Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 61-80 of 82

Analytics

Salsabila Azahra; Zaenul Slam

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This research has the aim of knowing and studying religious moderation for the unity and integrity of the Indonesian state. This research uses a qualitative approach by describing the importance of religious moderation to maintain the unity and oneness of the Indonesian nation. This study uses the library study method where the results obtained will be described. From this study it was found that religious moderation in maintaining the unity and integrity of the Indonesian nation has a fairly important role. From the results of this study it was also found that forms of religious moderation to maintain the unity and integrity of the Indonesian nation can be implemented in everyday life including bringing an attitude of tolerance to each individual, holding deliberations to achieve common goals, having tolerance, having different thoughts. innovative and dynamic.

Riska Oktavia Lurina

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang digunakan di Indonesia. Bahasa Indonesia bertujuan untuk mempersatukan dan untuk mempermudah kita dalam berkomunikasi antarsuku daerah, karena di Indonesia memiliki banyak ragam bahasa yang berbeda. Oleh karena itu bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa persatuan. Bahasa juga merupakan alat penghubung bagi kita dalam kegiatan sehari-hari. Karena manusia termasuk makhluk sosial yang selalu berkomunikasi dengan makhluk sosial lainnya. Saat ini di era modern yang perkembangan teknologi informasinya sangat luas kita bisa mendapatkan informasi dengan mudah dan cepat. Adanya Media Sosial yang cepat merambah ke seluruh pelosok negeri maka menambah cepat pula penggunaan bahasa-bahasa gaul di kalangan remaja. tidak terkecuali siswa kelas 7 SMP Negeri 2 Kutawaringin yang berada di lingkungan pegunungan. Bahasa Gaul ini ternyata tidak sesuai dengan kaidah kebahasaan bisa dikatakan sebuah anomali Bahasa.

Ervina Arianita; Fatma Dwi Aini

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang digunakan di Indonesia. Bahasa Indonesia bertujuan untuk mempersatukan dan untuk mempermudah kita dalam berkomunikasi antarsuku daerah, karena di Indonesia memiliki banyak ragam bahasa yang berbeda. Oleh karena itu bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa persatuan. Bahasa juga merupakan alat penghubung bagi kita dalam kegiatan sehari-hari. Karena manusia termasuk makhluk sosial yang selalu berkomunikasi dengan makhluk sosial lainnya. Saat ini di era modern yang perkembangan teknologi informasinya sangat luas kita bisa mendapatkan informasi dengan mudah dan cepat. Dengan berbagai macam alat komunikasi saat ini yang bisa disampaikan melalui lisan maupun tulisan kita bisa berhubungan dengan orang lain. Dan dalam penggunaan bahasa untuk berkomunikasi secara tulisan di media sosial, kita memiliki tujuan yang berbeda - beda. Dengan komukasi kita dapat menyampaikan apa yang di rasakan, dipikirkan dan apa saja yang kita pandang agar dilihat oleh orang lain. Dalam pembahasan ini “Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia bagi Kalangan Muda di Media Sosial Instagram” banyak sekali pengguna di media sosial tidak menggunakan bahasa yang sesuai dengan  KBBI.   Tidak sedikit yang menimbulkan kesalahan arti dari bahasa tersebut. Tujuan dari pembuatan artikel ilmiah ini untuk menganalisa dan meneliti seberapa banyak masyarakat pengguna media sosial terutama di Intagram yang masih salah dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Nugroho, Setiyo Adi; Hadi, Andik Prakasa; Rudjiono, Rudjiono; Zainudin, Ahmad

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

The advances in mobile technology have created a new learning method known as mobile learning technology or mobile learning. This method utilizes the use of smartphones which have become part of the daily life of people of all ages and levels of education. in this mobile learning ,android platform is selected. The reason for choosing android is that it is the most popular mobile OS. This learning is designed to run on Android with the aim that it can be used easily and can be run at any time as long as you carry an Android cellphone and there is an internet connection. This application is addressed to the Persatuan pemuda sandya karya mandiri desa reksosari kec suruh kabupaten Semarang, which is an activity of a youth group that is trying to develop and improve their video streaming channel . they need learning to improve their digital video processing skills to improve the quality of their video output. because this youth union consists of various ages and various educational backgrounds, the making of learning videos must be easy to operate, easy to display and does not require complicated equipment. The development of this application is based on usability which is the most important aspect of an application.

