Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 2,111 citations tracked

Showing 821-840 of 918

Analytics

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Febri Santosa; Mimin Indah Lestari; Kistia Rita Santi +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Balita adalah masa yang membutuhkan perhatian ekstra baik bagi orang tua maupun bagi kesehatan. Perhatian harus diberikan pada pertumbuhan atau perkembangan, status gizi sampai pada kebutuhan akan imunisasi. Status gizi balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua, perlunya perhatian lebih dalam tumbuh kembang di usia balita didasarkan fakta bahwa kurang gizi yang terjadi pada masa emas ini bersifat irreversibel atau tidak bisa pulih kembali (Marimbi, 2010). Gizi kurang adalah gangguan kesehatan akibat kekurngan atau ketidakseimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, aktivitas berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan. Kurang gizi masih merupakan permasalahan serius bagi anak-anak di Indonesia tidak terkecuali anak yang berasal dari perkotaan. Hampir seluruh daerah di Indonesia melaporkan adanya kasus gizi kurang bahkan gizi buruk di wilayahnya. Masyarakat RW 5 kelurahan Rowosari kecamatan Tembalang kota Semarang merupakan Sebagian besar ibu rumah tangga memiliki anak yang berusia antara bayi hingga remaja. Dari 90 balita yang ada di RW 5 Kelurahan Rowosari   Kecamatan Tembalang Semarang Kota, 7 balita beresiko tinggi mengalami gizi kurang. Berdasarkan data bulan November 2019, 7 balita tersebut mengalami penurunan berat atau berat badan yang menetap tiap bulannya. Sebanyak 14% ibu balita di RW 5 tidak mengetahui makanan sehat untuk balita di atas tiga tahun. Sebanyak 17% ibu balita membiarkan anaknya jika tidak mau makan.Kader Posyandu tidak pernah memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu yang mempunyai balita yang pengalami penurunan Berat Badan maupun Balita yang masuk dalam kategori status gizi kurang.Berdasarkan permasalahan serta peluang yang telah dijelaskan diatas, TIM Pengabdian masyarakat ingin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Revitalisasi Posyandu Balita Nusa Indah dalam upaya peningkatan pengetahuan kader tentang gisi Balita , dengan tujuan mengoptimalkan peran kader dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang gizi Balita di Posyandu Nusa Indah RW 5 Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang    

Margiyati Margiyati; Novita Wulan sari; Mimin Indah Lestari; Anisa Sulistyaningtyas; Tria Friska Ningrum

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Proses  menua  menimbulkan  permasalahan  baik  secara  fisik,  biologis, mental maupun sosial ekonomi. Lansia merasa terbatas aktivitasnya, sering sakit, lingkungan kurang bersahabat, dan tidak percaya diri dengan penampilan fisiknya dan ini menjadi tanda rendahnya kualitas hidup lanjut usia karena mereka tidak menikmati masa tuanya.  Hasil  survey menggunakan  Mini  Mental  Status  Exam (MMSE)  diperoleh  data  bahwa  lansia  sebanyak  45  orang  yang  terdaftar  di Posyandu Setya Manunggal III Dusun Lempuyangan Bulan Januari 2020 menunjukkan yang mengalami penurunan kognitif sedang sebanyak 13 orang, penurunan kognitif berat sebanyak 5 orang. Hasil wawancara dengan kader lansia didapatkan data yang banyak mengalami pikun dikarenakan lansia hanya di rumah tanpa  adanya  aktivitas  lain  karena  adanya  keterbatasan  mobilitas  fisik.  Kader sendiri  oleh  penanggunggjawab  BKL  (Bina  Keluarga  Lansia)  dari  kecamatan Bergas sudah diarahkan untuk memberikan edukasi kepada lansia dan keluarga, baik itu bisa berupa permainan ataupun memberikan pelatihan kerajinan tangan, namun karena keterbatasan informasi, minimnya dana operasional, dan kurangnya kemampuan kader menjadikan program tersebut hanya wacana. Analisis fenomena tersebut menjadi latar belakang tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Puskesmas Bergas untuk melaksanakan kegiatan bertema, “ Penerapan Brain Gym, Puzzle Therapy, dan Handycraft Training  sebagai  Upaya  Meningkatkan  Kualitas  Hidup  Lansia  Dusun Lempuyangan, Gebugan, Kab.Semarang”.    

