Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-98 of 98

Analytics

Imam Junaris

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Penelitian ini bertolak dari fenomena yang terjadi pada pesantren yang masih belum kuat mengembangkan budaya literasi dalam menciptakan generasi yang unggu melalui kepemimpinan pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk budaya literasi bagi santri, fasilitasi literasi bagi santri dan dampak budaya literasi bagi santri di pondok pesantren Sirojut Tholibin Plosokandang.  Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode diskusi. Gerakan literasi berbasis pondok dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaraan. Bentuk kegiatan pengembangan gerakan literasi berbasis pondok pesantren, yaitu (1) Program Tahfidzul Qur’an, (2) kajian kitab kuning, (3) kegiatan muhadarah, dan (4) kegiatan jurnalistik.  Literasi berbasis pondok pesantren adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga pondok (kyau, ustad, ustadzah, pengurus, santri, orang tua/wali murid) dan masyarakat. Pelaksanaan gerakan literasi diwujudkan melalui tiga tahap, yaitu pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. ketiga tahapan dilaksanakan secara bertahap sehingga prosesnya dapat berjalan sebagaimana mestinya.  Gerakan literasi yang ditawarkan untuk lingkungan pondok juga menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai. Santri yang belajar di pondok pesantren Sirojut Tholibin diajarkan literasi dengan sistem yang unik supaya bisa mempersiapkan diri dalam kehidupan masyarakat kelak, seperti khitobah, kajian kitab kuning, syawir, muhafadzoh, dan mutola’ah. Kehidupan bermasyarakat disini menjadi penting untuk digaris bawahi, sebab santri akan menjadi tumpuan dan menjadi tokoh pembangunan yang senantiasa berguna dan digunakan dalam kehidupan sosial. Hal itu dapat tercermin ketika seorang santri memimpin kegiatan keagamaan, menjadi pembawa acara suatu kegiatan, bahkan tidak jarang berhubungan dengan hal-hal lain. seolah hal tersebut menjawab keraguan yang ada dimasyrakat, bahwa seorang santri yang mondok bisa segalanya. Berbagai kegiatan yang dapat diimplementasikan di atas diharapkan dapat membuat para santri memiliki kemampuan menyaring informasi sehingga mampu menjadi insan kamil yang berilmu dan berakhlakul karimah.   

Mochamad Firmansyah; Saifudin Mutaqi

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

CSR menjadi salah satu alternatif pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Melalui berbagai program yang ditawarkan perusahaan, masalah sosial masyarakat dapat teratasi terutama peningkatan ekonomi dan masalah pendidikan. Gagasan CSR menekankan bahwa tanggungjawab perusahaan bukan lagi mencari profit semata, melainkan juga tanggungjawab sosial dan lingkungan. CSR telah menjadi cara perusahaan untuk membangun citra positif perusahaan di mata masyarakat dan pemerintah, hal inilah juga yang dilakukan oleh TelkomGroup, melalui Program Community Involvement Development (CID). Melalui kegiatan CSR tersebut. Salah satu program yang di buat adalah pengembangan usaha mitra binaan UMK kepada masyarakat yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia sebagai upaya peningkatan perekonomian pada bidang usaha. TelkomGroup mengalami peningkatan keuntungan dibanding sebelum penerapan CSR. Dengan menjalankan CSR, TelkomGroup mampu meningkatkan penerimaan masyarakat sebagai perusahaan teknologi informasi di tengah era digitalisasi. Diharapkan di masa mendatang, dapat menjadi salah satu perusahaan yang dapat mensejahterakan masyarakat Indoensia secara keberlanjutan. Dengan meng-valuasi program CSR pada TelkomGroup, diharapkan mendapat informasi terkait keberhasilan program yang dibuat.

