Publication Search

66,773 articles from 556 journals · 1,699 citations tracked

Showing 961-980 of 1,017

Analytics

Bambang Widjanarko; Y. Sutomo; Nanik Qosidah; Aniqotunnafiah Aniqotunnafiah; Praditya Dewi Arumsari

Jurnal DIKMAS 2023 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh STIE AKA Semarang yang bekerja sama dengan Desa Sumber Agung dengan sasaran masyarakat adalah bentuk ceramah dengan media visual. Hasil ceramah pengabdian kepada masyarakat mengungkapkan bahwa masyarakat Desa Sumber Agung masih memiliki pengetahuan yang minim tentang laporan keuangan yang baik.      

Aniqotunnafiah Aniqotunnafiah; Y. Sutomo; Nanik Qosidah; Praditya Dewi Arumsari; Bambang Widjanarko

Jurnal DIKMAS 2023 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh STIE AKA Semarang yang bekerja sama dengan desa-desa Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang dengan sasaran perangkat pemerintahan desa adalah bentuk bentuk ceramah dengan media visual. Hasil ceramah pengabdian kepada masyarakat mengungkapkan bahwa desa di Kecamatan Bancak masih memiliki pengetahuan yang minim tentang pengalokasian dana desa.    

Aniqotunnafiah Aniqotunnafiah; Praditya Dewi Arumsari; Y. Sutomo; Nanik Qosidah; Bambang Widjanarko

Jurnal DIKMAS 2023 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh STIE AKA Semarang yang bekerja sama dengan Desa Bandungrejo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak dengan sasaran perangkat pemerintahan desa adalah bentuk bentuk ceramah dengan media visual. Hasil ceramah pengabdian pada masyarakat mengungkapkan bahwa perangkat pemerintahan Desa Bandungrejo masih memiliki pengetahuan yang minim tentang pengelolaaan keuangan desa yang optimal. Diharapkan dengan adanya ceramah ini, peserta lebih terbuka wawasannya sehingga dapat mengelola keuangan desa secara optimal.    

Y. Sutomo; Praditya Dewi Arumsari; Nanik Qosidah; Aniqotunnafiah Aniqotunnafiah; Bambang Widjanarko

Jurnal DIKMAS 2023 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh STIE AKA Semarang yang bekerja sama dengan Desa Bandungrejo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak dengan sasaran perangkat pemerintahan desa adalah bentuk ceramah dengan media visual. Hasil ceramah pengabdian pada masyarakat mengungkapkan bahwa perangkat pemerintahan Desa Bandungrejo masih memiliki pengetahuan yang minim tentang penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) yang dipersyaratkan oleh format RAB Lampiran Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.    

Bambang Widjanarko; Praditya Dewi Arumsari; Nanik Qosidah; Aniqotunnafiah Aniqotunnafiah

Jurnal DIKMAS 2023 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Kegiatan pengabdian krpada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh STIE AKA Semarang yang bekerja sama dengan Karang Taruna Persada dengan sasaran remaja dengan usia produktif adalah bentuk bentuk ceramah dengan media visual. Hasil ceramah pengabdian kepada masyarakat mengungkapkan bahwa remaja masih memiliki pengetahuan yang minim tentang tata kelola keuangan yang baik. Diharapkan dengan adanya ceramah ini, remaja lebih terbuka wawasannya sehingga organisasi dapat berjalan dengan baik.    

Marsela Luruk Bere

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Education is very important for the development of children's knowledge, so it needs to be supported by effective learning media. Learning media are familiar to a teacher such as textbooks, teaching aids and other media. However, after observations were made at one of the Class V Manumuti SDKs, in the Timor Leste Border area, it was found that teachers predominantly taught using textbooks and no other learning media. The existing conditions result in students learning monotonously, students being less active, teachers not being creative and students not understanding science lessons well. So in this research, learning media will be created that are fun and not monotonous in order to arouse students' motivation to study science. In this case, the media used is Audio-Visual Technology Learning Media. This media will be elaborated in the Teams Games Tournament (TGT) model, where students will be formed into several groups, then given a science knowledge game, and students compete with their opposing groups. That way, a sense of responsibility, healthy competition, imagination, and student activity in class dominate and students will be motivated to learn science because the end of this learning model is an award or reward for students who become winners. To measure the attainment of science knowledge, observation, discussion, tests, scores and audio-visual media are used. It is hoped that the results of the research will ensure that students in the Timor Leste border areas do not miss out on technological knowledge, teachers will be more creative and students will be able to play an active role and increase their motivation to learn science.

