Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-86 of 86

Analytics

Sutrani Syarif

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

ASI merupakan makanan utama bayi sehingga tidak ada jenis makanan lainnya yang dapat menandingi kualitas ASI. Hanya ASI saja yang dapat diterima oleh system pencernaan bayi sehingga ASI harus diberikan secara eksklusif selama 6 bulan. Untuk mengetahui efektifitas pemberian sari kurma terhadap kelancaran ASI ibu postpartum di Puskesmas Minasa Upa Mkassar. Metode penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design dan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli sampai 15 September 2020. Metode pengambilan sampel yanhg digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah ibu post partum yang ASInya tidak lancar berjumlah 30 responden. Analisa data menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Berdasarkan hasil uji statistic pada kelompok intervensi didapatkan nilai mean sebelum 1,60 dan mean setelah 2,93 terdapat selisih 1,33 sedangkan pada kelompok control didapatkan nilai mean sebelum 1,80 dan mean setelah 1,93 terdapat selisih yaitu 0,13. Berdasarkan uji Chi-Square kelancaran ASI ibu post partum diperoleh nilai ρ = 0,000. Nilai ρ lebih kecil dari 0,05 (ρ=0,00 < 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ada efektifitas pemberian sari kurma terhadap kelancaran ASI ibu post partum di Puskesma Minasa Upa Tahun 2020. Maka disarankan agar ibu post partum dapat mengkonsumso sari kurma agar dapat memperlancara ASI ibu post partum yang menyusui, dan diharapkan pada petugas kesehatan malakukan penyulihan tentang manfaat dari kandungan sari kurma.

Junaeda Rasyad; Hadijah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Breastfeeding is one of the best for babies because by breastfeeding the baby's nutritional needs will be met, at the age of more than 25 years, a third of women in the world (38%) agree not to breastfeed their babies (IDHS, 2012). Breastfeeding is an unrivaled way of providing ideal food for the healthy growth and development of babies. In addition, it has a unique biological and psychological effect on the health of mothers and babies. Anti-infective substances contained in breast milk help protect the baby against disease. However, breastfeeding is not always able to run normally, not a few mothers complain such as breast swelling due to the accumulation of breast milk, because the milk is not expelled or sucked by the baby (Heryani, 2012). The purpose of this study was to determine the relationship. To determine the relationship between knowledge and attitudes of breastfeeding mothers about ASI dams at PBM Hj. Mariani Makassar City. This type of research is an analytic survey with a cross sectional study approach. population and sample were all postpartum mothers from December 2021 to February 2022 (13 people) with accidental sampling technique which was then analyzed using chi-square. The results showed that there was no significant relationship between mother's knowledge and attitudes towards breastfeeding dams. It is hoped that breastfeeding mothers and families will be active in finding out about ways to prevent breast milk dams

Lia Nurliana; Fifi Musfirowati; Achmad Machron Chaerulfallah; Trikawati Trikawati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Demam kadang dialami oleh ibu hamil, hanya saja dalam kondisi hamil dan menyusui ibu tidak boleh sembarangan dalam memilih obat terutama obat dipasaran dan warung yang sebagian besar dikombinasikan dengan zat aktif lain yang belum tentu aman buat kehamilan. Kondisi ini tentu menjadikan pengetahuan ibu hamil dan tindakan swamedikasi obat demam menjadi penting untuk didalami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tentang pengetahuan ibu ketika dalam masa kehamilan dan menyusui dalam penggunaan swamedikasi obat demam pada masyarakat pulomerak-Banten. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain penelitian Cross-Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada masyarakat Banten selama 6 bulan yakni Februari-Juli 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu hamil dan menyusui yang mengalami demam di masa kehamilan dan melihat tindakan swamedikasinya ketika demam sebanyak 100  orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dengan penggunakan teknik total sampling. Uji  hipotesis  dilakukan  menggunakan  uji  Chi  square dimana Nilai  P  dianggap bermakna apabila p< 0,05.Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 maka dapat dikatakan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan swamedikasi terhadap obat demam semasa kehamilan. Hasil analisis penelitian ini diperoleh nilai OR = 16,667, artinya bahwa pengetahuan mempunyai peluang sebesar 16,667 kali untuk dapat memengaruhi tindakan swamedikasi obat demam dalam masa kehamilan. Kesimpulan penelitian  bahwa terdapat  hubungan Ibu hamil dan menyusui yang mengalami demam di masa kehamilan dan tindakan swamedikasinya ketika demam memiliki hubungan secara signifikan.