Ikhlasul Amal; Saifudin Mutaqi

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

CSR telah diatur secara tegas di Indonesia yaitu pada Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Undang-Undang Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, dan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor Per-5/MBU/2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan, khusus untuk perusahaan - perusahaan BUMN. Setelah itu tanggung jawab sosial perusahaan dicantumkan lagi dalam Undang-Undang (pemerintah indonesia, 2007) tentang Perseroan Terbatas. Dengan demikian, penulis akan mengevaluasi tentang program dana CSR oleh PT Bukit Asam Tbk mengenai pemberian pompa sebagai irigasi petani di Desa Tanjung Raja Kecamatan Muara Enim. Dengan membahas konsep dasar CSR, dasar pemahaman CSR bagi setiap perusahaan, pengembangan masyarakat terhadap CSR, dan dampak yang dihasilkan dari program pompa irigasi dari PT Bukit Asam Tbk. Dari hasil pencarian informasi mengenai dampak pemberian pompa irigasi dari PT Bukit Asam Tbk, Desa Tanjung Raja mengalami perbedaan yang sangat baik, yang sebelumnya petani pada saat masa hampir panen pasti merasakan hal yang sangat takut dikarenakan asupan air yang mengaliri sawah mereka sangat minim dan hampir gagal panen. Metode dalam penulisan penelitian digunakan metode analisis deskriptif. Dengan adanya bantuan pompa tenaga surya untuk mengaliri persawahan sangat membantu dan 525 petani merasakan dampak positif dari hasil panen sesuai dengan rencana dari PT Bukit Asam yang panen 3 kali per tahun, bahkan dari petani perasakan dapat panen lebih dari 3 kali pertahun dan mendapatkan hasil mencapai 567 ton per tahun.

Yeli Amelia Angelina; Adianto Adianto

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Wisata Danau Rusa merupakan salah satu wisata yang dikembangkan oleh  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar. Konsep collaborative governance sangat penting dalam penerapan kolaborasi pengembangan destinasi wisata karena dalam kolaborasi ini tidak hanya melibatkan pemerintah saja, melainkan melibatkan masyarakat dan pokdarwis. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan wisata danau rusa di Kabupaten Kampar dan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori Purwanti yaitu: 1.Principled Engagement (Keterlibatan Prinsip), 2. Shared Motivation (Motivasi Bersama), 3. Capacity for Join action (Kapasitas Untuk Bergabung). Hasil dari penelitian ini adalah program pengembangan destinasi wisata yang sudah berjalan dengan baik karena dibuktikan dengan adanya keterlibatan prinsip yang baik, motivasi bersama yang sudah dipahami, dan keterlibatan prinsip yang telah dijalankan oleh pihak yang berkolaborasi. Adapun faktor penghambatnya yaitu faktor sumber daya manusia, faktor partisipasi masyarakat dan anggaran yang minim.    

Laila Ali Marpaung; Yahya Tanjung

Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of this study was to determine the effect of Job Performance Assessment, Promotion and Employee Competence on Career Development of State Civil Apparatus at the Medan City Industry Service office, either partially or simultaneously. The type of this research was a descriptive quantitative research used Multivariate Linear Regression Analysis method. Population in this study amounted to 52 employees and the sample for this study also amounted to 52 employees, so that the sampling technique used the Saturated Sampling Technique. Instrument test of this study used Likert Scale and data processing in this study used the Statistical Program for Social Science software program version 25. Result showed that as partially, the Job Performance Assessment had a negative and significant effect on Career Development of State Civil Apparatus with t-count value of -3.366 and significant value of 0.00 smaller than alpha value of 0.05. Promotion had a negative and significant effect on Career Development of State Civil Apparatus with t-count value of -4.348 and significant value of 0.000 smaller than alpha value of 0.05. Employee Competence had a positive and significant effect on Career Development of State Civil Apparatus with t-count value of 3.511 and significant value of 0.001 smaller than alpha value of 0.05. Simultaneously, Job Performance Assessment, Promotion and Employee Competence had Positive and significant effects on Career Development of State Civil Apparatus with F-count value of 8.027 and significant value of 0.000 smaller than alpha value of 0.05. Based on the results of the R2 Determination test, it was known that the Adjusted R value is 0.292, which meant that the contribution of the influence was given by the three independent variables to the dependent variable was 29.2%, the remaining 70.8% was influenced by other variables not examined in this study.

