Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1001-1020 of 1,043

Analytics

Suryathi, Ni Komang; Sukmandari, N.M.A; Wulandari, M.R.S

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

A surgical safety checklist is a communication tool for patient safety that is used by the surgical team in the operating room, including the sign in, time out, and sign out process. The time out process aims to prevent patient error, location, and surgical procedures. Therefore, compliance is required in conducting time out. The level of knowledge of nurses about time out is very important because it affects the behavior of nurses in doing time out. This study purposed to determine the correlation between the nurse knowledge level about time out and compliance in doing time out at the Bali Med Hospital, Denpasar. The design used was a descriptive correlation with the cross-sectional approach. The relationship test used the Spearman Rho test. This study involved 31 nurses as a sample with a total sampling technique. The results of research on nurse compliance were mostly 70.9% adherent category and the results for the knowledge level of nurses were mostly 77.4% with a good level. Based on the statistical test with ? = 5%, it was obtained p = 0.000 (p <0.05). It is concluded that there was a significant correlation. The direction of the correlation was positive (+), which means the level of knowledge was followed by the level of nurse compliance in doing time out. This research was expected to be an added reference for nurses in increasing compliance in doing time out.

Saputro, Erwan Adi; Mustofa, Arya; Putra, Rasendriya; Nopiyanti, Wiwin

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Dalam melakukan usaha tentunya seorang wirausahawan akan mencari keuntungan. Sebelum mendapat keuntungan, sebuah usaha harus mendapatkan hasil penjualan atau hasil usaha yang telah melewati BEP (break even point), sehingga usaha tersebut telah balik modal. Tujuan dari program ini adalah untuk menyusun program matlab perhitungan keuntungan usaha meubel yang dapat mencari berapa unit barang yang perlu dijual serta berapa nilai hasil penjualan yang harus dipenuhi agar suatu usaha dapat dikatakan telah balik modal dan mulai menghasilkan keuntungan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat listing program yang akan menghasilkan prediksi unit yang harus terjual serta nilai hasil penjualan yang harus terpenuhi. Dalam listing ini, terdapat tiga pilihan, yaitu menghitung nilai BEP unit, menghitung nilai BEP rupiah, dan menghitung nilai keuntungan bersih. Untuk menghitung BEP unit dan BEP rupiah dilakukan dengan cara memasukkan nilai biaya tetap, harga per unit, dan biaya variabel per unit kemudian akan diproses dengan rumus sehingga memperoleh nilai BEP unit dan BEP rupiah. Sedangkan untuk mencari keuntungan bersih dilakukan dengan cara memasukkan harga jual barang dan biaya tetap, kemudian akan diproses dengan rumus sehingga mendapat nilai keuntungan bersih yang kemudian dilakukan perulangan untuk mengetahui berapa besar keuntungan untuk sekian produk terjual. Jika dilakukan secara manual, perhitungan ini akan cukup memakan waktu dan memerlukan ketelitian dalam menghitungnya, sehingga diperlukan program matlab untuk mempermudah serta meningkatkan akurasi nilai perhitungan BEP unit, BEP rupiah, dan keuntungan bersih.

Kusjuniati, Kusjuniati

ABSTRAK Pemberdayaan ekonomi masyarakat diartikan sebagai kegiatan ekonomi yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat itu sendiri dengan cara mengelolah sumberdaya apa saja yang dikuasainya, dalam rangka memenuhi kebutuhan dasarnya dan keluarganya. Pemberdayaan masyarakat hanya bisa terjadi apabila masyarakat itu sendiri ikut pula berpartisipasi. Pemberdayaan diarahkan guna meningkatkan ekonomi masyarakat secara produktif sehingga mampu menghasilkan nilai tambah yang tinggi dan pendapatan yang lebih layak. Hasil pemberdayaan ekonomi warga banjar Angansari, yaitu dari hasil usaha tani dan ternak, pengadaan homeindustri sebagai usaha sampingan dan penunjang menambah pendapatan keluarga serta pengadaan koperasi syariah sebagai sarana pendanaan usaha bagi warga banjar Angansari yang membutuhkan modal dalam rangka membuka usaha. Dengan adanya pemberdayaan potensi ekonomi diharapkan warga banjar Angansari memiliki peningkatan dalam pendapatan dan bersiap menyongsong pembukaan sektor pariwisata desa Kutuh Kintamani Bangli. ABSTRACT Community economic empowerment is defined as economic activities that are carried out independently by the community itself by managing whatever resources they control, in order to meet their basic needs and that of their families. Community empowerment can only occur if the community itself also participates. Empowerment is directed at improving the community's economy productively so that it is able to produce high added value and more decent income. The results of the economic empowerment of Banjar Angansari residents, namely from the results of farming and livestock, procurement of home industry as a side business and support to increase family income and the provision of sharia cooperatives as a means of business funding for Banjar Angansari residents who need capital in order to open a business. With the empowerment of economic potential, it is hoped that the residents of Banjar Angansari have an increase in income and are ready to welcome the opening of the tourism sector in Kutuh Kintamani Bangli village.

