Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 81-100 of 417

Analytics

Merilyn Merilyn; Igo Aditia Putra; Roron Roron; Dian Adriana Agnes Hamong; Eni Eni +12 more

Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Character education is very important in shaping people's attitudes and behaviors. This research aims to develop character education in Dahuyan Tank Village through socialization activities and making garbage cans. A qualitative method with a descriptive approach is used to understand how this program affects environmental awareness and social values of the community. The results of this study show that socialization accompanied by the creation of garbage cans can increase community awareness and responsibility for the environment, as well as instill values such as cooperation, discipline, and responsibility.

Yadhy Cahyady

Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Taking the tax bearer hostage is one of the actions in the context of tax collection with the aim of getting the tax bearer to pay off the tax debt and tax collection costs. Hostage actions against tax bearers are carried out very selectively, carefully, and are a last resort. The aim of this research is to analyze the concept of a hostage location for tax payers. The research method used is normative legal research with a statutory approach. The data used is secondary data obtained from legal materials in the form of statutory regulations and reference books. From the research conducted, it is known that the Ministry of Finance has the responsibility to establish a hostage location for taxpayers. Before the hostage location was set up by the Ministry of Finance, taxpayers who were held hostage were kept in state detention centers and separated from other detainees.

Fadilah Gilang Prasetyo; A.A Inung Arie Adnyano; Novandri Kusuma Wardana

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

 Penambangan metode tambang terbuka yang dilakukan secara dinamis beresiko menimbulkan cekungan yang berpotensi menjadi tempat tampungan air. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui metode sistem penyaliran dan keadaan sistem penyaliran aktual, menghitung debit air, merancang ulang saluran terbuka dan kolam pengendapan. Proses pemecahan masalah dilakukan dengan penggabungan antara teori dengan data primer dan sekunder sehingga didapatkan pendekatan penyelesaian masalah. Berdasarkan analisis dan penelitian, metode penyaliran yang digunakan mine dewatering, terdapat 1 DTH dengan (Q) air hujan 0,0915 mᶾ/detik, (Q) air limpasan 1,3191 mᶾ/detik, (Q) air tambang 1,411 mᶾ/detik. Saluran terbuka dan kolam pengendapan aktual belum bisa mengalirkan dan mengendapkan debit air tambang tersebut, maka dirancang saluran terbuka dengan (α) 60°, (y) 0,82 m, (z) 0,12 m, (h) 0,94 m, (b) 1,42 m, (T) 3,06 m dan (a) 0,87 m. Kolam pengendapan memiliki jumlah kompartemen 1 m, (b) 15 m, (H) 5 m, panjang penyekat 8 m, lebar penyekat 4,5 m, kedalaman penyekat 4,5 m, panjang kompartemen 21 m, panjang total kolam 21 m,  luas kolam 312 m² dan volume kolam 1236.8 mᶾ. Volume padatan air 7,055 x 10^(-3) mᶾ/detik, (tv) 12 menit, (Vh) 18,81 x 10^(-3) mᶾ/detik, % pengendapan 61%. Padatan yang berhasil diendapkan 15 mᶾ/hari dengan waktu pengerukan 3 bulan.

Sari Misriana; Fajar Ratnawati

Saturnus: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The Bengkalis Regency Education Office (Disdik) provides Local Children's Scholarships to students in an effort to help students to alleviate the dependents of the Single Tuition Fee (UKT) in pursuing education. In determining the recipient of the Tempatan Children's Scholarship, the Education Office government carries out several stages manually such as collecting all the files of students who register, after which the Education Office checks the completeness of the student files one by one, gives a value for each predetermined criterion and manually calculates the value of the criteria. A decision support system for recipients of web-based Local Children's Scholarships is needed to help determine recipients of Local Children's Scholarships to be faster and more accurate. This system is made using the Simple Additive Weighting (SAW) method and Multi Attributive Border Approximation Area Comparison (MABAC) to facilitate the calculation and comparison of the value of each alternative in the system, by determining the ranking based on the largest value as the best alternative. The result of the application of the SAW and MABAC methods in the system is that the system displays alternative data sequentially based on rankings that can help in determining the recipient of the Local Children Scholarship. From 60 field data, the application of SAW and MABAC methods on this system has an accuracy of 83.3%. The development method used is the Extreme Programming method.

