Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 721-740 of 743

Analytics

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Pada kesempatan penelitian saat ini adalah berkaitan dengan pra-proses dalam pemrosesan citradigital untuk mengamati dan mengimplementasikan teknik/metode berkaitan dengan sebuah proses dalamserangkaian pengolahan citra yaitu dalam fokus penelitian tentang penggunaan plotting pixels. Pemilihandan penggunaan plotting pixels merupakan suatu pra-proses dalam pengolahan citra, yang dimaksudkanuntuk memberikan pendekatan terhadap penentuan/pendeteksian warna obyek citra secara matematis, yangdapat diimplementasikan pada sebuah citra 2-D, dan digunakan untuk menentukan warna terhadap obyekcitra 2-D tersebut. Proses ini mampu untuk digunakan untuk merepresentasikan warna sebuah citra danmampu mendeskripsikan warna secara grafis yang terbentuk seperti nilai karakter warna dasar RGB citra.Beberapa penerapan teknik ini adalah dengan mengkonversikan dulu dalam grayscale dan melakukanpemilihan dan penggunaan lanjut yang tepat dalam proses selanjutnya hingga diperoleh hasil dalammenentukan warna citra. Namun dengan menggunakan metode plotting pixels diharapkan mampumeringkas proses terhadap deteksi warna citra 2-D yang diamati, dimana dalam kesempatan ini citraberwarna yang dijadikan obyek adalah yaitu Kotak, Segitiga dan Lingkaran. Beberapa variasi bentuksebagai salah satu elemen citra berkaitan tentang hal itu membuat peneliti tertarik untuk mencobamengimplementasikan center plotting of image pixels dalam sebuah proses pendeteksian warna citra daricitra aslinya untuk mempersingkat proses-proses lanjutannya, sehingga diperoleh pengamatan citra yangoptimal terhadap warna obyek utama.Metode ini cocok untuk beraneka macam bentuk gambar yang diposisikan ditengah citra berwarnaaslinya. Metode ini mampu mencapai pendeteksian maksimal yaitu hingga 100% saat diujikan pada variasibentuk obyek satu warna, namun tidak baik saat digunakan dalam variasi obyek dengan variasi warnaobyek yang lebih dari satu, sehingga penelitian ini diharapkan mampu memberikan inspirasi untukpenelitian berikutnya.

Wismarini, Th. Dwiati; Khristianto, Teguh

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Pemodelan spasial adalah representasi ataupun model spasial dari data yang digunakan danmerupakan penggambaran suatu bagian muka bumi. Pemodelan spasial dapat digunakan untukmenyelesaikan suatu masalah dari dunia nyata dan memodelkannya. Pemodelan ini terdiri dari berbagaivariabel yang dipetakan secara digital dan disesuaikan sistem proyeksi maupun koordinatnya denganmelibatkan aspek resolusi dan sistem klasifikasinya.Maka salah satu sarana bantuan yang sering digunakan untuk melakukan kegiatan dalam rangkamemperoleh gambaran situasi muka bumi atau informasi tentang ruang muka bumi yang diperlukan, yangdapat menjawab atau menyelesaikan suatu masalah yang terdapat dalam ruang muka bumi yangbersangkutan, diperlukanlah Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan tersebut merupakan rangkaiankegiatan yang meliputi mengumpulkan, menata, mengolah, menganalisis hingga menyajikan data/faktayang terdapat dalam ruang muka bumi yang kemudian sering disebut sebagai data/fakta geografis/spasial.Terungkap juga bahwa Sistem Informasi Geografis (SIG) terbukti mampu menyediakan informasi datageospasial untuk setiap objek di permukaan bumi secara cepat. Sekaligus juga mampu menyediakansistem analisa keruangan yang akurat.Maka dalam penelitian ini, yang mengharapkan dapat menghasilkan suatu visualisasi darizona/daerah rentan banjir di kota Semarang berikut informasi tingkat rentan pada masing-masing zonajuga informasi indikator-indikator banjirnya, dibutuhkan suatu pengolahan data spasial melalui prosesanalisa spasial untuk bisa mengintegrasikan data-data yang dibutuhkan, yang sifatnya lebih dari satu danmerupakan data komprehensif. Adapun proses analisa spasial ini akan mengimplementasikan prosessuperimpose yang dalam SIG dinamakan Overlay. Metode yang akan digunakan dalam Overlay yaitujoin-UNION dan join-INTERSECTION.Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu pemodelan spasial baru yang akan menjadisebuah Peta Tematik Digital dan dinamakan Peta Tematik Zonasi Tingkat Rentan Banjir di KotaSemarang.

