubungan pengetahuan (p-value 0.011) dan perilaku (p-value 0.010) orang tua terhadap penyakit bronkopneumonia pada anak di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo. Disimpulkan penyakit bronkopneumonia dapat disebabkan oleh pengetahuan dan perilaku orang tua pada anak di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo.  

Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo; Yuyun Nasir

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Masa usia pra sekolah merupakan masa emas, dimana perkembangan seorang anak mengalami perubahan yang sangat berarti, anak usia pra sekolah yang menggunakan smartphone dalam frekuensi yang sering dapat mengalami perkembangan yang tidak sesuai. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penggunaan smartphone dengan perkembangan anak usia pra sekolah di TK Azzahra Boalemo. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi anak usia pra sekolah di TK Azzahra Boalemo sejumlah 50 siswa. Sampel berjumlah 33 orang dengan teknik accidental sampling. Instrument yang digunakan kuesioner dan lembar observasi KPSP. Uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil yang diperoleh penggunaan smartphone kategori tidak pernah mayoritas perkembangan anak sesuai sebesar 30.3%, penggunaan smartphone kategori kadang-kadang mayoritas perkembangan anak merugikan sebesar 45.4% dan penggunaan smartphone kategori sering memiliki perkembangan anak yang meragukan sebesar 3%, hasil uji statistik chi-square yaitu 0.005. Disimpulkan penggunaan smartphone berhubungan dengan perkembangan anak usia pra sekolah di TK Azzahra Boalemo.  

Firmawati Firmawati; Andi Akifa Sudirman; Maria Rinny Lilir

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Gadget merupakan sebuah alat elektronik yang memilki fungsi khusus dengan berbagai teknologi sehingga membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. Penggunaan gadget dapat menimbulkan dampak negatif pada anak antara lain menjadi pribadi yang tertutup, kesehatan terganggu, gangguan tidur, suka menyendiri, dan ancaman ciberbullying. Kualitas tidur adalah ukuran dimana seseorang itu dapat kemudahan dalam memulai tidur dan mempertahankan tidur. Anak remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menjadi dewasa. Tujuan dari peneIitian ini untuk mengetahui Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Kualitas Tidur Pada Anak Remaja di SMA Negeri 1 Tilamuta. Desain peneIitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratisfied  random sampling dengan jumlah sampel 91 orang. Tekanik analisis yaitu dengan uji Chi Square. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner. HasiI peneIitian dengan analisa data menggunakan uji chi square didapatkan nilai significancy 0.001. Berdasarkan nilai tersebut karena nilai p < 0.05 dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan gadget memiliki hubungan terhadap kualitas tidur pada anak usia remaja. di SMA Negeri 1 Tilamuta.    

Amelia Pakaya; Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit TB paru masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Menurut Global Tuberculosis Report tahun 2020 diperkirakan 10 juta kasus (pria 56% kasus; wanita 32% kasus; anak-anak 12% kasus). Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat kecemasan penderita TB paru yang menjalani pengobatan di Puskesmas Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Menggunakan metode survey dan pendekatan deskriptif. Variable yang diidentifikasi tingkat kecemasan penderita TB paru 6 bulan terakhir. Hasil penelitian mayoritas responden mengalami kecemasan ringan akibat jumlah obat yang dikonsumsi dan lama pengobatan agar sembuh sampai tuntas. Kecemasan responden laki-laki disebabkan laki-laki merupakan tulang punggung keluarga. Rentang usia respoden mayoritas antara 26-45 dan 46-65 tahun, sehingga mengakibatkan produktivitas dan aktivitas sosialnya terhambat. Kurangnya wawasan yang mereka miliki, berkembang sesuai pengetahuan yang dimiliki setiap individu. Kesimpulan: Tingkat kecemasan penderita TB paru berdasar penilaian skala HARS, mayoritas kecemasan ringan 19 orang (61,3%), responden kecemasan sedang 7 orang (22,6%), dan 5 orang (16,1%) responden tidak cemas. Karakteristik: Responden mayoritas laki-laki 21 orang (67,74%), mayoritas pada rentang usia 26-45 tahun dan 46-65 tahun masing-masing berjumlah 10 orang (32,26%), mayoritas berpendidikan SD 11 orang (35,48%), dan mayoritas memiliki pekerjaan lainnya 17 orang (54,84%) serta mayoritas telah menjalani pengobatan selama 1-3 bulan sejumlah 15 orang (48,39%).      