Yasila, Kalista; Ulfatun Najicha, Fatma

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dari dibuatnya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pendidikan kewarganegaraan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sistem pendidikan yang diajarkan di sekolah diharapkan mampu menjadi pendorong para peserta didik untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam isi materi pokok yang diajarkan pendidik serta mampu dalam membangun persatuan dan kesatuan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang diperoleh melalui proses literasi dari berbagai buku, artikel, serta jurnal yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pendidikan kewarganegaraan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sangat diperlukan agar para peserta didik dapat memiliki sikap toleransi, saling menghargai, dan menghormati setiap perbedaan yang ada di dalam bangsa ini. Kata kunci : Pendidikan Kewarganegaraan, Persatuan, Kesatuan

Fitri Lintang, Fitri Lintang; Ulfatun Najicha, Fatma

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The State of Indonesia was awarded by the Almighty with richness and cultural diversity. Indonesia is an archipelagic country. With the number of islands more than that found by people who have different tribes, races, religions, and ethnicities. This is what makes Indonesia culturally diverse. Indonesian people must be able to live side by side with one another. This award should be grateful because it can be a strength and pride for Indonesia. However, this diversity can also be a threat, challenge, and disturbance for the Indonesian people. Through literature study we can find out how the Pancasila precepts, namely the third precept, are the unifying basis in cultural diversity. This research uses library research method. With an approach approach, namely the study of literature to collect information by reviewing sources related to Pancasila and the diversity of Indonesian culture. From the results of the literature study, it can be said that the values ​​of the precepts of the Indonesian Unity in the diversity of Indonesian culture are fostering an attitude of nationalism, fostering an attitude of tolerance, mutual respect and respect for differences, and fostering unity and unity in diversity.

Wahyudi, Agus; Tryana, Ayu Levia; Mandasari, Jayanti; Fahlia

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Financial records are the main problem faced by business actors, especially micro, small and medium enterprises. So that the service team of the Faculty of Economics and Business, University of Technology, Sumbawa, provides training and financial records for micro, small and medium business actors for mothers who already have businesses who join the Patra Pertamina Fuel Terminal Badas Sumbawa Women's Union. The method applied to this service is to provide training and assistance related to financial recording and provide assistance in the use of the Si Apik application (Financial information recording application system). The result of this service is that the training participants have obtained basic knowledge of financial records in accordance with standards that have never been done so far. Mentoring is carried out to train data input to prepare financial reports. This service has achieved the expected results and this program continues to be carried out with a mentoring pattern.

Wiyani, Ni Putu; Sukarja, I Made; Krisnayani, Wina Ni Made; Daryaswanti, Putu Intan

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Chronic Kidney Failure is one of the important health problems in Indonesia and the world community. In Indonesia, according to data from Penetri (Persatuan Nefrologi Indonesia) the number of patients with kidney failure is estimated at 4500 people, but those detected suffering from terminal stage chronic kidney failure from those undergoing dialysis (hemodialysis) are only around 4 thousand - 5 thousand people. Cases of kidney failure in Indonesia are still relatively high every year, because there are still many Indonesian people not maintaining their diet and health. This means that chronic kidney failure ranks as one of the highest rates of disease causing death. The purpose of this study was to describe the level of adherence to patients with chronic kidney failure in undergoing a hemodialysis program in the hemodialysis room at Sanjiwani Hospital in Gianyar. Methods: This research is a descriptive observational type. This study uses a sampling technique that is purposive sampling with a total sample of 30 people. Results: In this study the results of the rate of compliance of CRF patients with hemodialysis were 27 respondents (90%) who were obedient and non-adherent as many as 3 respondents (10%). Thus most patients with chronic renal failure adhere to undergoing hemodialysis in the hemodialysis room of Sanjiwani Hospital in Gianyar. Conclusions: The conclusion of this study is that patients with chronic renal failure are expected to seek treatment regularly in accordance with the rules set by health workers. Delay of dialysis causes pulmonary complications, seizures, decreased consciousness, severe electrolyte disturbances, heart failure, which can cause death.Keywords : Chronic Kidney Failure; Hemodialysis, Compliance

