Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 681-700 of 743

Analytics

Nikawati, Ni Nengah; Muryani, Ni Made Sri; I Wayan Suarjaya

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Anxiety is a feeling felt by respondents regarding disturbing mental tension, which as a general reaction with the inability to overcome a problem or there is no sense of security, which later leads to a physiological and psychological change. The level of family anxiety can be assessed by using a questionnaire with each respondent's characteristics and level of anxiety can be divided into several parts, namely: normal anxiety levels, mild anxiety levels, moderate anxiety levels, severe anxiety levels and panic. Objective: Knowing the description of the level of family anxiety in caring for patients with schizophrenia at the Mental Poliklinik UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali and the characteristics of families caring for patients with schizophrenia based on education, age, and type of work. Methods: The research method that used in this study was descriptive research. This study used a cross sectional study, which was a study in which the subjects were evaluated only once and the measurement of each only one variable at the same time that using sampling consecutive sampling technique. The sample used was 32 people consisting of family members of hallucinations patients. Results: Based on research conducted at the Poliklinik UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali toward 32 family members who was caring for patients by schizophrenia, most family members did not experience anxiety or anxiety in the normal range which was 29 family members of 32 family members and 3 families who experienced mild anxiety levels. Conclusion: That most family members who treated patients by schizophrenia at the Poliklinik UPTD. Rumah sakit Jiwa Provinsi Bali does not experience anxiety or anxiety still within normal limits. Latar Belakang: Kecemasan adalah suatu perasaan yang dirasakan oleh responden mengenai ketegangan mental yang menggelisahkan, dimana sebagai reaksi umum dengan ketidakmampuan dalam mengatasi suatu masalah atau tidak ada rasa aman, yang nantinya menimbulkan suatu perubahan fisiologis dan psikologis. Keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan  gangguan jiwa dapat mengalami kecemasan Tingkat kecemasan keluarga dengan skizofrenia yaitu cemas ringan (80,49%) dan 8 keluarga mengalami cemas sedang (19,51%). Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat kecemasan keluarga dalam merawat pasien dengan skizofrenia di Poliklinik Jiwa UPTD Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali dan karakteristik keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia berdasarkan pendidikan, umur, dan jenis pekerjaan. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan penelitian cross sectional yaitu suatu penelitian dimana subjek diobsevasi hanya satu kali saja dan pengukurannya masing-masing satu variabel pada waktu yang sama yang menggunakan teknik sampling consecutive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 32 orang terdiri dari anggota keluarga pasien Halusinasi. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Poliklinik Jiwa UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali terhadap 32 anggota keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia, sebagian besar anggota keluarga tidak mengalami kecemasan atau kecemasan masih dalam batas normal jumlah 29 anggota keluarga dari 32 anggota keluarga dan 3 keluarga yang mengalami tingkat kecemasan ringan. Kesimpulan: Sebagian besar anggota keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia di Poliklinik Jiwa UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali tidak mengalami kecemasan atau kecemasan masih dalam batas normal.

Sylvia Jene P.L.S; Anna Kartika; Ratih Dwi Anggraynie

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Upaya memenuhi ketersediaan darah untuk kebutuhan pelayanan kesehatan selama ini telah dilakukan oleh Palang Merah Indonesia melalui Unit Transfusi Darah yang tersebar di seluruh Indonesia. Humas UDD PMI Cabang Kota Semarang telah menggunakan strategi kampanye untuk mengajak masyarakat menjadi pendonor darah sukarela sehingga diharapkan dapat menambah pengetahuan, sikap dan memberikan motivasi sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam menyumbangkan darahnya. Penelitian ini menggunakan jenis survei analitik. Populasi penelitian ini adalah seluruh pendonor darah sukarela di UDD PMI Kota Semarang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 70 pendonor. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan donor darah sukarela di UDD PMI Kota Semarang cukup baik yaitu 48,0%.Sebagian besar pendonor memiliki sikap yang cukup baik terhadap donor darah yaitu 35,0%.Tingkat motivasi pendonor terhadap donor darah cukup baik yaitu 33,0%. Pendonor darah sukarela di UDD PMI Kota Semarang memiliki tingkat pengetahuan, sikap, dan motivasi yang cukup baik mengenai donor darah.

