Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 661-680 of 705

Analytics

Nofritar Nofritar

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2021 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The method of collecting data is through surveys and distributing questionnaires to visitors, with a sample of 100 respondents using quantitative techniques. The data analysis technique used is SEM (Structural Equation Modeling) analysis with PLS (Partial Least Square). The results of this study indicate that there is no significant influence of attractiveness on visiting satisfaction and there is a significant influence of location on visiting satisfaction, then there is no significant influence of attractiveness on visiting decisions and there is a significant influence of location on visiting decisions, then there is a significant influence of visiting satisfaction on decisions Visiting and visiting satisfaction cannot mediate the effect of attractiveness on visiting decisions, while visiting satisfaction can mediate the influence of location on visiting decisions.Analysis of Variant (R2) can be seen that the R-square value for the visiting decision variable is 0.788 which can be interpreted that the magnitude of the influence of the attractiveness, location and visiting satisfaction variable on the visiting decision is 78.8% while the remaining 21.2% is explained by the variable others outside of this study. Then the R-square value for the visiting satisfaction variable is 0.634, which means that 63.4% of the visiting satisfaction variable is influenced by attractiveness and location variables, while the remaining 36.6% is influenced by other variables outside of this study.

Noviana Nur Werdawati

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis adanya pengaruh positif dan signifikan Bauran Pemasaran dan Fasilitas Daya Tarik Wisata secara parsial dan bersama – sama terhadap Kepuasan Wisatawan di Owabong Purbalingga. Populasi dalam penelitian ini adalah Wisatawan yang berkunjung di Owabong Purbalingga selama 5 bulan berjumlah 85.042.6 orang. Sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan Rumus Slovin untuk menentukan besarnya Sampel dengan taraf 10 %, sehingga jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden. Alatanalisa yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan bersama – sama ada pengaruh positif dan signifikan Bauran Pemasaran dan Fasilitas Daya Tarik Wisata secara parsial dan bersama – sama terhadap Kepuasan Wisatawan di Owabong Purbalingga. Variabel Fasilitas Daya Tarik Wisata merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap Kepuasan wisatawan di Owabong Purbalingga.

Khotibul Umam

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Pengembangan kemampuan dan pemberian motivasi sebagai bentuk peningkatan kinerja karyawan pada destinasi wisata kampoeng djowo sekatul Kendal, skripsi progam strata 1 (S1) dengan peminatan manajemen sumber daya manusia di Sekolah Tinggi Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI).rumah makan kampoeng djowo sekatul selain dikenal dengan berbagai menunya yang komplit dan harganya yang tidak begitu mahal, tempat ini tergolong nyaman untuk makan sambil beristirahat dengan udara yang sejuk dan di kelilingi berbagai bangunan rumah joglo yang ber nuansa jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelatihan dan Pemberian motivasi karyawan pada Desa wisataKampoeng Djowo Sekatu Kendal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi.Teknik penentuan informan yang digunakan oleh penulis adalah purposive sampling.Manager, divisi umum, serta para staff karyawan merupakan informan dalam penelitian ini.Penulis menggunakan teknik triangulasi sebagai teknik untuk menguji keabsahan data. Hasil dari penelitian menujukkan metode yang digunakan terbukti efektif, seperti proses pelatihan calon karyawan yang menggunakan metode pelatihan sambil bekerja, sedangkan dalam proses pengembangan karyawan, metode yang digunakan oleh Desa wisataKampoeng Djowo Sekatul adalah metode rotasi pekerjaan, persiapan untuk pengganti dan juga memakai kembali metode pelatihan (pelatihan sambil bekerja).