Salsabila, Ajeng Tiara Putri; Shafia Khalisan, Anisa anindya

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Bandung dijuluki sebagai kota pendidikan, karena di dalamnya terdapat 90 perguruan tinggi. Pancasila merupakan landasan dalam berbagai pelaksanaan hukum maupun bermasyarakat bagi warga negara. Sila ke-3 yaitu ‘Persatuan Indonesia’ merupakan salah satu kunci dalam membangun bangsa karena tanpa adanya persatuan dan kesatuan suatu bangsa akan mudah goyah baik itu melalui ancaman dalam maupun luar negeri. Salah satu bentuk persatuan dan kesatuan adalah toleransi. Generasi muda sebagai agen perubahan bangsa diharapkan mampu memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa, berada di barisan paling depan untuk mencegah paham-paham yang bertentangan dengan nilai pancasila. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui perbedaan yang dirasakan serta tanggapannya, dan pengaruh perbedaan tersebut dalam mengimplementasikan nilai - nilai persatuan dan kesatuan di lingkungan perguruan tinggi Bandung. Untuk memenuhi kebutuhan penelitian, dilakukan pengumpulan data dengan menyebarkan formulir ke objek penelitian terkait. Dari hasil yang didapat, mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dinilai sudah menanamkan toleransi dalam dirinya sebagai bentuk dari semangat persatuan dan kesatuan.

Ratih, Lilis Dewi; Najicha, Fatma Ulfatun

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tantangan dan ancaman yang dihadapi oleh bangsa Indonesia di zaman sekarang ini setidaknya harus dapat dihadapi dengan pemahaman mengenai wawasan nusantara yang memadai sehingga rasa nasionalisme dapat terwujud dengan baik. Pemahaman mengenai wawasan nusantara menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme warga negara Indonesia sebagai dasar untuk menjaga persatuan Indonesia dan keutuhan NKRI. Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana wawasan nusantara sebagai upaya membangun rasa dan sikap nasionalisme warga negara. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengulas dan membahas artikel-artikel penelitian sebelumnya mengenai bagaimana wawasan nusantara diperlukan sebagai upaya untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme setiap warga negara. Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman wawasan nusantara mempunyai peran yang strategis dalam membangkitkan jiwa nasionalisme terhadap warga negara di tengah-tengah era globalisasi.

Sugiaryo, Sugiaryo

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian masyarakat ini dilakukan pada guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan bimbingan, pelatihan, dan pendampingan pada guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta dalam memahami hak-hak dan kewajiban serta kode etik profesi guru. Dari hasil diskusi, sebagian besar guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta kurang memahami dengan baik hak-hak dan kewajiban serta kode etik profesi guru. Akibatnya dalam menjalankan tugas profesinya tidak jarang guru mengalami masalah. Baik masalah dengan peserta didik maupun dengan orang tua peserta didik, seperti diantaranya tindak kekerasan, intimidasi, pelecehan, dan sebagainya. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah seminar dan pendampingan, baik melalui media sosial maupun konsultasi. Luaran dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) Terselenggaranya seminar tentang perlindungan hukum dan kode etik profesi guru yang berdampak pada peningkatan pemahaman guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta tentang hak dan kewajiban serta kode etik profesi guru; (2) Publikasi ilmiah di jurnal pengabdian adiwidya dengan ISSN (online) 2598-2281 dan ISSN (offline) 2598-2273

Simplesius Sandur

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Thomas Aquinas mengambangkan teori metafisika partisipasi. Hal itu berakar dari suatu tradisi filsafat yang panjang dari filsafat Plato mengenai partisipasi Idea yang lebih rendah pada Idea yang lebih tinggi. Dalam tradisi filsafat Plato hal itu merupkan suatu filsafat dalam arti yang murni, tetapi Thomas Aquinas mengembangkan hal itu pada argumen-argumen teologis. Pada abad XVII seorang tokoh spiritual dari Spanyol, Yohanes Salib menggunakan dan mengembangkan ide ini dalam ajaran-ajaran spiritualnya yaitu persatuan antara jiwa dengan Allah. Persatuan ini disebut dengan persatuan transforman. Persatuan ini sebagai puncak dari kehidupan rohani seseorang adalah mungkin dalam hidup ini karena persatuan entitas yang lebih rendah, yaitu jiwa, dengan Allah. Artikel ini berusaha mendalami tradisi perkembangan ide partisipasi dari ide filosofis- metafisik kepada ide teologis, dan pada akhirnya pada ide spiritual.