Diana Langgeng Mustikawati; Fahmy Zuhda Bahtiar

Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa 2023 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

The ability that the people must have is the ability to read, however beginner readers usually have difficulty reading. To overcome this, it is necessary to have effective learning media to overcome reading difficulties. This research aims to analyze the effectiveness of audio visual media in overcoming the reading difficulties of the people of Putat Village RT 02 RW 06. This research was conducted using descriptive qualitative methods. The object of this research is the effectiveness of using media to overcome reading difficulties. Data collection techniques in this research used interviews and distributing questionnaires. The data analysis technique in this research uses inductive qualitative analysis. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the use of audio visual media is quite effective in overcoming reading difficulties in the people of Putat Village Rt 02 Rw 06. This data is strengthened by data from the results of distributing questionnaires that have been obtained. he data is in the form of a diagram which has percentages of 100%, 100%, 90.9%, 81.8%, and 81.8% which, if averaged, is 90.9%. Therefore, it can be concluded that the use of audio visual media can overcome reading difficulties.

Sintawati, Susi; Jailani, M. Syahran; Arifullah

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Media video animasi merupakan gabungan audio dan visual yang dapat menarik perhatian peserta didik dan mampu memahami objek secara detail. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media video animasi terhadap motivasi pada mata pelajaran fikih. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif, subjek penelitian adalah guru dan siswa dengan jumlah populasi 1 orang guru dan 36 siswa. Teknik pengumpulan data tes, observasi dan dokumentasi, teknik analisa data menggunakan rumus rata-rata dan uji T. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengaruh media video animasi pada mata pelajaran fikih dengan rata-rata akhir 4,4 dengan kategori sangat baik karena berada pada interval 4,0 – 5,0, motivasi belajar siswa dengan rata-rata akhir  3,73 dengan kategori baik karena berada pada interval 3,0 – 4,0, hasil belajar siswa dengan rata-rata akhir 87,2 dengan kategori baik karena berada pada interval 80 – 89, berdasarkan uji yang menggunakan uji T diperoleh hasil thitung sebesar  35,96 dikonsultasikan dengan ttabel dengan taraf signifikan 1/2 α = 0,025 dan didapatkan ttabel sebesar 2.040, karena thitung berada didaerah penolakan maka penelitian ini H0 ditolak dan Ha diterima

Fitri Setianingsih; Yunita Lestari; Nurlaila Agustikawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kanker serviks adalah salah satu masalah kesehatan terkemuka yang mencolok bagi wanita di seluruh dunia. Kanker serviks menduduki urutan kedua dari penyakit kanker yang menyerang wanita di dunia dan urutan pertama untuk wanita di negara sedang berkembang. Indonesia menjadi negara dengan insiden kanker serviks tertinggi di Asia. Lebih dari 50 persennya meninggal dunia. Hal ini karena masih rendahnya pelaksanaan skrining, yaitu 1925.943 atau 5,1%. Padahal, pelaksanaan skrining yang ideal adalah 80%. Inspeksi visual asetat (IVA) merupakan salah satu metode deteksi dini kanker serviks yang sama populer dengan pap smear. Dari 175 puskesmas yang ada di Provinsi NTB terdapat 154 puskesamas yang melakukan pemerisaan IVA sedangkan di Kabupaten Sumbawa tahun 2019 menunjukan bahwa cakupan deteksi dini kanker serviks menggunakan test IVA dari 26 jumlah puskesmas yang ada hanya terdapat 15 puskesmas yang melakukan kegiatan pendetekesi Dini Kanker Leher Rahim dengan menggunakan Metode IVA. Sehingga, pendidikan kesehatan harus tetap dilakukan guna mempertahankan kualitas kesehatan serta meningkatkan pengetahuan dan motivasi masyarakat terhadap upaya pencegahan kanker serviks. Dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyaarakat ini narasumber melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media power point dan pemutaran video dengan menggandeng Ibu PKK sebagai sasaran yang harapannya informasi atau materi yang didapatkan ini akan tersosialisasikan kepada masyarakat melalui dasawisma. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, ibu-ibu PKK kab Sumbawa menjadi memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang bahayanya kanker serviks serta memiliki keinginan untuk segera melakukan skrining dengan metode IVA. Ibu-ibu PKK pun merencanakan untuk turut melakukan sosialaisasi tentang kenker serviks ini kepada keluarga dan juga masyarakat sekitarnya untuk meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat khususnya pada Wanita.

