Publication Search

72,692 articles from 673 journals · 2,111 citations tracked

Showing 901-920 of 981

Analytics

Rusady, Brilianita Puspa Putri Anggun; Saputra, Ramadio Akbar; Rajagukguk, Aranssa Dwiveronikca; Sijabat, Dormauli; Ariyanto, Putri Nanda Ika +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Children with disabilities are part of diversity, but there are problems such as the lack of character formation of children, not yet optimal in developing the potential and limited skills and independence of children with disabilities. So the PKM-PM team at Slamet Riyadi University Surakarta provided a mentoring activity through the application of the aquaponics system in order to empower children with disabilities in improving the life skills of children with disabilities at YPAC Professor Doctor Soeharso Surakarta. The methods applied in this service include: (1) providing counseling and socialization related to the aquaponics system, (2) aquaponics assembly, (3) training related to aquaponics seeding and care, and (4) monitoring the development of aquaponics. The result of this service is that children with disabilities who become participants during the service process have gained knowledge related to the aquaponics system. Children routinely carry out maintenance such as spraying hydroponic vegetables, feeding catfish to cleaning fish waste at the bottom of the pond. Assistance is carried out to train the independence and responsibility of children with disabilities in aquaponic care as well as become vocational skills for them which if aquaponics continues to be developed it will become a source of income for children with disabilities, especially those living in dormitories. This service has achieved the expected results and the sustainability of this program continues to be carried out with a monitoring pattern. Keywords: Aquaponics, Empowerment, Children with Disabilities, Life Skills

Dwi Ariyanti Barkah; Dumadi, Dumadi; Ari Kristiana; Nasiruddin, Nasiruddin; Farhan Saefudin Wahid +1 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Desa Parereja merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Banjarharjo yang terdapat beberapa kelompok usaha rumahan dan UMKM diantaranya produksi arumanis, kerupuk basreng, rengginang dan kerupuk centir. Dalam perkembangan usaha ada beberapa kelompok usaha yang masih terkendala dalam inovasi produk, pemasaran, pengemasan dan disstribusi produksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman ilmu tentang pentingnya melakukan motivasi dalam berwirausaha dan pentingnya melakukan inovasi pada usaha dengan kolaborasi ilmu dan teknologi yang dapat meningkatkan perekonomian lokal masyarakat. Bentuk kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi melalui penyampaian materi oleh narasumber, tanya jawab dan diskusi. Peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah kelompok UMKM, kelompok Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta masyarakat umum yang berjumlah 33 orang. Hasil dari kegiatan ini yaitu peserta kegiatan memperoleh berbagai manfaat seperti: menambah pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya membangun motivasi dan jiwa kewirausahaan yang meliputi inovasi pada produk, pengemasan yang menarik pembeli serta pentingnya pembukuan selama kegiatan produksi berlangsung. Diharapkan dapat dijadikan pemberdayaan kepada masyarakat dalam mengembangkan usahanya serta siap dalam menghadapi persaingan pada tiap produk yang sama dengan keunggulan yang berbeda.    

Megawati Manik; Hendry Selanno; Julia Th Patty

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

This research is a quantitative research type. Aims to determine the effect of employee discipline and supervision on employee performance at the Maluku Province Community and Village Empowerment Office against the background of problems regarding employee performance that have not been maximized. The sample in this study amounted to 41 respondents. The data collection techniques used were observation, questionnaires using multiple linear regression analysis models, and classical assumption tests. The results of this study indicated that the effect of employee discipline on employee performance partially provided an effective contribution of 75.3%. The effect of supervision on employee performance partially provided an effective contribution of 75.5%. Simultaneously, employee discipline and supervision made an effective contribution of 71% to employee performance, and 29% was influenced by other variables not examined by researchers. This is seen based on the value obtained from data processing using the SPSS version 26 application, which showed that the significance value (sig) of the T test and F test is smaller than the probability value of 0.05. In improving employee performance, of course, other variables are needed to encourage better employe performance.