Sukur, Muji; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Beberapa permainan yang telah dibuat oleh komunitas baik dalam tingkat pemula maupun tingkatmahir dengan menggunakan fitur perangkat bantu Construct 2.0 menjadi tantangan tersendiri. Beberaparancangan desainer permainan berbasis construct memiliki fitur layout yang bervariasi ragam sertamenyebabkan kebutuhan kapasitas memori yang lebih besar. Upaya yang akan dijadikan tematik padapenelitian in adalah pengamatan terhadap kapasitas kebutuhan memori khususnya sebagai upayaminimalisasi kapasitas memori yang dibutuhkan dengan menggunakan teknik single layout multilayer,dibandingkan dengan penggunaan teknik sebelumnya yaitu multi layout dan multilayer. Hal ini akandikomparasi dalam model tabulasi terkait. Adapun tujuan dalam penelitian pada kesempatan kali ini adalahMengimplementasikan salah teknik animasi gambar dengan teknik single layout. Mengetahui implementasiteknik single layout multilayer. Adapun kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan hasil dan analisapenelitian ini bahwa Teknik single layout multi layer mampu didesain dengan baik dengan menggunakanperangkat Construct 2.0, namun dalam pengamatan terhadap kapasitas memori sejauh pengamatan tidakmemberikan pengaruh secara signifikan, dimana hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya: sejumlahresolusi gambar yang terlibat (karakter, latar belakang, animasi), sejumlah media audio yang terlibat,sejumlah animasi dari sejumlah framenya, sejumlah event-action yang terlibat dalam permainan(kompleksitas permainan).

Februariyanti, Herny; Santoso, Dwi Budi

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Informatika dan Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi UniversitasStikubank Semarang. Fakultas Teknologi Informasi dipilih karena jumlah data penelitiannya cukupbanyak. Setiap tahunnya Fakultas Teknologi Informasi meluluskan mahasiswa dengan penelitian skripsiyang beragam. Setiap tahunnya jumlah data skripsi selalu bertambah. Semakin bertambahnya penelitianskripsi dengan mata kuliah terbatas menyebabkan semakin banyak pula mahasiswa yang mengambilpenelitian yang mirip tema, objek, atau metode penelitian dengan penelitian sebelumnya. Pengelompokandata penelitian yang umumnya berbentuk teks dapat dilakukan dengan text mining.Algoritma yang digunakan adalah Partitioning Around Medoids (PAM) Clustering untuk melihatgambaran umum kemampuan akademik mahasiswa. Aplikasi dapat memberikan layanan pemilihanmedoids sejumlah 3 dokumen sebagai objek medoid. Untuk menghitung similaritas antar dokumen yangdiuji dengan medoids yang telah ditentukan menggunakan algoritma Jaccard Coefficient.Aplikasi dapat memlakukan proses menentukan sejumlah 3 (tiga) medoids oleh user dari dokumenabstrak skripsi mahasiswa.. Aplikasi juga dapat melakukan perhitungan jarak antara dokumen abstrakskripsi yang dipilih sebagai medoids dengan dokumen diluar medoid dan menampilkan hasil klasteringdokumen abstrak skripsi menggunakan algoritma PAM