Fachrina Bella Syahputri; Sri Wahyuni; Suryaningsih, Suryaningsih

Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Orang suku laut merupakan komunitas adat terpencil yang hidupnya berpindah-pindah satu pulau kepulau lainnya. Orang suku laut Kampung Panglong di Desa Berakit telah beralih tempat tinggal ke daratan. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya selain menjadi nelayan mereka juga mempunyai usaha untuk menambah ekonomi yaitu membuka Home Industry dengan mengolah hasil tangkapan lautnya menjadi makanan seperti kerupuk ikan, ikan asin dan isi kerang yang mempunyai nilai jual yang tinggi ke masyarakat umum, selanjutnya mereka menitipkan hasil olahan produknya ke warung masyarakat Desa Berakit bertujuan untuk memperluas serta memperkuat akses pasar dalam mengembangkan potensi pendapatan yang lebih besar. Ketika menitipkan hasil olahan produknya, mereka sendiri tidak mudah mendapatkan kepercayaan dari beberapa masyarakat Berakit yang memiliki warung untuk menitipkan hasil olahan produknya, dikarenakan faktor lingkungan yang kurang bersih. Adapun tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan modal sosial para pelaku home industry orang suku laut Kampung Panglong Desa Berakit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan narasumber informan sebanyak 5 orang. Penelitian ini menggunakan teknik dan pengumpulan data dengan cara wawancara. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial oleh Robert David Putnam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa modal sosial berperan penting dalam kesuksesan pelaku home industry orang suku laut Kampung Panglong yang bekerjasama dengan masyarakat Berakit yang memiliki warung. Dimana ada faktor yang membuat modal sosial ini berhasil dalam sebuah kerjasama, yaitu faktornya berbentuk jaringan sosial, kepercayaan dan juga nilai norma, hal ini la yang membuat kerjasama pelaku home industry orang suku laut Kampung Panglong dengan masyarakat Berakit yang memiliki warung semakin berjalan lancar dan berdampak dengan ekonomi orang suku laut Kampung Panglong.

Hartoyo, Budi; Dewanti, Justisia Iriani; Nurlaili, Enny Purwati; Kartikawati, Diah

Jurnal Agrifoodtech 2024 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan subsektor perkebunan di Indonesia yang dapat bersaing kualitasnya secara global, sehingga kopi memiliki peran cukup strategis dalam perekonomian nasional. Hingga saat ini kebutuhan kopi menunjukkan kecenderungan positif, tidak saja kebutuhan domestik akan tetapi juga kebutuhan dunia yang meningkat dengan laju peningkatan konsumsi kopi 14% setiap tahunnya. Jenis kopi yang banyak diusahakan di Indonesia adalah kopi Robusta dengan luasan hampir 77%. Kopi merupakan produk pertanian yang mengandalkan aspek mutu dan cita rasa. Mutu dan cita rasa kopi dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu faktor yang berpengaruh adalah ketinggian tempat tanam. Ketinggian tempat tanam yang tepat akan berpengaruh terhadap mutu dan cita rasa kopi, untuk itu dilakukan uji citarasa Kopi Robusta berdasarkan ketinggian tempat penanaman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat (4) perlakuan berdasarkan ketinggian lokasi penanaman kopi Robusta : Ketinggian lokasi penanaman 650; 750; 379; dan 545 m dpl.  Metode pengujian yang digunakan adalah cupping test yang mengikuti kaidah SCA (Specialty Coffee Association) dengan melibatkan 20 orang panelis, terdiri dari 3 orang panelis terlatih seperti barista dan roaster serta 17 orang panelis semi terlatih.  Hasil pengujian citarasa seduhan memperlihatkan bahwa total skor untuk kopi Robusta asal ketinggian lokasi penanaman 650 m dpl (K1) menunjukkan nilai tertinggi yaitu sebesar 78,86; disusul kopi Robusta asal ketinggian lokasi penanaman 545 m dpl (K4) mendapatkan nilai skor 77,37, Kopi Robusta asal ketinggian lokasi penanaman 379 m dpl  (K3) dengan total skor 76,95 dan nilai terendah pada kopi Robusta asal ketinggian lokasi penanaman 750 m dpl (K2) dengan total skor sebesar 71,38. Kopi Robusta yang dipanen dari berbagai ketinggian tempat penanaman masih belum termasuk kriteria kopi spesialti.

