Publication Search

70,876 articles from 631 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-100 of 127

Analytics

Mardhiati, Retno

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak. Banyak faktor yang mendukung kesembuhan pasien di pelayanan kesehatan, tidak hanya berkaitan dengan ketepatan diagnosis dan pengobatan yang diberikan oleh tim medis, namun psikis pasien yang nyaman karena adanya komunikasi yang baik selama berobat di pelayanan kesehatan juga mendukung kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini menggambarkan beberapa metode komunikasi di pelayanan kesehatan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini, pengumpulan referensi dalam bentuk artikel yang berkaitan dengan komunikasi di pelayanan kesehatan dari Google. Kata kunci yang digunakan komunikasi kesehatan dan Healthcare Communication. Penelitian ini berjenis penelitian literatur, penyajian dengan menampilkan hasil review. Analisis penelitian dengan analisis deskriptif. Hasil menemukan komunikasi yang ada dalam pelayanan Kesehatan, antara pasien dengan tim medis dan antara tim medis dengan tim medis di pelayanan kesehatan.   Komunikasi terapeutik mampu meningkatkan kepuasan pasien dan memberikan ketenangan pasien beserta keluarga. Komunikasi Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) yang baik, meningkatkan motivasi kerja tim medis dan membangun kekompakan kerja tim medis.  Implikasi penelitian ini, dasar pengembangan metode komunikasi di pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Luthfia Dhiyaul Amalia; Danang Raharjo; Anita Dwi Septiarini

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Cuts are defined as a form of damage or loss of body tissue caused by a sharp object. Incision wounds are also called incision wounds which are a type of acute wound. The method used in this research is an experimental method which aims to determine the presence of wound healing activity of extract and spray gel of nipah leaf extract (Nypa fruticans. Wurmb) as well as test the physical quality of spray gel preparation using New Zealand White (male) rabbits. There were 4 test animals divided into 4 groups, the sample was divided into 4 groups, namely the positive control group with Hansaplast spray and the negative control spray gel preparation without extract, the treatment group Nipah leaf extract gel spray (Nypa fruticans. Wurmb) with extract concentration 2 %,3%,5%. In nipah leaves (Nypa fruticans. Wurmb) there are compounds such as alkaloids, flavonoids, and saponins. This study proved that the ethanol extract of nipah leaves (Nypa fruticans. Wurmb) could be used as an anti-inflammatory, the result was that the ethanol extract gel preparation of nipah leaves (Nypa fruticans. Wurmb) had activity towards wound healing in rabbits

Wizar Putri Melaratna; Adinda Fahira Dyen Matondang

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Psoriasis is a chronic immune disease of the skin characterized by the accelerated exchange of epidermal cells and a faster-than-normal keratinization process. Psoriation has a variety of clinical manifestations, one of which is gutata psoriasis which has a distinctive image in the form of red spots rising like water droplets with a small diameter that usually does not exceed 1 cm, arises suddenly and disseminates. The case report is about psoriasis being administered with methotrexate. The patient comes with a major complaint in the form of a full-body itch that the patient has been feeling for more than 20 years. On dermatological status in the anterior et posterior thoracalis region, the brachii et antebrachii dextra et sinistra, the femoral region et crusis dextra et sinitra found hypopigmentation plaques with firm, multiple, milier-numular sizes. Patients are treated with methotrexate taken 3 tablets 1x a week, and folic acid 1x1 tablets.

Mawandha Sari Harahap; Chindy Umaya

Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat 2023 STIKES Columbia Asia Medan

The aim of this service activity is to provide further education to the local community regarding the use of spice plants for everyday life. Apart from that, the aim of this service activity is to encourage people in Sei Limbat Village to use spice plants more as medicine. This topic was chosen because it is a topic that is rarely discussed and rarely researched in more depth regarding spice gardens. In fact, if we look deeper, spice gardens provide many benefits for life, one of which is in the health sector. The importance of discussing this topic is so that people care more about spices than chemical medicines. The method we use is by providing education and outreach to the local community.

