Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 81-89 of 89

Analytics

Esya Fairuz Nurfadillah; Jason Derian Richardo

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Lawang Sewu is a historic building owned by PT KAI in Operational Area 4 Semarang, Central Java. Lawang Sewu is a relic from the Dutch Colonial period. Now Lawang Sewu has become a cultural heritage building that is included in the building protection law. In this museum we can find the legacy of the old PT KAI. Lawang Sewu is also one of the leading tourist attractions in the city of Semarang and witnessed the 5-day battle in Semarang which took place from 14 to 19 August 1949 and is marked by the location of the Tugu Muda Monument which is on the west side of Lawang Sewu or more precisely at the Jalan Pandanaran roundabout. As an architectural and tourist object, Lawang Sewu has the value needed in the definition of a monument and monumental nature. These values include aspects of history, technology, architecture, and culture. Currently the Lawang Sewu building houses a collection of trains in Indonesia from time to time. Collections such as Alkmaar, Edmonson machines, calculating machines, typewriters, replica steam locomotives, securities, and several other collections. This place is also often used for community activities such as exhibitions, festivals, art performances, shooting, wedding parties and photo shoots.    

Kustiana dewi

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun Kelompok B2 di TK Intan Permai masih tergolong rendah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah guru kurang memaksimalkan penggunaan loose part, keaktifan belajar anak ada pada kategori kurang. Hal ini disebabkan selama pembelajaran guru kurang dapat memberikan stimulasi secara tepat terhadap arah perkembangan kognitif khususnya pada aspek pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran inkuirui berbasis steam dan loose parts dapat meningkatkan  kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun di TK Intan Permai Desa Batursari Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan metode Kemmis dan Taggart yang terdiri dari 4 tahap yaitu (rencana, tindakan, observasi dan refleksi). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus masing-masing siklus sebanyak 3 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan deskripsi statistik untuk membandingkan pra siklus sampai siklus II. Tahap tahap analisis kualitatif adalah reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pemecahan masalah melalui Penerapan Pembelajaran Inkuiri Berbasis Steam dan Loose Parts dengan skor pada pra siklus 22,4 meningkat menjadi 42,9 pada siklus I, dan mengalami peningkatan sebesar 69,8 pada siklus II dengan kategori berkembang sangat baik.

Nur Indah Sukmawati; Nur Ika Sari Rakhmawati

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Revolusi industry 4.0 menuntut dunia pendidikan melakukan penyesuaian. Pada Pendidikan anak usia dini, kesiapan anak merupakan faktor penting dalam proses pembelajaran agar generasi mereka mampu bersaing secara global demi menjawab tantangan abad 21. Namun hasil riset menunjukkan bahwa Pendidikan di Indonesia masih membutuhkan banyak ruang untuk perbaikan, khususnya pada pembelajaran matematika dan sains.. Guna mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan pendekatan STEAM. Tujuan penelitian dengan pendekatan STEAM adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, diantaranya keterampilan memecahkan masalah dan berpikir kritis di TK Dewi Sartika Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Model penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif menggunakan desain quasi eksperimental dengan nonequivalent control group design. Sampel yang digunakan adalah 56 anak berusia 5-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan secara observasi dengan nilai pretest-posttest sebagai jumlah yang akan diuji. Dari uji besarnya pengaruh variabel didapatkan bahwa antara nilai pretest-posttest mengalami peningkatan sebanyak 14,43. Hal ini menunjukkan bahwa Pembelajaran Berbasis STEAM dapat digunakan sebagai stimulasi untuk meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Anak Usia Dini.

Atik Wahidatul Hasanah; Sumarno; Ida Dwijayanti

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

hasil analisis awal bahwa penggunaan model pembelajaran guru di RA Al Kautsar Kebonbatur Mranggen Demak masih sangat rendah sekali karena rata rata ada pada kategori kurang. Hal ini karena kebanyakan  guru hanya melakukan pembelajaran dengen ceramah di depan dan menulis di papan tulis serta bernyanyi untuk menghidupkan suasana, pada pengamatan terhadap penggunaan alat bantu pembeljaaran ada pada kategori cukup ini artinya sudah ada alat bantu atau media pembelajaran, hanya kurang maksimal penggunaannya dan khusus alat bantu looseparts masih kurang. keaktifan belajar anak ada pada kategori kurang, hal ini disebabkan salama pembelajaran guru kurang dapat memberikan stimulasi secara tepat terhadap arah perkembangan kognitif anak sehingga keaktifan anak menjadi kurang, respon anak dalam pembelajaran ada pada kategori sangat kurang. Sedangkan keterlibatan anak dalam pembelajaran ada pada kategori kurang kemudian perkembangan kognitif anak ada pada ketegori kurang kemampuan kognitif diberbagai aspek masih kurang sekali seperti memecahkan masalah sederhana, berfikir logis sebab akibat, berpikir simbolik seperti konsep bialangan mengenal huruf dan lain sebagainya. Oleh sebab itu perlu dikembangkan model pembelajaran saintifik berbasis steam  dan loose parts untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada siswa.