Kertati, Indra; Setyohadi Pratomo; Harsoyo

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kekerasan kepada perempuan dan anak sudah pada kondisi yang memprihatinkan. Catatan Tahunan Komnas Perempuan periode 2012 – 2021 (10 tahun) menunjukkan terdapat 49.762 laporan kasus kekerasan seksual. Januari-November 2022 telah menerima 3.014 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan, termasuk 860 kasus kekerasan seksual di ranah publik/komunitas dan 899 kasus di ranah personal. Menilik jumlah yang meningkat dari waktu ke waktu, pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) yang  memuat enam elemen kunci penghapusan kekerasan seksual. Upaya penegakan hukum melalui UUPTKS tidak dapat dilakukan sendiri, kehadiran stakeholder dalam penanganan kasus ini memberi kontribusi bagi pengurangan kekerasan. Kehadiran Jariangan Perlindungan Perempuandan anak (JPPA) menjadi alternatif dalam penanagan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tujuan pemberdayaan ini adalah untuk menguatkan peran-peran stakeholder yang bergabung dalam JPPA dalam menfasilitrasi penanganan korban. Pemberdayaan ini untuk menjawab permasalahan tentang sejahun mana peran-peran JPPPA dalam pencegahan dan perlindungan perempuan dan anak yang mengalami kasus kekerasan.

Dyah Palupiningtyas; Guntur Suryaning Hadi; Ray Octafian

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This activity aims to provide solutions for partners in dealing with Small and Medium Enterprise (UMKM) problems in tourist villages. Jembrak Village is a village in the Pabelan sub-district, Semarang, Central Java. The characteristics of this village are advanced and the beautiful environment is still there. Jembrak Village is about management and marketing. The management itself is how to manage Small and Medium Enterprises (UMKM) themselves in terms of the lack of community interest, ignorance of finance, management systems, and marketing. The remarketing is online marketing, where most of the owners of Small and Medium Enterprise (UMKM) find it difficult to use applications and online marketplaces, methods of proper promotion, and to administrative issues related to the use of social media to market their products. For this reason, the PKK Community Service team carried out activities including: 1) Observing Small and Medium Enterprise (UMKM) targets, 2) Conducting outreach about the Product Management and Marketing, 3) Provide a direct training on Product Management and Marketing, 4) Monitor and evaluate UMKM Pioneers in Jembrak Tourism Village. The implementation of this community service activity has gone well. Thanks to the cooperation between the committee and the support of various parties. However, there were a number of things that were noted after the activity took place, namely, the training participants needed ongoing assistance after this activity, because there were still many training participants who were unable to manage UMKM.

Lestari, Retno Ambarwati Sigit; Purwaningtyas, Ery Fatarina; Enny Purwati Nurlaili

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Permasalahan yang dihadapi oleh petani lele di Desa Sruwen Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang adalah harga pakan lele yang mahal sehingga keuntungan yang diperoleh sangat tipis. Petani lele tersebut pernah mencoba membuat pelet  ikan secara mandiri namun hasilnya belum sesuai yang diharapkan, pelet yang dihasilkan tenggelam sehingga kurang efektif. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pembuatan pelet ikan dan pemberian alat  pembuat pelet ikan (extruder) pada mitra. Dengan adanya alat extruder serta pelatihan dan pendampingan diharapkan petani lele dapat memenuhi kebutuhan pelet ikan secara mandiri. Metode pelaksanaan diawali dengan mengajak perwakilan mitra ke tempat produksi pakan ikan mandiri “Jali Lele”  sekaligus pembuat alat extruder di Desa Tlogowaru, Kabupaten Demak untuk melihat proses produksi pellet ikan sesuai standar. Setelah alat extruder yang dipesan jadi, selanjutnya dilakukan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan pelet ikan secara mandiri. Di dalam pelaksanaan kegiatan ini melibatkan 6 orang mahasiswa untuk kegiatan pelatihan dan pendampingan sebagai implementasi MBKM. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan penghasilan petani ikan lele setiap bulannya serta dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga, dengan peningkatan penghasilan  sebesar Rp 15.000.000 untuk 4 bulan atau Rp 3.750.000 perbulang atau kenaikan sebesar 19,24%.