Dwi Wahyuningtyas; Dhika Neissa Asanti; Septi Dwi Supriati; Bunga Amalia Putri

Bridge : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Telekomunikasi 2024 Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

This article discusses the development of a decision support system (DSS) for selecting the best tourist attractions in Surakarta City using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The background of the research is the importance of choosing the right tourist attractions to enhance visitor satisfaction and support regional development. The SAW method was chosen for its ability to provide structured assessments based on multiple criteria. This study uses an Agile approach in system development, involving planning, analysis, design, implementation, and testing stages. The results show that the developed decision support system can effectively manage the criteria and alternatives for tourist attractions. The calculations using the SAW method indicate that Sheikh Zayed Mosque has the highest preference value, making it the best tourist attraction according to this system. Testing shows that the system functions as expected, with consistent calculation results between manual and automated methods.  

Efendi, Raisya Brilian; Refranisa

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Efisiensi adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan cara yang tidak boros atau dengan hasil yang maksimal. Dalam konteks rumah hunian, efisiensi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menghemat sumber daya, seperti energi, air, dan uang. Smarthome adalah rumah yang dilengkapi dengan perangkat elektronik yang dapat dikendalikan secara otomatis menggunakan perangkat seluler atau komputer. Perangkat- perangkat tersebut dapat digunakan untuk mengontrol berbagai hal di rumah, seperti suhu, pencahayaan, keamanan, dan hiburan. Rumah hunian adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Rumah hunian tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik manusia, seperti tempat berteduh dari cuaca buruk, tetapi juga memenuhi kebutuhan psikologis manusia, seperti tempat untuk merasa aman, nyaman, dan betah. Secara fisik, rumah hunian harus memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan. Rumah hunian harus kokoh dan tahan terhadap cuaca buruk, serta memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik. Rumah hunian juga harus bersih dan nyaman untuk dihuni. Secara psikologis, rumah hunian harus dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan betah bagi penghuninya. Rumah hunian harus dapat menjadi tempat untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, dan mengembangkan diri.

Astuti Widoretno; Estuti Rochimah

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

The Breeze Bumi Serpong Damai (BSD) City adalah pusat kegiatan hiburan dari gaya hidup, yang berada di kawasan BSD Green Office Park Kota Tangerang Selatan. The Breeze BSD City menjadi sebuah mal dengan konsep ruang tanpa dinding, baik di bangunan gedung dan fasilitas penunjang yang saling terintegrasi antar gedung dengan danau dan taman sekitar. Rancangan ini apabila tidak dilengkapi dengan wayfinding yang tepat, akan menimbulkan banyak kemungkinan bagi pengunjung dalam menginterpretasikan jalan menuju tempat yang diinginkan dan akan memberikan kesan rumit bagi pengunjung yang baru pertama kali datang. Oleh karenanya perlu adanya sistem wayfinding yang baik agar pengunjung tidak kesulitan dalam mengenal tempat dan menemukan lokasi yang ingin dituju. Penelitian ini bertujuan memaparkan dan mengevaluasi sistem wayfinding pada bangunan mall The Breeze BSD City, menggunakan teori yang dikemukakan oleh Lynch dan Passini, yaitu elemen arsitektur wayfinding, signage, dan sensori informasi lainnya sebagai bagian dari sistem wayfinding.

Alliya Nurfitria Andriani; Faqeysha Nabilla Irvi; Feyza Nabila Choirunnisa; Nayla Putri Aufa; Stephanie Mathea

Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Bangladesh merupakan negara tujuan utama untuk menjadi tempat pengungsian dari etnis Rohingya. Kehidupan di kamp-kamp pengungsian di Cox’s Bazar, Bangladesh, sangat mengkhawatirkan akibat tingginya angka kekerasan berbasis gender yang terjadi. United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) sebagai salah satu badan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggungjawab terhadap seluruh pengungsi di dunia hadir untuk memberikan solusi melalui kerjasama dengan pemerintah Bangladesh dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam mengatasi isu kekerasan berbasis gender. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menjelaskan bagaimana UNHCR menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya di Bangladesh. Teori yang digunakan sebagai landasan adalah liberalisme internasional dan feminisme radikal. Hasil penelitian memberi gambaran, bahwa perlindungan bagi para pengungsi belum dapat dikatakan aman jika dilihat dari beberapa konflik yang telah terjadi hingga merenggut nyawa etnis Rohingya.