Ardhianto, Eka; Handoko, Widianto Tri; Wahyudi, Eko Nur

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Penggunaan barcode sudah tidak asing lagi. Hal ini adalah untuk memudahkan dalam mengelola inventori, karena barcode ini dapat menyimpan data spesifik sebagai contoh di Unisbank adalah data anggota perpustakaan yang meliputi kode buku, nomor identitas, nama dan lain-lain sehingga sistem komputer dapat mengidentifikasi informasi yang dikodekan dalam barcode dengan mudah. Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesatnya, penggunaan barcode kini mulai digantikan dengan QR Code.QR Code adalah image dua dimensi yang merepresentasikan suatu data, terutama data berbentuk teks. QR Code merupakan evolusi dari barcode yang awalnya satu dimensi menjadi dua dimensi. QR Code memiliki kemampuan menyimpan data yang lebih jauh besar daripada barcode.Salah satu data penting dalam kampus adalah ijasah. Ijazah merupakan suatu dokumen yang berfungsi sebagai bukti autentik bahwa seseorang telah menjalani tahap pendidikan secara formal dan berhasil lulus ujian. Ijazah konvensional yang digunakan sekarang adalah ijazah berbentuk fisik sehingga ada kemungkinan ijazah tersebut hilang atau rusak. Proses verifikasi ijazah konvensional sulit dilakukan karena proses tersebut hanyadapat dilakukan oleh pembuat ijazah. Cara yang digunakan untuk melakukan verifikasi keaslian data ijasah saat ini adalah dengan melakukan kontak langsung kepada pembuat ijasah mengenai keaslian pemegang ijasah, serta adanya proses legalisasi tertandatangan dari pembuat ijasah.Dari pelaksanaan penelitian dan pengujian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan yaitu: QRCode dapat digunakan untuk menampung informasi data alumni yang besar, Mempermudah pendeteksian keaslian informasi kepemilikan ijazah melalui perangkat mobile, serta QRCode dapat digunakan dengan cepat untuk menverifikasi Ijazah lulusan Universitas Stikubank UNISBANK dengan cepat dan akurat.

Nurraharjo, Eddy; Hadikurniawati, Wiwien

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Salah satu aplikasi yang menarik adalah permainan atau game. Aplikasi ini mampu merambah dan dimainkan oleh penggunanya mulai dari pengguna pemula hingga pengguna mahir dan ahli. Permainan menarik bagi programmer aplikasi mobile terkait dengan posisi dan fungsinya untuk mengisi waktu luang pengguna, serta upaya untuk memberikan wacana sisi lain fungsi perangkat gadget. Aplikasi mobile ini pun bergantung pada platform sistem operasinya,mulai dari blackberry hingga android. Aplikasi ini ketika dijalankan maka akan menampilkan kartu pertama, dan penentuan jawaban pengguna dengan memilih “YA” atau “TIDAK”, jawaban tersebut akan menentukan angka dan kemudian angka tersebut akan disimpan dan kemudian dilanjutkan pada kartu kedua, ketiga dan keempat, hingga akhirnya bisa ditentukan nilai yang dimaksud oleh pengguna. Gambar yang dibuat merupakan sebuah animasi yang terlebih dahuludisiapkan dengan menggunakan perangkat aplikasi bantu gambar seperti Paint, dalam format GIF, dengan ukuran dimensi gambar 641 x 411 pixels dengan kombinasi angka-angka dalam konfigurasi matriks 4 x 4, berdasarkan urutan kartu dari permainan sulam ramalan “game tebak” ini, dimana diperlukan 4 model kartu berangka. Penulisan kode animasi yang akan diimplementasikan dalam penelitian ini adalah kode pemrograman java untuk teknik animasidengan teknik frame by frame.