Admojo, Wisnu Sri; Trisiana, Anita; Susilo, Sony Hermawan

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kematangan mahasiswa dan sarjana di Surabaya kurang tinggi. Beberapa siswa tidak dapat dan tidak dapat menerima perbedaan politik atau mengekspresikan kemauan politik mereka dengan baik. Mereka terkadang mengkomunikasikan niat politik mereka dengan mengambil tindakan anarkis. Pada saat yang sama, hal ini akan membahayakan persatuan negara kita, karena pelajar adalah bagian dari masa depan negara kita. Mengenai situasi ini, perlu dilakukan pembinaan terhadap mahasiswa yang memiliki kematangan politik yang memadai. Masalah pendidikan demokrasi dalam pendidikan kewarganegaraan merupakan solusi yang memungkinkan peserta didik untuk melakukan tindakan politik yang santun. Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa juga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan di segala bidang kehidupan bangsa, baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, politik dan demokrasi, hal ini benar adanya, karena semua warga negara berada di bidang hukum. Punya posisi yang sama pemerintah. Penerapan nilai-nilai demokrasi dapat membantu siswa memperoleh kedewasaan politik dan demokrasi. Oleh karena itu demokrasi merupakan informasi terpenting dalam negara dan kehidupan bernegara, serta merupakan upaya untuk menjaga keadilan.

Putra, Oka Ardiya; Trisiana, Anita; Safitri, Leni

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

HAM (Hak asasi manusia) adalah hak dasar yang sudah melekat pada diri manusia, yang wjaib untuk dihormati dan dilindungi secara hukum tidak bisa diganggu oleh seorangpun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pentingkah HAM dalam kehidupan bermasyarakat untuk menungjang kehidupan masyarakat yang lebih baik. Metode penelitian ini adalah menggunakan data primer dari sebuah buku, makalah, artikel dan sumber lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam pemerintahan karena masyrakat memerlukan kesejahteraan untuk mencapai keharmonisan dan menjaga persatuan bangsa dan negara. Hak asasi manusia ( HAM ) yang secara jelas termuat dalam konstitusi Negara Republik Indonesia sebagai hak konstitusional yaitu perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhannya menjadi tanggung jawab pemerintah. Ham adalah hak setiap individu yang harus dijaga dan dihormati oleh setiap orang. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang mengalami perkembangan secara nyata dan kompleks. Masyarakat menjadi tolak ukur dalam pemerintahan, pemerintah harus senantiasa menciptakan kesejahteraan kepada masyrakatnya karena setiap masyarakat perlu kesejahteraan untuk menyongsong kehidupannya. Ham dapat menyongsong kehidupan masyarakat dengan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat indonesia, maupun dalam bidang ekonomi, sosial ataupun budaya. Kata kunci : HAM ( Hak Asasi Manusia ), Masyarakat, Hak bidang ekomoni, sosial dan budaya

Angelo Luciani Moa Dosi Woda

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Misteri salib Kristus yang menebus dan menyelamatkan semua manusia, dunia, dan alam semesta, kerap disalahmengerti oleh sebagian orang pada zaman mutakhir ini. Mereka mengklaim bahwa tangisan kematian Yesus di atas kayu salib dianggap sebagai ungkapan putus asa, kutukan dan penderitaan orang yang berdosa. Selain itu, mereka berpendapat bahwa dalam peristiwa salib, terjadi keterpisahan dalam misteri Allah Tritunggal. Tentu saja, pernyataan tersebut tidak benar. Sesungguhnya, Allah menyatakan cinta dan kerahiman-Nya yang sempurna dalam peristiwa salib bagi pembaruan hidup seluruh makhluk ciptaan-Nya.