Purqoti, Dewi; Ernawati; Rispawati, Baik Heni; Zuliardi

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Diabetes mellitus ialah kondisi pancreas yang mengalami gangguan metabolisme. Berbagai gangguan baik bersifat fisik maupun psikis dapat terjadi akibat penyakit ini,kemungkinan terkena komplikasi jika tidak taat akan program pengobatan DM menjadikan penyandang harus berupaya melaksanakan program tersebut. Hal ini akan mempengaruhi subjective well being  penyandang DM. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi subjective well being penyandang diabetes mellitus Tipe 2. di Desa Kopang kabupaten Lombok tengah. Metode : Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan Teknik sampling berupa purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner Hasil: dari 60 responden, 32 responden (53,3%) memiliki subjective well being dalam kategori rendah dan 28 responden (46,7%) memiliki subjective well being  dalam tinggi Kesimpulan : Masih rendahnya subjective well being penyandang diabetes mellitus tipe 2 di Desa Kopang Lombok Tengah sehingga dibutuhkan intervensi yang tepat untuk mampu meningkatkan subjective well being dan mampu meningkatkan kualitas hidup penyandang diabetes mellitus tipe 2 di Desa Kopang.

Purqoti, Dewi; Ernawati; Rispawati, Baik Heni; Zuliardi

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Diabetes mellitus ialah kondisi pancreas yang mengalami gangguan metabolisme. Berbagai gangguan baik bersifat fisik maupun psikis dapat terjadi akibat penyakit ini,kemungkinan terkena komplikasi jika tidak taat akan program pengobatan DM menjadikan penyandang harus berupaya melaksanakan program tersebut. Hal ini akan mempengaruhi subjective well being  penyandang DM. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi subjective well being penyandang diabetes mellitus Tipe 2. di Desa Kopang kabupaten Lombok tengah. Metode : Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan Teknik sampling berupa purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner Hasil: dari 60 responden, 32 responden (53,3%) memiliki subjective well being dalam kategori rendah dan 28 responden (46,7%) memiliki subjective well being  dalam tinggi Kesimpulan : Masih rendahnya subjective well being penyandang diabetes mellitus tipe 2 di Desa Kopang Lombok Tengah sehingga dibutuhkan intervensi yang tepat untuk mampu meningkatkan subjective well being dan mampu meningkatkan kualitas hidup penyandang diabetes mellitus tipe 2 di Desa Kopang.

Suryani, Monica; Jon Kenedy Marpaung; Suharyanisa Suharyanisa; Mestika Lumbantoruan

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Family medicinal plants (abbreviated as TOGA) are home-cultivated plants that have medicinal properties. A family medicine garden is essentially a plot of land, whether in the yard, garden or field, which is used to cultivate medicinal plants in order to meet the family's need for medicines. The purpose of this service activity is to provide social services for free medical treatment and dissemination of knowledge about family medicinal plants (TOGA) at the Tanjung Pura Langkat school. This method of activity involved lecturers at the Sari Mutiara Indonesia University, the regent, the sub-district head and the people of Langkat. The result of this activity is that the community service team hopes that the community can get free medication and knowledge about family medicinal plants. Based on the results of the Community Service activities carried out, these activities went well and the community received treatment and received knowledge about family medicinal plants so that the community could improve their health.