Wahyudi, Eko Nur

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Sejak pemerintah kota Semarang menyelenggarakan penerimaan peserta didik baru secara online, khususnya untuk tingkat SMA Negeri di Kota Semarang, banyak permasalahan dapat diatasi dengan adanya sistem tersebut. Orang tua/wali dan calon peserta didik tidak lagi harus banyak mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk melakukan proses pendaftaran, seperti pergi jauh menuju lokasi sekolah dan menunggu antrian yang cukup lama, tetapi cukup dengan melakukan proses secara online melalui internet. Yang sangat perlu diperhatikan adalah bagaimana proses yang berjalan secara real-time tersebut dapat dipantau secara transparan oleh masyarakat luas, sehingga keputusan yang harus diambil oleh orang tua/wali maupun calon peserta didik sepenuhnya tepat berdasarkan kesadaran dan kondisi yang ada pada saat proses penerimaan siswa baru secara online berlangsung. Menjadi unik ketika mengamati bagaimana jumlah SMA yang ada di Kota Semarang diserbu oleh calon peserta didik yang begitu banyak, yang berasal dari negeri maupun swasta dan dari dalam kota maupun luar kota. Kuota yang ada pada setiap sekolah tentunya tidak dapat menampung semua jumlah pendaftar, sehingga ketentuan pada proses seleksilah yang akan menjadi dasar akhir penerimaan. Tidak semua calon peserta didik yang berasal dari sekolah negeri bisa diterima di sekolah yang dituju, demikian pula calon peserta didik yang berasal dari sekolah swasta tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bisa diterima di sekolah negeri tujuannya. Menggunakan metode data mining dan teknik klustering diperoleh gambaran hasil bagaimana proses seleksi masuk di SMA Negeri di Kota Semarang yang cukup ketat namun transparan. Data yang diolah dapat mengetahui sejauh mana calon peserta didik berkompetisi memperebutkan kursi di sekolah yang diidamkannya tersebut. Gambaran hasil berikutnya adalah bagaimana porsi sebenarnya antara calon peserta didik laki-laki dan perempuan yang berkesempatan untuk melanjutkan studi di SMA Negeri. Prosentase pendaftar dari Dalam Rayon, Luar Rayon dan Luar Kota juga tampak jelas dalam hasil analisa. Terakhir adalah bagaimana dengan data mining dan teknik klustering diperoleh gambaran kelompok calon peserta didik dengan nilai tinggi, sedang dan rendah, serta kelompok jumlah calon peserta didik dari asal sekolah mereka.   Kata kunci: peserta didik, online, klustering

Ardhianto, Eka; Hadikurniawati, Wiwien; Budiarso, Zuly

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Abstrak Bidang pengolahan citra digital mulai berkembang pesat sejak ditemukannya foto digital. Hal ini berlanjut ke bidang  pengolahan foto bergerak yang sampai saat ini disebut sebagai video. Kemajuan ini tidak terlepas dengan adanya semakin canggihnya teknologi digital yang menunjang pengolahan citra digital pada gambar diam dan gambar bergerak. Pada umumnya kamera digunakan  hanya untuk menangkap gambar dari lingkungan luar dan kemudian di simpan pada suatu media penyimpanan. Hasil perekaman sebagian besar hanya digunakan untuk koleksi saja. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengolahan gambar bergerak untuk mendeteksi jumlah sebuah atau lebih objek pada video. Kemampuan alat antu computer dalam menyelesaikan masalah sangat berperan untuk mendeteksi jumlah objek warna pada video. Penelitian ini menerapkan metode image subtracting dan penggunaan fungsi regionprops untuk meneyelsaikan masalah tersebut dengan beberapa tambahan script. Hasil yang didapatkan dari pengimplementasian cara image subtracting dan pemanaatan fungsi regionprops sampai hasil yang dicapai pada penelitian ini menunjukkan bahwa objek dengan kandungan warna pokok dapat terdeteksi jumlahnya. Kata kunci : Pengolahan citra digital, deteksi objek

Ardhianto, Eka; Hadikurniawati, Wiwien; Winarno, Edy

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi image processing mengalami kemajuan yang pesat. Penerapan teknologi tersebut merambah berbagai bidang. Kamera digunakan untuk menangkap suatu gambar atau suatu kejadian. Gambar atau kejadian yang telah ditangkap oleh kamera memiliki informasi. Informasi tersebut kemudian diolah melalui media computer dengan bantuan perangkat lunak sehingga dapat digunakan untuk membantu manusia melakukan kegiatan yang spesifik. Sepeti halnya pengolahan video untuk membuat film. Sekitar pada tahun 1996, anda mungkin masih ingat dengan film anak anak yang berjudul “Space Jam” yang mana film tersebut adalah hasil penggabungan antara objek nyata yang diperankan oleh pemain basket Michael Jordan dan tokoh animasi “Looney Tones” seperti Bugs Bunny, Tweety, Silvester Cat dan lainnya. Pada tahun 1997, Azuma menggagaskan adanya penggabungan antara suatu objek nyata dengan objek virtual yang memiliki bentuk 3 Dimensi (3D) dengan lingkungan luar yang nyata secara real-time yang saat ini dikenal dengan sebutan Augmented Reality (AR). Dalam perkembangannya, perangkat AR menjadi bermacam macam, salah satunya adalah ARToolkit. ARToolkit adalah software library, untuk membangun augmented reality (AR). Aplikasi ini adalah aplikasi yang melibatkan overlay pencitraan virtual ke dunia nyata. Dalam menggunakan ARToolkit, diperlukan sebuah marker untuk mendeteksi penempatan objek virtual. Dengan bantuan marker tersebut, kita dapat memunculkan objek virtual pada perangkat visual komputer. Dari percobaan yang dilakukan, perangkat ARToolkit dapat dirancang dengan berbagaimacam objek virtual dengan menggunakan lebih dari satu macam marker yang disediakan. Sehingga mampu menghasilkan multi objek yang divisualkan secara bersama.   Kata Kunci : Augmented Reality, Virtual Reality, ARToolkit