Febriani Uswa Hasanah; Charles Charles; Zulfani Sesmiarni; Supratman Zakir

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The background of this research is based on the results of observations with teachers and students that teachers in using audio-visual-based learning media are already creative but not maximally. From the teacher's perception, stated that they were still clueless in using IT-based media. With creativity, it is hoped that the implementation of learning will run effectively, be fun, and lead to threats to the expected quality of learning. The solution taken by the teacher is to learn more about technology, and diligently attend training. The goal to be achieved in this research is to find out the form of teacher creativity in using audio-visual media in class VII fiqh subjects at MTsS Fastabiqul Khairat Gunung Malintang. This type of research is descriptive qualitative research which is a form of the most basic research, aimed at describing or describing phenomena that exist or occur in the field. In this study the authors describe Teacher Creativity in Using Audio Visual Media in Jurisprudence Subjects at MTsS Fastabiqul Khairat Gunung Malintang. The technique of collecting data in this research is through interviews, where researchers ask for answers by way of debriefing verbally with research informants. Based on the results of the research conducted by the authors, it was found that teachers at MTsS Fastabiqul Khairat Gunung Malintang have not been optimally able to be creative in using audio-visual media seen from the four indicators of creativity. First, the smoothness of the teacher, namely being able to adapt material to the media but the teacher has difficulty mastering sources from the internet, secondly, in terms of flexibility, namely the teacher uses applications but has not been fully able to use the application fluently, the third is teacher creativity in terms of elaboration, namely the teacher adding information in the media, fourth, teacher creativity in terms of originality, that is, teachers can use audio-visual media in their classes.

Ulvia Risa; Zulfani Sesmiarni; Muhiddinur Kamal; Wedra Aprison

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

The main problem in this paper is the unsatisfactory student learning outcomes caused by several factors, namely factors from within the students themselves, namely student interest, attention, talent and student IQ and factors from outside the student's self, namely environmental factors. This is evidenced by the lack of students' understanding of historical material about Islam in the modern era (1800-present). In addition, learning activities often only store event names, chronologies, years, and character names. Therefore it is hoped that the use of audio-visual learning media can arouse students' interest and not be boring. The purpose of this research is to find out how the learning outcomes are using audio-visual media in learning Islamic Religious Education Class XI SMKN 2 Bukittinggi. With the research hypothesis, Ha: learning outcomes with audiovisual media are better than learning outcomes without audiovisual media and Ho learning outcomes with audiovisual media are worse than learning outcomes without audiovisual media. Experimental design with group pre-test post-test design. Population and sample class XI. One class was selected as a random sample, namely class XI Boga 3 as the research object. Data collection techniques with testing. The sampling technique used is the sampling technique. Data analysis using statistical analysis. Class XI students of SMKN 2 Bukittinggi perform better when using audiovisual media, according to the author's research on the effect of audiovisual media on student learning outcomes on the topic of PAI. We can see this from the results of the analysis of the t-test (Paired Sample t-Test) with the final data obtained, namely t count = 8.926 > t table = 2.120 with a significant level α = 0.05, it can be concluded that the hypothesis Ha is accepted and Ho was rejected