Maria Fatmadewi Imawati; Christina Indriasari; Ginnovi Nor Azsrina

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Tanaman krokot varietas bunga magenta (Portulaca grandiflora) atau Sutra Bombay, secara umum biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman obat dan tanaman hias. Dala, pengobatan tradisional tanaman krokot dapat mengobati ruam kulit, detoksifikasi, dan sakit tenggorokan. Salah satu proses pasca panen yaitu pengeringan sangat berpengaruh pada mutu simplisia. Proses pengeringan simplisia dilakukan dengan beberapa metode antara lain pengeringan dengan sinar matahari, oven, dan AC. Proses pengeringan mempengaruhi kandungan senyawa kimia pada tumbuhan. Oleh sebab itu penelitian skrining fitokimia dilakukan untuk menguji kandungan senyawa fitokimia herba krokot magenta berdasarkan perbedaan metode pengeringan. Pengujian menggunakan metode kualitatif melalui reaksi warna. Berdasarkan hasil penelitian hasil skrining fitokimia yaitu (+) untuk senyawa alkaloid, flavonoid, tannin, dan saponin. Sedangkan untuk senyawa triterpenoid dan steroid memperoleh hasil (-).

Ni Putu Helena Priscayanti; Ida Bagus Nyoman Maharjana; Ni Putu Wintariani; I Putu Gede Adi Purwa Hita

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Diabetes melitus tipe 2 merupakan kasus yang biasanya memiliki riwayat kelainan yang dimulai dengan resistensi insulin. Berbagai komplikasi akibat diabetes dapat terjadi pada semua system tubuh seperti saraf, jantung, pembuluh darah, ginjal, mata, dan otak. Jika tidak segera ditangani akan menyebabkan kematian. Kepatuhan pengobatan yang rendah terhadap terapi dapat menyebabkan peningkatan risiko biaya pengobatan, peningkatan komplikasi penyakit dan risiko rawat inap. Selain itu, dukungan keluarga juga menjadi satu faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Mengwi II. Metode penelitian dilakukan secara observasional dengan jumlah sampel yang digunakan 100 sampel. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis statistik yang digunakan yaitu uji Spearman Rank dengan instrument kuesioner dukungan keluarga dan MMAS-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 65 responden (65%) mendapatkan dukungan keluarga yang baik dengan tingkat kepatuhan minum obat dengan kategori sedang. Analisa Spearman Rank menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05). Hal ini berarti ada hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus tipe 2. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Mengwi II.

Marianne Lukytha Tangdililing; Vip Pramarta

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

aboratorium memainkan peran penting dalam dunia kesehatan dengan memberikan informasi diagnostik yang akurat dan tepat waktu. Mutu pelayanan laboratorium secara langsung mempengaruhi perawatan pasien dan keputusan pengobatan. Dalam beberapa tahun terakhir, implementasi Sistem Informasi Laboratorium (LIS) telah secara signifikan berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran LIS dalam meningkatkan mutu pelayanan laboratorium.Studi ini difokuskan pada tinjauan literatur yang terkait dengan dampak LIS pada operasional laboratorium dan pengaruhnya terhadap berbagai aspek mutu pelayanan. Temuan menunjukkan bahwa LIS memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi proses laboratorium melalui otomatisasi, pengelolaan alur kerja yang terstruktur, dan pengelolaan sumber daya yang lebih baik. Sistem ini juga berkontribusi secara signifikan terhadap akurasi hasil pengujian melalui pencatatan data elektronik dan mekanisme validasi otomatis.   Selain itu, LIS memungkinkan pengelolaan data terintegrasi, memfasilitasi akses cepat ke informasi pasien, hasil pengujian, dan data terkait laboratorium lainnya, sehingga meningkatkan analisis data dan proses pengambilan keputusan.Selain itu, LIS memfasilitasi pengelolaan alur kerja yang efisien, mengurangi waktu respons, dan memastikan pengiriman hasil pengujian tepat waktu. Sistem ini juga meningkatkan praktik pengendalian kualitas dengan menyediakan alat untuk pemantauan kualitas rutin, analisis tren, dan identifikasi penyimpangan dari standar mutu secara tepat waktu. Implementasi LIS membutuhkan pelatihan dan dukungan yang tepat untuk memaksimalkan potensinya dalam meningkatkan mutu pelayanan laboratorium.Sebagai kesimpulan, integrasi Sistem Informasi Laboratorium dalam pengaturan laboratorium memiliki peran krusial dalam meningkatkan mutu pelayanan laboratorium. LIS meningkatkan efisiensi operasional, akurasi hasil pengujian, pengelolaan data, alur kerja, dan praktik pengendalian kualitas. Disarankan agar laboratorium mempertimbangkan adopsi dan optimalisasi LIS untuk memaksimalkan manfaatnya dan memberikan pelayanan laboratorium berkualitas tinggi.  