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Afifah Kurniawati; Afifah Muslim; Afriza Prima S +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pandemi covid-19 memaksa anak-anak untuk stay di rumah untuk menghindari penularan. Hal ini membuat anak menjadi bosan dan jenuh yang berakibat stress pada anak. Orang tua memiliki peranan penting dalam mendampingi anak-anak selama di rumah. Peran orang tua di masa Covid-19 adalah sebagai pembimbing, pendidik, penjaga, pengembang, dan pengawas bagi anak-anak. Peran yang selama ini dilaksanakan di satuan pendidikan beralih fungsi di satuan keluarga.  Salah  satu  peran  khusus  yang  harus dilakukan orang tua adalah bermain bersama anak. Bermain merupakan kebutuhan dasar anak dan menjadi momen yang penting bagi perkembangan anak. Bermain terapeutik bertujuan untuk meningkatkan kesehatan emosi pada anak. Melalui bermain terapuetik seorang anak dapat mengekspresikan perasaan emosi dan membantu anak mengurangi ketakutannya. Peran orang tua menjadi lebih besar dalam mendampingi anak bermain selama di rumah. Perawat anak memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan orang tua mendampingi anak secara maksimal untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro berupaya untuk memberikan edukasi tentang bermain therapeutik pada anak selama masa pandemi covid-19 yang sasarannya adalah ibu-ibu yang mempunyai anak Balita. Hal ini dilakukan berdasarkan Analisa munculnya permasalahan pada anak-anak yang merasa bosan dan jenuh dan berakibat stress pada anak dan kebingungan ibu dalam memberikan permainan yang tepat untuk anak selama masa pandemi covid ini. Edukasi yang diberikan melalui penyuluhan dengan memberikan pengetahuan tentang permainan yang dapat diberikan kepada anak selama masa pandemi covid-19. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak terkait sehingga pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan lancar. Dikarenakan masa pandemic covid-19, dimana tidak diperbolehkan untuk berkumpul dengan jumlah orang yang banyak, maka penyuluhan diberikan lewat zoom meeting. Hasil dari penyuluhan  ini  ibu-ibu  merasa  puas  dan  senang mendapatkan pengetahuan  tentang bermain therapeutik untuk anak selama masa pandemic covid-19 dan semuanya mempraktekkan ilmu pengetahuan yang sudah diberikan. Anak-anak juga merasa senang dan stress pada anak berkurang.      

Nikawati, Ni Nengah; Muryani, Ni Made Sri; I Wayan Suarjaya

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Anxiety is a feeling felt by respondents regarding disturbing mental tension, which as a general reaction with the inability to overcome a problem or there is no sense of security, which later leads to a physiological and psychological change. The level of family anxiety can be assessed by using a questionnaire with each respondent's characteristics and level of anxiety can be divided into several parts, namely: normal anxiety levels, mild anxiety levels, moderate anxiety levels, severe anxiety levels and panic. Objective: Knowing the description of the level of family anxiety in caring for patients with schizophrenia at the Mental Poliklinik UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali and the characteristics of families caring for patients with schizophrenia based on education, age, and type of work. Methods: The research method that used in this study was descriptive research. This study used a cross sectional study, which was a study in which the subjects were evaluated only once and the measurement of each only one variable at the same time that using sampling consecutive sampling technique. The sample used was 32 people consisting of family members of hallucinations patients. Results: Based on research conducted at the Poliklinik UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali toward 32 family members who was caring for patients by schizophrenia, most family members did not experience anxiety or anxiety in the normal range which was 29 family members of 32 family members and 3 families who experienced mild anxiety levels. Conclusion: That most family members who treated patients by schizophrenia at the Poliklinik UPTD. Rumah sakit Jiwa Provinsi Bali does not experience anxiety or anxiety still within normal limits. Latar Belakang: Kecemasan adalah suatu perasaan yang dirasakan oleh responden mengenai ketegangan mental yang menggelisahkan, dimana sebagai reaksi umum dengan ketidakmampuan dalam mengatasi suatu masalah atau tidak ada rasa aman, yang nantinya menimbulkan suatu perubahan fisiologis dan psikologis. Keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan  gangguan jiwa dapat mengalami kecemasan Tingkat kecemasan keluarga dengan skizofrenia yaitu cemas ringan (80,49%) dan 8 keluarga mengalami cemas sedang (19,51%). Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat kecemasan keluarga dalam merawat pasien dengan skizofrenia di Poliklinik Jiwa UPTD Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali dan karakteristik keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia berdasarkan pendidikan, umur, dan jenis pekerjaan. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan penelitian cross sectional yaitu suatu penelitian dimana subjek diobsevasi hanya satu kali saja dan pengukurannya masing-masing satu variabel pada waktu yang sama yang menggunakan teknik sampling consecutive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 32 orang terdiri dari anggota keluarga pasien Halusinasi. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Poliklinik Jiwa UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali terhadap 32 anggota keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia, sebagian besar anggota keluarga tidak mengalami kecemasan atau kecemasan masih dalam batas normal jumlah 29 anggota keluarga dari 32 anggota keluarga dan 3 keluarga yang mengalami tingkat kecemasan ringan. Kesimpulan: Sebagian besar anggota keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia di Poliklinik Jiwa UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali tidak mengalami kecemasan atau kecemasan masih dalam batas normal.