Maria Sihombing; Brigita Pesik

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Keperibadian sangat penting dalam kehidupan manusia, termasuk seorang guru yang memiliki tanggung jawab dengan keperibadian tersebut dapat memberikan hal yang positif dalam kehidupan siswa. Titus 2:7 memberikan gambaran yang cukup jelas bagaimana seorang guru dapat bertanggung jawab dalam pekerjaannya sebagai pendidik dan pada akhirnya dapat mempengaruhi prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survel, yaitu penelitian yang digunakan pada populasi skala besar maupun kecil. Hasil penelitian kepribadian guru pendidikan agama Kristen dengan prestasi belajar siswa berdasarkan Titus 2:7 dipengaruhi dan bisa diterapkan karena memiliki pengaruh yang baik. Terdapat pengaruh yang signifikan antara keperibadian guru berdasarkan Titus 2:7 dengan prestasi belajar siswa di pusat pengembangan anak 10 432 Merpati, dan berdasarkan hermenutik yang Titus 2:7 diketahui bahwa seorang guru harus bersungguh-sungguh dan berperan aktif dalam menjadikan dirinya contoh dan teladan bagi siswa, jujur dalam perkataan dan berintegritas dan dilakukan secara terhormat dan konsisten serta berkesinambungan

Lia Nurliana; Fifi Musfirowati; Achmad Machron Chaerulfallah; Trikawati Trikawati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Demam kadang dialami oleh ibu hamil, hanya saja dalam kondisi hamil dan menyusui ibu tidak boleh sembarangan dalam memilih obat terutama obat dipasaran dan warung yang sebagian besar dikombinasikan dengan zat aktif lain yang belum tentu aman buat kehamilan. Kondisi ini tentu menjadikan pengetahuan ibu hamil dan tindakan swamedikasi obat demam menjadi penting untuk didalami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tentang pengetahuan ibu ketika dalam masa kehamilan dan menyusui dalam penggunaan swamedikasi obat demam pada masyarakat pulomerak-Banten. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain penelitian Cross-Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada masyarakat Banten selama 6 bulan yakni Februari-Juli 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu hamil dan menyusui yang mengalami demam di masa kehamilan dan melihat tindakan swamedikasinya ketika demam sebanyak 100  orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dengan penggunakan teknik total sampling. Uji  hipotesis  dilakukan  menggunakan  uji  Chi  square dimana Nilai  P  dianggap bermakna apabila p< 0,05.Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 maka dapat dikatakan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan swamedikasi terhadap obat demam semasa kehamilan. Hasil analisis penelitian ini diperoleh nilai OR = 16,667, artinya bahwa pengetahuan mempunyai peluang sebesar 16,667 kali untuk dapat memengaruhi tindakan swamedikasi obat demam dalam masa kehamilan. Kesimpulan penelitian  bahwa terdapat  hubungan Ibu hamil dan menyusui yang mengalami demam di masa kehamilan dan tindakan swamedikasinya ketika demam memiliki hubungan secara signifikan.

Fifi Musfirowati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Angka Kematian Ibu (AKI) ialah salah satu indikator untuk menatap keberhasilan kesehatan ibu. AKI merupakan rasio kematian bunda sepanjang masa kehamilan, persalinan serta nifas yang diakibatkan oleh kehamilan, persalinan, serta nifas maupun pengelolaannya namun bukan karna sebab-sebab lain semacam musibah ataupun incidental disetiap 100.000 kelahiran hidup. Kematian maternal yang dapat dicegah merupakan kematian yang dapat dihindari berkaitan dengan faktor-faktor penentu kesehatan pada saat kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab kematian ibu yang dapat dicegah di kabupaten pandeglang tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik adalah metode yang berfungsi untuk mendapatkan data-data secara mendalam. Maksudnya adalah data-data mana yang mengandung makna dan dapat mempengaruhi substansi penelitian secara signifikan. Pada penelitian ini menggunakan lembar dokumen dalam pengumpulan data untuk melihat Faktor Penyebab Kematian Ibu yang dapat di Cegah di Kabupaten Pandeglang Tahun 2021. Gambaran pada hasil peneiltian ini kematian ibu yang dapat di cegah berjumlah (58,5%) dan yang tidak dapat di cegah berjumlah (41,5%). Tingginya angka kematian maternal yang disebabkan karena kurangnya kunjungan ANC, faktor rujukan terutama terlambat dalam memutuskan untuk merujuk.