Sawaluddin Siregar

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengenalkan bagaimana cara membaca Al-qur’an yang benar atau yang disebut dengan tahsinul qur’an yang dimana kegiatan pengabdian terhadap masyarakat tersebut menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat partisipatif atau Participatpry Rual Apraissal yaitu metode pendekatan dalam proses, dari kegiatan yang akan dilakukan yaitu mengenai cara pembacaan yang benar pada kitab suci Al-Qur’an hal tersebut dilakukan karena masih banyaknya masyarakat yang masih salah dalam mengenai pembacaan panjang pendek atau harakat dalam Al-Qur’an sehingga banyak pula masyarakat yang belum mengetahui bahwa harakat juga digunakan untuk menentukan seperti apa pengucapan huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an serta memberi bunyi pada a, i, dan u. dan masih banyak hal lainnya dalam pembacaan Al-Quran dalam masyarakat yang salah sehingga pengabdian masyarakat tersebut bertujuan guna untuk mengajarakn serta memberi contoh terhadap masyarakat bagaimana cara membaca Al-Qur’an yang baik dan benar.      

Nur Fitri Eka Asbarini

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengabdian kepada Masyarakat di sinergikan dengan kegiatan KKN Mahasiswa memiliki dampak yang sangat besar bagi warga dilokasi tersebut, program pemberdayaan tersebut sebagai bentuk pelayanan administrasi kependudukan . Adapun pelayanan yang dilakukan ialah, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kematian, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK). Tentunya pelaksanaan program ini sebagai salah satu upaya dalam menambah pemahaman wawasan kepada masyarakat akan pentingnya memiliki data kependudukan. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah setelah diberikan penyuluhan, masyarakat dapat dibantu untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi terkait administrasi kependudukan.

Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Sebagai bentuk tindak lanjut penetapan tahun 2008 sebagai tahun Paulus, Keuskupan Banjarmasin memprioritaskan perutusannya dengan mengembangkan sebuah misi pemberdayaan masyarakat pribumi yaitu Masyarakat Dayak Pegunungan Meratus. Misi ini dikenal dengan nama “Misi Meratus”. Tujuan misi Meratus adalah agar Gereja lebih mendekatkan diri kepada masyarakat Dayak Meratus dan sekaligus memberikan berbagai sumbangsih dalam berbagai bidang kehidupan mereka sehingga mampu bersaing di tengah arus perkembangan zaman. Misi ini sudah berjalan 14 tahun. Bagaimanakah dampak kehadiran misi ini di Tanah Dayak Pegunungan Meratus? Hal itulah yang mendorong peneliti melakukan penelitian ini, terutama untuk melihat sejauh mana perkembangan Gereja Katolik dan seberapa besar sumbangsih Misi Meratus bagi kemajuan masyarakat pegunungan Meratus. Penelitian ini dilakukan di desa Batuah, Stasi Bernadus Ka’ar Kalimantan Selatan, pada bulan Juli sampai November 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Data-data diperoleh dari 10 informan, yang terdiri dari  1 Pastor, 1 Volunteer Misi Meratus, 1 orang aparat desa, dan 7 orang umat Ka’ar. Hasil penelitian menunjukan bahwa sejak lahirnya, Gereja Ka’ar mengalami perkembangan yang luar biasa, baik dari segi kuantitas umat maupun kualitas iman. Semua itu tidak terlepas dari kerja keras Tim Misi Meratus Keuskupan Banjarmasin dalam mendampingi umat Ka’ar. Kehadiran Tim Misi yang merupakan representasi kehadiran Gereja Katolik di pegunungan Meratus telah memberikan dampak positif bagi perkembangan pembangunan masyarakat Ka’ar seluruhnya. Gereja Katolik pun mendapat apresiasi yang cukup tinggi dari masyarakat Ka’ar dan sekitarnya karena dedikasinya yang begitu loyal dan tulus. Gereja Katolik telah sukses melanjutkan amanat agung Sang Guru Yesus untuk mewartakan sukacita keselamatan bagi umat manusia.

