Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 61-77 of 77

Analytics

Tiarma Fitri Malau; Lydia Nivea Indah Permatasari Silaban; Seventina Sibagariang; Enjelina; Putri Amelia Siahaan +2 more

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembinaan Warga Gereja yang Marturia atau bersaksi, Gereja sebagai tubuh Kristus dan tanda iman serta ketundukannya kepada Tuhan, gereja harus bersaksi, terutama dengan mewartakan anugerah, kebenaran, dan keadilan Tuhan kepada masyarakat dalam segala situasi dan tantangan, serta tentang anugerah Tuhan kepada seluruh ciptaan Nya. Bersaksi yang dimaksud adalah membuktikan kasih setianya kepada Kristus yang rela mati dikayu salib, bangkit, dan naik ke surga, supaya manusia kiranya mendapatkan hidup yang kekal dari Tuhan. Tulisan ini bertujuan untuk menggabungkan gereja yang Marturia dengan Pendidikan Agama Kristen (PAK), dimana PAK adalah pendidikan yang berpusat pada Tuhan Yesus Kristus dan Alkitab sebagai dasar atau titik acuan. PAK berperan untuk bersaksi kepada masyarakat dengan mendasarkan Alkitab dan Pendidikan Agama Kristen memberikan pengajaran yang sifatnya mendidik serta memberikan bimbingan kepada warga Gereja. Tulisan ini menggunakan metode  kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Dengan mencari berbagai sumber-sumber yang terkait dengan topik yang dibahas. Peneliti menggunakan berbagai sumber-sumber data baik berupa buku teks, jurnal ilmiah serta artikel ilmiah yang diambil dari sumber internet. Melalui tulisan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dalam gereja, dan dapat mengatasi tantangan-tantangan Pembinaan Warga Gereja yang Marturia, terutama di zaman modern ini melalui gereja dan Tenaga PAK, supaya jemaat dan peserta didik terbimbing atas Terimplikasinya pembinaan warga gereja terhadap PAK, sehingga warga jemaat dan peserta didik mendapatkan nilai-nilai kehidupan yang daripada kesaksian hidup Kristus dengan melaksanakan tugas dan panggilan gereja terutama dengan Marturia atau Bersaksi.

Nur Fatimah Sam Pohan; Lasria Simamora; Edy Marjuang Purba

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Angka Kematian Ibu merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. Hal ini terkait dengan fase kehamilan, persalinan dan nifas pada ibu dan fase tumbuh kembang pada anak. Berdasarkan data profil kesehatan Kabupaten Deli Serdang tahun 2019 Cakupan K1 di Kabupaten Deli Serdang mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2018 menjadi 98,58% pada tahun 2019. Demikian juga dengan cakupan K4 yang menurun menjadi 93,04%. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Ibu Dengan Kunjungan Ante Natal Care Di wilayah kerja Puskesmas Galang Tahun 2021. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang bersifat observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM II yang berkunjung sebanyak 36 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan uji bivariat didapatkan pengetahuan mempunyai nilai p-value sebesar 0,005<0,05 demikian juga tentang karakteristik umur nilai p-value 0,036 dan paritas mempunyai nilai p-value 0,907 sedangkan karakteristik pendidikan mempunyai nilai p-value 0,036<0,05. Dari hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kunjungan antenatal care, karakteristik pendidikan mempunyai hubungan yang signifikan dengan kunjungan antenatal care di wilayah kerja puskesmas Galang tahun 2021. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan konseling/penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan dan meningkatkan mutu pelayanan terutama dalam pelayanan antenatal sehingga ibu dapat termotivasi dalam melakukan pemeriksaan kehamilan khususnya dimasa pandemi Covid-19.

