Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 741-760 of 813

Analytics

Arju Arju; Abad jaya zega

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dalam agama kekristenan, musik merupakan satu hal yang penting dan mendasar dalam sebuah gereja. Pada bagian ini umat Tuhan dituntut memuji Tuhan dengan menggunakan alat music sebab melalui musik dapat mengantarkan umat erat bersekutu dan intim dengan Tuhan dalam Roh dan kebenaran. Musik membuat umat merasakan sentuhan yang lembut dari Tuhan. Namun, kenyataanya  Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK SETIA di Indonesia) belum memahami pentingnya musik gereja.  Dengan demikian, sekolah Kristen perlu melihat ini sebagai tantangan sekaligus upaya menumbuhkan kerinduan, keinginan, semangat dan antusias mempelajari musik gereja serta meninjaunya dalam Perjanjian Lama terlebih pada kitab Mazmur. Dengan hal ini, penulis menggunakan metode yang peneliti kualitatif. Kesimpuln : setelah hasil diketahui dari atas bahwa manfaat musik gereja dalam pembelajaran SMTK Setia se-Indonesia perlu dikembangan dan diperhatikan. Karna di dalam kegiatan kerohanian maupun Kegiatan berupa mengembangan potensi musik yang dimiliki dan dirasakan oleh SMTK Setia.

Periman Jaya Lahagu; Sandra Rosiana Tapilaha

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

The vision of passing from death to life is a glorious awakening. It is something that nature completely ignores, totally contrary to how it works (une privatione ad habitum non datur regressus-no way without ownership). Interestingly, the book of Ezekiel shows an unusual hope. In a valley full of human bones, God asked, "Can these bones rise again?" " Impossible! However, Ezekiel knows that nothing is impossible in God's hands. This paper uses qualitative research methods with a literary approach to present problems as well as analyze and collect data. With this in mind, the writer wants to discuss a number of things related to the text of Ezekiel 37 :1-14 itself. The main problem being considered is how to interpret the passage Ezekiel. 37:1-14. The conclusion is that through the text of Ezekiel 37:1-14, God actually wants to convey promises and messages of hope through Ezekiel. Text it mentions that Ezekiel saw a vision of dry bones in the valley, which was interpreted as a promise to save the Israelites.

Linus Syah Putra Gulo; Yeremia Hia

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Di dalam Perjanjian Baru, kitab Ibrani adalah salah-satu kitab yang banyak mengutip teks Perjanjian Lama dan menyinggung tentang iman. Bahkan kitab ini sendiri yang mendefenisikan iman. Para penulis Perjanjian Baru lebih cenderung menggunakan versi Ibrani teks masoretik teks, dengan berbaga metode penafsiran tradisi Yahudi kuno. Metode penafsiran, misalnya: historis, preteris, furutis, idealis. Penulisan artikel ini dilakukan dengan metode kualitaif yang, bentukanya eksegeis. Eksegesis adalah metode untuk menemukan dan memahami pesan dari sang penulis. untuk memahami penggunaan Perjanjian Lama di alam Perjanjian Baru, khususnya tentang teks-teks yang berbicara tentang Eskatologi atau kedatangan Tuhan yang kedua kali. Dari berbagi persepektif masih banyak yag harus digali, mulai daris sisi soteriologinya dan eskatologinya. Tujuan penulisan artikel ini, untuk menjelaskan makna penggunaan kutipan Perjanjian Lama di dalam Perjanjian Baru oleh si penulis dan kaitan-nya dengan iman yang tekun dalam menantikan kedatangan Kristus yang kedua kali. Penulis menggambarkan penggunaaan Perjanjian Lama oleh penulis di dalam ayat 10:37-38, kemudian, Penulis akan menguraikan korelasinya dengan iman yang tekun terhadap orang Kristen masa kini dalam hal menantikan kedatangan Kristus yag kedua kalinya.

Doni A

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

In the multicultural context of religious communities in Indonesia, diversity is closely related to the formation of a society based on diversity and the creation of a national culture that unites the Indonesian nation. In religious education, it also encourages the values ​​of multiculturalism and pluralism to create inter-religious harmony. Theology is the foundation of life, which can be applied in a multicultural sense. Many teachings teach about God, as well as teachings about the relationship between God and the world and humans. Tells us that God is multicultural, exists in the midst of humans, and His relationship with humans is interpersonal. Christian religious education, on the other hand, reflects the teaching of truth from the Word to children, to create deeper intimacy with God. How many acts of love of the Father of the Lord Jesus Christ to others can be an example. The Bible records that the apostle Paul preached the gospel to lost people in different cultural contexts. To lead people to Christ; spreading the news of the Gospel where he ministered.