Julian Andriani Putri; Wenefrida Ardhian Ayu Hardiani

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

The Covid-19 pandemic has had a significant impact on all industrial sectors in Indonesia, and one of them is the country's tourism sector since the beginning of 2020 and consequently has had a tremendous impact on tourism villages in Indonesia. A survey conducted by the Desa Wisata Institute (2020) of 97 tourist villages throughout Indonesia noted that no less than 92.8% of villages (or around           population in these villages continued to maintain their profession. the original. It is  undeniable  that tourism  contributes  a large amount  of  income  so  that  this pandemic has caused the tourist villages to suffer losses of tens to hundreds of millions of rupiah. Nearly 99% of tourism villages in Indonesia were closed due to the implementation of social restriction policies which resulted in the cancellation of visiting guests and in the end it had a long-term effect on tourism entrepreneurs in tourist villages such as restaurant entrepreneurs, homestay owners, craftsmen, artists. For this reason, in order to help revive the existence of the Tourism Village in the community, in the community service of STIEPARI Semarang this time the goal is in Sikasur Village, Pemalang Regency, this program was held with the aim of helping tourist villages raise their ranks and providing a forum for community service for the academics involved. CHS (Cleanliness, Health, Safety) which in the new normal era is considered very important to be implemented in various tourist destinationsThese community service activities include location surveys, Forum Group Discussion (FGD), and outreach. The results of this activity are expected to make Sikasur Tourism Village begin to adapt and develop in this new normal era

Nugraeni, Nugraeni; Susilawati, Indah; Paramitalaksmi, Ratri

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kelompok Dasa Wisma adalah kelompok ibu-ibu yang ada di lingkungan Rukun Tetangga (RT) yang juga bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi. Demikian juga ibu-ibu dasawisma di dusun Kunden, kelurahan Jogotirto, kecamatan Berbah, kabupaten Sleman. Pemilihan pedukuhan Kunden dikarenakan di pedukuhan ini terdapat banyak obyek wisata edukasi kelompok masyarakat seperti peternakan, pertanian, bank sampah dan pembuatan batik jumputan yang memiliki potensi usaha untuk dikembangkan lebih lanjut. Diantara beberapa wisata edukasi yang ada di pedukuhan Kunden, kami memilih satu kelompok masyarakat yang akan menjadi fokus kami dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat, yakni kelompok masyarakat Dasa wisma Mawar Jaya yang fokus dalam pembuatan batik jumputan. Saat ini program sudah melakukan pelatihan tentang pembukuan dan promosi online bagi pengelola Dasa Wisma Mawar Jaya, juga melakukan pendampingan untuk kedua kegiatan tersebut.

Murni, Endri Sintiana; Handayani, Endang Sri; Fuad, Figur Rahman

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Abstract Joyoraharjan village is a densely populated village. This densely populated village has a creative village empowerment program that supports the Surakarta City tourism awareness program. However, the existing potential needs to be supported by efforts to support the products contained in the village to become selling power and able to boost the residents' economy. The packaging for the products in Joyoraharjan Village has not been able to attract tourists to buy their products. So that the packaging training is held. Training on product packaging in Joyoraharjan Village as a tourism village has been started and in its manufacture through several activities both making logos and making packaging. The final result of the packaging training using printing techniques is in the form of several packaging models that are environmentally friendly and sustainable. Product packaging is made with environmentally friendly and easy-to-obtain manufacturing materials so that they are able to independently package their superior products. Abstrak Kampung Joyoraharjan merupakan kampung padat penduduk. Kampung dengan kondisi lingkungan padat penduduk ini memiliki program pemberdayaan kampung kreatif yang mendukung program sadar wisata Kota Surakarta. Namun, dari potensi yang ada perlu didukung dengan adanya upaya dalam mendukung produk-produk yang terdapat di kampung tersebut menjadi berdaya jual dan mampu mendongkrak perekonomian warga. Packaging pada produk yang terdapat di Kampung Joyoraharjan belum dapat menarik minat wisatawan dalam membeli produknya. Sehingga diadakannya pelatiahan packaging. Pelatihan packaging produk di Kampung Joyoraharjan sebagai kampung wisata mulai dilakukan dan dalam pembuatannya melalui berberapa kegiatan baik membuat logo dan membuat packaging. Hasil akhir dari pelatihan pembuatan packaging dengan teknik cetak ini berupa beberapa model packaging ramah lingkungan dan suistanable. Packaging produk dibuat dengan bahan pembuatan yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan sehingga mampu untuk membuat packaging produk-produk unggulan mereka secara mandiri.