Kurniadi, Edi; Margana, Margana; Supriyadi, Slamet; Kurniawati, Estetika Mutiaranisa

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Surakarta is one of the cities in Central Java which is known as the city of batik and a tourist destination area which is supported by tourist attractions in the form of various historical sites that have integrated with the culture of the local community. The arrival of tourists to various tourist destinations in Surakarta in addition to enjoying existing tourist objects is also to get souvenirs that have local uniqueness. Apart from hunting batik for souvenirs, many also hunt for distinctive T-shirts, especially for young tourists, because they are inspired like traveling to Bali and Jogja. To provide a new alternative in the form of t-shirts with designs that have local uniqueness, it is planned to partner with CV. Asta Saka Semesta which produces t-shirts, convection, and merchandising. Service methods in the form of training and assistance in making innovative designs for tourist souvenirs; lectures to increase knowledge about survival strategies in business; expansion of marketing through participation in exhibitions; documentation of product samples and procurement of shelves for product documentation that has been produced. The results are 5 innovative designs, namely the design of a tourist attraction patterned t-shirt combined with classic batik motifs, as well as the production process for tourist souvenirs, 2 t-shirt designers have increased their knowledge and skills in making designs to meet the needs of tourists.

Muriyati Rokani; Andi Akifa Sudirman; Nur Ainnun K. Uba; Sri Yulianti Amara

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Nutritional status is an expression of a state of balance in the form of certain variables or the manifestation of nutrition in the form of certain variables. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting style and the level of parents’ economic income in improving the nutritional status of toddler during the COVID-19 pandemic in Barakati Village, Batudaa District, Gorontalo Regency. The research design used an analytical survey method with a cross sectional approach. the sampling technique uses purposive sampling. The results showed that there is a relationship between parenting style and the level of parents’ economic income during the COVID-19 pandemic with the nutritional status of toddler. The conclusion is that the majority of parents apply directive parenting with a low level of parental income, but this does not make parents’ attention to child nutrition neglected so that the average nutritional status of children is normal. Suggestions from this study are that parents can provide good parenting to children and pay attention to the nutritional status of children by utilizing food ingredients that are easily available but have good nutritional content.

Kurniawati, Kurniawati

ABSTRAK Sebagai langkah untuk mengoptimalisasi pengumpulan dana ZIS, dibutuhkan sebuah strategi untuk mempermudah donatur dalam menyalurkan dana zakat, infaq, dan sodaqoh. Sebagai sistem pembayaran nontunai yang praktis, Qris dijadikan media pengumpulan dana ZIS oleh BAZNAS Provinsi Bali dalam upaya meningkatkan minat para donatur. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah strategi pengumpulan dana ZIS melalui sistem berbayar nontunai Qris dalam meningkatkan minat donatur di BAZNAS Provinsi Bali? (2) Bagaimanakah sistem berbayar nontunai Qris mendukung strategi pengumpulan dana ZIS di BAZNAS Provinsi Bali? (3) Bagaimanakah cara menyelesaikan faktor penghambat dari pengumpulan dana ZIS melalui sistem berbayar nontunai Qris di BAZNAS Provinsi Bali? Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui strategi pengumpulan dana ZIS melalui sistem berbayar nontunai Qris dalam meningkatkan minat donatur di BAZNAS Provinsi Bali, (2) Untuk mengetahui Qris menjadi pendukung strategi pengumpulan dana ZIS di BAZNAS Provinsi Bali, (3) Untuk mengetahui penyelesaian dari faktor penghambat strategi pengumpulan dana ZIS melalui Qris. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan akan dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data yang diperoleh berdasarkan fakta dan data dilapangan. Sumber data ialah sumber data primer dan sekunder melalui teknik pengumpulan data: (1) Observasi, (2) Wawancara, dan (3) Dokumentasi. Untuk menguju validitas keabsahan data: (1) Kekuatan pengamatan, (2) Triangulasi dan, (3) Referensi. Untuk teknik analisa data meliputi: (1) Reduksi data, (2) Penyajian data dan, (3) Simpulan atau verifikasi.. Hasil akhir dari penelitian ini adalah BAZNAS Provinsi Bali dalam menyebarkan Qr Code Qris melalui media offline milik mereka yaitu: Majalah dan brosur. Adapun yang melalui media online mereka lakukan pada: (1) Broadcast Whatsapp; (2) Instagram; (3) dan juga Facebook. Upaya BAZNAS Provinsi Bali dalam meningkatkan minat donatur yaitu dengan cara: (1) Membuat donatur nyaman dengan mendoakan mereka setelah berdonasi; (2) Membangun kepercayaan mereka melalui label BAZNAS sebagai lembaga pemerintah dan melakukan publikasi terhadap pelaporan keuangan mereka. Penulis berharap dengan adanya penelitian ini nantinya bisa menambah pustaka dan sarana pengembangan ilmu pengetahuan.   ABSTRACTAs a step to optimize ZIS fundraising, a strategy is needed to make it easier for muzakki to distribute zakat, infaq, and sodaqoh funds. As a practical non-cash payment sistem, Qris has been used as a medium for collecting ZIS funds by BAZNAS Bali Province in an effort to increase the interest of donors. The fokus of this research is (1) How is the ZIS fundraising strategy through the Qris non-cash paid sistem in increasing the interest of donors in BAZNAS Bali Province? (2) How does the Qris cashless paid sistem support the ZIS fundraising strategy in BAZNAS Bali Province? (3) How how to solve the inhibiting factors of collecting ZIS funds through the Qris non-cash paid sistem at BAZNAS Bali Province? The objectives of this study are (1)To find out the strategy of collecting ZIS funds through the Qris non-cash paid sistem in increasing the interest of donors in BAZNAS Bali Province, (2) To find out Qris is a supporter of the ZIS fundraising strategy at BAZNAS Bali Province, (3) To determine the resolution of the inhibiting factors of the collection strategy ZIS funds via Qris. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach. Informants will be selected using a purposive technique. Collecting data obtained based on facts and data in the field. Data sources are primary and secondary data sources through data collection techniques: (1) Observation, (2) Interview, and (3) Documentation. To validate the validity of the data: (1) The power of observation, (2) Triangulation and, (3) Reference. Data analysis techniques include: (1) data reduction, (2) data presentation and (3) conclusion or verification. The final results obtained in this study explain that BAZNAS Bali Province distributes Qr Code Qris through their offline media, namely: magazines and brochures. As for what they do through online media on: (1) Broadcast Whatsapp; (2) Instagram; (3) and also Facebook. The efforts of BAZNAS in Bali Province in increasing the interest of donors are by: (1) Making donors comfortable by praying for them after donating; (2) Build their trust through the BAZNAS label as a government agency and publish their financial reporting. The author hopes that this research will add libraries and tools for developing science.