Karyono Karyono; Fifi Hanafi; Rina Mutiara

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Potensi Desa Bojongmangu yang letaknya berada di wilayah pedesaan dengan tata geografis yang masih asri dikelilingi oleh pegunungan tentunya memiliki potensi dibidang pertanian yang cukup besar. Produksi hasil pertanian di daerah ini salah satunya yaitu Jamur Tiram. Dengan adanya potensi pertanian tersebut menarik perhatian dosen dan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa untuk melakukan program Pengabdian kepada Masyarakat di.Desa Bojongmangu. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada usaha.produk.olahan makanan.berbentuk cemilan berbahan dasar jamur yang diupayakan memiliki prospek penjualan yang baik dan menghasilkan keuntungan.bisnis.yang menjanjikan sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat Bojongmangu Selain itu produk ini diupayakan mempunyai masa simpan yang tahan lama dan memiliki.jangkauan pemasaran.yang.lebih luas. Kegiatan.pengabdian.kepada.masyarakat ini dilaksanakan dari tanggal 17 Juli – 21 Agustus 2022 yang berlokasi di Desa Bojongmangu, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi. Sebagai tanaman organik yang kaya akan kandungan gizi, Jamur tiram memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Jamur tersebut mengandung senyawa imunomodulator yaitu beta-glucan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia, yakni sebagai.anti tumor, anti.jamur, membantu proses diet, mengatur sistem kekebalan tubuh, juga mampu mengurangi efek lipid darah.dan gula darah. Tim kami berhasil mengolah jamur tiram menjadi.produk makanan yang memberikan alternatif sehat dan mudah kepada konsumen dengan menyuguhkan produk cemilan berbahan dasar jamur. Pengolahan jamur krispi ini tidak.menggunakan bahan pengawet dan selalu menerapkan sanitasi (kebersihan) dan juga proses produksi yang bersih.

Riki Pradana; Bernice Shalsabelia Zahratu Farkan; Auresti Annisa Fikarima; Sandy Tri Wijaya; Nurul Farida

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Lahan merupakan salah satu sumber daya utama dalam melakukan usaha pertanian. Pertanian merupakan sektor yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Berdasarkan analisis situasi bahwa sebagian besar ibu-ibu di desa Kerjen berprofesi sebagai ibu rumah tangga sehingga memiliki waktu luang yang cukup untuk menambah penghasilan sendiri. Dengan sasaran wanita PKK, pembudidayaan hidroponik cocok bagi ibu rumah tangga selain menambah penghasilan, perawatan hidroponik juga sangat mudah. Program pengabdian kuliah kerja nyata tentang Pelatihan pembudidayaan hidroponik bertujuan untuk  meningkatkan pengetahuan ibu-ibu desa Kerjen terhadap tanaman hidroponik, memberdayakan ibu-ibu desa Kerjen dengan memberikan pelatihan pembudidayaan hidroponik, menambah penghasilan ibu-ibu desa Kerjen di sektor pertanian. Kelebihan dari hidroponik dibanding bertanam menggunakan tanah antara lain, kondisi tempat yang cenderung bersih sehingga lebih mudah diterapkan, tanaman terlindung dari curahan hujan langsung dan penggunaan media tanam yang bersih, meminimalisir penyakit dan hama yang menyerang tanaman sehingga tanaman lebih berkualitas sehat dan awet, tanaman memiliki produktivitas tinggi serta harga jual yang tinggi. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan empat tahap terdiri dari : (1) tahap persiapan, (2) tahap pelatihan, (3) tahan pendampingan, dan (4) tahap evaluasi. Hasil dari pelatihan pembudidayaan hidroponik yang di tempatkan di balai desa Kerjen dikelola bersama-sama oleh wanita PKK yang nantinya akan di bagikan masing-masing untuk di optimalkan secara maksimal.

