Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-100 of 104

Analytics

Asrinia Susanti Riu; Rounauly Marbun

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

The Bible is the main source of knowledge for every believer, especially for children in education. However, there is a tendency that Christian education prioritizes an educational model that emphasizes humanitarian philosophy so that it tends to no longer make the Bible the main source of Christian education. In obtaining data for writing this article, the author used a qualitative method with a literature review approach. The Bible is a material that should be given to children or society. This means that the teaching of the Bible itself does not only talk about the formation of morality and spirituality, but can also give weight to the main source as Christian education. The Bible is used as the main basis for teaching Christian Education in churches and schools that have a Christian curriculum. This is because the Bible is considered a holy book that contains the basic teachings of Christianity and is the highest authority for Christians. Therefore, in teaching Christian Religious Education, a Christian Religious Education teacher is required to use the Bible as the main source in providing explanations and teaching about the teachings of Christianity.

Nirwan Lawolo; Dyulius Thomas Bilo

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

The Bible is God's Word written by the prophets through His guidance and also through God's breath itself in ancient times. As God's creation, church people need to build relationships through the intimacy of reading, contemplating and carrying out God's heart through God's Word contained in the Bible. In fact, most Christians and even young people think that this is not important so that there is a tendency for church members to rarely read the Bible. Therefore, the strategy of God's servant is really needed in motivating church members so that the love of reading the Bible increases and continues to be maintained for the continuity of church discipleship and the spiritual growth of mature congregations. This study aims to describe the duties of a servant of God in carrying out his duties as a pastor of the congregation and how the church creates devices, facilities, programs, methods or technology in order to motivate the congregation to cultivate reading the Bible in creative ways, as well as to guide and direct the congregation to grow in the knowledge of God and to accompany each member of the congregation to grow spiritually to mature one's faith in Jesus Christ.

Sisga Desriman Zebua; Yubilate Chriswell Zebua; Ibelala Gea

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Kepemimpinan Kristen merupakan sebuah kepemimpinan yang perlu diterpakan dengan baik dan sesuai berlandaskan Alkitabiah. Seorang pemimpin Kristen yang tidak sesuai dengan landasannya yaitu Alkitab maka tidak disebut sebagai kepemimpinan Kristen. Salah satu upaya untuk menjadikan kepemimpinan Kristen ini sebagai pemimpin Kristen yang baik dan benar adalah seorang pemimpin Kristen harus memimpin dengan berpedoman kepada para pemimpin terdahulu yang telah dituliskan di dalam Alkitab. Ada banyak para pemimpin yang baik dan disenangi oleh orang-orang yang mereka pimpin yang diceritakan di dalam Alkitab, salah satunya adalah Daud. Daud memimpin bangsa Israel pada masanya dengan baik, karena ia adalah pemimpin yang taat serta tunduk kepada Tuhan yang telah mengutus dia. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah membandingkan bentuk kepemimpinan Kristen masa kini yang cenderung tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin Kristen. Oleh sebab itu, melalui tulisan ini, pemimpin di harapkan dapat menjadi pemimpin yang dapat berguna bagi manusia dan juga bagi  Tuhan. Dengan mempedomani bentuk kepemimpinan seperti Daud ini, maka akan dapat menghasilkan kepemimpinan yang baik dan menciptakan kesejahteraan di tegah umat Tuhan.

Misi Astuti Waruwu

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat bimbingan bagi siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu membaca buku-buku, makalah atau artikel, majalah, jurnal, web (internet yan). Tujuan penelitian bimbingan Rohani bagi anak-anak ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang bagaimana pengajaran Rohani yang lebih melekat dalam pengenalan akan kasih Tuhan dan juga ajaran- ajaran yang benar didalam Alkitab. Didalam dunia pendidikan kurang lebih 25% penyamapain materi tentang Alkitab (pendidika agama kristen), karena kenapa? Dari jadwal yang telah di sediakan maka senin-sabtu belajar agama hanya 1 kali  dalam seminggu. Dalam hal itu saya berinisiatif untuk mengadakan yang namaya pembinaan Rohani yang di ikuti oleh seluruh siswa/siswi yang beragama Kristen, dengan tujuan saya menyampaikan materi tersebut adalah agar mereka selalu ingat dan bisa memami yang namanya pengajar dalam Alkitab.