sido, damianus agus; Trisiana, Anita; Yusuf, Yusuf

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Damianus Agus Sido. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Slamet Riyadi, Agustus 2020. Tujuan penelitian ini ialah untuk : 1). Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan atara status sosial ekonomi keluarga terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020; 2). Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara pendidikan orang tua terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020; 3). Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dan pendidikan orang tua terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020. Populasi dalam penelitian ini Masyarakat Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta yang berjumlah 9.389 jiwa. Sampel penelitian sejumlah 30 orang. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angket yang digunakan untuk pengumpulan data tentang status sosial ekonomi keluarga, pendidikan orang tua, serta pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalah validitas eksternal dan realibilitas yang dicari adalah reabilitas internal. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis data diproleh nilai Fhitung sebesar6.01. kemudian dikonsultasikan dengan Ftabel tarafsignitifkan 5% sebesar 3,333. Berarti nilai Fhitung = 6,01 > Ftabel = 3,33. hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yang posoyif dan signitifikan antara status sosial ekonomi keluarga dan pendidikan orang tua dengan pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020”.

Astutik, Ramadhani Puji; Yusuf, Yusuf; Sugiaryo, Sugiaryo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan Penelitian ini yaitu untuk: Mengetahui Faktor pendukung, faktor penghambat dan mengetahui bagaimana Implementasi Nilai-nilai Persatuan Indonesia dalam Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada karan taruna desa pulosari kecamatan kebakkramat kabupaten karanganyar Tahun 2020.  Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif., sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi nilai-nilai persatuan indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada karang taruna sudah dapat diterapkan pada setiap kegiatan program kerja yang diadakan oleh organisasi karang taruna. 2) Faktor dukungan yang diberikan oleh prangkat desa yaitu berupa sarana dan prasarana seperti aula beserta kursi, untuk kegiatan rapat karang taruna, lapangan bulu tangkis, tenis meja dan dari masyarakat sekitar dalam kegiatan karang taruna selalu ikut berpartisipasi serta terkadang membantu makanan serta minuman. 3) Faktor penghambat adalah kurangya partisipasi dari anggota, kesibukan anggota diluar kegiatan karang taruna, dan ada 50% anggota karang taruna yang tidak aktif. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk: Mengetahui Faktor pendukung, faktor penghambat dan mengetahui bagaimana Implementasi Nilai-nilai Persatuan Indonesia dalam Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada karan taruna desa pulosari kecamatan kebakkramat kabupaten karanganyar Tahun 2020.  Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif., sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi nilai-nilai persatuan indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada karang taruna sudah dapat diterapkan pada setiap kegiatan program kerja yang diadakan oleh organisasi karang taruna. 2) Faktor dukungan yang diberikan oleh prangkat desa yaitu berupa sarana dan prasarana seperti aula beserta kursi, untuk kegiatan rapat karang taruna, lapangan bulu tangkis, tenis meja dan dari masyarakat sekitar dalam kegiatan karang taruna selalu ikut berpartisipasi serta terkadang membantu makanan serta minuman. 3) Faktor penghambat adalah kurangya partisipasi dari anggota, kesibukan anggota diluar kegiatan karang taruna, dan ada 50% anggota karang taruna yang tidak aktif.Â

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2020 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Penelitian ini membahas orang muda dapat menjadi pioneer dalam dialog interreligius. Hal ini dapat menjadi dialog interreligius yang khas. Fokus penelitian ialah relasi antara Orang Muda Katolik (OMK) dengan teman-teman Muslimnya. OMK terpanggil untuk dialog ini karena penduduk Indonesia mayoritas Muslim. Saat ini media sosial banyak memberitakan isu intoleransi yang menimbulkan prasangka diantara agama dan dapat membahayakan keberagaman Indonesia. Sejarah mencatat bahwa gerakan para pemuda Bangsa Indonesia dalam keragamannya dapat bersatu dan peduli pada persatuan bangsa. Peristiwa seperti Sumpah Pemuda tahun 1928 dan Gerekan Reformasi tahun 1998 menjadi kepedulian pemuda Indonesia yang cukup signifikan. Tujuan dari penelitian ini ialah menelusuri cara pandang iman Kristen untuk relasi OMK dalam dialog interreligius. Anjuran Apostolik Christus Vivit dapat meneguhkan pertemanan OMK dengan cara pandang inklusif dalam dialog interreligius. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi berdasarkan pengalaman berpastoral dengan anak muda. Penelitian ini memberikan sumbangan sederhana pada tingkat akar rumput masyarakat yaitu dialog interreligius orang muda. Temuan penelitian ini ialah OMK memandang teman Muslimnya bukan semata-mata sebagai teman tetapi sebagai saudara, menurut pemikiran Kristin-awanama dari Karl Rahner.