Vicky Indarto Setyono; M. Yogi Saputra; Isna Ayu Safitri Kusuma Dewi

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Today's technology continues to grow and the benefits of using the internet are felt for the users. Some people feel dependent on the internet, including the activities of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in utilizing information technology to run their business, especially in the era of the ASEAN Economic Community (AEC). The purpose of this study is to generally describe the impact of digital marketing on sales volume for MSMEs in Sidorejo village. This research is of a qualitative type, using a triangulation model, which combines structured interview methods, in-depth interviews and observations of MSME actors who are actively registered at the Office of Market Community Empowerment – Cooperatives and City Small and Medium Enterprises. From the research results it is known that digital marketing makes it easier for MSME actors to provide information and interact directly with consumers, expand market share, increase awareness and increase sales for MSME players in Sidorejo village. This program emphasizes the importance of understanding digitization from an early age for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) to market products in today's modern business style, and is expected to increase the value branding of these products or increase sales turnover.

Wirna Suwari; Nidia Anggreni Das; Rita Dwi Putri

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Partisipasi Masyarakat (X1) terhadap Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Dana Desa (Y), Pengaruh Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa (X2)  terhadap Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Dana Desa (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi Masyarakat (X1) berpengaruh terhadap Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Dana Desa (Y). Hasil ini dibuktikan dengan  thitung  sebesar 3,623 > 1,665 dan nilai signifikasi t sebesar 0,001 < 0,05. sedangkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa (X2) berpengaruh terhadap Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Dana Desa (Y). Hasil ini dibuktikan dengan thitung  sebesar 3,973 > 1,665 dan nilai signifikasi t sebesar 0,000 < 0,05. Setelah itu, Pengaruh Partisipasi Masyarakat (X1), Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa (X2) berpengaruh secara simultan terhadap Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Dana Desa (Y). Hasil ini dibuktikan dengan Fhitung sebesar 45,330 > 3,12. dan nilai signifikasi F sebesar 0,000 < 0,05.

Cut Mutiya Bunsal; Rizal Arsyad

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Tumbuh kembang anak merupakan suatu proses yang kontinyu, dimulai sejak kandungan sampai anak tumbuh dewasa. Kualitas anak yang baik dapat dicapai dengan memastikan bahwa proses tumbuh kembang anak juga baik. Pemantauan pertumbuhan, perkembangan, dan gangguan tumbuh kembang anak merupakan acuan bagi tenaga kesehatan yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan dasar/primer. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada kader kesehatan di desa Palaes yang berjumlah 6 orang dengan kegiatan pemberian materi tentang DDTK dan dilakukan simulasi deteksi dini tumbuh kembang anak. Adapun keberadaan kader kesehatan dapat menunjang kinerja puskesmas dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang anak. Pemberdayaan dilakukan kepada kader kesehatan yang ada agar kinerja dapat deteksi dini tumbuh kembang anak dapat maksimal dilakukan dipelayanan posyandu dengan keterlibatan yang dilakukan langsung oleh kader kesehatan desa.

Noormah Juwita; Nelawati Radjamuda; Ria A.J.Rotinsulu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB, tidak mudah untuk menemukan faktor yang paling dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Berdasarkan hasil survei Pendahuluan oleh Tim pengabdian masyarakat pada tanggal 4 Agustus 2019, di Puskesmas Kombos didapatkan hasil bahwa cakupan SKDN masih belum mencapai target nasional yaitu kurang dari 80 %. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan capaian SKDN dengan salah satu cara yaitu penyegaran Kader Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Kombos Kota Manado. Metode pelaksanaan kegiatan Penyegaran kader posyandu tentang lima meja adalah dengan metode ceramah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat di laksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 6-7 November 2019. Hari ke 1 : Pembukaan, pretest, materi 5 meja di lanjutkan hari ke 2 : Post test dan penutupan. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu kader mampu mengaplikasikan peran dan fungsinya sebagai kader posyandu, Meningkatkan kemampuan fasilitasi pembelajaran kader posyandu dalam melaksanakan tugas Penggerakan dan Pemberdayaan masyarakat, meningkatkan keterampilan bagi kader posyandu dalam menunjang pelaksanaan desa siaga, meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan komunikasi, advokasi dan negosiasi dengan pihak pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dalam rangka mendapatkan dukungan sumber daya.