Meity Suryandari; Ridwan Daril Hakiki; Thariqullah Al-Fauzi; Naufal Ibnu Tsalis

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam hal ini penulis juga mempunyai pendapat bahwa radio masih memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh televisi serta media lain radio dapat mempengaruhi imajinasi pendengarnya, karna radio tidak dapat menampilkan secara visual melainkan hanya audio.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, artinya peneliti bertindak sebagai instrument sekaligus pengumpul data. Instrumen selain manusia (seperti: angket, pedoman wawancara, pedoman observasi dan sebagainya) dapat pula digunakan, tetapi fungsinya terbatas sebagai pendukung tugas peneliti sebagai instrument kunci. Data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber data primer, yaitu hasil wawancara dan observasi serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat pendengar radio di Desa Mekarjaya Kecamatan Gantar. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner dalam proses pengumpulan data. Analisis pada penelitian ini adalah menggunakan Analisis data dalam penelitian kualitatif, adapun tahapan-tahapan analisis data dalam penelitian kualitatif yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan. Komunikator dalam penelitian ini adalah Masyarakat Di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar pendengar siaran radio yang memberikan penilaian terhadap perkembangan radio di era terkini. Says what (pesan): Pesan yang disampaikan oleh masyarakat pendengar radio di Desa Mekarjaya lebih kepada saran untuk perkembangan radio di era sekarang ini, mereka menyampaikan bahwasannya perlu adanya inovasi-inovasi baru yang lebih kreatif untuk mendukung penyiaran radio di era sekarang ini, sehingga siaran radio tidak tergiling oleh pesatnya perkembangan teknologi dan tetap mampu diterima oleh masyarakat luas. In which channel (saluran/media): Masyarakat menggunakan media radio dalam kesehariannya untuk mendengarkan berita ataupun sebatas hiburan, dan radio yang mereka gunakan itu terdapat 2 macam, yaitu radio analog dan juga radio digital.Pemahaman masyarakat desa mekarjaya dalam menanggapi siaran radio saat ini masih cukup efektif dimana radio juga mengikuti perkembangan teknologi saat ini, dalam smarphone juga pasti sudah dilengkapi radio sehingga mesyarakat Desa Mekarjaya ini masih banyak yang memanfaatkan radio ini sebagai sumber informasi baik edukasi ataupun hiburan itu sendiri. Radio hadir dalam bentuk yang bermacam-macam, bahkan hadir dalam wujud yang sangat sederhana. Sehingga media radio ini sangat praktis bagi masyarakat. Disamping itu karena ekonomis dan harganya relatif murah serta dapat dijangkau oleh masyarakat baik dari ekonomi menengah ke atas hingga ke bawah.

Elsa Kaniawati; Meisya Edlina Mardani; Shania Nada Lestari; Ulan Nurmilah; Usep Setiawan

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Evaluasi merupakan bagian penting dalam pengembangan media pembelajaran. Apapun jenis media yang dikembangkan perlu di evaluasi dan di nilai terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan secara luas. Jadi maksud dari pada evaluasi tersebut untuk mengetahui apakah media pembelajaran yang dikembangkan tersebut dapat mecapai tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan. Hal ini dikarena banyak orang yang berpendapat bahwa sekali mereka membuat media pembelajaran maka searatus persen ditangung baik. Oleh karena itu rumusan masalah secara singkat dari pada kajian ini adalah bagaiamana evaluasi media pembelajaran Mengacu pada permasalahn diatas, kajian ini di maksudkan untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi media pembelajaran sebagai saran dan prasana pembelajaran yang berkualitas. Metode deskriptif di definisikan sebagai metode yang digunakan untuk menggambar atau menganalisis sesuatu mengenai situasi atau kejadian yang ada.(Sugiyono,2021) Evaluasi merupakan kegiatan pengumpulan kenyataan mengenai proses pembelajaran secara sistematis untuk menetapkan apakah terjadi perubahan terhadap peserta didik dan sejauh mana perubahan tersebut mempengaruhi kehidupan peserta didik. Adapun dalam proses evaluasi media pembelajaran di ukur dari dua aspek, yaitu Sistem pembelajaran hasil peserta didik di buktikan secara empiris Keberhasilan dan kefektifan proses belajar menunjukan bukti banyaknya sumbangan media atau media program. Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. ditentukanEvaluasi media pembelajaran adalah tahapan yang digunakan dalam proses pembelajaran sebagai bentuk komunikasi baik secara visual maupun audio visual. Dan upaya peningkatan pembelajaran yang efektif. Adapun dalam evaluasi pembelajaran ini memilik beberapa fungsi sebagaimana fungsi ini adalah bentuk peranan media dalam pembelajaran diantara nya yaitu : Selain memiliki fungsi media pembelajaran juga memiliki Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. Prosedur evaluasi media pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan terhadap media pembelajaran berdasarkan tahapan-tahapan yang telah ditentukan dalam evaluasi sumatif dan formatif.