Ardhianto, Eka; Lusiana, Veronica; Hadikurniawati, Wiwien

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Penggunaan komputer tidak hanya terbatas digunakan sebagai perangkat pengganti mesin ketik saja, namun telah banyak dikembangkan aplikasi yang dapat membantu penyelesaian pekerjaan manusia. Dalam hal pengolahan data meter listrik penggunaan perangkat komputer sebagai sarana pengolahan data catatan meter pelanggan listrik hingga saat ini terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan mengembangkan pengolahan data meter listrik dengan berbasis pengolahan pada citra foto meter listrik. Selain sebagai bukti fisik, foto yang diambil juga digunakan untuk penghitungan jumlah pemakaian KWh listrik pelanggan. Permasalahan yang muncul adalah dengan jumlah pengguna listrik yang tidak hanya sedikit maka proses entri data penggunaan KWh listrik kedalam aplikasi membutuhkan waktu lama dan terkadang terdapat kekeliruan angka yang diinputkan karena proses entri data memerlukan kejelian mata untuk melihat angka pada foto meter listrik. Dari permasalahan yang ada, maka dibutuhkan suatu perangkat aplikiasi yang mampu melakukan segmentasi secara otomatis untuk membantu menentukan lokasi angka angka meter listrik pada foto. Penelitian ini melakukan pensegmentasian lokasi angka meter listrik untuk membantu petugas entri dalam melakukan proses input data angka pemakaian listrik. Penggunaan algoritma dirancang untuk mendapatkan lokasi angka dengan menggunakan fungsi regionprops pada lingkungan MATLAB. Hasil akhir yang didapatkan adalah sebesar 47% dari sample yang diambil ternyata dapat menemukan lokasi angka meter dengan baik.