Dyah Pitaloka; Tiara Putri Ryandini

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Teh merupakan minuman yang sangat umum dalam kehidupan seharihari.Produk teh tidak hanya dihasilkan dari daun teh saja tetapi masih banyak tanaman yang dapat digunakan salah satunya adalah tanaman Moringa oleifera lamk atau yang kita kenal dengan Kelor. Tanaman kelor banyak ditanam di daerah Desa Dawung Kec. Palang Kab.  Tuban sebagian besar masyarakat memanfaatkan pohon kelor hanya sebagai pagar  dipekarangan rumah, masih banyak warga yang belum mengetahui manfaat dari tanaman tersebut. Secara umum dipahami bahwa daun kelor sangat baik untuk tubuh dan membawa banyak manfaat bagi kesehatan kita. Metode: Dengan pelatihan, pendampingan dan evaluasi yang dilakukan selama program pengabdian masyarakat sampai para mitra mampu mengembangkan bisnis dengan baik. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan kewirausahaan setiap rumah tangga untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pendapatan keuangan. Hasil :dari kegiatan ini yaitu 1) meningkatkan pendapatan setiap  kepala rumah tangga dalam upaya mendukung kegiatan pengembangan masyarakat, terdapat peningkatan pendapatan keuangan meskipun belum dalam sekala besar ; 2)  omunitas wirausaha memiliki kemampuan perencanaan bisnis; 3) meningkatkan  kemampuan komunitas wirausaha dalam melakukan operasi bisnis. Hasil yang di dapatkan dari pelatihan tersebut adalah warga selain mendapatkan ilmu dalam mengola daun kelor juga mendapatkan pemasukan tambahan dalam keuangan dari hasil penjualan teh kesehatan. Simpulan: Dari kegiatan inidi bahwa masyarakat akan kreatif dan produktif untuk meningkat pendapatan.

Febri isnawati; Devi Riri Yuliyani; Duryati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengadakan pelatihan wirausaha rumahan, ini memberikan kesan yang baik bagi peserta. Salah satunya adalah kegiatan pada hari pertama yaitu tanggal 21 Juli 2020. Dimana kegiatan yang mengawali deretan jadwal kegiatan pelatihan wirausaha ini adalah dengan mengadakan acara sosialisasi tentang wirausaha rumahan dan produksi Citruk. Produk yang dibuat nantinya akan dipasarkan sesuai dengan arahan tim pelaksana, sehingga memberikan manfaat untuk masyarakat agar bisa berkembang dan berwirasusaha meskipun hanya berperan sebagai Ibu Rumah Tangga, serta membantu peningkatan finansial keluarga. Peserta dalam kegiatan tersebut terdiri dari 40 Ibu Rumah Tangga, 20 Perempuan Remaja, dan 20 Perempuan Dewasa. Berlokasi di desa Patimuan RT 1 RW 7 Kecamatan Patimuan Kabupaten Cilacap.