Elfin Warnius Waruwu

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Evaluasi salah satu bentuk upaya terencana dalam proses sebuah kegiatan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang telah terencana dari awal. Mewujudkan hasil yang efektif dalam proses pembelajaran tentunya dibutuhkan evaluasi untuk mengenali (mengetahui) keefektivan proses pembelajaran/intraksi yang dilakukan oleh guru dan peserta didik dalam kelas. Untuk meningkatkan keefektivan belajar peserta didik tentunya seorang guru sepatutnya memiliki berbagai motode dalam mengajar serta mempunyai kemampuan untuk memahami kebutuhan pendidikan peserta didik. Tercapainya tujuan pembelajaran salah satu bentuk terwujudnya tujuan pendidikan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia “mencerdasarkan kehidupan bangsa”.

Sadariani Zebua; Mortan Sibarani

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Increasing the creativity of Christian religious education teachers through the development of digital learning materials is urgently needed because without developing digital learning materials, PAK teachers will experience a lag in digital information. This study aims to investigate the development of digital learning materials that can increase the creativity of Christian religious education teachers. In the digital era that continues to grow, the use of technology in Christian religious education has great potential to create a more interesting and effective learning experience. This study uses a type of qualitative research and involves literature studies to gain an in-depth understanding of the integration of Christian religious values in digital learning. The results of the study show that the development of digital learning materials can provide significant benefits in increasing the creativity of Christian religious education teachers. By integrating Christian religious values, teachers can create more innovative and creative teaching methods. The use of technological resources such as multimedia, video, and interactive software allows teachers to extend learning materials and create more engaging learning experiences for students.

Woran, Ramlen; Sinaga, Janes; Sinambela, Juita Lusiana

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Tujuan penelilian ini adalah untuk memahami dasar perjanjian Allah kepada Abraham dan apa saja yang dijanjikan Allah kepada Abraham, serta korelasinya kepada umat Allah sepanjang zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian studi literatur. Abraham adalah salah satu tokoh terpenting dalam Perjanjian Lama. Melalui Abraham, Allah membuat perjanjian dengan seluruh umat manusia. Abraham memiliki kesetiaan dan kepatuhan terhadap perintah Allah. Kesetiaan dan kepatuhan kepatuhan Abraham ditunjukkan dengan melakukan perintah Allah dalam meninggalkan negrinya dan mengorbankan anaknya. Allah mengadakan perjanjian kepada Abraham sejak dipanggil keluar dari negrinya, Allah berjanji memberikan tanah, keturunan dan penyertaan berkat. Perjanjian Allah kepada Abraham berkelanjutan bagi keturunannya dan bagi setiap umat pilihan-Nya.

Septinus Hia

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Agama-agama yang ada di Indonesia memiliki kepercayaan masing-masing. Salah satunya agama Kristen yang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan yang telah menebus dan menyelamatkan manusia yang percaya kepada-Nya. Tetapi ada juga kelompok Kristen yang tidak sependapat dengan pandangan tersebut seperti Saksi Yehuwa. Pengikut Saksi Yehuwa tidak percaya dengan ajaran-ajaran yang diajarkan oleh Kristen pada umumnya. Saksi Yehuwa memiliki cara pandang tersendiri tentang Tuhan bagi mereka hanya ada satu Tuhan yaitu Yehuwa dan Yesus bukanlah Tuhan atau penebus dosa umat manusia melainkan Yesus hanya ciptaan dan hanya menebus dosa Adam saja. Saksi Yehuwa yang dipelopori oleh Charles Taze Russell (pendiri Saksi Yehuwa) mulanya bernama Siswa-Siswa Alkitab yang telah ada sejak tahun 1931. Tujuan penelitian ini ialah untuk menemukan Tuhan mana yang disembah oleh Saksi Yehuwa. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil yang ditemukan ialah umat Kristen menyembah kepada Tuhan Yesus sebagai Allah yang hidup sedangkan Saksi Yehuwa menyembah pada Allah yang menebus Adam pada masa PL. Kesimpulan: Tuhan yang benar dan hidup yang telah berinkarnasi di dalam Yesus Kristus; yang harus disembah oleh Saksi Yehuwa dan orang Kristen pada umumnya bahkan orang-orang non-Kristen.       