Aisyah Fadilah; Kiki Rizki Nurzakiyah; Nasywa Atha Kanya; Sulis Putri Hidayat; Usep Setiawan

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In this day and age, the use of media is very helpful for educators in a certain learning or training, namely as a tool to facilitate the implementation of teaching and learning, which is expected to run effectively to achieve predetermined learning goals. Meanwhile, the purpose of its use is to make it easier for educators to convey information on learning materials that will be conveyed so that they are easy to understand and understand making it interesting to use media for students to be happier in the learning process. So media is an instrument or tool to deliver learning material so that students are able to understand what is conveyed using media tools such as markers, package books or reading, whiteboards, including teachers and the environment is also a medium for implementing information delivery. In learning media, there are media used by teachers, namely visual (media with delivery using something that can be seen by the sense of sight), audio-visual (media with elements of conveying information using sound also contains an element of image, such as video), audio (information delivery using voice messages or closely related to the sense of hearing). Along with the advancement of media technology, it has a variety of tools that make it easier for teachers to learn using current technology media such as: cellphones, computers, laptops, and other applications that are used to obtain other sources of information.

Asmaul Fauziyah; Umi Chotijah

SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Rumah merupakan kebutuhan pokok yang perlu diperhatikan dan dikembangkan untuk mendukung kelangsungan hidup masyarakat. Minat masyarakat terhadap rumah, baik yang baru maupun bekas, meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Bisnis properti sedang berkembang pesat di Indonesia karena permintaan lahan tempat tinggal yang terus meningkat. Pada zaman modern saat ini, internet menjadi media yang dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis properti. Penelitian ini dibuat dengan tujuan membantu masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai jual beli properti berbasis web. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode waterfall. Penulis juga akan menggunakan bantuan PHP dan Visual Studio Code untuk penunjang penyelesaian perancangan sistem.  Penelitian ini menghasilkan sebuah web yang dinamakan Homeline. Homeline dibuat untuk memberikan efektifitas bagi pengunjung dalam mendapatkan informasi properti yang diinginkan..

Winda Lestari; Muliawan Firdaus

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine : (1) The effect size of using mathematic learning media to students’ mathematical abilities as a whole, (2) The effect size of using mathematics learning media to students’ mathematical abilities based on level of education, (3) The effect size of using mathematics learning media to students’ mathematical abilities based on learning media used, (4) The effect size of using mathematics learning media to students’ mathematical abilities based on subject matter, (5) The effect size of using mathematics instructional media to students’ mathematical abilities based on quantified mathematical ablility. This research used meta analysis method. The sampling technique used purposive sampling and obtained 17 research that fit the criteria. Data collection techniques used documentation with the support of software publish or perish. The results of data analysis showed that : (1) Overall using the learning media has a large effect to students’ mathematical abilities as a proportion 0,972, (2) Based on level of education, the use of learning media has a largest effect size if applied at SMP/MTs as a proportion 1,039 (n=16, SD=0,754), (3) Based on learning media used, the visual media has a largest effect size to students’ mathematical abilities as a proportion 1,003 (n=13, SD=0,641), (4) Based on material that is taught, the use of learning media on a branch of logic material has a largest effect size to matematical abilities as a proportion 1,237 (n=2, SD=0,489), (5) Based on quantified mathematical abilities, the use of learning media has a largest effect size to students’ reasoning abilities as a proportion 1,303 (n=3, SD=0,353).