Fenty Zahara Nasution; Selly Angraini

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research is to find out how self-harm is formed in adolescents and what causes adolescents to do self-harm. This research is a qualitative descriptive approach using a quisiner observation method and a phenomenological study, namely a research strategy where researchers identify human experiences regarding a particular phenomenon. According to the study of phenomenology, it allows researchers to apply and apply their informant and interpersonal skills in conducting research. The data collection technique used in this study was using the SSCT test, SHI Questionnaire (self Harm Inventory), observation, closed interviews via WhatsApp. Self-harm is self-harm behavior defined as a person's behavior to injure oneself in various ways regardless of whether or not there is an intention and desire to die in adolescence. 19 years old who have done self-harm behavior Since the age of 16 years, then the 18-year-old A.A woman has done self-harm since high school at the age of 15 years. . The results showed that the form of self-harm behavior carried out by these teenagers showed behavior of crying in the middle of the night, blaming themselves, feeling empty, scratching, slashing on the surface of the skin, taking drugs randomly of any brand, drinking shampoo, speeding. speeding with a motorbike on the highway likes bloody pictures with a sense of relief, listening to music at a loud volume using the handset until the ears hurt. Factors that cause adolescents to carry out self-harm behavior are disappointment in parents, fear of emotional fathers, disappointment in mothers who do not pay attention, stress when bullied at school to depression caused by lack of ability to control negative emotions that are buried in individuals because some of the problems that occur in adolescents such as the lack of harmony and warmth in family relationships, problems with peers, and bullying.

Edo Ilhamanuddin

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh produk Restoran Noble Court, melaui analisis SWOT tadi akan ditentukan strategi mana yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan produk di Restoran Noble Court. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Model penelitian yang digunakan yakni dengan metode Wawancara mendalam, Observasi dan studi kepustakaan yang dilakukan secara sistematik berdasarkan tujuan penelitian. Peneliti mewawancarai Manajer, superviser, executive chef dan captain waiter Restoran Noble Court, 2 Orang pengamat bisnis restoran, dan 5 tamu Restoran Noble Court. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh produk Restoran Noble Court, serta menentukan strategi produk mana yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan di Restoran Noble Court. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi WO (Weakness Opportunity) dirasa paling tepat dan efektif dalam upaya peningkatan penjualan di Restoran Noble Court.

Ayu Nurul Aini

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa faktor tersebut merupakan Faktor Yang Mendorong Tamu Dalam Melakukan Reservasi Hotel Secara Online di MG Suite Hotel Semarang. Dan untuk mengetahui Variabel mana yang lebih dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Model penelitian yang digunakan yakni dengan metode Wawancara mendalam, Observasi dan studi kepustakaan yang dilakukan secara sistematik berdasarkan tujuan penelitian. Peneliti mewawancarai E-Commerce Manager MG Suite Hotel Semarang, Marketing & Business Development Online Travel Agent, dan 10 tamu MG Suite Hotel. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai Faktor yang mendorong tamu dalam melakukan reservasi hotel secara online di MG Suite Hotel Semarang. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang dominan adalah harga, macam produk, pembayaran, hubungan pelanggan, dan citra.