Yulifah Salistia Budi; Elita Endah Mawarni; Roudlotun Nurul Laili; Muhammad Nashir

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Tiga komponen utama yang saling berpengaruh dalam pembelajaran yaitu kondisi, metode, dan hasil pembelajaran. Oleh sebab itu guru harus mengupayakan supaya kegiatan belajar mengajar bisa berjalan sesuai harapan, dan dapat mencapai hasil yang optimal. Beradsarkan hasil wawancara para guru masih mengalami kesulitan mengembangan model pembelajaran bagi peserta didik yang menyebabkan siswa bosan dan cenderung kurang tertarik mengikuti pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi guru melalui metode Quantum learning model SHINE (Spiritual, Humanis, Intelligence, Nasionalis, dan Emosional). Sasaran program ini adalah para guru TPQ, SD/MI, dan SMP/Mts se kabupaten Banyuwangi sejumlah 150 orang. Kegiatan workshop Smart Teaching ini menambah wawasan dan referensi bagi para guru untuk membuat model pembelajaran lebih bervariasi sehingga para siswa tidak bosan dan lebih tertarik mengikuti proses pembelajaran.    

Jumadi, Jumadi

Jurnal Maisyatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Human resource development both those working in the public sector (Civil Servants, SOE Employees, BUMD Employees) and sectors.  Talking about organizational problems is inseparable from the element of human resources. The definition of human resources is people in an organization who participate and contribute according to their respective fields of duty. Human resource development will indeed not see results quickly, but in the long term, this investment will yield results that meet the expectations of the organization. In this sense, the term development will include the meaning of training and education, namely as a means of improving skills and general knowledge for human resources, in this case Civil Servants who work at the Fakfak Development Planning Agency. In the work unit at the Fakfak Development Planning Agency, it can be achieved well if there is a Civil Servant development program. This study aims to find out the influence of human resource training and development factors on the productivity of civil servants on the Fakfak Regency BAPPEDA and to find out the most dominant variables of human resource training and development factors affecting the productivity of civil servants in the Fakfak Regency BAPPEDA. The research methods used are quantitative and qualitative research methods. Based on the results of important findings of the Civil Servant Development Method research, there are 2 (two) methods of employee development, namely the on the job training method and the off the job training method.        

Erdin Fahlefi; Ahmad Saifudin Mutaqi

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Corporate Social Responsibility (CSR) PT.ANTAM Tbk memiliki komitmen terhadap pengembangan masyarakat, memiliki pendekatan yang berbeda tergantung pada kondisi dan kebutuhan. Fokus PT. ANTAM  Tbkdalam menjalankan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) adalah mendorong potensi yang ada di tengah-tengah masyarakat agar mampu mewujudkan terciptanya masyarakat yang sejahtera dan mandiri secara berkelanjutan.Kemudian dilakukan evaluasi terhadap capaian keberhasilan Program Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. ANTAM Tbk, dalam program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) Khususnya pada Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Berdasarakan hasil laporan berkelanjutan PUMK PT. ANTAM Tbk pada tahun 2021 memiliki rencana penyaluran dana sebesar Rp3.500.000.000 sedangkan yang terealisasi adalah sebesar Rp2.950.000.000. Serta memiliki jumlah rencana unit binaan sebanyak 51 unit sedangkan yang terealisasi adalah sebesar 31 unit.

Gita Sonia Simbolon; Glory Indira D. Purba

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang berkualitas dengan kategori valid, praktis, dan efektif, untuk menaikkan kemampuan memecahkan permasalahan matematika peserta didik pada materi program linear. Instrumen penelitian yang digunakan merupakan lembar validasi bahan ajar interaktif, lembar validasi RPP, lembar validasi angket respon, lembar validasi tes kemampuan, angket respon guru dan siswa, serta tes kemampuan siswa. Setelah bahan ajar interaktif, RPP, angket respon dan tes kemampuan dinyatakan valid oleh para ahli, tahap selanjutnya dilakukan uji coba lapangan. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria dari aspek kevalidan menurut penilaian para ahli dengan rata-rata validitas bahan ajar interaktif yaitu 3,44 untuk validasi materi dan 3,49 untuk validasi media dengan kategori sangat layak serta rata-rata validitas RPP adalah 3,54 dengan kategori sangat layak, (2) Bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria dari kepraktisan dengan: a) hasil angket respon peserta didik mengenai bahan ajar interaktif menunjukkan persentase kepraktisan 80,46% dengan kategori sangat praktis; b) hasil angket respon pendidik mengenai bahan ajar interaktif menunjukkan persentase kepraktisan 90,47% dengan kategori sangat praktis; (3) Bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif melalui: a) aktivitas waktu pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar interaktif yang dikembangkan sama dengan waktu pembelajaran biasa, dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan di dalam RPP, (b) respon peserta didik terhadap produk pembelajaran positif, dan (c) ketuntasan belajar siswa secara klasikal 88,89%. Melalui uji Gain, tampak bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan menggunakan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual mengalami kenaikan sebesar 0,74 dengan kategori tinggi.  