Fitrian Prila Wardani; Amalia Nurul Azizah; Fina Oktaviani

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Sebagian besar masyarakat sudah mengetahui apa itu kain perca, kain sisa potongan yang sudah tidak terpakai tersebut ternyata masih bisa dimanfaatkan. Bahkan di tangan - tangan kreatif, kain perca dapat disulap menjadi barang-barang kerajinan yang trendi dan tentunya bermanfaat. Membuat kerajinan kain perca, ternyata tidak serumit yang kita bayangkan, cukup sedikit ketelitian dan kreatifitas kita saja.Pelaksanaan pelatihan pembuatan bross dengan kain perca sebagai bahan dasat menggunakan metode sebagai berikut : 1. Sosialisasi kegiatan pelatihan dan pendampingan pembelajaran konsep-konsep ilmiah yang relevan terkait pemanfaatan dan pengelolaan kain perca menjadi kerajinan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi grup yaitu memberikan waktu untuk tanya jawab tentang materi yang telah diberikan. 2. Pendampingan pelatihan melalui beberapa metode. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan materi secara menyeluruh terkait kegiatan. Selain metode ceramah juga menggunakan metode demonstrasi dan latihan. Metode ini dilakukan dengan mempraktekkan dan memberikan pelatihan dalam pembuatan bross dari kain perca kepada masyarakat. Pelatihan dibimbing pemateri dan setiap kelompok juga berkesempatan untuk saling bertukar pikiran, ide dan mengadakan latihan bersama untuk berkreasi dalam menghasilkan bross dengan berbagai variasi. 3. Pendampingan pelatihan dan manajemen pengembangan usaha yang baik. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, metode diskusi, dan latihan. Masyarakat yang hadir cukup antusias dalam mengikuti pelatihan pemanfaatan kain perca. Masyarakat menirukan apa yang dicontohkan oleh tim pelaksana, kebanyakan masyarakat belum pernah membuat bross dari kain perca. Namun, Alhamdulillah dengan adanya pelatihan, masyarakat dapat membuat bross dari kain perca bahkan salah beberapa masyarakat bisa membuat bross dengan sangat bagus sehingga tim pelaksana memberikan hadiah sebagai penghargaan dan apresiasi agar merangsang masyarakat untuk menekuni pemanfaatan kain perca untuk dijual, sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.Program Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan dunia pendidikan. Dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu "Pelatihan Pembuatan Bross dengan Bahan Dasar Kain Perca" dapat menambah pengetahuan, meningkatkan pemahaman, kreativitas, produktivitas dan keterampilan serta tingkat ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.

Dahlia, Dahlia; Doyoharjo, Anggo

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

ABSTRACTThis community service activity entitled "Socialization of Law No.13 of 1998 concerning the Welfare of the Elderly" aims to increase awareness of the importance of improving the welfare of the community in the elderly, so that the elderly can achieve increased welfare. This community service activity should be of benefit to various parties, including contributing to more awareness and improvement of the welfare of the elderly, especially in the city of Surakarta. It is the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, especially the third Dharma, and the results can be used as input to LPPM and as a support for other Tri Dharma activities, namely Education and Research. This community service was carried out on-line using the windows-teams facility with about 35 participants. The implementation was carried out by means of webinars using windows-teams due to restrictions on human meetings as a result of the Covid-19 pandemic. Keynote : socialization, welfare, elderly. ABSTRACTKegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Sosialisasi Undang-Undang No.13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut  Usia” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya peningkatan kesejahteran masyarakat pada kelompok lanjut usia, sehingga para lanjut usia nantinya dapat tercapai peningkatan  kesejahteraannya. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya bermanfaat kepada berbagai pihak, antara lain memberikan kontribusi untuk lebih menumbuhkan kesadaran dan peningkatan kesejahteraan para lanjut usia, terutama di kota Surakarta.  Merupakan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Dharma ketiga, dan hasilnya dapat menjadi masukan kepada LPPM dan sebagai pendukung kegiatan Tri dharma lainnya yaitu Pendidikan dan Penelitian. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara on-line dengan menggunakan sarana windows-teams dengan peserta sekitar 35 orang. Pelaksanaan dilakukan dengan cara webinar menggunakan  windows-teams karena adanya   pembatasan pertemuan antar manusia sebagai akibat pandemic covid 19. Kata kunci: sosialisasi, kesejahteraan, lanjut usia

Irmade, Oka; Widjanarko, Paulus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan membuat media pembelajaran VideoScribe yang di aplikasikan dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Hasil dalam kegiatan ini adalah 8 guru telah dapat membuat media pembelajaran VideoScribe dan hasil ini sesuai target yaitu 100% dapat membuat media VideoScribe. Luaran yang dihasilkan berupa Produk media VideoScribe pada materi tertentu dan publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.

Jumanto, Jumanto; Wicaksono, Anggit Grahito

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kurikulum 2013 yang diterapkan di Sekolah Dasar merekomendasikan model pembelajaran berbasis pendekatan saintifik yaitu discovery learning, project-based learning, problem-based learning dan inquiry learning. Sebagian besar guru di SD Negeri Gandekan No 230 Surakarta mengaku belum memahami keempat model pembelajaran tersebut sehingga perlu adanya pelatihan tentang model discovery learning dan project-based learning. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelatihan, serta tahap evaluasi akhir. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Puspita, Shafira; Handini, Oktiana

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pemberdayaan perempuan adalah upaya yang dilakukan untuk memperbaiki status dan peranan perempuan melalui pendampingan dalam melakukan suatu hal. Dukuh Bawang, Kelurahan Poleng, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengan merupakan tempat dimana pengabdian masyarakat berupa pemberdayaan perempuan dengan pembuatan dan pemasaran tas anyaman plastik ini dilakukan. Hal ini karena masih banyaknya perempuan yang belum memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan dan menghasilkan selain dari pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi para perempuan di desa untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa pelatihan keterampilan perempuan dengan pembuatan dan pemasaran tas anyaman yang terbuat dari bahan plastik.