Dewi, Ni Made Melati; Daryaswanti, Putu Intan

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Cognitive level is a mental process or physical or thought activity that leads to the role of perception, ability, memory and thought processes possessed by every human being. The incidence of cognitive decline in Indonesia in 2019 as many as 47% of elderly experience a decrease in cognitive level. The occurrence of changes and setbacks in the cognitive level in the future will have an impact on the health of the elderly one of which is, a decrease in memory and changes in memory. This study aims to determine the cognitive level in the elderly in the village of more Banjar Duur Kaja Gianyar in 2020. Method: This study used a descriptive research method with cross sectional approach, the measuring instrument used in this study was the MMSE (Mini Mental State Examination) questionnaire. The population in this study is the elderly who live in the village of more Banjar Duur Kaja Gianyar with a total sample of 47 samples. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Results: The results of the study of 47 elderly, the cognitive level of the elderly in the category of probable cognitive levels. Respondents with age > 60 are 18 elderly (45%) have a probable cognitive level. Respondents who were not educated 15 elderly (36.59%) had a probable cognitive level. Respondents who did not work 8 elderly (38.10%) had a probable cognitive level. 11 male respondents (44%) had a probable cognitive level. Conclusion: The cognitive level of the elderly in the village of more Banjar Duur Kaja Gianyar is in the category of probable cognitive level of 19 elderly (40.4%).    

Dewi, N.L.M. Asri; Ratnawati, D.A.

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: MPASI is a food transition from breast milk to family food. Giving MPASI should be given to infants aged 6-24 months in stages both from the texture and number of portions. Proper provision of complementary feeding can lead to nutritional problems in infants. Proper processing and administration of MPASI, mothers are required to have sufficient knowledge so that they can create healthy babies. Objective: to describe the knowledge of mothers about nutritious food and complementary feeding in infants aged 6-12 months. Method: This study uses an explorative descriptive design. The technique of taking respondents of this study was purposive sampling with a total sample of 25 mothers who had babies aged 6-12 months in Posyandu Dusun Kangin, Tusan Banjarangkan Klungkung Village. Data collection tool in the form of a closed questionnaire. Data analysis uses univariate analysis on a qualitative scale. Results: the study showed the characteristics of respondents, most of whom were aged 21-25 years (56%), working (56%), elementary education (44%), and the level of knowledge of mothers in the less category (40%) Conclusion: This study found that most levels of maternal knowledge about nutritious food and complementary feeding were lacking (40%), so further research is needed on the provision of MPASI    

Apnyana, Dewa Putu Eka Putra; Daryaswanti, Putu Intan

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Lactation management is all management and efforts made to help mothers achieve success in breastfeeding their babies properly. The lack of  proper management of lactation results in a decrease in the immune system of the baby, an increase in malnutrition and malnutrition rates that are at risk of increasing morbidity and mortality in infants. This study aims to determine the knowledge of mothers about lactation management in the Battalion Zeni Tempur 18 / YKR Gianyar Dormitory in 2020 Method: This research used descriptive research method with survey approach. The population in this study were mothers who had children under five in the Battalion Engineer Battalion 18 / YKR Gianyar Dormitory with a total sample of 37 samples. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Results: The results of 37 respondents, that is the knowledge of mothers about lactation management, mostly in the good category. Respondents aged 20-35 years were mostly 32 people (91.4%) had good knowledge. Respondents with a high level of education were mostly 24 people (92.3%) with good knowledge. Respondents who did not work were mostly 22 people (88%) who had good knowledge. Primiparous respondents mostly 22 (88%) had  good  knowledge about lactation management. Conclusion: The level of mother's knowledge about lactation management in the Battalion Engineer Battalion 18 / YKR Gianyar Dormitory is mostly in the good category of 34 people (91.9%)

A.H, Pranoto,; Yudhawati , Yudhawati; Putu .S, Ni Luh

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Stroke is a cardiovascular disease that is most commonly found in society, especially in Indonesia. Stroke sufferers need support from people around them, especially family, who are needed to serve sufferers so they don't lead to depression. Family support consists of information support, service support, instrumental support and emotional support so that it is hoped that the family can help the patient's needs so that the patient can lead to an independent direction. Method: This scientific paper uses a descriptive method with a quantitative approach using a measuring instrument in the form of a questionnaire. The population in this study was the elderly with stroke in the working area of ??the UPTD Kesmas I Gianyar with 36 samples. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Results: 10 respondents or 27.8% had good family support, 14 respondents or 38.9% had sufficient family support and finally 12 respondents or 33.3% had less family support. Conclusion: Most of the respondents received family support in the adequate range and were asked to provide greater support to improve the quality of life of the elderly. It is hoped that further researchers will be able to develop research related to family support elderly people with stroke at the  UPTD  Kesmas Sukawati I districts Gianyar  