Ike Fitrah Atul Chabibah; Berthina Hermien Korah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB, tidak mudah untuk menemukan faktor yang paling dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Berdasarkan hasil survei Pendahuluan oleh Tim pengabdian masyarakat pada tanggal 4 Agustus 2019, di Puskesmas Paniki Bawah didapatkan hasil bahwa cakupan SKDN masih belum mencapai target nasional yaitu kurang dari 80 %. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan capaian SKDN dengan salah satu cara yaitu pelatihan dan penyegaran Kader Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Paniki Bawah Kota Manado. Metode pelaksanaan kegiatan Penyegaran kader posyandu tentang lima meja adalah dengan metode ceramah yang kemudian diimplementasikan dalam kegiatan pelayanan Posyandu Lima meja dengan sasaran Balita se kecamatan Mapanget. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 5-7 November 2019. Hari ke 1 : Pembukaan, pretest, materi 5 meja dilanjutkan hari ke 2 : Post test dan penutupan. hari ke 3 : Pelayanan Posyandu Se Kecamatan Mapanget. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu Kader Mampu mengaplikasikan peran dan fungsinya sebagai kader posyandu, Meningkatkan kemampuan fasilitasi pembelajaran kader posyandu dalam melaksanakan tugas Penggerakan dan Pemberdayaan masyarakat, Meningkatkan keterampilan bagi kader Posyandu dalam menunjang pelaksanaan desa siaga, Meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan komunikasi, advokasi dan negosiasi dengan pihak pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dalam rangka mendapatkan dukungan sumber daya.

Rahmat Ismail; Moh. Perdana M. Mo’o; Abulkhair Abdullah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

  Masyarakat di Kel. Kampung Jawa, Kec. Tondano Utara, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara cukup banyak, namun berbagai sarana kesehatan yang minim membuat masyarakat kurang memperhatikan cara menggunakan, menyimpan, serta membuang obat yang baik dan benar. Masalah ini muncul dikarenakan pengetahuan masyarakat tentang obat masih sangat minim. Selama ini pemberdayaan masyarakat belum dioptimalkan sehingga penanganan terhadap masalah kesehatan dan pengobatan belum mendapat perhatian khusus. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan, menyimpan, serta membuang obat yang baik dan benar. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan pelatihan Dagusibu dengan metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) kepada Masyarakat Kel. Kampung Jawa, Kec. Tondano Utara, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara. Materi terkait penyimpanan obat menekankan terhadap perlunya memperhatikan aturan pakai dan cara penyimpanan obat yang tertera pada etiket.Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini, masyarakat Kel. Kampung Jawa, Kec. Tondano Utara, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara memahami tentang cara mendapatkan obat, menggunakan obat, menyimpan obat dan membuang obat, mengetahui perbedaan klasifikasi obat (obat bebas, bebas terbatas, obat keras) dan bagaimana cara serta dimana tempat legal yang memiliki izin untuk menjual obat-obat tersebut, dan mengetahui cara menggunakan antibiotik dengan cerdas