Reni Herayani Manik; Sofia Sri Soradinah Wau; Ibelala Gea

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Writing this article is based on the fact that there are still many Christian leaders today who abuse their leadership without seeing the context of their faith in God's love. Therefore the purpose of writing this scientific work is how readers can emulate Jesus' leadership in the Gospel of John, the method used in writing this article is qualitative analysis through literature study by analyzing how Jesus' leadership example is very relevant for today's Christian leadership, which can be taken through books, articles. Bible and journal. The conclusion from the results of this study is that the leadership that Jesus did cannot be denied and doubted for today's Christian leaders, because he proved that he had shown how to be a quality leader even though Jesus himself could master what he wanted but not with Jesus who always humble.

Fredik Melikias Boiliu; Rini Sumanti Sapalakkai; Go Heeng; Elisya Nita Anugrahni; Nia Lorena br Hutagalung +8 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Pendidikan Karakter merupakan salah satu bagian untuk kehidupan yang sangat penting. Karakter ditanamkan pada usia muda, secara khusus untuk tingkatan anak sekolah dasar di SD Tunas Baru Batam, seperti masalah tanggung jawab, kejujuran, kepedulian dan religius. Oleh sebab itu penanaman karakter ini perlu diterapkan melalui pendampingan guru dalam PAK guna meningkatan karakter siswa/i. Pentingnya pelakasanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa/i prodi Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SD Tunas Baru Kota Batam adalah (1) untuk meningkatkan karakter peserta didik (2) meningkatkan nilai, sikap dan perilaku yang memancarkan akhlak mulia atau budi pekerti luhur (3) dan meningkatkan karakter Kristiani sejati sesuai ajaran  Alkitab. Kegiatan ini dilakukan oleh tim PKM Bersama mahasiswa/I di SD Tunas Baru Kota Batam. Adapun metode dalam pelaksanaaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbagi atas tiga bagian yaitu: Metode Observasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam metode observasi Tim PKM mengunjungi tempat pelaksanaan kegiatan untuk survei lapangan terlebih dahulu, metode pelaksanaan pemaparan materi. Metode evaluasi di lakukan untuk menilai keberhasilan seluruh kegiatan yang di laksanakan. Hasil dari pengabdian ini memastikan bahwa mahasiswa/i SD Tunas Baru Kota Batam memiliki pengetahuan dan meningkatkan karakter.

Alfredo, Milleano Jody; Sulistyo, Wiwin

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2023 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Keamanan jaringan menjadi suatu hal yang sangat penting, terutama untuk sebuah organisasi yang menerapkan teknologi dan sistem informasi di dalamnya. Fakultas Seperti halnya yang terjadi di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana (FTI UKSW). Saat ini FTI UKSW menggunakan topologi jaringan dengan perangkat MikroTik. Penelitian ini merekomendasikan perancangan desain topologi berbasis Hierarchical Network Design dan dirancang dengan menggunakan pfSense Router Firewall. Perancangan sistem difokuskan untuk bagian traffic antara Distribution Layer dan Access Layer. Hal tersebut dilakukan untuk mengamankan traffic jaringan dan memberikan proteksi secara langsung melalui Web Service pfSense. Di dalam pfSense Router Firewall, terdapat tools yaitu Intrusion Prevention System (IPS) Snort yang berfungsi untuk membantu dalam memberikan action dan blocking jika terjadi ancaman pada jaringan. Dengan desain topologi yang diusulkan tersebut diharapkan dapat menghasilkan peningkatan keamanan jaringan komputer di FTI UKSW.

Yuferlinus Waruwu

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Memasuki period digital dengan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat pesat, telah membawa perubahan yang signifikan dalam percepatan dan inovasi penyelenggaraan pendidikan diberbagai belahan dunia. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 tentang Kualifikasi dan Kompetensi Guru, bahwa  practitioner harus memiliki kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, fokus penelitian ini yakni pemanfaatan teknologi informasi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Kristen dalam pendidikan sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman dan langkah- langkah praktis pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di sekolah- sekolah. Tulisan ini memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatanan kepustakaan untuk menyajikan masalah, analisis dan pengumpulan data. Penelitian kualitatif mengacu pada makna, konsep, definisi, dan deskripsi terhadap sesuatu yang diteliti oleh peneliti atau penulis. practitioner pendidikan agama Kristen harus dapat berinovasi dengan teknologi informasi dan komunikasi agar  practitioner dapat mengerti dan memahami setiap perkem bangan dan kemajuan zaman yang akan lebih menuntut  practitioner untuk lebih kreatif. Sebagai kesimpulannya bahwa Guru PAK akan berupaya meningkatkan tanggung jawab lewat mengikuti pelatihan tahun ini dengan tujuan agar lebih mengetahui cara memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.