Haryadi, Muhammad Yusuf

Dinamik 2024 Universitas Stikubank

Penilaian kinerja karyawan menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) sangat efektif dalam mengukur penilaian kinerja karyawan dari berbagai perspektif, seperti finansial, pelanggan, proses internal dan pertumbuhan dan pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi penilaian kinerja karyawan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) pada perusahaan PT. ForIT Asta Solusindo. Pada penelitian ini penulis merancang dan mengimplementasikan aplikasi penilaian kinerja karyawan menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) dengan empat perspektif utama, yaitu finansial yang diterapkan pada divisi akuntan, pelanggan yang diterapkan pada divisi pemasaran; proses internal dan pertumbuhan dan pembelajaran pada berbagai divisi. Untuk masing-masing perspektif memiliki nilai bobot yang berbeda namun dengan jumlah keseluruhan bobot yang sama dengan nilai persentase yang mencapai 100%. Aplikasi ini berbasis web dengan menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Agile dengan model Scrum untuk memastikan adaptabilitas dan kualitas produk. Aplikasi ini juga dibangun menggunakan framework Laravel dan menggunakan basis data MySQL sebagai tempat penyimpanan data. Hasil dari keseluruhan pengujian unit yang dilakukan dengan pengujian whitebox pada kode internal menggunakan PHPUnit. Hasil dari pengujian blackbox sesuai dengan kebutuhan fungsional dan non-fungsional aplikasi. Hasil dari skor Likert pada pengujian User acceptance test (UAT) menunjukkan dari faktor kepuasan pengguna mencapai 78% dan faktor kemudahan pengguna mencapai 96%. Kata Kunci: Balanced Scorecard (BSC), Key Performance Indicators (KPI), Penilaian kinerja, Perspektif, Agile Scrum.  

Novitasari, Novitasari; Utami, Kristiana Sri

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2024 Universitas Maritim AMNI Semarang

This research aims to investigate the process and impact of closing the Piyungan Final Disposal Site in the city of Yogyakarta to explore the economic impact. The research method used is a case study with a qualitative approach, including document analysis, in-depth interviews with relevant stakeholders, and field observations. The research results show that the closure of the landfill in Piyungan involves several crucial stages, including planning, technical implementation, and post-closure management. The effects of these landfill closures include causing significant changes in the local economy.

Miftah Nur; Meimy Ratnakanyaka; Najwa Belvana; Nazhmi Fadhil; Andini Rahmawati +1 more

Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Economic growth and increasing population density in adulthood require awareness regarding environmental concern. Caring for the environment is an important thing that must be done to prevent natural damage and maintain ecosystem balance. Nganjuk Regency, with a population density of around 1,103,902 people in 2020, of course produces quite a lot of household waste. There is a need to increase awareness and change attitudes regarding waste sorting and processing to create a clean and healthy environment, which is the aim of holding waste bin procurement activities. Seeing that Setren Village SDGs number 12, namely Environmentally Conscious Village Consumption and Production, still has not met the target score that must be achieved, knowledge regarding waste sorting needs to be emphasized more. The method used was direct observation in the Setren Village environment, then a Focus Group Discussion was held regarding handling waste problems to create a healthy environment. The results of the community service carried out are the provision of waste sorting bins and socialization of waste sorting. Apart from that, there has been an increase in knowledge regarding types of waste for the people of Setren Village.

Yanuria Jayanti

Presidensial : Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Health tourism is an activity journey tour To get service Health. Yogyakarta is Wrong One province owns potency in the development of health tourism. this _ seen Yogyakarta recorded owner House Sick type A has 11 5 star hotels that provide spa and fitness. However moment this is health tourism yet Lots realized And Not yet developed in Yogyakarta. The objective of the study This is To know the components development of health tourism and know the strategy development of health tourism. Medical Tourism as part of Strategy Marketing House Sick in Tourism Area. An article in reviews, This is that explained Medical Tourism and strategy marketing hospital in Indonesia. House Sick as a business private use various strategy to attract more Lots patient or customers, like creating room therapy in a hybrid hotel (home-designed pain _ For comfort patient international ). House Sick also compose strategy marketing For direct patient And customer as well as identify three strategies the is with connect to patient potential through a visit to the country origin , employ intermediary journey medical And compiling 'medical check-up' packages for healthy people

Hartanto, Elnatan Avidia; Tumimomor, Anthony Y.M.