Ramadhani, Nindita Kurnia; Handayani, Asih

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pemberdayaan perempuan merupakan suatu upaya untuk membangun kemampuan kaum perempuan melalui proses penyadaran dan pendidikan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberdayaan perempuan melalui media online GMeet dalam meningkatkan keterampilan mengajar di rumah bagi guru TK ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan pelatihan tentang bagaimana menggunakan Google Meet sebagai salah satu media mengajar yang efektif di tengah masa pandemi COVID-19. Sehingga guru-guru tetap dapat tetap mengajar dan memantau perkembangan murid-muridnya. Pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya bermanfaat bagi para guru.Â

Sufa, Feri Faila; Setiawan, M Hery Yuli; Setiawan, M Hery Yuli

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Membaca menulis berhitung merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki anak dan sangat penting dalam keberhasilan pendidikan dan perkembangan hidupnya. Jika kemampuan anak terhadap kemmapuan dasar tersebut cukup baik, maka kemampuan literasi sebagai penunjang keberhasilan dalam pendidikan maupun pekerjaan akan mudah tercapai. Namun sistem pendidikan dan capaian pembelajaran di PAUD dan SD sangat berbeda. Hal ini yang menyebabkan perbedaan persepsi antara pendidik dan orang tua dalam memandang pembelajaran calistung pada anak usia dini. Tujuan pengebdian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang karakteristik perkembnagan  anak sesuai usia dan kebutuhannya.  Metode yang digunakn dalam kegiatan ini adalah melakukan analisis awal tentang terkait pemahaman orang tua dalam pendidikan anaknya, melakukan persiapan dan melaksanakan pengabdian dan pendampingan setelah dilakukan sosialisasi dan materi pengabdian. Hasilnya ada peningkatan pemahanan sebesar 50% dari pre test dan post test. Data dikumpulkan berdasarkan tes (pre tes dan posttest), wawancara ,  pengamatan dan dokumen hasil pekembangan anak.

Samadi, Wibowo Murti; Budiastuti, Shinta Rukmi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini kami lakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dari warga Pulisen khususnya RT.07/ RW.08 dalam memahami tentang perolehan sertifikat melalui program PTSL hal ini dilakukan secara insidentil sebagai program Negara yang dilakukan oleh BPN Metode yang dipakai dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, adalah menggunakan metode ceramah, dan dilanjutkan dengan tanya jawab (diskusi) yang berkaitan dengan tema kegiatan ini. Berdasarkan pada observasi yang telah kami lakukan beberapa waktu yang lalu, dan juga disertai dengan hasil wawancara yang sifatnya sambil lalu, warga Pulisen khususnya RT.07/ RW.08 dalam memahami tentang perolehan sertifikat melalui program PTSL hal ini dilakukan secara insidentil sebagai program Negara yang dilakukan oleh BPN, yaitu antara lain meliputi : 1. Masih rendahnya pemahaman Tentang Prona 2. Masih rendahnya pemahaman tentang Ayudikasi Masih rendahnya partisipasi warga dalam memahami tentang PTSL