Lussy Putri Khadijah

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Stres dan kecemasan adalah masalah psikologis yang umum ditemukan di masyarakat. Terapi musik adalah metode pengobatan yang menggunakan musik sebagai alat untuk mengurangi stres dan kecemasan. Beberapa teori telah diajukan sebagai dasar penggunaan terapi musik, seperti teori Gestalt dan teori kognitif-behavioral, yang menjelaskan bahwa terapi musik dapat membantu meredakan kecemasan dan stres dengan memanipulasi persepsi individu terhadap lingkungan sekitarnya dan mengubah pola pikir individu melalui pengalaman mendengarkan musik yang menenangkan. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan terapi musik efektif mengurangi stres dan kecemasan, seperti penelitian yang dilakukan oleh Abdul Gofir pada tahun 2017-2021 menemukan bahwa terapi musik berhasil menurunkan tekanan darah pada pasien stroke. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan efektivitas terapi musik secara lebih empiris dan memperjelas mekanisme yang terlibat dalam pengurangan stres dan kecemasan yang dilakukan oleh terapi musik. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah pentingnya terapi musik sebagai alternatif pengobatan yang efektif untuk mengurangi stres dan kecemasan serta perlunya lebih banyak penelitian untuk meningkatkan pemahaman tentang efektivitas dan mekanisme terapi musik.  

Salsabillah Fatimah Aulia Zulfikar; Nimasya Firstaditya Az-Zahra; Denny Oktavina Radianto

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kulit tahu, limbah dari produksi tahu, telah menjadi fokus penelitian dalam industri pangan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi nutrisi, komponen bioaktif, dan aplikasi kulit tahu dalam pengobatan dan suplemen makanan. Tinjauan pustaka dilakukan untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi terkini mengenai topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit tahu mengandung nutrisi penting seperti protein dengan asam amino esensial, serat pangan, dan lemak sehat. Selain itu, kulit tahu juga mengandung komponen bioaktif seperti isoflavon dan senyawa polifenol yang memiliki efek menguntungkan pada kesehatan manusia, termasuk aktivitas antioksidan, antikanker, antimikroba, dan antiinflamasi. Pemanfaatan kulit tahu dalam pengobatan dan suplemen makanan telah menunjukkan hasil yang menjanjikan. Studi in vitro dan in vivo menunjukkan bahwa ekstrak kulit tahu dapat digunakan dalam formulasi suplemen makanan untuk meningkatkan kesehatan tulang, mengontrol kadar gula darah, dan meningkatkan fungsi kognitif. Namun, penelitian lebih lanjut, terutama uji klinis pada manusia, diperlukan untuk memvalidasi efek ini dan memahami mekanisme kerjanya secara lebih mendalam. Kesimpulannya, pemanfaatan kulit tahu dalam industri pangan dan kesehatan menawarkan potensi yang menarik. Kulit tahu mengandung nutrisi penting dan komponen bioaktif yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara menyeluruh efek dan aplikasi kulit tahu dalam pengobatan dan suplemen makanan.