Linni Susila Harianja; Parningotan Simanjuntak; Nursaima Ritonga

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Dalam pelaksanaan kegiatan posyandu belum berjalan dengan baik, dikarenakan adanya keraguan masyarakat membawa ke puskesmas karena khawatir akan penularan Covid-19. Selain kekhawatiran dari masyarakat pelaksanaan posyandu terhambat disebabkan puksesmas tidak dapat melakukan pelayanan kesehatan bergerak hingga ke seluruh wilayah kerja puskesmas dalam memberikan layanan imunisasi (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Ibu Balita Untuk Melakukan Imunisasi Dasar Di Puskesmas Gunung Baringin Mandailing Natal Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi adalah semua ibu balita di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Penyabungan Timur Mandailing Natal yaitu sebanyak 171 Orang dengan sampel 54 orang menggunakan metode simple random sampling pada bulan April- Juni 2022. Analisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik Chi Square diperoleh hubungan pengetahuan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,019. Hubungan sikap dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,000. Hubungan umur dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,053. Hubungan pendidikan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,45. Hubungan pekerjaan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,001. Terdapat Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Ibu Balita Untuk Melakukan Imunisasi Dasar Di Puskesmas Gunung Baringin Mandailing Natal tahun 2022. Diharapkan dapat tenaga kesehatan dapat senantiasa memberikan pengetahuan, pemahaman dan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya posyandu dan manfaat posyandu bagi balita agar ibu balita termotivasi untuk berkunjung ke posyandu dan menunjukkan sikap yang peduli tentang pelaksanaandan kegiatan posyandu.      

Nuriyah Nuriyah; Karlina Karlina; Ainun Ainun; Istiqomah Istiqomah; Maulidia Setio Ningsih +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Desa merupakan organisasi pemerintahan yang memiliki hak istimewa dalam mengurus sendiri urusan daerahnya termasuk urusan masyarakatnya. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menyebutkan bahwa desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan, dan kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat. Sebagai garda terdepan dalam menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan umum di desa, Desa Senaken memiliki masalah SDM, aparat Desa Senaken masih belum sepenuhnya profesional. Latar belakang pendidikan yang sebagian besar hanya berada pada level menengah menjadi kendala utama dalam membaca kebutuhan publik yang wajib dilayani. Metode dalam proses edukasi ini adalah pemberian materi dan diskusi terkait dengan hal-hal yang menjadi tugas, fungsi dan pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap perangkat desa. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirasa memiliki banyak manfaat bagi perangkat Desa Senaken, dilihat dari bobot pertanyaan mereka yang memang sangat mendasar. Bagi perangkat desa edukasi ini sangat berguna dan berharap kedepannya akan terus diadakan sehingga mereka bisa terus menambah ilmu dan wawasan mengingat waktu dan dana mereka sangat terbatas untuk rutin mengkuti pelatihan pengembangan SDM. Edukasi yang didapatkan dalam pengabdian masyarakat ini akan diimplementasikan dalam prose pelayanan di Kantor Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

Zenny Oktamia Rachman; Sonny Subroto Maheri; Beny Mahyudi Saputra

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Meningkatnya perkembangan  Pendidikan di Indonesia, membuat persaingan bisnis di bidang Pendidikan semakin ketat, Hal ini mengakibatkan semakin banyaknya peluang untuk mendirikan Lembaga Pendidikan sebagai wadah pembelajaran bagi setiap orang yang membutuhkan. Semakin banyak Lembaga Pendidikan yang berdiri menuntut manajemen lebih cerdik dalam menentukan strategi pemasaran agar dapat memenangkan persaingan yang dihadapi. Hal ini yang melatar belakangi dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi promosi pemasaran yang diterapkan oleh Kind English Course. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan menggunakan tiga Teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian yang sudah dilakukan penulis menunjukan bahwa strategi promosi pemasaran lembaga kursus Kind English Course adalah 1. Strategi pemasaran offline yaitu penyebaran brosur-brosur, pengajuan proposal ke lembaga-lembaga lain seperti sekolah dan dari mulut ke mulut (word of mouth). 2. Strategi pemasaran online yaitu dengan memanfaatkan media online yang ada seperti search engine yang meliputi google dan media sosial seperti instagram, facebook, Tik tok dan whatsapp. 3. Strategi pemasaran dengan word of mouth dan kualitas pelayanan dengan  membatasi jumlah murid dalam kelas di lembaga kursus Kind English Course dapat menambah konsumen di setiap tahunnnya.