Bahrullah, Bahrullah; Kurniawati, Kurniawati; Iswahyuni, Iswahyuni

Terpuruknya perekonomian akibat pandemi covid-19 ini mengakibatkan masyarakat sulit dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, Sebagai lembaga nonstruktural BAZNAS Provinsi Bali selalu dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada mustahik khususnya. Penelitian ini fokus mengkaji tentang: (1) Bagaimanakah Penghimpunan BAZNAS Dalam Melayani Muzakki Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (2) Bagaimanakah Pendistribusian BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (3) Bagaimanakah Pemberdayaan BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. Adapun Tujuan Penelitian ini adalah (1) Untuk Mengetahui Penghimpunan BANAS Dalam Melayani Muzakki Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (2) Untuk Mengetahui Pendistribusian BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (3) Untuk Mengetahui Pemberdayaan BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dipilih dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik untuk memperoleh data yang valid dan akurat, yaitu; wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data meliputi; kekuatan pengamatan dan triangulasi. Teknik analisis data meliputi; reduksi data, penyajian data dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penghimpunan BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi covid-19 meliputi; (a) edukasi (dengan melibatkan donatur saat penyaluran), (b) promosi (melalui media cetak, media sosial, dan media eletronik), pertanggungjawaban (melalui audit oleh akuntan publik, dan audit syar’i), (2) Pendistribusian yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Bali yaitu (a) distribusi konsumtif tradisional, (b) distribusi konsumtif kreatif, (c) distribusi produktif tradisional, dan (d) distribusi produktif kreatif. (3) Pemberdayaan yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Bali yaitu (a) mengembangkan, (memandirikan mustahik), (b) menswadayakan, (melindungi, membela, dan berpiha kepada yang lemah melalui Pelayanan yang Universal).

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Second language acquisition in English subject at STAI Denpasar Bali is passed by students as a compulsory subject. Tthe number of students from two study programs, namely Syariah Economics and Islamic Religious Education as samples to determine the acquisition of second language through mentalistic theory with behaviorime and naturalistic approaches based on Islamic views. English as a second language for students is a difficult subject for some students because they rarely or never apply it in their daily activity. Students who are able to apply to the English learning in process, because they remember and often apply it in their environment. The potential that students have is different, because every human being has a fitrah of birth according to his talents and potential.   AbstrakPemerolehan bahasa kedua dalam mata kuliah bahasa Inggris di STAI Denpasar Bali dilalui oleh mahasiswa sebagai mata kuliah wajib. Dengan jumlah mahasiswa dari dua program studi yaitu Ekonomi Syariah dan Pendidikan Agama Islam sebagai sample untuk mengetahui pemerolehan bahasa kedua melalui teori mentalistik dengan pendekatan behaviorime dan naturalistik berdasarkan pandangan Islam. Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua bagi mahasiswa, merupakan mata kuliah yang sulit bagi sebagian mahasiswa karena mereka jarang atau tidak pernah menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa yang mampu dalam mengaplikasikan pada proses perkuliahan bahasa Inggris, karena mereka masing mengingat dan sering menerapkan di lingkungan mereka. Potensi yang dimiliki mahasiswa berbeda, karena setiap manusia memiliki fitrah sejak lahir sesuai dengan bakat dan potensi diri.