Muzaro’ah

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Setiap guru memiliki kesulitan dan pengalaman mengajar  yang berbeda-beda. Untuk  meningkatkan pemahaman  metode belajar mengajar dan dalam mengatasi kesulitan belajar mengajar, maka dibutuhkan program yang dapat mendukung pengembangan kemampuan guru. Penelitian best practice merupakan salah satu proses pembelajaran bagi para pendidik untuk meningkatkan kualitas diri. Sebab menjadi seorang guru bukanlah akhir dari proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan, menginformasikan, meyakinkan, dan menyampaikan kepada pembaca mengenai sesuatu informasi  berbagi best practice baik berupa fakta, pendapat,  pengalaman , dan peristiwa/cerita. Sasaran pada penelitian ini adalah guru SD Gugus  Ayodya Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Kegiatan penelitian ini  menggunakan metode  deskriptif kualitatif dengan intrumen penelitian berupa angket dan wawancara. Tahapan penelitian ini meliputi: pengumpulan data, Reduksi dan kategorisasi data, Penampilan data, dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisa dari instrument dihasilkan data bahwa motivasi dan keberhasilan guru dalam  kemampuan berbagi best practice sangat rendah. Jumlah  guru yang menjadi sasaran penelitian  keseluruhan berjumlah 37 orang. Guru yang pernah mengikuti pelatihan dalam  berbagi best practice di prosentasikan  hanya  5,4 % dan keberhasilan dalam menulis  karya sebagai laporan berbagi best practice berada pada angka 0 %. Kondisi ini terjadi karena   masih kurangnya  ilmu pengetahuan tentang pelaksanaan  berbagi best practice dan cara menulis laporan sebagai karya publikasi,  sarana dan prasarana yang belum memadai , waktu dan modal yang kurang mendukung. Hasil penelitian ini diharapkan berguna sebagai analisa awal kebutuhan pengembangan kompetensi guru, sehingga menciptakan guru-guru yang  kreatif , inovatif dan  dan produktif dalam  menciptakan  suasana  edukatif . dan dapat di rasakan kebermanfaatannya oleh dirinya sendiri maupun orang- orang yang ada di sekitarnya.

Tiara Dita Puspita; Vivaldy Ismail

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan negara dan daerah.Untuk itu diperlukan pembangunan dalam mengembangkan pariwisata di Indonesia. Salah satu program dari pemerintah untuk meningkatkan jumlah wisatawan adalah dengan memprioritaskan pengembangan pada sector pariwisata di Indonesia.Untukmencapaitargettersebut, strategi pengembangan yang di gunakan adalah dengan menerapkan Digital Tourismyaitu, sebuah strategi yang efektif dalam proses pemasaran kepariwisataan.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian deskriptif dipilih untuk memaparkan strategi pengembangan promosi pariwisata di Indonesia. Hasil dari penelitian menunjukan, pariwisata berbasis masyarakat dan peran aktif masyarakat dalam mempromosikan wisatamelalu ipendekatan digital sangat berdampak dalam pengembangan potensi dan promosi pariwisata diIndonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata dan (Disparbud) diIndonesia dalam mempromosikan pariwisasat yang menggunakan 4 jenis promosi yaitup eriklanan, promosi penjualan, penjualan pribadi,dan hubungan masyarakat.

Mercy Wely, Bunga; Yusria; Jamilah

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi media hand puppet dalam pengembangan kemampuan berbahasa anak usia dini. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptip. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan uji kepercayaan menggunakan tringgulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi media hand puppet dapat mengembangkan kemampuan berbahasa anak yakni media hand puppet guru melakukan tanya jawab serta meminta anak mengulang kalimat sederhana, guru mempersiapkan dengan sangat matang pada desain pembelajaran, selanjutnya pelaksanaan implementasi media hand puppet yakni guru menyusun program tahunan, promes, proming, dan rencana pembelajaran harian, guru melakukan dengan metode bercerita, berikutnya kendala implementasi media hand puppet yakni kurangnya fasilitas boneka tangan, guru kurang jelas dalam menyampaikan materi, pertanyaan yang guru ajukan belum merangsang kegiatan bercerita anak, guru belum bisa mengkondisikan kelas, adapun faktor pendukung adalah pengalaman guru, loyalitas, dan konsitensi guru dalam mengimplementasikan media hand puppet