Anggia Arista; Hasibuan, Rizki Prakasa; Elsya Paskaria Loyda Tarigan

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

PT. X adalah Manufaktur Valve, Accuator dan Accessories. PT. X mengalami kesulitan dalam memenuhi pesanan pesanan karena proses setting produk Main Steam terlalu lama sehingga kapasitas produksinya rendah, sehingga perlu dilakukan perancangan Jig pada proses setting produk Main Steam agar dapat mengeliminasi waktu pengerjaan setting. Penelitian ini dilakukan pada bagian produksi dengan menggunakan metode analisis Quality Function Deployment. Tahapan dalam penelitian ini menggunakan Voice of Costumer yang berguna untuk mengetahui ketertarikan perusahaan, atribut produk dan respon teknis guna menghilangkan set up time yang lama sehingga tercapai kapasitas produksi. Setelah tahapan tersebut selesai, dilakukan analisis dengan menggunakan metode QFD. Identifikasi quality deployment function (QFD) sebagai salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan menghubungkan kebutuhan tersebut dengan desain produk. PT. X berhasil memangkas waktu setting dengan metode QFD untuk meningkatkan hasil produksi.

Mastiri Mastiri; Desmira Desmira

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Electrical energy continues to grow over time, power plants with large capacities are the main sources of electricity in Indonesia, one of which is the Steam Power Plant (PLTU). In the field of power plants that use coal always need air during the electricity production process. This study aims 1) to determine the protection management system on the Forced Draft fan motor using GE Multilin 269 Plus, 2) Setting GE Multilin 269 Plus as protection, 3) The results of the protection in the form of Normal Motor, Alarm, and Trip conditions in the accumulation of imbalance (Unbalance) ). The method used is a quantitative research method based on analysis, taking data and then analyzing the data obtained. The results of this quantitative study regarding the Unbalance value or imbalance of the electric motor analyzed resulted in a value of 5.8% for normal conditions, 10.86% for alarm conditions on multilin and 15.50% in trip conditions or the motor had stopped. These values ​​are obtained from the results of calculations comparing negative sequence currents and positive sequence currents (In/Ip). The conclusion obtained is that the GE Multilin 269 Plus protects the electric motor from system damage by using a current sensor and through a setting point that is adjusted to the provisions of NEMA (National Electrical Manufacturers Association) with an unbalance value of more than 15% for trips, more than 10% for alarm conditions and less than 10% under normal conditions

Ahmad Zakiudin; Esti Nur Janah; Tati Karyawati; Siti Fatimah; Aas Naita

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Asthma is a heterogeneous disease characterized by chronic inflammation of the airways. This disease is diagnosed based on a history of respiratory symptoms such as wheezing, shortness of breath, a feeling of heaviness in the chest and coughing that varies in time and intensity, accompanied by limited expiratory air flow. The aim of this activity is to be able to understand asthma and administer simple steam inhalation to determine the effectiveness of airway clearance after administering inhalation therapy (UAP) to asthma patients. Health education about asthma and simple steam inhalation can increase the knowledge of  Kampung Baru village residents to do their best to treat asthma using traditional medicine. Health education to residents can increase their knowledge and skills in using traditional drugs in a simple way.

Mulyanto, Bernaulli Putri; Wulandari, Yustina Wuri; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