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Febri Santosa; Mimin Indah Lestari; Kistia Rita Santi +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Balita adalah masa yang membutuhkan perhatian ekstra baik bagi orang tua maupun bagi kesehatan. Perhatian harus diberikan pada pertumbuhan atau perkembangan, status gizi sampai pada kebutuhan akan imunisasi. Status gizi balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua, perlunya perhatian lebih dalam tumbuh kembang di usia balita didasarkan fakta bahwa kurang gizi yang terjadi pada masa emas ini bersifat irreversibel atau tidak bisa pulih kembali (Marimbi, 2010). Gizi kurang adalah gangguan kesehatan akibat kekurngan atau ketidakseimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, aktivitas berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan. Kurang gizi masih merupakan permasalahan serius bagi anak-anak di Indonesia tidak terkecuali anak yang berasal dari perkotaan. Hampir seluruh daerah di Indonesia melaporkan adanya kasus gizi kurang bahkan gizi buruk di wilayahnya. Masyarakat RW 5 kelurahan Rowosari kecamatan Tembalang kota Semarang merupakan Sebagian besar ibu rumah tangga memiliki anak yang berusia antara bayi hingga remaja. Dari 90 balita yang ada di RW 5 Kelurahan Rowosari   Kecamatan Tembalang Semarang Kota, 7 balita beresiko tinggi mengalami gizi kurang. Berdasarkan data bulan November 2019, 7 balita tersebut mengalami penurunan berat atau berat badan yang menetap tiap bulannya. Sebanyak 14% ibu balita di RW 5 tidak mengetahui makanan sehat untuk balita di atas tiga tahun. Sebanyak 17% ibu balita membiarkan anaknya jika tidak mau makan.Kader Posyandu tidak pernah memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu yang mempunyai balita yang pengalami penurunan Berat Badan maupun Balita yang masuk dalam kategori status gizi kurang.Berdasarkan permasalahan serta peluang yang telah dijelaskan diatas, TIM Pengabdian masyarakat ingin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Revitalisasi Posyandu Balita Nusa Indah dalam upaya peningkatan pengetahuan kader tentang gisi Balita , dengan tujuan mengoptimalkan peran kader dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang gizi Balita di Posyandu Nusa Indah RW 5 Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang    

NLP Yunianti Suntari; A. A Sri Wahyuni

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background : Tourism in Bali is also followed by positive and negative impacts on the Balinese people. The positive impact is such as the large number of jobs that are able to absorb labor, while the negative impact is the emergence of social issues such as human trafficking which can threaten the young generation of Bali. Method : Activities by providing education about human trafficking. And provide life skills training. Target adolescents, both those who attend school and drop out of school. Result : Lentera Anak Bali (LAB) is an independent non-profit organization engaged in child protection to obtain their rights. LAB sees the importance of these children’s problems by involving the local government, social services, education offices, health offices and community leaders. In an effort to build awareness of the vulnerability of these children and make preventive education efforts against the possibility of being caught in human trafficking,by conducting outreach to officials, the caring community, and the youth themselves.These adolescents are given education on safe life skills (free of prostitution),understanding of human trafficking, education on health and welfare, and examination of reproductive organs. With this facilitation, it is hoped that they can protect themselves and become counselors for their teenage friends. Conclusion : this activity can increase public understanding of the danger of human trafficking. (1) There is a group of young urban workers who receive assistance from the human trafficking prevention team. (2) Youth groups who received training on safe life skills (prostitution free), understanding of human trafficking, health education, and examination of reproductive organs.

Yacobus Christian Welan; Romanus Romas; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tulisan ini bertujuan membantu mengurangi kasus bullying supaya tidak berlanjut. Tulisan ini menggunakan metode studi pustaka yang pengumpulan informasi serta data dari berbagai macam sumber yang ada di buku, jurnal, dokumen, Koran, majalah, internet, dan masih banyak lagi. Semua informasi tersebut dikumpulkan dan terbentuklah landasan teori. Bullying merupakan suatu tindakan dimana seseorang/kelompok melakukan  penindasan  seperti  menyakiti,  menghina,  memukul,  hingga merundungi seseorang dengan kekerasan. Banyak faktor yang menyebabkan aktivitas bullying sering terjadi mulai dari penampilan fisik hingga sifat seseorang yang dianggap berbeda dari yang lainnya. Banyak orang yang menganggap bahwa bullying merupakan hal yang menyenangkan karena hanya sebatas bercanda, namun di balik itu semua, bullying dapat memberikan dampak yang buruk bagi perkembangan. Penulis menawarkan sebuah program yang dapat mendampingi korban bullying serta membantu mengurangi kasus bullying. Adapun program pastoralnya adalah rekoleksi dan konseling. Program rekoleksi diberikan secara umum bagi semua remaja yang duduk di bangku SMP. Sedangkan program konseling diberikan secara pribadi bagi remaja yang menjadi korban bullying. Dengan demikian, program pastoral pendampingan korban bullying dapat menjadi sarana bagi Gereja agar dapat membantu mengurangi kasus bullying supaya tidak berlanjut.

