Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 61-63 of 63

Analytics

Yus Oktofianus Fanggi

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Dan Kejadian 12:1-9 memberikan penjelasan Panggilan Abraham adalah dasar dan penopang bangsa Israel dalam posisinya sebagai bangsa dan sebagai gereja. bersama Atas panggilan Abraham, bangsa dan gereja dapat bersatu dan seragam Artikel ini berfokus khusus pada sejarah satu orang, yaitu Abraham dan keturunannya. Tuhan tidak kehancuran ciptaannya. Tetapi Dia mulai bekerja dengan satu Umat ​​pilihan-Nya dan umat yang Dia pilih untuk direformasi Di dalam dunia.[1] Kejadian 12:1-9 menjelaskan panggilan Abraham untuk meninggalkan tanah nenek moyangnya dan pergi ke tanah yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya. Di sana Tuhan melindungi dan memberkatinya. Kejadian 12:1-3 adalah berita panggilan Abraham dan janji Tuhan yang akan diterima Abraham. Kejadian 12:4-9 adalah jawaban atau respon Abraham terhadap panggilan Tuhan. Metode yang digunakan untuk menghimpun data bagi penulisan ini didasarkan pada penelitian perpustakaan dan metode deskriptif. Pada teks Kejadian 12 ini pemanggilan Allah kepada Abraham secara tiba tiba. Pemanggilan itu datang kepada Abraham tanpa petunjuk mengenai waktu, tempat, juga tidak ada keterangan lengkap tentang Abraham selain hanya silsilah singkat dan data keluarga dari ayat-ayat sebelumnya.   [1] Sandy Lane West, Handbook to the Bible (Bandung: Kalam Hidup, 2015), 144.

Woran, Ramlen; Sinaga, Janes; Sinambela, Juita Lusiana

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Tujuan penelilian ini adalah untuk memahami dasar perjanjian Allah kepada Abraham dan apa saja yang dijanjikan Allah kepada Abraham, serta korelasinya kepada umat Allah sepanjang zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian studi literatur. Abraham adalah salah satu tokoh terpenting dalam Perjanjian Lama. Melalui Abraham, Allah membuat perjanjian dengan seluruh umat manusia. Abraham memiliki kesetiaan dan kepatuhan terhadap perintah Allah. Kesetiaan dan kepatuhan kepatuhan Abraham ditunjukkan dengan melakukan perintah Allah dalam meninggalkan negrinya dan mengorbankan anaknya. Allah mengadakan perjanjian kepada Abraham sejak dipanggil keluar dari negrinya, Allah berjanji memberikan tanah, keturunan dan penyertaan berkat. Perjanjian Allah kepada Abraham berkelanjutan bagi keturunannya dan bagi setiap umat pilihan-Nya.

Sudarsono, Sudarsono

Motivasi personalia pondok pesantren merupakan motivasi yang unik yang sulit dijelaskan secara empiris sebagaimana teori kebutuhan Abraham Maslow. Namun keunikan ini menjadi nilai tersendiri yang sulit ditemukan di luar lembaga pondok pesantren. Hal ini menjadi kekuatan pondok pesantren dalam mengembangkan lembaganya dan juga menjaga keberlangsungan hidupnya agar tidak tergantung seberapa banyak biaya yang mereka miliki.