Supeni, Siti; Mialiawati, Inggis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengembangan kompetensi profesi guru dalam menunjang kualitas pembelajaran, salah satunya adalah melalui penulisan karya ilmiah yang inovatif dan kreatif, namun masih ada sebagian guru yang belum bisa melakukannya dengan optimal untuk memenuhi standar kompetensinya. Permasalahan tersebut dikarenakan belum terbiasanya guru melakukan kewajiban yang harus dilakukan secara rutin tentang peningkatan kualitas pembelajarannya serta belum adanya tuntutan yang harus dilakukannya, selain terpaksa karena memenuhi kewajiban dalam kenaikan pangkat. Tujuan dalam penulisan ini adalah peningkatan pemahaman guru SMP dan SD dalam melakukan penulisan karya ilmiah, yang berkaitan dengan pengembangan kualitas pembelajarannya melalui gagasan informatif dan kreatif dalam memenuhi kompetensi profesi guru. Metode dalam penulisan jurnal pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan, pendampingan, dan diskusi dilakukan oleh semua guru untuk menyusun karya ilmiah dalam bentuk artikel, makalah, laporan, dan pembuatan proposal PTK. Hasil yang dicapai adalah kemajuan (progress) pengabdian ini diukur dari: (1) peningkatan ketrampilan guru dalam memahami penulisan karya ilmiah, (2) manajemen tata cara penulisan, (3) project yang berupa praktif penulisan proposal dan karya ilmiah di akhir pelatihan dengan menerapkan nilai pre-test dan post test yang dilaksanakan pada pertemuan, (4) peningkatan kesadaran menulis, (5) peningkatan peran serta guru, (6) terwujudnya karya ilmiah yang siap dipublikasikan.

setiawati, beta; setyowati, ratini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kemampuan Bahasa Inggris siswa-siswa SMK Mandala Bhakti Surakarta harus diperbaiki. Salah satu indikator rendahnya kemampuan Bahasa Inggris para siswa adalah skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC rata-rata masih berkisar 200 sementara nilai maksimalnya adalah 990. Pada umumnya, para siswa belum mengetahui strategi dalam mengerjakan English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang terdiri dari tujuh bagian yang berbeda yaitu (1) Listening: photos (2) Listening: question and response (3) Listening: short conversation (4) Listening: short talks (5) Grammar: Incomplete sentences (6) Grammar: text completion (7) Reading comprehension. Pelatihan sangat diperlukan oleh para siswa karena TOEIC adalah tes yang sekarang ini banyak dipakai untuk kepentingan bekerja di perusahaan multinasional maupun internasional.       Masalah rendahnya skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC para siswa di SMK Mandala Bhakti Surakarta diminimalisir oleh tim dengan cara memberikan pelatihan intensif TOEIC preparation serta memberikan strategi jitu untuk mengerjakan soal-soal TOEIC dengan cepat dan tepat pada para siswa. Sebelum melaksanakan kegiatan, tim terlebih dahulu melakukan studi pendahuluan melalui observasi dan wawancara, baik dengan guru- guru Bahasa Inggris maupun siswa-siswa SMK Mandala Bhakti. Observasi dilakukan dengan cara memberikan pre-test English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC untuk memperoleh data tentang kondisi kemampuan Bahasa Inggris mereka dan langsung menganalisis tingkat kesulitan tertinggi pada rata-rata siswa sehingga tim dapat mengetahui kebutuhan materi yang akan digunakan untuk pelatihan. Tim juga akan melakukan wawancara terhadap guru-guru Bahasa Inggris untuk mengetahui latar belakang secara umum siswa-siswa di SMK Mandala Bhakti dan kondisi kemampuan Bahasa Inggris para siswa. Studi pendahuluan ini dilakukan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan kontribusi pada siswa-siswa SMK Mandala Bhakti dalam meningkatkan pemahaman dan ketrampilan Bahasa Inggris khususnya dalam mengerjakan TOEIC dengan hasil yang optimal. Hasil dari studi pendahuluan digunakan oleh tim untuk menyusun rencana pengajaran, materi, serta metode pembelajaran yang akan digunakan dalam pelatihan TOEIC.       Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua bulan dengan intensitas pertemuan satu kali seminggu dalam durasi 100 menit tiap pertemuan. Lama waktu yang dibutuhkan ini terkait dengan pertimbangan agar kegiatan pelatihan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Peserta pelatihan berjumlah 100 siswa kelas XI yang terdiri dari siswa program keahlian farmasi dan keperawatan.       Setelah pre-test, pelatihan TOEIC, dan evaluasi berlangsung, diharapkan siswa-siswa SMK Mandala Bhakti khususnya kelas Farmasi XII-2 dan XII-3 dan Keperawatan XII-1 dan XII-2 memiliki kemampuan penguasaan dalam mengerjakan soal-soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang memadai terutama dalam tiga kemampuan dasar yang dilatihkan yaitu listening, structure, dan reading comprehension. Di samping itu, pelatihan ini juga ditujukan agar siswa-siswa terbiasa dengan tipe-tipe soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC dan mengenali strategi cepat untuk menjawabnya dengan cepat dan tepat. Kemampuan ini diharapkan akan menunjang pencapaian tujuan sekolah yang menggunakan hasil tes English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC sebagai sertifikat pendamping ijazah bagi para lulusan sekolah tersebut. Kata Kunci: Pelatihan,TOEIC, strategi, pre-test