Doni A

Jurnal DIKMAS 2023 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Kelurahan Barong Tongko merupakan salah satu tempat yang berada di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kelurahan ini walaupun dikatakan sudah maju, namun masih banyak masyarakat yang tidak mau datang beribadah di gereja dan tidak mau ikut kegiatan-kegiatan rohani lainnya. Oleh sebab itu penulis bersyukur dengan adanya pelayanan  pengabdian kepada masyarakat, penulis bisa melayani mereka secara jasmani dan rohani, yang bedasarkan kasih Kristus. Penulis bersyukur juga karena masyarakat di kelurahan Barong Tongko mau dibimbing dan mau dilayani untuk mendekatkan diri mereka kepada Tuhan Yesus Kristus. Memang segala sesuatu maslah tidak ada yang tidak bisa diselesaikan bersama Tuhan Yesus, asalkan kita mau melakukan, berusaha dan berdoa.

Beriaman Ndruru

Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Sesuai perintah ajaran kristiani sebagai seorang hamba Tuhan tentang teguran dan nasehat apa yang salah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Berdasarkan tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.  Paulus tidak dapat menangani hal itu terus menerus, karena ia harus melanjutkan perjalanan ke Makedonia. Maka ia meninggalkan pembantunya, Timotius, di Efesus untuk mengamankan situasi di situ. Timotius mendapat tugas untuk menasehatkan yaitu bertindak dengan tegas terhadap penyeleweng-penyeleweng di bidang pengajaran. Nasehat adalah kata kerja yang memiliki arti tindakan memanggil seseorang untuk menghibur atau untuk mendamaikan. Rasul Paulus mengajarkan kepada Timotius untuk menegor dan menasehati jemaat yang dilayaninya dengan pengajaran dan penuh kesabaran. Dalam penulisan artikel ini menggunakan metode peneletian kualitatif dengan menggunakan literatur. Berdasarkan pemaparannya, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan Timotius ini sangatlah baik untuk dapat digali, mulai sejak ia dibawah  naugan kepemimpinan Paulus hingga dia diangkat menjadi pemimpin. Tentu dalam hal ini, masih banyak hal yang bisa kita temukan dalam sifat-sifat atau ciri-ciri kepemimpinan Timotius yang tersurat yang ada dalam Alkitab dalam membangun jemaat di Efesus.

Emanuel Kristinus Ndruru

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Kualitas kepemimpinan Yosua telah teruji oleh karena Yosua pernah menjadi asisten Musa selama 40 tahun, sehingga banyak belajar dari seniornya. Walaupun Yosua banyak belajar dari Musa tetapi panggilan dan pilihan Tuhan kepada Yosua untuk menjadi seorang pemimpin sangatlah nyata. Karena itu, pemimpin masa kini layak untuk mengimitasi para pemimpin sukses dalam Alkitab termasuk tokoh Yosua. Pemilihan menjadi seorang pemimpin harus sesuai dengan kehendak Tuhan bukan melihat elok parasnya. Tujuan penulisan artikel ini, dimulai dengan menghubungkan tujuan mendasar dari kepemimpinan dengan mengimitasi kepemimpinan yang berkualitas berdasarkan kitab Yosua. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, sehingga dapat mengeksplorasi permasalahan, mengumpulkan, dan menganalisis data. Hasil penelitian ini ialah pemimpin masa kini apabila mengimitasi kepemimpinan Yosua, maka akan semakin memiliki kapabilitas dalam memimpin suatu lembaga atau organisasi yang dipimpinnya. Kesimpulan: kepemimpinan Yosua sangatla baik untuk digali ketika di bawah pimpinan Musa hingga dia diangkat menjadi pemimpin atas umat Israel.