Agung Ardiansyah; Djatmiko Waloejono; Sumarwanto

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Indonesia adalah negara yang kaya akan adat istiadat dan budaya. Setiap daerah di Indonesia pasti memiliki adat istiadat dan budaya. Keberagaman ini yang membuat terdapat banyaknya pariwisata di Indonesia dan membuat banyak wisatawan yang datang ke Indonesia. Pantai di Kecamatan Suradadi memang dikenal dengan pantainya yang bersih dan indah. Potensi lain yang dimiliki oleh kawasan wisata dan wisata kuliner saat ini menjadi sebuah jenis wisata yang sangat banyak dampaknya bagi perkembangan sebuah daerah (Stowe & Johnston, 2010). Salah satu nilai pentingnya adalah menumbuh kembangkan potensi makanan asli daerah yang sepertinya sudah mulai tergeser oleh produk-produk asing ataupun berorentasi makanan asing. Pusat Wisata Kuliner Nusantara di Pantai Suradadi adalah destinasi wisata kuliner yang bertemakan keberagaman kuliner khas nusantara dengan memanfaatkan keindahan view pantai Suradadi. Bangunan ini merupakan wadah bagi para pebisnis kuliner dan penggemar kuliner karena didalamnya terdiri dari beberapa stall guna menjual beragam jenis kuliner khas Indonesia, pengunjung dapat memilih dengan bebas dan menikmati hidangan kuliner sambil menikmati suasana pantai Suradadi. Pernerapan berbagai macam pertimbangan konsep Neo-Vernakular dipilih sebagai bentuk adaptasi dari desain bangunan khas lokal yang ditampilkan dalam bentuk lebih modern. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Agil Muhammad Firmansyah; Astari Wulandari; Djudjun Rusmiatmoko

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Semarang juga menjadi central atau pusat dari berbagai aktivitas perdagangan, perkantoran dan perbankan di Jawa tengah, hal ini mendasari pemerintah untuk membangun kota Semarang dari berbagai sektor. Dari sektor pariwisata misalnya, saat ini Kota semarang memiliki Pariwisata yang beragam seperti wisata bangunan bersejarah, wisata keluarga, wisata kuliner, wisata religi serta wisata alam. Penambahan kapasitas Bandara Ahmad  Yani Semarang dan terus meningkatnya jumlah wisatawan di Kota Semarang masih belum dimbangi dengan adanya fasilitas- fasilitas pendukung di sekitarnya, contohnya Hotel Transit. Hotel Transit Bandara Ahmad Yani di Semarang dibuat sebagai sarana akomodasi yang mampu memberikan pelayanan yang cepat, efektif dan efisien, serta dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas, baik pokok maupun penunjang, yang dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada para pengunjung hotel, terutama pengunjung yang merupakan Penumpang Bandara Ahmad Yani Semarang. Perancangan Hotel Transit Bandara Ahmad Yani Semarang, direncanakan sebagai bangunan yang memiliki filosofi bangunan komersial yang memperlihatkan penampilan fisik yang menarik dan memperlihatkan ciri khas daerah tetapi tidak mengurangi aspek fungsinya sebagai tempat yang menyediakan  jasa  penginapan,  makan  dan  minum  serta  jasa  lainnya  yang dimaksudkan untuk dapat memenuhi kebutuhan para konsumen. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Ivien Aryo Puspita Wardani; Sumarwanto; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Indonesia mempunyai kebudayaan yang  berbeda dengan negara lain dan mempunyai kekhasannya tersendiri pada setiap daerahnya. Cirebon merupakan kota yang memiliki kondisi dan potensi seni budaya yang sangat beragam seperti, jenis obyek wisata, kesenian, maupun berbagai macam jenis hasil kerajinan. Tari Topeng adalah salah satu tarian tradisional yang berkembang diwilayah parahyangan. Selain sebagai media hiburan, tarian ini juga pernah dijadikan sebagai media komunikasi dakwah islam di Cirebon oleh Sunan Gung Jati. Pusat Seni Tari Topeng memiliki fungsi agar pelaku seni tari dapat mengembangkan dan melestarikan tari topeng Cirebon sekaligus mendukung sektor pariwisata yang berbasis wawasan ilmu pengetahuan tradisional daerah sehingga menghasilkan suatu rangkaian budaya yang bersifat positif dan kreatif. Pusat Seni Tari Topeng merupakan bangunan yang menjadi pusat dari berbagai macam kegiatan seni tari topeng yang berisi tempat latihan tari indoor dan outdoor serta tempat perlengkapan seni dan ruang pertunjukan seni tari topeng. Filosofi pendekatan bangunan ini menggunakan pendekatan nilai hiburan tradisional yang mengandung unsur-unsur dari aspek kehidupan. Sehingga harus membuat suatu tempat yang memiliki arti simbolik dan memiliki nilai Pendidikan dan menggunakan pendekatan Konsep Arsitekur Neo-Vernakular. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Y. Setyohadi Pratomo; Wahyu Wirasati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembangunan desa wisata berbasis   unggulan   lokal dan   potensi sosial budaya di   Jawa Tengah   menjadi pilihan kebijakan strategis dalam   percepatan pembangunan desa dan mengatasi  masalahan  desa, terutama penanggulangan kemiskinan, kapasitas pelaku usaha dan  pengelola desa wisata. Penelitian  ini  bertujuan  menggambarkan tentang  potensi  dan masalah serta peluang pengembangan Desa Widarapayung Wetan di Kecamatan Binangun memiliki potensi beragam menjadi desa wisata, baik potensi bahari, seni budaya, kuliner desa dan pembelajaran bagi desa tangguh bencana. Perlunya ditingkatkan promosi dan kerjasama dengan pemangku kepentingan agar pengembangannya semakin menarik.