      Brownies merupakan cake coklat yang terbuat dari tepung terigu, lemak, telur, gula pasir dan coklat. Metode pemasakan brownies ada dua yaitu pemanggangan dan pengukusan. Penelitian ini menggunakan tepung jewawut dan tepung maizena agar dihasilkan brownies kukus bebas gluten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi tepung yang memiliki kadar protein tertinggi pada brownies dan untuk mengetahui lama pengukusan yang optimal sehingga menghasilkan brownies kukus tepung jewawut dan tepung jagung yang paling disukai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktorial yaitu faktor pertama ratio tepung jewawut dan tepung jagung (50:50, 40:60 dan 30:70), sedangkan faktor kedua lama pengukusan (30 menit, 40 menit dan 50 menit). Hasil penelitian menunjukkan Brownies kukus tepung jewawut dan tepung jagung dengan ratio 50:50 dan lama pengukusan 50 menit merupakan ratio yang terbaik karena memiliki kadar protein paling tinggi yaitu 5.828%.  Pada perlakuan ini menghasilkan 19.967% kadar air, 1.585% kadar abu, 1.786% gula total, serta uji organoleptik terhadap warna 3.590 (coklat gelap), tekstur 3.340 (lembut), flavor jewawut 2.855 (sedikit terasa) dan kesukaan keseluruhan 3.285 (disukai). Kata kunci : Brownies, tepung jewawut, tepung jagung, kadar protein.  ABSTRACT      Brownies is chocolate cakes made from flour, fat, eggs, sugar and chocolate. There are two methods of cooking brownies namely roasting and steaming. This study uses millet flour and maizena flour to produced gluten free steamed brownies. This study aims to determine the best of flour formulated which has highest protein content in steamed brownies and to knew the optimal steaming time that produced the most favored  of  steamed brownies millet flour and  corn flour. This study used a completely randomized design (CRD) with two factorials, the first factor is ratio of millet flour and corn flour (50:50, 40:60 and 30:70), while the second factor was the duration of steaming process (30, 40 and 50 minutes). The result of the study showed steamed flour of millet flour and corn flour with ratio of 50:50 and with steamed process duration 50 minutes is the best ratio because it had the highest protein content of 5.828%.  In this treatment yielded 19.97% moisture content, 1.585% ash content, 1.786% total sugar and organoleptic test is 3.590 (dark chocolate) colors, 3.340 (soft) texture, 2.855 (slightly felt) millet flavors and 3.285 (preferred) overall preferences. Keywords :  Brownies, millet flour, corn flour, protein content

Krissetiana, Henny; Kiswanto, Yulius; Suyanto, Rendra

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Roti mocaf merupakan  produk roti yang menggunakan  mocaf (modified cassava flour) sebagai substitusi  tepung terigu. Penggunaan mocaf  dimaksudkan sebagai salah satu diversifikasi pangan. Salah satu tahapan penting pada pembuatan roti ini adalah proofing. Proofing merupakan waktu istirahat yang diperlukan adonan untuk mengembang, yang dapat dilakukan dengan cara menutup dengan plastik atau dengan memberikan uap air dalam alat rak pengistirahatan. Penelitian pendahuluan telah dilakukan terhadap lama waktu proofing (10, 15  dan 20 menit) yang diperlukan hingga roti dapat mengembang sempurna. Dari penelitian pendahuluan didapatkan bahwa  proofing optimum dilakukan  selama 20 menit. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktorial, Faktor pertama penggunaan tepung mocaf sebesar 10 ; 20  dan 30 % , faktor  kedua adalah perlakuan  proofing, yaitu  menggunakan uap air  dan  menggunakan plastik.  Roti mocaf yang dihasilkan dilakukan pengujian terhadap warna, rasa,tektur dan kesukaan secara keseluruhan roti  baik menggunakan panelis maupun menggunakan alat. Data yang didapat dianalisis menggunakan Anova dengan taraf perbedaan 5%. Apabila di antara perlakuan berbeda nyata maka pengujian dilanjutkan dengan menggunakan Duncan Multiple Range Test  (DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa   perlakuan proofing dengan cara uap air  dan cara ditutup plastik  pada pembuatan roti mocaf tidak berbeda nyata pada rasa, tekstur, warna dan kesukaan secara keseluruhan baik secara uji inderawi maupun dengan menggunakan alat.Kata Kunci :  Roti mocaf ; proofing ;  cara uap air ABSTRACT Mocaf bread is a bread product that uses mocaf as a substitute for wheat flour. The use of mocaf is intended as one of food diversification. One of the important steps in making bread is proofing. Proofing is the time needed for the mixture to expand, which can be done by covering with plastic or by providing water vapor in the resting shelves.Preliminary research has been carried out on the length of proofing time (10, 15 and 20 minute), which was needed until the bread can expand perfectly. From preliminary research it was found that the optimum proofing was carried out for 20 minutes. This research was conducted using a randomized complete design with 2 factors,  first factor was  the  use of  mocaf flour with ratio of 10: 20 and 30 precent, second factor was proofing treatment, that was using water vapor method and using covering plastic method.Mocaf bread produced  was tested for color, taste, texture and overall preference for bread both using panelists and using equipment. Data obtained was analyzed using analysis of variances with significance of 5%. If there is a significance difference then it was analyzed using Duncan Multiple Range Test (DMRT).Results of research showed that proofing treatment by water vapor method and plastic cover did not significantly affect on taste, texture, color and overall preference of mocaf bread, as evaluated by sensory and physical test.   Keywords : Mocaf bread ; proofing ;  steam methode