Septinus Hia

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Agama-agama yang ada di Indonesia memiliki kepercayaan masing-masing. Salah satunya agama Kristen yang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan yang telah menebus dan menyelamatkan manusia yang percaya kepada-Nya. Tetapi ada juga kelompok Kristen yang tidak sependapat dengan pandangan tersebut seperti Saksi Yehuwa. Pengikut Saksi Yehuwa tidak percaya dengan ajaran-ajaran yang diajarkan oleh Kristen pada umumnya. Saksi Yehuwa memiliki cara pandang tersendiri tentang Tuhan bagi mereka hanya ada satu Tuhan yaitu Yehuwa dan Yesus bukanlah Tuhan atau penebus dosa umat manusia melainkan Yesus hanya ciptaan dan hanya menebus dosa Adam saja. Saksi Yehuwa yang dipelopori oleh Charles Taze Russell (pendiri Saksi Yehuwa) mulanya bernama Siswa-Siswa Alkitab yang telah ada sejak tahun 1931. Tujuan penelitian ini ialah untuk menemukan Tuhan mana yang disembah oleh Saksi Yehuwa. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil yang ditemukan ialah umat Kristen menyembah kepada Tuhan Yesus sebagai Allah yang hidup sedangkan Saksi Yehuwa menyembah pada Allah yang menebus Adam pada masa PL. Kesimpulan: Tuhan yang benar dan hidup yang telah berinkarnasi di dalam Yesus Kristus; yang harus disembah oleh Saksi Yehuwa dan orang Kristen pada umumnya bahkan orang-orang non-Kristen.       

Fredik Melikias Boiliu; Rini Sumanti Sapalakkai; Go Heeng; Elisya Nita Anugrahni; Nia Lorena br Hutagalung +8 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Pendidikan Karakter merupakan salah satu bagian untuk kehidupan yang sangat penting. Karakter ditanamkan pada usia muda, secara khusus untuk tingkatan anak sekolah dasar di SD Tunas Baru Batam, seperti masalah tanggung jawab, kejujuran, kepedulian dan religius. Oleh sebab itu penanaman karakter ini perlu diterapkan melalui pendampingan guru dalam PAK guna meningkatan karakter siswa/i. Pentingnya pelakasanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa/i prodi Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SD Tunas Baru Kota Batam adalah (1) untuk meningkatkan karakter peserta didik (2) meningkatkan nilai, sikap dan perilaku yang memancarkan akhlak mulia atau budi pekerti luhur (3) dan meningkatkan karakter Kristiani sejati sesuai ajaran  Alkitab. Kegiatan ini dilakukan oleh tim PKM Bersama mahasiswa/I di SD Tunas Baru Kota Batam. Adapun metode dalam pelaksanaaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbagi atas tiga bagian yaitu: Metode Observasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam metode observasi Tim PKM mengunjungi tempat pelaksanaan kegiatan untuk survei lapangan terlebih dahulu, metode pelaksanaan pemaparan materi. Metode evaluasi di lakukan untuk menilai keberhasilan seluruh kegiatan yang di laksanakan. Hasil dari pengabdian ini memastikan bahwa mahasiswa/i SD Tunas Baru Kota Batam memiliki pengetahuan dan meningkatkan karakter.

Junus Arril Metson Rindengan

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Artikel ini membahas tentang pandangan teologis predestinasi yang ditinjau dalam teologi Perjanjian Baru. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, disertai studi literatur sebagai alat penggumpulan datanya akan disajikan analisis yang komprehensif. Hasil kajian tersebut didapati bahwa secara alkitabiah khususnya dalam tataran perjanjian baru tidak benar kalau ada yang berpendapat bahwa Allah telah memilih sebagian orang untuk diselamatkan dan menolak yang lainnya. Begitu juga dengan pernyataan “sekali selamat tetap selamat”, merupakan ajaran yang tidak Alkitabiah.