Harismayanti Harismayanti; Ani Retni; Anisa Radjab

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Cakupan pemberian ASI eksklusif belum merata di seluruh Indonesia, masih ada provinsi yang belum mencapai target sebesar 40%, kondisi ini dapat disebabkan misalnya oleh pekerjaan ibu, kurangnya dukungan terutama suami sehinga terjadi ketidakberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis masalah ketidakberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sipatana. Desain penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi, partisipan penelitian adalah jumlah ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif dengan jumlah 8 orang yang memenuhi kriteria sampel. Hasil temuan diperoleh terdapat tiga hasil temuan yang menyebabkan ketidakberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif yaitu hambatan produksi ASI meliputi ASI yang keluar sedikit, payudara bengkak dan puting luka, kuranganya dukungan keluarga dalam memotivasi ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan pengetahuan ibu yang kurang dengan pemahaman ibu yang kurang mengenai ASI eksklusif, ASI eksklusif hanya untuk tumbuh kembang anak dan meningkatkan kekebalan tubuh, serta ASI eksklusif hanya bermanfaat untuk anak, sudah terpapar informasi, tetapi sudah lupa dan tidak memahamai informasi ASI eksklusif. Dapat disimpulkan hambatan produksi ASI, kurangnya dukungan keluarga dan kurangnya pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif untuk memberikan ASI eksklusif.  

Miranti, Indira Pipit; Cahyani, Arinda Nur; Yuliana, Rini Dwi

jurnal ABDIMAS Indonesia 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Jatisaba memiliki geografis berupa pegunungan dan termasuk Desa yang memiliki lahan hutan yang cukup luas. Wilayah yang termasuk ke dataran tinggi ini sebenarnya memiliki potensial yang tinggi sebagai tempat wisata reiligi tetapi pada dasarnya kualitas promosi dari Desa Jatisaba masih kurang gencar sehingga hal tersebut belum terealisasikan. Hal ini membuktikan bahwa sampai pada saat ini belum ada perkembangan terkait dengan pembangunan tempat wisata religi karena kurangnya sosialisasi. Selain itu potensi yang dimiliki Desa Jatisaba yaitu adanya usaha UMKM berupa Home Made keripik pisang kelompok masyarakat. Kelompok masyarakat yang ada di Desa Jatisaba memiliki peranan yang sangat penting dalam membantu berjalannya proses pemanfaatan dan pembuatan baik keripik pisang. Sehingga mampu mengubah atau membentuk wawasan, pengertian, pemikiran minat, tekad dan kemampuan perilaku berinovasi menjadikan sistem usaha yang maju. Pemilihan desa ditentukan karena adanya permintaan dari perwakilan guru-guru TK dan Paud untuk penyuluhan tentang permasalahan yang belum terselesaikan.

Febrianti R.S Hubulo; Rona Febriyona; Dewi Modjo

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dampak gadget pada anak yaitu anak menjadi seorang individualis selain itu adegan kekerasan yang anak lihat dalam game dan film serta pornografi memberikan efek negatif baik perilaku atapun kemampuan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh bahaya gadget terhadap interaksi sosial pada siswa. Desain penelitian cross sectional dengan uji chi square. Jumlah populasi sebanyak 107 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 38 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 15 siswa mengalami bahaya gadget dampak tinggi dengan interaksi sosial cukup sebanyak 9 siswa, hasil analisis chi square menunjukan nilai p=0,000<0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bahaya gadget terhadap interaksi sosial pada siswa di SDN 12 Bongomeme. Saran diharapkan agar orangtua memberikan perhatian yang lebih pada anak dalam penggunaan gadget untuk mengurangi resiko kecanduan pada anak dan pihak sekolah membantu orangtua dalam memberikan pengawasan penggunaan gadget pada anak dengan cara memberikan sanksi apabila anak ditemukan membawa gadget disekolah.  