Prasetyawan Aji Sugiharto; Nurul Hidayah; Khikmatul Agustina; Ana Tri Dewi Maghfiroh; Ade Bagus Primadoni +1 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Program PbM dilaksanakan di Desa Tedunan (Perempuan Indonesia Maju) yang bertempat di Desa Tedunan, Gringsing, Batang, yang mengembangkan pemberdayaan ekonomi perempuan di wilayah Tedunan. Perempuan diyakini memiliki peran penting dalam ketahan keluarga. Permasalahan mitra adalah sebagaian memiliki pekarangan yang ditanam singkong, namun hasil singkong berupa umbi yang berukuran kecil. Umbi yang kecil jika dijual harganya rendah, produk olahan singkong yang selama ini dijual dalam bentuk lemet, singkong rebus, singkong goreng dan pemasarannya masih lokal. Tujuan program PbM ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan produktivitas dan teknik makanan olahan singkong serta pemasaran secara online.

Elsa Kaniawati; Meisya Edlina Mardani; Shania Nada Lestari; Ulan Nurmilah; Usep Setiawan

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Evaluasi merupakan bagian penting dalam pengembangan media pembelajaran. Apapun jenis media yang dikembangkan perlu di evaluasi dan di nilai terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan secara luas. Jadi maksud dari pada evaluasi tersebut untuk mengetahui apakah media pembelajaran yang dikembangkan tersebut dapat mecapai tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan. Hal ini dikarena banyak orang yang berpendapat bahwa sekali mereka membuat media pembelajaran maka searatus persen ditangung baik. Oleh karena itu rumusan masalah secara singkat dari pada kajian ini adalah bagaiamana evaluasi media pembelajaran Mengacu pada permasalahn diatas, kajian ini di maksudkan untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi media pembelajaran sebagai saran dan prasana pembelajaran yang berkualitas. Metode deskriptif di definisikan sebagai metode yang digunakan untuk menggambar atau menganalisis sesuatu mengenai situasi atau kejadian yang ada.(Sugiyono,2021) Evaluasi merupakan kegiatan pengumpulan kenyataan mengenai proses pembelajaran secara sistematis untuk menetapkan apakah terjadi perubahan terhadap peserta didik dan sejauh mana perubahan tersebut mempengaruhi kehidupan peserta didik. Adapun dalam proses evaluasi media pembelajaran di ukur dari dua aspek, yaitu Sistem pembelajaran hasil peserta didik di buktikan secara empiris Keberhasilan dan kefektifan proses belajar menunjukan bukti banyaknya sumbangan media atau media program. Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. ditentukanEvaluasi media pembelajaran adalah tahapan yang digunakan dalam proses pembelajaran sebagai bentuk komunikasi baik secara visual maupun audio visual. Dan upaya peningkatan pembelajaran yang efektif. Adapun dalam evaluasi pembelajaran ini memilik beberapa fungsi sebagaimana fungsi ini adalah bentuk peranan media dalam pembelajaran diantara nya yaitu : Selain memiliki fungsi media pembelajaran juga memiliki Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. Prosedur evaluasi media pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan terhadap media pembelajaran berdasarkan tahapan-tahapan yang telah ditentukan dalam evaluasi sumatif dan formatif.