Haryati Sahrir; Karnely Karnely; Ni Luh Gede Sri Wahyudiantri; Nurmala Kamal

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2020 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

The World Health Organization (WHO) recommendation that mothers breastfeed for a minimum of 6 months has not been achieved, this is because the psychological condition of mothers after giving birth often experiences disturbances, which will affect breast milk production. This problem can occur due to the transition period to becoming a parent, the anxiety felt during post partum can be one of the factors influencing breast milk production. The aim of this service is to This service activity is carried out with the aim of providing information about psychological adaptation in breastfeeding mothers and how to carry out this psychological adaptation to achieve optimization of the role as a mother at the Jongaya Community Health Center. The number of participants in this service activity was 15 people which was held on July 28 2023 at the Jongaya Community Health Center using the lecture and question and answer method as well as the sharing method. The results of this activity show changes in behavior in the form of successful adaptation, especially in psychological changes during breastfeeding.  

M.Kep, Yuni Astuti; Tuti Anggarawati; Arifa Nur Khasanah; Dwi Riyanti

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Breastfeeding is an activity that can bring happiness to mothers. Breastfeeding benefits by helping the mother from the delivery process, making the uterus contract quickly and prevent bleeding. Postpartum often have problems in the process of breastfeeding, especially mothers with caesarean section. Post SC delay in breastfeeding is caused by a lack of knowledge about how to breastfeed because the mother does not have adequate knowledge, the mother does not understand how to breastfeed properly, the benefits of breastfeeding and also the impact if the mother does not breastfeed her baby. One of the efforts to increase knowledge about breastfeeding is by providing health education. Giving information to post partum SC is very important in the success of mothers in providing exclusive breastfeeding. The purpose of knowing the effect of health education on breastfeeding techniques is correct in post partum SC. The research design will be conducted using pre-experimental (One group pre-posttest design) and sample selection using purposive sampling. The results of the influence of health education on breastfeeding techniques to increase knowledge of postpartum SC mothers with a p value of 0.001

Yannie Asrie Widanti, Wuriana Ratma Asih Kapti Rahayu Kuswanto

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2018 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Daun kelor memiliki nilai gizi yang sangat baik yaitu mengandung vitamin A, vitamin C, vitaminB6, kalsium, kalium, zat besi, dan protein sehingga digunakan bayi dan ibu menyusui sebagai makananpendamping ASI (MPASI). Daun kelor memiliki kelemahan yaitu mempunyai aroma langu. Penambahanpuree pisang ambon yaitu untuk menghilangkan aroma langu daun kelor karena rasa pisang ambon disukaibayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis dan komposisi makronutrienMakanan Pendamping ASI dengan penambahan puree daun kelor dan puree pisang untuk bayi. MakananPendamping ASI dengan formula yang memenuhi SNI dan Angka kecukupan gizi bayi dengan menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor, faktor pertama adalah penambahanpuree daun kelor (3,89; 5,19; 6,49%) sedangkan faktor yang kedua penambahan puree pisang ambon (5,19;7,79; 10,38%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi paling disukai yaitu penambahan pureedaun kelor 3,89% dan puree pisang ambon 6,49% dengan kadar air 51,13%, kadar abu 0,39%, kadar protein7,06%, kadar lemak 7,69%, kadar gula 3,5%, vitamin C 17,41 mg/100g , warna hijau (3,07), tekstur lembekdan lembut (4,67), rasa pisang sangat terasa (4,27), dan aroma langu kurang terasa (2,73).Kata kunci: pisang ambon, daun kelor, Makanan Pendamping ASI.