Daniel Ginting; Nina Fentiana

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tenaga medis dan non medis merupakan ujung tombak penyelenggaraan pelayanan di laboratorium medis pratama. Laboratorium medis pratama salah satu tempat yang wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Tujuan diterapkannya K3RS adalah terciptanya cara kerja, lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman, dan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan karyawan. Data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, hingga akhir 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 105.182 kasus di Indonesia. Kecelakaan kerja dapat dipengaruhi oleh lama kerja, usia, dan pendidikan seseorang. Penerapan K3 di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pengetahuan K3 yang baik diharapkan mampu menekan angka kecelakaan kerja karena individu tersebut dapat menerapakan tindakan yang sesuai dengan pengetahuan K3 yang dimilikinya. Tingkat pengetahuan K3 bagi tenaga medis dan non medis sangat penting dalam menjaga keselamatan pasien dan diri karyawan itu sendiri. Berdasarkan hasil pre dan post test, dan pengamatan langsung selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memberikan hasil yaitu meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta tentang K3 dan implementasinya.

Irna Juita; Elfindri Elfindri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi  pemanfaatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) oleh Penderita Hipertensi di Puskesmas Agam Barat Kabupaten Agam. Penelitian ini mengunakan metode penelitian (mixed methods)/Metode pengumpulan data kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah Populasi dalam penelitian sebanyak 728 orang Puskesmas maninjau dan Puskesmas Lubuk Basung 320 orang menggunakan Purposive sampling. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara, telaah dokumen dan observasi pada informan dan penelitian kuantitatif menggunanakan Analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan, pengetahuan, kemudahan akses dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posbindu PTM oleh penderita hipertensi. Faktor yang yang paling berpengaruh adalah kemudahan akses. Input SDM sudah cukup dan untuk dari segi kualitas perlu dilakukan pelatihan, pembinaan, Dana sudah cukup dari BOK dan Nagari. Tempat sarana dan prasana yang kurang, proses pelaksanaan Pelaksanaan skrining PTM sudah maksimal seperti penyuluhan, pemeriksaan labor dan ditindak lanjuti jika ada masalah yang ditemukan saat pelaksanaa. Output PTM yang baik dan berkelanjutan belum mencapai target sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal, hal ini terlihat masih adanya masyarakat usia 15-59 tahun belum terskrining dengan baik. advokasi dan koordinasi kepada camat dan wali Nagari untuk membentuk Masyarakat dan Kampung Peduli Hipertensi, ambilance desa, peningkatan promosi kesehatan.