Alzatira Chantika Rumagit; Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah adalah upaya untuk memperdayakan peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam mewujudkan sekolah sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mengidentifikasi gambaran perilaku hidup bersih dan sehat di SD Muhammadiyah 1 Limboto. Desain penelitian yang digunakan secara kuantitafif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 60 orang yang terdiri dari siswa kelas 1-6 SD. Teknik pengambilan sampel secara cluster sampling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SD Muhammadiyah 1 Limboto rata-rata cukup, dimana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada indikator mencuci tangan dengan air mengalir dan memakai sabun  berada pada kategori cukup (46,7%), mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi berada pada kategori cukup (55,0%), penggunaan jamban sehat berada pada kategori baik (63,3%), melakukan aktivitas fisik setiap hari  berada pada kategori cukup (45,0%), membrantas jentik nyamuk berada pada kategori kurang (50,0%), tidak merokok di sekolah berada pada kategori baik (100%), menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan berada pada kategori kurang (46,7%).  

Rohmah, Miftakhur; Riza Tsalatsatul Mufida; Shanty Natalia

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2023 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Kegiatan untuk menciptakan bounding attachment antara ibu dan Bayi baru lahir salah satunya yaitu ketika memandikan bayi. Namun sebagian besar wanita primipara takut saat melakukanya, hal ini salah satunya di karenakan oleh kondisi fisik bayi masih lemah, serta tidak sedikit dari mereka yang tidak tahu cara bagaimana cara memandikan bayi sehingga mereka menyerahkan bayinya untuk dimandikan oleh orang lain. Berdasarkan hasil survey pendahuluan yang dilakukan di desa gabel,dari 10 ibu nifas yang memiliki keberanian dan pengetahuan cara memandikan bayi hanya ada4 orang. Tujuan Dari Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu dalam memandikan anaknya saat baru lahir. Metode pendidikan kesehatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan ceramah dan Tanya jawab materi. Materi yang diberikan tentang pengertian, tujuan, manfaat, persiapan dalam memandikan bayi dan demonstrasi cara memandikan yang benar. Kegiatan ini dilaksananakan pada tanggal 30 Juni 2022, melibatkan 15 ibu hamil yang ada di desa gabel kecamatan sumoroto kabupaten Ponorogo.  Hasil Kegiatan Pelatihan ini adalah sebagian besar pengetahuan ibu dalam kategori baik sebesar 13 orang ( 86,7%) dan sebagian besar ketrampilan ibu dalam kategori baik sebesar 10 orang (66,7%). Kegiatan ini memberikan kontribusi yang besar kepada kemampuan dan keberanian ibu dalam memandikan bayinya.

Sintiati Dukalang; Andi Akifa Sudirman; Ani Retni

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Rendahnya pemberian ASI Ekslusif menjadi salah satu pemicu terjadinya kependekan (stunting) pada anak balita dari kejadian masa lalu dan akan berdampak terhadap masa depan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian adalah analitik kolerasi dengan pendekatan cross sectional, Sampel berjumlah 93 responden  menggunakan teknik purposive sampling, menggunakan uji statistik chi-square. Hasil yang diperoleh balita yang diberikan ASI Ekslusif tidak stunting sebanyak 33 balita dan balita tidak diberikan ASI Ekslusif mengalami stunting sebanyak 24 balita, maka ada hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo dengan nilai p-value 0.001. Oleh karena itu, diharapkan ibu memenuhi gizi selama kehamilan dan juga mematuhi serta melaksanakan program 1000 hari pertama kehidupan dengan rutin berkunjung ke Puskesmas dan posyandu untuk mendapatkan deteksi dini tentang kesehatan dan konseling gizi bagi anaknya.  