Agustini, Ni Komang Putri; Putra, Kadek Agus Dwija

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: The world's elderly population reached 13.4% in 2013 and is predicted to increase to 25.3% in 2050. The prevalence of high uric acid levels in the elderly in Indonesia reaches 11.9%, high blood sugar levels reach 35.3. %, and high cholesterol levels as much as 10%. This study aims to determine the level of uric acid, blood sugar and cholesterol in the elderly. Methods: This study used a descriptive analytic design with a cross sectional approach. The research sample used was the elderly aged ? 60 years and over by using the simple random sampling technique in Banjar Dinas Kutuh Kelod, Kerambitan, Tabanan. Data collection was carried out from 7 to 8 June 2020 by means of face-to-face interviews using questionnaire guidelines for respondent characteristics data, and direct examination of uric acid, blood sugar and cholesterol levels using Easy Touch GCU. The data obtained were analyzed using the univariate spss application. Results: Based on univariate analysis, it was found that most of the respondents were 13.2% aged 60 and 69 years, 55.3% were female, 65.8% at the primary education level (SD), and 39.5% worked as farmers. In the bivariate analysis, it was found that most of the respondents or 55.3% had abnormal uric acid levels, 39.5% had abnormal blood sugar levels and 44.7% had abnormal cholesterol levels. Conclusion: Most of the respondents have abnormal uric acid levels while blood sugar and cholesterol are mostly still in the normal category. It is hoped that related parties will continue to carry out screening or early detection, especially in the elderly group, in order to reduce the incidence of non-communicable diseases (PTM) in the elderly.      

Fadly, Ahmad; Mansur, Ely; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

ABSTRAKMotivasi merupakan proses mempengaruhi atau mendorong dari luar maupun dari dalam terhadap seseorang atau kelompok kerja agar mereka mau melaksanakan sesuatu yang telah ditetapkan. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepada karyawan. BRI Syariah KC Denpasar mempunyai strategi untuk bisa berbaur dengan masyarkat di Bali dengan memperkerjakan karyawan non muslim supaya nasabah yang non muslim bisa menerima BRI Syariah itu sendiri. Penelitian ini fokus tentang: 1. Bagaimana motivasi karyawan non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. Bagaimana kinerja karyawan non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui motivasi karyawan non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. Untuk mengetahui kinerja karyaman non muslim di PT BRI Syariah KC Denpasar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk kalimat, kata, atau gambar berdasarkan hasil pendekatan secara langsung melaui metode wawancara secara langsung atau secara online mengenai motivasi dan kinerja karyawan non muslim yang dipraktekan di BRI Syariah KC Denpasar. Wawancara ini dilakukan kepada para informan dalam hal ini adalah pemimpin perusahaann dan karyawan non muslim di BRI Syariah KC Denpasar. Hasil yang diperoleh: 1. Adanya dorongan dari luar untuk menumbuhkan semangat dalam bekerja yang diberikan oleh perusahaann seperti gaji yang sesuai, harapan yang terpenuhi dan bonus bagi karyawan yang berpestasi akan manambah semangat bekerja karyawan non muslim di BRI Syariah KC Denpasar dan menghasilkan karyawan yang memiliki kinerja lebih baik lagi. 2. Apabila Kinerja karyawan non muslim baik dalam bekerja maka tujuan BRI Syariah KC Denpasar akan terwujud yaitu menjadi perbankan yang rahmatal lil ‘alamin.   ABSTRACTMotivation is the process of influencing or encouraging from outside or from within a person or work group so that they are willing to carry out something that has been determined. Performance is the work result in quality and quantity achieved by an employee in carrying out his duties in accordance with the responsibilities assigned to the employee. BRI Syariah KC Denpasar has a strategy to be able to mingle with society in Bali by employing non-Muslim employees so that non-Muslim customers can accept BRI Syariah itself. This study focuses on: 1. How is the motivation of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. How is the performance of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. The objectives of this study are 1. To determine the motivation of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. 2. To find out the performance of non-Muslim employees at PT BRI Syariah KC Denpasar. This type of research uses a qualitative approach in the form of sentences, words, or images based on the results of the direct approach through direct or online interviews regarding the motivation and performance of non-Muslim employees practiced at BRI Syariah KC Denpasar. These interviews were conducted with informants, in this case, company leaders and non-Muslim employees at BRI Syariah KC Denpasar. The results obtained: 1. The encouragement from outside to foster enthusiasm for work given by the company such as appropriate wages, fulfilled expectations and bonuses for high-performing employees will increase the enthusiasm for work of non-Muslim employees at BRI Syariah KC Denpasar and produce employees who have even better performance. 2. If the performance of non-Muslim employees is good at work, the goal of BRI Syariah KC Denpasar will be realized, namely to become a banking that is rahmatal lil 'alamin.