Rahma, Helda; Alim, Muthia Dewi Marthilia

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Dengue hemorrhagic fever is caused by transmission of the dengue virus by the Aedes aegypti mosquito. Dengue hemorrhagic fever is common in tropical countries such as Indonesia, where new cases are found every year. According to WHO that dengue fever is the leading cause of hospitalization for children. Dengue hemorrhagic disease is more susceptible to infection in children because the child's immune system is still very weak, so the virus is easy to multiply quickly in the body. Knowing the pattern of treatment and analysis of potential drug interactions in pediatric patients with dengue hemorrhagic fever at the East Kalimantan Hospital. Methods: The research is non-experimental observational with a descriptive research design. The approach method used is the cross sectional method. Identification of data collection is carried out retrospectively, by taking sources from medical records for the years 2020-2021. Results: Of  the 47 patient samples, the most cases were male patients as many as 27 patients (57%) with the age of 11 years as many as 11 patients (23%) with a length of stay of less than 7 days as many as 45 patients (96%). Based on the pattern of treatment, the most widely used therapy was the rehydration group (RL) 28 patients (60%). In the case of drug interactions occurred as many as 2 cases (3%). Conclusion: In this study show that there are cases of drug interactions.

Alwi Safriansyah Lubis; Susilawati Susilawati

Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Di Indonesia, sebagian orang lebih percaya untuk menggunakan obat herbal, disamping harga yang relatif murah, obat herbal dianggap bersifat alami, sehingga bebas dari efek samping yang tidak diinginkan. Tanaman salam secara ilmiah mempunyai nama Latin Eugenia polyantha Wight dan memiliki nama ilmiah lain, yaitu Syzygium polyantha Wight. dan Eugenia lucidula Miq. Tanaman ini termasuk suku Myrtaceae. Tanaman salam merupakan salah satu contoh obat herbal yang dianggap efektif dalam pengobatan berbagai macam penyakit. Khasiat yang terkandung dalam daun salam mempunyai senyawa-senyawa seperti minyak atsiri, tanin, dan flavonoid. Dalam pengobatan, daun salam digunakan untuk pengobatan kolesterol tinggi, kencing manis (diabetes mellitus), tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit maag (gastritis), diare dan kandungan kimianya mempunyai aktivitas sebagai obat asam urat. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh rebusan daun salam dalam pengobatan berbagai macam penyakit, terkhusus hipertensi, dan asam urat. Dengan tulisan ini diharapkan daun salam bisa menjadi alternatif pengobatan dalam menurunkan kadar hiperteensi dan asam urat. Penelitian ini menggunakan Metode Literature Review dengan pencarian artikel dengan menggunakan search engine Google Scholar.  Pencarian tersebut menghasilkan 23 makalah yang sesuai dengan judul penelitian, namun hanya 6 publikasi yang memenuhi persyaratan inklusi penelitian ini. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada pengaruh pemberian rebusan danu salam terhadap penderita hipertensi dan asam urat.

Oktavia Sukmayati Siregar; Susilawati Susilawati

Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Riwayat alamiah infeksi Mycobacterium tuberculosis (Mtb) pada manusia sangat bervariasi, demikian pula respons terhadap pengobatan tuberkulosis aktif. Saat ini tidak ada cara langsung untuk mengidentifikasi individu yang infeksi Mtb-nya telah diberantas, baik melalui respon imun bakterisidal atau kemoterapi antimikroba yang mensterilkan. Dengan menggunakan metode literatur Riview maka kita dapat mengetahui bahwa model matematika dapat membantu dalam keadaan seperti itu dengan mengukur atau memprediksi kejadian yang tidak dapat diamati secara langsung. Model matematika digunakan untuk mengidentifikasi individu dengan resistensi bawaan terhadap infeksi Mtb, menentukan mekanisme etiologi tuberkulosis pada pasien yang diobati dengan penghambat faktor nekrosis tumor, dan memprediksi risiko kambuh pada orang yang menjalani pengobatan tuberkulosis.