Syafaruddin; randy; achmad

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Hakikatnya,  manusia  akan  memerlukan  fungsi  pengaturan  dalam  berbagai  aspek kehidupan,   termasuk   bermasyarakat   dan   bernegara.   Oleh   karenanya,   kehadiran pemerintahan  serta  pemerintah  menjadi  sesuatu  yang  urgen  bagi  proses  kehidupan manusia  termasuk  di  dalamnya  menyangkut  aspek  ketertiban  umum,  ketentraman masyarakat  yang  pada  kajian  selanjutnya,  merupakan  kebutuhan  dasar  hidup  yang harus  dipenuhi  terlebih  dahulu  sebelum  kebutuhan  dasar  lain  terpenuhi.  Aspek-aspek ini  kemudian  diatur  menjadi  kewenangan  Pemerintah  Daerah  yang  diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai perangkat yang ada di daerah. Di sisi lain, keterbukaan zaman dan percepatan di berbagai bidang membuat masyarakat yang  semakin  dinamis  dan  kritis  menginginkan  adanya  perbaikan  dan  peningkatan kualitas  pelayanan  terhadap  publik  termasuk  dalam  bidang  pemerintahan.  Satpol  PP dalam  kewenangannya  menyelenggarakan  tugas  dan  fungsi  yang  ada,  umumnya memiliki  citra  atau image yang  kurang  baik,  karena  selalu  diidentikan  dengan  aparat yang sewenang-wenang, arogan,  kasar, penindas, serta   sering dianggap lebih mengutamakan otot  dari pada otak ketika  melaksanakan  tugas  termasuk  kegiatan penertiban yang paling sering mengangkat citra dan kualitas Satpol PP ke publik.Oleh karenanya, dalam penelitian ini, didasarkan pada kajian konsep tentang betapa penting dan   strategisnya   fungsi   Satpol   PP   maka   perlu   juga   diimbangi   dengan   kualitas pelayanan  saat  bertugas,  secara  khusus  pada  penertiban  aset  pemerintah  daerah. Dengan metode penelitian kualitatif, didasarkan pada hasil wawancara, observasi dan dokumentasi di lapangan,  kualitas  dalam  penelitian  ini  didasarkan  pada  delapan  dimensi  kualitas menurut Garvin yaitu kinerja, fitur, keandalan, kesesuaian, daya tahan, service ability, estetika,dan persepsi kualitas, dan disimpulkan secara keseluruhan kualitas pelayanan Satpol PP (Provinsi   Sulawesi   selatan)   dalam   penertiban   aset   Pemerintah   Daerah Provinsi  Sul-sel sudah  cukup  baik  karena  sudah  sesuai  Standar  Operasional  Prosedur, namun  perlu  untuk  terus  dimaksimalkan  secara  kualitas  terlebih  yang  menyangkut beberapa  hal  dasar  di  antaranya  perihal  pengembangan  SDM  termasuk  standarisasi rekrutmen Satpol PP (dengan mayoritas Tenaga Harian Lepas/Honorer), Pelatihan dan Pendidikan, masalah kewenangan dalam pelaksanaan tugas, pengadaan sarana prasarana serta penganggaran yang masih perlu ditingkatkan.

Fahmi, Muhamad

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pelaksanaan manajemen pemasaran jasa pendidikan untuk meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru. Serta mendeskripsikan tentang faktor penghambat dan pendukung strategi pelaksanaan manajemen pemasaran jasa pendidikan untuk meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru. Dalam meningkatkan kuantitas para pelangan jasa pendidikan yaitu calon mahasiswa adalah dengan menerapkan strategi integrasi yang baik. Strategi integrasi merupakan salah satu strategi dalam aktifitas pemasaran yang dilakukan oleh lembaga pendidikan untuk meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru  dan memenangkan persaingan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menelaah perihal strategi pemasaran jasa pendidikan yang ada di STITNU Al-Mahsuni Danger dalam meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru  dengan menggunakan bauran pemasaran sebagai alat promosi produk keunggulan sekolah yang lebih menekankan pada 7P (product, price, place, promotion, people, pshycal evidence, process). Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Narasumber dalam wawancara ini yaitu waka kemahasiswaan, ketua P2M-P3M, tim PMB, ketua BEM dan mahasiswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun untuk memeriksa keabsahan data, peneliti menggunakan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji depenabilitas dan uji konfirmabilitas. Hasil Penelitian menunjukan bahwa strategi integrasi yang dilakukan STITNU Al-Mahsuni Danger dalam meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru  sudah terbilang baik, hal ini dapat dibuktikan dengan adanya data jumlah peningkatan jumalah mahasiswa pada setiap tahunnya. Dari ketujuh unsur bauran pemasaran yang paling dominan didalam meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru di STITNU Al-Mahsuni Danger adalah product, price, dan promotion. Product STITNU Al-Mahsuni Danger yang meliputi MPI, PIAUD dan penekanan pada program pengembangan minat dan bakat. Pada price STITNU Al-Mahsuni Danger menawarkan harga yang relative terjangkau dan sangat sesuai dengan pelayanan yang diberikan serta memiliki berbagai kebijakan potongan harga. Kemudian promotion STITNU Al-Mahsuni Danger yang berfokus pada pengoptimalan periklanan seperti banner, spanduk, media sosial, dan sosialisasi ke sekolah dan madrasah.