Ray Octafian; Amaniar Istiqomah

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan di daya tarik wisata Curug Lawe Kalisidi Kabupaten Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan wisatawan berdasarkan komponen pariwisata yang ada seperti atraksi, aksesibilitas, amenitas dan ancillary di Curug Lawe Kalisidi, kondisi komponen pariwisata yang kurang memadai namun mampu menarik wisatawan untuk datang baik pribadi maupun berkelompok. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner, observasi dan dokumentasi. Sampel yang diambil dan dipilih dalam penelitian sebanyak 86 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kelompok sadar wisata yang ada di Curug Lawe Kalisidi. Data yang diperoleh, diolah dengan menggunakan program SPSS 16 For Windows. Hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi R2 square sebesar 0,665. Hal ini menunjukkan bahwa semua komponen pariwisata mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 66,5%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk kepuasan wisatawan perlu didukung dengan peningkatan seluruh komponen pariwisata yang ada.

Sri Mulyani Wahono

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Menanamkan cinta tanah air kepada generasi muda dimulai dari masa anak-anak dengan cara melihatkan hasil budaya dan perjuang para pendiri bangsa dengan berwisata ke museum. Museum merupakan tempat penyimpanan dan pemeliharaan dari bukti sejarah bangsa. Dengan peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia disimpan di museum  akan menggugah rasa bangga dan memilikinya, sehingga dalam jiwa generasi muda timbul rasa untuk memelihara dan melestarikan juga mengembangkan rasa cinta tanah air. Mengajak pergi berwisata budaya salah satu cara  mudah untuk mengajarkan generasi penerus bangsa untuk mencintai bangsanya, negaranya dan tanah airnya. Dengan bukti nyata apa yang ada dan  dipamerkan di Museum Ronggowarsita.

Suwarti; Dyah Palupiningtyas

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Development of Village Potential in tourism in Patemon Village, Gunungpati District, Semarang, as well as the implementation of community service by several lecturers who have knowledge and skills about tourism. This activity was in the form of socialization about the Potential of Tourism Village based on Ekowista and Guide. The main objective of this activity is to help the people of Patemon Village, Gunungpati District, Semarang City, in order to develop the potential of their village for tourism activities. As well as providing benefits in the form of Training and Skills related to the Tourism Sector based on the Tourism Law Number 10 of 2009 in Chapter I article 1. The method used is Participatory Action Research (PAR) Analyzing the potential of Tourism Villages, in collaboration with UPRRID KKN Students, village potential based on maps, thus the principle of developing village potential as a tourist destination location through FGD of Village potential for the development of Leading Ecotourism. With the principle of making tour packages by practicing Guide training, this is the concept of Tourism Promotion and its marketing