Arju Arju; Abad Jaya Zega

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Pendidikan anak adalah merupakan tanggungjawab penuh dari orang tua sejak anak tersebut terbentuk dalam kandungan ibunya.  Tanggung jawab ini merupakan tugasnya kepada Tuhan secara khusus maupun kepada masyarakat secara umum.  Demikian juga dalam Alkitab yang mengajarkan tugas dan tanggungjawab orangtua dalam mendidik anak-anak mereka dengan tujuan agar anak-anak mereka menjadi anak yang takut dan hormat kepada Tuhan.  Prinsip pendidikan kepada anak dalam perspektif iman Kristen dapat dilakukan dalam segala situasi dan kondisi sebagaimana tertulis dalam Firman Tuhan.  Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang tanggungjawab orangtua dalam mendidik anak berdasarkan Alkitab.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data-data dari berbagai sumber literatur sebagai referensi untuk mewujudkan tujuan tersebut di atas.  Berdasarkan penelitian ini maka diperoleh hasil bahwa orang tua memiliki tanggungjawab untuk mendidik anak-anak mereka, sebagai pengajar, pembimbing, teladan, dan pelindung. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa orangtua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak-anak mereka supaya menjadi anak yang takut dan hormat kepada Tuhan.  Sebagai saran bagi orangtua agar bertindak sebagai pengajar, pembimbing, teladan, dan  pelindung bagi anak-anak mereka.

Julmiati Samoiri; Sandra Rosiana Tapilaha

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Christian religious education is an important aspect in the formation of character and the development of children. In this context, teacher creativity and the role of parents play a significant role in increasing children's interest in learning through Christian religious education. However, there are challenges in terms of a lack of understanding of the importance of creativity, a lack of creative teaching methods, and suboptimal involvement between teachers and parents. Therefore, this study aims to analyze the role of teacher and parent creativity in increasing children's interest in learning through Christian religious education. Through a qualitative approach and data analysis, this study identified existing problems and provided workable solutions. The results of the study show that a deep understanding of the importance of creativity, the use of creative teaching methods, and the active involvement of teachers and parents can encourage children's interest in learning in the context of Christian religious education. This study provides practical recommendations to enhance the role of teacher and parent creativity in strengthening children's interest in learning through Christian religious education, with the hope of improving the quality of Christian religious education that children receive.

Kristiani Hulu; Yosia Bello

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2023 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

The term Discipline in worship is widely known among believers, although there are Those who disagree with the word disciplne associated with worshipful matters. Personal. Discipline in worship according to the Christian concept is God’s commandment that must be carried out by everyone who has been redeemed and saved by the Lord Jesus Christ. What are the elements of worship according to the Bible? And what are the benefits of discipline in worship Research using qualitative methods with congregational interviews. The results of the study are tru worship is service to God by offering the whole body, spirit and soul with actions and atitudes full of respect and praise, and obedience with time discipline to build good relationship with God needed discipline Is not arbitrarily keywords: spiritual discipline, personal worship.    

Yolanda Raba Here

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2023 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

The practice of polygamy is a problem in the family that often occurs, in the Christian faith polygamy is in conflict with the principle of marriage. Family is God's creation since the beginning of the first human being, namely Adam and Eve. God first made humans a pair, so it is clear that in the event that the first humans had one husband and one wife, with this statement we can conclude that polygamy is not permitted by Christians and with polygamy is strictly prohibited in the Christian faith. The point of polygamy is to have more than one wife and that the Bible does not approve of polygamy happening. God does not approve of the marriage of more than one wife in Genesis 2:24 where it is very clear that a man will unite with his wife so that they become one flesh.    

Kristianus Bayu Pranata; Nehemia Nome

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2023 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

  Abstract: Christian religious education has the goal of teaching students the principles of Christian life, including moral values such as love, forgiveness, justice, and brotherhood. Christian religious education can help students understand and appreciate other religions with an inclusive attitude, tolerance, and respect for religious differences. However, there are several challenges that need to be overcome in implementing Christian religious education as an educational restoration agent to create a harmonious religious life in schools. One of the main challenges is the lack of understanding of religious moderation. In this research, the writer took the step of doing a literature study. Christian religious education plays a vital role as an educational restoration agent in creating a harmonious religious life in schools. Through teaching moral values, respect for religious diversity, character building, and interreligious dialogue, Christian religious education contributes to shaping students who live according to religious values and in harmony with fellow human beings.  