Sugiyarti, Sri Riris; wijayati, hasna

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Industri gitar di Desa Mancasan, Baki, Kabupaten Sukoharjo adalah salah satu sektor ekonomi yang memiliki potensi besar. Mayoritas pelaku industri adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Namun, produksinya telah menembus pasar ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang bagaimana memberdayakan komunitas pengrajin gitar di Desa Mancasan, Baki, Kabupaten Sukoharjo menuju pasar global. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan objek penelitian adalah UMKM pengrajin gitar di Desa Mancasan, Baki, Sukoharjo. Sumber data primer dan sekunder dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif untuk mendapatkan jawaban dari perumusan masalah. Hasil penelitian dipetakan ke dalam empat aspek, berupa : bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan, dan dilengkapi dengan strategi ekspor. Dapat disimpulkan bahwa pemerintah memiliki peran dalam mengelola keempat aspek ini, walaupun belum maksimal. Peran terbesar pemerintah dalam pengembangan manusia terletak pada bimbingan teknis, sedangkan dalam aspek bina usaha dalam hal mendirikan badan usaha yang legal. Dalam strategi ekspor, hanya beberapa bisnis yang dapat menembus pasar ekspor. Sementara mayoritas UKM telah mencoba memperluas pasar ekspor tetapi masih dalam proses.

Jatmoko, Cahaya; Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Hartanto, Danu; Kurniawan, Alvin Faiz; Rachmawanto, Eko Hari +2 more

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Salah satu algoritma yang sering digunakan untuk melakukan deteksi pada wajah yaitu Viola-Jones. Metode ini merupakan gabungan dari 3 buah fitur yaitu integral image, adaboost dan cascade classifier. Masing-masing fitur mempunyai fungsi tersendiri dan saling melengkapi. Integral image digunakan dalam penentuan ada dan tidaknya gambar, adaboost untuk memilih dan mengatur nilai threshold, sedangkan cascade classifier untuk mengklasifikasi daerah yang akan di deteksi. Untuk memudahkan deteksi, terurtama pada bagian mata maka digunakan Haar like feature. Proses pengenalan wajah telah dilakukan pada gambar dengan satu objek dan beberapa objek. Hasil impelemntasi juga dapat mengenali objek foto lukisan dan foto tampak samping. Dari seluruh percobaan di dapatkan nilai rata-rata sebesar 65% dengan sebaran nilai akurasi tertinggi 70%, sensitivitas 55% dan spesifitas 71%.