Fitriyadi, Farid; Indriastiningsih, Erna; Erkamim, Moh

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2022 Politeknik Negeri FakFak

Customer Relationship Management (CRM) merupakan sebuah strategi yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk dapat mengkontrol, pengecekan, menciptakan dan mempertahankan suatu hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan pelanggannya dan mengurangi kemungkinan para pelanggannya pindah ke perusahaan atau rekanan lain. CV Mediatama Percetakan merupakan sebuah perusahaan yang menjual berbagai macam buku pendidikan. CV Mediatama Percetakan membutuhkan sebuah strategi untuk dapat menjalin hubungan dan meningkatkan layanan kepada pelanggannya agar pelanggannya tetap loyal kepada CV Mediatama. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah Tampilan Website / Interface Customer Relationship Management (CRM) yang berbasis web pada CV Mediatama agar menjalin hubungan dan meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan. Desain Interface Website  CRM menggunakan model prototype. Dari penelitian ini akan menghasilkan sebuah Desain Interface Customer Relationship Management (CRM) berbasis web yang kemudian akan di uji dengan menggunakan metode pengujian Black-Box ,yaitu menguji perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program. Dengan perancangan dan pembangunan Customer Relationship Management (CRM) ini diharapakan CV Mediatama dan menjalin hubungan yang berkelanjutan dan dapat meningkatkan layanannya kepada pelanggan.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Revo Juhannda; Tri Lestari Hadiati; Suparno Suparno

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Peran pemerintah dalam melaksanakan pelayanan seperti menyediakan pelayanan pendidikan, kesehatan, penerbitan surat izin, penerbitan E-KTP dan akta kelahiran pembangunan gedung, pembangunan jembatan, pengairan, dan sebagainya. Akibatnya, peran pemerintah memiliki peran krusial dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat sehingga ia berkewajiban menyelenggarakan pelayanan publik semaksimal mungkin. Peningkatan pelayanan publik berkaitan erat dengan konsep desentralisasi. Desentralisiasi melalui pembentukan otonomi daerah di Indonesia menjadi isu yang sangat menarik untuk dibahas, terutama mengenai peningkatan pelayanan publik mengingat desentralisasi memiliki tujuan mulia, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui perbaikan pelayanan publik. Terkait desentralisasi, Pemerintah Kota Semarang bersama perangkat daerahnya pun memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan pemerintahannya sendiri secara luas dan bertanggung jawab dalam rangka menyejahterakan masyarakatnya melalui pelayanan publik. Penyelenggaraan pelayanan bidang administrasi di Kota Semarang salah satunya dimana Wali Kota Semarang melimpahkan kewenangan ini kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang dan salah satu pelayanan yang diselenggarakan adalah akta kelahiran. Akta kelahiran adalah bentuk identitas seseorang.

Karningsih Karningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program Indonesia Pintar bertujuan untuk    menjamin semua  anak usia sekolah  untuk menempuh pendidikan ,  dan kesempatan belajar.Bantuan dana Program Indonessia Pintar ini sangat membantu siswa untuk memenuhi kebutuhan sekolah, apalagi ketika munculnya wabah pandemi covid-19 berdampak pada semua sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan yang mengharuskan siswa belajar di rumah, hal ini tidak  selalu menguntungkan bagi siswa dari keluarga miskin, karena tuntutan biaya hidup yang tinggi orang tua menyebabkan pemanfaatan dana PIP tidak digunakan untuk biaya sekolah  siswa,  melainkan  untuk  memenuhi  kebutuhan  keluarga  .  pembelajaran  selama  pandemi Covid -19 secara  online bisa dilakukan dengan fasilitas  internet, pulsa dan gadget,   Pendekatan penelitian adalah deskriptif kualitatif,   fokus penelitian yaitu komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi,  dan  disposisi..  Hasil  penelitian  menunjukkan    bahwa    implementasi  Program  Indonesia Pintar di SMP Negeri 1 Japah Kabupaten blora   belum optimal   dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan  siswa  ,).  Komunikasi  program  PIP  dilakukan  melalui  sosialisasi  pemanfaatan  bantuan dana PIP, dan   tidak ada pengawasan dalam pemanfaatan bantuan   dana. Struktur birokrasi sederhana  oleh pihak sekolah kepada orang tua siswa,Sumber daya manusia sudah melaksanakan tanggung jawabnya, tetapi sumber   dana mengalami masalah pendistribusian karena kurang tepat waktu,  dilihat dari disposisi (sikap) implementor memberikan pelayanan dengan baik.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Lestari Zaenab