Arju Arju; Abad Jaya Zega

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Pendidikan anak adalah merupakan tanggungjawab penuh dari orang tua sejak anak tersebut terbentuk dalam kandungan ibunya.  Tanggung jawab ini merupakan tugasnya kepada Tuhan secara khusus maupun kepada masyarakat secara umum.  Demikian juga dalam Alkitab yang mengajarkan tugas dan tanggungjawab orangtua dalam mendidik anak-anak mereka dengan tujuan agar anak-anak mereka menjadi anak yang takut dan hormat kepada Tuhan.  Prinsip pendidikan kepada anak dalam perspektif iman Kristen dapat dilakukan dalam segala situasi dan kondisi sebagaimana tertulis dalam Firman Tuhan.  Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang tanggungjawab orangtua dalam mendidik anak berdasarkan Alkitab.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data-data dari berbagai sumber literatur sebagai referensi untuk mewujudkan tujuan tersebut di atas.  Berdasarkan penelitian ini maka diperoleh hasil bahwa orang tua memiliki tanggungjawab untuk mendidik anak-anak mereka, sebagai pengajar, pembimbing, teladan, dan pelindung. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa orangtua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak-anak mereka supaya menjadi anak yang takut dan hormat kepada Tuhan.  Sebagai saran bagi orangtua agar bertindak sebagai pengajar, pembimbing, teladan, dan  pelindung bagi anak-anak mereka.

Neni Randan, Salti; Srima Ayurein, Nisa; Andarias Allo, Dewi

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Pernikahan telah dirancang oleh Allah sendiri dengan tujuan kebaikan manusia. Dalam keluarga Kristen, pernikahan adalah sesuatu yang sangat penting. Hal ini telah diamanatkan Allah kepada manusia sejak semula “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi …” (Kejadian 1:28). Pernikahan dianugerahkan agar suami dan istri dapat saling meneguhkan, dengan hidup bersama dengan setia dalam kekurangan dan kelimpahan, dalam suka dan duka. Pasangan suami-istri dapat saling mengenal dalam kasih, dan melalui kesenangan persatuan tubuh dapat meneguhkan persatuan hati dan hidupnya. Karena pernikahan adalah salah satu mandat dari Allah, manusia patut menjaga kekudusan pernikahan. Dengan demikian, kehidupan pernikahan akan menjadi harmonis dengan dasar Takut akan Allah. Namun, telah banyak pernikahan Kristen yang berujung pada perceraian. Pandangan tentang berkat yang terkait dengan pernikahan alkitabiah semakin susut. Padahal, pernikahan merupakan suatu perjanjian sakral. Karena itu, menjadi permasalahan dalam tulisan ini ialah bagaimana teologi Paulus mengenai pernikahan ditinjau dari kitab 1 Korintus 7. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif, melalui studi kepustakaan dengan tujuan bahwa pasangan suami-istri mengerti makna, tujuan, dan dasar yang menjadi keteguhan sebuah pernikahan yakni teladan kasih Kristus, yang sekaligus menjadi hasil dari pembahasan ini.

Ardianto silalahi; Damayanti Nababan

A topic that is often discussed but lacks understanding of the meaning of maturity, there is some spiritual maturity which is expressed in the teachings of Christians, that spiritual maturity is needed by Christians so that their lives really demonstrate the character of Christ. Spiritually mature believers will have firm faith in the midst of the onslaught of misleading teaching influences and amidst the various storms of life. Believers who experience spiritual maturity will have the desire to serve God faithfully so that many souls are brought to Christ. Therefore, the role of the Bible is very much needed in distinguishing true maturity from a Christian spiritual point of view.

Ardianto silalahi; Damayanti Nababan

A topic that is often discussed but lacks understanding of the meaning of maturity, there is some spiritual maturity which is expressed in the teachings of Christians, that spiritual maturity is needed by Christians so that their lives really demonstrate the character of Christ. Spiritually mature believers will have firm faith in the midst of the onslaught of misleading teaching influences and amidst the various storms of life. Believers who experience spiritual maturity will have the desire to serve God faithfully so that many souls are brought to Christ. Therefore, the role of the Bible is very much needed in distinguishing true maturity from a Christian spiritual point of view.