Thomasonan Lutfie Prananto

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Wilayah Sungai (WS) Toba Asahan terbagi menjadi dua Daerah Aliran Sungai (DAS), yaitu DAS Toba dan DAS Asahan. Luas DAS Toba mencapai 3.789,07 km2 atau 52,44% dari luas total WS Toba Asahan dan mempunyai 153 anak sungai dimana semuanya bermuara di Danau Toba. Sedangkan DAS Asahan terbagi menjadi tiga sub DAS, yaitu Sub DAS Asahan dengan Sungai Asahan sebagai sungai utarnanya dan rnempunyai 34 anak sungai, Sub DAS Silau dengan sungai utamanya adalah Sungai Silau dan mempunyai 38 anak sungai, serta Sub DAS Piasa dengan sungai Piasa sebagai sungai utama yang hanya mempunyai 1 anak sungai. Dengan potensi air permukaan yang melimpah, dapat dilakukan pengembangan pemanfaatan air untuk pembangkit tenaga listrik. Sebagai pelaksanaan master agreement antara Pemerintah Indonesia dengan Jepang, tahun 1976 didirikanlah PT. INALUM (Indonesia Asahan Aluminium) yang merupakan badan usaha untuk membangun dan mengoperasikan Proyek Asahan. Bangunan sarana dan prasarana pengairan di DAS Asahan yang merupakan bagian dari pengembangan dan pengelolaan DAS Asahan adalah Bendungan Siruar, Bendungan Sigura-gura, dan Bendungan Tangga yang terletak di Paritohan, Kabupaten Toba Samosir. Ketiga bendungan tersebut dibangun melintang pada Sungai Asahan, dan dibangun antara tahun 1978-1983. Bendungan Siruar (regulating dam) terletak di Siruar, sekitar 14,5 km dari Danau Toba. Bendungan ini berfungsi mengatur kestabilan air yang keluar dari Danau Toba ke Sungai Asahan. Bendungan kedua terletak 9 km dari Bendungan Siruar, yaitu Bendungan Sigura-gura yang berfungsi untuk PLTA dengan kapasitas total 286 MW. Selanjutnya 4 km di sebelah hilir dari Bendungan Sigura-gura terdapat Bendungan Tangga. Bendungan tipe busur pertama di Indonesia ini berfungsi untuk PLTA dengan kapasitas total 223 MW. Pada tahun 2016, telah dilakukan Studi Morfologi Sungai Asahan Hulu oleh Perum Jasa Tirta I. Pada studi tersebut diperoleh kajian mendalam tentang laju erosi/sedimentasi, deposit dan material sedimen pada Sungai Asahan Hulu beserta anak-anak sungainya yang dapat mempengaruhi kapasitas tampung Sungai Asahan di Waduk Siruar. Dari hasil kajian tersebut, telah diperoleh program pengelolaan sumber daya air dalam jangka waktu lima tahun. Program tersebut telah direalisasikan dalam berbagai macam pekerjaan OP, mulai dari pembuatan dam penahan sedimen, pengerukan hingga konservasi penghijauan. Beberapa upaya tersebut telah merubah laju sedimentasi yang masuk ke Sungai Asahan meskipun perlu juga dikaji penambahan laju sedimentasi akibat pengaruh perubahan tata guna lahan dalam beberapa tahun terakhir. Untuk hal tersebut di atas untuk program pengelolaan sumber daya air serta tolak ukur penanggulangan jangka pendek dan jangka panjang selanjutnya.

Suci Rahmaida Sihombing; Sukriani Hasibuan; Yuda Mulia Ramadhan Sitepu

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan suatu wadah dimana kegiatan belajar masyarakat dalam rangka peningkatan pengetahuan, keterampilan/keahlian, hobi, atau bakatnya yang dikelola dan diselenggarakan sendiri oleh masyarakat sekitar. Salah satu contohnya yaitu sebuah Pendidikan Luar Sekolah (PLS) di Paud Kartini Sidodadi  Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhan Batu. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta masalah-masalah pendidikan masyarakat serta kebutuhan akan pendidikan masyarakat, definisi PKBM terus disempurnakan terutama dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan lembaga, sasaran, kondisi daerah serta model pengelolaan. Faktor penunjang keberhasilan pengembangan program PKBM di Paud Kartini Sidodadi  Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhan Batu meliputi: a) kemampuan mengidentifikasi dan mencatat kebutuhan masyarakat (warga belajar), b) melayani kebutuhan dan minat warga belajar dalam kegiatan yang bervariasi atau sesuai kebutuhan dan minatnya, c) memobilisasi sumberdaya yang ada di masyarakat, d) membangun kemitraan dan kerjasama secara terbuka secara terbuka dengan berbagai lembaga atau oranisasi, sehingga PKBM mampu mengembangkan berbagai aktivitas pembangunan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan lokal, e) memonitor perkembangan kegiatan serta keberhasilan sehingga dijadikan dasar pengembangan program ke depan, f) mencatat berbagai kelebihan dan kekurangan dari kegiatan yang dikelembagaan  PKBM.