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2024 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Desa Wisata Mungguk mempunyai destinasi wisata alam, sejarah dan budaya lokal yang unik. Pariwisata yang disajikan berupa air terjun Setegung, riam Air Merah, Makam Raja Abdul Kahar, Meriam Tanda Perdamaian dan acara budaya berupa Robo - robo sebagai bentuk rasa syukur dan doa yang diadakan setiap setahun sekali. Berdasarkan hasil observasi lapangan, ditemukan fakta bahwa media yang digunakan untuk mempromosikan Desa Wisata Mungguk ini masih terbatas pada media cetak, baik berupa leaflet atau spanduk di lokasi wisata. Melihat permasalahan tersebut, maka perlu sebuah media promosi berbentuk audio video, yang dapat mempromosikan tentang Desa Wisata Mungguk dan mampu mempersuasif masyarakat untuk berkunjung ke tempat wisata. Metode penelitian yang diterapkan dalam merancang video promosi menggunakan penelitian kualitatif, sehingga mampu mendapatkan data dan informasi secara akurat melalui wawancara dan observasi secara langsung.  Strategi kreatif dalam merancang video promosi menggunakan linear strategy, dengan harapan menghasilkan video promosi yang mampu menyampaikan informasi yang persuasif dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke berbagai wisata yang ditawarkan oleh Desa Wisata Mungguk.

Yuyun Setyawati; Ezar Nafis Bramantara; Muhammad Romadhoni Adi Setiawan; Muhammad Yasin

Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The problem of plastic waste in Indonesia is increasingly urgent as plastic consumption increases and sustainable management is lacking. This research aims to explore the potential of utilising plastic bottle waste as a creative and environmentally friendly product in the form of "ReBloom" pencil case. This research uses a descriptive quantitative approach, which collects data from respondents aged 18-25 years old in Surabaya to measure perceptions and interest in recycled products. The study results show that the majority of respondents are interested in environmentally friendly products at an affordable price. The business feasibility analysis revealed that ReBloom has a positive economic outlook with a break-even point that can be achieved within a certain production quantity. Besides contributing to the reduction of plastic waste, the product also raises public awareness of the importance of recycling and circular economy. Digital marketing strategies and collaboration with communities are proposed to increase market acceptance. This research confirms that sustainability-based innovation can be a promising business opportunity while contributing to environmental preservation.

Nikodemus Nikodemus; Yohanes Endi

Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

The focus of this study is to understand the Book of Canon Law as the internal legal basis of the Catholic Church which regulates ecclesiastical governance and discipline. In the context of its place, the Book of Canon Law has a central role as an instrument that regulates various aspects of ecclesiastical life, from hierarchical organization to liturgy. Its role extends beyond administrative boundaries, making it an important guide in carrying out pastoral duties and maintaining ecclesiastical discipline. The role of the Book of Canon Law is not only limited to internal ecclesiastical aspects, but also influences the church's relationship with wider society. This book reflects the role of the church in regulating the spiritual and moral life of Catholics and maintaining doctrinal integrity. The function of the Code of Canon Law is also to facilitate conflict resolution and uphold justice among church members. The author uses descriptive analysis methods and the Book of Canon Law as a scalpel to explain the contents of the article that will be discussed. In the midst of dynamic social and cultural change, the Code of Canon Law becomes relevant in interpreting and applying moral and ethical principles, which are appropriate in the contemporary context. The harmony between these principles and the challenges of modern times is an integral part of the role and function of the Code of Canon Law in maintaining the identity and mission of the Catholic Church.