Gracia M. N. Otta

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

GEMBALA BANGSA ( Pengembangan Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Guru Sekolah Minggu ) merupakan sebuah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Letbaun, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai pengembangan pembelajaran kreatif dan inovatif guna meningkatkan minat belajar serta member pengalaman belajar bagi Guru Sekolah Minggu dan anak-anak Sekolah Minggu khususnya di wilayah pelayanan Klasis Semau Kabupaten Kupang – Nusa Tenggara Timur. Sebagai dasar pelaksanaan pengembangan pembelajaran, metode Total Physical Response (TPR) diaplikasikan melalui permainan dan lagu guna memperkaya kosa kata serta merespon dengan menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan latihan. Dalam kegiatan ini, permainan yang dilatih adalah Whisper-Race Game, Stations, River-Back Game, Take Game, dan Preposition Game. Seperti versi Indonesianya, Whisper-Race Game melatih keterampilan mendengarkan dan ketepatan dalam menyampaikan pesan. Stations adalah penamaan objek sekitar dan anak-anak Sekolah Minggu akan berlatih mencocokkan objek dengan nama yang ditentukan. Nama-nama disesuaikan dengan nama tokoh Alkitab versi bahasa Inggris. River-Back Game melatih keterampilan mendengarkan dan konsentrasi. Take Game juga melath keterapilan mendengarkan dan konsentrasi. Preposition Game dilatih sebagai bagian dari kegiatan ini karena anak-anak Sekolah Minggu juga merupakan pelajar pada Sekolah Menengah Pertama yang belajar materi ini di sekolah. Selain permainan, lagu-lagu Bahasa Inggris bertema Alkitabiah juga diajarkan seperti Deep and Wide (Panjang dan             Lebar), Good Is So Good (Allah itu Baik), Read Your Bible (Baca Kitab Suci Doa Tiap Hari) dan The B-I-B-L-E. Secara umum, dapat diterima dengan baik oleh para peserta Guru Sekolah Minggu. Diharapkan dapat membawa dampak positif di lingkungan belajar Sekolah Minggu. Kata kunci : pengabdian kepada masyarakat, sekolah minggu, respons fisik total

Tiarma Fitri Malau; Lydia Nivea Indah Permatasari Silaban; Seventina Sibagariang; Enjelina; Putri Amelia Siahaan +2 more

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembinaan Warga Gereja yang Marturia atau bersaksi, Gereja sebagai tubuh Kristus dan tanda iman serta ketundukannya kepada Tuhan, gereja harus bersaksi, terutama dengan mewartakan anugerah, kebenaran, dan keadilan Tuhan kepada masyarakat dalam segala situasi dan tantangan, serta tentang anugerah Tuhan kepada seluruh ciptaan Nya. Bersaksi yang dimaksud adalah membuktikan kasih setianya kepada Kristus yang rela mati dikayu salib, bangkit, dan naik ke surga, supaya manusia kiranya mendapatkan hidup yang kekal dari Tuhan. Tulisan ini bertujuan untuk menggabungkan gereja yang Marturia dengan Pendidikan Agama Kristen (PAK), dimana PAK adalah pendidikan yang berpusat pada Tuhan Yesus Kristus dan Alkitab sebagai dasar atau titik acuan. PAK berperan untuk bersaksi kepada masyarakat dengan mendasarkan Alkitab dan Pendidikan Agama Kristen memberikan pengajaran yang sifatnya mendidik serta memberikan bimbingan kepada warga Gereja. Tulisan ini menggunakan metode  kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Dengan mencari berbagai sumber-sumber yang terkait dengan topik yang dibahas. Peneliti menggunakan berbagai sumber-sumber data baik berupa buku teks, jurnal ilmiah serta artikel ilmiah yang diambil dari sumber internet. Melalui tulisan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dalam gereja, dan dapat mengatasi tantangan-tantangan Pembinaan Warga Gereja yang Marturia, terutama di zaman modern ini melalui gereja dan Tenaga PAK, supaya jemaat dan peserta didik terbimbing atas Terimplikasinya pembinaan warga gereja terhadap PAK, sehingga warga jemaat dan peserta didik mendapatkan nilai-nilai kehidupan yang daripada kesaksian hidup Kristus dengan melaksanakan tugas dan panggilan gereja terutama dengan Marturia atau Bersaksi.