Devira Larasati; Hwihanus Hwihanus

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

Para peneliti mengadakan riset untuk mengidentifikasi jawaban metodis, logis, dan objektif atas problem-problem yang ada dengan menggunakan data yang telah diakumulasi dan dikompilasi untuk melakukan suatu penelitian itu. Tujuan dari penelitian yang kini telah dilakukan adalah untuk menentukan seberapa besar dari pengaruh sistem informasi dalam kegiatan sehari- hari dalam sebuah perusahaan. Pembangunan ekonomi sekarang meminta agar selalu mengalami peningkatan kemajuan, ketangkasan dan bakat dalam mendapatkan informasi sehingga investor dan manajemen dapat membuat pilihan yang berkaitan dengan informasi tersebut. Sejalan dengan perkembangan teknologi dan sistem informasi yang semakin pesat, siklus produksi dan pola sistem pengendalian dalam ekonomi terus berkembang. Selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahunnya menjadi semakin lebih canggih lagi. Kemajuan teknologi juga berperan dalam siklus produksi dan aktivitas pengendalian. Pada siklus produksi bergerak menggeser kegunaan ketenaga kerjaan manusia menjadi tugas mesin program untuk mengolahnya. Pada aktivitas pengenddalian yang modern kini tersedia penerapan metode pengendalian yang modern, bentuk aplikasi sistem tersebut sendiri adalah JIT, TQM, dan DSS. Dalam pengembangannya, kini transaksi dapat dilakukan dengan membayar via e-money (Electronic Money). Kehadiran sistem-sistem yang serba digital tersebut ada karena tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin bertambah dan diiringi dengan kemajuan teknologi menyebabkan kemudahan dalam melakukan transaksi. Artikel ini ditulis untuk menjelaskan dan menganalisis perkembangan siklus produksi dan aktivitas pada perusahaan manufaktur dalam masyarakat. Makalah ini menggunakan metodologi kualitatif dan metode kepustakaan yang berasal dari jurnal-jurnal yang relevan. Kesimpulan artikel penelitian ini mengatakan bahwa perkembangan-perkembangan teknis dan informasi pada era ekonomi digital tidak dapat dihindari. Ini manufaktur siklus dan sistem pembayaran digital masing-masing memiliki set kekurangan dan kekuatan mereka sendiri. Sebagai hasilnya, kita sebagai pelaku digital harus sebagai terampil dan berpikiran terbuka mungkin untuk menghindari kelemahan yang disebabkan oleh kelemahan saat ini dan memaksimalkan manfaat yang dapat diakses.

Azizah, Siti; H. Djunaidi, Irfan; Hamidah, Siti; Yunita Titisari, Ema

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2023 CV. Aksara Global Akademia

Homeyard farming merupakan alternatif usaha untuk memperbaiki nutrisi dan pendapatan keluarga. Pemanfaatan pekarangan adalah upaya meningkatkan pemasukan masyarakat dengan menyediakan pangan, bahan bangunan, obat-obatan dan berkontribusi pada pendapatan kotor rumah tangga. Pengembangan program homeyard farming puyuh ini merupakan usaha pemberdayaan keluarga peternak di sekitar kawasan hutan yang memberikan beberapa manfaat sekaligus.  Puyuh sebagai ternak homeyard farming memberikan aspek positif karena modal, luas lahan dan tenaga kerja yang dibutuhkan sedikit, dan dapat dilakukan wanita tani sebagai usaha sambilan. Kegiatan ini dilakukan mulai bulan Mei sampai dengan Desember 2022 di Dusun Karangtekok, Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih, Situbondo sebagai salah satu desa penyangga Taman Nasional Baluran. Pengembangan farmyard ternak puyuh ini dilakukan oleh kelompok Wanita tani Sri Muljojaya pada 8 orang anggota yang masing masing membudidayakan 250 ekor. Hasil produksi telur puyuh yang dihasilkan diolah menjadi produk pangan olahan berbasis telur puyuh, sehingga mempunyai nilai jual yang lebih tinggi. Melalui pola pengembangan farmyard diharapkan wanita tani ternak berpartisipasi dalam pembangunan desa dan menjadi mandiri secara ekonomi.