Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 81-84 of 84

Analytics

Muhammad Fahmi Syarofi; Eko Nursanty; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Perencanaan arsitektur mencakup berbagai jenis proyek pembangunan. Salah satunya pembangunan museum. Museum merupakan tempat untuk menyimpan benda-benda bersejarah. Museum memiliki peran penting dalam suatu peradapan salah satunya sebagai pusat untuk penelitian terkait benda yang dikoleksi sehingga dapat dikembangkan dari masa ke masa. Museum sasatra indonesia merupakan museum khusus yang menyimpan benda mengenai sastra. Kota Surakarta dipilih sebagai tempat berdirinya museum sastra indonesia karena di kota ini menyimpan berbagai peninggalan sastra kuno yang masih terjaga namun belum ada tempat khusus untuk menyimpan sastra kuno ini sehingga jarang diketahui oleh masyarakat khususnya peneliti sastra. Memiliki fungsi utama sebagai tempat untuk menyimpan dan memamerkan benda-benda bersejarah, upaya pelestarian, penelitian, konservasi dan rekreasi. Penekanan konsep desain yang direncanakan pada Museum Sastra Indonesia adalah menerapkan konsep arsitektur neo vernakular dengan bentuk yang diolah secara simbolis dan memiliki nilai filosofi terhadap kebudayaan dan tradisi lokal yang ber-akulturasi dengan perkembangan  zaman di era modernKonsep Arsitektur Neo-Vernakular menjadi dasar konsep arsitektur pada perancangan Museum Sastra Indonesia ini yang dimana fasad pada bangunan menggunakan atap joglo yang merupakan rumah ada khas jawa dan penggunaan material bata ekspos, kayu, serta ukiran kearifan lokal. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Amri Fauzi; Djudjun Rusmiatmoko; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Museum bertema kebaharian di Indonesia jumlahnya masih sangat minim, di Jawa Tengah sendiri yang merupakan salah satu provinsi besar di Pulau Jawa dan juga mempunyai potensi kebaharian khususnya di Pantai Utara (Pantura) masih belum terdapatnya sebuah museum bertemakan kebaharian. Keberadaan museum bahari yang baru tentunya untuk melengkapi keberadaan museum bahari yang sudah ada. Selain itu dapat dijadikan sebagai rujukan baru untuk memperoleh pengetahuan akan wawasan kebaharian, dan juga sebagai tempat untuk menyimpan atau melestarikan kekayaan kebaharian yang ada di di Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Kota Tegal terletak di pesisir Pantai Utara Pulau Jawa dengan garis pantai sepanjang 7.5 km dan juga mempunyai beberapa kawasan Pelabuhan antara lain Pelabuhan Kawasan Tegal dan Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari. Museum Bahari di Tegal merupakan sebuah museum kebaharian yang berada di Kota Tegal untuk mewadahi masyarakat Kota Tegal pada khususnya maupun masyarakat luas disekitar Kota Tegal khususnya yang berada di Provinsi Jawa Tengah pada umumnya untuk lebih mengenalkan wawasan dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan kebaharian yang di miliki Indonesia. Perancangan bangunan Museum Bahari di Tegal memiliki tujuan sebagai tempat pelestarian, menyimpan atau mengoleksi serta memamerkan benda-benda yang berkaitan dengan kebaharian dan sebagai sarana hiburan atau wisata bagi masyarakat, yakni wisata edukasi bertemakan kebaharian.

Sri Mulyani Wahono

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Menanamkan cinta tanah air kepada generasi muda dimulai dari masa anak-anak dengan cara melihatkan hasil budaya dan perjuang para pendiri bangsa dengan berwisata ke museum. Museum merupakan tempat penyimpanan dan pemeliharaan dari bukti sejarah bangsa. Dengan peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia disimpan di museum  akan menggugah rasa bangga dan memilikinya, sehingga dalam jiwa generasi muda timbul rasa untuk memelihara dan melestarikan juga mengembangkan rasa cinta tanah air. Mengajak pergi berwisata budaya salah satu cara  mudah untuk mengajarkan generasi penerus bangsa untuk mencintai bangsanya, negaranya dan tanah airnya. Dengan bukti nyata apa yang ada dan  dipamerkan di Museum Ronggowarsita.

Ainul Yaqin

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Museum Jawa Tengah Ranggawarsita yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan dan amenitas terhadap kepuasan pengunjung yang mana mengalami kondisi kurang baik fasilitas umum, sarana prasarana akomodasi yang memadai, serta tangible, reliability, responsiveness, assurance, serta emphaty yang mana dalam kondisi pelayanan yang diberikan oleh pelayanan oleh seorang pramuwisata masih kurang baik dalam meyakinkan wisatawan dalam melakukan kunjungan ulang pada daya tarik wisata.  Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 58 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan pengunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas.  Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang baik serta peningkatan sarana dan prasarana yang memadai terhadap kepuasan pengunjung. Maka hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi adjusted R2 square sebesar 0,636. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan amenitas mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan pengunjung secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 63,6%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan pengunjung pada Museum Jawa Tengah Ranggawarsita perlu adanya peningkatan kualitas pelayanan yang baik terhadap wisatawan, serta peningakatan sarana prasarana amenitas.