Publication Search

70,511 articles from 610 journals · 1,760 citations tracked

Showing 81-82 of 82

Analytics

Ardani, Monica Novia; Sugiharto, Agung

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Ikan nila merupakan ikan air tawar yang dibudidayakan masyarakat indonesia. Ikan nila mengandung protein, lemak, dan kalsium.Kandungan asam amino pada gelatin tulang ikan nila cukup lengkap sehingga sangat diperlukan oleh tubuh serta berpotensi sebagai sumber bahan pangan .Salah satunya dapat dimanfaatkan untuk pembuatan sirup yang menggunakan gelatin dari tulang ikan nila. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi asam klorida dan waktu perendaman yang optimal untuk pembuatan gelatin yang ditambahkan pada sirup. Sirup yang dihasilkan diarapkan dapat memenuhi standar mutu SNI dan disukai oleh konsumen. Metode yang digunakan yaitu metode ekstraksi dengan tahapan sebagai berikut: tahap persiapan bahan baku, degreasing, pembuatan larutan, demineralisasi, ekstraksi, pengeringan dan pengaplikasian pada sirup nanas. Pada proses degreasing dilakukan perendaman tulang ikan nila selama 1 jam yang bertujuan untuk membersikan tulang ikan nila. Selanjutnya tahap demineralisasi, sebanyak 20 gram bahan baku direndam dengan larutan konsentrasi asam klorida 1%, 3% dan 5% dengan waktu (10, 12, dan 24) jam sampai terbentuk Ossein (tulang lunak). Pada proses ekstraksi menggunakan hotplate dengan suhu 60oC selama 4 jam setelah itu disaring dengan kertas saring. Lalu untuk proses selanjutnya pengeringan menggunakan oven dengan suhu 60oC selama 12 jam hingga benar-benar kering. Lalu pengaplikasian gelatin tulang ikan nila dengan sirup. Analisa pada gelatin tulang ikan nila terdiri dari rendemen, derajat keasaman (pH) dan viskositas. Berdasarkan hasil penelitiannya diperoleh bahwa rendemen tertinggi pada konsentrasi 1% dengan waktu 24 jam yaitu sebesar 4,41 %. Sedangkan hasil penelitian gelatin sebagai pengental sirup sesuai dengan mutu SNI, pada konsentrasi HCL 1% dan waktu 24 jam didapatkan pH 3.8 dan viskositas 5.0149 Cp.

Sutantri Sutantri; Imma Rokhhmatul Aysa; Khairan Khairan

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

One very important aspect in the development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) is the form of granting permits for carrying out business activities, which are given by the authorities to business actors. Legality in a business also has a very important role, because it is used as an indication that the business being established is feasible and running. NIB is a business identity number used by business actors to obtain business permits and commercial or operational permits. The community service activities carried out were creating Business Identification Numbers through Online Single Submission (OSS) and marketing to several small business partners, due to a lack of understanding of gadget applications and a lack of product marketing strategies in Sukamoro Hamlet, Puncu Village. The purpose of this service is to provide understanding to the public about the importance of having business legality and product marketing. The method used is observation. The number of umkm in Sukomoro Hamlet is 11 umkm, and 1 umkm does not yet have an NIB. The UMKM was pleased and succeeded in forming an NIB so that it was able to obtain an NIB legality certificate, namely the "Salsabila" banana chips business. The results obtained from this activity were an increase in product quality and customers for "Salsabila" banana chips.