Februariyanti, Herny; Wibisono, Setyawan

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Steganografi adalah ilmu dan seni menyembunyikan pesan rahasia di dalam pesan lain sehinggakeberadaan pesan rahasia tersebut tidak dapat diketahui. Steganografi sangat kontras dengan kriptografi.Jika kriptografi merahasiakan makna pesan sementara eksistensi pesan tetap ada, maka steganografimenutupi keberadaan pesan. Pesan rahasia yang disembunyikan dapat diekstraksi kembali persis samaseperti aslinya. Steganografi membutuhkan dua properti yaitu media penampung dan pesan rahasia. Mediapenampung yang umum digunakan adalah gambar, suara, video atau teks. Pesan yang disembunyikan dapatberupa sebuah artikel, gambar, daftar barang, kode program atau pesan lain.MPEG (Moving Picture Expert Group)-1 audio layer III atau yang lebih dikenal dengan MP3, adalahsalah satu dari pengkodean dalam digital audio dan juga merupakan format kompresi audio yang memilikisifat “menghilangkan”. Istilah menghilangkan yang dimaksud adalah kompresi audio ke dalam format mp3menghilangkan aspek-aspek yang tidak signifikan pada pendengaran manusia untuk mengurangi besarnyafile audio.Kompresi yang biasa dilakukan oleh mp3, tidak mempertahankan bentuk asli dari sinyal input.Melainkan yang dilakukan adalah menghilangkan suara-suara yang keberadaannya kurang/tidaksignifikan bagi sistem pendengaran manusia.Pada pembahasan ini akan dibahas teknik steganografi dalam MP3 secara umum dan secara khususmengacu pada software MP3Stego. MP3Stego adalah software yang dapat digunakan untukmeyembunyikan pesan dalam MP3. Produk ini dapat digunakan secara bebas, namun terdapat beberapakelemahan dari produk ini karena hanya merupakan program bebas yang belum disempurnakan.Keberadaan program ini ditujukan oleh pembuat hanya untuk membuktikan bahwa steganografi dalamMP3 dapat dilakukan.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Untuk  dapat menyimpan  sebuah  berkas  yang  besar  kedalam media  penyimpanan  yang  lebih kecil maka harus dipecah terlebih dahulu menjadi berkas yang kecil­kecil. Untuk  alasan inilah akan dibuat suatu program pemecah program berkas gambar dengan ektensi BMP  yang biasanya mempunyai ukuran yang relative besar. Tujuan dari penelitian adalah membuat program aplikasi pemecah file gambar dengan mengimplementasikan algoritma clipping. Proses ini digunakan untuk membantu proses pemecahan berkas BMP,  terutama  yang mempunyai  kapasitas  melebihi media  penyimpanan  seperti  disket  sehingga  dapat digandakan  ke media  tersebut. Masalah  dari  penelitian  ini  adalah  bagaimana membuat  program  aplikasi pemecah  file  gambar  dengan  mengimplementasikan  algoritma  clipping.  Metode  pengembangan  sistem yang digunakan adalah SDLC (Systems Development Life Cycle) yang  merupakan metodologi klasik yang digunakan  untuk mengembangkan, memelihara,  dan menggunakan  sistem  informasi.  Proses  pemecahan gambar  akan    menghasilkan  kualitas  gambar  seperti  pada  keadaan  sebelum  terjadi  pemecahan  tanpa mengalami  kerusakan  pada  gambar.  a)  Pemecahan  gambar  dapat  dilakukan  pada  gambar  berwarna  dan grayscale dengan bit per pixel maksimal 24, di atas itu program tidak mendukung. b) Pemecahan tersebut hanya dapat dilakukan dengan membagi gambar secara horisontal atau hanya terjadi pada tinggi gambar.

Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pesatnya perkembangan teknologi komputer dan internet pada saat ini juga telah memacuperkembangan kejahatan di dunia maya tersebut terutama virus komputer yang telah menyebabkankerugian bagi banyak pihak.sehingga kita mencoba untuk berpartisipasi dalam menganalisa dan merancangpembuatan virus komputer menggunakan bahasa pemrograman vbscript. Dimana virus tersebut menyerangfile gambar (image) dan dokumen. Tujuan dari pembuatan virus komputer ini agar bisa menjadi salah satuwacana bagi para pengguna komputer atau internet untuk mewaspadai akan bahaya virus komputer yangbisa datang  melalui disket, flashdisk maupun internet. Sekaligus bisa mengantisipasi kerusakan yangdiakibatkan oleh virus komputer.

Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Sidik jari manusia ini merupakan bukti materi yang amat penting. Akurasi dalam melakukanidentifikasi bergantung pada reliabilitas ciri yang diambil dari citra sidik jari. Pada penelitian ini untukmenghasilkan ciri-ciri sidik jari digunakan metode pendekatan karakteristik fraktal. Pendekatan fraktaldipilih didasari pada pertimbangan bahwa struktur garis-garis sidik jari bersifat alami dan tidak teratur, danfraktal dikenal sebagai metode yang sangat cocok untuk keadaan alami dan tidak teratur tersebut. Adapuntahapan dalam mengolah data sidik jari  pada penelitian ini adalah akuisisi citra, preprocessing, ekstraksiciri, dan pencocokan. Akuisisi citra adalah tahap yang diawali dengan menangkap / mengambil gambarsidik jari dengan menggunakan scanner. Citra sidik jari yang diolah adalah citra grayscale dengan 256tingkat keabuan dan memiliki dimensi 320 x 320 pixel, dengan kerapatan gambar 300 dpi. Tahapanpreprocessing meliputi beberapa tahapan yaitu: normalisasi orientasi, segmentasi, perbaikan citra(enhancement), ekstraksi bukit dan penipisan. Ekstraksi ciri merupakan proses untuk menghasilkan cirisidik jari, yaitu dengan menggunakan metode fraktal (kode fraktal, dimensi fraktal dan derajatkekosongan). Pencocokan adalah proses untuk identifikasi sidik jari. Sistem pengolahan citra sidik jariyang telah dibuat untuk mendapatkan ekstraksi ciri ini telah dapat menentukan hasil identifikasi sidik jaridengan menghasilkan tiga ciri fraktal yaitu kode fraktal, dimensi fraktal dan derajat kekosongan.