Soegiarto, Asep; Rizki, Menati Fajar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

AbstractCikiwul is a village located in Bantargebang district. Where the Bantargebang location is a final waste collection site which is the main disposal site for around 6,500 tons of waste per day from all over Jakarta. Plastic bag waste is a serious enemy for environmental sustainability. The difficulty in breaking down makes plastic waste need proper handling so that it does not accumulate. One way is to do an ecobrick. Ecobrik is a plastic waste management method that is very easy for everyone to do and has a very high impact on environmental conservation. We do community service by disseminating the benefits of ecobricks, as well as providing training on how to do ecobricks together with Cikiwul residents. Training using the zoom platform, adapting to current conditions, activities are carried out by discussing and providing training videos on how to make ecobricks. It is hoped that this activity can reduce plastic waste, which its usefulness can be maximized into new objects that have useful values.AbstrakCikiwul merupakan salah satu kelurahan yang berada pada kecamatan Bantargebang. Di mana lokasi Bantargebang merupakan tempat penampungan sampah akhir yang menjadi tempat utama pembuangan sekitar 6.500 ton sampah per hari dari seluruh wilayah Jakarta. Sampah kantong plastik menjadi musuh serius bagi kelestarian lingkungan hidup. Kesulitan dalam terurai, menjadikan sampah plastik perlu penanganan yang tepat agar tidak semakin menumpuk. Salah satu caranya adalah dengan melakukan ecobrick. Ecobrik merupakan metode pengelolaan sampah plastik yang sangat mudah dilakukan setiap orang dan sangat tinggi pengaruhnya bagi pelestarian lingkungan. Pengabdian masyarakat yang kami lakukan dengan mensosialisasikan manfaat ecobrick, serta memberi pelatihan cara melakukan ecobrick bersama dengan warga Cikiwul. Pelatihan menggunakan platform zoom, menyesuaikan dengan keadaan saat ini, kegiatan dilakukan dengan berdiskusi dan memberikan video pelatihan cara pembuatan ecobrick. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mengurangi sampah plastik, yang dimaksimalkan kegunaannya menjadi benda baru yang memiliki nilai guna.Â

Sari, Ayu Istiana; Al-Hakim, Lukman

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pembelajaran bahasa Inggris di taman kanak-kanak merupakan fenomena pendidikan. Poin yang paling menonjol adalah kemampuan untuk mempelajari bahasa baru dengan cepat. Anak-anak menggunakan berbagai jenis sumber daya mental untuk memasukkan kata dan makna. Mereka melakukan interpretasi terhadap yang didengarkan dan diamati di sekitar. Guru memainkan peran penting dalam membina perkembangan intelektual dan sosial anak. Pendidikan yang diperoleh siswa adalah kunci untuk menentukan masa depan siswa tersebut. Salah satu tugas guru ada membuat rancangan pembelajaran. . RPP adalah pedoman bagi guru untuk melaksanakan proses pembalajaran di kelas. Pengembangan dan perubahan kreatif dapat dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pelaksanaan merupakan landasan atau acuan agar proses dalam program pengabdian kepada masyarakat ini berjalan secara sistematis, terstruktur, dan terarah. Setelah proses observasi lapangan dan identifikasi permasalahan dilakukan, maka akan dilakukan perancangan solusi. Selanjutnya solusi yang menjadi yang telah direncanakan akan ditawarkan kepada mitra. Metode yang akan digunakan dalam program ini Survey, Implementasi, dan Evaluasi.Pelatihan ini diberikan kepada guru-guru di KB TK IT Alif Smart Kadipiro Surakarta. Hasil dari pelatihan ini adalah berkembangnya kemampuan guru dalam membuat rancangan pembelajaran bahasa Inggris untuk KB dan TK. Produk yang dihasilkan yaitu berupa RPP pembelajaran Bahasa Inggris untuk KB dan TK.