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kinerja Pramusaji dapat mempengaruhi keberhasilan pelayanan di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang. Dalam hal ini penulis menguji pengaruh dari latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kinerja pramusaji di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil angket yang telah di isi oleh karyawan bagian pramusaji di instalasi gizi RSUP DR Kariadi semarang yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Metode analisis dalam penelitian ini yaitu ujivaliditas dan reabilitas data, uji regresi linier berganda serta uji hipotesis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) variabel latar belakang pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pramusaji di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang (2) variabel pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pramusaji di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang (3) variabel latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja berpengaruh secara bersasama terhadap variabel kinerja pramusaji di instalasi gizi RSUP DR Kariadi semarang (4) variabel pengalaman kerja paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pramusaji di instalasi gizi RSUP DR Kariadi Semarang.

Rini Werdiningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lembaga Pendidikan sebagai sarana yang mampu mengasah dan mengarahkan potensi anak sebagai bekal kehidupan di masyarakat kelak. Persepsi yang terbangun selama ini adalah bahwa tanggungjawab proses pendidikan masih dibebankan pada institusi pendidikan saja. Keterlibatan masyarakat dalam perwujudan dan penyelenggaraan pendidikan seringkali diabaikan. Padahal, dalam hal penyelenggaraan pendidikan, masyarakat memiliki hak dan tanggungjawab untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat ( Community based education) berdasarkan kekhasan agama, sosial, budaya, aspirasi, dan potensi masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh dan untuk masyarakat Fokus penelitian ini adalah mengkaji Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang mengacu pada fenomenologis. Penentuan subyek penelitian dipilih berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu antara lain partisipasi bentuk sukarela, pengambilan keputusan, pemikiran dan pembiayaan

Prastianto, Rudi Walujo; Mustain, Mahmud; Pratikno, Herman; Handayanu, Handayanu; Miftakh D.S, Dwi Purnomo H, Zuhud Ubaidillah &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Inovasi teknologi untuk pendidikan mutlak dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0, karena teknologi digital dapat memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat di sektor pendidikan. Fleksibilitas, efektifitas dan efisiensi penggunaan teknologi yang tepat dapat menembus ruang dan waktu dalam menjembatani komunikasi antar para pemangku kepentingan dalam proses pendidikan. Penerapan sistem monitoring pembelajaran online sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS dengan mitra sekolah Al Uswah Surabaya, menjadi solusi terhadap sistem yang masih konvensional yang kurang efektif dan efisien serta rentan terhadap ketidakakuratan akibat kesalahan manusia. Pada akhirnya, dengan sistem ini dapat memperbaiki pelayanan dan kinerja, sehingga efektivitas dan efisiensi proses tersebut meningkat. Parameter penting yang direkam menjadi database oleh sistem monitoring pembelajaran terkait kehadiran siswa, kehadiran guru dan durasi waktu proses belajar mengajar dapat dianalisis secara statistik deskriptif. Fitur sistem yang mampu diakses orang tua siswa, bahkan dapat menjadi media promosi untuk meningkatkan reputasi sekolah serta peran serta orang tua/wali siswa dalam mendukung kesuksesan kegiatan pendidikan. Sistem elektronik ini tidak akan memberikan hasil optimum jika tidak diiringi dengan perubahan pemahaman dan perbaikan budaya belajar mengajar guru, siswa, serta manajemen sekolah. Atau sebaliknya, dengan kehadiran sistem ini secara tidak langsung dapat memaksa untuk terjadinya perubahan budaya belajar-mengajar ke arah yang lebih baik secara bertahap. Dalam penelitian ini parameter penting terkait kegiatan proses belajar mengajar selanjutnya dianalisis untuk menemukan hubungan yang mendukung hipotesis terkait peningkatan budaya belajar mengajar dan reputasi sekolah melalui penggunaan sistem berbasis teknologi komunikasi dan informasi ini.