Ayu Sutraviani Talib; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsudin

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keselamatan pasien dijadikan prioritas yang utama dalam pelayanan kesehatan dan pelayanan keperawatan sekaligus sebagai aspek paling penting dari manajemen yang berkualitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran perawat dalam keselamatan pasien. Desain penelitian deskriptif. Jumlah populasi sebanyak 34 perawat yang berada di ruang anak, bedah dan interna. Jumlah sampel sebanyak 34 perawat atau total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran perawat dengan kategori baik sebanyak 31 orang, berdasarkan pada dimensi peran perawat care giver sebagian besar baik sebanyak 34 orang, dimensi coordinator sebagian besar baik sebanyak 31 orang dan dari dimensi collaborator sebagian besar baik sebanyak 31 orang. Rata-rata 34 orang perawat melakukan enam (6) goals patient safety. Sehingga disimpulkan bahwa sebagian besar peran perawat di RSUD Otanaha berada pada kategori baik dan melakukan enam (6) goals patient safety. Saran diharapkan perawat agar tetap melakukan enam (6) goals patient safety secara jujur demi keselamatn pasien serta untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik.  

Della Tri Utami; Fadhilla Yusri

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang dari penelitian ini yaitu bagaimana orang tua asuh membina disiplin dan moral anak-anak di panti asuhan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan disiplin dan moral anak panti asuhan dengan peran orang tua asuh di dalam panti asuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pembinaan disiplin dan moral anak dengan memberikan kasih sayang kepada anak panti, memberikan nasehat kepada anak untuk selalu menghormati dan menyayangi sesama, anak diajarkan untuk bertanggung jawab dengan tugasnya di dalam panti asuhan Aisyiyah putri daerah Kota Payakumbuh. Orang tua asuh juga menyekolahkan anak-anak asuh dari tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA). Upaya memberikan motivasi kepada anak, memberikan pendidikan keagamaan di dalam panti agar anak bisa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menuntun anak untuk rajin belajar baik baik di sekolah maupun di dalam panti asuhan. Dengan adanya pembinaan yang dilakukan oleh orang tua asuh di dalam panti asuhan Aisyiyah putri daerah Kota Payakumbuh dapat memberikan dampak yang baik untuk anak-anak asuh panti asuhan karena mereka sebagai pendorong yang  menuntun anak kepada hal-hal yang baik serta orang tua asuh harus mampu memberi contoh dan perilaku yang baik, agar anak-anak panti asuhan dapat meniru kebaikan ari orang tua asuh.

Friskawaty Sumitro Ahmad; Andi Akifa Sudirman; Harismayanti Harismayanti

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tingginya penggunaan smartphone pada anak usia prasekolah telah menunjukkan pengaruh terhadap perkembangan personal sosialnya, oleh karena itu pemerintah saat ini merancang peraturan tentang penggunaan smartphone pada anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penggunaan smartphone dengan perkembangan personal sosial pada anak usia prasekolah. Metode penelitian memakai survei analitik dan pendekatan kuantitatif di TK Irama Jaya Desa Ulapato A pada tanggal 05 September-05 Oktober 2022. Populasi terdiri dari semua orangtua murid yang memiliki smartphone dan memiliki anak berumur 4-6 tahun sejumlah 43 orang, sampel sejumlah 36 responden diambil memakai teknik purposive sampling. Pengambilan data durasi penggunaan smartphone memakai lembar pertanyaan, dan data perkembangan personal sosial memakai Denver II, pengolahan data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menyimpulkan penggunaan smartphone dengan perkembangan personal sosial pada anak usia prasekolah di TK Irama Jaya Desa Ulapato A ada hubungan yang signifikan (p value= 0,01 < α= 0,05).  Diharapkan orangtua memahami smartphone, dan dapat mengidentifikasi pengaruhnya terhadap perkembangan personal sosial anak usia prasekolah.    