Lindawati R. Yasin; Rona Febriyona; Andi Nur Aina Sudirman

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit gout merupakan penyakit metabolisme yang disebabkan karena tingginya kadar asam urat dalam darah akibat dari metabolisme purin. Salah satu tanaman yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional adalah tanaman kumis kucing. Kandungan kumis kucing orthosiphon glikosida yang dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh air rebusan kumis kucing terhadap penurunan asam urat di Desa Manawa Kecamatan Patilanggio. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan equivalent control group desaign dengan jumlah sampel 32 responden dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok perlakuan sebanyak 16 responden dan kelompok kontrol sebanyak 16 responden yang didapatkan dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukan hasil bivariat menggunakan uji Parametric karena data berdistribusi normal. Nilai p-value yaitu 0,000, artinya ada perbedaan asam urat sebelum dan sesudah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh air rebusan kumis kucing terhadap penuruanan asam urat di Desa Manawa Kecamatan Patilanggio. peneliti dapat menerapkan air rebusan kumis kucing ini untuk mencegah atau menurunkan asam urat dan tidak hanya sebatas pada saat penelitian ini dilakukan.    

Zulfikar A. Mokambu; Pipin Yunus; Fadli Syamsuddin

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pengawas Menelan Obat (PMO) pada pasien TB Paru adalah seseorang yang dipercaya untuk memantau penderita TB paru untuk minum obat secara teratur. Untuk mendukung strategi DOTS, dibutuhkan kedisiplinan dari penderita TB itu sendiri dalam pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pengawas Minum Obat (PMO) terhadap keberhasilan pengobatan di wilayah kerja Puskesmas Bulango Ulu. jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Studi Retrospektif. juumlah sampel sebanyak 40 responden. Dari hasil analisis PMO yang berperan baik 21 orang (52,5%), berperan cukup 11 orang (27,5%) dan berperan kurang 8 orang (20%). Sedangkan pasien yang berhasil menjalani pengobatan 29 orang (72,5%) dan yang gagal/kabuh 11 orang (27,5%). Dari hail statistik menggunakan uji chi-square diketahui nilai p value sebesar 0,000 (< α 0,05) sehingga dapat di artikan terdapat hubungan signifikan Peran Pengawas Minum Obat (PMO) terhadap Keberhasilan Pengobatan TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bulango Ulu. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk sering melakukan kunjungan rumah pasien TBC secara berkala sebagai dukungan dan pengawasan terhadap pengobatan pasien.    

Amelia Pakaya; Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit TB paru masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Menurut Global Tuberculosis Report tahun 2020 diperkirakan 10 juta kasus (pria 56% kasus; wanita 32% kasus; anak-anak 12% kasus). Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat kecemasan penderita TB paru yang menjalani pengobatan di Puskesmas Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Menggunakan metode survey dan pendekatan deskriptif. Variable yang diidentifikasi tingkat kecemasan penderita TB paru 6 bulan terakhir. Hasil penelitian mayoritas responden mengalami kecemasan ringan akibat jumlah obat yang dikonsumsi dan lama pengobatan agar sembuh sampai tuntas. Kecemasan responden laki-laki disebabkan laki-laki merupakan tulang punggung keluarga. Rentang usia respoden mayoritas antara 26-45 dan 46-65 tahun, sehingga mengakibatkan produktivitas dan aktivitas sosialnya terhambat. Kurangnya wawasan yang mereka miliki, berkembang sesuai pengetahuan yang dimiliki setiap individu. Kesimpulan: Tingkat kecemasan penderita TB paru berdasar penilaian skala HARS, mayoritas kecemasan ringan 19 orang (61,3%), responden kecemasan sedang 7 orang (22,6%), dan 5 orang (16,1%) responden tidak cemas. Karakteristik: Responden mayoritas laki-laki 21 orang (67,74%), mayoritas pada rentang usia 26-45 tahun dan 46-65 tahun masing-masing berjumlah 10 orang (32,26%), mayoritas berpendidikan SD 11 orang (35,48%), dan mayoritas memiliki pekerjaan lainnya 17 orang (54,84%) serta mayoritas telah menjalani pengobatan selama 1-3 bulan sejumlah 15 orang (48,39%).      