Anita, Anita; Muhayat, Imam; Wahyudi, Nur

Jurnal Faidatuna 2020 STAI Denpasar Bali

Profesionalisme guru adalah seorang yang bertugas untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, kecakapan kepada peserta didik yang bertujuan untuk mengembangkan seluruh aspek pribadi. Masalah yang dihadapi di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali yakni kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh seorang guru itu terhambat karena adanya kesenjangan antara teori dan praktik. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali yang memiliki siswa yang prestasi belajarnya cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan profesionalisme guru di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020, dan faktor dalam meningkatkan mutu pembelajaran di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Peranan profesionalisme guru di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali telah terlaksana dengan baik. Walaupun ada faktor yang tidak dijalankan dengan profesional. Faktor dalam meningkatkan mutu pembelajaran ada 2 faktor yaitu pendukung dan penghambat. Faktor pendukungnya adalah faktor internal guru, kurikulum, dan kepala sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang pendidikan guru dan ekonomi. ABSTRACTTeacher professionalism is a person whose duty is to convey knowledge, skills to students who aim to develop all personal aspects. The problem faced at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali is that the professional competency that must be possessed by a teacher is hampered because of the gap between theory and practice. This is the basis for conducting research at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali which has students whose learning achievement is quite good. The purpose of this study was to determine the role of professionalism of teachers in MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Academic Year 2019/2020, and factors in improving the quality of learning at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Academic Year 2019/2020. This type of research is descriptive qualitative approach with three data collection techniques, namely: observation, documentation, and interviews. The results of this study are the role of teacher professionalism at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali has been well implemented. Although there are factors that are not carried out professionally. There are 2 factors in improving the quality of learning, namely supporting and inhibiting. Supporting factors are internal factors of teachers, curriculum, and school principals. While the inhibiting factors are the educational background of teachers and economics.

Bahrullah, Bahrullah; Kurniawati, Kurniawati; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

The downturn in the economy due to the Covid-19 pandemic has made it difficult for people to meet their daily needs. Therefore, as a non-structural institution, BAZNAS Bali Province is always required to provide optimal services to mustahik in particular. This research focuses on examining: (1) How to collect BAZNAS in serving Muzakki during the Covid-19 pandemic at BAZNAS, Bali Province. (2) How was the distribution of BAZNAS in serving Mustahik during the Covid-19 pandemic at BAZNAS, Bali Province. (3) How to Empower BAZNAS in Serving Mustahics during the Covid-19 Pandemic at BAZNAS, Bali Province. The objectives of this study are (1) to determine the collection of BANAS in serving Muzakki during the Covid-19 pandemic at BAZNAS, Bali Province. (2) To find out the distribution of BAZNAS in serving Mustahik during the Covid-19 pandemic at BAZNAS, Bali Province. (3) Knowing the Empowerment of BAZNAS in Serving Mustahics during the Covid-19 Pandemic at BAZNAS, Bali Province. This type of research is descriptive qualitative. Informants were selected using purposive sampling technique. Techniques to obtain valid and accurate data, namely; interviews, observation, and documentation. Data validity includes; power of observation and triangulation. Data analysis techniques include; data reduction, data presentation and decision making.The results showed that (1) the collection of BAZNAS in serving Mustahik during the Covid-19 pandemic includes; (a) education (by involving donors during distribution), (b) promotion (through print media, social media, and electronic media), accountability (through audits by public accountants, and syar'i audits), (2) distribution carried out by BAZNAS Bali Province, namely (a) traditional consumptive distribution, (b) creative consumptive distribution, (c) traditional productive distribution, and (d) creative productive distribution. (3) Empowerment carried out by BAZNAS Bali Province, namely (a) developing, (empowering mustahik), (b) self-empowering, (protecting, defending, and looking after the weak through Universal Service).