Widhoyoko, Yudhistoro Pandu; Sutikno, Arif; Daryono, Daryono

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk peningkatan kemampuan mengidentifikasikan kebenaran suatu informasi menggunakan Model Literasi Informasi Tujuh Pilar agar menjadi tahu cara mengetahui sumber informasi yang benar, mampu meliterasi informasi, mampu mengorganisir, menerapkan, dan mengkomunikasikan informasi ke orang lain dengan cara sesuai situasi, dan mampu membandingkan dan mengevaluasi dari mana sumber informasi yang diperoleh. Pengabdian ini dilaksanakan di Purbayan, Baki, Sukoharjo pada Kelompok Pengajian Ibu-Ibu Baitul Maqmur Purbayan-Baki SukoharjoKelompok Pengajian Ibu-Ibu Perum Graha Kencana Purbayan-Baki Sukoharjo. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi ibu-ibu anggota pengajian yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Diperoleh hasil bahwa seluruh peserta dalam memahami cara membedakan berita bohong dan dan tidak menggunakan literasi tujuh pillar. Kata Kunci: Kemampuan Identifikasi, Peningkatan kemampuan mengidentifikasi, Berita Hoax, Literasi Informasi, Model Tujuh Pilar.

Sari, Erlita Kharisma; Supeni, Siti; Yusuf, Yusuf

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lingkungan sosial dan komunikasi sosial dengan pengamalan sila Persatuan Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat pada anggota karang taruna di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota karang taruna di Desa Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, dengan jumlah total anggota aktif dari 11 karang taruna berjumlah 715 anggota. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 70 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan: 1) Hasil analisis data mengenai hubungan antara lingkungan sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia diperoleh nilai r hitung yaitu rxy1 = 0,482 > r tabel = 0,235. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia Karang Taruna di Desa Pulosari” terbukti kebenarannya. 2) Hasil analisis data mengenai hubungan antara komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia diperoleh nilai r hitung yaitu rxy2 = 0,501 > r tabel = 0,235. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan meyakinkan antara komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia pada Karang Taruna di Desa Pulosari” terbukti kebenarannya. 3) Hasil analisis data mengenai hubungan antara lingkungan sosial dan komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia diperoleh nilai F hitung yaitu = 30,500 > F tabel = 3,134, dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa : “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan sosial dan komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia pada Karang Taruna di Desa Pulosari” terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Lingkungan Sosial, Komunikasi Sosial, Pengamalan Pancasila Sila Persatuan Indonesia ABSTRACTThe research aims at finding out the relationship between social environment and social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle  “Persatuan Indonesia” on Karang Taruna at Pulosari Village, Kebakkramat, Karanganyar. The method of research is correlational study. The population is the members of karang taruna at Pulosari village, Kebakkramat, Karanganyar who are 715 members of 11 karang taruna groups. The sample used is 70 people. The sample teachnique used is simple random sampling. The techniques in collecting data used questionnaire and documentation. The techniques in analyzing the data employed testing correlation product moment and double correlation analysis. Besed on the analysis, there are some conclusion: (1) the result of data analysis about the relationship social environment and social communication with the implementation of 3nd Pancasila principle obtained Fcount  rxy1 = 0,482 > r tabel = 0,235. Thus, the hypothesis stating that there is positive and significant correlation between social environment with the implementation of 3rd Pancasila principle “Persatuan Indonesia” on Karang Taruna at Pulosari village is evidently true. (2) the result of data analysis about the social communication with the  implementation of 3rd Pancasilsa principle “Persatuan Indonesia” obtained rcount that rxy2 = 0,501 > r tabel = 0,235. Thus the hypothesis stating that there is positive and convictive correlation between social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle “Persatuan Indonesia” on karang taruna at Pulosari village is evidently true. (3) the result of data analysis about the relationship between social environment and social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle “Persatuan Indonesia” on Karang Taruna at Pulosari village obtained fcount is 30.500 > Ftabel is 3.134; therefore the hypothesis stating that there is positive and significant relationship between social environment and social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle “Persatuan Indonesia” on Karang Taruna at Pulosari village is evidently true.Â