Raden Sulistiyanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Artikel ilmiah ini ditulis untuk mengundang antara lain untuk mempelajari sejarah semarang, sambil bersenang-senang rekreasi. Artikel ilmiah ini ditulis dengan studi literatur dan metode wawancara. Hasil dari artikel ilmiah ini adalah, menjadi mengerti tentang sejarah kita, dan muncul dari nasionalisme kita, dan muncul dari sejarah conciusnes, sebagai panduan pendidikan perilaku dan karakter yang baik, dan kepribadian keluarga, kepribadian masyarakat, dan kepribadian bangsa. Rekreasi, tersedia dengan tur kota, mengunjungi situs sejarah di Semarang. Kota Semarang, memiliki banyak situs sejarah. Rekreasi di Situs Sejarah Semarang ini, tidak terlalu mahal. Ada, rekreasi keagamaan di Kuburan Syekh Jumadil Kubro, ada Schooll Building History, ada sejarah gedung pemerintah, ada sejarah food courner. Memiliki situs sejarah yang menyenangkan untuk rekreasi, akan muncul pengetahuan sejarah Semarang, munculnya nasionalisme, dan munculnya kesejarahan sejarah, dan munculnya karakter dan kepribadian Indonesia.

Chandra Istiani

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang Untuk UNESCO World Heritage Site 2020 Dalam Upaya Meningkatkan Minat Kunjungan Wisatawan” ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui potensi internal kondisi Kawasan Kota Lama Semarang, 2) Mengetahui potensi eksternal berupa atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan ancilliary di Kawasan Kota Lama Semarang, 3) Mengetahui upaya revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang ditujukan untuk menata Kawasan Kota Lama Semarang agar terlihat lebih tertata dari segi infrastruktur jalan, infrastruktur bangunan, dan infrastruktur sosial. Pembenahan dilakukan agar Kawasan Kota Lama Semarang menjadi daya tarik wisata yang nyaman bagi para wisatawan.

Richasanty Septima S

Jurnal Elektronika dan Komputer 2020 STEKOM PRESS

Department of Culture , Tourism , Youth and Sports Central Aceh district especially in tourism is in charge of managing and developing infrastructure for tourism, the selection of a tourist attraction right capable of giving the best decision with the information on the sights with AHP ( Analytical Hierarchy Prsocess ) that match the criteria , Election Decision Support System using AHP Attractions Java based , Using Netbeans and MySQL as data storage .

Lestari, Pebryani; Yusuf, Abdul

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Pebryani Lestari, 2020. Analysis of Determinants of Interest in Revisiting the Taman Limo Jatiwangi Tourism Destination in Bekasi. Essay. Faculty of Economics and Business, Singaperbangsa Karawang University. This research was conducted using descriptive methods, namely collecting, presenting, analyzing and testing factor analysis, as well as making and suggesting. Samples were collected using random sampling technique with a sample size of 385 respondents and processed using SPSS 20. The results of this study indicate that there are 5 new factors that are formed from 21 indicators which are the influence of the determinants of interest in returning to the tourist destination of Taman Limo Jatiwangi Bekasi, these five factors are named Factor 1 which is named the Visitor Perspective Factor consisting of the Self indicator Fullfilment, Financial Security, Leisure Time, Relaxation, Amenities and Variety. Factor 2 is named the Expectation and Desire Factor consisting of indicators of Prestige, Romance, Wish Fullfilment and Local Activities. Factor 3 is named as the Destination Factor consisting of indicators of Fun Vacation Trip, Escape, Play, Strengthening Family Bonds, Educational Opportunity and Knowledge Driven. Factor 4 is named Implication Factor consisting of indicators of Business Travel and Government Business Travel. Factor 5 is given the name Factor consisting of indicators for Visiting Friends / Relatives and Sightseeing. Keywords:  Determinants, Revisit Intention