Handini, Oktiana; Mustofa, Mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyampaian paparan materi  Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan  menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta. Pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan guru, kepala sekolah dan perwakilan orang tua peserta didik yang tergabung dalam komite sekolah secara bersama-sama dalam acara paparan materi dan tanya jawab interaktif hingga pada level penguasaan guru SD Kestalan Surakarta tentang Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik. Dengan Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta ini dimaksudkan agar mampu menumbuhkan atensi peserta didik, interaktif, komunikatif dan suasana yang menyenangkan dalam proses pembelajaran tematik Integratif di kelas. Sehingga dengan kondisi yang nyaman dan menyenangkan ini prestasi belajar peserta didik meningkat. Dengan meningkatnya prestasi belajar peserta didik secara otomatis akan meningkat pula peringkat sekolah tersebut. Sehingga terjalin hubungan harmonis antara guru dengan peserta didik dan guru dengan orang tua peserta didik dalam hal pendidikan dan tumbuh kembang peserta didik menuju generasi emas. Pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru di SD Kestalan Surakarta, sejumlah  30 peserta yang terdiri dari  guru ,Kepala Sekolah beserta orang tua peserta didik sebagai perwakilan Komite Sekolah. Pelaksanaan pada hari Senin 15 Juli 2019 di ruang kelas SD Kestalan Surakarta dengan pola waktu pelaksanaan selama 6 jam, mulai pukul 8.00 wib hingga pukul 15.00 wib.  Luaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1). Memberikan dasar ilmiah bagi guru Sekolah Dasar dalam memahami hakikat komunikasi Antar Pribadi dalam pendidikan guna mendukung kelancaran proses pembelajaran. (2). Memberikan kejelasan secara teoritis dan pemahaman yang lebih baik tentang belajar, obyek belajar serta situasi dan kondisi belajar di Sekolah Dasar.(3). Memberikan kontribusi pemikiran bagi pengelola pendidikan dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru di Sekolah Dasar melalui komunikasi antar pribadi dalam pendidikan. (4). Menjalin hubungan komunikasi antara guru dari pihak sekol;ah dan orangtua peserta didik di  Sekolah Dasar agar terbentuk komunikasi integratif dalam pendidikan. Selanjutnya hasil pengabdian kepada masyarakat ini dipresentasikan dalam Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyrakat dan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi dan ber ISSN.   Kata Kunci :   Komunikasi Antar Pribadi   Â

mustofa, mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pembelajaran yang dilakukan dalam pengelolaan kelas menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Pelatihan Penyusunan Modul Pembelajaran IPS Berbasis Spasial Bagi Guru Kelas Sekolah Dasar Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di SD Djama’atul Ichwan menjadi sebuah bagian untuk mendukung keberhasilan pembelajaran. Optimalisasi Pembelajaran berbasis spasial menuju peningkatan kualitas pembelajaran ini akan berlangsung efektif didukung dengan Modul Pelatihan penyusunan bahan ajar. Penerbitan modul pembelajaran perlu disusun untuk mengetahui seberapa optimal pembelajaran dilakukan. Melalui Modul Pembelajaran berbasis spasial tentunya akan didapatkan panduan pelatihan  yang akurat yang membantu guru untuk pengelolaan pembelajaran dan sebagai panduan dalam pengambilan keputusan dan mengikuti perkembangan yang telah dicapai oleh siswanya. Berdasarkan survei di lapangan terdapat fenomena rendahnya pemahaman spasial guru. Oleh karena itu, pada pengabdian kepada masyarakat kali ini tim mengadakan pelatihan untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah memberikan Pelatihan Penyusunan modul  IPS Berbasis Spasial Bagi Guru Kelas dalam manajemen pembelajaran kepada guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta  sehingga peserta dapat menerapkan pola manajemen sekolah dalam efektif dan efisien dalam pengelolan lembaga pendidikan.Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini  ditujukan untuk Guru Kelas guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan pembelajaran berkaitan ketimpangan yang ada di era modern ini. Pelatihan ini akan membantu para Guru kelas dalam meningkatkan kemampuan penyusunan bahan ajar.Pengabdian masyarakat ini dilakukan di guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: 1) persiapan, 2) pelaksanaan pelatihan meliputi penyajian materi, penugasan membuat pembelajaran berbasis spasial. Target luaran yang diharapkan adalah Guru kelas yang mengikuti pelatihan pembelajaran berbasis spasial dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan  mengaplikasikannya sendiri pada proses kesehariannya, sekaligus mendokumentasikannya dalam bentuk modul pembelajaran yang dapat digunakan bersama bagi guru kelas. Diharapkan modul ini dapat didesiminasikan kepada guru kelas di wilayah lain. guru kelas yang mengikuti pelatihan pun dapat menyesuaikan sesuai dengan perkembangan pengetahuan terkini.katakunci : Pembelajaran IPS BerbasisSpasial, kualitaspembelajaran