Bryan Sedona; Ridolfroa S.Th. Manggoa; Felipus Nubatonis

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Minat belajar merupakan hal yang sangat penting dan perlu untuk ditingkatkan dalam proses pembelajaran. Karena apabila anak tidak memiliki minat belajar atau tidak mampu meningkatkan minat belajar maka proses pembelajaran pun akan sulit untuk diterima. Oleh karena itu peran orangtua Kristen sebagai pendidik sangat penting guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Situasi sosial dalam penelitian ini yaitu Dusun Tabik yang terletak di Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Ada beberapa masalah yang ditemukan di Dusun Tabik seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menyebabkan anak lebih memilih bermain media sosial atau bermain game online ketimbang belajar, proses pembelajaran di sekolah yang kurang aktif sehingga anak merasa bosan dan tidak memahami pembelajaran, materi pembelajaran yang tidak terserap dengan baik, dan belum mampu calistung (baca, tulis, hitung). Melihat persoalan tersebut, maka peneliti ingin meneliti peran orangtua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: Menjelaskan peran orangtua Kristen sebagai pendidik; (2) Memaparkan upaya meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun; (3) Menjelaskan peran orang tua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Metodologi penelitian yang peneliti gunakan yaitu metodologi penelitian kualitatif – studi lapangan dengan pengumpulan data observasi wawancara. Hasil penelitian yang diharapkan adalah dengan terlihatnya peran orangtua Kristen sebagai pendidik dan meningkatnya minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Rumusan teori yang ditemukan yaitu minat belajar anak usia 13-15 tahun akan meningkat apabila orangtua mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan baik. Kesimpulan yang didapatkan yaitu orangtua Kristen harus mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan sikap hati yang rela berkorban demi anak guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak.

Runa Runa; Marthen Mau; Gianto Gianto

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Skripsi ini membahas tentang upaya guru PAK dalam meningkatkan spiritualitas peserta didik. Spiritualitas merupakan hubungan pribadi manusia dengan Allah. Spiritualitas peserta didik sangat perlu untuk terus ditingkatkan agar mampu bertumbuh dewasa dalam Yesus Kristus atau dewasa secara rohani. Oleh karena itu perlu adanya upaya guru PAK untuk membimbing peserta didik khususnya yang ada di SDN Manggam, sehingga peserta didik merasa tertolong spiritualnya tetap mengalami perubahan dan peningkatan spiritualitas ke arah yang semakin baik.  Penelitian dan penulisan skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menggunakan teknik pengolahan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan penulisan skripsi ialah supaya ada perubahan dan peningkatan spiritual melalui iman dalam pengenalan akan Allah yang semakin baik dari peserta didik. Dan untuk mencapai hal tersebut, upaya guru pendidikan agama Kristen sangat dibutuhkan dan berperan penting dalam membimbing, mengarahkan, serta menjadi teladan bagi peserta didik. Rumusan teori hasil penelitian ialah bahwa adanya upaya seorang guru pendidikan agama Kristen dalam meningkatkan spiritualitas peserta didik akan membawa peserta didik semakin mengenal Allah sehingga mencapai kedewasaan dalam Yesus Kristus. Kemudian kesimpulan yang didapatkan ialah guru pendidikan agama Kristen harus berupaya untuk meningkatkan spiritual peserta didik yang merupakan tugas utama dari guru pendidikan agama Kristen agar peserta didik menjadi pribadi yang beriman hingga mencapai kedewasaan spiritual yang semakin baik dalam Kristus.

Nikodemus

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Pada hakikatnya pendidikan bagi kebanyakan orang adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan, atau suatu sarana untuk mengembangkan potensi diri, Zaim Elmubarok member pandangan bahwa Pendidikan adalah proses menanamkan dan mengembangkan diri pada peserta didik tentang hidup.  Pendidikan sangat penting bagi anak-anak karena dengan pendidikan anak-anak akan di ajarkan bagaimana menjadikan dirinya dewasa dan memeimpinnya kearah kedewasaan. Senada dengan itu Ester Putri Setiyowati mengatakan bahwa pendidikan juga merupakan upaya dan psikomotorik. Oleh karena itu membangun aspek kognisi, afeksi, dan dalam mengembangkan seluruh potensi siswa, potensi itu meliputi kognitif, afektif psikomotorik secara seimbang dan berkesinambungan adalah nilai pendidikan paling tinggi.