Ikhwanto , Ikhwanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimanakah latar belakang terbentuknya desa wisata? 2) Bagaimanakah bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan 1)Terbentuknya desa wisata di Desa Tlogoweru berawal dari gagasan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta bantuan Program PNPM Mandiri Pariwisata, kemudian dikelola masyarakat setempat dengan tantangan dari pihak-pihak yang kurang mendukung adanya desa wisata. Justru hal tersebut menjadi tantangan bukan penghalang. Dengan kata lain, pemerintah membangunkan tidur panjang masyarakat dengan mendorong dan memfasilitasi adanya Desa Wisata Tlogoweru yang dikenal dengan ikon Penangkaran burung hantu. Pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pengelola dalam hal ini Pokdarwis Tlogoweru diterapkan dalam bidang atraksi dan akomodasi wisata. Pengelolaan masyarakat dalam bidang tersebut adalah dengan menyelenggarakan, a) pertemuan, b) pendampingan, c) bantuan modal sebagai stimulan, d) pembangunan sarana prasarana, e) pembentukan klompok sadarwisata (Pokdarwis), f) kerja bakti, g) Pemasaran. Hal ini relevan dengan teori benntuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat menurut Hutomo, namun terdapat bebarapa tambahan poin penting yang belum diungkapkan pada teori tersebut, misalnya pemasaran dan kerja bakti seperti yang terjadi pada Desa Wisata Tlogoweru. Sedangkan, Pengimplementasian bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka mempercepat terwujudnya keberdayaan dan kesejahteraan masyarakat Desa Wisata Tlogoweru. Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru berdampak pada bidang ekonomi yang meliputi peningkatan pendapatan masyarakat serta penciptaan lapangan pekerjaan baru. Desa Wisata Tlogoweru dengan ikonnya Penangkaran burung hantu yang menyimpan mitos ternyata membawa berkah kesejahteraan bagi warga sekitar setelah adanya upaya pengelolaan wisata.Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru memiliki dampak sosial-budaya mencakup peningkatan kualitas SDM, perubahan perilaku masyarakat agraris ke masyarakat pariwisata, pelestarian kebudayaan lokal berupa pelestarian seni wayang beber yang sudah langka ditemukan di Jawa, namun di sisi lain menimbulkan konflik perebutan kepengelolaan.

Dyan Triana Putra

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Pengembangan Wisata Alam lebih efektif dalam pengembangan, jika mengetahui karakteristik infrastruktur pendukung potensi daya tarik berdasarkan segmen wisatawan. Ambarawa Kabupaten Semarang memiliki potensi wisata yang perlu didukung, sehingga dapat memberikan pengaruh eksternal dalam kegiatan daya tarik wisata di kawasan Eling Bening. Salah satu bentuk dukungan yaitu penyediaan infrastruktur yang masih perlu untuk dilakukan pengembangan maupun peningkatan dalam mencapai tujuan, yaitu memberikan dukungan terhadap kegiatan wisata. Maka, di perlukan pengembangan infrastruktur pendukung wisata, dan segmen wisatawan. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif untuk mencari potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur pendukung dan segmen wisatawan. Peneliti ini menghasilkan potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur yang ada, Kondisi infrastrukur bermacam macam mulai dari kondisi tidak ada sampai ada, seperti infrastruktur yang sudah ada adalah kondisi jalan yang baik, namun belum adanya pengamanan di area jalan pendukung daya tarik wisata, tempat makan yang sudah baik, namun dalam kondisi tertentu tidak bisa memberikan pelayanan secara maksimal, tempat parkir yang luas, namun masih dijadikan satu dengan sarana parkir berkuda, rambu rambu petunjuk jalan dan arah sudah tersedia yang ada di pintu masuk Ambarawa, yang terakhir yaitu fasilitas amenitas yang berupa gazebo. tempat bermain, spot selfie dan wahana bkolam renang. Sedangkam untuk yang belum ada seperti pusat souvenir, kantor pusat informasi dan pelayanan, pos keamanan.

Nina Mistriani; Ovia Widayanti Pratamaningtyas

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Grand Maerakaca atau sering disebut Puri Maerakaca merupakan salah satu bagian dari Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan Jawa Tengah (PRPP). Daya tarik wisata tersebut cukup menarik dan potensial di Kota Semarang, seperti spot mangrove viral sebagai tempat instagramable saat liburan. Puri Maerakaca adalah satu-satunya tempat wisata budaya dan edukasi yang menampilkan miniatur kota dan kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Meskipun demikian perlu adanya strategi pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan daya tarik wisata yang tepat untuk pengembangan daya tarik wisata Maerakaca. Penelitian ini pendekatan melalui strategi aspek penawaran dan permintaan pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui wawancara yang terdiri dari wisatawan, ahli pariwisata, serta dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan daya tarik wisata melalui aspek penawaran pariwisata meliputi aspek daya Tarik, trasportasi, fasilitas, dan kelembagaan, sedangkan aspek permintaan pariwisata meliputi harga, pendapatan, sosial budaya, sosial politik, intensitas keluarga, harga barang substitusi, harga barang komplementer. Kedua aspek tersebut saling berkaitan dan berdampak pada kemampuan destinasi untuk mampu menarik wisatawan berkunjung.