Lia Siti Julaeha; Muhammad Rafi Thoriq; Muhammad Fajar Ramadhan; Nazhif Shafwan Aziz; Nuha Afifah Zuhri +2 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Istilah “kemandirian” berasal dari kata dasar “diri” yang mendapat awalan “ke” dan akhiran “an”, kemudian membentuk satu kata keadaan atau kata benda. Karena kemandirian berasal dari kata “diri”, maka pembahasan mengenai kemandirian tidak bias lepas dari pembahasan tentang perkembangan diri itu sendiri, yang dalam konsep Carl Rogers disebut dengan istilah self, karena diri itu merupakan inti dari kemandirian.Kemandirian dapat diartikan sebagai usaha seseorang untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan melepaskan diri dari orangtua atau orang lain untuk mengerjakan sesuatu atas dorongan diri sendiri dan kepercayaan diri tanpa adanya pengaruh dari lingkungan dan ketergantungan pada orang lain, adanya kebebasan mengambil inisiatif untuk mengatur kebutuhan sendiri dan mampu memecahkan persoalan dan hambatan yang dihadapi tanpa bantuan orang lain. Kemampuan demikian hanya mungkin dimiliki jika seseorang berkemampuan memikirkan dengan seksama tentang sesuatu yang dikerjakan atau diputuskannya, baik dalam segi manfaat maupun dari segi negatif dan kerugian yang akan dialaminya.Pelaksanaan program ini diwali dengan memberikan perlabelan nama kepada anak anak ketika mereka memasuki ruangan sebagai tanda pengenal, kemudian melakukan sesi perkenalan dan penyampaian materi yang akan di bahas dan materi yang akan disampaikan sudah kami siapkan dari mentor tim PKM-STIMIK ESQ, materi tersebut hasil dari pemikiran para mentor mengenai cara agar mencapai sebuah Kemandirian Ekonomi untuk anak - anak. Bagaimana mereka dapat membeli yang mereka inginkan tanpa harus meminta kepada orang tua. Pemaparan materi mengenai cara mengalokasi uang, Tips 3 H (Hemat, Harus pintar memilih mana yang ingin dan mana yang butuh, Hindari berutang) Skema menabung, dan video kartun mengenai kemanfataan menabung  

Robingun Suyud El Syam; Andika Saputra; Azah Zumroh; Nurlita Dwi Oktavia; Supangat Supangat +2 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Realitas kenakalan remaja tealah merambah sampai di pedesaan, maka perlu langakah strategis menggerakan remaja lokal untuk menyadari betapa bahaya dampak dari perilaku tersebut. Artikel bertujuan mendeskripsikan tentang kegiatan pendampingan dan sosialisasi pemahaman bahaya kenakalan remaja melalui Forum Anak Kreatif Wonosobo (Forkos) di Desa Pakuncen Kecamatan Selomerto. Metode pendampingan sosialisasi ini melalui empat langkah, yaitu koordinasi, sosialisasi, tindak lanjut dan evaluasi. Kesimpulan bahwa, 1) kegiatan sosialisasi  bahaya kenakalan remaja sangat bermanfaat dimana pada awalnya mereka tidak memahami secara factual dampaknya. Hal ini memberi sumbangsih pemahaman pentingnya pola hidup sehat, menjauhi perilku menyimpang mengingat dampaknya sistemik bagi  kehidupannya, 2) kegiatan tindak lanjut berupa pembentukan kelompok FGD diperlukan guna pemahaman di atas meluas pada lingkungan bergaul mereka. Kesimpulan memfokuskan pembaca pada hasil penting dan bagaimana mereka mengisi kesenjangan penelitian, kebaruan penelitian dan kontribusinya serta implikasinya pada area studi yang lebih luas.  

Almadina Rakhmaniar

Jurnal Hukum dan Sosial Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to examine the relationship between family communication patterns and adolescent stress levels in Bandung City. Using a survey method with 150 adolescent respondents aged 13-18 years, data were collected through a questionnaire measuring the dimensions of openness, support, conflict, and control in family communication as well as adolescent stress levels. Descriptive analysis showed variation in family communication patterns, with high levels of openness and support and low conflict. Pearson correlation tests showed a significant relationship between communication patterns and stress levels. Linear regression analysis revealed that openness and support in family communication significantly decreased stress levels, while conflict and control increased them. The t-test and F-test showed that the regression model was significant overall and each independent variable had a significant effect on stress levels. These findings emphasize the importance of open and supportive communication in the family to reduce stress levels in adolescents.  