Mhd Arief Qamara; Mhd Putra Gama; Ricky Dian Saputra; Emeliya Sukma Dara

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

This study aims to determine the interest and quality of the English teaching and learning process of students, especially in listening skills.  Knowing interests is carried out through the use of audio-visual media with role-playing methods that are expected to provide opportunities for the creation of pleasant learning conditions.  Thisclass obtained optimal results where students who were interested in taking English lessons could increase significantly. This research is in the form of Class Action Research  which is carried out using VCD media, which consists of four stages: planning, implementing actions, observation, and reflection. Actions can be done by applying learning with audio-visual media and continued with role-playing methods. This research was conducted on 11 students of class X 1 SMKS Generus Bangsa. Responses to the progress of student interest are obtained from the results of student questionnaires, student interviews, student learning logs, observations, interviews between teachers, teacher journals, daily test results and assignments. Instrument validation is carried out with critical reflection between research teachers and face validity. Data validation is carried out by triangulating observations from the aspects of students, teachers and partner teachers. The results of each cycle reflection are used to plan further steps.

Annisa Asra Fitria; Delvia Febrina; Zulfani Sesmiarni; Herlina Rasyid

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Based on observations made at SMA Negeri 1 Gunuang Omeh District, the problem found was the low interest in learning of students in PAI and BP subjects due to the large number of students who did not pay attention to the teacher's explanation, and the lack of use of learning models and media used in learning , one of which is the Problem Based Learning learning model. The role of the learning model is very important, because using visual media will be able to influence students' learning interests. The purpose of this study was to find out the use of the Problem Based Learning learning model in increasing students' learning interest in PAI and BP subjects on Da'wah Strategy and Islamic Development in Indonesia Class XII.MIPA at SMA Negeri 1 Gunuang Omeh District. This type of research is Classroom Action Research (PTK). The process of implementing PTK has four main components, namely planning, action, observation and reflection carried out in 3 cycles. The results of data analysis obtained the percentage of students' learning interest using the Problem Based Learning learning model of 44.83% in cycle I. The process of applying the Problem Based Learning learning model in PAI and BP learning increased in cycle II by 65.52% and 79.31 % in cycle III. So it can be concluded that the implementation of PAI and BP learning by using the Problem Based Learning learning model can increase students' learning interest.

Deni Hendri Anto; Idmansyah Idmansyah; Dendi Dendi; Zulfani Sesmiarni; Herlina Rasyid

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PAI siswa di kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Balingka pada soal ilmu tajwid, yang disebabkan kurang maksimalnya dalam mengunakan media pembelajaran. Ini dibuktikan dengan siswa yang tidak bisa menjawab pertanyaan berhubungan dengan ilmu tajwid dan sangat kaku dalam membaca Al- Qur‟an. Tujuan Penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui ketercapaian penerapan Model Pembelajaran Problem Basic Learning pada materi al-Qur‟an surat Luqman ayat 13 dan 14 terhadap siswa kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka, kedua, untuk mengatahui hasil belajar materi al-Qur‟an surat Luqman ayat 13 dan 14   siswa Kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka setelah penerapan model Pembelajaran Problem Basic Learning. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan menjadikan siswa kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka , sebagai sumber datanya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian adalah pertama, Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan Model Problem Basic Learning apabila dilakukan dengan perencanaan dan penguasaan konsep yang baik akan dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan yang diharapkan. kedua, siswa menjadi aktif dalam pembelajaran dan mulai terlatih dengan pola berfikir tingkat tinggi. Ketiga, Model Pembelajaran Problem Basic Learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus satu ketercapaian hasil belajar siswa pada rata-rata kelas sebesar 71,82, dan pada siklus dua rata-rata kelas 87,72. Sementara yang mencapai ketuntasan belajar pada siklus satu 64 persen, dan pada siklus dua 90,9 persen. Ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model Pembelajaran Problem Basic Learning mengalami peningkatan yang signifikan, dan penelitian terkait penggunaan Model Pembelajaran Problem Basic Learning dianggap berhasil.

Endang Dwi Wahyuningsih; Yetti Iswahyuni; Praditya Dewi Arumsari; Mudjiyono Mudjiyono; Yoto Yoto +2 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

This community service aims as village development literacy for the Village Head, Village Officials and Village Youth. The workshop was held in Bandungan, Semarang Regency, and program implementation was carried out in 5 selected districts in Central Java Province. This activity is supported by LPPM ITB Semarang and Unicef, which is included in the Program for Handling Out of School Children in Central Java Province. Through the lecture method with visual media supporting devices and ending with a question and answer session, it is very effective in delivering material. This was shown by the enthusiasm of the participants in the question and answer interaction at the discussion forum.