Aniroh, Anifatin; Mansur, Ely; Agrosamdhyo, Raden

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

ABSTRAKPerilaku seseorang dalam memutuskan untuk memilih produk dalam pembiayaan multijasa di setiap lembaga keuangan pasti dipengaruhi oleh rasionalitas ekonomi yakni bagi hasil, fasilitas, pelayanan, kemudahan, kenyamanan dan keamanan transaksi. Karena sebagai indentitas dan juga sebagai langkah untuk menarik nasabah yang pada pencapaiannya yaiu kepercayaan nasabah. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Apakah proses pemberian pembiayaan dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Fajar Sejahtera Bali? (2) Apakah preferensi dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? (3) Apakah proses pemberian pembiayaan dan preferensi dapat berpengaruhterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh proses pemberian pembiayaan terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (2) pengaruh preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (3) pengaruh proses pemberian pembiayaan dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptifdengan sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Populasi penelitian yaitu, nasabah pembiayaan multijasa PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali dengan teknik pengumpulan data melalui angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah ujiregresi linier berganda, uji parsial, uji simultan dan uji determinan dengan menggunakan SPSS (Statistical Package For Social Seince) versi 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji regresi linier berganda dengan persamaan Y = 5,719 + 0.134X1 + 0,634X2 + e hasil koefisien korelasi secara terpisah diperoleh X1 5C sebesar 0,134 dengan nilai signifikan 0,037 < 0,05 sedangkan variabel X2 preferensi sebesar 0,634 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengan secara simultan 30,761 dengan signifikan 0,00 besarnya nilai koefisien determinasi tersebut menunjukan adanya pengaruh antara 5C dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa di PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali baik secara parsial atau terpisah maupun secara simultan.   ABSTRACTA person's behavior in deciding to choose a product for multi-service financing at any financial institution is definitely influenced by economic rationality, namely profit sharing, facilities, services, convenience, convenience and security of transactions. Because as an identity and also as a step to attract customers whose achievements are customer trust. The formulation of the research problems are (1) whether the process of providing financing can affect the trust of multi-service financing customers in PT. Fajar Sejahtera Bali Sharia People's Financing Bank? (2) Can preferences affect customer trust in multi-service financing? (3) Can the process of providing financing and preferences affect customer trust in multi-service financing? The purpose of this study was to determine (1) theeffect of the process of providing financing on customer trust in multi-service financing (2) the effect of preference on customer trust in multi-service financing (3) the effect of the process of providing financing and preferences on customer trust in multi-service financing. This research method is a descriptive quantitative approach with data sources used in the form of primary and secondary data. The study population, namely, multi-service financing customers of PT. Sharia People's Financing Bank (BPRS) Fajar Sejahtera Bali with data collection techniques through questionnaires / questionnaires and documentation. The data analysis technique used is multiple linear regression test, partial test, simultaneous test and determinant test using SPSS (Statistical Package for SocialSeince) version 24. Based on the results of the calculation of multiple linear regression with the equation Y = 5.719 + 0.134X1 + 0.634X2 + e, the results of the correlation coefficient are separately obtained by X1 5C of 0.134 with a significant value of 0.037 <0.05 while the variable X2 preference is 0.634 with a significant value of 0.000 <0 , 05 with 30.761 simultaneously with a significant 0.00 of the value of the coefficient of determination shows the influence between 5C and preferences on customer trust in multi-service financing in PT. Sharia People's Financing Bank (BPRS) Fajar Sejahtera Bali either partially or separately or simultaneously.

Rafika, Diah; Kusjuniati, Kusjuniati; Kurniawati, Kurniawati

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

DSM's efforts in helping the government to reduce poverty. One of the things done by DSM is to create a Food House as a form of program for underprivileged families in Bali. The purpose of this study was to determine: 1) Fostering underprivileged families through a food house program in the DSM Jembrana region of Bali. 2) Efforts for economic empowerment for underprivileged families through a food house program in the DSM Jembrana region of Bali. and 3) The results of fostering underprivileged families through a food house program on the family economy in the DSM Jembrana region of Bali. This type of research is descriptive with a qualitative approach. Descriptive qualitative research and using purposive sampling technique. The author uses three techniques namely; interviews, observations and documentation. Data analysis techniques include; data reduction, data presentation and decision making. Based on the results of this study indicate that the underprivileged families and DSM parties who have been studied and interviewed regarding the development of underprivileged families have the stages of the process to be able to follow the guidance of the food house program, after being investigated the economic empowerment efforts that DSM has done have received a good response by members because it is very helpful increase income with the facilities provided and the results obtained after coaching is done is a change in the behavior of members and members can meet their daily needs.

Fadly, Ahmad; Mansur, Ely; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

ABSTRAKMotivasi merupakan proses mempengaruhi atau mendorong dari luar maupun dari dalam terhadap seseorang atau kelompok kerja agar mereka mau melaksanakan sesuatu yang telah ditetapkan. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepada karyawan. BRI Syariah KC Denpasar mempunyai strategi untuk bisa berbaur dengan masyarkat di Bali dengan memperkerjakan karyawan non muslim supaya nasabah yang non muslim bisa menerima BRI Syariah itu sendiri. Penelitian ini fokus tentang: 1. Bagaimana motivasi karyawan non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. Bagaimana kinerja karyawan non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui motivasi karyawan non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. Untuk mengetahui kinerja karyaman non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk kalimat, kata, atau gambar berdasarkan hasil pendekatan secara langsung melaui metode wawancara secara langsung atau secara online mengenai motivasi dan kinerja karyawan non muslim yang dipraktekan di BRI Syariah KC Denpasar. Wawancara ini dilakukan kepada para informan dalam hal ini adalah pemimpin perusahaann dan karyawan non muslim di BRI Syariah KC Denpasar. Hasil yang diperoleh: 1. Adanya dorongan dari luar untuk menumbuhkan semangat dalam bekerja yang diberikan oleh perusahaann seperti gaji yang sesuai, harapan yang terpenuhi dan bonus bagi karyawan yang berpestasi akan manambah semangat bekerja karyawan non muslim di BRI Syariah KC Denpasar dan menghasilkan karyawan yang memiliki kinerja lebih baik lagi. 2. Apabila Kinerja karyawan non muslim baik dalam bekerja maka tujuan BRI Syariah KC Denpasar akan terwujud yaitu menjadi perbankan yang rahmatal lil ‘alamin.   ABSTRACTMotivation is the process of influencing or encouraging from outside or from within a person or work group so that they are willing to carry out something that has been determined. Performance is the work result in quality and quantity achieved by an employee in carrying out his duties in accordance with the responsibilities assigned to the employee. BRI Syariah KC Denpasar has a strategy to be able to mingle with society in Bali by employing non-Muslim employees so that non-Muslim customers can accept BRI Syariah itself. This study focuses on: 1. How is the motivation of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. How is the performance of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. The objectives of this study are 1. To determine the motivation of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. To find out the performance of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. This type of research uses a qualitative approach in the form of sentences, words, or images based on the results of the direct approach through direct or online interviews regarding the motivation and performance of non-Muslim employees practiced at BRI Syariah KC Denpasar. These interviews were conducted with informants, in this case, company leaders and non-Muslim employees at BRI Syariah KC Denpasar. The results obtained: 1. The encouragement from outside to foster enthusiasm for work given by the company such as appropriate wages, fulfilled expectations and bonuses for high-performing employees will increase the enthusiasm for work of non-Muslim employees at BRI Syariah KC Denpasar and produce employees who have even better performance. 2. If the performance of non-Muslim employees is good at work, the goal of BRI Syariah KC Denpasar will be realized, namely to become a banking that is rahmatal lil 'alamin.