Mellynia, Rizki; Trisiana, Anita; Viyani, Nike Nur; Safitri, Fidia; Handayani, Nita Tri +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penyakit coronavirus 2019 yang dikenal dengan nama COVID-19 melambangkan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu macam korona virus. Penyakit ini  menyebabkan wabah corona virus 2019–2020. Penderita COVID-19 akan merasakan gejala seperti panas, batuk kering, dan kesusahan bernapas. Sakit tenggorokan, flu, atau bersin-bersin makin renggang dijumpai.Pada pengidap yang paling sedikit, penyakit ini bisa berakhir pada pneunomia dan kegagalan multiorgan.Pencegahan agar tidak tertular korona virus ini kita dapat membersihkan tangan, etika batuk, menjahui komunikasi jarak dekat kepada orang sakit. Penyembuhan dapat dilakukan dengan pengobatan simtomatik dan suportif.Tujuan penelitian untuk mengetahui gejala apa saja yang terjadi, cara pencegahan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, yang merupakan penelitian deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dan pengembangan yang berdasarkan fakta yang memberikan gambaran umum tentang pembahasan. Hasil penelitian memberikan informasi tentang covid 19 kepada masyarakat, melakukan berbagai pencegahan agar tidak tertular penyakit tersebut dan menerapkan pola hidup sehat. Dalam persfektif Pendidikan Kewarganegaraan, hidup sehat merupakan salah satu jaminan konstitusi, yang merupakan bagian dari hak, maupun kewajiban warga negara.

Epi Dusra

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2020 Universitas Muhamadiyah Manado

Quality of service not yet optimal because many basic health facilities do not meet the standards of service readiness and the absence of standard health service guidelines. Puskesmas, which are first-level health facilities, are at the forefront of efforts to reduce inequalities in health development in all regions. The purpose of this study was to describe the quality of health services for outpatients at the Lateri Public Health Center in Ambon City in 2020. This type of research is a quantitative study using a descriptive design with a sample of 137 respondents by using accidental sampling. The instruments used were questionnaires and writing instruments. The data analysis used was univariate analysis. Research resultIt is known that the tangibles variable (evidence / form) the respondent answered did not support more with it, the number of respondents was 69 people (50.4%). Reliability (Reliability), respondents answered more not according to amounting to 69 (50.4%). For the responsiveness variable (responsiveness), respondents answered responsiveness amounted to 83 people (60.6%), good Assurance (Assurance) amounted to 95 people (69.3%) while the empathy variable (empathy) who answered was 97 people (70.8 %).It is concluded that almost all of the dimensions of service quality found in this study are good.

B, Hamzah

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang: Sebagai upaya untuk mencegah penyebaran covid-19, maka  diperlukan peran semua pihak untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Mahasiswa dapat mengambil peran untuk selalu aktif memberikan informasi terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dimasyarakat. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap mahasiswa STIKES Graha Medika dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kotamobagu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif menggunakn teknik accidental sampling dengan jumlah responden 107 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang diisi melalui google form. Data dianalisis menggunakan rumus distribusi frekuensi. Hasil: hasil penelitian didapatkan mayoritas usia responden adalah 15-20 tahun sebanyak (63,5%), responden terbanyak adalah berjenis kelamin perempuan sebanyak (90,7%), dari 107 mahasiswa yang menjadi responden terdapat (91,6%) yang mempunyai pengetahuan baik dan terdapat (8,4%) yang mempunyai pengetahuan kurang baik tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19, selanjutnya terdapat (94,4%) mahasiswa yang mempunyai sikap positif dan (5,6%) mahasiswa yang mempunyai sikap negatif tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Kesimpulan: Sebagian besar mahasiswa STIKES Graha Medika mempunyai pengetahuan yang baik (91,6%) dan sikap positif (94,4%) tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kotamobagu.

Ismail, Syarof Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan peta tematik untuk meningkatkan aktifitas siswa dan hasil belajar peserta didik kelas XI IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pembelajaran tematik pada siswa XI IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan. Pembelajaran tematik menekankan pada penerapan konsep belajar sambil melakukan sesuatu (learning by doing).Manfaat penelitian yang akar permasalahannya muncul di kelas dan dirasakan langsung oleh pendidik yang bersangkutan dan dapat mengukur aktifitas dan hasil belajar siswa secara langsung. Manfaat yang dirasakan siswa dengan pembelajaran tematik yakni siswa lebih antusias karena yang ditampilkan adalah tema dan gambar yang menarik tidak hanya tulisan dan ceramah.