Lukmanul Hakim; Izzatusholekha Izzatusholekha

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Setiap anak berhak untuk dipenuhi oleh keluarga dan masyarakatnya, salah satunya adalah mendapatkan pendidikan. Pasal 31 UUD 1945 menjelaskan bahwa semua warga negara, termasuk anak yang kurang mampu secara fisik dan ekonomi, berhak memperoleh pendidikan. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan identifikasi hasilnya dari pengelolaan anak yang tidak sekolah di Kabupaten Brebes melalui program Gerakan Kembali ke Sekolah (GKB). Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dan deskriptif untuk menggali dan mengkonfirmasi data awal putus sekolah di Kabupaten Brebes. Hasil dari penelitian ini adalah jumlah anak yang dikembalikan ke sekolah oleh GKB. Oleh karena itu, Pemkab Brebes melanjutkan program GKB untuk berperan dalam mewujudkan hak-hak anak dan memotong siklus anak tidak sekolah.

Robingun Suyud El Syam; Ali Mu’tafi

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keluarga merupakan pondasi pendidikan bagi anak. Rusaknya bangunan rumah tangga berakibat buruk bagi pendidikannya. Tujuan penelitian mengungkap manajemen strategik entititas setan dalam merusak mahligai rumah tangga, untuk kemudian dicari langkah antisipasinya dalam konteks pendidikan Islam. Dengan pendekatan teoritik, disimpulkan, bahwa setan mempunyai entitas yang bertugas merusak keutuhan rumah tangga yang disebut divisi Dasim. Manajemen mereka terstruktur rapih dengan melibatkan agen konspirasi global dari unsur manusia, yakni tukang sihir, pelakor dan pebinor. Capain tertinggi dari progam ini adalah perceraian. Kejahatan terstuktur mereka dilancarkan melalui tiga segmen: pra nikah, rumah tangga dan pasca cerai. Solusi untuk mengatasi gangguan ini, dengan memahami hakikat pernikahan dan menjalani bahtera rumah tangga dengan semangat ibadah untuk memperoleh ridha Allah. Penelitian merekomendasikan agar manajemen ini menjadi solusi mempertahankan rumah tangga yang bahagia.    

Salmon Amtiran

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan anak usia dini Menggunakan media  gambar kartu huruf di PAUD Mekar Sari Liman?. Penelitian ini bertujuan untuk Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan anak usia dini Menggunakan media  gambar kartu huruf di PAUD Mekar Sari Liman. Pelaksanaan Penelitian ini peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin. Penelitian ini dilakukan di PAUD Mekar Sari Liman pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2022 dengan dua siklus setiap pelaksanaan siklus ada dua pertemuan. Subjek penelitian ini Kelopok B usia 5-6 tahun PAUD Mekar Sari Liman dengan jumlah anak 16 orang, yang terdiri dari perempuan 8 dan laki-laki 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawacara observasi dan dokumentasi. Instrument pengumpulan data yang gunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan dokumen. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa Pelaksanaan tindakan pada siklus I menggunakan  metode media kartu mengalami peningkatan persentase setelah pelaksanaan siklus II. Pelaksanaan tindakan pada siklus I mengalami penurunan persentase yang ditunjukkan dari tindakan ke siklus I sebanyak  7 anak dengan persentase 18,75% dari 16 anak kemudian peningkatan persentase yang sangat signifikan ditunjukkan pada pelaksanaan siklus II menjadi 12 anak dengan persentase 75% dikarenakan kegiatan mengenal huruf dengan menggunakan media kartu huruf yang dilakukan peneliti menggunakan gambar yang berbeda sehingga stimulasi yang diberikan kepada anak bisa tuntas dan anak tidak mengalami kesulitan.