Lisa Ardiningtyas; Dyta Anggraeni

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Penyakit terbanyak pada lansia berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2019 adalah hipertensi (57,6%), artritis (51,9%), stroke (46,1%), masalah gigi dan mulut (19,1%), penyakit paru obstruktif menahun (8,6%) dan diabetes melitus (4,8%). Sementara itu dengan bertambahnya usia, gangguan fungsional akan meningkat dengan ditunjukkan terjadinya disabilitas. Dilaporkan bahwa disabilitas ringan yang diukur berdasarkan kemampuan melakukan aktivitas hidup sehari-hari atau Activity of Daily Living (ADL) dialami sekitar 51% lansia, dengan distribusi prevalensi sekitar 51% pada usia 55-64 tahun dan 62% pada usia 65 ke atas; disabilitas berat dialami sekitar 7 % pada usia 55-64 tahun, 10% pada usia 65– 74 tahun, dan 22 % pada usia 75 tahun ke atas. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 15 Lansia di Kelurahan Paudean dan dilaksanakan. Instruktur dan narasumber dalam kegiatan ini adalah dosen S1 Kebidanan dan dosen S1 Gizi. Tahap persiapan dilakukan dengan survey tempat, analisis masalah dan penetapan masalah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaa penyuluhan adalah talk show dan pemeriksaan kesehatan kepada 15 lansia di Kelurahan Paudean dilanjutkan talkshow pemanfaatan bahan pangan sebagai alternatif pengobatan hipertensi. Evaluasi dilakukan dengan analisis hasil pre test dan post test. Hasil pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan para lansia telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, kadar gula darah serta kadar asam urat dan dapat menjawab pertanyaan tentang bahan pangan yang dapat menurunkan tekanan darah.  Melihat keantusiasan dan manfaat yang didapat peserta maka sebaiknya penyuluhan ini ini dapat dilakukan di kelurahan-kelurahan lainnya yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan terkait untuk terus memperhatikan kesehatan lansia dengan mengaktifkan kegiatan posyandu lansia.

Lisa Potti; Amelia Niwele; Misdar Al Umar

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Secara farmakologi daun singkong mempunyai aktivitas sebagai antiinflamasi, antibakteri, antioksidan. Kandungan yang terdapat dalam daun singkong yaitu air, fosfor, karbohidrat, kalsium, vitamin c, protein, lemak, vitamin B1, zat besi, flavanoid, saponin, tanin dan triterpenoid. Daun singkong dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk pengobatan penyakit seperti dapat mengobati rematik, asam urat, anemia, konstipasi, serta untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat pula mengatasi masalah diare. Berdasarkan penelitian sebelumya oleh (Mutia dkk,.2017) mengemukakan bahwa daun singkong (Manihot esculenta Cranz) memiliki kandungan flavonoid,saponin dan tanin yang digunakan sebagai antibakteri. Salah satunya bakteri penyebab diare yaitu Escherisia Coli.Adanya efek anti bakteri pada daun ubi kayu dikarenakan mengandung mengandung senyawa antibakteri yaitu saponin, tannin dan flavonoid. Bakteri Escherisia Coli merupakan mikroorganisme patogen yang sering menginfeksi manusia. Bakteri ini merupakan salah satu yang menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih, meningitis, pneumonia,diare dan infeksi lainnya. Penyebaran bakteri Escherchia Colli dapat melalui kegiatan tangan ke mulut atau dengan cara pemindahan pasif melalui perantara makanan maupun minuman. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak daun ubi kayu dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram positif dan gram negatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek antibakteri ekstrak daun ubi kayu terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Ekstrak ubi kayu dibuat dalam tiga konsentrasi (20%, 40%, 60%) yang diuji daya hambatnya. Penelitian ini menggunakan bakteri Escherichia coli yang dibiakkan dengan media EMBA (Eosin Meythelen Blue Agar) dengan metode paper disk. Didapatkan adanya zona bening disekitar paperdisk yang mengandung ektrak daun ubi kayu. Simpulan penelitian ini adalah ekstrak ubi kayu (Manihot esculenta Crans) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Eschericia coli. Konsentrasi paling efektif dalam menghambat bakteri adalah 60%.