Kasih, Ekawahyu

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Pendidikan berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Namun pendidikan juga bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran. Setelah kelahiran pendidikan pun dapat dibagi menjadi dua jenis, pendidikan formal dan pendidikan non formal.Pendidikan nonformal adalah pendidikan yang diselenggarakan oleh warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan dan berfungsi sebagai pengganti, penambah dan atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian fungsional. Pendidikan nonformal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Satuan pendidikan nonformal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan masyarakat, majelis taklim serta satuan pendidikan yang sejenis.Sistem adalah suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan.Sedangkan prosedur adalah suatu urutan kegiatan klerikal, biasanya melibatkan beberapa orang dalam satu departemen atau lebih, yang dibuat untuk menjamin penanganan secara seragam transaksi perusahaan yang terjadi berulangulang.Pengendalian internal sangat dibutuhkan dalam dalam dunia pendidikan non formal salah satunya dengan adanya pengawasan yang sistematis. Sistem dan prosedur yang baik akan sangat mempengaruhi pada kinerja atau sumber daya manusia serta struktur organisi dan laporan keuangan yang akurat merupakan cerminan dalam suatu kegiatan usaha guna mencapai suatu visi dan misi yang baik.

Arifin, Antoni Ludfi; Halawa, Fanolo

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Dalam berbisnis, para pengusaha berharap untuk mendapatkan keuntungan di masa depan dari bisnis yang telah mereka lakukan. Untuk itu para pelaku bisnis harus mempertimbangkan faktor-faktor pendukung bisnis sebelum memulainya. Dalam tugas akhir ini, variabel yang diteliti adalah nilai modal dan bahan baku. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor permodalan dan bahan baku secara parsial maupun individual dan juga sepenuhnya pada variabel keberhasilan di toko daur ulang Pak Salam, dengan menggunakan laporan keuangan di periode Januari 2010 sampai dengan Desember 2011. Untuk mengetahui hubungan atau pengaruh dari faktor modal dan bahan baku terhadap keberhasilan toko daur ulang Pak Salam, penelitian ini menggunakan instrumen analisis seperti: uji asumsi klasik, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji auto korelasi, analisis regresi, uji linier berganda, uji hipotesis, uji t dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor modal berpengaruh secara parsial terhadap keberhasilan toko daur ulang Pak Salam, dan juga nilai bahan baku telah mempengaruhi pengaruh keberhasilan toko daur ulang Pak Salam secara parsial. Namun, tidak hanya sebagian bahwa nilai modal dan bahan baku telah mempengaruhi keberhasilan toko daur ulang Pak Salam, tetapi juga mereka telah mempengaruhi secara signifikan pada keberhasilannya. Dengan melihat hasil penelitian ini, diharapkan yang dapat dipertimbangkan oleh pengusaha tentang nilai modal dan bahan baku sebelum mereka memulai bisnis untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari bisnis mereka.

Farkhan Himie

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penerapan Good Corporate Governance menjadi tantangan yang harus di realisasikan oleh semua entitas bisnis, baik swasta, BUMN, maupun BUMD. Implementasi prinsip-prinsip good corporate governance menjadi kunci dari ketahanan ekonomi negara. Sejarah telah membuktikan bahwa krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997 merupakan bukti empiris dari buruknya good corporate governance di Indonesia khususnya dan Kawasan Asia pada umumnya. Implementasi good corporate governance secara konsisten, disamping akan memberikan kontribusi postitf terhadap pertumbuhan perusahaan, juga berkontribusi terhadap perekonomian negara dan kepastian perlindungan konsumen. Keberadaan konsumen menjadi salah satu pilar penerapan good corporate governance, karenanya harus mendapatkan perlindungan secara maksimal. Melalui UU No. 8 tahun 1999, negara hadir dalam upaya perlindungan konsumen. Selain itu, partisipasi perlindungan konsumen juga terbuka untuk elemen masyarakat. Dengan terbukanya kran partisipasi perlindungan konsumen, pelanggan air minum juga terdorong untuk membentuk organisasi. Forum Komunikasi Pelanggan hadir menjadi bagian upaya perlindungan konsumen (pelanggan) air minum yang memiliki tugas pokok perlindungan dan pemberdayaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi tugas Forum Komunikasi Pelanggan dengan prinsip-prinsip good corporate governance. Dari hasil penelitian, disamping secara aktual terdapat relevansi antara tugas Forum Komunikasi Pelanggan dan prinsip-prinsip Good Corporate Governance, juga terdapat kontribusi positif terhadap perusahaan.