Khanuun Maulida Puspita Hasyim; Daniel Alvaro Sormin; Samuel Miduk Anugrah Pasaribu; Dania Eridani; Arseto Satriyo Nugroho

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Perkembangan teknologi membawa perubahan pada bidang edukasi, termasuk pada bidang edukasi lingkungan. Salah satu komunitas yang bergerak di bidang lingkungan yaitu Jepara Green Generation (Jegeg). Jegeg membutuhkan aplikasi yang memiliki fitur edukasi baik dalam bentuk artikel maupun video, fitur pengenalan tanaman, tempat wisata, tempat konservasi, serta informasi terkait kegiatan peduli lingkungan. Sehingga diperlukan suatu inovasi teknologi sebagai pemantik untuk meningkatkan kepekaan dan kesadaran masyarakat dengan keadaan lingkungan alam sekitarnya. Oleh karena itu, dibuatlah aplikasi Forestrytech yang menggunakan metode design thinking dan pengujian SEQ dan SUS dalam perancangan antarmuka. Aplikasi ini bertujuan untuk menyediakan pemantauan hutan secara real-time yang dapat diakses oleh masyarakat. ForestryTech, sebuah aplikasi pemantauan dan edukasi konservasi hutan berbasis PWA menggunakan algoritma CNN. Selain itu, juga dibuat prototipe alat monitoring hutan berbasis IoT menggunakan ESP32 yang dapat dipantau dan diakses melalui aplikasi. Sistem ini dapat membaca nilai suhu, kelembapan, tekanan udara, api, asap, dan kecepatan angin dengan akurasi yang baik.

Khanuun Maulida Puspita Hasyim; Daniel Alvaro Sormin; Samuel Miduk Anugrah Pasaribu; Dania Eridani; Arseto Satriyo Nugroho

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Perkembangan teknologi membawa perubahan pada bidang edukasi, termasuk pada bidang edukasi lingkungan. Salah satu komunitas yang bergerak di bidang lingkungan yaitu Jepara Green Generation (Jegeg). Jegeg membutuhkan aplikasi yang memiliki fitur edukasi baik dalam bentuk artikel maupun video, fitur pengenalan tanaman, tempat wisata, tempat konservasi, serta informasi terkait kegiatan peduli lingkungan. Sehingga diperlukan suatu inovasi teknologi sebagai pemantik untuk meningkatkan kepekaan dan kesadaran masyarakat dengan keadaan lingkungan alam sekitarnya. Oleh karena itu, dibuatlah aplikasi Forestrytech yang menggunakan metode design thinking dan pengujian SEQ dan SUS dalam perancangan antarmuka. Aplikasi ini bertujuan untuk menyediakan pemantauan hutan secara real-time yang dapat diakses oleh masyarakat. ForestryTech, sebuah aplikasi pemantauan dan edukasi konservasi hutan berbasis PWA menggunakan algoritma CNN. Selain itu, juga dibuat prototipe alat monitoring hutan berbasis IoT menggunakan ESP32 yang dapat dipantau dan diakses melalui aplikasi. Sistem ini dapat membaca nilai suhu, kelembapan, tekanan udara, api, asap, dan kecepatan angin dengan akurasi yang baik.

Siti Hardianti Paramata; Nur Mohamad Kasim; Dolot Alhasni Bakung

Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The aim of this research is to discuss the implementation of land acquisition for the public interest in terms of the construction of a public cemetery in Sipatana District and the mechanism for providing compensation. This research uses empirical legal methods, by presenting data based on field facts which are then analyzed descriptively qualitatively. The research results show that there are problems in acquiring land as the location for the TPU in question. This is marked by the sale and purchase of land to the government by other parties, who are still the family of the land owner, Mr Yamin Tolinggi. What this means is that the seller of the land is not the actual owner but just a nephew who happens to live at that location. Apart from that, the actual owner demands payment from the land, which is then confirmed by evidence and ownership rights based on court decisions. Disposal of land is a last resort and must obtain approval from the party entitled to the land, however, the land release was in error, where the government incorrectly provided compensation or payment to parties who were not actually the owners of the land. The mechanism for providing compensation for land acquisition by the government for the construction of TPU in Sipatana District is carried out by the Gorontalo Province and Gorontalo City governments on land covering an area of ​​27,766 m2 or around 2.7 hectares. However, land acquisition payments made by both the provincial and Gorontalo city governments were given to those who were not actually entitled to them. The total compensation for land acquisition was IDR 3.5 billion, but the entire amount was given to other parties. Therefore, the real owner then sued over his approximately 7,186 meter land and won in court, and in the end the Gorontalo provincial government awarded compensation of Rp. 750 million (seven hundred and fifty million rupiah) to land owners, through the 2023 APBD budget.