Supriyanto, Aji; Ardhianto, Eka

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Cryptography is a science which studying about safety of messages, so it makes themessages cannot be read by unauthorized persons. Cryptography have two kinds of algorithmfirst is encryption algorithm, that is algorithm altering plaintext become the ciphertext, and thesecond is decryption algorithm that is algorithm altering ciphertext become the plaintext,  thatconducive of message can only be made and read by authorized persons. Plaintext represent themessage able to be read,  while ciphertext is message which have pass by the encryption process,so that order the ciphertext difficult to be translated or read. And method of substitution andtranspotition method are some of conventional technique able to be used to protect the picturesfiles, so that produce the pictures files which do not easy to to be read. The conventionaltechnique basically use a same key to do the encryption  and decryption process.

Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Dalam model HSV (Hue Saturation Value) ini digunakan untuk segmentasi warna kulit manusia dan digunakan untuk mengklasifikasi citra khususnya dalam hal klasifikasi gambar pornografi. Pengelompokan warna kulit manusia ditunjukkan dalam ruang lingkup HSV. Dengan menggunakan sample warna kulit campuran warna kulit Eropa dan Asia, sehingga dapat menunjukkan bahwa model prototipe ini dapat digunakan untuk mendeteksi gambar pornografi.

Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Perkembangan zaman yang semakin pesat mendorong keinginan manusia untuk mendapatkan informasi yang akurat menjadi sangat penting.  Dengan informasi  yang akurat, akan sangat membantu manusia menentukan kebijakan dalam banyak bidang pekerjaan. Namun demikian, untuk mendapat informasi secara akurat terhambat oleh banyak faktor, di antaranya kekurangakuratan dari hasil pada pembacaan suatu citra. Hal ini dapat disebabkan oleh kurang jelasnya gambar citra awan hasil pencitraan satelit cuaca. Oleh sebab itu, Makalah ini bertujuan menemukan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk membantu penyelesaian tersebut, yaitu dengan mengunakan teknologi pengolahan citra digital. Teknologi pengolahan citra digital foto satelit cuaca berdasarkan perbaikan kualitas citra. Langkah-langkah pengolahan citra yang dilakukan pertama,  pengambilan data citra satelit dari Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang;  kedua, pemakaian teknologi program yang meliputi pengambilan citra satelit,  pemotongan citra satelit, interpolasi citra

Ardhianto, Eka

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Penggunaan komputer tidak hanya terbatas digunakan sebagai perangkat pengganti mesin ketik saja, namun telah banyak dikembangkan aplikasi yang dapat membantu penyelesaian pekerjaan manusia. Dalam hal pengolahan data meter listrik penggunaan perangkat komputer sebagai sarana pengolahan data catatan meter pelanggan listrik hingga saat ini terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan mengembangkan pengolahan data meter listrik dengan berbasis pengolahan pada citra foto meter listrik. Selain sebagai bukti fisik, f oto yang diambil juga digunakan untuk penghitungan jumlah pemakaian KWh listrik pelanggan. Permasalahan yang muncul adalah dengan jumlah pengguna listrik yang tidak hanya sedikit maka proses entri data penggunaan KWh listrik kedalam aplikasi membutuhkan waktu lama dan terkadang terdapat kekeliruan angka yang diinputkan karena proses entri data memerlukan kejelian mata untuk melihat angka pada foto meter listrik. Dari permasalahan yang ada, maka dibutuhkan suatu perangkat aplikiasi yang mampu melakukan segmentasi secara otomatis untuk membantu menentukan lokasi angka angka meter listrik pada foto. Penelitian ini melakukan pensegmentasian lokasi angka meter listrik untuk membantu petugas entri dalam melakukan proses input data angka pemakaian listrik. Penggunaan algoritma dirancang untuk mendapatkan lokasi angka dengan menggunakan fungsi regionprops pada lingkungan MATLAB. Hasil akhir yang didapatkan adalah sebesar 47% dari sample yang diambil ternyata dapat menemukan lokasi angka meter dengan baik.