Jawandi, Ahmad -; Putro, Eko Adi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Diera digital ini sangat mempengaruhi komunikasi anak dan orang tua, seseorang yang jauh menjadi dekat dan yang dekat terasa jauh karena adanya media sosial. Banyak sekali kesalahan komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya di rumah. Orang tua yang kurang bisa berkomunikasi dengan anaknya akan menimbulkan kerenggangan atau konflik hubungan, sebaliknya orang tua yang dapat menerima dan berkomunikasi secara efektif sebagaimana adanya akan membuat anak cenderung dapat tumbuh, berkembang, membuat perubahan-perubahan yang membangun, belajar memecahkan masalah-masalah, secara psikologis semakin sehat, semakin produktif, kreatif dan mampu mengaktualisasikan potensi sepenuhnya. Karena itu, orang tua perlu menumbuhkan sikap yang tepat dan mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif untuk menguatkan hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua harus mengambil inisiatif dengan mengikuti beberapa cara untuk membangun komunikasi yang efektif, salah satunya melalui pendekatan behavior teknik modeling. Sasaran pengabdian adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wonosegoro. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan metode pelatihan dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital melalui teknik modeling. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah modeling sebagai pendekatan membangun komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga. Dalam metode modeling ini menggunakan beberapa teknik khusus yaitu teknik Symbolic Model, Live Model dan Behavior Rehearsal.. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, dilaksanakan dengan seminar dan pelatihan melalui ceramah, diskusi dan ramu pendapat (brain storming), tanya jawab, serta praktik secara langsung. Pelaksanaan pelatihan teknik modeling sebagai upaya dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif orang tua dengan anak diera digital dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan.  Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah terwujud pemahaman orang tua tentang pentingnya membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui teknik modeling. Kata Kunci : Teknik Modeling, Komunikasi Interpersonal

Suryo, Herning

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

ABSTRACT Community Service Activities titled "Increasing Political Awareness of Beginner Voters in the Digital Era" aims to promote the importance of political awareness in this political year especially in the digital era, so that novice voters can wisely sort out positive political communication and then be able to exercise their voting rights. appropriately. Community Service should be beneficial to various parties, including contributing to foster more awareness about politics, especially in the city of Surakarta; It is the third Dharma Perguruan Tinggi and the results can be valuable input for the development of the LP2M Unit and as a supporter of other Higher Education Tri Dharma activities, namely Education and Research. Community Service was attended by 50 participants of vocational students in the city of Surakarta. The output of this Community Service activity can be published in Proceedings in the Senadimas.Keywords: Awareness, Beginner Voters, Politics, Digital Era ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul “Peningkatan Kesadaran Politik Pemilih Pemula di Era Digital” ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang pentingnya kesadaran politik di tahun politik ini terlebih di era digital, sehingga pemilih pemula dapat memilah dengan bijak komunikasi politik yang positif dan kemudian dapat menggunakan hak pilihnya dengan tepat. Pengabdian kepada Masyarakat ini hendaknya bermanfaat bagi berbagai pihak, antara lain memberikan kontribusi untuk lebih menumbuhkan kesadaran tentang politik terutama di Kota Surakarta; Merupakan pelaksanaan Dharma Perguruan Tinggi yang ke tiga dan  hasilnya dapat sebagai masukan yang berharga bagi perkembangan Unit LP2M dan sebagai pendukung kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lain yaitu Pendidikan dan Penelitian. Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti oleh 50 peserta siswa-siswi SMK di Kota Surakarta. Luaran dari kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah dapat dimuat pada Proceeding di Senadimas.Kata Kunci : Kesadaran, Pemilih Pemula, Politik, Era Digital