Purnomo, Ade; Fawaid, Mohammad; Ismail, Syarof Nursyah

Jurnal Faidatuna 2020 STAI Denpasar Bali

In order to improve the ability to read Arabic texts in elementary school students, the efforts of teachers are needed, especially here, the efforts of Arabic teachers. Because students at the elementary school level still really need guidance in reading and writing Arabic texts. MI Al-Kalam Denpasar Bali is one of the Madrasah Ibtidaiyah in West Denpasar sub-district whichaims to make students ableto read Arabic texts well. Where as in fact the portion of Arabic learning hours in the 2013 curriculum (K13) was only 2 meetings. There for, there search wants try to reveal how the efforts of Arabic teachers in improving the ability to understand Arabic texts at MI Al-Kalam Denpasar Bali. This study aimsto: (1). To find out how the efforts of Arabic teachers in improving the ability to read Arabic text with the mubasyaroh method of grade V students at MI Al-Kalam Denpasar in the 2019/2020 academic year, (2). What are the inhibiting and supporting factors of the mubasyaroh method in learning Arabic in improving the ability to read Arabic text for fifth grade students of MI Al-Kalam Denpasar for the 2019/2020 academic year. The methods used are qualitative methods, research approaches and types, determiningin formants, data collection techniques, data validity, and data analysis techniques. As well as the methods used in data collection techniques, namely: observation, interviews, and documentation. The technique for collecting research informants uses 6 informant consisting of: theprincipal, subject teacher, and class V student guardian.The results of the study revealed that: (1) the efforts made by the Arabic teacher to improve the students' ability to read Arabic texts were being accustomed to repeating mufradat and practicing it everyday. (2) the supporting factor of the application of the mubasyaroh method is that children canget to know more quickly without having to know the writing but directly put into practice. while the inhibiting factor is the lack of students in understanding vocabulary.

Jane Leo Mangi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masalah gizi terbagi menjadi masalah makro dan mikro.  Masalah gizi makro adalah masalah yang utamanya disebabkan oleh kekurangan atau ketidakseimbangan asupan energi dan protein. Manifestasi masalah gizi makro bila terjadi pada wanita subur dan ibu hamil yang kekurangan energi kronis (KEK) adalah berat badan bayi baru lahir yang rendah (BBLR). Keadaan tersebut bila terjadi pada anak balita akan mengakibatkan marasmus dengan kwashiorkor atau marasmic kwashiorkor dan selanjutnya akan terjadi gangguan pertumbuhan pada anak usia sekolah. Masalah gizi terbagi menjadi masalah makro dan mikro.  Masalah gizi makro adalah masalah yang utamanya disebabkan oleh kekurangan atau ketidakseimbangan asupan energi dan protein. Manifestasi masalah gizi makro bila terjadi pada wanita subur dan ibu hamil yang kekurangan energi kronis (KEK) adalah berat badan bayi baru lahir yang rendah (BBLR). Keadaan tersebut bila terjadi pada anak balita akan mengakibatkan marasmus dengan kwashiorkor atau marasmic kwashiorkor dan selanjutnya akan terjadi gangguan pertumbuhan pada anak usia sekolah. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh pemberdayaan keluarga  terhadap  pengetahuan pengelolaan  makanan lokal Bagi Balita di Desa Noepesu. . Besar sampel 120 ibu yang mempunyai balita untuk kelompok eksperimen dan 60  orang ibu balita sebagai kelompok control 60 orang.Hasil penelitian  variable pengetahuan gizi (X1) mempunyai pengaruh positif terhadap perilaku gizi ibu dengan koefisien regresi sebesar 0,333. artinya bahwa apabila pengetahuan gizi meningkat sebesar 1 persen maka perilaku gizi akan meningkat sebesar 0,333 persen. Simpulan dari penelitian ini pemberdayaan keluarga berpengaruh terhadap pengetahuan  ibu dalam memanfaatkan makanan local untuk balita