Sasongko, Jati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Mahasiswa sebuah perguruan tinggi diberikan identitas sendiri untuk membedakan dengan mahasiswa perguruan tinggi yang lain. Untuk membedakan mahasiswa dari sebuah perguruan tinggiberdasarkan dari kartu mahasiswanya. Banyaknya mahasiswa yang aktif akan mempengaruhi jumlah kartu identitas yang dibagikan kepada mahasiswa. Mahasiswa akan menggunakan kartu mahasiswa tersebut selama masa studi belum selesai. Apabila kartu mahasiswa dalam masa studi tersebut mengalami kerusakan atau kehilangan maka mahasiswa tersebut wajib mengurus untuk mendapatkan kembali kartu mahasiswanya. Hanya aja apabila terjadi kerusakan atau kehilangan yang jumlahnya sangat sedikit dan waktu yang tidak bersamaan akan mengakibatkan proses pembuatan kartu mahasiswa tidak lagi efektif dan efisien. Dengan kondisi tersebut sangat tepat apabila sebuah perguruan tinggi mempunyai system pencetak kartu sendiri. Adanya system tersebut proses pembuatan kartu yang sangat random dalam masalah jumlah dan waktu dapat teratasi. Model yang ideal untuk membuat aplikasi pencetak kartu mahasiswa menggunakan aplikasi berbasis pada database sistem. Dengan model tersebut apabila sering terjadi proses pengurusan kartu dapat dengan mudah dan cepat dilakukan. Perumusan masalah yang didapatkan bagaimana merancang program untuk mencetak kartu mahasiswa dengan menggunakan barcode sebagai identifikasi kartu mahasiswa? karena masing-masing mahasiswa akan mendapatkan satu kartu mahasiswa.Program aplikasi yang di bangun ini menggunakan bahasa pemrograman Delphi dan SQL Server sebagai sistem basis datanya. Program aplikasi ini dapat digunakan menambah, mengedit, menghapus dan mencari data mahasiswa. Kartu mahasiswa di cetak menggunakan Quick Report. Tujuan yang dapat dicapai adalah menghasilkan suatu program aplikasi yang dapat untuk mencetak kartu mahasiswa dengan ada gambar foto mahasiswa dan barcode sebagai identifikasi kartu.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Masyarakat membutuhkan informasi mengenai bank yang dirasa masih kurang di semarang, baik berupa lokasi kantor maupun jenis produk pelayanan yang ditawarkan secara cepat dan akurat. SistemInformasi Geografis (SIG) mampu mengatasi permasalahan ini dengan cara pengguna memasukkan nama bank melalui input pencarian, kemudian sistem akan memberikan informasi yang diinginkan oleh pengguna. Sedangkan SIG berbasis web mampu memberikan informasi secara lengkap kepada nasabah dandapat diakses secara online oleh masyarakat melalui media internet. Penelitian ini merancang suatu aplikasi berbasis SIG yang dapat dijalankan dan diaplikasikan pada suatu web browser yang mampu memberikan informasi mengenai lokasi, jenis-jenis layanan produk jasa yang ditawarkan pada BCA wilayah Semarang.Penelitian ini dimulai dengan memperoleh data-data yaitu data primer dan data sekunder yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan SIG kemudian melakukan rancang bangun SIG danmengimplementasikannya pada suatu web secara keseluruhannya. Perencanaan kebutuhan SIG terdiri dari metode pengumpulan data, data spasial dan data non spasial/atribut. Data spasial berupa lokasi BCA yang ditunjukkan dengan peta kota Semarang dan layer-layer peta yang terdiri dari layer wilayah, layer jalan, layer lokasi dan sebagainya. Sedangkan data non spasial terdiri dari data lokasi dan produk jasa pada kantor BCA wilayah Semarang. Perancangan SIG berbasis web terdiri dari perancangan proses dan perancanganhalaman web. Perancangan proses yang memberikan gambaran mengenai bagaimana informasi dihasilkan, yang terdiri dari proses pembuatan peta, editing peta dan pembuatan database. Sedangkan perancangan halaman web memberikan gambaran mengenai bagaimana informasi akan ditampilkan. Implementasi aplikasi SIG ini memerlukan hardware, software dan brainware.