Suhartono Suhartono

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Sains bertujuan untuk menghasilkan sesuatu yang digunakan untuk kehidupan nyata dan memenuhi kebutuhan manusia. Proses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini merupakan hasil dari penemuan dan penelitian yang dilakukan manusia sebelumnya. Sebenarnya perkembangan tersebut diawali dengan rasa keingintahuan manusia yang sangat besar bahkan Paul Leady mengatakan “Man is curious  animals”. Sains dalam arti luas ada sebelum era modern dan dalam peradaban sejarah. Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana peranan dampak IPTEK terhadap iman Agama Kristem dikaji menurut pandangan alkitabiah. 2) untuk mengetahui dan menganalisis bentuk permasalahan yang dihadapi khususnya sejauh mana tanggungjawab orang Kristen dalam menghadapi IPTEK. Pada penelitian ini, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu Hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan IPTEK dalam pandangan Alkitab dapat ditemukan dalam Amsal 1:5, “baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan”.  Berdasarkan kutipan ayat ini maka dituntut untuk setiap pribadi orang percaya (sebutan lain bagi orang Krisen) menjadi bijak dalam mendengar lalu menjadi orang yang suka belajar (menambah ilmu). Sehingga kecanggihan gadget tidak disikapi dengan negatif namun dengan pertimbangan yang bijak. Tuhan menghendaki segala pekerjaan untuk kebutuhan dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Sebab Tuhan sendiri yang memberikan pengertian dan pengetahuan, keahlian, dalam berbagai pekerjaan kepada seseorang (Kel.35:31). Sebagai mitra Allah maka manusia diberi kemampuan untuk mengetahui namun tetap dalam rasa hormat dan tunduk terhadap otoritas Allah Sang Pencipta (Ams.1:7). Iman Kristen memberikan dasar kepada kita untuk menerima perkembangan IPTEK yang ada dalam iman Kristen yang menjadi dasar IPTEK adalah Tuhan.

Keke Teguh Manik; Gifson Manik; Ririn Simanjuntak; Meli Afriani N; Herdiana Boru Hombing

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dalam Alkitab, manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah atau disebut dengan Imago Dei. Allah menciptakan manusia dan memberi kuasa kepada manusia supaya merawat dan  menjaga seluruh ciptaan-Nya. Namun, kuasa yang diberikan Allah membuat manusia merasa berhak untuk melakukan apa saja terhadap ciptaan-Nya. Dan tidak sedikit juga manusia salah memahami konsep segambar dan serupa dengan Allah yang mengaitkannya dengan kedagingan. Berdasarkan tulisan  ini penulis akan membahas penciptaan manusia segambar dan serupa dengan Allah (Kejadian 1 : 26-28). Penulis bertujuan untuk memberi pemahaman konsep (Gambar dan Rupa) yang tidak sama dengan kedagingan dan pemahaman tentang kuasa yang diberikan Allah serta makna teologis dalam ayat tersebut.

Yahyo Yahyo

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Artikel ini mengkaji tentang konsep pernikahan yang digali dari Alkitab. Pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dipakai untuk mengkaji perihal konsep pernikahan dalam Alkitab. Pengumpulan data menggunakan studi literatur dalam menggali data perihal topik penelitian. Dari penggalian data di dapat bahwa Dalam kehidupan rohani tubuh kita adalah milik Allah tetapi dalam pernikahan adalah milik dari pasangan kita. Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa pernikahan memiliki kekuatan dalam kehidupan manusia untuk saling bersekutu sehingga tercipta; hubungan pernikahan yang dinamis, serta bersifat total Allah menghendaki agar suami isteri baik dalam kasih, dalam ketaatan, dalam memikul beban, serta pengabdian kepada Allah.

Septinus Hia

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Bisnis merupakan usaha yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Ada berbagai pandangan yang menyatakan bisnis itu kotor, pandangan ini merupakan pandangan yang salah karena bisnis pekerjaan yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia. Dari sudut pandangan reform menjelaskan bahwa berbisnis merupakan panggilan dari Allah. Pekerjaan yang dilakukan manusia baik dalam Gereja maupun di luar  merupakan perintah yang diberikan Tuhan. Dalam Alkitab tidak ada perintah atau larangan untuk berbisnis namun bisnis dapat dilakukan sesuai dengan prinsip Friman Tuhan. Orang percaya yang terlibat dalam praktik bisnis agar memahami bahwa bisnis itu anugerah dari Allah dan berbisnis merupakan panggilan dari Allah. Oleh karena itu, orang percaya seyogianya menggunakan bisnis.